Pelaksanaan Diversi dalam Peradilan Pidana Anak
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
BAB III PELAKSANAAN DIVERSI DALAM PERADILAN PIDANA ANAK MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NO. Pelaksanaan Diversi Dalam Peraturan
Menurut Pasal 1 angka 6 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang dimaksud dengan keadilan restoratif adalah penyelesaian perkara
Unit PPA wajib menerapkan keadilan restoratif, Keadilan Restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga
dalam Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang SPPA, berarti bahwa mekanisme pencapaian tujuan dalam sistem peradilan pidana anak yang mengutamakan keadilan restoratif tidak hanya
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, telah mengatur secara tegas mengenai Keadilan Restoratif dan Diversi yang
Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang SPPA menyatakan : “Sistem Peradilan Pidana Anak mengutamakan pendekatan Keadilan Restoratif”. Keadilan Restoratif tidak menggunakan pembalasan
Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.10 Secara prinsipiil melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 telah
Pengaturan Penyelesaian Tindak Pidana KDRT Berdasarkan Restorative Justice Dalam Hukum Positif di Indonesia Restoratif Justice merupakan bagian dari sistem peradilan yang menekankan