• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan pusat kerajinan akar kayu jati di Bojonegoro: Tema metafora akar (tangible)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perancangan pusat kerajinan akar kayu jati di Bojonegoro: Tema metafora akar (tangible)"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN AKAR KAYU JATI DI BOJONEGORO

Tema: METAFORA AKAR (Tangible)

TUGAS AKHIR

Oleh: SITI ANISA NIM. 07660053

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

(2)

PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN AKAR KAYU JATI DI BOJONEGORO

Tema: METAFORA AKAR (Tangible)

TUGAS AKHIR

Diajukan Kepada: Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Dalam

Memperoleh Gelar Sarjana Teknik (ST)

Oleh: SITI ANISA NIM. 07660053

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

(3)

KEMENTERIAN AGAMA

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR

Jl. Gajayana No. 50 Malang 65114 Telp./Faks. (0341) 558933

PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Siti Anisa NIM : 07660053

Judul Tugas Akhir : Perancangan Pusat Kerajinan Akar Kayu Jati di Bojonegoro

Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa saya bertanggung jawab atas

orisinalitas karya ini. Saya bersedia bertanggung jawab dan sanggup menerima

sanksi yang ditentukan apabila dikemudian hari ditemukan berbagai bentuk

kecurangan, tindakan plagiatisme dan indikasi ketidakjujuran di dalam karya ini.

Malang, 26 Juli 2012 Yang membuat pernyataan,

SITI ANISA NIM. 07660053

(4)

PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN AKAR KAYU JATI DI BOJONEGORO

Tema: METAFORA AKAR (Tangible)

TUGAS AKHIR

Oleh: SITI ANISA NIM. 07660053

Telah Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Tugas Akhir dan Dinyatakan Diterima Sebagai Salah Satu Persyaratan untuk

Memperoleh Gelar Sarjana Teknik (ST)

Malang, 26 Juli 2012

Susunan Dewan Penguji Tanda Tangan

1. Penguji Utama: Agung Sedayu, MT ( )

NIP. 19781024 200501 1 003

2. Ketua: Luluk Maslucha, M.Sc ( )

NIP. 19800917 200501 2 003

3. Sekretaris: Agus Subaqin, MT ( )

NIP. 19740825 200901 1 006

4. Anggota: Tri Kustono Adi, M.Sc ( ) NIP. 19710311 200312 1 002

Mengetahui dan Mengesahkan Ketua Jurusan Teknik Arsitektur

Aulia Fikriarini Muchlis, MT NIP. 19760416 200604 2 001

(5)

PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN AKAR KAYU JATI DI BOJONEGORO

Tema: METAFORA AKAR (Tangible)

TUGAS AKHIR

Oleh: SITI ANISA

07660053

Telah disetujui oleh

Dosen Pembimbing I Agus Subaqin, MT NIP. 19740825 200901 1 006 Dosen Pembimbing II Luluk Maslucha, M.Sc NIP. 19800917 200501 2 003 Malang, 26 Juli 2012 Mengetahui

Ketua Jurusan Teknik Arsitektur

Aulia Fikriarini Muchlis, MT NIP. 19760416 200604 2 001

(6)

         

  

Artinya:” Sesungguhnyadalampenciptaanlangitdanbumi, dansilihbergantinyamalamdansiangterdapattanda-tandabagi orang-orang yang berakal,(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambilberdiriataududukataudalamkeadanberbaringdanmerekamemikirkantentangp enciptaanlangitdanbumi (serayaberkata): "YaTuhan Kami, TiadalahEngkaumenciptakaninidengansia-sia, MahasuciEngkau, Makapeliharalah Kami darisiksaneraka. (ali ‘Imran: 190-191)

(7)

PERSEMBAHAN

Alhamdulillah, puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan

Rahmat, Taufik, serta Hidayah-Nya. Sholawat serta salam tetap tercurahkan

kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. yang telah membawa kita dari zanan

jahiliyah menuju jalan yang terang benderang seperti saat ini.

Terima kasih kepada bapak, ibu, adik dan sanak saudara, atas semua dukungan berupa do’a, materi, dan tenaga, sehingga saya dapat menyelesaikan

studi ini dengan segenap kemampuan yang saya miliki.

Bapak dan ibu dosen jurusan Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim

Malang atas kesabaran yang telah mendidik dan membesarkan nama jurusan

kami. Hanya kata maaf yang bisa saya sampaikan jika ada perilaku yang kurang

berkenan dihati ibu dan bapak dosen. Maaf sebesarbesarnya untuk Pak Agus dan

Ibu Luluk yang selalu membimbing serta memberikan solusi terbaik untuk

menyelesaikan studi saya ini.

Tidak lupa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh

teman-teman jurusan Teknik Arsitektur yang senantiasa memberikan bantuan doa, materi

serta tenaganya, khususnya kawan- kawan Angkatan 2007.

Terima kasih kepada teman-teman satu kos (anis, eni, besti, mbk dina)

yang senantiasa menemani kerja lembur mengerjakan tugas akhir ini.

Bagi kawan - kawan yang belum disebutkan, saya minta maaf sebesar -

besarnya, semoga Allah SWT membalas dengan limpahan rahmat

serta hidayahNya, Amin...Wassalam.

(8)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur senantiasa dipersembahkan kehadirat Allah SWT.

Dialah Tuhan yang telah menciptakan alam semesta ini. Sholawat dan salam

semoga selalu tercurahkan pada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW

sebagai pembawa risalah kebenaran yang telah meluruskan kehidupan kita

sehingga seperti yang kita rasakan sekarang.

Seiring doa dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan,

terutama kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu, baik berupa pikiran,

tenaga, waktu, dukungan dan motifasi demi terselesaikannya laporan tugas akhir

ini. Adapun pihak-pihak tersebut antara lain:

1. Terimakasih kepada keluarga ibu, bapak, adik yang telah memberikan do’a,

dukungan berupa materi, tenaga, moril, dan doa sehingga dapat menyelesaikan

laporan seminar tugas akhir ini. Semoga Allah SWT menjadikan ini sebagai

ilmu yang bermanfaat...Amin.

2. Terima kasih kepada Prof. Dr. H. Imam Suprayogo selaku Rektor Universitas

Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

3. Terima kasih kepada Bapak Agus Subaqin, M.T selaku dosen pembimbing I ,

Bu Luluk Maslucha, M.Sc selaku dosen pembimbing 2, Pak Tri Kustono Adi,

(9)

4. Terima kasih kepada para dosen- dosen jurusan arsitektur : Ibu Aulia Fikriarini.

M, M.T, Ibu Tarranita Kusumadewi, M.T, Ibu Yulia Eka Putrie, M.T, Ibu

Ernaning Sulistyowati, Ibu Nunik Junara, M.T, Bapak Ir. Arief Rakhman

Setiono, IPP, IAI, Bapak Pudji Pratitis Wismantara, Bapak Andi Basso

Mappaturi, M.T, Bapak Agung Sedayu, M.T, Bapak Aldrin Yusuf, M.T, Ibu

Tutik dan Bu Win.

5. Terima kasih kepada teman-teman seluruh angkatan khususnya angkatan 2007

atas doa dan bantuannya.

6. Serta diucapkan terima kasih pula kepada beberapa pihak yang tidak dapat

sebutkan satu persatu.

Akhirnya, dengan disusunnya laporan ini besar harapan kami, semoga

laporan ini memberikan manfaat yang besar bagi seluruh. Dan tidak lupa, kritik

dan saran yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi

perbaikan dalam laporan ini.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Malang, 26 Juli 2012

(10)

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ... i

Daftar isi ... iii

Daftar Gambar ... ix

Daftar Tabel ... xv

Daftar Skema ... xvi

Daftar Diagram ... xvii

Abstrak ... xviii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.1.1 Latar Belakang Pemilihan Objek ... 1

1.1.2 Latar Belakang Pemilihan Tema ... 6

1.2 Rumusan Masalah ... 8

1.3 Tujuan ... 8

1.4 Manfaat ... 8

(11)

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 11

2.1 Tinjauan Objek ... 11

2.1.1 Pengertian Pusat Kerajinan ... 11

2.1.2 Pengertian Akar Kayu Jati ... 11

2.1.3 Pusat Kerajinan Akar Kayu Jati ... 13

2.1.3.1 Produk yang Dihasilkan ... 13

2.1.3.2 Persyaratan Proses Produksi dan Peralatannya ... 15

2.1.4 Teori Penunjang Perancangan ... 16

2.1.4.1 Auditorium ... 16 2.1.4.2 Ruang Administrasi ... 20 2.1.4.3 Ruang Pamer ... 22 2.1.4.4 Finishing Kayu ... 30 2.1.4.5 Budidaya Jamur ... 33 2.2 Tinjauan Tema ... 36

2.2.1 Alasan Pemilihan Tema ... 36

2.2.2 Pengertian Tema ... 36

2.2.3 Kategori Dalam Metafora ... 38

2.2.4 Manfaat Metafora ... 38

2.2.5 Akar ... 39

2.2.6 Metafora Akar ... 42

2.3 Studi Banding ... 43

2.3.1 Studi Banding Objek ... 43

(12)

2.4 Tinjauan Keislaman ... 65

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 67

3.1 Metode Perancangan ... 67

3.2 Proses Perancangan ... 67

3.2.1 Pengumpulan Data ... 68

3.2.2 Analisis ... 70

BAB IV ANALISIS PERANCANGAN ... 75

4.1 Analisis ... 75

4.1.1 Dasar Perancangan ... 75

4.1.2 Lokasi Kawasan Tapak ... 75

4.2 Analisis Tapak ... 78

4.2.1 Bentuk dan Dimensi Tapak ... 78

4.2.2 Analisis Sirkulasi Dalam Tapak ... 81

4.2.3 Analisis Batas Tapak ... 84

4.2.4 Analisis Aksebilitas ... 87

4.2.5 Analisis View ... 89

4.2.6 Analisis Matahari ... 91

4.2.7 Analisis Angin ... 94

(13)

4.2.9 Analisis Bentuk dan Tampilan ... 100

4.3 Analisis Objek... 101

4.3.1 Analisis Fungsi... 101

4.3.2 Aktivitas Pelaku ... 103

4.3.3 Analisis Ruang ... 108

4.3.4 Kebutuhan Ruang dan Aktivitas yang Diwadahi ... 111

4.3.5 Persyaratan Ruang ... 115

4.3.6 Hubungan Antar Ruang ... 119

4.3.7 Buble Diagram Hubungan Antar Ruang ... 123

4.3.8 Kebutuhan Ruang Berdasarkan Kelompok Fungsinya .... 126

4.4 Analisis Struktur ... 135

4.5 Analisis Utilitas... 136

4.5.1 Sistem Penyediaan Air Bersih ... 136

4.5.2 Sistem Pembuangan Air Kotor ... 138

4.5.3 Sistem Distribusi Sampah ... 138

4.5.4 Sistem Jaringan Listrik ... 139

BAB V KONSEP ... 140

(14)

5.2 Konsep Kawasan... 143

5.3 Konsep Tapak ... 144

5.4 Konsep Ruang ... 150

5.5 Konsep Bentuk ... 155

5.6 Konsep Utilitas ... 158

5.6.1 Konsep Sistem Penyediaan Air Bersih ... 158

5.6.2 Konsep Sistem Pembuangan Air Kotor ... 159

5.6.3 Konsep Sistem Air Hujan ... 160

5.6.4 Konsep Pengolahan Sampah ... 161

4.6.4 Konsep Sistem Jaringan Listrik ... 162

BAB VI HASIL RANCANGAN ... 164

6.1 Tapak dan Kawasan ... 164

6.1.1 Batas Tapak ... 165

6.1.2 Aksebilitas ... 167

6.1.3 Sirkulasi Dalam Tapak ... 168

6.1.4 Vegetasi ... 170

6.2 Ruang Utama ... 171

(15)

6.2.2 Ruang Produksi ... 173 6.2.3 Ruang Seminar ... 175 6.2.4 Ruang Pamer ... 176 6.2.5 Ruang Workshop ... 179 6.3 Ruang Penunjang ... 180 6.3.1 Rumah Jamur ... 181

6.3.2 Area Pembibitan Pohon Jati ... 183

6.3.3 Area Hutan Jati ... 184

6.3.4 Mushola ... 185

6.3.5 Gazebo ... 186

6.4 Tampilan Bangunan ... 186

6.5 Sistem Bangunan ... 188

6.5.1 Sistem Penyediaan Air Persih ... 188

6.5.2 Sistem Penyediaan Air Kotor... 188

6.5.3 Sistem Jaringan Listrik ... 189

6.5.4 Sistem Pemadam Kebakaran... 190

(16)

6.6 Struktur Pondasi ... 192

BAB VII PENUTUP ... 164

7.1 Kesimpulan ... 194

7.2 Saran ... 195

DAFTAR PUSTAKA ... 196

(17)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Lokasi Kerajian ... 4

Gambar 2.1 Contoh Hasil Produksi Kerajinan Akar Kayu Jati ... 14

Gambar 2.2 Auditorium Segi Empat ... 18

Gambar 2.3 Auditorium Segi Empat ... 19

Gambar 2.4 Auditorium Berbentuk Kipas ... 19

Gambar 2.5 Auditorium Berbentuk Tapal Kuda ... 20

Gambar 2.6 Pencahayaan Alami Pada Ruang Pamer... 26

Gambar 2.7 Pencahayaan Alami Pada Ruang Pamer... 27

Gambar 2.8 Pencahayaan Terpusat Buatan Pada Ruang Pamer ... 27

Gambar 2.9 Bentuk Elemen Langit-langit ... 30

Gambar 2.10 Ruang Inokulasi ... 34

Gambar 2.11 Ruang Inkubasi ... 34

Gambar 2.12 Pusat Kerajinan Bubut Cukit ... 43

Gambar 2.13 Pola Tatanan Massa ... 45

Gambar 2.14 Fasade Kompleks Bangunan Pengrajin Bubut Cukit ... 46

(18)

Gambar 2.16 Alur Sirkulasi Kerajinan Bubut Cukit ... 48

Gambar 2.17 Denah Pusat Kerajinan Bubut Cukit ... 49

Gambar 2.18 Ruang Pamer ... 50

Gambar 2.19 Ruang Penggergajian... 51

Gambar 2.20 Ruang Desain ... 51

Gambar 2.21 Ruang Ukir ... 52

Gambar 2.22 Ruang Pembentukan Bubut ... 52

Gambar 2.23 Ruang Pembentuka Perabot ... 53

Gambar 2.24 Ruang Kerajinan Setengah Jadi... 53

Gambar 2.25 Ruang Finishing ... 54

Gambar 2.26 Ruang Pengeringan ... 54

Gambar 2.27 Ruang Non Display ... 55

Gambar 2.278Ruang Packing ... 55

Gambar 2.29 Pendopo ... 57

Gambar 2.30 Contoh Kerajinan Yang Dihasilkan ... 57

Gambar 2.31 Aalat-alat Bubut ... 57

(19)

Gambar 2.33 Tampilan Bangunan ... 60

Gambar 2.34 Tropical Green House ... 61

Gambar 2.35 Denah Workshop ... 61

Gambar 2.36 Denah Fruit Plaza ... 62

Gambar 2.37 Denah Display Pada Museum Of Fruit ... 62

Gambar 2.38 Interior fruit Plaza ... 63

Gambar 2.39 Tampilan Bangunan ... 63

Gambar 2.40 Struktur Bangunan... 64

Gambar 4.1 Bentuk Akar ... 76

Gambar 4.2 Peta Lokasi ... 77

Gambar 4.3 Ukuran Tapak ... 79

Gambar 4.4 Bentuk Terpusat ... 80

Gambar 4.5 Bentuk Linier ... 81

Gambar 4.6 Bentuk Terpusat dan Linier ... 81

Gambar 4.7 Analisis Sirkulasi dalam Tapak 1 ... 82

Gambar 4.8 Analisis Sirkulasi Dalam Tapak 2 ... 83

(20)

Gambar 4.10 Analisis Sirkulasi Dalam Tapak 4 ... 84

Gambar 4.11 Batas Tapak ... 85

Gambar 4.12 Analisis Batas Tapak 1 ... 86

Gambar 4.13 Analisis Batas Tapak 2 ... 86

Gambar 4.14 Analisis Batas Tapak 3 ... 87

Gambar 4.15 Aksebilitas ... 87

Gambar 4.16 Perletakan Entrance ... 88

Gambar 4.17 Entrance ... 89

Gambar 4.18 Analisis dari Dalam Tapak ke luar ... 90

Gambar 4.19 Analisis View Dari Luar ke dalam ... 90

Gambar 4.20 Tampilan Bangunan ... 91

Gambar 4.21Arah Datang Matahari ... 91

Gambar 4.22 Analisis Matahari ... 93

Gambar 4.23 Letak Kisi-kisis ... 93

Gambar 4.24 Perletakan Paving ... 94

Gambar 4.25 Arah Angin ... 95

(21)

Gambar 4.27 Analisis Angin ... 96

Gambar 4.28 Bentuk Bangunan Melengkung ... 96

Gambar 4.29 Pusat Kebisingan ... 97

Gambar 4.30 Analisa Kebisingan 1 ... 98

Gambar 4.31 Analisa Kebisingan 2 ... 99

Gambar 4.32 Analisa Kebisingan 3 ... 99

Gambar 4.33 Pusat Kebisingan ... 100

Gambar 4.34 Analisa Kebisingan ... 100

Gambar 4.35 Bentuk dan Tampilan ... 101

Gambar 4.36 Bentuk dan Tampilan ... 101

Gambar 4.37 Pondasi Batu Kali ... 135

Gambar 4.18 Atap Metal ... 136

Gambar 5.1 Percabangan Akar ... 142

Gambar 5.2 Konsep Kawasan ... 144

Gambar 5.3 Konsep Tapak ... 145

Gambar 5.4Entrance Pengunjung ... 146

(22)

Gambar 5.6 Batas Tapak ... 147

Gambar 5.7 Selasar ... 148

Gambar 5.8 Vegetasi ... 148

Gambar 5.9 Elemen penutup Tanah ... 149

Gambar 5.10 Konsep Ruang ... 152

Gambar 5.11 Interior Ruang Pamer ... 153

Gambar 5.12 Partisi ... 153

Gambar 5.13 Recepcionis ... 154

Gambar 5.14 Lapisan Dinding ... 154

Gambar 5.15 Ruang Workshop ... 155

Gambar 5.16 Konsep Bentuk ... 156

Gambar 5.17 Atap Metal ... 157

Gambar 5.18 Pondasi ... 157

Gambar 5.19 Kisi-kisi ... 158

Gambar 5.20 Sistem penyediaan Air Bersih ... 159

Gambar 5.21 Sistem pembuangan Air Kotor ... 160

(23)

Gambar 6.1 Kawasan Pada Konsep ... 164

Gambar 6.2 Kawasan ... 165

Gambar 6.3 Batas Tapak ... 166

Gambar 6.4 Pagar Pembatas Tapak ... 166

Gambar 6.5 Entrance ... 167

Gambar 6.6 Sirkulasi Dalam Tapak ... 168

Gambar 6.7 Sculpture ... 169

Gambar 6.8 Vegetasi ... 170

Gambar 6.9 Kawasan Pada Konsep ... 171

Gambar 6.10 Denah Ruang Pengelola ... 172

Gambar 6.11 Interior Ruang Karyawan ... 172

Gambar 6.12 Layout Pada Konsep... 173

Gambar 6.13 Denah Ruang Produksi ... 174

Gambar 6.14 Sirkulasi Loading Dock ... 175

Gambar 6.15 Denah Ruang Seminar ... 176

Gambar 6.16 Interior Ruang Pamer ... 177

(24)

Gambar 6.18 Ruang Pamer Outdoor ... 178

Gambar 6.19 Denah Ruang Workshop ... 179

Gambar 6.20 Fungsi Penunjang ... 180

Gambar 6.21 Ruang Penunjang... 181

Gambar 6.22 Rumah Jamur ... 182

Gambar 6.23 Interior Cafe ... 183

Gambar 6.24 Area Pembibitan ... 184

Gambar 6.25 Area Hutan Jati ... 184

Gambar 6.26 Mushola ... 185

Gambar 6.27 Gazebo ... 186

Gambar 6.28 Tampilan Bangunan ... 187

Gambar 6.22 Sistem Penyediaan Air Bersih ... 188

Gambar 6.23 Sistem Pembuangan Air Kotor ... 189

Gambar 6.24 Sistem Jaringan Listrik ... 190

Gambar 6.25 Sistem Fire Hidrant ... 191

Gambar 6.26 Truss ... 192

(25)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Pola Sirkulasi ... 28

Tabel 4.1 Aktivitas Pelaku ... 104

Tabel 4.2 Kebutuhan Ruang dan Aktivitas yang Diwadahi ... 111

Tabel 4.3 Persyaratan Ruang ... 115

Tabel 4.4 Hubungan Antar Ruang Produksi ... 119

tabel 4.5 Hubungan Antara Ruang Pamer ... 119

Tabel 4.6 Hubungan Antara Ruang Seminar ... 120

Tabel 4.7 Hubungan Antara Ruang Workshop ... 120

Tabel 4.8 Hubungan Antara Ruang Pengelola ... 121

Tabel 4.9 Hubungan Antara Ruang Fasilitas Umum ... 122

Tabel 4.10Kebutuhan Ruang dan Besaran Ruang... 126

Tabel 4.11Perabotan yang Dibutuhkan Pada Ruang Workshop ... 133

(26)

DAFTAR SKEMA

Skema 2.1 Alur Sirkulasi Kerajinan Bubut Cukit ... 48

Skema 3.1 Metode Perancangan ... 74

Skema 4.1 Aktivitas Pengunjung Umum ... 106

Skema 4.2 Aktivitas Pengunjung Khusus ... 106

Skema 4.3 Aktivitas Pengelola ... 107

Skema 4.4 Aktivitas Pekerja ... 107

Skema 4.5 Penyediaan Air Bersih ... 137

Skema 4.6 Pembuangan Air Kotor ... 137

Skema 4.7 Distribusi Sampah ... 138

Skema 4.8 Sistem Listrik ... 139

Skema 5.1 Konsep Dasar ... 140

Skema 5.2 Sirkulasi Pengunjung ... 149

Skema 5.3 Sistem Pengadaan Air Bersih ... 159

Skema 5.5 Sistem Pembuangan Air Kotor ... 160

(27)

Skema 5.6 Sistem Pengolahan Sampah ... 162

(28)

DAFTAR DIAGRAM

Diagram 4.1 Hubungan Antar Ruang Produksi ... 123

Diagram 4.2 Hubungan Antar Ruang Pamer ... 123

Diagram 4.3 Hubungan Antar Ruang Seminar ... 124

Diagram 4.4 Hubungan Antar Ruang Workshop ... 124

Diagram 4.5 Hubungan Antar Ruang Pengelola ... 125

(29)

ABSTRAK

Anisa, siti. 2012. Perancangan Pusat Kerajinan Akar Kayu Jati di Bojonegoro.

Dosen pembimbing Agus Subaqin, M.T dan Luluk Maslucha, M.Sc Kata kunci: Pusat Kerajinan, Akar kayu jati, Perancangan

Perkembangan kerajinan akar kayu jati di Bojonegoro Kecamatan Margomulyo sangat pesat sekali. Seiring perkembangannya terjadi beberapa masalah yang menjadi kendala perkembangan kerajinan akar kayu jati. Keadaan kerajinan akar kayu jati yang hanya ditumpuk karena tidak adanya sarana atau tempat untuk jual beli kerajinan, sehingga menurunkan niat para pembeli. Kerajinan yang ada hanya dijual di depan rumah masing-masing pengrajin, sehingga para pembeli harus berpindah-pindah rumah untuk memilih kerajinan yang diinginkan. Kerajinan-kerajinan yang dihasilkan para pengrajin masih berupa kerajinan setengah jadi, sehingga membuat nilai jual kerajinan tidak terlalu tinggi. Hal ini yang menjadi alasan utama perancangan pusat kerajinan akar kayu jati. Perancangan ini bertujuan untuk mewadahi aktivitas pengrajin dalam hal produksi, edukasi sekaligus sebagai wadah pemasarannya.

Perancangan pusat kerajinan akar kayu jati mengambil pendekatan tema metafora akar dengan konsep akar tunggang dengan menerapkan sifat-sifat akar yang terlihat nyata ke dalam perancangan (tangible mataphor). Sifat-sifat akar secara visual yang diterapkan adalah meruncing, bercabang, warna tidak hijau dan tidak berbuku. Wujud dalam perancangan terlihat dari bentuk tapak yang menganggap bangunan sebagai akar utama dari percabangan lansekap. Bangunan seolah-olah terdiri dari tiga titik pusat yang terbentuk dari zona pada akar yang menjadi dasar pembagian zona pada ruang, yaitu zona differentation (pengelola dan produksi), zona maturation (ruang seminar, ruang pamer, workshop), zona of

elongation (area pembibitan pohon jati, area hutan jati, rumah jamur, MEE dan

parkir). Bentuk akar diterapkan pada rak display, partisi, ornament dinding dll. Tampilan bangunan juga menggunakan bentuk akar yang bercabang pada ornament bangunan yang dimanfaatkan sebagai tritisan dan bukaan untuk memasukkan cahaya dan udara ke dalam bangunan. Bentuk akar juga mempengaruhi ketinggian atap dengan level yang berbeda pada bangunan. Bentuk bangunan dengan karakter akar akan lebih memperkuat ciri khas Bojonegoro. Perancangan pusat kerajinan akar kayu jati ini merupakan wadah yang sangat bermanfaat bagi perkembangan daerah khususnya bagi para pengrajin dalam meningkatkan kebutuhan ekonomi-sosial.

(30)

ABSTRACT

Anisa, siti. 2012. The Design of Teak Root Craft Center Bojonegoro. Advisors: Agus Subaqin, M.T and Luluk Maslucha, M.Sc

Key words: craft center, teak root, design

The development of teak root craft in Bojonegoro, Margomulyo is very fast. In line with its development, there are many problems that become the obstacles in the development of teak root craft. The condition of this teak root craft in the stack because there is no facilities and place for trading the craft decreasing the customers’ interest. The available craft is only trade in front of the house of each craftsman so that the customers should move from a house to the other for choosing the desired crafts. The produced crafts still in semi finished product and it makes its price is not so high. It becomes the principle reason for designing teak root craft center. This design is aimed to accommodate the craftsman activities in production, education also as the marketing place.

The design of teak root craft center uses metaphor them approach by the concept of steep root by implementing root characteristics in real within the design (tangible mataphor). Root characteristics visually implemented is taper, branched, and the color is not green and in knuckle. The form in design is seen from the form of the site that imaging the building as the main root from the branches. The building seems consist of three main spots that is formed from the root zone that become the center of zone divisions for the rooms; they are

differentiation zone (manager and production), maturation zone (seminar,

showroom, workshop), zone of elongation (teak nursery, teak forest area, mushroom zone, MEE and parking lot). Root form is implemented in the display tracks, partition, wall ornaments, and so on. The building performance also uses root form that is branched in building ornaments used as the ventilation for light and air circulation in the building. The form of root also influences the roof height by the different level in the building. The form of building with root character will more strengthen the characteristic of Bojonegoro. The design of teak root craft center is also the most valuable place for the development of special region for the craftsmen in increasing economy-social need.

(31)

صخلملا

،حغٍّأ ًتع. ًٍِاػ ا. ٌٍَصتةشخجاغىاسزجىاضمشٍفشحىاًفدذػٌٍْٖ فششَىا ٍِفت٘ع ط٘غا، و احولسم كولول خاَيمجحثىا: ضمشٍ،فشحىاسزجىاةشخ،جاغىاٌٍَصتٗ شٌ٘ؽتفشحىاحٌٗذٍىاسٗزجةشخجاغىاًف حقؽَْىاادذػٌٍْٖايلاوموغرماذججشٍجذحاٗ حػشغت. اّٖلأ َْ٘ت كإْ طؼت وماشَىا ًتىا حثصت خاق٘ؼٍ حٍَْتىا سزجىا ةشخ جاغىا ٍِ فشحىا حٌٗذٍىا. حىاح ٍِ سٗزج حغاٍص ةشخ جاغىا يزىا حعذنٍ ػقف ًف حىاح ًذػ د٘جٗ حيٍعٗ ٗأ ُانٍ غٍثى ءاششٗ فشحىا ،حٌٗذٍىااٍَويقٌٍِحٍّيشتشَيى. عاثتٗ فشحىاػقفًاٍأًفشحٍِ،ٌٖىصاًٍْىاتىاتُٗئف يشتشَىاةجٌ ُأ كشحتتًفهضَْىا ذٌذحتىفشحىاب٘يؽَىا. فشحىا حٌٗذٍىاًتىااٖجتٌْ ٍُ٘فشحىالاهاضت حفشحفصّ ،ًئاْٖىا اٍَ وؼجٌ ٓزٕ حفشحىا ٌى ٌتٌ غٍت حٍىاػ اذج. ازٕ ٕ٘ ةثغىا ًغٍئشىا ٌٍَصتى ةشخ جاغىا سزج فشحىا ضمشٍ. ٌٍَصت فذٌٖ ىىإ وٍٖغت حؽشّأ ٍِجتَْىا ٍِ جٍح ،جاتّلإا ،ٌٍيؼتىاٗ لاعف ِػ قٌ٘غت خاٌٗاحىا. ٌٍَصت ةشخجاغىا سزج فشحىاضمشٍزخأٌ جّٖ سزج ع٘ظٍ٘جساؼتعاًٖ٘فَى ب٘مس،سزجىا ٍِهلاخ قٍثؽت صئاصخ حٌسزجىا ًتىا ٗذثتحٍقٍقح ٌٍَصتيى (طَ٘يٍ روفاتم ). ٌتٌ قٍثؽت صئاصخىا ىىإ سٗزج اٌشصت ،ةتذٍٗ،حػشفتٍُٗ٘يىاٗ شعخلأا ظٍىٗلا. ُأ ُ٘نتححظاٗ ًف ٌٍَصت ،غقَ٘ىايزىاٗ ضشتفٌ ونشىْثَىاسزجمًغٍئشىاٍِذٖشَىاحػشفتَىا. اَم٘ى ُامىْثَىاُ٘نتٌٍِثلاحغاقًّتىاونشتضمشٍ حقؽَْيى ًتىا ٌٍغقت حقؽٍْ سزجىا ٍِ ،حفشغىا حقؽَْىاٗ (جسادلإا جاتّلإاٗ)، حقؽٍْٗ ٍِ جعْىا (خاػاق حٍعاسد خلااصٗ ضشؼىا ػسٗٗ وَؼىا)، حقؽٍْٗ ٍِ حىاؽتعلاا (حقؽٍْ وتشَىا ،غ٘يثىا ةشخٗ جاغىا ححاغٍ،خاتاغىاهصاٍْٗ،شؽفىاحػاَجىاٗحٌداصتقلااحٍتٗسٗلأا فقاٍ٘ٗخاساٍغىا). قثؽتىيػونشسزج ٍِ ف٘فس،ضشؼىا ،ُاسذجىا ًيحىا ،ساذجىاٗ اٍٗ ىىإ لىر. شٖظٍ ىْثَىا ًذختغٌ اعٌأ ونش ٍِ هانشأ سٗزج حػشفتٍ ًفىْثَىا يزىاًذختغٌ ٔفص٘ت حفشخصخاحتفٗء٘عيىءاٖ٘ىاٗ ه٘خذى ىْثَىا. ونشسزج شحؤٌ اعٌأ ىيػ عافتسا فقغيى غٍ خاٌ٘تغٍ حفيتخٍ ٍِ ىْثَىا. ونشٗ ىْثَىا غٍ حؼٍثؼ سٗزجىا ضٌضؼت حَغىا جضٍََىا ادذؼى ٌٍْٖ. ٌٍَصت ةشخ جاغىا سزج فشحىا ضمشَىا ٕ٘ حَظٍْ ِنٌَ ُأ ُ٘نٌ اذٍفٍ اذج حٍَْتيى،حٍٍَيقلإاحصاخٗحثغْىاتٍٍِفشحيىًفٍِغحتخاجاحىاحٌداصتقلااحٍػاَتجلااٗ

Referensi

Dokumen terkait

Korelasi interglikosidik jarak jauh yang terjadi antara proton anomerik suatu residu gula dengan karbon dari residu gula yang lain atau karbon dari aglikon yang teramati

 pada labu labu destilasi destilasi sehingga sehingga komponen komponen zat zat yang yang memiliki memiliki titik titik didih didih yang lebih yang lebih

Dengan kata lain, periode waktu tersebut merupakan periode kritis dalam stadia larva karena merupakan masa transisi dari pemanfaatan endogenous energy (kuning telur dan butir

halaman kantor pemerintah kota Proboling- go jalan Panglima Sudirman, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Memimp- in upacara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kegiatan Praktek Kerja

Hasil koefisien beta terstandarisasi dari perilaku prososial menunjukkan nilai sebesar 0,392 dan nilai t sebesar 3,578 dengan taraf signifikansi 0,001 (p <

Berdasarkan penilaian kinerja keuangan dari sisi rasio CAR, bank milik pemerintah memenuhi standar kecukupan modal yang ditetapkan oleh Bank Indoensia, yaitu

In selecting appropriate narrative literary texts as reading comprehension materials, the teacher should consider a number of important factors: genres of the text, students’