Sumber : academia.edu
Sumber : academia.edu
PERBEDAAN HIPERTROFI DAN HIPERPLASIA PERBEDAAN HIPERTROFI DAN HIPERPLASIA A.
A. HiHipepertrtrrofofaa H
Hipipeerrttrroof f aaddaallaah h ppeennaammbbaahhaan n jjuummllaah h oorrggaanneel l ((mmiissaallnnyyaa mi
miofoflalamemen) n) dadan n ukukururan an sesel l sesertrta a kkararenena a peperurubabahahan n ititu u teterjrjadadii pe
peniningngkkatatan an ukukururan an ororgagan. n. HiHipepertrtrrof of bibisa sa bebersrsiiat at fsfsioiolologis gis atatauau patologis dan disebabkan oleh :
patologis dan disebabkan oleh : 1.
1. PenPeningkingkatan kebatan kebutuhutuhan ungsionan ungsional, misalnyal, misalnya hipertra hipertrofof ot
otot ot luluririk k papada da bibinanararagagaaan n (f(fsisiolologogisis) ) atatau au otototot jantung pada penyakit jantu
jantung pada penyakit jantung (patologi).ng (patologi). !.
!. "timul"timulasi horasi hormonal spemonal spesifk, missifk, misalnya hipealnya hipertrrtrof uterusof uterus selama kehamilan.
selama kehamilan.
Hipertrof dipi#u oleh interaksi membran sel yang pada miokardium Hipertrof dipi#u oleh interaksi membran sel yang pada miokardium me
melilipuputi ti aaktktor or memekkananis is (r(regeganangagan) n) dadan n $a$at t kikimimia a trtrofofk k ((akaktotorr pe
pertrtumumbubuhahan) n) dadan n $a$at t %a%asosoakaktiti. . HaHal l inini i memenynyebebababkakan n pepeririststiiaa intraseluler diatur gen yang meliputi tidak hanya penambahan organel intraseluler diatur gen yang meliputi tidak hanya penambahan organel sel
sel tettetapi api jugjuga a perperubaubahan han enoenotiptipik ik padpada a sel sel yanyang g hiphipertertrorof. f. PPadaada jantung
jantung misalnya, misalnya, ada ada perubahan perubahan isoorm isoorm dari dari miosin miosin ke ke rantai rantai baratbarat (h
(heaea%%y y #h#haiainn) ) & & dadan n dadarri i akaktiti kke e bbenentutuk k skskeleletetal al ''kekeduduananyaya menghasilkan perlambatan kontraksi yang baik bagi serat otot yang menghasilkan perlambatan kontraksi yang baik bagi serat otot yang hipertrofk. Hipertrof pada akhirnya akan men#apai suatu batas dan hipertrofk. Hipertrof pada akhirnya akan men#apai suatu batas dan sa
saat at ititu u akakan an teterjrjadadi i peperurubabahahan n dedegegeneneraratiti di di sesel l sesertrta a jajantntunungg sehingga terjadilah gagal jantung.
sehingga terjadilah gagal jantung.
.
. HiHipeperprplalasisiaa Hip
Hiperperplaslasia ia menmenyatyatakakan an suasuatu tu penpenambambahaahan n jumjumlah lah sel sel diddidalaalamm organ atau jaringan. Peristia ini biasanya disertai dengan hipertrof. organ atau jaringan. Peristia ini biasanya disertai dengan hipertrof. Hiperplasia dapat terjadi hanya pada sel yang mampu mensintesis *+A Hiperplasia dapat terjadi hanya pada sel yang mampu mensintesis *+A (seperti sel epitelia, hematropoletik, dan jaringan ikat). "el sara, otot (seperti sel epitelia, hematropoletik, dan jaringan ikat). "el sara, otot jantung,
jantung, dan dan otot otot rangka rangka tidak tidak memiliki memiliki atau atau sedikit sedikit memilikimemiliki k
kememamampupuan an bebertrtumumbubuh h hihipeperprplalaststikik, , ololeh eh kkararenenananya ya sesel l otototot me
mengngalalamami i hihipepertrtrrof of yayang ng hahampmpir ir mumurrni ni bibila la didirarangngsasang ng dedengnganan penambahan beban se#ara ungsional atau dengan
Hiperplasia dapat bersiat fsiologis atau patologis. 1. Hiperplasia isiologis :
a. Hiperplasia Hormon
-ontoh : Prolierasi endometrium setelah rangsang estrogen b. Hiperplasia ompensatoris
-ontoh : Hiperplasia hati setelah hepatektomi parsial
!. Hiperplasia Patologis :
a. elebihan stimulasi hormonal
/isalnya hiperestrinisme dan hiperplasia endometrium atipik. b. Pengaruh aktor pertumbuhan yang diproduksi se#ara lokal pada
sel target
/isalnya prolierasi sel jaringan ikat pada penyembuhan luka, atau prolierasi epitel skuamosa yang diinduksi oleh %irus.
Hipertrof merupakan penambahan ukuran sel dan menyebabkan penambahan ukuran organ.Hipertrof adalah bertambahnya ukuran suatu sel atau jaringan.
Hipertrof adalah suatu respon adapti yang terjadi apabila terdapat peningkatan beban kerja suatu sel
BAHAYA MINUMAN BERENERGI
Sumber Berita: .!em"#meda$.%#.id 1. etergantungan kaein
Hal ini umumnya diketahui baha kaein adalah bahan utama minuman berenergi. 0api apakah kita benarbenar mengetahui berapa banyak kaein yang kita konsumsi pada mereka minuman energi. "etelah tubuh Anda terbiasa dengan kelebihan konsumsi kaein ini, tubuh Anda akan mulai bergantung pada pasokan minuman berenergi itu.
!. nsomnia
Anda mungkin telah mengkonsumsi minuman berenergi untuk
memberikan dorongan tambahan bagi tubuh Anda, namun Anda akhirnya akan melalui malam tanpa tidur dan mengkonsumsi minuman berenergi
lain di hari berikutnya. ni akan menyebabkan insomnia. 2. /empengaruhi suasana hati
"tudi menunjukkan baha konsumsi kaein sering menurunkan kadar serotonin dalam tubuh. "erotonin ini dikenal sebagai neurotransmitter yang membuat Anda 3merasa baik4 dan itu dikaitkan dengan depresi dan mood rendah.
5. andungan gula yang banyak
"elain merangsang energi, minuman ini juga mengandung banyak gula. eberapa minuman ini dapat mengandung sekitar 12 sendok gula dalam masingmasing minuman. ni menyebabkan seseorang terkena diabetes dalam jangka aktu yang lama. "elain itu, gula dapat membuat orang dehidrasi, menekan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan pembusukan gigi dan menyebabkan kenaikan berat badan.
6. /enekan organ
7ek negati lain dari minuman berenergi adalah baha itu bisa menekan organ tubuh Anda. ila Anda menempatkan tekanan tambahan pada
organorgan Anda, mereka akan lelah dan perlu beberapa aktu untuk bersantai. 0api, ketika Anda menelan minuman berenergi, Anda mengirim sinyal ke organ Anda untuk merespon dan bekerja meskipun mereka telah lelah
&tt!:''.dream.c#.id'(re)&')ebe*um+"#$)um)i+"eta&ui+e(e"+)ambu$%+ mi$uma$+bere$er%i+,-/01.&tm*
*r /argaretha Amelia, konsultan untuk MeetDoctor.com menegaskan
minuman berenergi yang dikonsumsi dalam jumlah sangat banyak dan terusmenerus memiliki eek negati. andungan kaein atau stimulan yang terkandung di dalamnya dapat mema#u kerja jantung dan sistem sara dalam tubuh se#ara berlebihan.
8Pada aalnya tubuh akan merasa berenergi dan menjadi lebih segar, akan tetapi di sisi lain jumlah yang terlalu banyak akan membuat eek yang berlipat ganda yang sama halnya dengan o%erdosis8, u#ap dr Amel seperti dilansir MeetDoctor , "enin 9 "eptember !15.
"elain itu kandungan gula dalam minuman berenergi juga dapat berpengaruh dalam jangka aktu panjang, seperti memi#u penyakit diabetes dan menggangu metabolisme tubuh. andungan kaein
menjadikan minuman ini menimbulkan eek #andu bagi mereka yang mengkonsumsinya.
&tt!:''.(rutab*e$d.c#.id'b*#%'dam!a"+buru"+mi$uma$+e$er%i+ ba%i+tubu&'
1. Pada kasus yang ringan dapat menyebabkan ketergantungan, banyak kandungan kaein di dalam mnuman berenergi yangdapat mengakibatkan ketergantungan. Anda akan meragsa pusing apabila tidak mengonsumsinya.
!. *apat mengakibatkan insomnia, hal ini disebabkan karena minuman berenergi terus mema#u kerja jantung untuk memompa darah. "ehingga anda tidak bisa meras rileks dan tidak dapat tidur.
2. /enekan organ, karena jantung terus dipa#u untuk memompa darah, mengakibatkan organ yang lainpun terus bekerja meskipun tubuh anda sudah lelah, hal ini lama kelamaan dapat merusak organ anda.
Sumber : itb.ac.id
Pada otak kaein akan menghalangi reseptor adenosin. ;eseptor adenosin ini jika terikat pada reseptor sel sara akan menurunkan akti%itas sel sara. Akibat kemiripan struktur molekul
kaein dengan struktur adenosin, kaein dapat terikat pada reseptor tetapi tidak memberi eek penurunan akti%itas sel sara. "ara yang bekerja se#ara terus menerus akan menyebabkan pelepasan hormon epinerin. <ika hal tersebut terjadi maka akan mengakibatkan beberapa eek, seperti denyut jantung lebih tinggi, tekanan darah meningkat, aliran darah ke otot meningkat, aliran darah ke kulit dan organ dalam menurun, dan pelepasan glukosa oleh hati yang meningkat. aein juga bersiat adiksi, artinya akan mengakibatkan ketergantungan bagi seseorang yang mengkonsumsinya.
2IDERA SARAF
Sumber : &tt!:''b#$e.c#.id'3,,'-'30'i)c&ia*%ia+)ciatica+)ara(+ ter4e!it+3'
I)c&ia*%ia 5Sciatica67 Sara( Ter4e!it
I)c&ia*%ia atau 4u%a di"e$a* de$%a$ Sciatica 5Sciatic6
yaitu suatu kondisi dimana "ara s#hiadikus yang mempersaraf daerah bokong sampai kaki terjepit, dalam kasus itu yang terjepit adalah "ara s#hiadikus sebelah kanan ataupun sebelah kiri.
Ge4a*a 8a$% )eri$% ditimbu*"a$ a"ibat I)c&ia*%ia adalah: +yeri
punggung baah, +yeri daerah bokong, ;asa kaku= terik pada punggung baah, +yeri yang menjalar atau seperti rasa kestrum, yang dirasakan dari bokong menjalar ke daerah paha, betis bahkan sampai kaki,
tergantung bagian sara mana yang terjepit. ;asa nyeri sering ditimbulkan setelah melakukan aktiftas yang berlebihan, terutama banyak
membungkukkan badan atau banyak berdiri dan berjalan. ;asa nyeri juga sering dipro%okasi karena mengangkat barang yang berat. <ika dibiarkan maka lama kelamaan akan mengakibatkan kelemahan anggota badan baah= tungkai baah yang disertai dengan menge#ilnya otototot tungkai baah tersebut.
Pe$8ebab ter4e!it$8a )ara( ini ada beberapa aktor yaitu antara lain: kontraksi = radang otototot daerah bokong, adanya perkapuran tulang belakang atau adanya keadaan yang disebut dengan Herniasi +ukleus Pulposus (H+P). etiga sebab diatas adalah kasus yang banyak terjadi sehingga menyebabkan s#hialgia.
s#hialgia = "#iati#a
Pe$ata*a")a$aa$ u$tu" I)c&ia*%ia yaitu:
1. >batobatan: analgetik, +"A*, mus#le rela?an, obat pemulihan sara. !. Program ;ehabilitasi /edik terapi fsik
2. O!era)i Di)e"t#mi: dilakukan pada kasus yang berat= sangat mengganggu aktiftas dimana dengan obatobatan dan program ;ehabilitasi /edik tidak dapat membantu.
0ips untuk penderita s#hialgia:
1. Hindari banyak membungkukkan badan.
!. Hindari sering mengangkat barangbarang berat.
2. "egera istirahat jika telah merasakan nyeri saat berdiri atau berjalan.
5. "aat duduk lama diusahakan kaki disila bergantian kanan dan kiri atau menggunakan kursi ke#il untuk menumpu kedua kaki.
6. "aat menyapu atau mengepel lantai pergunakan gagang sapu atau pel yang panjang, sehingga saat menyapu atau mengepel
@. <ika hendak mengambil barang dilantai, usahakan punggung tetap lurus, tapi tekuk kedua lutut untuk menggapai barang tersebut. . Bakukan a#k 7?er#ise se#ara rutin, untuk memperkuat otototot
punggung sehingga mampu menyanggah tulang belakang se#ara baik dan maksimal.
"umber : http:==.pdpersi.#o.id=#ontent=arti#le.phpC midD6E#atidDFEnidD92F
+yeri Pinggang dan Herniated +u#leus Pulposus (H+P) y !d!er)i.c#.id
A!a itu HNP9
Hernia +u#leus Pulposus (H+P) atau biasa dikenal masyarakat sebagai 4syara terjepit4, suatu gangguan akibat merembes (menonjol) atau melelehnya (hernia) lapisan atau bantalan permukaan ruas tulang belakang (nu#leus pulposus) dari ruang anatr ruas tulang (dis#us inter%ertebralis).
0onjolan atau merembesnya H+P tersebut dapat menyebabkan
penekanan pada syara tulang belakang dan syara tepi (yaitu, sara yang berasal dari syara tulang belakang).
"eperti halnya nyeri punggung, H+P paling sering terjadi di daerah punggung baah atau disebut H+P lumbalis, paling sering (FG)
mengenai diskus in%ertebralis B6"1 dan B5B6. H+P di daerah punggung atas sampai leher jarang terjadi hanya sekitar 9G dari seluruh kasus H+P. H+P lumbalis akan membaik dalam aktu kirakira @ minggu. 0indakan pembedahan jarang diperlukan ke#uali pada keadaan tertentu.
Ba%aima$a membeda"a$ de$%a$ $8eri !u$%%u$% #*e& !e$8ebab *ai$$8a9
+yeri oleh karena H+P yang menjepit sara rasanya lebih menggigit, terasa seperti terbakar atau seperti terkena sengatan listrik. *irasakan menjalar ke bagian baah dan jika lebih parah lagi akan terasa nyerinya dari belakang paha menyebar ke bagian baah hingga betis pada satu sisi. +yeri dapat timbul setiap saat tidak terbatas apakah sedang
beraktiftas atau lagi istirahat. erbeda dengan nyeri akibat gangguan di saluran kemih. <ika hambatan ada di ginjal, nyeri terasa lebih di ats
pinggang, kemeng dan penderita merasa sebatas tidak nyaman saja. alau hambatan berada di dalam saluran bagian baahnya dapat menimbulkan nyeri kolik, kumatkumatan, saat parah hingga
menimbulkan muntah dan susah melokalisir asal nyeri.
+yeri karena peradangan organ bagian dalam, akan tersebar ke bagian perut baah dan bertambah jika disentuh atau ditekan. aktu mun#ulnya nyeri relati lebih konstan. Pada tahap yang lebih ringan, bisa juga
dibedakan dengan nyeri akibat kekakuan atau hanya pegalpegal pada otot pinggang.
A!a !e$8ebab ter4adi$8a HNP9
Penyebab H+P ini berbagai ma#am. aktor resikonya antara lain adalah merokok, batuk yang terlalu lama, #ara duduk yang salah, menyetir terlalu sering, #ara mengangkat barang yang salah, dll. "eiring denagn bertambahnya usia, kemampuan #akram untuk menjalankan ungsinya juga menurun. aktoraktor di atas dapat menyebabkan terjadinya
herniasi, yaitu keluarnya suatu organ melalui suatu #elah dalam tubuh. H+P dapat dianalogikan seperti terjadinya 3turun bero4, tetapi pada daerah tulang belakang. *apat dilihat pada gambar di baah ini baha nukleus pulposus tersebut keluar dari dalam bantalan melalui dinding bantalan melalui dinding bantalan yang lemah, maka nukleus pulposus masuk ke dalam rongga ruas tulang belakangI keadaan inilah yang disebut hernia nukleus pulpolus (H+P). 0ergantung besar ke#ilnya, H+P dapat menyebabkan penekanan pada sara tulang belakang sara tepi. Ge4a*a *i$i)
Jejala klinis H+P berbedabeda tergantung lokasinya. H+P di daerah leher la$im menimbulkan gejala berupa nyeri saat leher digerakkan, nyeri leher di dekat telinga atau di sekitar tulang belikat, dan nyeri yang menjalar ke arah bahu, lengan atas, lengan baah dan jarijari. "elain nyeri, juga
dapat ditemukan rasa kesemutan dan tebal di daerah yang kurang lebih sama dengan rasa nyeri tersebut. *i daerah punggung baah, gejala klinis H+P menyerupai H+P leher. ;asa nyeri terasa di daerah pinggang, pantat dan menjalar ke arah betis dan kaki. "eringkali juga terasa sensasi kesemutan dan tebal pada salah satu atau kedua tungkai baah
.
Jejalagejala H+P tersebut la$im timbul perlahanlahan dan semakin terasa hebat jika duduk atau berdiri dalam aktu lama, pada aktu
malam hari, setelah berjalan beberapa saat, pada saat batuk atau bersin, serta ketika punggung dibungkukkan ke arah depan. Jejala klinis pada setiap pasien berbedabeda tergantung pada lokasi dan derajadnya. H+P pada punggung baah di daerah yang disebut B1B! dan B!B2 menyebabkan nyeri dan rasa tebal pada sisi depansamping luar paha. <uga dapat terjadi kelemahan otototot untuk menggerakkan sendi paha
ke arah perut. H+P di daerah ini jarang terjadi dibandingkan daerah punggung baah yang lain.
H+P di daerah B2B5 menimbulkan nyeri di daerah pantat, sisi samping luar paha dan sisi depan betis. ;asa tebal atau kesemutan dapat
dirasakan pada sisi depan betis.
*i daerah B5B6, H+P menyebabkan nyeri di daerah pantat, sisi belakang paha, sisi depan samoing luar betis sampai daerah punggung kaki.
"ementara H+P B6"1 mengakibatkan nyeri di daerah pantat, sisi
belakang paha dan betis sampai ke tumit serta telapak kaki. ;asa tebal dan kesemutan terasa di daerah betis sampai telapak kaki. H+P di kedua daerah ini (yaitu, B5B6 dan B6"1) paling sering terjadi.
Pada kasus yang ekstrem, H+P di daerah punggung bah dapat
menyebabkan penekanan sekelompok serabut sara yang disebut 3kauda eKuina4 (bahasa latin yang berarti 3ekor kuda4). H+P ini disebut sebagi 3 syndrom kauda eKuina4 dengan gejalDgejala nyeri, kesemutan, aras tebal, serta kelemahan atau kelumpuhan kedua tungkai.
Jejalgejala tersebut juga disertai ketidakmampuan menahan ken#ing (mengompol) dan buang air besar. "indrom ini merupakan suatu keadaan
yang serius dan gaat, serta membutuhkan tindakan pembedahan se#epatnya.
Dia%$#)i)
"elain berdasarkan gejalagejala yang dialami oleh penderita, #ara terbaik untuk mengetahui ada tidaknya H+P adalah dengan melakukan
pemeriksaan /;. "elain itu, untuk memastikan baha H+P yang
ditemukan pada /; memang menjadi penyebab keluhan penderita, perlu dilakukan pemeriksaan 7/J (pemeriksaan ungsi hantaran sara).
Perlu diketahui baha H+P tidak terlihat pada oto rontgen biasa. Pada pasien H+P, oto rontgen dilakukan untuk menentukan ada tidaknya H+P, tetapi untuk mengesampingkan kelainankelainan lain (selain H+P) yang dapat menyebabkan nyeri punggung.
Pe$%#bata$
"ebagian besar H+P dapat diobati dengan pengobatan tanpa operasi, terutama jika ditemukan se#ara dini. asus yang telah lama dan berat biasanya memerlukan tindakan operasi.
Pengobatan nonbedah meliputi istiraht berbaring jika nyeri benarbenar berat. stiraht sebaiknya tidak lebih dari ! hari karena jika lebih lama akan memperlemah otototot punggung. "elain istirahat, nyeri dapat dikurangi dengan obatobat anti nyeri.
isioterapi dapat bermanaat, khususnya pada keadaan nyeri akut ( mulai timbul tau bertambah berat se#ara mendadak). isioterapi dapat berupa diatermi untuk membuat otot punggung rileks dan 07+" (0rans#utaneous 7le#tri#al +er%e "timulation) uanutk mengurangi nyeri. *an di nstalasi ;ehabilitasi /edik ;" *armo, penderita akan mendapatkan penanganan se#ara menyeluruh mulai dari diagnosis pemeriksaan aal seperti 7/J +-L sampai dengan penanganannya. nstalasi ;ehabilitasi /edik ini dapat melayani penderita setiap hari dengan perjanjian, oleh dokter spesialis di bidang tersebut.
nstansi ;ehab /edik juga didukung oleh para terapis yang proesioanal dan berpengalaman di bidanganya.
Para ahli sepakat baha aktu yang diperlukan untuk menilai apakah pengobatan nonbedah berhasil atau tidak adalah 2@ minggu. <ika tidak berhasil, maka pembedahan perlu dilakukan untuk menyembuhkan H+P. *easa ini, para ahli di bidang bedah sedang berlombalomba untuk
men#iptakan suatu teknik operasi yang menghasilkan suatu sayatan yang minimal, atau bahkan tanpa sayatan. 0eknik ini dinamakan minimally
in%asi%e surgery.
0eknik ini memungkinkan masa peraatan yang jauh lebih #epat daripada operasi terbuka. *an bagi pasien yang mengutamakan segi estetik, teknik
ini dapat dibuat dengan sayatan dan bekas luka ke#il. Perkembangan teknik ini di dunia penyakit H+P menghasilkan berbagai ma#am teknik antara lain nu#leotome, laser #entral de#ompression dan dire#ted
ragmente#tomy. "etiap teknik pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri.
"eperti #ontohnya teknik #entral de#ompression yang salah satunya dapat menggunakan suatu $at kimia bernama #ymopapain yang dapat
menyebabkan reaksi alergi dan spasme (ketegangan) dari otot. Pada prinsipnya, teknik minimally in%asi%e ini menggunakan suatu alat yang dinamakan artroskopi. Alat ini merupakan suatu alat yang menggunakan suatu alat yang menggunakan suatu tabung berdiameter ke#il yang
panjang sehingga memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam tubuh dengan sayatan yang ke#il. 0abung ini dilengkapi dengan alat yang dibutuhkan untuk operasi serta kamera yang memungkinkan dokter bedah melihat organ di dalam tubuh melaui layar. euntungan teknik ini selain dari ke#ilnya sayatan yang ditimbulkan, gambar yang terlihat dari layar dapat diperbesar puluhan kali sehingga kelainan yang ke#ilpun dapat terlihat dengan jelas.
agi anda yang sangat terganggu dengan nyeri pinggang yang
disebabkan oleh H+P, anda dapat memikirkan untuk menjalani operasi ini. 0etapi tentunya anda harus menemui dokter spesialis ortopaedi dan
traumatologi terlebih dahulu untuk mendiskusikan tentang teknik yang akan dipilih serta mengetahui keuntungan dan resiko dari operasi itu. Mntuk anda yang takut akan di operasi ada banyak #ara pengobatan alternati yang bisa anda pilih..
0rauma medulla spinalis adalah suatu kerusakan ungsi neurologis yang disebabkan seringkali oleh ke#elakaan lalu lintas. Apabila 0rauma itu mengenai daerah B1B! dan=atau di baahnya maka dapat
mengakibatkan hilangnya ungsi motorik dan sensorik serta kehilangan ungsi deekasi dan berkemih.
0rauma medula spinalis adalah suatu kerusakan ungsi neurologis yang disebabkan oleh benturan pada daerah medulla spinalis (runner E "uddarth, !1). 0rauma medulla spinalis adalah kerusakan tulang dan sumsum yang mengakibatkan gangguan sistem persyaraan didalam tubuh manusia
A. 7tiologi #edera spinal adalah:
1. 0rauma misalnya ke#elakaan lalu lintas, terjatuh, kegiatan olah raga, luka tusuk atau luka tembak.
!. +on trauma seperti spondilitis ser%ikal dengan myelopati, myelitis, osteoporosis, tumor.
TABEL ondisi Patologis "ara "pinal Akibat -edera atas -edera ungsi yang Hilang
-1 N- 5 Hilangnya ungsi motorik dan sensorik leher ke baah. Paralisis pernaasan, tidak terkontrolnya boel dan blader. -6 Hilangnya ungsi motorik dari atas bahu
ke baah. Hilangnya sensasi di baah kla%ikula. 0idak terkontrolnya boel dan blader.
-@ Hilangnya ungsi motorik di baah batas bahu dan lengan. "ensasi lebih banyak pada lengan dan jempol.
- ungsi motorik yang kurang sempurna pada bahu, siku, pergelangan dan bagian dari lengan. "ensasi lebih banyak pada lengan dan tangan dibandingkan pada -@. Oang lain mengalami ungsi yang sama dengan -6.
-9 /ampu mengontrol lengan tetapi
beberapa hari lengan mengalami kelemahan. Hilangnya sensai di baah dada.
010@ Hilangnya kemampuan motorik dan sensorik di baah dada tengah. emungkinan beberapa otot interkosta mengalami kerusakan. Hilangnya kontrol boel dan blader.
0@ N 01! Hilangnya kemampuan motorik dan sensasi di baah pinggang. ungsi pernaasan sempurna tetapi hilangnya
ngsi boel dan blader.
B1 N B2 Hilannya ungsi motorik dari ple%is dan tungkai. Hilangnya sensasi dari abdomen bagian baah dan tungkai. 0idak terkontrolnya boel dan blader. B5 N "1 Hilangnya bebrapa ungsi motorik pada
pangkal paha, lutut dan kaki. 0idak terkontrolnya boel dan blader.
"! N "5 Hilangnya ungsi motorik ankle plantar eksor. Hilangnya sensai pada tungkai dan perineum. Pada keadaan aal terjadi gangguan boel dan blader.
.<enis #idera sara perier
0anda dan gejala bergantung dari jenis #idera sara perier, yaitu: 1) +europraksi
Pada umumnya neuropraksia disebabkan oleh adanya penekanan pada myeline sheet yang relati%e ringan dan singkat dimana akan terjadi kompresi akut di sekitar sara. ondisi neuropraksia ini akan mengalami demyelinasi pada sara itu sendiri tanpa adanya degenerasi pada sara. Hal tersebut masih memungkinkan terjadinya konduksi pada sara.
Adapun gangguannnya dapat berupa gangguan motorik seperti
penurunan otototot ajah sampai menimbulkan kelainan bentuk ajah (asimetri) dimana penderita sangat terganggu pada saat
mengekspresikan ajahnya. Pada kondisi ini biasanya bagian sensorik kurang terkena sehingga dapat terlihat prognosis yang baik dalam 2 minggu pertama.
!) Aksonotmesis
Adapun pada a?onotmesis didapatkan gangguan a?on, tetapi selubung myelin masih utuh. 0anda gejala penekanan sara tepi pada kondisi ini disertai dengan gangguan motorik. *imana gangguan ini sama halnya dengan jenis #idera neuropraksia. Akan tetapi, pada kondisi ini ditemukan adanya gangguan sensorik seperti adanya nyeri di belakang telinga,
hilangnya sensasi ajah, sensasi penge#apan pada !=2 anterior lidah, dengan prognosis baik dalam 2 bulan
2) +eurotmesis
0erjadinya neurotmesis diikuti oleh hilangnya seluruh kontinuitas a?on dan jaringan penghubung, sehingga terjadi gangguan yang lebih berat pada
sara tersebut. *imana kondisi ini sering menunjukkan gejala sisa yang moderat sampai berat, yang disebakan oleh proses regenerasi yang salah. Oang disertai dengan prognosis buruk atau kesembuhannya jelek dalam 2
bulan selanjutnya.
0mbhan:
. Neuropraxia
Kerusakan jenis ini merupakan kerusakan saraf yang paling ringan. Axon dan sel myelin tidak mengalami kerusakan. Tidak terjadi degenerasi saraf. Akibat lebih lanjut kadang timbul paralisis sementara. Kerusakan pada tipe ini biasanya disebabkan oleh adanya tekanan yang bersifat sementara. Keluhan atau cidera saraf akan hilang seiring dengan hilangnya tekanan.
2. Axonotmesis
ada kerusakan saraf jenis ini! terjadi kerusakan pada sistem axon. "elubung myelin masih utuh dan terjadi proses degenerasi.
3. Neurotmesis
#ni adalah tipe kerusakan pada sistem saraf yang paling berat. Terjadi kerusakan axon dan selubung myelin. ada kondisi ini terjadi proses degenerasi.
$ead more% http%&&'''.artikel.indonesianrehabe(uipment.com&2)**&**&derajat+kerusakan+ saraf.html,ix--3ujr/3f