t,
HUKUMINSEMINASIBUATA}{DAI{BAYITABUNG
Abstract
This artiele
analyzesgenetic
engineeringand human
anificiai
l-S3lal-lllur-from the
p*rrp*.tir"
J'f'Islamic
iaw
andulama' opinions
andi:o*
:::
ie3alsta.tus
of
theinfant
inseminated. Thewriter
concludesthat
geneticers1r:e:lng
and human
artificial
inseminationis
legally perrnitted
in
Islam
ir
ierns
thatboth
sperrn and ovum belongto
the legal
couple (husband and u'ife r zuid thatthe womb
r:sed also belongsto
the
wife. Tltis
iegalfinding
based on Qur'anictext,
hattris, legal maxim, fatwa of MahmudSyaltut
and theMLII
of Jakarta'Abstrale
Artiket ini
membahas tentang hukum inseminasi buatanfftenllrut
huk]m
Islamdari
pairclanganularna'
dan
bagaimana kedudukan anakyang
Cilahirkao11ya' Penulis menyimpulkan bahwanumm
inseminasi buatan danbayi
tab'iing padarlasarnya boieh
(lialai)
jika
spemra dan ovu,11 berasaidari
suarniistri
yang sah dan rahim yang dipakai3ugarahim
istri
seeara hukuin berdasarkan ayat, haciis,kaidah ushul
filh,
iatwa
ulama sepefri dan fatwaMUI DKI
Jakata
Kata kunei: inseminasi buatan, bayi tabung, hukum Islarn, ovum, Spenna
A.
PendahuluanKemajuan
ilmu
pengetahuan
dan
teknologi
yang
spektakuler
telah mengantarkanmanusia
pada era
modern tercanggih
yang belum
pernah
dialami manusia sebelurnnya.Hal
ini
ciapat mempertegas kenyataan manusia adalah makhluk yangpaling
cerdas, berilmutinggi
jika
dibandingkan dengan makhluk lainnyadi
mukabumi
sehingga merekalah yangpaling
berhakdiberikan
gelarkhalifah
di
mukaburt
jika
merekataat kePadaAliah
SWT'Adapun saiah satu
hasil
kreasi manusia yang canggihitu, dari
sekjar
L:-"3's
yang
ada saat
ini,
adalah inserninasibuatan dan
bayi
tabung'
Dengar'
s'cI-:-'*I
teknologi
kedokteran,melalui
inseminasi buatan danbayi
tabungint'
r='-':':i-';
*
Penulis adalah pengajar di Fakultas Syari'ah' LA'N Sumatera far [email protected].
mampu
melakukan
ikhtiar,
most probability,
untuk
mengembangbiakka;:+
mereka
secarailmiah-teknologi, bukan
alamiah,
denganmudah.
Inilah
sa-"
hikmah
ilrnu
yang
diberikan-Nya,
agarkehidupan manusia dapat dijalar:
mudah tanpa lepas darinilai-nilai
pengabdian kepada-Nya'Tulisan
ini
hanya akan membahas/menganalisis tentang bagaimanan3-;
inseminasi buatan dan
bayi
tabungitu,
bagaimana hukumnya menurutsvan'"
(nags danpendapat ulama) dan bagaimana pula kedudukan anak yang
diiah1lk;---'e
B.
Pengertial [n5sminasi Buatan, Bayi Tabrurg dan JenisnyaKata
inseminasi
berasal
dari
bahasa
lnggns
Insemination
yangpembuahan
atau
penghamilan
secarateknologi, bukan alamiah' Ada
.]u.'
berpendapatberasal
dari kata
inseminatus
(Latin)
yang
berarti
pemasu-<rp.ryu*puian.'
Dalam
istilah
arab Inseminasidisebut
denganistilah
at-ta;--ralqlfiberasal
darikata
keqa laqqaha-yulaqqifiu-
talqihan yangberarti
mens:;:
atau mempertemukan (memadukan)'2
Kata talqih yang
sama pengertiannya dengan inseminasidiambil
o1e:ahli
kandungan bangsa
Arab,
dalam upaya
pembuahanterhadap
wani::
menginginkan kehamilan, padahal
istilah
ini
berasal
dari
petani
kum:= pekerjaannya menaburkan serbuk bungajantan
terhadap bungabetina,
aga: kurmanya dapat berubah. Maka bangsaArab
sering mengatakan: LaqqahaaJ-Nal&Iah(Petani itu
telah mengawinkan pohon kurmanya)'Inseminasi buatan yang disebut
Malmud Sya$[!
denganat-Talqih
sering juga disebut dengan
artificial
insemination.Artificial
artinya buatan atau Pada dasarnya inseminasiitu
terbagr 2, yaitu:.1.
Inseminasi
alamiah (at-Talqih ath-Tabi'i),
yaitu;
pembuahandens'-huburgan badan antara duas jenis makhluk
biologis'
2.
Inseminasi buatan atauartificial
insemination(at-Talqih
ag-$ina'l'
Sedangkan
jenis
inseminasi buatan,
yang menurut Mahjuddin
jugadilakukan
di
sebagian negara muslim,terdiri
darizjenis,
yaitu:1.
Heterolog
(Artificial
laseminationDonor/AID)
yakni
inseminasibuata:
selnya bukan berasal dari air mani suami
istri'
2.
Homolog
(Artificiat
Insemination
Husband),yaitu
inseminasi
buatanberasal dari sel air mani suami
istri
yang sah'alM, Ali Hasan, Masait Fiqhiyah Haditsah(Jakarta: Rajawali Pers, 1995), hlm' 70
,vrJpoJt",
Masald ri[hiyyah(Jakarta:_Kalam Mulia, 2003), cet ke IV, hlm. 1,rrr."-iou.i'uuatan dah;M"ahmfia syuttut, N-Fatawa(T.Tp: Dar al-Qalam, t't),
cet
i*:-s'
326o
lbid.,hlm" 3
Adapun
bayi
tabwrg({ittu
al-AnabIb) adalah seltelur
yang telah dibuahi olehsperma yang telah dibiakkan dalarn tempat pembiakan (cawan) yang sudah siap rnrtuk diletakkan ke dalam rahim seorang ibu.s
Jika
dilihat
dari referensi yang penulis sebutdi
atas ada 2 bentuk bayi tabung, yaitu:i.
Dilihat
dari segi asal spermaterdiri
dari;a"
Bayi
tabung yang spermanya dari suami yang sahb.
Bayi
tabtrng yang spermanya dari oranglain
(donor)2.
Dilihat
dari segi rahim yang dipakai,terdiri
dari:a.
Bayi tabung yang diletakkan di rahirnistri
sendirib.
Bayi tablrng yang diletakkan di rahim orang lain6Dengan
rnelihat defenisi
ini,
maka dapat disimpulkan bahwabayi tab,ng
itu
sendiri
adalahbagian
dari
inseminasi buatan, hanya saja inseminasi buatan
selalu rnenggunakanaiat untuk
memasukkan spenna suamike
dalamrahim
istri
sedangkan padabayi
tabung sperna dan ovum diprosesdi
luar rahim(test
tube
baby,
cawan) dan setelahmenjadi
cabangbayi
baru dimasukkan kerahim
seorang perempuan(istrinya
atau orang lain).C.
Teknik Pembuahan Inseminasi Buatao dauBayi
Tab ,ngTeknik
rnelakukan inseminasi
buatan adalah
sepasangsuami
istri
yangmenginginkan kehamilan dianjurkan borkonsultasi
lebih
dahulu
dengandokter
ahliapakah keduanya
bisa
niembuahi ataudibuahi untuk
mendapatkan keturunan, sebab banyak orang yangmemiliki
sperma
atau ovurn yang cukup subur tetapijustru tidak
dapat membuahi atau dibuahibaik
karena kelainanalat kelamin
sepertiwanita
yangtersumbat saluran sel-sel
telumya
dan proses ovulasinyatidak
normal
atau gerakan spennaiaki-laki tidak
dapat menjangkau(mati
sebelum bertemu dengan ovum wanita).
Jika
kondisinya seperti
ini
maka dokter
ahli
dapat
mengupayakan denganmengambil sel
telw
(ovum)
istri
dengan cara memfungsikan aspirasi eairan roil<etmelalui
vagina, dengan menggunakan sebuah alatyargdisebut
trasvagina!
kaaskuler
ultra sound yang bentuknya
pipih
memanjang, sebesardua
jari
telunjuk
orang dewasa. Pembuahanini
disebutjuga
dengankawin
suntik, penghamilanbuatan atau penaanian buatan (PB).
Pemaduan kedua sel tersebut
yang
disimpan dalameawan pernbiakan selama
beberapa
hari
makaia
disebut denganbayi
tabung (test
tube baby),yaitu
cabang bayiyang
akan diletakkan
ke
dalam
rahim
seorang ibu- dengancara
menggunakan alat5lbid.,hlm.2
6lihat
Musa Salih Syaraf Fatwa-Fatwa Konteruporer Tentang
hobtendika
Wait4
atih bahasa oleh Iltizam syamsuddin (rakarta: pustaka Firdaus,
tsgi:
€";-\hlm.212_3Hukum lnseminasi Buatan dan Bayi rabung (Muhammmad Faisar Harxlan[) I fOg
=# ry @
semacam
suntikan
setelah keduasel kelamin
itu
(sel
telur
istri
dan
sperma suami)dibiarkan bercampur dalam
taburg
sampai menjadi embrio.Setelah
bayi
tabung
dimasukkanke
dalamrahim
seorangibu,
maka sang ibusebaiknya mematuhi larangar't dokter seperti:
1.
Tidak bekerja keras, atau terlalu capek2.
Tidak makan atau minum sesuatu yang mengandung unsur alkohol.3.
Tidak
melakukan senggama selama 15hari
sampai3
minggu
terhitung
sejakbayi dimasukkan ke dalam rahimT
Sejak
itu
perkembanganjanin
juga
dipandu oleh
dokter
ataubidan
melalur sebuah alat yang disebut dengan ultra sound.D.
Motivasi
Dilakukannya Inseminasi Buatan danBayi
TabrmgAnak
adalahbagian
dari
belahanjiwa,
penyejuk
hati
(qwrata a,yun)
danpenghibur dalam kegelisahan serta tempat bermain dalam kehidupan.
Itulah
sebabnya orang tua yangtidak
punya anak akan merasakan hidupnya lebih gersang dan sepi takberkesudahan.
Natri Ibrahim
danAyyub
sendiri merasa gelisahketika
mereka telahbertahun-tahun
tidak
dikaruniai
seorang anakyang
akan meneruskan perjuang mereka sepenl yang dieeritakanAllah
SWT dalam al-Qur'an.Itulah
sebabnyawajar
jika
seorang
suami
)-ang
mandul atau
istri
yaitgmengalami kelainan alat reproduksi yang
tidak
mampu memperoleh keturunan secar;alamiah tetap
berusahakeras
untuk
mendapatkanketurunan
yang
menyambr:rg genarasinya.Batrkan
Yrtsuf
Qardawi mengatakan anak adalah rahasia orang tua, pemeea-5keistimewaan, penenang,
pelanjut
keturunan sesudahorang taunya meninggal.
i;-lambang keabadian.
Anak
mewarisi
tanda-tanda kesamaan orangtua,
termasuk;r-khas, baik dan buruk,
tinggi
rendahnya, belahanjantungnya dan potongan hatinya.iDi
samping
itu,
padajaman
modern
ini di
mana
semua kehidupan te:a-\:semakin canggih,
motivasi
manusia melakukan inseminasibuatan dan
bayi
tat'*-:
semakin beragam danbahkan
ada yang bertentangan dengan agama.Dalam
hal
---menurut
A.
Hasan,
ada
bebarapahal
yang menjadi motivasi
lain
di
inseminasi buat an atau bayi tabung, y
aitu;
1.
Untuk
mengembangbiakkan manusia secara cepat2.
Untuk
mengupayakanlahimya
mandsia-manusia yangjenius
melalui(sperma) slang jenius
'Ibid.,hlm.3 sYusuf
al-Qaradhawi, Al-Halel wa al-Haram(Kairo: Maktab Wahbah, 1980 M
-
1-10,-,--XI\'. hlm. 185
":
a-e'<z*
', clume 8, Nomor 1, Maret 20103.
Alternatif
perempuan yang ingin punr aa:"i
4.
Untuk percobaan ilmiaii.eeAli
Hasan, Masail, h.. 7 5
toMahmud
Syaltut, Al-Fatawa., h1m. 328.
Hukum lnseminasi Buatan dan BayiTabung
E.
Hukum Ensinninasi Buatan dan BayiTaburg
Karena
masalair inseminasi
buatan
dan
balr
:::
_:-
.:__:):
kontemporer, maka masalah
ini
tidak
pernah disentuh olehI::
.:-
:-:
-:
::
-hanya ulama-ulama kontemporer yang menyentuh masalah rnr
Menurut
N,{ahmud
Syaltut
adalah merupakan
ke=e:,:_
,:
: ,: -. -
_=menyamakan
inseminasi buatan pada manusia
denganbinaia::.
::- ::
_":t
:
:adalah masyarakat yang berperadaban, berbudaya, bersuku-bangs;.
: -:- ,- . :
:yang
teratur,
rrasab
yang
jelas
sementara
hewan
dan
tumbu::: r::
1-.j
:
kepentingan pada ikatan (keluarga, nasab dst).
Untuk
itulahjika
terjadi
keiahiran seorang anak, namun asalsp.:r:,:
l:.'
..:-
:.-dirinya
berasaldari
oranglain
makatentu
sajalial
ini
dapatmengaburt-
,._dan bahkan anak
itu
akan kehilangansifat
dan watak serta gen orang\
31r! -.; ,.:"menjadi ayahnya (ayah palsunl.a) karena ia berasal dari nrang
lain
sehinsga .:-;:.sifat dan
cirinyajuga
seperti oranglain
Islam
trersamasyari'atnya yang rnuiia, datang untuk
mengair-rr i--: -.-*::
(nasab) manusia dengan
baik,
karenatabiatnya
manusiajuga iagin
,iii;ena1.i:t;::riri
status yang
jelas,
trteluarga yafigjelas, ay*h
danibu
yangjelas
sehr::ggari..i,
si.iituntuk
mengetahui ketruarga seseorang, siapa orang tuanya, kakek neneknva cciir :.rap6yang
mempunyai kewajiban
untuk
menjaga
dan
melinetrunginva, i::;-,r- -.,1:.u-i keluarganya dan seterusnya.Adapun hukum
inseminasibuatan dan
bayi
tabmrg
ini
tentu
terpr.ila-ngpaia
jenisnya masing-masing, akibat yang ditimbulkannya dan apakah sperma yang dipakaidari
suamiyang
sah danrahim yang
digunakanjuga
adalahrahim
istri
atau birkan.Untuk
itu
ada beberapa jenis hr.rkumnya sesuai denganjenis
atau bentuk inseminasi ii:Lnbayi tabwrg
itu,
yaitu:1.
lnseminasi Buatan yang Spermanya Berasal dari Suami atau Donor (OrangLala)
Hukum
inseminasi
buatan
dan
bayi
tabung menurut
Mahmuci
Slralrr-ltdibolehkan
jika
sperrna denganovum
itu
bersumberdari
suami-istri yanu
-.ahYang
dikenal
dengan InseminasiHomolog
atauArtificial
insemination
Hu;ba:ta(AIH).Kehalalan
ini
disebabkan inseminasi buatan dan ba3ri tabi.urgiiu
dii..,r-ri:u
karena suami
istri
mengalami gangguankelamin
sehinggatidak
bisams-irg,,:..":,
pembuahan (keharnilan) dengan proses alamiah. Dengan
demikian
p.:rl*;:-.-
-i
luar (bayi tabung)
ini
dianggap sebagi jalan darwah.(l,luharrr:n ac iaisal
Hamc:-\
)
Nabi
SAW bersabda:"(o*L
Crl olf.r):lFlf r; )
Tidak
boleh membahayakan (mencelakai, memudaratkan)diri
sendiri
dan oraag laia.Demikian juga dengan kaidah Fiqhiyyah yang menyatakan:
12,)
61rrAt
Kesulitan yang dialami dapat dihindarkan (dalam agama).
Akan
tetapijika
inseminasi buatan danbayi
tabungitu
berasaldari
spermadonor
atau orang
lain yang
samasekali
tidak memiliki
keterikatan
akad nikah QnseminasiHeterolog) atau
disebut
juga
Artificial
lasemination
Donor (AID)
menurut
Mahm[d Syalfu!
hukunrnyaharam seperti yang dilakukan
kebanyakanor?ng saat
ini,
kecuali
padahewan dan
tumbuhan.l3 Perlakukanini juga
dapatdigolongkan pada zina karena halnya sama
yaitu
memasukkan speflnalaki-laki
lain
kepada wanita yang bukan istrinya.
Dia juga
berpendapatbahwa inseminasi buatan
dau
bayi
tabung
(yang spermanya dari orang lain)juga
termas* jaiimah
atautindak pidana yang lebihkeji
dari
adopsi karena anak adopsi dapatdiketahui
bahwadia
anak oranglain
tetapitidak
berasal dari sperma oranglain
(donor) melainkan dari sperma suamiistri
yang sah.Dia
mengetahui bahwa anakitu tidak
mempunyai hubungan nasab dengannyatetapi ia
menyembunyikannya agar anakitu
tidak
merasa asing (oranglain).
Dia
menjadikan anak
itu
sebagai bagiandari
keluarganya padahalitu
adalahsedusta-dusta perkataan dan
bagi
anakitu
berlaku hukum-hukum terhadap anak-anaknya yang lain,1altidak
sebagai muhrim dantidak
saling mewarisi).Mahm[d Syal![! juga
menyamakan perbuatanini
denganzina,
termasukjarimah
dan dosa besar, anak yang dihasilkanjuga
menjadi samad..lt*
ahakzirnLa,kenyataannya juga persis seperti zinakarcnamemasukkan sporma orang
lain
dengan sengaja padarahim
perempuan yangtidak
punyaketerikatan
akad(nikah)
secara syar' i, bertent angan dengan tabiat manusia dan syari'at
agalrra samawi. lsKeharaman
ini
juga
didasarkan pada hadisNabi SAW
yang diriwayatkan
Abu Daud:
"Jalaluddio as-Suyuti, Al-Jami' ash-Shaghir, Juz
II
(Beirut: Dar al-Kutub a1-Ilmiyah, T.Th). hlm.585."Mahjuddin, Masaik. hlm. 1. Beliau mengutip dari As-suyiffty, Al-Asbah wa an-Nadzair (Mesir: Dar al-fikr, T.Th), hlm. 59
'3Mahmud Syaltut,328 'o,tbid..
tsrbid."
'112 | al-ahkam Volume 8, Nomor 1, Maret 2010
i .t t - t a .
t- ltl
Ue*, i €Jr-o,*, ua u.l
JJ
-:
i;s
-u.,1,i
;.uI
ti ,'i }!;
'.r,i ,'<*U 'i.:.,
i--J
v!
g:
lltl
u
;t
i*a
&q'uil
"...
Tidak halal bagi
seorangyang
berimanpada
.4llot
oaamenyiramkan spefinanya ke dalam rahim orang lain.. .."
I
Bahkan Mghammad Jawwad
Mughniyah
dengan rnengutip peniiapat Sa"r rdHakim
mengharamkan inseminasi buatan meskiprur spenrlaitu
berasal cian suainisendiri dan anaknya
tidak
dapat dinisbahkan pada suarnifi,va.17Namun menurut
JawwadMughniyah sendiri
inseminasi haram akan tetapijika
spermaitu
berasaldari
suaminya, maka an-ak yangdilahirkan
itu
tidak
dapatdisamakan dengan anak zina. Hubungan semaeafft
itu
haram sama halnya denganharamnya suami menggauli
istri
ketika
haidh dan daiarrr puasa Ramadhan, namun anaknya tetap anak yang sah sehingga nasabnya tetap pada ayah dan ibu:rya. Namunjika
spermanya bukan berasaldari
suaminyayang
sah makaia
hanya dinasabkan pada ibunya saja tidak padalaki-laki
lain yang plmya spe'rma ittt.18Di
sampingitu,
jika
anakitu
'berhasil rtrrlahirkau,filaka
hal
ini
juga
dapatmenyulitkan perso alan hukuin sesudahnya, seperti :
a.
Menyulitkan
siapa yang berhak menjadiwali
anak yang dilahirkanitu.
b.
Menyulitkan
siapayang berhak rnenjadi
ahii
waris
anakitr:.
bahkanmenurut ulama mazhab lmamiyah ia
tidak
merrdallalkan warisdan
ayah ibrmya, meskipunlaba
Taba'i
menibeilakan anakhasil
inseminasi yang dapat mewarisi dari ibunYa.le2.
Inseminasi Buatan danBayi Taburg
yang Menggunakan RahimIstri
atau Rahinn Orang Lain"Menurut
Musa
Salih
Syaraf,jika
inseminasibuatan dan
bayi
tabutlg
itu
menggunakan spefina suami dan rahimistri
maka halitu
dibolehkan (sesuai dengansyariah),
tetapi
jika
rahim yang
digunakan
itu
adalahrahim
orang
lain
maka hukumnya haram, sama denganhukum zinayangtelah
diharamkanAllah
SWT . 2t)16Abi Daud, Sunan Abi Daud, Jw fI (beirut: Dar al-Fikr, T.T'h), hlm. 248
lTMuhammad Jawad Mughniyah, Fiqh Lima Mazha&,
Alil:
bahasa oleh \{as1'kur{
B.
dLL (Jakarta: Lentera Basritama, 1999), Cet ke-IV, hhn' 413'8 rbid. 'e lbid..
,o Musa Shalih Syaraf, Fatwa-Fatwa Kontemporer Tentang Problenait.<; oleh Iltizam Syamsuddin (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1997), C:t i. hkn l
ll
I 'j
a.
Menyulitkan
siapa yang berhak menjadiwali
anak yang dilahirkanitu.
F.
Hulnrm Inseminasi Buatan danBayi
Tabrurg Menurut FatwaMUI DKI
Jakarta Dalam F atwanya nomor: 23 lF atw a/MLII-DKV2OOO t ent ang lnseminasi B uat an yang juga merupakan penyempuflla Fatwa tanggal 1 Safart40ll
9 Desember 1980M
tentang lnseminasi Buatan dinyatakan:2l1.
Inseminasi buatan yang dilakukan dengan memasukkan spenna suami ke dalamrahim
istri
denganmelalui
suntikan
secaxa langsung diperbolehkan (halal), karenadapat
membantusuami
istri
untuk
memperoleh keturunanyang
salL terutama bagi suami yangtidak
mampu ereksi dan melakukanjima'(coitus). Di
sampingitu juga
halini
tidak
menimbulkan syubhat sehingga pada hakekatnyasama dengan melakukan hubungan suami
istri
secara sah sebagaimanafirman
Allah
SWT dalam surat an-Nahl ayat 72:€|b.tQrt:1
#i'u
sl
E
"u'j
ury'{r,
llir
l,,qi
beiq;Jbr=lpl
"Dan Allahlah yang menjadikan bagi kamuistri-istri
dari dirimu sentdiri dan dia juga yang menjadikan dariistri-istrimu
itu
anak dan cucu dan memberimu rezeki dari yang baik-baik, apakah kamu beriman pada yangbatil
dan inkarpadanilntat
Tuhanmu?"2.
Inseminasibuatan
antatasuami
istri
melalui bank
spermaatau
sejenisnr aharam, karena meskipi.ur keduanya masih
terikat
perkawinanyang
sah, tetaprkarena
rlilakukan
denganmelalui bank
spen-namaka dikhawatirkan
teqac:kesalahan atau pencampuradukkan antara spenna suami dengan spefina orang
lain
sebagaimana sabdaRasulullah
SAW
dalam
hadis
shahih
Bukhari
da:
Muslim:
.,or
Ju-*jr
I; * * ir
d.-
;t,$j:,,";
J*,A;,?
j,;.
** *ti-*r
*,',:At
it
ta
**r
n
W
tilX"
i
Lti:i
r,'r.,,,-."...'*eri"bi'.*; ,-#t
J*
e;
{-F-.;+
Artinya:
"...Nu'man
bin Basyir berkata: aku mendengar rasulullah sav bersabda; Yang halalitu
adalahjelas,
dan yang haram itu jugajelas
danc
antara keduanya terdapat yang sitmar-samar. Sebagian besar manusia ticzq. mengetahuinya maka siapa saja yang takut (terpelihara dari) pada yang"Hamdan Rasyid, Fiqh Indonesia: Himpunan Fatwa-Fatwa Aktual (Jakarta: al-Mawardi P::=,r-2003), Cet I, hlm. 206-212
22HR.
Bukhari pada Kitab Iman dan Muslim pada kitab at-Musaqah. Lihat juga As-Suyu::.
-{-Iami' , Jvzl,hlm.234
114 | al-ahkam, Volume 8, Nomor 1, Maret 2010
t&t'b
*;;ii*;'n* but'"
l4- l -- o-
-a* plFl:
. -i- c--Q(sus
Y'F
flirE
Esyubhat,
ttaka ia
telah menyelamatkan agamanva aan kehormatannya daniiapa
saia yangterlibat
dalam perkara subhat makaia
dikha',+'ar jrkan teriun pada yangharam..."
Demikian juga kaidah
fiqh
yang menyatakan;dtJl
\*l+
.rb lrr*
-J
'-r
Artinya:
Menolak
bahaya (mafsadat)lebih
didahulukan daripada menankmanfaat (maslahat).
3.
Inseminasibuatan
antaraseorangwanita
denganiaki-laki
yang bukan suaminyaadalah
haram
secaramutlak
dan
dinilai
sebagai perbuatankeji
sebagaimanafirman
Atlah
SWT dalam suratal-An'am
ayat L5L:Mt 6j q&
-kb
t*'&?t$t
tiJd
u;Artinya:
.".Iangantah kamu mendekati perbuatankeii
baik
secarateraag-t erangan at auPun sembunYi. . .
Demikian juga hadis
riwayat
IbnuAbi
ad-Drmya yang artinya""Tidak
ada dosa yanglebih
besar menurutAllah
SWT seswdahsyirik
dafipada ruemasukkan spelrnalaki-laki
ke dalam rahim yang tidak halal baginya""Atau hadis
Abi
Daud:d;:|,,';
t
Jj
p
Gi
i ,ilui
JE
r;*b:
ua
it;,Ji;
'-5r;-iili
Frti
-*
*n
rb
'#Li
,t,
,*iO
*u
*U
elu J+,
ri
..16*$
l'6'r+;i*S
-''
!
ai
;;
*t
".;r*
el
;;u
Artinya:
"
Tidak halal bagi seorang yang bedman padaAltah
dankari akkir
menyiramkan spefinanya ke dalam
tahim
oranglaifi'"
pengharaman ini juga disebabkan inseminasi bentuk
ini
akan mengaeaukan nasab (keturunan) dan sulitnya menentukan hak dan kewajiban tirnbalbalik
antaraanak dan orang tua, misalnya dalam hal:
a.
Kewajiban memberi nafkah dan pendidikanb.
Pemakaian nama bapak sebagai sumber keturunanc.
Hubungan mahramd.
Perwalian dalam pernikahan bagi anak perempuane.
Pembagian harta Pusaka.'3Abu Daud, s unan, h.248
Hukum lnseminasi Buatan dan BayiTabung (Muhammmad Faisal Hamdani) I 115
=
-::-:
hr*
,rt*
i@3 -0'F
r
Ketidakjerasan siapa yang menjadi orang tua bayi yang sebenamya akan berakibat sarah
dala,
menentukan orang tuanya sehingga ia haram memasuki surga-Nya.
Nabi
SAW bersabda daram $ahih Bukheribub nure,id,
o1
*
,i!
;:'t
U
l4'*t
*;c
oJJt*rL-
o+rrri-l;
av
'o.
"&,*r,
rt
.6...
,O o.--
ot-'....
tF
itr:.;,Jl6
*,.i
*
ni
*;S
Artinya: ...dari
Sa'adra
ia
berkatu,
1ry
mendeagarnabi
Muhammad saw bersabda: siapa saja meagakui orangna
siffi
ayahaya padahar padahal dia tahu maka sytrga haram
busroyi.
4'
St6gfotrngan dengan haramnyai$eminssi
buatan
antaraseorangwanifs
dengan spermalaki-laki
yang bukan suaminyq maka diharamkanpula mendirikan bank
sperma atau sejenisnya untuk keperluan inseminasi buatan.
Salah satu kaidah fiqh menyatakan:
2sr.,tilt
f-
"tJt3IJArtinya
*Hukum sarana mengikuti hukumtujuad,
5'
Memperbolehkan, mengaqiurkan, memprogandakan atau membantuperbuat an
inseminasi
buatan
terrarang
ini
juga
haram, karena
ia
sama
saja
denganmelakukanny a. D aram sebuah hadis riwayat
Muslim
disebutkan:,h
,;U'b
{:
ak 6G
d!
U
fs,t"
il,
"u
*
AGArtinya:
Dari
Abi
Hurairah ra bahwa Rasulullahsaw bersabda: Siapansaja
yang mengajak pada kebaikan
(petunjuk)
maka; ;k*
;.ndapat
pahala seperti pahara orang yang mengikutinya, rtanpa
-.rg**g i
paharamereka
sedikitpun dan
siapa ,13u-y*g
menlajak
pada kesesatanmaka
ia
akanmendapat
dosa seperti
dgyu- orang"-orangyang
mengikutinya,
tanpamengurangi dosa mereka sedikitpun
24gs
2alsma'il
al-Bukhari, Al-rami'a.s-$ahih al'Mukhtasar,
Juzyr(Beirut: Dar al-Fikr, 19g7).
h"r-rr*r4,-il#rfiHiiXtrui)i"'d
at-Qadir svarh rami' a;-gaghiaJuzv
(Mesir; Maktabale-Arabiy,
;#ilT#'r{#o
Muslim bi svarh an-Nawawi, Juzrv
(Beirut: Dar al-rhya, at-Tr.r*r-116 I al-ahkam. Volume g, Nomor ,1,
Maret 2010
i,.
5iL
t,,P.l ,''uW"
.gLel:;&uA
It:
c1- ofr o o*te
4rI
&
gt
d;j
Li ay:i
*i
.e
...
;
W
btal'* ,ls',s;
u ).rs
U
,;
'ni , 0el;JE;I
I,)!
as
E L=I
thl
G.
Status Anak Hasil Inseminasi Buatan danBayi
Tabrmg.Berdasarkan ayat, hadis, kaidah
fiqh,
pendapat ulama seperrl\f
a-rmutl S1'a1t[tdan Fatwa
IvtllI
llKI
Jakartadi
atas,maka dapat disimpulkan bahu'a
anak hasilinseminasi btiatan rian
bayi
tabrurg yang spermanya berasaldari
orang tuanva sendlri sama halnya dengan anak kandung.Tetapi
jika
spermaitu
tidak
berasal dari orang tuanya (suaminya yang sah) atau berasaldari
spermaorang
lain
(donor) maka status
anakyang dilahirkan
itu
samadengan anakzina.
Dernikian .juga
jika
rahim
yangdigurakan
bukanrahim
istri
maka anak yang dilrasilkanjuga
saffia sratusnlia dengan arsakzina.I\{enurut
&,'lahmudSyaltut,
sebenamya inseminasibuatan yang
berasal dari spemla donor (oranglain)
tergolangjartmah
atautindak
pidana dan kedurhakaan yanglebih
besar daripada tabanni (mengadopsi anak) yangtelah dibatalkan al-Qur'an
danhadis sebab ia menasabkan anak
itu
kepada orang iain yang bukan ayalinya.Adapun anak
hasii
inseminasi buatan danbayi
tabung yang spennanya berasaldari yang bukan suaminya adatrah upaya menyamarkan keturnnan.
Di
satu sisiia
samadengan
zina yang dicela
syari'at
dan hukum,
menjatuhkanmartabat
manusia yangtinggi
ke derajat her,van yang hina yangtidak
layak hidupdi
tengahtengah masyarakat yang mulia.Menurut
Ali
Hasan statusnya
disebut
anak
zina bukan
karena
cara
yangdilakukan sebagai suami
istti
melainkaridilihat
dari
segi kekaburan keturunan (nasab) anakitu
yang sama sekalitidak
diketahui bapaknya,21 apalaei spermaitu
berasai dari bank spermayafig telah bercampur baur.Bahkan"
jika
diteliti
lebih
lanjut,
nasab (orangtua)
anakitu
lebih
kabur dari anakzina
yang dapatdiketahui
ayahnyaminimal
oleh
ibmya.
Sementara anak hasitr inseminasi buatan danbayi
tabungitu
hanya dokter yang tahudari
mana sperrnanitu
diperoleh atau bahkantidak
ada yangtdru
sama sekaliketika
spennaitu
diambil
daribank sperma yang telah bercampur baur.
Demikian
status anakitu
ditinjau dari
suduthukum Islam
sama dengan anakzina
termasuk dalam
menyelesaikanmasalah
waris dan
perkawinan
bagi
anak perempuan.Menurut
Prof
Dr.
Hj.
Huzaimah
T.Yanggo
anak zina
itu
memiliki
2konsekuensi, yaitu:
1.
Hilangnya
rnartabat
muhrim darinya,
sehingga seudara perempuannva. anak perempuannya, ibunya dapatdinikahi
ayahzinanyaitu" tni
pendapat Imam -\la1ik"Aii
I'Iasaa, Masail,iilm" 83.dan
Syaf
i'
Iadi'
demikianjuga
halnya dengan bayi
hasil
inseminasi buatan dan
atau bayi fabung yang spermanya dari o.ang lain
2'
#T##k
waris dari ayah zinanyadan anakitu
hanya punya hubungan warisDemikian
juga
menurut wahbah
Zuhairi nasab anak
kepadaibunya
tetapmeskipun hasil
zina
apalagihasil inseminasi buatan,
akantetapinasab anakpada
ayah-nya
tidak
sabit (tetap)
kecualidengan
jalan nikah
shahihatau
nikah
fasid
atauwati,
syubhat
dan
Isram membatarkanadat olang
Jah,iyah
yang
menasabkan anak pada ayahnya dengan
jalan
zina, berdasarkanhadis
nabi
sawhubungan dengan
istri vang
sah
(at-watao;
;
;;;r;;ffi#TfirTL,i:rlill
dirajam (HR. Jama,ah
kecuali
at_Tirmidzi).2s
----t
t
t
H.
Kesimpulanr.
Hukum
inseminasi buatandan
bayi
tabung pada dasamya boreh(harar)
jika
spenna dan ovum berasar dari suamiistri
yang sah danrahim yang dipakai
juga
rahim
istri
secarahukum
berdasarkanayat, hadis, kaidah ushul
fiqh,
fatwaulama seperti Mahmud Syaltut
dan
fatwatvtut
ilr
ruu*u
2.
Namun,jika
spenna berasal daribercampur baur maka hukumnya
;#i.'u'n
(donor) atau dari bank sperma
yang3'
Demikian
juga
jika
rahim
yang dipakai untuk
merakukan inseminasibuaran
atau
bayi
tabungitu
adalahrahim istri,
maka
hal
itu
dibolehkan,tetapi
jika
yang digunakan adalah rahim orang lain maka haramlah hukumnya.4'
Adapun anak dari hasilinseminasi/bayi tabung
,*"r,.._anya
dari suami yang sah
dan
rahim
yang
digunakan adalah.urri,n'irti
yangsah, maka
anakitu
termasuk anak yang sahmenurut pendapat
,;il;;
sedangkan
jika
spermanyadari orang
lain
(donor) dan atau rahim yangdigunakan bukan rahim
istri
maka anaknyaterhukum sebagai
anak zina sehingga
hak
wali
dan warisnya
samadengan
anak
zina;
hilang
martabat
muhrim
darinya
sehingga
adik perempuannya, saudara perempuann ya d,an ibunyad.apat
dinikahi laki_laki
lail
yang punya spenna tersebut seperti komentar pror.or.
u
uzaimahT. yanggo.
Lr
\
L,-'j"tE?il1
,I
ffn:'#;'
:i
:,:;
#tf,!e1
1ru
*a
*g
; Angkas a, 2 00 5), hrm H), hlm.7249
-- -qr$rr,, ry-r,(til at-$tami wa Adillaruh, Jilidxx
(Eeirui;n*
"r_i,L,
u,g7M_
-..- ! 118 f al-ahkam, Volume g,ilt
DAFTAR
PUSTAI<'.{
Abu Daud, Sunan
Abi
Daud,JuzII, Beirfit:
DaraI-Frr.
T
T1:al-Bukhari,
Isma'il,
Al-Iani'
al-$altil
al-]Iukhra-r,ar. .T';z \-1.Beirut:
Daral-Fik
,
1987 .Hasan,
M.
Ali,
Masail Fiqhiyah Hadit-sai. Jakana, Rajarl air Pers. 1995.Mahjuddin, Masailul
FiqhiWah.
Cet. keI\-.
Jakana: KalamMulia,2003.
Manawi, Abd
ar-Rai{,
Faid
al-Qadtr
S:'arl Jarni'
al-$aghIr,Juz
V,
Cet.
I,
Mesir: Maktabahat-Tijani'ah.
1356 H.Mughniyah,
Muhammad Jawad,Fiqh
Lima
Mazhab,Alih
bahasa olehMasykur A.B,
dkk, Cet
ke-IV,
Jakarla: LenteraBasritama, 1999.al-Nawaw-i
,
SahlhMuslim
bi
Syarlt al-Nawawi, JuzIV, Beirut:
Dar
al-I!ya'
at-Turabal-'Arabiy,
1392tL.al-Qardaw1, Yusuf"
At-f{alal
wa al-Haram, Cet keXlV,
Kairo: Maktab
Wahbah, 1980M
-
1400 H"Rasyid, Hamdan,
Fiqh
Indonesia:Himptman
?-atw'a-FatwaAktual,
Cet
I,
Jakarta:al-Mawardi Prima, 2003.
Syaltut, Mahmud, Al-Fatawa, Cet ke
III,
T.Tp:
Dar al-Qalam, T.Th.Syaraf
Musa
Shalih, Fatwa-FatwaKontemporer
TentangProblematika Wanita,
alih
bahasa olehIltizam
Syamsuddin, Cet.I,
Jakarta: Pustaka Firdaus, 1997.al-Suyu1i,
Jalaludfin,
Al-Iami'
al-$aghir, JuzII, Beirlt:
Daral-Kutub
al-Ilmiyah,t.t.
Al-Asybah
waal-Nazair,
Mesir: Dar al-Fikr,t.t.
Yanggo, Huzaimah '1., fufasail Fiqhiyah, Cet
I,
Bandung: Angkasa, 2005.al-Zliftaily, Wahbah,
N-Fiqh
al-Islami
waAdillatuh. Jilid
XX,
Beirut:
Dar al-Fikr,1997
M-
1418 H.