• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENATAAN MENARA TELEKOMUNIKASI BTS DENGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENATAAN MENARA TELEKOMUNIKASI BTS DENGA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAKSI

PROPOSAL TUGAS AKHIR

IDENTIFIKASI DAN ANALISA PENATAAN INFRASTRUKTUR MENARA TELEKOMUNIKASI SELULAR DENGAN

MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS: KOTA BANJARMASIN)

LATAR BELAKANG

Teknologi dan industri telekomunikasi saat ini sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama untuk sistem komunikasi selular. Hal ini mengakibatkan peningkatan kebutuhan fasilitas-fasilitas yang mendukung terbangunnya suatu jaringan nirkabel seperti menara pemancar seluler (Base Tranceiver Station/BTS) yang menyediakan jaringan untuk berkomunikasi bagi penggunanya.

Pertumbuhan menara BTS yang menjadi infrastruktur utama dalam penyelenggaraan telekomunikasi sangat dibutuhkan untuk pelayanan dan peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi.

Berkembangnya jasa telekomunikasi di Kota Banjarmasin memang memberikan banyak dampak positif akan tetapi tidak sedikit persoalan yang ditimbulkan perkembangan industri tersebut salah satunya banyak rumah yang hampir berimpitan dengan menara BTS dikhawatirkan terkena radiasi antena yang akan mengganggu kesehatan baik dalam jangka pendek maupun panjang. Banyaknya persoalan yang timbul akibat pembangunan menara BTS yang tidak beraturan ini menjadi sebuah kekhawatiran dan menuntut perhatian khusus.

(2)

berdasarkan kesesuaian terhadap tatar ruang Kota Banjarmasin.

TUJUAN

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk antara lain:

1. Mengientifikasi Kondisi eksisiting Menara BTS yang sudah ada yang tersebar di Kota Banjarmasin.

2. Mendapatkan Zonasi menara BTS yang sudah ada.

3.

Menganalisa Zonasi lokasi Optimal bagi pembangunan menara telekomunikasi Baru dalam rangka memenuhi kebutuhan coverage maupun kapasitas layanan seluler

MANFAAT

Adapun manfaat dari Tugas Akhir ini, antara lain:

1. Diharapkan dapat membantu dalam pembuatan kebijakan untuk mengatur dan menata menara yang sudah ada serta mengantisipasi pertumbuhan menara yang akan datang.

2.

Diharapkan dapat mengurangi dampak negatif pembangunan menara terhadap lingkungan sekitar.

3. Diharpakan dapat mencegah munculnya “Hutan Menara” di Kota Banjarmasin.

BATASAN MASALAH

Agar dalam implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG) ini tidak menyimpang dari permasalahan dan sasaran yang akan dicapai maka digunakan batasan masalah sebagai berikut:

1. Daerah penelitian mencakup batas Administratif Kota Banjarmasin. 2. Obyek studi adalah Menara Telekomunikasi.

(3)

METODE PENELITIAN

Adapun Metode Penelitian yang digunakan dalam pembuatan Tugas Akhir ini, antara lain:

1. Metode Pengamatan (Observation)

Teknik ini dilakukan dengan pengamatan secara langsung pada proses-proses yang sedang berjalan. Hal ini penting karena terkadang pengguna tidak dapat mengingat secara keseluruhan apa yang mereka lakukan dan menceritakan kembali ke analisis. Teknik observasi biasanya dilakukan bersama-sama dengan teknik pengumpulan kebutuhan sistem yang lain dalam pembuatan Tugas Akhir.

2. Metode Pustaka (Reference)

Metode ini dilakukan dengan cara membaca, mengamati, dan memahami beberapa sumber tertulis. Pada metode ini lebih terfokus pada buku, laporan, tulisan-tulisan yang berasal dari situs di internet ataupun tulisan yang kadang-kadang berasal dari Koran atau majalah.

3. Metode Diskusi (Discussion)

Metode ini dilakukan dengan cara mencoba memecahkan suatu masalah dengan saling bertukar pikiran antar sesama mahasiswa maupun dosen pembimbing tentang suatu permasalahan mengenai pembuatan Tugas Akhir sehingga didapat suatu kesimpulan yang tepat.

B. Kerangka Dasar Penelitian

(4)

HASIL PENELITIAN

Hasil yang diharapkan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.

Sistem Informasi tentang sebaran menara eksisting.

(5)

2.

Mengetahui Zona Coverage Area untuk setiap menara.

Referensi

Dokumen terkait

Waktu TMS hidung sebelum dan sesudah terapi pada kelompok NaCl 0,9% dan Minyak Biji Jintan Hitam masing-masing memiliki p>0,05 Perbandingan penurunan waktu TMS pada kedua

Menurut arti kata dalam bahasa Indonesia, pengertian Reformasi adalah perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dalam suatu

Jenis modern dressing lainnya yakni Ca Alginat dimana kandungan Ca dapat membantu menghentikan perdarahan. Kemudian hydroselulosa dengan fungsi mampu menyerap cairan dua kali lipat

Parktik mengajar terbimbing yaitu praktik mengajar dengan didampingi guru pembimbing. Guru pembimbing memberikan evaluasi terkait dengan pengajaran yang dilakukan

Perubahan Sudut pada Jam Puncak Sore Kecenderungan kesamaan pola yang dimiliki oleh MAT hasil estimasi sampai pada menit tertentu menunjukkan bahwa perubahan arus lalulintas yang

Semakin sedikit terjadi kepecahan kayu pada pohon yang ditebang akan menyebabkan semakin besar volume kayu dari batang bebas cabang yang dapat dimanfaatkan sebagai produksi kayu

Dari data yang telah didapatkan berdasarkan uji berpasangan ( paired t - test ) antara sebelum dan sesudah dilakukan tindakan suction mengalami perubahan, baik

Kerangka teori “e-wasiat” yang dibina dapat memberi ide kepada pembangun sistem untuk membangunkan sistem wasiat yang memenuhi piawai syariah (rukun dan syarat wasiat),