HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN OBESITAS PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 KOTA BITUNG Retno Emelia*, Nancy S. H. Malonda*, Nova H.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tidak terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik, kebiasaan olahraga, screen time, dan durasi tidur dengan kejadian SM pada remaja obesitas di SMA Negeri 15
Hal ini berarti nilai “p” < α, sehingga Hipotesis nol ditolak yang artinya buku saku dapat meningkatkan pengetahuan tentang PMS pada siswa. SMA
Hasil penelitian antara aktivitas fisik dengan dismenore juga dilakukan uji statistik chi square diperoleh hasil p=0,001 (p<0,05), maka hipotesis dapat diterima
Hasil analisis menggunakan uji kolerasi Spearman dengan tingkat kemaknaan 95%(α=0,05) menunjukkan bahwa hubungan antara asupan energi dengan status gizi IMT/U
al (2013) pada 487 anak berusia 9 tahun dan 274 remaja 15 tahun di Spanyol menunjukkan bahwa anak berusia 9 tahun yang mengalami obesitas memiliki aktivitas fisik yang kurang
Gambaran konsumsi makanan cepat saji dan aktifitas fisik pada remaja obesitas ini di selengarakan untuk mengetahuai apakah remaja di SMA Insitut Indonesia Kota
Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan status obesitas dengan kadar kolesterol (p = 0,630 dan 0,988), tidak
Tidak ada hubungan yang bermakna antara banyaknya jenis fast food dan frekuensi konsumsi fast food terhadap obesitas (p>0,05) sedangkan tingkat aktivitas fisik memiliki