• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul - 6 DIAGRAM ELEKTRIK INDUSTRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Modul - 6 DIAGRAM ELEKTRIK INDUSTRI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Modul - 6

DIAGRAM ELEKTRIK INDUSTRI

Diagram Listrik

Diagram Listrik

y

Ladder Diagram

◦ Garis Tipis dan Garis Tebal

◦ Sirkit Daya dan Sirkit Kontrol

◦ Penamaan Komponen (Huruf dan Angka)

◦ Penomeran Kabel

◦ Garis terputus-putus : Fungsi mekanik

◦ Grounded Circuit

y

Diagram Pengkawatan (Wiring Diagrams)

◦ Electric chain hoist wiring diagram

◦ Conduit layout diagram

y

Diagram Koneksi (Connections Diagrams)

y

Diagram Rangkaian Perencanaan

y

Diagram Garis dan Blok (Single-Line and Block Diagrams)

◦ Diagram Garis

◦ Diagram Blok

(2)

LADDER DIAGRAM

LADDER DIAGRAM

y

Ladder diagram adalah sebuah representasi

g

p

skematis dari sirkit elektrik

y

Terdapat 2 buah jalur listrik yang terhubung ke

sumber listrik & bermacam sirkit (alat listrik)

terhubung diantaranya.

y

Tujuan Ladder diagram adalah untuk

menyederhanakan pembacaan suatu sirkit elektrik

LADDER DIAGRAM

LADDER DIAGRAM--cont

cont

y

Ladder diagram bukan merupakan representasi

fisik .

y

Komponen elektrik dan konduktor disusun

(3)

LADDER DIAGRAM

LADDER DIAGRAM

1.

Garis Tipis dan Garis Tebal

2

Sirkit Daya dan Sirkit Kontrol

2.

Sirkit Daya dan Sirkit Kontrol

3.

Penamaan Komponen (Huruf dan

Angka)

4.

Penomeran Kabel

5.

Garis putus-putus : Fungsi mekanik

6

G

d d Ci

it

6.

Grounded Circuit

1.

1. Garis

Garis Tipis

Tipis &

& Garis

Garis Tebal

Tebal

y Dalam suatu digram elektrik, terdapat garis tebal & garis tipis.

y Garis tebal menunjukkan konduktor yang membawa listrik bertegangan tinggi.

y Garis tipis menunjukkan sirkit pengendali, ex: saklar (switch), timers & relays.

y Konduktor yg melewati rangkaian & tidak melakukan kontak ditandai dg persilangan tanpa titik.

(4)

2.

2. Sirkit

Sirkit Daya

Daya &

& Sirkit

Sirkit Kontrol

Kontrol

y

Sirkit elektrik dipisahkan menjadi 2 bagian: sirkit

daya (power circuit) dan sirkit pengendali (control 

circuit)

circuit).

y

Tujuan pemisahan adalah untuk memungkinkan

proses pengendalian mesin tanpa menggunakan

peralatan yang berarus tinggi, kecuali kontaktor

(penghubung) dan kabel.

y

Peralatan seperti kontaktor, motor dan beban lain 

yg berarus besar dapat dikendalikan dg 

menggunakan sistem kendali yg hanya

menggunakan sistem kendali yg hanya

memerlukan tegangan dan arus kecil.

y

Sirkit daya menyediakan daya untuk motor, 

sedangkan sirkit pengendali menyediakan daya

untuk sistem kendali.

3.

3. Penamaan

Penamaan komponen

komponen:

: Huruf

Huruf dan

dan

Angka

Angka

y

Untuk memudahkan dalam

mengenal dan mengidentifikasi

komponen-komponen elektrik

komponen-komponen elektrik

yang ada dalam rangkaian,

diberikan penomoran / penamaan

pada komponen-komponen

elektrik.

y

Beban (load) adalah peralatan

elektrik dalam jalur (ladder

diagram) yg menggunakan energi

listrik dari L1 ke L2, ex: control

relays solenoida & pilot lights

relays, solenoida & pilot lights.

(5)

3.

3. Penamaan

Penamaan komponen

komponen:

: Huruf

Huruf dan

dan

Angka

Angka--cont

cont

y

Dalam satu anak tangga hanya

terdapat satu beban.

y

Jika diinginkan lebih dari satu

Jika diinginkan lebih dari satu

beban dalam satu anak

tangga, maka beban tersebut

harus dihubungkan secara

pararel. Hal ini adalah untuk

menjamin bahwa semua

beban mendapatkan suplai

tegangan yang sama.

y

Beban-beban dalam sirkit

dioperasikan oleh peralatan

pengendali seperti switches,

pushbuttons, limit switches,

pressure switches, dsb

3.

3. Penamaan

Penamaan komponen

komponen:

: Huruf

Huruf dan

dan

Angka

Angka--cont

cont

y

Setiap beban harus

dihubungkan salah satu

g

kakinya dengan L2

y

Peralatan kendali

terhubung antara L1 dan

beban

y

Semua peralatan kendali

STOP atau OFF tambahan

harus dihubungkan seri

g

y

Semua peralatan kendali

(6)

4.

4. Penomoron

Penomoron Kabel

Kabel:

: Angka

Angka

y

Untuk memudahkan dalam mengidentifikasi letak dari

peralatan elektrik dalam Ladder diagram, maka

dipergunakan angka untuk penomoran lokasi kabel dan

lokasi skema, tiap garis atau anak tangga diberikan

angka mulai dari atas ke bawah.

5.

5. Garis

Garis terputus

terputus--putus

putus:

: Fungsi

Fungsi

Mekanik

Mekanik

y Garis terputus-putus hanya menunjukkan fungsi mekanik, bukan konduktor elektrik.

y Pada gambar terlihat bahwa garis terputus vertikal pada forward dan reverse pushbotton menandakan bahwa status kondisi Normally Closed reverse pushbotton menandakan bahwa status kondisi Normally Closed dan Normally Open terhubung secara mekanik. Oleh karena itu, penekanan terhadap salah satu tombol akan menghubungkan satu set kontak, dan mematikan lainnya.

(7)

6. Grounded Circuit

6. Grounded Circuit

y

Jika sirkit pengendali

mendapatkan daya dari sirkit

dasar (grounded circuit), maka

sirkit ini harus dihubungkan ke

b

i

hi

b lik d i

bumi, sehingga arus balik dari

ground dari sirkit pengendali

tidak menghidupkan motor atau

membuat tombol STOP atau

kendali menjadi tidak berfungsi.

y

Pada gambar terlihat ketika

sirkit bekerja, maka bagian sirkit

yang berada di sebelah kiri dari

kumparan M merupakan sirkit

yang tidak di-grounded, atau

di

b t j

d

i i ktif

disebut juga dengan sisi aktif

(hot leg). Oleh karena itu, setiap

hubungan pendek ke ground

pada sisi ini akan memutuskan

sikring dari kendali

transformator

6. Grounded Circuit

6. Grounded Circuit -- cont

cont

y

Jika sirkit tersebut di-grounded

di L1, hubungan singkat ke

tanah (ground) di setiap bagian

tanah (ground) di setiap bagian

pada sirkit akan mengaktifkan

peralatan output.

y

Ini sangat berbahaya dimana

hubungan singkat ke tanah

tidak akan memutuskan sikring,

namun akan mengaktifkan

sirkit, menghidupkan motor

secara tiba-tiba, dan menekan

tombol stop tidak akan

mematikan aliran dari

mematikan aliran dari

kumparan M, dan akibatnya

peralatan akan rusak dan

kemungkinan akan terjadi

kecelakaan.

y

Peralatan output harus

(8)

DIAGRAM PENGKAWATAN

DIAGRAM PENGKAWATAN

(WIRING DIAGRAMS)

(WIRING DIAGRAMS)

y

Wiring diagram menunjukkan koneksi aktual

g d ag a

e u ju

a

o e s a tua

dan lokasi fisik sebenarnya dari semua

komponen dalam satu sirkit. Kumparan,

sambungan, motor dan sejenisnya

diperlihatkan sesuai dengan posisi nyatanya

yang akan dijumpai pada saat instalasi.

y

Diagram ini sangat berguna untuk

menyambung peralatan-peralatan, dan juga

akan melacak kesalahan-kesalahan.

y

Diagram pengkawatan bisa dijumpai pada

penutup dari suatu peralatan elektrik misalnya

penutup dari suatu peralatan elektrik, misalnya

pada penutup dari penghidup motor magnetik.

y

Untuk sirkit yang kecil, akan lebih

menguntungkan untuk menggunakan diagram

fisikseperti ini dibandingkan dengan diagram

skematis. Akan lebih mudah untuk

mengidentifikasi lokasi terminal dan kabel dari

diagram fisik.

Electric Chain Hoist Wiring

Electric Chain Hoist Wiring

Diagram

(9)

Conduit Layout Diagram

Conduit Layout Diagram

(Diagram

(Diagram penampang

penampang saluran

saluran))

y

Conduit layout diagram menunjukkan tempat mulai dan berhentinya

aliran elektrik dan menunjukkan secara jelas jalur yang dilalui oleh

masing-masing aliran dari satu titik ke titik lainnya. Bersamaan dengan

diagram ini juga disertakan informasi mengenai saluran dan kabel, baik

jumlah, ukuran, fungsi, layanan dan jumlah kabel dalam saluran.

Connections Diagram (Diagram

Connections Diagram (Diagram

koneksi

koneksi))

y

Connections diagram

menunjukkan koneksi fisik dan

pengkabelan yang termasuk

pengkabelan yang termasuk

dalam konstruksi peralatan

elektrik.

y

Pada gambar terlihat

kombinasi rangkaian magnetic

line starter dengan kendali

transformer.

y

Dari sketsa ini dapat dilihat

y

Dari sketsa ini, dapat dilihat

bahwa gambar diagram

hampir menyerupai bentuk

aslinya, terutama pada

(10)

Diagram

Diagram Rangkaian

Rangkaian

Perencanaan

Perencanaan

y

Diagram rangkaian

perencanaan digunakan untuk

membantu dalam

menginstalasi dan melacak

menginstalasi dan melacak

kabel dalam instalasi kabel

yang kompleks.

y

Diagram ini jarang

menunjukkan detail dari papan

panel dan peralatan

pengkabelan.

y

Diagram ini biasanya hanya

menunjukkan pengkabelan

dari papan terminal, papan

panel dan peralatan lainnya.

y

Gambar disamping merupakan

penyederhanaan dari gambar

di atas.

Diagram

Diagram Garis

Garis

y

Diagram garis (single-line

diagram) merupakan bentuk

paling sederhana

p

g

dibandingkan

diagram-diagram sebelumnya, dimana

dalam diagram ini hanya

diperlihatkan

peralatan-peralatan yang pentig saja

tanpa memperlihatkan

fungsi-funsi pembantu yang ada.

y

Diagram ini banyak digunakan

l h

b

t

l t

oleh pembuat peralatan

pengendali motor sebagai

langkah untuk mempelajari

instalasi pengendali motor.

y

Diagram ini juga sering

digunakan untuk menunjukkan

saklar utama ,dan

(11)

Contoh

Contoh lain

lain dari

dari Single

Single--Line

Line

Diagram

Diagram

Diagram Blok

Diagram Blok

y

Diagram Blok (Block Diagram) menunjukkan sebagian besar dari bagian satu

sistem elektronik ataupun elektrik yang kompleks yang disajikan dalam bentuk

blok.

(12)

Magnetic Motor Control Circuit

Magnetic Motor Control Circuit

y Rangkaian pengendali motor magnetik ini terbagi menjadi 2 tipe dasar, yaitu tipe 2 kabel dan tipe 3 kabel.

y Tipe 2 kabel menggunakan perangkat utama tipe maintained-contact untuk menghasilkan L V lt R l (LVR)

Low Voltage Release (LVR).

y Gambar disamping menunjukkan contoh dari tipe 2 kabel

y Selama rangkaian ini tertutup, maka daya dapat disalurkan ke dala kumparan dari pengendali. Jika motor berhenti karena ada interupsi daya (berhentinya catu daya), maka peralatan pengendali 2 kabel tidak akan membuka. Karena rangkaian ini tidak membuka, maka motor dapat dihidupkan langsung begitu daya diberikan kembali

y Rangkaian pengendali 2 kabel ini dipergunakan pada aplikasi seperti kipas pengisap, pompa, dimana sifat menghidupkan kembali secara otomatis diperlukan, dan tidak ada kemungkinan untuk mencelakakan operator pada saat peralatan hidup kembali setelah kehilangan daya.

Magnetic Motor Control Circuit

Magnetic Motor Control Circuit

--cont

cont

y Pada Tipe 3 kabel digunakan peralatan utama momentary-contact dan holding circuit contact untuk menghasilkan Low Voltage Protection (LVP).

y Ini berarti pengendali akan mati jika tiba-tiba kehilangan daya.

y Contoh: saklar start-stop & saklar tekan pada gambar. Rangkaian pengontrol akan tertutup jika tombol stop dan holding contact berada pada starter. Jika daya diputuskan, maka penghidup (starter) akan lepas, holding contacts akan terbuka dan memutus rangkaian pengontrol sampai tombol start ditekan kembali untuk menghidupkan motor kembali.

y Rangkaian ini mencegah motor untuk hidup kembali secara otomatis setelah terjadi kembali secara otomatis setelah terjadi pemutusan daya listrik.

(13)

PENUTUP

PENUTUP

y

Ladder Diagram

◦ Garis Tipis dan Garis Tebal

◦ Sirkit Daya dan Sirkit Kontrol

◦ Penamaan Komponen (Huruf dan Angka)

◦ Penomeran Kabel

◦ Garis terputus-putus : Fungsi mekanik

◦ Grounded Circuit

y

Diagram Pengkawatan (Wiring Diagrams)

◦ Electric chian hoist wiring diagram

◦ Conduit layout diagram

y

Diagram Koneksi (Connections Diagrams)

y

Diagram Rangkaian Perencanaan

y

Diagram Garis dan Blok (Single-Line and Block Diagrams)

◦ Diagram Garis

◦ Diagram Blok

Gambar

DIAGRAM ELEKTRIK INDUSTRI
DIAGRAM PENGKAWATAN DIAGRAM PENGKAWATAN  (WIRING DIAGRAMS)
Diagram Rangkaian Rangkaian Perencanaan
Diagram BlokDiagram Blok

Referensi

Dokumen terkait

KABUPATEN KARO Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2012 sampai bulan Desember 2012 dan dibimbing oleh Bapak Ir.Luhut Sihombing.MP dan Bapak Ir.Sinar Indra

Robert Owen berpendapat bahwa peningkatan kondisi kerja karyawan (misalnya : perumahan yang baik, jam kerja, toko perusahaan yang menjual kebutuhan karyawan dengan

 Melalui media cetak BLHD Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Koran Fajar untuk membuat kolom/laman Sulsel Go Green yang memuat tulisan yang dibuat oleh setiap bidang

Dari perancangan antarmuka diatas dapat dilihat bahwa yang dihasilkan dari aplikasi yang dibangun hanya perintah (command) yang terdiri dari: add profile, delete

pusat Kedaulatan ke dalam dikuasai negara bagian 2 Hanya mempunyai 1 UUD Tiap daerah punya UUD. 3 Hak mengurus rumah tangga daerah

Jaringan IP yang digunakan adalah LAN, dimana IP PBX dan client SIP berada, sedangkan jaringan PSTN menggunakan jaringan PABX dengan client-client analog.. Konfigurasi

Didukung oleh penelitian [9] pada pertumbuhan pucuk tomat dari hipokotil juga menunjukkan hasil yang lebih baik pada kontrol, dibandingkan dengan perlakuan lainnya

Untuk mencapai tingkat kematangan yang diharapkan yaitu pada tingkat managed and measurable, penulis memberikan rekomendasi yang mengacu pada framework COBIT