• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengendalian Gulma pada Perkebunan Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) di Gurach Batu Estate, Asahan, Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengendalian Gulma pada Perkebunan Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) di Gurach Batu Estate, Asahan, Sumatera Utara"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Nisbah jumlah dominan liringan
Gambar  1.  Dendogram  jarak  kesamaan  tahun  tanam  berdasarkan  hasil  analisis  gerombol  pada  piringan
Tabel 6. Persentase kematian gulma

Referensi

Dokumen terkait

Penyadapan lebih awal dilakukan pada tanaman yang telah diaplikasikan stimulansia yang tujuannya adalah untuk mengoptimalkan produksi lateks dengan bantuan stimulansia

Namun demikian, pada 8 MSA perlakuan glifosat 960 g ha -1 dan 1440 g ha -1 yang mampu menekan pertumbuhan gulma Sellaginella willdenowii sedangkan dengan dosis

Pengamatan data primer yang dilakukan yaitu dominansi jenis gulma, metode pengendalian gulma, kondisi gulma dominan setelah semprot, metode pengendalian gulma yang

Pengamatan dilakukan dengan beberapa parameter untuk mendapatkan data primer, diantaranya adalah sebagai berikut; tepat dosis pupuk (diamati dengan mengambil 40

Hasil kajiwidya menunjukkan bahwa pengedalian gulma dengan interval satu kali dalam waktu satu bulan memberikan perkembangan jumlah daun, perkebangan diameter batang

Dalam kegiatan penelitian terdapat beberapa parameter khusus yang diamati, yaitu mengenai aspek khusus Sistem Penyadapan Tanaman Karet, seperti : persentase pohon

Dalam kegiatan penelitian terdapat beberapa parameter khusus yang diamati, yaitu mengenai aspek khusus Sistem Penyadapan Tanaman Karet, seperti : persentase pohon

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis vegetasi gulma di perkebunan karet yang meliputi identifikasi jenis gulma, perhitungan nisbah jumlah dominan NJD dan koefisien komunitas