Tampilan Imunohistokimia Latent Membrane Protein-1 (LMP-1) Epstein-Barr Virus Pada Karsinoma Sel Skuamosa Rongga Mulut
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam mengetahui tampilan titik-titik hitam dan proliferasi sel dengan pewarnaan AgNOR pada KSS rongga
Beberapa penelitian menunjukkan tingginya titer EBNA-1 pada penderita Karsinoma Nasofaring menunjukkan adanya infeksi virus Epstein-Barr yang merupakan factor resiko
Dari penelitian ini didapatkan hasil yaitu terdapat 52 kasus karsinoma sel skuamosa rongga mulut atau sebesar 81,2%, dari 64 kasus keganasan rongga mulut yang
Tujuan : Mengetahui hubungan ekspresi Epstein Barr Nuclear Antigen 1 (EBNA1) Epstein Barr Virus dan early 6 (E6) Human Papilloma Virus terhadap ekspresi p53
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa gen BRLF1 sebagai petanda molekuler siklus litik Epstein-Barr virus pada penderita karsinoma
Puji syukur penulis haturkan ke hadirat Allah SWT karena atas karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul ”Deteksi Peran Gen P16 pada Karsinoma
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa gen BRLF1 sebagai petanda molekuler siklus litik Epstein-Barr virus pada penderita karsinoma
Dengan mengkaji tampilan titik-titik hitam AgNOR pada KSS rongga mulut, dapat digunakan sebagai upaya memprediksi tingkat keagresifan proliferasi sel