APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK IDENTIFIKASI LAHAN KRITIS dan ARAHAN FUNGSI LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI SAMPEAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Lindung, kriteria yang digunakan adalah kelerengan, jenis tanah dan curah hujan. Berdasarkan analisis tersebut didapat tipe-tipe lahan yang menyusun
Parameter-parameter yang digunakan dalam pemetaan bencana tanah longsor adalah kemiringan lereng, intensitas curah hujan, penggunaan lahan, jenis tanah, faktor
Kota Denpasar secara umum memiliki kondisi fisik wilayah yang relatif datar, rata-rata curah hujan yang cukup tinggi serta penggunaan lahan yang didominasi oleh
3 Peta klasifikasi tutupan lahan Kabupaten Tanah Datar 15 4 Peta klasifikasi kemiringan lereng Kabupaten Tanah Datar 18 5 Peta klasifikasi curah hujan Kabupaten Tanah Datar 21 6
Berdasarkan hasil penelitian maka diketahuilah penyebab lahan kritis di Kabupaten banggai diantaranya di pengaruhi oleh kemiringan lereng dengan klasifikasi kemiringan 15–25 %
Berdasarkan hasil simulasi penggunaan lahan dengan penambahan luas hutan sebesar 10 % dari luas total DAS yang diskenariokan dari hulu ke hilir DAS, diperoleh
Data yang digunakan dalam penelitian mengenai arahan fungsi kawasan di DAS Noelmina adalah data spasial dari kelas kelerengan, jenis tanah, dan batas DAS
Berdasarkan hasil overlay dengan perkalian antar parameter yaitu peta kemiringan lereng, curah hujan, tutupan lahan, dan jenis tanah, maka diperoleh klasifikasi