• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN BIAYA UNTUK SIKLUS HIDUP PRO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERENCANAAN BIAYA UNTUK SIKLUS HIDUP PRO"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PERENCANAAN BIAYA UNTUK

SIKLUS HIDUP PRODUK,

PENENTUAN BIAYA

BERDASARKAN TARGET, TEORI

KENDALA DAN PENETAPAN

HARGA STRATEGIS

KELOMPOK 6:

THINA OKTARINA

DESIANA RAHMAWATI

(2)
(3)

Siklus Hidup Biaya

O

Siklus hidup biaya

(cost life cycle)

(4)

PENENTUAN BIAYA

BERDASARKAN TARGET

O

Menurut Henry Ford, tidak seorangpun

tahu berapa biaya yang seharusnya

dikeluarkan. Salah satu cara adalah

menentukan harga serendah-rendahnya,

sehingga memaksa setiap orang

berupaya keras untuk menghasilkan laba

(5)

Keuntungan Penentuan

Biaya Berdasarkan Target

O

Efisien

O

Dapat meningkatkan kualitas Produk

O

menyediakan sebuah batasan

persaingan.

O

Dapat menekan total waktu yang

dibutuhkan.

(6)

Teori Kendala

O

Benjamin Franklin memang benar.

Kebanyakan dari insiatif yang

(7)

Langkah – langkah pada

teori analisis kendala

O

Mengidentifikasi kendala

O

Menentukan komposisi produk jika

ada kendala

O

Mendesain ulang proses

O

Meningkatkan daya tahan ketika

menghadapi kendala tersebut.

O

Memaksimalkan arus produksi

(8)

Jurnal 1

O

PENGARUH CITRA MEREK,

KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN

PROMOSI TERHADAP

KEPUTUSAN PEMBELIAN KARTU

PERDANA TELKOMFLEXI (Studi

kasus pada konsumen

(9)

Hasil penelitian

O

Berdasarkan hasil penelitian dapat

disimpulkan bahwa : (a) citra merek

berpengaruh positif dan signifikan terhadap

keputusan pembelian kartu perdana

TelkomFlexi, (b) terdapat pengaruh positif

dan signifikan pada variabel kualitas

produk, (c) terdapat pengaruh positif dan

signifikan pada variabel harga, (d) terdapat

pengaruh positif dan signifikan pada

(10)

Kesimpulan

O

Harga produk berpengaruh pada

(11)

Jurnal 2

O

STRATEGI BAURAN PEMASARAN

DALAM MENINGKATKAN VOLUME

PENJUALAN IKAN TUNA OLAHAN

PADA PT. BETEL CITRA SEYAN

(12)

Hasil Penelitian

1.

Aspek bauran pemasaran yang meliputi produk, harga,

distribusi dan promosi secara bersama-sama berhubungan

dengan volume penjualan ikan tuna olahan di PT. Betel Citra

Seyan Gorontalo.

2.

Secara parsial aspek bauran pemasaran yaitu meliputi

kualitas, jenis, dan bentuk produk sangat menentukan

volume penjualan ikan tuna olahan, Harga pembelian bahan

baku dan sumber bahan baku dari nelayan mempengaruhi

volume penjualan ikan tuna olahan, sedangkan peranan

promosi kurang mempengaruhi volume penjualan.

3.

Berdasarkan analisis SWOT bahwa strategi bauran

(13)

Kesimpulan

O

Harga pembelian bahan baku dan

(14)

Jurnal 3

O

ANALISIS SWOT DALAM

MENENTUKAN STRATEGI

PEMASARAN SEPEDA MOTOR

(15)

a. Strategi Strength – Opportunities

1)Pertahankan dan tingkatkan kualitas produk maupun pelayanan purna jual 2) Pengembangan pasar menengah kebawah

3) Mengadakan kegiatan eksibisi b. Strategi Weaknesses – Opportunities

2)Promosi yang terarah

3)Promosi yang lebih gencar dengan mengadakan, mengikuti atau sebagai sponsor di berbagai event, promosi melalui media cetak dan media jejaring sosial.

4) Menambah sub dealer

c.Strategi Strenght – Threats

5)Mengembangkan daya saing

2) Meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan d. Strategi Weaknesses – Threats

6)Memperluas area promosi dengan membuka outlet – outlet untuk memperluas jaringan penjualan

2) Menambah variasi penjualan dealer seperti menjual aksesoris motor yang sedang trend di masyarakat

Referensi

Dokumen terkait

seperti biaya produksi (biaya bahan baku, biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja, biaya.. overhead pabrik) dan penggunaan biaya penjualan (biaya promosi, biaya distribusi,

Peranan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Pengendalian Intern Aktivitas Pembelian Bahan Baku Guna Mencapai Penyerahan Bahan Baku yang Tepat.. Sistem

Biaya-biaya Pembelian Bahan Baku Tenaga Kerja Langsung Overhead Pabrik Penjualan dan Administrasi Persediaan Bahan Mentah Persediaan Barang Dalam Proses Persediaan Barang

Data penjualan yang digunakan mulai dari tahun 2009 hingga 2016 seperti pada Lampiran 1, jenis-jenis bahan baku, dan biaya yang berkaitan dengan pembelian bahan baku bahan

Menurut CIC (2002), hingga tahun 2001 ekspor ikan tuna/cakalang Indonesia paling besar dikirim ke Jepang, baik untuk tuna/cakalang segar maupun beku (frozen) dengan volume impor

Kegiatan pengolahan yang sudah berkembang dan menjadi ikon di Kota Ambon hanya ikan asar (akan asap) dari bahan baku ikan Baby Tuna dan Cakalang.. Pengembangan olahan yang lain

Bonecom harus mampu menetapkan suatu perencanaan pengendalian persediaan khususnya bahan baku (raw material) ikan tuna Yellowfin untuk menentukan tingkat pembelian

Terdapat kelemahan pada prosedur pembelian bahan baku yang dilakukan oleh PD KJ saat ini seperti bahan baku kain yang diterima perusahaan memiliki kualitas yang tidak sama dengan yang