• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penilaian Kinerja Perawat Kps Docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penilaian Kinerja Perawat Kps Docx"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

PENILAIAN KINERJA PERAWAT PENILAIAN KINERJA PERAWAT

(2)

PENILAIAN KINERJA KEPALA RUANGAN PENILAIAN KINERJA KEPALA RUANGAN

Nama Perawat Nama Perawat Kepala Ruangan Kepala Ruangan Semester/tahun Semester/tahun : ………. : ………. : ………. : ………. : ………. : ………. A. PERENCANAAN A. PERENCANAAN Petunjuk: Petunjuk: 

 Penilai Penilai : : DosenDosen 

 Waktu Waktu : : saat saat bimbinganbimbingan 

 Cara evaluasi Cara evaluasi ::

o

o Nilai 1 jika dikerjakanNilai 1 jika dikerjakan o

o Nilai 0 jika tidak dikerjakanNilai 0 jika tidak dikerjakan

 

1. VISI 1. VISI No

No Aspek yang DinilaiAspek yang Dinilai Skor Skor  KeteranganKeterangan  Ya

 Ya tidaktidak 1

1 Kepala Kepala ruangan ruangan menetapkan menetapkan visi visi ruanganruangan MPKP

MPKP 2

2 Visi Visi yang yang ditetapkan ditetapkan sesuai sesuai dengan dengan visi visi rumahrumah sakit

sakit 3

3 Visi Visi bersifat bersifat futuristik futuristik (gambaran (gambaran kemajuan kemajuan didi masa depan)

masa depan) 4

4 Visi Visi disosialisasikadisosialisasikan n kepada kepada semua semua staf staf perawatperawat Total Skor

Total Skor

Nilai =

(3)

PENILAIAN KINERJA KEPALA RUANGAN PENILAIAN KINERJA KEPALA RUANGAN

Nama Perawat Nama Perawat Kepala Ruangan Kepala Ruangan Semester/tahun Semester/tahun : ………. : ………. : ………. : ………. : ………. : ………. A. PERENCANAAN A. PERENCANAAN Petunjuk: Petunjuk: 

 Penilai Penilai : : DosenDosen 

 Waktu Waktu : : saat saat bimbinganbimbingan 

 Cara evaluasi Cara evaluasi ::

o

o Nilai 1 jika dikerjakanNilai 1 jika dikerjakan o

o Nilai 0 jika tidak dikerjakanNilai 0 jika tidak dikerjakan

 

1. VISI 1. VISI No

No Aspek yang DinilaiAspek yang Dinilai Skor Skor  KeteranganKeterangan  Ya

 Ya tidaktidak 1

1 Kepala Kepala ruangan ruangan menetapkan menetapkan visi visi ruanganruangan MPKP

MPKP 2

2 Visi Visi yang yang ditetapkan ditetapkan sesuai sesuai dengan dengan visi visi rumahrumah sakit

sakit 3

3 Visi Visi bersifat bersifat futuristik futuristik (gambaran (gambaran kemajuan kemajuan didi masa depan)

masa depan) 4

4 Visi Visi disosialisasikadisosialisasikan n kepada kepada semua semua staf staf perawatperawat Total Skor

Total Skor

Nilai =

(4)

2. MISI 2. MISI

No

No Aspek yang DinilaiAspek yang Dinilai Skor Skor  KeteranganKeterangan  Ya

 Ya tidaktidak 1

1 Kepala Kepala ruangan ruangan menetapkanmenetapkan misi

misi 2

2 Misi Misi yang yang ditetapkan ditetapkan sesuaisesuai dengan visi yang hendak dengan visi yang hendak dicapai

dicapai 3

3 Misi Misi disusun dalam disusun dalam bentukbentuk rangkaian kegiatan mencapai rangkaian kegiatan mencapai visi

visi 4

4 Misi Misi disosialisasikan disosialisasikan kepadakepada semua staf perawat

semua staf perawat Total Skor

Total Skor Nilai =

Nilai = Total skor Total skor X X 100100 Nilai: …………Nilai: …………

3. FILOSOFI 3. FILOSOFI

No

No Aspek yang DinilaiAspek yang Dinilai Skor Skor  KeteranganKeterangan 1

1 Menyusun Menyusun filosofi filosofi ruanganruangan 2

2 Filosofi Filosofi sesuai sesuai dengan dengan filosofifilosofi rumah sakit

rumah sakit 3

3 Filosofi Filosofi disosialisasidisosialisasikan kan kepadakepada semua staf perawat

semua staf perawat 4

4 Filosofi Filosofi menjadi menjadi pedomanpedoman kegiatan pelayanan

kegiatan pelayanan Total Skor

Total Skor

Nilai =

(5)

4. RENCANA HARIAN

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Menyusun Rencana Harian

setiap kali dinas

2 Mencantumkan tanggal dinas di Rencana Harian

3 Urutan kegiatan disusun secara kronologis

4 Tercantum kegiatan manajerial 5 Tercantum kegiatan asuhan 6 Rencana Harian dikerjakan

secara konsisten Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: …………

B. PENGORGANISASIAN

1. STRUKTUR ORGANISASI

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Terdapat organogram

ruangan

2 Menggambarkan kedudukan kepala ruangan

3 Adanya posisi tim I dan II 4 Gambaran jumlah perawat

pelaksana Total Skor

(6)

2. JADWAL DINAS

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Menggunakan format

yang disediakan

2 Tercantum nama-nama perawat per Tim

3 Tergambar adanya

penanggung jawab harian 4 Susunan dinas pershift,

pagi, sore dan malam 5 Jadwal dibuat untuk satu

bulan

Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: …………. 5

3. DAFTAR PASIEN

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Tercantum nama pasien

tiap tim

2 Tercantum nama katim 3 Tergambar nama perawat

pelaksana

4 Tergambar perawat asosiet (PA)

5 Tercantum nama dokter yang merawat

6 Tergambar perawat yang dinas pagi, sore dan malam

(7)

dan tahun

Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: …………

C.PENGARAHAN

1. OPERAN

No Aspek yang Dinilai Skor Keterangan 1 Karu/Pj shift membuka acara

dengan salam

2 Katim/Pj Tim mengoperkan Dx Keperawatan

3 Katim/Pj Tim mengoperkan Tuk yg sudah dicapai

4 Katim/Pj Tim mengoperkan Tindakan yang sudah

dilaksanakan

5 Katim/Pj Tim mengoperkan Hasil  Asuhan Keperawatan

6 Katim/Pj Tim mengoperkan Tindak Lanjut

7 Pj Tim berikutnya mengklarifikasi 8 Karu memimpin ronde

9 Karu merangkum informasi operan

10 Karu memimpin doa dan menutup acara

Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: ………… 10

2. IKLIM MOTIVASI No Pernyataan Aktivitas Iklim

Motivasi

(8)

1 Anda memberi harapan yang jelas kepada staf

2 Anda bersikap fair dan konsisten terhadap semua staf

3 Anda mengembangkan konsep kerja kelompok

4 Anda mengintegrasikan kebutuhan staf dengan kebutuhan organisasi 5 Anda memberikan tantangan kerja

sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri

6 Anda melibatkan staf dalam pengambilan keputusan

7 Anda memberikan kesempatan kepada staf menilai dan

mengontrol pekerjaannya 8 Anda menciptakan hubungan

saling percaya dan menolong dengan staf

9 Anda menjadi role model bagi staf 10 Anda memberikan reinforcement

(pujian) Sub Total Total

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………. 10

Petunjuk :

 4 Jika Anda Selalu mengerjakan isi pernyataan  3 jika Anda Sering mengerjakan isi pernyataan

 2 jika Anda Kadang-kadang mengerjakan isi pernyataan  1 jika Anda Tidak pernah mengerjakan isi pernyataan

3. PENDELEGASIAN

No Pernyataan Pendelegasian Skor 

4 3 2 1

1 Pendelegasian dilakukan kepada staf yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas

(9)

sebelum melakukan pendelegasian 3 Selain pelimpahan tugas,

kewenangan juga dilimpahkan 4 Waktu pendelegasian tugas

ditentukan

5 Apabila si pelaksana tugas

mengalami kesulitan, Karu, Katim memberikan arahan untuk

mengatasi masalah

6 Ada evaluasi setelah selesai tugas dilaksanakan

Total

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………. 24

4. SUPERVISI

No Aspek yang Dinilai Skor 

4 3 2 1

1 Supervisi disusun secara terjadwal 2 Semua staf mengetahui jadwal

supervisi yang dilaksanakan 3 Materi supervisi dipahami oleh

supervisor maupun staf

4 Supervisor mengorientasikan materi supervisi kepada staf yang

disupervisi

5 Supervisor mengkaji kinerja staf sesuai dengan materi supervisi 6 Supervisor mengidentifikasi

pencapaian staf dan memberikan reinfrocement

7 Supervisor mengidentifikasi aspek kinerja yang perlu ditingkatkan oleh staf

8 Supervisor memberikan solusi dan role model bagaimana meningkatkan kinerja staf

9 Supervisor menjelaskan tindak lanjut supervisi yang telah dilaksanakan 10 Supervisor memberikan

reinforcement terhadap pencapaian keseluruhan staf

(10)

Sub Total Total

Nilai = Total skor X 100 Nilai : ………. 40

D.PENGENDALIAN

 Cara evaluasi :

o Nilai 1 jika dikerjakan

o Nilai 0 jika tidak dikerjakan

1. Indikator Mutu

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 BOR dihitung setiap satu bulan 2 AVLOS diukur setiap bulan 3 TOI diukur setiap bulan

4 Angka lari dicatat setiap bulan

5 Angka pengekangan fisik dihitung tiap bulan

6 Angka infeksi nosokomial dicatat setiap bulan

7 Angka cedera diukur tiap bulan Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai : ……….

2.Audit Dokumentasi Asuhan Keperawatan

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Ada format penilaian dokumentasi asuhan keperawatan

2 Dokumen asuhan keperawatan pasien pulang / meninggal dinilai

3 Ada dokumen hasil penilaian dokumentasi asuhan keperawatan tiap pasien

(11)

Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai : ………

2. Survey Kepuasan

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Ada format penilaian kepuasan pasien 2 Ada format penilaian kepuasan keluarga 3 Ada format penilaian kepuasan tenaga

kesehatan

4 Penilaian kepuasan pasien dan keluarga dilaksanakan setiap pasien pulang/

meninggal

5 Penilaian kepuasan perawat dilakukan 6 Penilaian kepuasan tenaga kesehatan lain

dilakukan

7 Ada dokumentasi hasil penilaian kinerja Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai : ……….

3. Survey Masalah Pasien

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Ada format survey masalah pasien 2 Setiap masalah keperawatan pasien

baru dicatat

3 Ada daftar masalah keperawatan pasien 4 Ada dokumentasi penghitungan survey

masalah keperawatan Total Skor

(12)

4

Rekapitulasi Evaluasi Observasi Kinerja Kepala Ruangan

No Kegiatan Tgl

penilaian Nilai TT Penilai

Nama penilai A. Perencanaan 1. Visi 2. Misi 3. Filosofi 4. Rencana harian B. Pengorganisasian 5 Struktur organisasi 6 Jadwal dinas 7 Daftar pasien C. Pengarahan 8 Operan 9 Iklim motivasi

(13)

10 Pendelegasian 11 Supervisi

D. Pengendalian

12 Indikator mutu umum 13 Audit dokumentasi

keperawatan 14 Survey kepuasan

15 Survey masalah pasien Nilai Rata – rata : ∑nilai 15 Yang Dinilai ( ……….) Surabaya, …………. ……20 …. Penilai ( ………..)

PENILAIAN KINERJA KETUA TIM

MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL (MPKP JIWA) Nama Perawat Ketua Tim Semester/tahun : ………. : ………. : ………. A. PERENCANAAN

 Cara evaluasi : memeriksa rencana harian yang disusun

o Nilai 1 jika dikerjakan

(14)

1. RENCANA HARIAN

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Menyusun Rencana Harian setiap kali dinas

2 Mencantumkan tanggal dinas di Rencana Harian 3 Urutan kegiatan disusun secara kronologis

4 Tercantum kegiatan manajerial 5 Tercantum kegiatan asuhan

6 Rencana Harian dikerjakan secara konsisten Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: ………… 6

B. Pengorganisasian 1. JADWAL DINAS

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Menggunakan format yang

disediakan

2 Tercantum nama-nama perawat per Tim

3 Tergambar adanya penanggung awab harian

4 Susunan dinas pershift, pagi, sore dan malam

5 Jadwal dibuat untuk satu bulan Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: …………. 5

2. DAFTAR PASIEN

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Tercantum nama pasien tiap

tim

2 Tercantum nama katim 3 Tergambar nama perawat

pelaksana

4 Tergambar perawat asosiet (PA)

(15)

merawat

6 Tergambar perawat yang dinas pagi, sore dan malam 7 Tercantum tanggal , bulan

dan tahun Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai: ………… 7

C. PENGARAHAN

1. PRE CONFERENCE

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Katim/Pj Tim membuka acara

2 Katim/Pj Tim menanyakan rencana harian 3 Katim/Pj Tim memberi masukan dan

tindak lanjut

4 Katim/Pj Tim memberi reinforcement 5 Katim/Pj Tim menutup acara

Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai : ……….. 5

2. POST CONFERENCE

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan 1 Katim/Pj Tim membuka

acara

2 Katim/Pj Tim menanyakan hasil asuhan masing-masing pasien

3 Katim/Pj Tim menanyakan kendala pemberian asuhan 4 Katim/Pj Timmenanyakan

tindak lanjut pada dinas berikutnya

5 Katim/Pj Tim memberikan reinforcement

6 Katim/Pj Tim menutup acara

(16)

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………

3. IKLIM MOTIVASI

No Pernyataan Aktivitas Iklim Motivasi SL SR KD TP 1 Anda memberi harapan yang jelas kepada

staf

2 Anda bersikap fair dan konsisten terhadap semua staf

3 Anda mengembangkan konsep kerja kelompok

4 Anda mengintegrasikan kebutuhan staf dengan kebutuhan organisasi

5 Anda memberikan tantangan kerja sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri 6 Anda melibatkan staf dalam pengambilan

keputusan

7 Anda memberikan kesempatan kepada staf menilai dan mengontrol pekerjaannya

8 Anda menciptakan hubungan saling percaya dan menolong dengan staf

9 Anda menjadi role model bagi staf

10 Anda memberikan reinforcement (pujian) Sub Total

Total Petunjuk :

 4 Jika Anda Selalu mengerjakan isi pernyataan  3 jika Anda Sering mengerjakan isi pernyataan

 2 jika Anda Kadang-kadang mengerjakan isi pernyataan  1 jika Anda Tidak pernah mengerjakan isi pernyataan

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………. 10

4. PENDELEGASIAN

(17)

No

Pernyataan Pendelegasian

4 3 2 1 1 Pendelegasian dilakukan kepada staf

yang memiliki kompetensi yang

dibutuhkan dalam menjalankan tugas 2 Tugas yang dilimpahkan dijelaskan

sebelum melakukan pendelegasian 3 Selain pelimpahan tugas, kewenangan

uga dilimpahkan

4 Waktu pendelegasian tugas ditentukan 5 Apabila si pelaksana tugas mengalami

kesulitan, Karu, Katim memberikan arahan untuk mengatasi masalah 6 Ada evaluasi setelah selesai tugas

dilaksanakan Sub Total Total

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………. 6

5. SUPERVISI

No Aspek yang Dinilai

Skor 

4 3 2 1

1 Supervisi disusun secara terjadwal

2 Semua staf mengetahui jadwal supervisi yang dilaksanakan

3 Materi supervisi dipahami oleh supervisor maupun staf

(18)

supervisi kepada staf yang disupervisi 5 Supervisor mengkaji kinerja staf sesuai

dengan materi supervise

6 Supervisor mengidentifikasi pencapaian staf dan memberikan reinforcement 7 Supervisor mengidentifikasi aspek

kinerja yang perlu ditingkatkan oleh staf 8 Supervisor memberikan solusi dan role

model bagaimana meningkatkan kinerja staf

9 Supervisor menjelaskan tindak lanjut supervisi yang telah dilaksanakan 10 Supervisor memberikan reinforcement

terhadap pencapaian keseluruhan staf Sub Total

Total

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………. 10

6. Case Conference

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Kesiapan bahan yang akan disampaikan 2 Memberikan salam (pembukaan)

3 Menyampaikan kasus

4 Memberikan kesempatan pada perawat untuk bertanya

5 Menjawab pertanyaan

6 Mendiskusikan hasil yang sudah dilakukan

7 Menyimpulkan hasil

8 Menyampaikan rencana tindak lanjut 9 Menutup kegiatan

Total Skor

Nilai = Total skor X 100 Nilai : …………. 9

(19)

1. 1. Visit Dokter 

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

A Persiapan

1 Menyiapkan data klien 2 Menyiapkan klien B Pelaksanaan

1 Memberikan salam

2 Menjelaskan data yang didapatkan dari klien

3 Menjelaskan tindakan yang sudah dilakukan

4 Menjelaskan hasil tindakan yang dilakukan

5 Mendengarkan dokter bicara dengan terapeutik

6 Meminta klarifikasi dari dokter

7 Mendampingi dokter dalam pemeriksaan 8 Menggunakan komunikasi secara

terapeutik C Dokumentasi

1 Meminta dokter untuk

mendokumentasikan dalam status klien Total Skor

Hasil Penilaian Kinerja Ketua Tim MPKP

No Kegiatan Tgl penilaian Nilai TT Penilai Ket. A. Perencanaan 1. Rencana harian B. Pengorganisasian 2. Jadwal dinas

(20)

3. Daftar pasien C. Pengarahan 4. Pre conference 5. Post conference 6. Iklim motivasi 7. Pendelegasian 8. Supervisi 9. Case conference 10. Visit dokter

Nilai Rata – rata : ∑nilai 10

Nilai Rata-rata Kinerja Hasil Observasi: ………..

NILAI PENAMPILAN KLINIK PERAWAT MPKP

Petunjuk pengisian:

Berilah tanda (V) pada jawaban yang menurut anda sudah dilakukan atau benar.

No. Kriteria Penilaian

1 2 3 4

 A. Persiapan

1. Mengkaji data subjektif dan objektif pasien/ keluarga

2. Merumuskan masalah keperawatan pasien/ keluarga

3. Merencanakan tindakan keperawatan untuk pasien 4. Merencanakan tindakan

keperawatan untuk keluarga B. Pelaksanaan Tindakan

Keperawatan

5. Mengucapkan salam

6. Melakukan evaluasi/ validasi masalah pasien/ keluarga

(21)

keluarga

8. Mendiskusikan tentang masalah yang terjadi

9. Mendiskusikan cara-cara mengatasi masalah

10. Melatih pasien/ keluarga cara mengatasi masalah

11. Memberikan pujian atas

keberhasilan pasien/ keluarga 12. Menggunakan teknik komunikasi

terapeutik

13. Mengevaluasi respon subjektif pasien / keluarga

14. Mengevaluasi respon objektif pasien / keluarga

15. Menganjurkan kegiatan lanjutan untuk pasien / keluarga (jadwal kegiatan harian)

16. Melakukan kontrak pertemuan

berikutnya dengan pasien/ keluarga C. Dokumentasi asuhan keperawatan

17. Mendokumentasikan data hasil pengkajian

18. Mendokumentasian masalah keperawatan pasien/ keluarga 19. Mendokumentasikan tindakan keperawatan terhadap pasien/ keluarga

20. Mendokumentasikan evaluasi kemampuan pasien/ keluarga (SOAP)

Total skor

Nilai akhir = total skor x 100 : 80

Petunjuk : 1 (cukup), 2 (sedang), 3 (baik), 4 (baik sekali

REKAPITULASI PENILAIAN KETUA TIM

(22)

NIm : ………..

1. Nilai kinerja : ………

2. Nilai klinik : ………

Rata-rata : Nilai kinerja + Nilai penampilan klinik ——————————————— = 2 Yang Dinilai ( ……….) Surabaya, …………. ……20 …. Penilai ( ………..)

PENILAIAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL

(23)

Nama Perawat

Perawat Pelaksana Ruang

: ……… : ………

A. PERENCANAAN Petunjuk:

 Cara evaluasi : memeriksa rencana harian yang disusun

o Nilai 1 jika dikerjakan

o Nilai 0 jika tidak dikerjakan

RENCANA HARIAN

No Aspek yang Dinilai Skor  Keterangan

1 Menyusun Rencana Harian setiap kali dinas

2 Ada tanggal dinas

3 Urutan kegiatan secara kronologis 4 Ada kegiatan manajerial

5 Ada kegiatan asuhan

6 Rencana Harian dikerjakan secara konsisten

Total Skor 

Nilai = Total skor X 100 Nilai: ………… 6

(24)

Berilah tanda (V) pada jawaban yang menurut anda sudah dilakukan atau benar.

No. Kriteria Penilaian

1 2 3 4  A. Persiapan

1. Mengkaji data subjektif dan objektif pasien/ keluarga 2. Merumuskan masalah

keperawatan pasien/ keluarga 3. Merencanakan tindakan

keperawatan untuk pasien 4. Merencanakan tindakan

keperawatan untuk keluarga B. Pelaksanaan Tindakan

Keperawatan

5. Mengucapkan salam

6. Melakukan evaluasi/ validasi masalah pasien/ keluarga

7. Membuat kontrak dengan pasien / keluarga

8. Mendiskusikan tentang masalah yang terjadi

9. Mendiskusikan cara-cara mengatasi masalah

10. Melatih pasien/ keluarga cara mengatasi masalah

11. Memberikan pujian atas

keberhasilan pasien/ keluarga 12. Menggunakan teknik komunikasi

terapeutik

13. Mengevaluasi respon subjektif pasien / keluarga

14. Mengevaluasi respon objektif pasien / keluarga

15. Menganjurkan kegiatan lanjutan untuk pasien / keluarga (jadwal kegiatan harian)

16. Melakukan kontrak pertemuan berikutnya dengan pasien/ keluarga

C. Dokumentasi asuhan keperawatan

17. Mendokumentasikan data hasil pengkajian

(25)

18. Mendokumentasian masalah keperawatan pasien/ keluarga 19. Mendokumentasikan tindakan keperawatan terhadap pasien/ keluarga

20. Mendokumentasikan evaluasi kemampuan pasien/ keluarga (SOAP)

Total skor Nilai akhir

Petunjuk : 1 (cukup), 2 (sedang), 3 (baik), 4 (baik sekali Nilai akhir = total skor x 100

80

REKAPITULASI PENILAIAN PERAWAT PELAKSANA

Nama perawat : ………..

NIm : ………..

1. Nilai kinerja : ………

2. Nilai klinik : ………

Rata-rata : Nilai kinerja + Nilai penampilan klinik —————————————— — =

(26)

Yang Dinilai

( ……….)

Surabaya, …………. ……20 …. Penilai

(27)

inerja Perawat

1. Definisi Kinerja Kinerja sebagai hasil  –hasil fungsi pekerjaan/kegiatan seseorang atau

kelompok dalam suatu organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor untuk mencapai tujuan organisasi dalam periode waktu tertentu

(Pabundu, 2006). Sedangkan Mangkunegara (2009) Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai

seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung  jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Prawirosentono

, kinerja atau performanceadalah usaha yang dilakukan dari hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi

sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing –masing dalam rangka

mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika (Usman, 2011).Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan di rumah sakit memegang peranan penting dalam upaya mencapai tujuan pembangunan kesehatan. Keberhasilan pelayanan kesehatan bergantung pada partisipasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas bagi pasien (Potter & Perry, 2005). Hal ini terkait dengan keberadaan perawat yang bertugas selama 24 jam melayani pasien, serta jumlah perawat yang

mendominasi tenaga kesehatan di rumah sakit, yaitu berkisar 40 –60%. Oleh karena itu, rumah sakit haruslah memiliki perawat yang berkinerja baik yang akan menunjang

kinerja rumah sakit sehingga dapat tercapai kepuasan pelanggan atau pasien

(Swansburg, 2000 dalam Suroso, 2011).Kinerja perawat adalah aktivitas perawat dalam mengimplementasikan sebaik –baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya dalam 10rangka pencapaian tujuan tugas pokok profesi dan terwujudnya tujuan dan sasaran unit organisasi. Kinerja perawat sebenarnya sama dengan prestasi kerja diperusahaan. Perawat ingin diukur kinerjanya berdasarkan standar obyektif yang terbuka dan dapat dikomunikasikan. Jika perawat diperhatikan dan dihargai sampai penghargaan superior, mereka akan lebih terpacu untuk mencapai prestasi pada tingkat lebih tinggi (Faizin dan Winarsih, 2008).

2 .Faktor-Faktoryang Mempengaruhi KinerjaPabundu (2006) terdapat dua faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, yaitu:

a. Faktor internal, yaitu faktor yang berhubungan dengan

kecerdasan, keterampilan, kestabilan emosi, sifat –sifat seseorang, meliputi sikap, sifat –sifat kepribadian, sifat fisik, keinginan atau motivasi, umur, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman kerja, latar belakang budaya dan variabel-variabel personal lainnya.

b. Faktor eksternal yaitufaktor  –faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yang berasal dari lingkungan, meliputi peraturan ketenagakerjaan, keinginan

pelanggan, pesaing, kondisi ekonomi, kebijakan organisasi, kepemimpinan, tindakan – tindakan rekan kerja jenis latihan dan pengawasan, sistem upah dan lingkungan sosial .

Karakteristik individu yang berhubungan dengan kinerja perawat adalah pendidikan, pelatihan, promosi, jenjang karir, lama bekerja, sistem penghargaan, gaji, tunjangan, insentif dan bonus. Hasil penelitian Daryanto, (2008) menunjukkan bahwa sistem

(28)

penghargaan yang paling dominan berhubungan dengan kinerja adalahgaji dan pengakuan. Isesreni, (2009) tingkat pendidikan perawat mempengaruhi kinerja perawat, dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur, jenis

kelamin, status perkawinan, serta lama bekerja perawat dengan kinerja perawat.

11Baik buruknya kinerja seorang perawat dapat dipengaruhi oleh faktor, seperti kepuasaan kerja, motivasi, lingkungankerja dan budaya organisasional (Edy, 2008). Dalam sebuah organisasi elemen yang paling penting adalah kepemimpinan.

Kepemimpinan merupakan kemampuan memberi inspirasi kepada orang lain untuk bekerja sama sebagai suatu kelompok agar dapat mencapai suatu tujuan umum (Suarli dan Bahtiar, 2009).Di tambah lagi supervisi dan kapasitas pekerjaan atau beban kerja  juga dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Supervisi merupakan segala

bantuan dari pimpinan/penanggung jawab kepada perawat yang ditujukan untuk perkembangan para perawat dan staf lainnya dalam mencapai tujuan asuhan keperawatan. Selain itu, perawat pelaksana akan mendapat dorongan positif sehingga mau belajar dan meningkatkan kemampuan profesionalnya. Dengan kemauan belajar, secara tidak langsung akan meningkatkan kinerja perawat. sedangkan kapasitas

pekerjaaan adalah frekuensi kegiatan rata-rata dari masing-masing pekerjaan dalam  jangka waktu tertentu(Suyanto, 2009).Peningkatan pelayanan keperawatan dapat diupayakan dengan meningkatkan kinerja perawat yaitu dengan peningkatan pengetahuan melalui pendidikan keperawatan berkelanjutan dan peningkatan

keterampilan keperawatan sangat mutlak diperlukan. Penataan lingkungan kerja yang kondusif perlu diciptakan agar perawat dapat bekerja secara efektif dan efisien. Menciptakan suasana kerja yang dapat mendorong perawat untuk melakukan yang terbaik, diperlukan seorang pemimpin. Pemimpin tersebut harus mempunyai kemampuan untuk memahami bahwa seseorang memiliki motivasi yang berbeda –beda (Sugijati, dkk; 2008). 12Mulia asution (1994 dalam Riyadi, 2011) mengemukakan bahwa seorang pemimpin harus mengembangkan suatu sikap dalam memimpin bawahannya. Suatu sikap kepemimpinan dapat dirumuskan sebagai suatu pola perilaku yang dibentuk untuk diselaraskan dengan kepentingan –kepentingan organisasi dan karyawan untuk dapatmencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepemimpinan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan yang baik maka akan berdampak pada kinerja karyawan yang tinggiKepemimpinan kepala ruangan sangat berpengaruh terhadap kinerja perawat yang merupakan cerminan dari mutu pelayanan rumah sakit. Berbagai penelitian tentang kepemimpinan transformasional telah dilakukan seperti yang dijelaskan oleh Temalagi (2010) bahwa kepemimpinan transformasional lebih dominan diterapkan oleh manager Rumah Sakit di Kota Malang.Humairah (2005) menunjukkan kepemimpinan transformasional lebih berpengaruh terhadap efektivitas kinerja perawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Hal ini diperkuat oleh peneliti Andira dan Budiarto (2010) bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif pada kinerja karyawan lini depan pada perusahaan jasa. Berbagai hasil penelitian

tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional menjadi faktor penentu dalam menciptakan kinerja organisasi yang positif tanpa terbatasi oleh budaya dan jenis organisasi (Walumbwa dkk, 2007;

Dharmayanti, 2009). Sitanggang, (2005) Hasil penelitian mendapatkan hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional (karisma, konsiderasi

(29)

individu, simulasi intelektual) dengan kinerja perawat dan tidak ada hubungan karakteristik individu meliputi usia, tingkat pendidikan, masa

kerja, status perkawinan dan imbalan dengan kinerja perawat di Rumah

Sakit St. Carolus Jakarta. 13Victor, Sudarma dan Sutrisno,(2011) mengemukakan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja pelayanan. Hal ini menjelaskan bahwa kepemimpinan transformasional yang bercirikan

dengan pengaruh ideal, motivasi inspirasi, stimulasi intelektual dan pertimbangan indivi du yang diterapkan oleh pemimpin organisasi rumah sakit berperan besar dalam

mencapai sasaran dan tujuan kerja, dimana terhadap pelayanan ya ng diberikan.

3. Penilaian Kinerja Penilaian kinerja disebut juga sebagai performance appraisal, performance evaluation, development review, performance review and development . Penilaian kinerja merupakan kegiatan untuk menilai keberhasilan atau kegagalan seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, penilaian kinerja harus berpedoman pada ukuran –ukuran yang telah disepakati bersama dalam standar kerja (Usman, 2011).Penilaian kinerja perawat merupakan mengevaluasi kinerja perawat sesuai dengan standar praktik professional dan peraturan yang berlaku.

Penilaian kinerja perawat merupakan suatu cara untuk menjamin tercapainya standar praktek keperawatan. Penilaian kinerja merupakan alat yang paling dapat dipercaya oleh manajer perawat dalam mengontrol sumber daya manusia dan produktivitas. Proses penilaian kinerja dapat digunakan secara efektif dalam mengarahkan perilaku pegawai, dalam rangka menghasilkan jasa keperawatan dalam kualitas dan volume yang tinggi. Perawat manajer dapat menggunakan proses operasional kinerja untuk mengatur arah kerja dalam memilih, melatih, membimbing perencanaan karier serta memberipenghargaan kepada perawat yang berkompeten (Nursalam, 2008). 14Proses penilaian kinerja dengan langkah –langkah sebagai berikut:

mereview standar kerja, melakukan analisis jabatan,mengembangkan instrument penilaian, memilih penilai, melatih penilai, mengukur kinerja, membandingkan kin

erja aktual dengan standar, mengkaji hasil penilaian, memberikan hasil penilaian, mengaitkan imbalan dengan kinerja, membuat rencana –rencana pengembangan dengan menyepakati sasaran –sasaran dan standar  –standar kinerja masa depan (Usman, 2011). Tujuan penilaian kinerja adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi atau tingkat keberhasilan atau kegagalan seorang pekerja/karyawan atau tim kerja dalam melaksanakan tugas/jabatan yang menjadi tanggung jawabnya. (Nawawi, 2006) Sedangkan menurut Nursalam (2008) manfaat dari penilaian kerja yaitu:

a. Meningkatkan prestasi kerja staf secara individu atau kelompok

dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri dalam kerangka pencapaian tujuan pelayanan di rumah sakit.b. Peningkatan yang terjadi pada prestasi staf secara perorangan pada gilirannya akan mempengaruhi atau mendorong sumber daya manusia secara keseluruhannya.

c.Merangsang minat dalam pengembangan pribadi dengan tujuan meningkatkan hasil karya dan prestasi dengan cara memberikan umpan balik kepada mereka tentang prestasinya.

(30)

d.Membantu rumah sakit untuk dapat menyusun program pengembangan dan pelatihan staf yang lebih tepat guna, sehingga rumah sakit akan mempunyai tenaga yang

cakap dan tampil untuk pengembangan pelayanan keperawatan dimasa depan. e.Menyediakan alat dan sarana untuk membandingkan prestasi kerja

dengan meningkatkan gajinya atau sistem imbalan yang baik.

f.Memberikan kesempatan kepada pegawai atau staf untuk mengeluarkan perasaannya tentang pekerjaannya atau hal lain yang 15 ada kaitannya melalui jalur komunikasi dan dialog, sehingga dapat mempererat hubungan antara atasan dan bawahan.

4.Model dan Metode Penilaian Kinerja

Mangkunegara, (2009) model penilaian kinerja yaitu:

a.Penilaian sendiriPenilaian sendiri adalah pendekatan yang paling umum digunakan

untuk mengukur dan memahami perbedaan individu. Akurasi didefinisikan sebagai sikap kesepakatan antara penilaian sendiri dan penilaian lainnya. Other Ratingdapat diberikan oleh atasan, bawahan, mitra kerja atau konsumen dari individu itu sendiri. Penilaian sendiri biasanya digunakan pada bidang sumber daya manusia seperti: penilaian, kinerja, penilaian kebutuhan pelatihan, analisa peringkat jabatan, perilaku kepemimpinan dan lainnya. Penilaian sendiri dilakukan bila personal mampu melakukan penilaian terhadap proses dan hasil karya yang mereka laksanakan sebagai bagian dari tugas organisasi.Penilaian sendiri atau dipengaruhi oleh sejumlah faktor kepribadian, pengalaman, pengetahuan dan sosio demografi seperti suku dan kependidikan.

Dengan demikian tingkat kematangan personal dalam menilai hasil karya menjadi hal yang patut diperhatikan.

b.

Penilaian atasan Pada organisasai pad

a kematangan tingkat majemuk, personal

biasanya dinilai oleh manajer yang tingkatnya lebih tinggi, penilaian ini yang termasuk dilakukan oleh supervisor atau atasan langsung. c.

Penilaian mitra

Penilaian mitra lebih cocok digunakan pada kelompok kerja yang me

mpunyai otonomi yang cukup tinggi. Dimana wewenang

pengambilan keputusan pada tingkat tertentu telah didelegasikan oleh manajemen kepada anggota kinerja kelompok kerja. Penilaian mitra dilakukan oleh seluruh anggota kerja kelompok dan umpan 20

e.

Standar Lima

: Evaluasi Keperawatan

Perawat mengevaluasi kemajuan klien terhadap tin dakan keperawatan

dalam pencapaian tujuan dan merevisi data dasar dan perencanaan.  Adapun kriteria prosesnya:

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara kinerja

LKS boleh melakukan konversi dengan membuat akad (membuat akad baru) bagi nasabah yang tidak bisa menyelesaikan/ melunasi pembiayaan murabahahnya sesuai jumlah dan

Sintesis dalam campuran DMF dan metanol yang telah dilaporkan dalam penelitian ini tidak mengarahkan pada hasil yang diinginkan, kemungkinan bisa disebabkan karena

Awak kapal pelaku tindak pidana perikanan merupakan bagian penting dalam proses penyidikan, sehingga perlu dilakukan penanganan-penanganan dalam rangka pengamanan dan

Sehingga dari penelitian ini diharapkan dapat diketahui agitasi dan konsentrasi substrat yang terbaik untuk pertumbuhan bakteri dan proses fermentasi asam laktat

Sutriono Edi pun optimis industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia masih memiliki peluang besar untuk menjadi acuan harga dunia. Sebab, Indonesia merupakan produsen

jangka menengah daerah dan indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan yang tercantum dalam rancangan awal RPJMD yang telah disempurnakan sebagaimana

Populasi hama tertinggi yang didapat selama pengamatan adalah: Aphids dengan jumlah rata-rata 4 ekor per unit sampel, populasi musuh alami tertinggi adalah: Coccinelids