Bali yang notabene menggantungkan harapan begitu besar pada sosok Bapak Joko Widodo yang dalam pemilu presiden 2014 lalu memberikan lebih dari 70 persen suara menginginkan perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan yang mendasar, baik dalam bidang pengembangan pariwisata, kebudayaan, kesehatan, jaminan kepastian hukum dan yang tak kalah pentingnya adalah perlindungan perempuan dan anak. Anak merupakan aset bangsa, penerus cita-cita bangsa dan perempuan memiliki peran sentral sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter dan mental anak bangsa. Tak dapat dipungkiri kasus kekerasan kerap kali menimpa perempuan dan anak untuk itu diperlukan peran Negara sebagai pelindung dan pengayom setiap hak-hak anak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, bebas dari kekerasan dan diskriminasi; identitas diri, berpikir dan berekspresi sesuai tingkat kecerdasan dan usianya melakukan aktivitas dimana pun dia berada.
Terkait Bali dalam konteks penyusunan Buku Bali Masa Depan, berikut kami sampaikan pertanyaan sebagai berikut :
1. Adakah point-point khusus yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk perlindungan perempuan dan anak di Bali ?
1. Program apa saja yang sudah disiapkan Kementerian Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menjamin perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam implementasi program kerja pada Kabinet Kerja Bapak Presiden Joko Widodo ?