YAYASAN EKA HARAP PALANGKA RAYA
YAYASAN EKA HARAP PALANGKA RAYA
AKADEMI KEPERAWATAN
AKADEMI KEPERAWATAN
JL. BELIANG NO. 110 TELP. 0536
JL. BELIANG NO. 110 TELP. 0536-3227707
-3227707
FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
Nama MahasiswaNama Mahasiswa : Maria Fransiska Delia Kewuta: Maria Fransiska Delia Kewuta Nim
Nim : 2012. C.04a.031: 2012. C.04a.03122 Ruang
Ruang Praktek Praktek : : ICCUICCU Tanggal
Tanggal Praktek Praktek : : Senin Senin 10 10 Oktober Oktober 20162016 Tanggal dan Jam Pengkajian
Tanggal dan Jam Pengkajian : Tanggal 13 Oktober 201: Tanggal 13 Oktober 2016 pukul 15.30 WI6 pukul 15.30 WIBB
I.
I.
PENGKAJIAN
PENGKAJIAN
A.
A. IDENTITAS PASIENIDENTITAS PASIEN Nama
Nama : Ny. D: Ny. D Umur
Umur : : 62 62 tahuntahun Jenis
nyeri sedang (4-6) di IGD klien diberikan terapi infus Nacl
nyeri sedang (4-6) di IGD klien diberikan terapi infus Nacl 0,9% dan diresepkan Lavemir0,9% dan diresepkan Lavemir (1x14 IU), Novorapid (3x10IU) acarbose (1x1), Allupurinol (1x1), Ketocid
(1x14 IU), Novorapid (3x10IU) acarbose (1x1), Allupurinol (1x1), Ketocid (1x1),(1x1),
Ambroxol (3x1), Valsartan (1x1), Furosemide (1x ½ ), spinorolakton (1x1), propittiurasil Ambroxol (3x1), Valsartan (1x1), Furosemide (1x ½ ), spinorolakton (1x1), propittiurasil (obat untuk tiroid)(2x1), Micardis 1x1, t
(obat untuk tiroid)(2x1), Micardis 1x1, tyrozol (1x1), pemeriksaan EKG (earlyyrozol (1x1), pemeriksaan EKG (early
repolarisasi), Rontgen Thoraks, CTR >50%, cek laboratorium: GDS dan Ureum Creatinin repolarisasi), Rontgen Thoraks, CTR >50%, cek laboratorium: GDS dan Ureum Creatinin 3.
3. Riwayat Penyakit Sebelumnya ( Riwayat Penyakit dan Riwayat Operasi )Riwayat Penyakit Sebelumnya ( Riwayat Penyakit dan Riwayat Operasi ) Klien mengatakan pernah masuk RSUD Doris
Klien mengatakan pernah masuk RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya pada bulan juniSylvanus Palangka Raya pada bulan juni 2016 + 1 minggu di ruangan ICCU dengan Hipertensi
2016 + 1 minggu di ruangan ICCU dengan Hipertensi dan jantungdan jantung 1.
1. Riwayat Penyakit Keluarga :Riwayat Penyakit Keluarga :
Klien mengatakan ibunya menderita Diabetes Melitus Klien mengatakan ibunya menderita Diabetes Melitus C. GENOGRAM KELUARGA
i.
i. Halusinasi Halusinasi : : --=-Dengan --=-Dengan / / Akustik Akustik Lihat Lihat / / VisuaVisua Lainnya...
Lainnya... j.
j. Proses Proses Berfikir Berfikir : : Blocking Blocking CricumstansialCricumstansial Flight
Flight oh oh ideas ideas Lainnya Lainnya ... k.
k. Insight Insight : : Baik Baik MengingkariMengingkari Menyalahkan Orang lain Menyalahkan Orang lain m.
m. Mekanisme Mekanisme Pertahanan Pertahanan Diri Diri Adaftip Adaftip Mal Mal AdaftipAdaftip n.
n. Keluhan Keluhan Lainnya Lainnya : : tidak tidak adaada 3.
3. Tanda-tanda Tanda-tanda Vital Vital :: a.
a. Suhu/T Suhu/T : : 36,7 36,7 °C °C Axilla Axilla Rektal Rektal OralOral b. Nadi b. Nadi /HR /HR : 95 x/mt: 95 x/mt c. c. Pernapasan/RR Pernapasan/RR : : 24 24 x/mtx/mt c. Tekanan Darah/BP c. Tekanan Darah/BP : 150/70 mm : 150/70 mm HgHg 4.
4. PERNAPASAN (BREATHING)PERNAPASAN (BREATHING) Bentuk
Pusing/sinkop
Pusing/sinkop Clubing Clubing finger finger SianosisSianosis Sakit
Sakit Kepala Kepala Palpitasi Palpitasi PingsanPingsan Capillary
Capillary refill refill > > 2 2 menit menit < < 2 2 menitmenit Oedema
Oedema : : Wajah Wajah Ekstrimitas Ekstrimitas atasatas Anasarka
Anasarka Ekstrimitas Ekstrimitas bawahbawah Asites, lingkar perut .- .Cm
Asites, lingkar perut .- .Cm Ictus
Ictus Cordis Cordis Terlihat Terlihat Tidak Tidak MelihatMelihat Vena
Vena Jugularis Jugularis Tidak Tidak Meningkat Meningkat MeningkatMeningkat Suara
Suara Jantung Jantung Normal, Normal, Lup Lup Dup Dup S1 S1 dan dan S2 S2 tunggaltunggal Ada kelainan
Ada kelainan Keluhan
Keluhan Lainnya Lainnya : : klien klien mengeluh mengeluh nyeri nyeri bagian bagian punggungpunggung Masalah
Masalah : : .Nyeri .Nyeri akutakut 6.
6. PERSYARAFAN (BRAIN)PERSYARAFAN (BRAIN) Nilai GCS
Nilai GCS : : E E : 4 ( membuka mata secara spontan): 4 ( membuka mata secara spontan) V
V : : 5 5 (berbicara (berbicara dan dan orientasi orientasi baik)baik) M
Nervus Kranial IX
Nervus Kranial IX : Pasien dapat membedakan rasa pahit, manis.: Pasien dapat membedakan rasa pahit, manis. Nervus Kranial X
Nervus Kranial X : Pasien dapat berbicara dengan jelas.: Pasien dapat berbicara dengan jelas. Nervus Kranial XI
Nervus Kranial XI : . Pasien dapat mengangkat bahuny: . Pasien dapat mengangkat bahunya.a. Nervus Kranial XII
Nervus Kranial XII : Pasien dapat mengatur posisi lidahnya ke atas dan ke bawa: Pasien dapat mengatur posisi lidahnya ke atas dan ke bawah.h. Uji Koordinasi :
Uji Koordinasi : Ekstremitas
Ekstremitas Atas Atas : : Jari Jari Ke Ke Jari Jari Positif Positif NegatifNegatif Jari
Jari Ke Ke Hidung Hidung Positif Positif NegatifNegatif Ekstremitas
Ekstremitas Bawah Bawah : : Tumit Tumit Ke Ke Jempol Jempol Kaki Kaki Positif Positif NegatifNegatif Uji
Uji Kestabilan Kestabilan Tubuh Tubuh : : Positif Positif NegatifNegatif Refleks :
Refleks : Bisep
Bisep : : Kanan Kanan +/- +/- Kiri Kiri +/- +/- Skala...Skala... Trisep
Trisep : : Kanan Kanan +/- +/- Kiri Kiri +/- +/- Skala...Skala... Brakioradialis
Brakioradialis Kanan Kanan +/- +/- Kiri Kiri +/- +/- Skala...Skala... Patella
Patella Kanan Kanan +/- +/- Kiri Kiri +/- +/- Skala...Skala... Akhiles
Akhiles Kanan Kanan +/- +/- Kiri Kiri +/- +/- Skala...Skala... Refleks
+/-8.
8. ELIMINASI ELIMINASI ALVI ALVI (BOWEL) (BOWEL) :: Mulut dan Faring
Mulut dan Faring Bibir
Bibir : : keringkering Gigi
Gigi : : sudah sudah tanggal tanggal dan dan ada ada karies karies gigigigi Gusi
Gusi : : agak agak pucatpucat Lidah
Lidah : : kurang kurang bersihbersih Mukosa
Mukosa : : keringkering Tonsil
Tonsil : : baikbaik Rectum Rectum : : --BAB BAB : : - - x/hrx/hr Warna Warna : : Konsistensi : Konsistensi : -Tidak
Tidak ada ada masalah masalah Diare Diare Konstipasi Konstipasi KembungKembung Feaces
Feaces berdarah berdarah Melena Melena Obat Obat pencahar pencahar LavementLavement Bising
Bising usus usus : .20 : .20 x/menitx/menit
Nyeri tekan, lokasi : perut sekitar ulu hati Nyeri tekan, lokasi : perut sekitar ulu hati
Deformitas
Deformitas tulang, tulang, lokasi tidak lokasi tidak adaada Peradangan, lokasi tidak ada
Peradangan, lokasi tidak ada Perlukaan,
Perlukaan, lokasi lokasi tidak tidak adaada Patah tulang, lokasi tidak ada Patah tulang, lokasi tidak ada Tulang
Tulang Belakang Belakang Normal Normal SkoliosisSkoliosis Kifosis Lordosis Kifosis Lordosis 10. KULIT
10. KULIT
–
–
RAMBUT - KUKU RAMBUT - KUKU RiwayatRiwayat Alergi Alergi Obat Obat tidak tidak ada ada alergialergi Makanan tidak ada alergi Makanan tidak ada alergi Kosametik tidak ada alergi Kosametik tidak ada alergi Suhu
Suhu Kulit Kulit Hangat Hangat Panas Panas DinginDingin Warna
Warna kulit kulit Normal Normal Sianosis/biru Sianosis/biru Ikterik/kuningIkterik/kuning Putih/pucat
Putih/pucat Coklat Coklat tua/hyperpigmentasitua/hyperpigmentasi Turgor
Turgor Baik Baik Cukup Cukup KurangKurang Tekstur
Tekstur Halus Halus KasarKasar Lesi
Konjunctiva
Konjunctiva Merah Merah muda muda Pucat/anemicPucat/anemic Kornea Bening Keruh
Kornea Bening Keruh Alat
Alat Bantu Bantu Kacamata Kacamata Lensa Lensa kontak kontak LainnyaLainnya
………….
………….
NyeriNyeri :: Keluhan Lain
Keluhan Lain : klien mengatakan kurang : klien mengatakan kurang jelas melihat orang yang agak jelas melihat orang yang agak jauhjauh Masalah
Masalah gangguan gangguan persepsi persepsi sensori: sensori: penglihatanpenglihatan b.
b. Telinga/PendengaranTelinga/Pendengaran :: Fungsi
Fungsi Pendengaran Pendengaran : : Berkurang Berkurang Berdengung Berdengung TuliTuli c.
c. Hidung/PenciumanHidung/Penciuman Bentuk
Bentuk : : Simetris Simetris AsimetrisAsimetris Lesi Lesi Patensi Patensi Obstruksi Obstruksi
Nyeri tekan sinus Nyeri tekan sinus
Transluminasi Transluminasi Cavum Nasal
Hernia ………
Hernia ………
...Kelainan ……….
Kelainan ……….
Keluhan lain ………..
Keluhan lain ………..
b. Reproduksi Wanita b. Reproduksi WanitaKemerahan, lokasi ………
Kemerahan, lokasi ………
...Gatal-Gatal-
gatal, lokasi ………
gatal, lokasi ………
...Perdarahan ………
Perdarahan ………
...Flour Albus ………..
Flour Albus ………..
...Clitoris ……….
Clitoris ……….
...Labia ……….
Labia ……….
...Uretra ………..
Uretra ………..
... KebersihanKebersihan : : Baik Baik Cukup Cukup KurangKurang Kehamilan
Kehamilan : : - - mingguminggu H
H P P M M : : --Taksiran
Taksiran Partus Partus : : --Lainnya
--Diet
Diet Khusus :Khusus : Rendah
Rendah Garam Garam Rendah Rendah Kalori Kalori TKTPTKTP Rendah
Rendah Lemak Lemak Rendah Rendah Purin Purin DM DM Nefro Nefro 1500 1500 kal kal DJDJ Mual
Mual Muntah Muntah - - kali/harikali/hari Kesukaran
Kesukaran menelan menelan Ya Ya TidakTidak Lainnya :
Lainnya : ...
………
………
Pola
Pola Makan Makan Sehari-hari Sehari-hari Sesudah Sesudah Sakit Sakit Sebelum Sebelum SakitSakit Frekeunsi/hari
Frekeunsi/hari 3 3 x x sehari sehari 3 3 x x seharisehari Porsi
Porsi 1 1 porsi porsi dihabiskan dihabiskan 1 1 porsi porsi dihabiskandihabiskan Nafsu makan
Nafsu makan Baik Baik baikbaik Jenis
Jenis Makanan Makanan Nasi Nasi lunak, lunak, ikan,sayur, ikan,sayur, buah buah Nasi Nasi biasa, biasa, ikan,sayur, ikan,sayur, buahbuah Jenis
Jenis Minuman Minuman Air putih Air putih dan dan teh teh Air Air putih putih dan dan tehteh Jumlah
Jumlah minuman/cc/24 minuman/cc/24 jam jam 490 490 cc/24 cc/24 jam jam 1000 1000 cc/24 cc/24 jamjam Kebiasaan
Kebiasaan Makan Makan Pagi, Pagi, siang siang dan dan malam malam Pagi, Pagi, siang siang dan dan malammalam Keluhan/masalah
6.
6. Aktivitas Aktivitas Sehari-hari Sehari-hari ::
Sebelum sakit pasien dapat beraktivitas seperti orang pada umumnya, namun setelah sakit Sebelum sakit pasien dapat beraktivitas seperti orang pada umumnya, namun setelah sakit pasien hanya bisa berbaring ditempat tidur.
pasien hanya bisa berbaring ditempat tidur.
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan. Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan. 7. Koping-Toleransi terhadap Stress
7. Koping-Toleransi terhadap Stress
Pasien mengatakan bila ada masalah pasien bercerita kepada keluarga. Pasien mengatakan bila ada masalah pasien bercerita kepada keluarga. Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan.
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan. 8. Nilai-Pola Keyakinan
8. Nilai-Pola Keyakinan
Pasien dan keluarga mengatakan tidak ada tindakan medis yang bertentangan dengan Pasien dan keluarga mengatakan tidak ada tindakan medis yang bertentangan dengan keyakinan yang dianut.
keyakinan yang dianut.
Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan. Masalah Keperawatan : tidak ada masalah keperawatan. E. SOSIAL
E. SOSIAL
–
–
SPIRITUAL. SPIRITUAL. 1.1. Kemampuan berkomunikasi : Pasien dapat berkomunikasi Kemampuan berkomunikasi : Pasien dapat berkomunikasi dengan baikdengan baik 2.
2. Bahasa sehari-hari : Bahasa yang digunakan pasien sehari-hari, yaitu bahasa dayak danBahasa sehari-hari : Bahasa yang digunakan pasien sehari-hari, yaitu bahasa dayak dan Indonesia.
Indonesia. 3.
FT4 FT4 10,35 10,35 Euthyroid Euthyroid : : 9-209-20 Negatif TV<0,4 Negatif TV<0,4 Equivocal TV>0,4-),5 Equivocal TV>0,4-),5 Positif : TV >0,5 Positif : TV >0,5 .. G. PENATALAKSANAAN MEDIS G. PENATALAKSANAAN MEDIS Oral : Oral :
-- Thyrozol 5 mg 1-0-0 (obat untuk hipertiroid)Thyrozol 5 mg 1-0-0 (obat untuk hipertiroid) Injeksi :
Injeksi :
-- Lavemir 14 unit (Untuk pengobatan diabetes mellitus)Lavemir 14 unit (Untuk pengobatan diabetes mellitus)
-- Novorapid 3 x 4 un Novorapid 3 x 4 unit (Insulin yang bereaksi cepat untuk mengatasi dengan segera guit (Insulin yang bereaksi cepat untuk mengatasi dengan segera gulala dalam darah)
dalam darah)
Infus Infus : :
-- NACL 0,9% 50 NACL 0,9% 500 ml, 10 Tpm0 ml, 10 Tpm
Indikasi : Pengganti cairan plasma isotonik yang hilang (Pengganti cairan yang hilang). Indikasi : Pengganti cairan plasma isotonik yang hilang (Pengganti cairan yang hilang). Penatalaksanaan medis pada Ny. D pada tanggal 13 Oktober 2016 di Ruang ICCU RSUD Penatalaksanaan medis pada Ny. D pada tanggal 13 Oktober 2016 di Ruang ICCU RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
II. ANALISIS DATA
II. ANALISIS DATA
NO
NO DATA DATA SUBYEKTIB SUBYEKTIB DANDAN DATA OBYEKTIF DATA OBYEKTIF
KEMUNGKINA
KEMUNGKINAN N PENYEBAB PENYEBAB MASALAHMASALAH
Ds : Ds :
klien mengeluhkan sesak klien mengeluhkan sesak ketika sedikit saja bergerak ketika sedikit saja bergerak Do:
Do:
-- sesak nafas saat aktivitassesak nafas saat aktivitas dan saat istirahat
dan saat istirahat
-- tipe pernafasan dada peruttipe pernafasan dada perut -- irama pernafasan tidakirama pernafasan tidak
teratur teratur
-- suara nafas bronchialsuara nafas bronchial
-- clubbing clubbing finggerfingger (pembesaran jari)
(pembesaran jari)
-- posisi posisi berbaring berbaring klienklien semi fowler
semi fowler
-- oksigen nasal kanul 2oksigen nasal kanul 2 liter/menit
liter/menit
Hipertensi heart disease Hipertensi heart disease Hipertrophy ventrikel kiri jantung Hipertrophy ventrikel kiri jantung
(LVH) (LVH)
Volume sekuncup menurun Volume sekuncup menurun Volume residu meningkat Volume residu meningkat Tekanan atrium kiri meningkat Tekanan atrium kiri meningkat Transudasi cairan interstiil paru Transudasi cairan interstiil paru
Cairan masuk alveoli Cairan masuk alveoli
Oedem paru Oedem paru
Sesak Sesak
Pola nafas tidak efektif Pola nafas tidak efektif
Pola nafas tidak Pola nafas tidak
efektif efektif
Ds: Ds:
Klien mengatakan kurang Klien mengatakan kurang tidur selama sakit klien tidur selama sakit klien tidur siang dan malam tidur siang dan malam hanya 10
hanya 10
–
–
15 menit saja. 15 menit saja. Do:Do:
tampak mata klientampak mata klien
bengkak dan berair bengkak dan berair
klien tampak kesulitanklien tampak kesulitan
mencari posisi tidur mencari posisi tidur
mata klien tampakmata klien tampak
merah merah
Hipertensi Hipertensi
Kerusakan vaskuler pembuluh darah Kerusakan vaskuler pembuluh darah
Perubahan struktur Perubahan struktur
Penyumbatan pembuluh darah Penyumbatan pembuluh darah
Vasokontriksi Vasokontriksi Gangguan sirkulasi Gangguan sirkulasi Otak Otak
Retensi pembuluh darah otak Retensi pembuluh darah otak
meningkat meningkat Gangguan pola tidur Gangguan pola tidur
Gangguan pola Gangguan pola
tidur tidur
III. PRIORITAS MASALAH
III. PRIORITAS MASALAH
1.1. pola nafas tidak efektif berhubungan deng pola nafas tidak efektif berhubungan dengan Hipertropi ventrikel kiri jantung (LVH)an Hipertropi ventrikel kiri jantung (LVH) 2.
2. nyeri akut berhubungan kerja miokard meningkatnyeri akut berhubungan kerja miokard meningkat 3.
RENCANA KEPERAWATAN RENCANA KEPERAWATAN
Nama Pasie
Nama Pasien n : Ny. D: Ny. D Ruang
Ruang Rawat Rawat : : ICCUICCU Diagnosa
Diagnosa Keperawatan Keperawatan Tujuan Tujuan ( ( Kriteria Kriteria Hasil Hasil ) ) Intervensi Intervensi RasionalRasional pola nafas tidak efe
pola nafas tidak efektifktif berhubungan dengan berhubungan dengan
Hipertropi ventrikel kiri Hipertropi ventrikel kiri jantung (LVH)
jantung (LVH)
Setelah dilakukan tindakan Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1x 7 jam pola keperawatan 1x 7 jam pola nafas klien kembali efektif nafas klien kembali efektif Dengan criteria hasil : Dengan criteria hasil : 1.
1. RR dalam batas normalRR dalam batas normal (16-24 x/menit)
(16-24 x/menit) 2.
2. Klien mampu bernafasKlien mampu bernafas tanpa O2
tanpa O2
1.
1. Observasi tanda-tanda vitalObservasi tanda-tanda vital 2.
2. Observasi pola pernafasan danObservasi pola pernafasan dan auskultasi pola pernafasan auskultasi pola pernafasan 3.
3. Atur posisi klien semi fowlerAtur posisi klien semi fowler 4.
4. Ajarkan klien teknik relaksasiAjarkan klien teknik relaksasi 5.
5. Kolaborasi pemberian oksigenKolaborasi pemberian oksigen
1.
1. Untuk mengetahui keadaanUntuk mengetahui keadaan umum klien
umum klien 2.
2. Untuk mengurangi ekspansiUntuk mengurangi ekspansi paru sehingga memini paru sehingga meminimalkanmalkan
sesak sesak 3.
3. Untuk membantu klienUntuk membantu klien mengatur pola pernafas klien mengatur pola pernafas klien 4.
4. Untuk memperbaiki polaUntuk memperbaiki pola pernafasan
pernafasan 5.
5. Untuk membantu mencukupiUntuk membantu mencukupi kebutuhan oksigen kliem kebutuhan oksigen kliem Nyeri akut berhubung
Nyeri akut berhubunganan dengan kerja miokard dengan kerja miokard meningkat
meningkat
Setelah dilakukan tindakan Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1x 7 jam keperawatan 1x 7 jam nyeri berkurang /hilang nyeri berkurang /hilang Dengan criteria hasil : Dengan criteria hasil :
1.
1. Melaporkan nyeriMelaporkan nyeri berkurang/terkontro berkurang/terkontro
ll 2.
2. Menunjukkan tubuhMenunjukkan tubuh rileks
rileks 3.
3. Skala nyeri ringanSkala nyeri ringan sampai tidak ada sampai tidak ada
1.
1. Observasi keluhan nyeriObservasi keluhan nyeri perhatikan lokasi a perhatikan lokasi atautau
karakteristik dan intensitas karakteristik dan intensitas nyeri (0-4)
nyeri (0-4) 2.
2. Observasi tanda-tanda nyeriObservasi tanda-tanda nyeri 3.
3. Ajarkan terknik relaksasi nafasAjarkan terknik relaksasi nafas dalam
dalam 4.
4. Kolaborasi pemberian analgetikKolaborasi pemberian analgetik : sesuai indikasi
: sesuai indikasi
1)
1) Dapat mengidentifikasiDapat mengidentifikasi karakteristik nyeri dan terjanya karakteristik nyeri dan terjanya komplikasi untuk intervensi komplikasi untuk intervensi selnjutnya
selnjutnya 2)
2) Menentukan derajat nyeriMenentukan derajat nyeri 3)
3) Membantu klien untukMembantu klien untuk mengurangi persepsi nyeri atau mengurangi persepsi nyeri atau mengalihkan perhtian klien dari mengalihkan perhtian klien dari nyeri
nyeri 4)
4) Membantu mengurangi nyeriMembantu mengurangi nyeri
gangguan pola tidur gangguan pola tidur berhubungan
berhubungan gangguangangguan sirkulasi
sirkulasi
Setelah dilakukan tindakan Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1x 7 jam klien keperawatan 1x 7 jam klien tidak mengalami gangguan tidak mengalami gangguan pola tidur
pola tidur
Dengan criteria hasil : Dengan criteria hasil :
1.
1. Klien mengatakanKlien mengatakan 1.
1. Observasi pola tidur klienObservasi pola tidur klien 2.
2. Minimalkan suasanaMinimalkan suasana lingkungan
lingkungan 3.
3. Anjurkan klien minum airAnjurkan klien minum air hangat sebelum tidur hangat sebelum tidur 4.
4. Ajarkan klien relaksasi sebelumAjarkan klien relaksasi sebelum
1)
1) Untuk mengetahui bagaimanaUntuk mengetahui bagaimana pola tidur klien
pola tidur klien 2)
2) Lingkungan yang tenang dapatLingkungan yang tenang dapat membantu klien beristirahat membantu klien beristirahat 3)
3) Minum air hangat dapatMinum air hangat dapat membantu klien lebih relaksasi membantu klien lebih relaksasi
2 2 tidurnya cukup
tidurnya cukup 2.
2. Klien mengatakanKlien mengatakan tidurnya nyenyak tidurnya nyenyak 3.
3. Klien tidur siang 1-Klien tidur siang 1-2 jam
2 jam 4.
4. Klien tidur malamKlien tidur malam 7-8 jam
7-8 jam 5.
5. Mata klien tidakMata klien tidak tampak bengkak tampak bengkak
tidur tidur 5.
5. Kolaborasi pemberian obatKolaborasi pemberian obat a)
a) Lavemir 14 unitLavemir 14 unit b)
b) Novorapid 3 x 4 unit Novorapid 3 x 4 unit c)
c) Thyrozol 5 mg 1 x 1Thyrozol 5 mg 1 x 1
dan lebih nyaman dan lebih nyaman 4)
4) Membantu klien untukMembantu klien untuk
mengurangi persepsi nyeri yang mengurangi persepsi nyeri yang meghambat tidur klien
meghambat tidur klien 5)
5) ObatObat a)
a) Untuk pengobatan diabetesUntuk pengobatan diabetes mellitus
mellitus b)
b) Insulin yang bereaksi cepatInsulin yang bereaksi cepat untuk mengatasi dengan untuk mengatasi dengan segera gula dalam darah segera gula dalam darah c)
3 3
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN
Hari / Tanggal / Hari / Tanggal /
Jam Jam
Implementasi
Implementasi Evaluasi Evaluasi ( ( SOAP SOAP ) ) TTD dan TTD dan NamaNama Perawat Perawat Kamis 13 Kamis 13 oktober 2016 oktober 2016 pukul pukul 14.00-21.00 WIB 21.00 WIB 1.
1. Mengobservasi tanda-tanda vitalMengobservasi tanda-tanda vital 2.
2. Mengobservasi pola pernafasan danMengobservasi pola pernafasan dan auskultasi pola pernafasan
auskultasi pola pernafasan 3.
3. Mengatur posisi klien semi fowlerMengatur posisi klien semi fowler 4.
4. Mengajarkan klien teknik relaksasi(Mengajarkan klien teknik relaksasi( latihan pernapasan/ breathing latihan pernapasan/ breathing exercise)
exercise) 5.
5. Berkolaborasi pemberian oksigen (Berkolaborasi pemberian oksigen ( 3L/menit)
3L/menit)
S: S:
Klien mengatakan masih sesak Klien mengatakan masih sesak O:
O:
-- Tanda-tanda vital klienTanda-tanda vital klien
TD : 170/80TD : 170/80 Hr : 90 x.menitHr : 90 x.menit Rr : 22 x/menitRr : 22 x/menit S : 37,1S : 37,100CC
-- Posis klien semi fowler(+)Posis klien semi fowler(+)
-- Pola nafas klien masih kurang teraturPola nafas klien masih kurang teratur
-- Suara nafas bronchial (bernada tinggi dengan fase ekspirasiSuara nafas bronchial (bernada tinggi dengan fase ekspirasi lebih lama dari inspirasi dan
lebih lama dari inspirasi dan terputus-putus)terputus-putus) -- Klien mengikuti teknik relaksasi yang diajarkanKlien mengikuti teknik relaksasi yang diajarkan -- Oksigen 3/menitOksigen 3/menit
-- Balance cairan /24 jam adalahBalance cairan /24 jam adalah – – 250 cc 250 cc A: masalah teratasi sebagian
A: masalah teratasi sebagian P: lanjutkan intervensi P: lanjutkan intervensi
a.
a. Observasi tanda-tanda vitalObservasi tanda-tanda vital b.
b. Mengatur posisi semi fowlerMengatur posisi semi fowler c.
c. Bila masih sesak kolaborasi pemberian oksigen dan bilaBila masih sesak kolaborasi pemberian oksigen dan bila klien mampu bernafas sendiri ajarkan klien cara latihan klien mampu bernafas sendiri ajarkan klien cara latihan pernafasan untuk me
pernafasan untuk mengurangi sesakngurangi sesak 1.
1. Mengobservasi keluhan nyeriMengobservasi keluhan nyeri perhatikan lokasi a
perhatikan lokasi atau karakteristiktau karakteristik dan intensitas nyeri (0-4)
dan intensitas nyeri (0-4) 2.
2. Mengobservasi tanda-tanda nyeriMengobservasi tanda-tanda nyeri 3.
3. Mengajarkan terknik relaksasi nafasMengajarkan terknik relaksasi nafas dalam
dalam 4.
4. Berkolaborasi pemberian analgetik :Berkolaborasi pemberian analgetik : sesuai indikasi
sesuai indikasi
S: S:
Klien mengatakan masih nyeri Klien mengatakan masih nyeri
P: nyeri pada bagian perut hingga punggung P: nyeri pada bagian perut hingga punggung Q: seperti ditusuk-tusuk
Q: seperti ditusuk-tusuk R: pada area punggung R: pada area punggung S: nyeri sedang (skala 3) S: nyeri sedang (skala 3)
T : terus menerus tapi sudah agak berkurang T : terus menerus tapi sudah agak berkurang
4 4 O:
O:
-- Klien menunjukkan lokasi nyeri pada bagian punggungKlien menunjukkan lokasi nyeri pada bagian punggung -- Skala nyeri 3Skala nyeri 3
-- Tanda-tanda nyeriTanda-tanda nyeri
Klien susah tidurKlien susah tidur
Selalu merubah posisi tidurSelalu merubah posisi tidur
Sering dudukSering duduk
Menarik nafas dan mengehembuskan nafasMenarik nafas dan mengehembuskan nafas
MeringisMeringis
GelisahGelisah
-- Klien mengikuti teknik relaksasi nafas dalamKlien mengikuti teknik relaksasi nafas dalam -- Analgetik (-)Analgetik (-)
A: A:
Masalah teratasi sebagian Masalah teratasi sebagian P:
P:
Lanjutkan intervensi Lanjutkan intervensi
-- Observasi lokasi dan dan intensitas nyeriObservasi lokasi dan dan intensitas nyeri -- Observasi tanda-tanda nyeriObservasi tanda-tanda nyeri
-- Bantu klien untuk latihan teknik nafas dalam bila nyeriBantu klien untuk latihan teknik nafas dalam bila nyeri datang
datang 1.
1. Mengobservasi pola tidur klienMengobservasi pola tidur klien 2.
2. Meminimalkan suasana lingkunganMeminimalkan suasana lingkungan 3.
3. Menganjurkan klien minum airMenganjurkan klien minum air hangat sebelum tidur
hangat sebelum tidur 4.
4. Mengajarkan klien relaksasi sebelumMengajarkan klien relaksasi sebelum tidur
tidur 5.
5. Berkolaborasi pemberian obatBerkolaborasi pemberian obat a)
a) Lavemir 14 unitLavemir 14 unit b)
b) Novorapid 3 x 4 unit Novorapid 3 x 4 unit c)
c) Thyrozol 5 mg 1 x 1Thyrozol 5 mg 1 x 1
S: klien mengatakan masih belum bisa
S: klien mengatakan masih belum bisa tidur nyenyaktidur nyenyak O:
O:
-- Mata klien tampak bengkak dan berair(+)Mata klien tampak bengkak dan berair(+) -- Mata klien merah (+)Mata klien merah (+)
-- Klien dapat tidur hanya 10-15 menit saja kemudianKlien dapat tidur hanya 10-15 menit saja kemudian terbangun
terbangun
-- keluarga yang menunggu klien hanya 1 orang untukkeluarga yang menunggu klien hanya 1 orang untuk membuat suasana lingkungan klien nyaman dan tidak membuat suasana lingkungan klien nyaman dan tidak berisik
berisik
-- klien mengatakan akan minum air hangat sebelum klien mengatakan akan minum air hangat sebelum tidurtidur -- injeksi lavermir 14 unit 1 x 1injeksi lavermir 14 unit 1 x 1
5 5 A:
A:
masalah teratasi sebagian masalah teratasi sebagian P:
P:
Lanjutkan intervensi Lanjutkan intervensi
-- observasi pola tidur klienobservasi pola tidur klien -- buat lingkungan ya buat lingkungan yang nyamanng nyaman