• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kualitas Spermatozoa Mencit Balb /C Jantan Setelah Pemberian Ekstrak Buah Kepel (Stelechocarpus Burahol) | Fatmawati | Majalah Kedokteran Bandung 845 3108 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kualitas Spermatozoa Mencit Balb /C Jantan Setelah Pemberian Ekstrak Buah Kepel (Stelechocarpus Burahol) | Fatmawati | Majalah Kedokteran Bandung 845 3108 1 PB"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel Kualitas Spermatozoa Rata-rata(Motilitas, Konsentrasi, Morfologi, dan Viabilitas) pada             Mencit Jantan Balb/C Setelah Pemberian Ekstrak Buah Kepel Selama 14 Hari

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian ekstrak biji jarak pagar dapat menurunkan jumlah spermatozoa, spermatozoa motil, berat testis dan diameter

Pemberian ekstrak bunga kembang sepatu dapat menurunkan jumlah spermatozoa tikus jantan pada dosis 200mg/kgBB, menurunkan motilitas dan viabilitas spermatozoa tikus jantan

Pemberian ekstrak kedelai (Glycine max) dengan dosis 260 mg/hari, 520 mg/hari dan 780 mg/hari dapat meningkatkan motilitas spermatozoa akan tetapi tidak

Kesimpulan : Pemberian pasak bumi dengan menggunakan dosis 700 mg/kgBB sampai 2800 mg/kgBB belum dapat meningkatkan motilitas maupun menurunkan abnormalitas spermatozoa pada

Rerata jumlah spermatozoa mencit jantan strain Balb/c pada kelompok B(mendapat ekstrak kedelai dosis 520mg/hari) dan kelompok C(mendapat ekstrak kedelai dosis 780

Penelitian ini menunjukkan bahwa rerata jumlah spermatozoa pada mencit jantan strain Balb/c yang diberi paparan asap rokok dan vitamin C dosis 0,10 mg/kgBB/hari

Miers dengan dosis bertingkat dapat mempengaruhi motilitas spermatozoa pada mencit Balb/c jantan yang dipapar asap rokok.. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui

Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak air daun singkong (Manihot utilissima Pohl) dengan dosis 13 mg/ekor, 26 mg/ekor, 50 mg/ekor, dan 100 mg/ekor tidak