• Tidak ada hasil yang ditemukan

76c14 sessi 3. sistem penunjang keputusan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "76c14 sessi 3. sistem penunjang keputusan"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

KARAKTERISTIK DAN

KEMAMPUAN SPK

(2)

Tujuan DSS

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

2

Perintis DSS yang lain, Peter G. W. Keen, bekerja sama dengan Scoot Morton untuk mendefinisikan tiga tujuan yang harus dicapai DSS. Mereka percaya bahwa DSS harus:

• Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur.

• Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.

• Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya.

(3)

Fitur dari DSS

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

3

DSS dapat digunakan untuk mengawali kerja ad hoc,

masalah-masalah yang tak diharapkan.

DSS dapat menyediakan representasi valid dari sistem di dunia

nyata.

DSS dapat menyediakan pendukungan keputusan dalam

kerangka waktu yang pendek/terbatas.

DSS dapat berevolusi sebagai mana halnya pengambil keputusan

mempelajari tentang masalah-masalah yang dihadapinya.

DSS dapat dikembangkan oleh para profesional yang tak

(4)

Mengapa menggunakan DSS?

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

4

Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tak stabil.

Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar

negeri yang meningkat.

Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal

melacak jumlah operasi-operasi bisnis.

Sistem komputer perusahaan tak mendukung peningkatan

(5)

Karakteristik dan Kemampuan SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

(6)

Karakteristik dan

Kemampuan SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

6

1. DSS menyediakan dukungan bagi pengambil keputusan utamanya pada situasi semi terstruktur dan tak terstruktur dengan

memadukan pertimbangan manusia dan informasi

terkomputerisasi.

2. Dukungan disediakan untuk berbagai level manajerial yang berbeda, mulai dari pimpinan puncak sampai manajer lapangan.

3. Dukungan disediakan bagi individu dan juga bagi group. berbagai masalah organisasional melibatkan pengambilan keputusan dari orang dalam group.

(7)

Karakteristik dan

Kemampuan SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

7

5. DSS mendukung berbagai fase proses pengambilan keputusan: intelligence, design, choice dan implementation.

6. DSS mendukung berbagai proses pengambilan keputusan dan style yang berbeda-beda;

(8)

Karakteristik dan

Kemampuan SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

8

9. DSS mencoba untuk meningkatkan efektivitas dari pengambilan keputusan (akurasi, jangka waktu, kualitas), lebih daripada efisiensi yang bisa diperoleh (biaya membuat keputusan, termasuk biaya penggunaan komputer).

10.Pengambil keputusan memiliki kontrol menyeluruh terhadap semua langkah proses pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah.

(9)

Karakteristik dan

Kemampuan SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

9

12.User/pengguna harus mampu menyusun sendiri sistem yang sederhana. Sistem yang lebih besar dapat dibangun dalam organisasi user tadi dengan melibatkan sedikit saja bantuan dari spesialis di bidang Information Systems (IS).

13.DSS biasanya mendayagunakan berbagai model (standar atau sesuai keinginan user) dalam menganalisis berbagai keputusan.

(10)

Komponen SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

10

1. Manajemen

Data

2. Manajemen

Model

3. Manajemen

Pengetahua

n

(11)

Komponen SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

11

Manajemen Data/Data Management

Terdapat database yang berisi data yang relevan untuk berbagai situasi dan diatur oleh software

Database Management System (DBMS), yang mana data yang digunakan bersumber dari dalam (internal) atau dari luar (eksternal).

contoh: SELEKSI PEGAWAI BERPRESTASI

data (internal) yaitu data yang berasal dari PT. A itu sendiri seperti nilai pegawai dalam berkomitmen

(12)

Komponen SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

12

Manajemen model/Model Management 

(13)

Komponen SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

13

Manajemen Pengetahuan/Knowledge Management

Manajemen pengetahuan di sini bertujuan untuk mendukung sistem yang

dibuat. Jadi maksudnya ada pengetahuan tambahan yang diberikan sistem pada saat sistem memberikan hasilnya. Maksudnya sistem ini nggak hanya memberi pilihan yang mungkin untuk dipilih tapi juga memberikan informasi tambahan untuk membantu memperkuat pilihan tersebut.

pengetahuan yang ada berupa kriteria-kriteria yang harus dipenuhi untuk

(14)

Komponen SPK

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

14

Manajemen Antar Muka/User Interface

Manajemen Antar Muka ini maksudnya pengguna berkomunikasi dengan sistem melalui antar muka. pengguna dapat memerintahkan inputan sistem pendukung keputusan pada manajemen antar muka ini. Pada manejemen antarmuka, berinteraksi menggunakan gaya dialog yang berbeda-beda untuk setiap sistem.  

Tipe-tipe gaya dialog : - Dialog tanya jawab - Dialog perintah

- Dialog menu

(15)

Subsistem Manajemen Data

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

(16)

Subsistem manajemen data Terdiri dari elemen-elemen:

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

16

a. DSS

database

b. Database Management System (DBMS) c. Data Directory/Direktori data

(17)

a. DSS

database

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

17

• Kumpulan data yang saling terkait yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan dan struktur sebuah organisasi dan dapat digunakan oleh lebih dari satu orang untuk lebih dari satu aplikasi.

• Ada beberapa konfigurasi yang mungkin dibuat untuk suatu database. • Pada banyak contoh DSS, data ditempatkan dari data warehouse atau

sistem database mainframe legacy melalui sebuah server Web database. • Untuk aplikasi DSS lainnya, akan disusun database khusus jika memang

diperlukan.

(18)

database

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

18

• Data pada database DSS diekstrak dari sumber data

internal dan eksternal, juga dari data personal milik satu atau lebih pengguna.

• Hasil ekstraksi ditempatkan pada database aplikasi khusus atau data warehouse perusahaan jika ada.

• Jika data ditempatkan pada data warehouse perusahaan, maka hasil ekstraksi tersebut dapat digunakan untuk

(19)

Data internal

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

19

• Berasal terutama dari sistem pemrosesan transaksi dalam organisasi.

• Contoh : upah gaji karyawan, jadwal pemeliharaan mesin dan alokasi anggaran,rencana rekrutmen masa mendatang. • Data internal dapat dibuat untuk tersedia melalui browser

(20)

Data eksternal

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

20

• Meliputi data industri, data riset pemasaran, regulasi

pemerintah, jadwal tarif pajak, data ekonomi nasional, dll. • Data dapat berasal dari lembaga pemerintah, asosiasi

perdagangan, perusahaan riset pasar, usaha-usaha yang

dilakukan sendiri oleh organisasi untuk mengumpulkan data eksternal.

(21)

Organisasi data

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

21

• Mengatur bagaimana data akan disimpan dan digunakan. • Haruskah DSS memiliki database standalone?

• DSS ad hoc kecil dapat dimasukan langsung kedalam

model-model , kadang diekstraksi langsung dari database yang besar.

• Pada organisasi yang besar yang menggunakan jumlah data yang ekstensif, data diorganisasi pada sebuah data

(22)

Organisasi data

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

22

• Beberapa DSS memiliki DSS sendiri yang multisumber dan terintegrasi.

• Database DSS yang terpisah tidak perlu dipisahkan secara fisik dari database korporat. Database tersebut dapat

disimpan bersama-sama secara fisik untuk alasan ekonomi. • Beberapa sistem OLAP mengekstrak data, dan yang lainnya

(23)

Organisasi data

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

23

• Database DSS juga dapat menggunakan secara bersama-sama sebuah DBMS dengan sistem yang lainnya.

• Database DSS dapat memasukkan objek multimedia.

• Sudah dikembangkan database berorientasi objek dalam XML.

(24)

ekstraksi

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

24

• Untuk membuat sebuah database DSS atau data

warehouse, sering perlu untuk meng-capture data dari beberapa sumber.

• Operasi inilah yang disebut dengan ekstraksi.

• Pada dasarnya ekstraksi berisi file-file penting, rangkuman, filtrasi standarisasi dan kondensasi data.

(25)

ekstraksi

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

25

• Proses ekstraksi sering dikelola oleh DBMS para profesional biasanya menstruktur proses ini, sehingga para pengguna

tidak perlu menghadapi detail-detail yang rumit.

• Harus dibuat suatu query yang pasti untuk beberapa tabel data yang berhubungan yang dapat berupa beberapa

database independen.

(26)

b. Database Management System (DBMS)

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

26

Yaitu memanajemen/mengatur Database baik dalam pembuatan, pengaksesan dan pembaharuan database.

Database yang baik adalah yang efektif dan

manajemennya dapat mendukung banyak kegiatan manajerial:

navigasi umum di antara record²

mendukung pembuatan dan pemeliharaan sebuah

kumpulan hubungan data yang berbeda

menghasilkan laporan

(27)

Kapabilitas dbms dalam dss

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

27

• Mendapatkan/ mengekstrak data agar bisa masuk ke dalam database DSS. • Secara cepat mengupdate record data dan file.

• Menghubungkan data dari berbagai source.

• Secara cepat menampilkan data dari database dalam queiries dan report.

• Menyediakan keamanan data menyeluruh.

• Menangani data personal dan tidak resmi sehingga user dapat mencoba berbagai solusi alternatif berdasarkan pertimbangan mereka sendiri.

• Menyuguhkan tampilan data secara lebih kompleks dan proses memanipulasinya berdasarkan queries yang diberikan.

(28)

c.

Query

Facility

/Fasilitas permintaan

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

28

Melakukan tugas-tugas seperti akses, manipulasi, dan query data.

menerima permintaan data dari komponen lain

menentukan bagaimana permintaan dapat dipenuhimemformulasi permintaan dengan detail

(29)

d. Direktori

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

29

Adalah sebuah katalog dari semua data di dalam database.

Berisi definisi data dan berfungsi untuk menjawab pertanyaan mengenai ketersediaan item-item data, sumber, dan makna eksak dari data.

Cocok untuk mendukung fase intelegensi dari proses

(30)

Dbms mengatur berbagai database

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

(31)

Keuntungan database DSS yang terpisah-pisah adalah:

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

31

1. Kontrol yang lebih besar terhadap data 2. Lebih baik dalam mnajemen data

3. Kebanyakan database ditujukan dalam memproses data, sehingga database yang terpisah lebih efisien untuk DSS

4. DSS bias melibatkan berbagai fungsi, membutuhkan input dari beberapa database. Satu kai saja diekstrak ke dalam database, maka penggunaan data selanjutnya akan lebih efisien dan

mudah

5. Perubahan dan update lebih cepat, mudah, dan murah

6. Akses yang lebih mudah dan manipulasi data bias dilakukan 7. Dapat mengadopsi struktur database yang optional untuk

(32)

Kerugian database DSS yang terpisah-pisah adalah:

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

32

1. Penambahan database khusus lebih mahal dalam hal pembangunaanya, keamanan, dan perawataanya bila dibandingkan dengan satu database

(33)

Subsistem Manajemen Model

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

(34)

Subsistem Manajemen

Model

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

34

Subsistem manajemen model terdiri dari: a. Basis Model

Berisi rutinitas dan statistik khusus, keuangan, forecasting, ilmu manajemen, dan model kuantitatif lainnya yang

memberikan kapabilitas analisis pada sebuah DSS.

Model² pada DSS pada dasarnya adalah matematis;

(35)

4 kategori utama Basis Model:

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

35

Model Strategis : mendukung manajemen puncak

Model Taktis : Cth: pemilihan server web, perencanaan

persyaratan tenaga kerja, promosi penjualan, tata letak pabrik dll.

Model Operasional : Cth: persetujuan pinjaman pada

bank, jadwal produksi, kontrol inventori, dll

Model Analitik : untuk menganalisis data. Meliputi model

(36)

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

36

b. Sistem Manajemen Basis Model

MBMS mampu mengaitkan model² dengan link yang tepat melalui sebuah database.

c. Direktori model

Perannya sama dengan direktori database. Merupakan

katalog dari semua model dan perangkat lunak lainnya pada basis model.

Berisi definisi model dan fungsi utamanya adalah

(37)

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

37

d. Eksekusi Model, Integrasi, dan Prosesor Perintah

- Eksekusi model : proses mengontrol jalannya model saat ini

- Integrasi model : gabungan operasi dari beberapa model saat

diperlukan atau mengintegrasikan DSS dengan aplikasi lain.

- Command Processor Model : menerima dan

menginterpretasikan instruksi² pemodelan dari user interface dan merutekannya ke MBMS, eksekusi model atau fungsi²

(38)

Subsistem antarmuka penguna (dialog)

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

(39)

Kapabilitas dari User Interface Management System (UIMS)

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

39

Menyediakan Graphical User Interface

Mengakomodasi user dengan berbagai input device.

Menampilkan data dengan format dan output device yang bervariasi.Memberikan dukungan diagnostik, saran, bantuan yang fleksibel.

Memberikan interaksi dengan database dan model.Menyimpan data input dan output.

Menampilkan data dalam bentuk grafik.

Memiliki window untuk beberapa fungsi untuk ditampilkan secara

bersamaan.

(40)

Subsistem manajemen berbasis pengetahuan

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

40

Menyediakan kepakaran dalam memecahkan masalah

yang tidak terstruktur dan semi-terstruktur.

Kepakaran disediakan oleh sebuah sistem pakar atau

sistem inteligen.

DSS yang canggih memiliki komponen

knowledge

management

.

(41)

DSS User/pengguna

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

41

Salah satu dihadapkan pada keputusan bahwa sebuah MSS dirancang

untuk mendukungnya

Bertanggung jawab untuk mengambil keputusan

Memberikan keahlian untuk memandu pengembangan dan

penggunaan DSS

Manajer, pengambil keputusan, pemecah masalah, ...

Pengguna sangat berbeda satu sama lain

Pengguna = Individu versus Kelompok

Manajer versus Staf Spesialis [asisten staf, pengguna alat ahli, analis

(42)

pengguna

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

42

Ada 2 kelas pengguna:

Staff ahli

Cenderung berorientasi pada detail. contoh: analis

keuangan, prencana produksi, peneliti, pemasaran

Manajer

Menggunakan computer dengan rasio yang jauh

(43)

Hardware DSS

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

43

Pilihan hardware:

Workstation

(44)

Beberapa Keterbatasan DSS

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

44

Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang

tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya.

Kemampuan suatu DSS terbatas pada perbendaharaan

pengetahuan yang dimilikinya (pengetahuan dasar serta model dasar).

Proses-proses yang dapat dilakukan DSS biasanya juga tergantung

pada perangkat lunak yang digunakan.

DSS tidak memiliki kemampuan intuisi seperti yang dimiliki

(45)

DSS Masa Depan

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

SLIDE

45

1. DSS berbasis PC akan terus tumbuh utamanya untuk dukungan personal.

2. Untuk DSS di institusi yang mendukung pengambilan keputusan berurutan dan saling berhubungan,

kecenderungan ke depan adalah menjadi DSS terdistribusi. 3. Untuk dukungan keputusan saling berhubungan yang

terkonsentrasi, group DSS akan lebih lazim di masa depan. 4. Produk-produk DSS akan mulai menggabungkan tool dan

teknik-teknik AI.

5. Semua kecenderungan di atas akan menuju pada satu titik pada pengembangan berkelanjutan pada kemampuan

(46)

Contoh Penerapan Komponen DSS

Sigit Setyowibowo, ST., MMSI | STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang

(47)

Referensi

Dokumen terkait

DSS dapat digunakan baik untuk individu atau pun group dalam mendukung keputusan. yang

Uraian perancangan sistem ini meliputi perancangan data mengenai data input dan output sistem, perancangan proses mengenai bagaimana sistem akan bekerja dengan

Konsumen yang berada pada kelas yang sama akan menunjukkan persamaan dalam nilai-nilai yang dianut, gaya hidup dan perilaku. KELAS SOSIAL

Variabel lama usaha terdiri dari 3 parameter yaitu baru, sedang, dan lama. Tabel nilai fuzzy lama usaha dapat dilihat pada Tabel 5, sedangkan kurva dari variabel

Pengambilan suatu keputusan dalam suatu organisasi merupakan suatu kebutuhan strategis untuk menunjang organisasi tersebut menuju tujuan dan target serta menjaga haluan

Nilai pada setiap karyawan didapatkan dari hasil pengumpulan data pada setiap komponen atau kriteria dalam proses penentuan calon penerima dana insentif.. Setelah memasukan

3.4 Menyusun Penelitian Karyawan Dengan Metode AHP Suatu kriteria seleksi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kriteria penilaian yang digunakan oleh organisasi dalam menentukan

Nilai Eigen pada Masing-Masing Alternatif Rangking Alternatif Nilai Eigen 1 Oleokimia 0.383 2 Minyak Goreng 0.273 3 Margarin 0.219 4 Biodiesel 0.125 Dari keempat produk