• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGADILAN TINGGI MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGADILAN TINGGI MEDAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 1 P U T U S A N

Nomor: 421/PID/2016/PT.MDN

“DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA” Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara Pidana pada peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan seperti tersebut dibawah ini dalam perkara Terdakwa:

Nama Lengkap Tempat Lahir

Umur / Tanggal Lahir Jenis Kelamin Kebangsaan Tempat tinggal Agama Pekerjaan : : : : : : : : ROLAN HUTAPEA ; Pematang Siantar ; 23 Tahun/ 28 Oktober 1992 ; Laki-laki ; Indonesia ;

Lumban Balian Desa Ompu Raja Hutapea Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir; Kristen Protestan ;

Wiraswasta ;

Terdakwa ditahan dalam tahanan Rumah Tahanan Negara oleh :

1. Penyidik dengan Surat perintah Penahanan tanggal 27 Pebruari 2016 Nomor SP.Han/01 f /II/2016/Reskrim sejak tanggal 27 Pebruari 2016 sampai dengan tanggal 15 Maret 2016;

2. Pepanjangan Penuntut Umum dengan surat perpanjangan penahanan tanggal; 14 Maret 2016 Nomor PRIN-183/N.2.2.7/Epp.1/03/2016 sejak tanggal 16 Maret 2016 sampai dengan tanggal 24 April 2016;

3. Penuntut Umum dengan surat perintah tanggal 20 April 2016 Nomor PRIN-409/N.2.2.7/Epp.2/04/2016 sejak tanggal 20 April 2016 sampai dengan tanggal 09 Mei 2016;

4. Hakim Pengadilan Negeri Balige dengan Penetapan tanggal 2 Mei 2016 Nomor 94/SPP.I/Pen.Pid/2016/P.N.Blg.sejak tanggal 2 Mei 2016 sampai dengan tanggal 31 Mei 2016;

5. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Balige, Penetapan tanggal 27 Mei 2016 Nomor : 158/SPP.II/PEN.PID/2016/PN.BLG sejak tanggal 1 Juni 2016 sampai dengan tanggal 30 Juli 2016;

6. Penahanan oIeh Hakim Tinggi PengadiIan Tinggi Medan sejak tanggaI 28 Juni 2016 sampai dengan tanggaI 27 JuIi 2016;

(2)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 2 7. Perpanjangan penahanan oIeh WakiI Ketua PengadiIan Tinggi Medan sejak

tanggaI 28 JuIi 2016 sampai dengan tanggaI 25 September 2016;

Terdakwa dalam perkara ini tidak didampingi oleh Penasihat Hukum ;

Pengadilan Tinggi tersebut ;

Setelah membaca berkas perkara dan putusan Pengadilan Negeri BaIige Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg., tanggal 28 Juni 2016 dan surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut;

Menimbang, bahwa Terdakwa teIah didakwa oIeh Jaksa Penuntut Umum tanggal 20 ApriI 2016, NO. REG PERK: PDM-16/BLG/OHARDA/04/2016, sebagai berikut:

Primair :

Bahwa ia terdakwa Rolan Hutapea pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2016, sekira pukul 07.00 Wib. atau setidak-tidaknya pada waktu-waktu dalam bulan Februari 2016, bertempat di Aek Simare Kel. Pasar Laguboti Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir atau setidak-tidaknya pada suatu tempat dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Balige tepatnya di depan Panglong Lindur Plan, dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang berupa uang senilai Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain yaitu milik saksi korban Persia Br. Siahaan dan barang itu ada dalam tangannya bukan karena kejahatan dan dilakukan oleh orang yang memegang barang itu berhubung dengan pekerjaannya atau karena ia mendapat upah uang, yang dilakukan dengan cara sebagai berikut :

- Bahwa sebelumnya pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2016 sekira pukul 05.30 wib saksi korban Persia Br. Siahaan bersama dengan supirnya yakni saksi Ngadiman dan kernek mobilnya yakni terdakwa Rolan Hutapea dengan mengendarai mobil truk BK 9232 TN sampai di depan panglong lindur Plan yang berada di Aek Simare Kelurahan Pasar Laguboti Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir dan pada saat tersebut saksi korban Persia Br. Siahaan menitipkan uang sejumlah Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) kepada terdakwa Rolan Hutapea untuk kemudian uang tersebut diserahkan kepada pemilik beras yang telah dijual oleh saksi korban dan adapun uang tersebut dititipkan kepada terdakwa beserta catatan daftar nama-nama nya untuk diserahkan masing-masing kepada sdr. Hendra sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah),

(3)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 3 kepada MT sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah), kepada BIN sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), kepada AB sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dan kepada BP sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Setelah saksi korban menyerahkan uang berikut daftar namanya tersebut, saksi korban pulang menuju ke Siantar dengan menumpang kenderaan umum.

- Bahwa kemudian sekira pukul 07.00 wib, terdakwa yang sebelumnya dititipkan uang untuk diserahkan kepada pemilik beras menghubungi saksi korban dengan mengatakan bahwa uang yang diserahkan saksi korban kepada terdakwa tersebut telah hilang dan terdakwa tidak dapat memberikan uang yang sebelumnya dititip oleh saksi korban tersebut untuk diserahkan kepada masing-masing pemilik beras.

- Bahwa selanjutnya akibat dari perbuatan tersebut, saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) dan oleh karena saksi korban merasa keberatan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Laguboti guna pengusutan lebih lanjut.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 374 KUHPidana;

Subsidair :

Bahwa ia terdakwa Rolan Hutapea pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2016, sekira pukul 07.00 Wib. atau setidak-tidaknya pada waktu-waktu dalam bulan Februari 2016, bertempat di Aek Simare Kel. Pasar Laguboti Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir atau setidak-tidaknya pada suatu tempat dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Balige tepatnya di depan Panglong Lindur Plan, dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang berupa uang senilai Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain yaitu milik saksi korban Persia Br. Siahaan dan barang itu ada dalam tangannya bukan karena kejahatan, yang dilakukan dengan cara sebagai berikut :

- Bahwa sebelumnya pada hari Minggu tanggal 21 Februari 2016 sekira pukul 05.30 wib saksi korban Persia Br. Siahaan bersama dengan supirnya yakni saksi Ngadiman dan kernek mobilnya yakni terdakwa Rolan Hutapea dengan mengendarai mobil truk BK 9232 TN sampai di depan panglong lindur Plan yang berada di Aek Simare Kelurahan Pasar Laguboti Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir dan pada saat tersebut saksi korban Persia Br. Siahaan menitipkan uang sejumlah Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima

(4)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 4 juta rupiah) kepada terdakwa Rolan Hutapea untuk kemudian uang tersebut diserahkan kepada pemilik beras yang telah dijual oleh saksi korban dan adapun uang tersebut dititipkan kepada terdakwa beserta catatan daftar nama-nama nya untuk diserahkan masing-masing kepada sdr. Hendra sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), kepada MT sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah), kepada BIN sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), kepada AB sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dan kepada BP sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Setelah saksi korban menyerahkan uang berikut daftar namanya tersebut, saksi korban pulang menuju ke Siantar dengan menumpang kenderaan umum.

- Bahwa kemudian sekira pukul 07.00 wib, terdakwa yang sebelumnya dititipkan uang untuk diserahkan kepada pemilik beras menghubungi saksi korban dengan mengatakan bahwa uang yang diserahkan saksi korban kepada terdakwa tersebut telah hilang dan terdakwa tidak dapat memberikan uang yang sebelumnya dititip oleh saksi korban tersebut untuk diserahkan kepada masing-masing pemilik beras.

- Bahwa selanjutnya akibat dari perbuatan tersebut, saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) dan oleh karena saksi korban merasa keberatan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Laguboti guna pengusutan lebih lanjut.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHPidana;

Menimbang, bahwa atas dakwaan tersebut Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Toba Samosir teIah meIakukan tuntutan tanggaI 15 Juni 2016, No. Reg. Perkara : PDM-16/BLG/OHARDA/04/2016, sebagai berikut : 1. Menyatakan terdakwa Rolan Hutapea terbukti secara sah dan meyakinkan

bersalah melakukan tindak pidana "penggelapan karena pekerjaan" sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 374 KUHP yakni dakwaan primair Jaksa Penuntut Umum;

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 10 (sepuluh) bulan dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara;

3. Menyatakan barang bukti berupa :

 1 (satu) lembar kwitansi penyerahan uang sebesar Rp. 95.000.000,-(sembilan puluh lima juta rupiah) telah diterima dari Oppung Persia Br.

(5)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 5 Siahaan untuk pembayaran uang beras kepada Hendra Rp. 15.000.000,-, MT Rp. 30.000.000,-, BIN Rp. 25.000.000,-, Rp. 10.000.000,-, yang menerima Rolan Hutapea dan ditanda tangani oleh Rolan Hutapea ;  1 (satu) lembar kertas rokok gudang garam yang berisikan catatan

sebagai berikut: Hendra Rp. 15.000.000,-, MT Rp. 30.000.000,-, BIN Rp. 25.000.000,-, AB Rp. 15.000.000,-, BP Rp. 10.000.000,-;

 1 (satu) unit mobil beban Model Truck warna orange BK 9232 TN, nama pemilik PO. Bunga Ros merk Mitsubishi II, type FM 517 HL (4x2) M/T Tahun pembuatan 2010, nomor rangka MHHF571BAK001837, Nomor mesin : 6D16-F60442, dan;

 1 (satu) buah kantong plastic warna hitam;

Masing-masing dikembalikan kepada saksi korban Persia Br. Siahaan;

4. Membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,-(dua ribu rupiah);

Menimbang, bahwa atas tuntutan tersebut MajeIis Hakim Pengadilan Negeri BaIige teIah membacakan putusan Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg, tanggal 28 Juni 2016, yang amarnya sebagai berikut:

1. Menyatakan Terdakwa ROLAN HUTAPEA telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "Penggelapan dalam pekerjaan”;

2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa ROLAN HUTAPEA oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 (dua) Tahun dan 8 (delapan) Bulan;

3. Menetapkan lamanya masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan ; 4. Memerintahkan agar Terdakwa tetap berada di dalam tahanan ;

5. Menetapkan barang bukti berupa :

 1 (satu) lembar kwitansi penyerahan uang sebesar Rp. 95.000.000,-(sembilan puluh lima juta rupiah) telah diterima dari Oppung Persia Br. Siahaan untuk pembayaran uang beras kepada Hendra Rp. 15.000.000,-, MT Rp. 30.000.000,-, BIN Rp. 25.000.000,-, Rp. 10.000.000,-, yang menerima Rolan Hutapea dan ditanda tangani oleh Rolan Hutapea;

 1 (satu) lembar kertas rokok gudang garam yang berisikan catatan sebagai berikut: Hendra Rp. 15.000.000,-, MT Rp. 30.000.000,-, BIN Rp. 25.000.000,-, AB Rp. 15.000.000,-, BP Rp. 10.000.000,-;

(6)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 6  1 (satu) unit mobil beban Model Truck warna orange BK 9232 TN, nama pemilik PO. Bunga Ros merk Mitsubishi II, type FM 517 HL (4x2) M/T Tahun pembuatan 2010, nomor rangka MHHF571BAK001837, Nomor mesin : 6D16-F60442;

 1 (satu) buah kantong plastik warna hitam;

Masing-masing dikembalikan kepada Saksi korban Persia Br. Siahaan;

6. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah) ;

Menimbang, bahwa terhadap putusan tersebut Terdakwa telah mengajukan banding sebagaimana akta permintaan banding Nomor: 11/Akta.Bdg/Pid/2016/PN-BIg. yang dibuat oleh Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri BaIige yang menerangkan bahwa pada tanggal 28 Juni 2016, Terdakwa telah mengajukan permintaan banding terhadap Putusan Pengadilan Negeri BaIige Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg., tanggal 28 Juni 2016; Menimbang, bahwa terhadap putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan banding sebagaimana akta permintaan banding Nomor: 12/Akta.Bdg/Pid/2016/PN-BIg. yang dibuat oleh PeIaksana Harian Panitera Pengadilan Negeri BaIige yang menerangkan bahwa pada tanggal 1 JuIi 2016, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding terhadap Putusan Pengadilan Negeri BaIige Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg., tanggal 28 Juni 2016; Menimbang, bahwa relaas pemberitahuan pernyataan banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri BaIige, bahwa pada tanggal 3 Agustus 2016 pernyataan banding oleh Terdakwa tersebut telah diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum;

Menimbang, bahwa relaas pemberitahuan pernyataan banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri BaIige, bahwa pada tanggal 3 Agustus 2016 pernyataan banding oleh Jaksa Penuntut Umum tersebut telah diberitahukan kepada Terdakwa;

Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oIeh Jaksa Penuntut Umum tertanggaI Juni 2016 dan didaftarkan di Kepaniteraan PengadiIan Negeri BaIige pada tanggaI 1 Agustus 2016, yang pada pokoknya sebagai berikut : 1. Bahwa putusan PengadiIan Negeri BaIige Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg.,

tanggaI 28 Juni 2016 daIam amar putusannya tidak mencerminkan rasa keadiIan yang tumbuh dan berkembang daIam masyarakat;

2. Bahwa hukuman yang dijatuhi oIeh MajeIis Hakim Iebih ringan dari tuntutan yang sebeIumnya teIah kami bacakan di depan persidangan pada hari Rabu

(7)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 7 tanggaI 15 Juni 2016. Adapun penghukuman terhadap Terdakwa yang kami ajukan dan teIah kami bacakan sebeIumnya di muka persidangan sebeIumnya tersebut kami merasa teIah sesuai dengan perbuatan yang diIakukan Terdakwa, dan oIeh karena MajeIis Hakim memutuskan hukuman terhadap Terdakwa Iebih ringan dari tuntutan yang teIah kami bacakan dibandingkan dengan efek atau akibat dari perbuatan Terdakwa sehingga tidak memiIiki efek jera maka ada kemungkinan Terdakwa akan menguIangi kejahatan yang sama di masa depan mengingat hukuman yang dijatuhkan Iebih ringan tersebut menurut hemat kami tujuan dari pemidanaan yang bersifat edukatif tidakIah tercapai secara optimaI, dimana tujuan pemidanaan yang bersifat edukatif bisa tercapai jika akibat dari kejahatan tidak mendatangkan kerugian bagi korban dan pemidanaan tersebut menjadi peIajaran bagi Terdakwa sendiri maupun orang Iain yang hendak meIakukan perbuatan pidana sebagaimana diatur daIam peraturan perundang-undangan yang berIaku di Negara Kesatuan RepubIik Indonesia;

3. Bahwa dengan demikian tujuan pemidanaan yang bersifat edukatif dan keadiIan mungkin tidakIah tepat sasaran;

4. Bahwa sejaIan dengan itu para sarjana yang menganut teori tujuan atau teori perbaikan, bahwa tujuan pemidanaan adaIah bertujuan untuk menakut-nakuti caIon penjahat sehingga apabiIa caIon penjahat mengetahui ancaman hukumannya maka caIon penjahat tersebut tidak akan meIakukan kejahatan, teori ini di kemukakan oIeh PauI AnseIm “psychoIogische dwang” (paksaan psikoIogis);

5. Bahwa dengan demikian penjatuhan hukuman yang cenderung ringan akan menimbuIkan efek di kemudian hari, bahwa orang per orang di mungkinkan akan meIakukan kejahatan di sebabkan hukuman yang akan dia terima adaIah sangat ringan di bandingkan akibat dari perbuatan/kejahatan yang diIakukannya;

6. Bahwa MajeIis Hakim daIam pertimbangannya kurang memperhatikan pengaruh atau dampak terhadap penegakan hukum di tengah-tengah masyarakat. Tujuan pemidanaan adaIah untuk mendidik Terdakwa untuk memperbaiki dirinya agar tidak Iagi meIakukan tindak pidana yang sama atau tindak pidana yang Iainnya, maksudnya bahwa sifat pemidanaan memiIiki daya tangkaI dan membuat jera Terdakwa, dan juga tidak memenuhi rasa keadiIan di masyarakat atas perbuatan tindak pidana yang diIakukan oIeh Terdakwa kaIau Terdakwa tersebut dijatuhi dengan pidana penjara seIama 2 (dua) tahun dan 8 (deIapan) buIan penjara dikurangi seIama Terdakwa

(8)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 8 berada daIam tahanan sementara tentunya tidak akan membawa pengaruh kesadaran mentaI dan psikoIogis, daIam arti tidak membuat jera Terdakwa, oIeh karena itu kejahatan yang diIakukan oIeh Terdakwa dengan mengabaikan kepentingan orang banyak (masyarakat) seperti tersebut diatas perIu mendapat hukuman yang setimpaI dengan perbuatannya;

7. Bahwa MajeIis Hakim berpandangan tujuan pemidanaan bukanIah untuk sekedar agar Terdakwa menjaIani hukuman penjara atau tidak, akan tetapi semata-mata untuk mendidik dan membina Terdakwa agar ia dikemudian hari tidak menguIangi perbuatannya. Menurut hemat kami berdasarkan kronoIogis fakta persidangan bahwa Terdakwa pada hari Minggu tanggaI 21 Februari 2016 sekira pukuI 05.30 wib saksi korban Persia Br. Siahaan bersama dengan supirnya yakni saksi Ngadiman dan kernek mobiInya yakni Terdakwa RoIan Hutapea dengan mengendarai mobiI truk BK 9232 TN sampai didepan pangIong Iindur PIan yang berada di Aek Simare Kelurahan Pasar Laguboti Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir dan pada saat tersebut saksi korban Persia Br. Siahaan menitipkan uang sejumlah Rp. 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) kepada terdakwa Rolan Hutapea untuk kemudian uang tersebut diserahkan kepada pemilik beras yang telah dijual oleh saksi korban dan adapun uang tersebut dititipkan kepada terdakwa beserta catatan daftar nama-nama nya untuk diserahkan masing-masing kepada sdr. Hendra sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), kepada MT sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah), kepada BIN sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), kepada AB sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dan kepada BP sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Setelah saksi korban menyerahkan uang berikut daftar namanya tersebut, saksi korban pulang menuju ke Siantar dengan menumpang kenderaan umum.

Bahwa kemudian sekira pukul 07.00 wib, terdakwa yang sebelumnya dititipkan uang untuk diserahkan kepada pemilik beras menghubungi saksi korban dengan mengatakan bahwa uang yang diserahkan saksi korban kepada terdakwa tersebut telah hilang dan terdakwa tidak dapat memberikan uang yang sebelumnya dititip oleh saksi korban tersebut untuk diserahkan kepada masing-masing pemilik beras. Adapun dipersidangan Terdakwa menerangkan pada saat sebeIum kejadian ada menghubungi teman Terdakwa untuk datang ke Iokasi kejadian namun untuk janji ketemu saja dan akan berniat untuk pergi berIibur bersama pacar Terdakwa, dan seIanjutnya dipersidangan Terdakwa mengaku pernah meIakukan kejahatan dengan

(9)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 9 meIakukan uang hasiI usaha miIik saksi korban namun saksi korban teIah memaafkan perbuatan Terdakwa yang diIakukan bersama dengan cucu saksi korban. OIeh karena haI tersebut, bahwa tujuan pemidanaan yang bersifat semata-mata untuk mendidik Terdakwa agar ia dikemudian hari tidak menguIangi perbuatannya mungkin tidakIah tepat sasaran;

Berdasarkan aIasan-aIasan yang kami uraikan diatas, kami Jaksa Penuntut Umum memohon agar PengadiIan Tinggi Sumatera Utara mengadiIi sendiri sesuai dengan surat tuntutan yang kami ajukan dimuka sidang pada hari Rabu tanggaI 15 Juni 2016;

Menimbang, bahwa memori banding tersebut teIah diserahkan kepada Terdakwa pada tanggaI 3 Agustus 2016;

Menimbang, bahwa Terdakwa teIah mengajukan banding terhadap Putusan PengadiIan Negeri BaIige tanggaI 28 Juni 2016 Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg, tetapi Terdakwa tidak ada mengajukan memori banding maupun kontra memori banding, sehingga MajeIis Hakim Tingkat Banding tidak mengetahui aIasan dan keberatan Terdakwa tersebut;

Menimbang, bahwa relaas pemberitahuan untuk mempelajari berkas perkara yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri BaIige pada tanggal 15 JuIi 2016, telah diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa untuk mempelajari berkas perkara tersebut selama 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggaI 15 JuIi 2016 sampai dengan tanggaI 25 JuIi 2016 sebelum pengiriman berkas perkara ke Pengadilan Tinggi Medan;

Menimbang, bahwa Permintaan Banding oleh Terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut cara-cara serta syarat-syarat yang ditentukan dalam pasaI 233 KUHAP, oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

Menimbang, bahwa seteIah MajeIis Hakim Tingkat Banding mempeIajari memori banding Penuntut Umum, maka dapat disimpuIkan bahwa keberatan Penuntut Umum terhadap putusan Pengadilan Negeri Balige tanggaI 28 Juni 2016 Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg, yang dimintakan banding hanya mengenai terIaIu ringan daIam penjatuhan pidananya yaitu Terdakwa hanya dijatuhi pidana penjara seIama 2 (dua) tahun dan 8 (delapan) bulan, sedangkan Penuntut Umum mengajukan tuntutan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 10 (sepuluh) bulan ;

Menimbang, bahwa menurut pendapat Majelis Hakim Tingkat Banding penjatuhan pidana penjara oleh Majelis Hakim Tingkat Pertama selama 2 (dua)

(10)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 10 tahun dan 8 (delapan) bulan tersebut tidaklah terlalu ringan, jika dibandingkan dengan tuntutan pidana penjara dari Penuntut Umum selama 2 (dua) tahun dan 10 (sepuluh) bulan atau dengan kata lain bahwa penjatuhan pidana penjara oleh Majelis Hakim Tingkat Pertama tersebut telah melebihi dari Standar Operasional Prosedur Kejaksaan yaitu telah melebihi dari 2/3 tuntutan Penuntut Umum ;

. Menimbang, bahwa berdasarkan pertimabangan tersebut, maka lamanya pidana penjara yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim Tingkat Pertama dalam perkara ini telah tepat dan benar dan oleh karena dapat dikuatkan untuk seluruhnya. Sedangkan keberatan-keberatan Penuntut Umum tersebut tidak beralasan dan oleh karenanya harus ditolak ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas maka Putusan PengadiIan Negeri BaIige tanggaI 28 Juni 2016 Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg, yang dimintakan banding tersebut harusIah dikuatkan;

Menimbang, bahwa berdasarkan pasaI 21 ayat (4) huruf a KUHAP, pasal 27 ayat (1,2) KUHAP dan pasaI 197 ayat (1) huruf k KUHAP menurut MajeIis Hakim Tingkat Banding cukup aIasan untuk menetapkan Terdakwa berada didaIam tahanan;

Menimbang, bahwa berdasarkan pasaI 22 ayat (4) KUHAP, maka Terdakwa ditangkap dan ditahan harus dikurangkan sepenuhnya dari pidana penjara yang dijatuhkan;

Menimbang, bahwa berdasarkan pasaI 222 ayat (1) oleh karena Terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana, maka kepadanya harus dibebani untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan;

Memperhatikan Pasal 374 KUHPidana, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan-peraturan lain yang bersangkutan;

MENGADILI:

- Menerima Permintaan Banding dari Terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum tersebut ;

- Menguatkan Putusan PengadiIan Negeri BaIige tanggaI 28 Juni 2016 Nomor: 94/Pid.B/2016/PN.BIg., yang dimintakan banding tersebut ;

- Memerintahkan Terdakwa tetap ditahan;

- Membebankan Terdakwa untuk membayar biaya perkara di kedua tingkat peradilan yang dalam tingkat Banding sebesar Rp. 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah).

(11)

Putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor: 421/PID/2016/PT.Mdn Halaman 11 Demikian diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan pada hari Kamis tanggal 8 September 2016 oleh kami: SABAR TARIGAN SIBERO, SH., MH Hakim Tinggi pada PengadiIan Tinggi Medan seIaku Hakim Ketua Majelis, ADI SUTRISNO, SH., MH dan DALIUN SAILAN, SH., MH masing-masing sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan selaku Hakim Anggota, berdasarkan Penetapan WakiI Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 18 Agustus 2016 Nomor: 421/PID/2016/PT.MDN, putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Kamis tanggal 15 September 2016 oleh Ketua Majelis didampingi Hakim Anggota, serta dibantu oleh RAMADHAN TARIGAN sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan, tanpa dihadiri oleh Penuntut

Umum dan Terdakwa. HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA MAJELIS

ttd ttd

ADI SUTRISNO, SH., MH SABAR TARIGAN SIBERO, SH., MH

ttd DALIUN SAILAN, SH., MH PANITERA PENGGANTI ttd RAMADHAN TARIGAN

Referensi

Dokumen terkait

Peregangan usus yang terus menerus menyebabkan penurunan absorbsi !airan dan peningkatan sekresi !airan kedalam usus.9fek lokal peregangan usus adalah iskemia akibat

Tahuru (2013) melakukan penelitian tentang hubungan tingkat kecemasan pasien post secsio caesarea dengan kemampuan mobilisasi, menunjuk- kan bahwa ada hubungan antara

Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dapat digunakan sebagai tempat melakukan praktikum atau penelitian baik bagi dosen maupun mahasiswa biologi F MIPA UNUD1. Bagi mahasiswa / dosen

kebutuhan tenaga di nit Rekam (edis. Dar Dari )uar Rum i )uar Rumah Sak ah Sakit Bha- it Bha-an$k an$kara A ara Ant2n S2 nt2n S2e&ja e&jar*27 r*27 (external

Hasil identifikasi menunjukkan hasil fraksinasi ekstrak n-heksan klika anak dara (Croton oblongus Burm F.) positif mengandung senyawa flavonoid, terpenoid dan fenolik.. Kata

Penelitian yang akan dilakukan adalah membandingkan dan mencari korelasi dari pengujian CPT dan SPT pada suatu lokasi penelitian yang sama, dengan suatu tujuan

Kebijaksanaan yang tepat dalam pengelolaan modal kerja adalah menentukan jumlah dan komposisi modal kerja yang digunakan untuk menjalankan aktivitas perusahaan

Sistem people counting memanfaatkan Computer Vision untuk mendeteksi wajah manusia serta menghitung jumlah manusia yang hadir pada saat mata kuliah berlangsung, IP CCTV