• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 158/PMK.04/2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 158/PMK.04/2017"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 158/PMK.04/2017

Direktorat Teknis Kepabeanan

(2)

REGISTRASI AKSES KEPABEANAN

2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kewajiban Registrasi

 Pengangkut yang wajib mengajukan pemberitahuan pabean pengangkutan

 Dalam hal Pengangkut Kontraktual (NVOCC) belum teregistrasi, kewajiban menyerahkan manifesnya dilakukan oleh Operator sarana pengangkut

 Kewajiban registrasi termasuk pengangkut domestik yang wajib mengajukan

pemberitahuan paben pengangkutan (misal: angkut lanjut)

 Jangka waktu maksimal teregistrasi 6 (enam) bulan setelah PMK berlaku

Pengecualian Registrasi

Sesuai dengan ketentuan registrasi (Sarana Pengangkut melalui darat)

(3)

1a

24 HR ADVANCE MANIFEST SYSTEM (LAUT)

3 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI VESSEL

OPERATOR

NVOCC / POS

RKSP (INITIAL MANIFEST) LEVEL MASTER

MANIFEST NVOCC / POS LEVEL HOUSE

24 JAM PEMBONGKARAN

FINAL MANIFESTFINAL

MANIFEST

KEDATANGAN

SIAP BONGKAR

1b

2

3

SL SD

SL SD

SL: SANKSI LAYANAN

SD: SANKSI DENDA SD

Elemen data dan kelompok barang di RKSP

(Laut) sama dengan Inward Manifest saat ini

SKP

(4)

1a

INWARD MANIFEST (LAUT) WAKTU TEMPUH <24 JAM DAN MANIFES UDARA

4 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

VESSEL/PLANE OPERATOR

NVOCC / POS

RKSP (INITIAL MANIFEST) LEVEL MASTER

MANIFEST NVOCC / POS LEVEL HOUSE

PEMBONGKARAN

FINAL MANIFESTFINAL

MANIFEST

KEDATANGAN

SIAP BONGKAR

1b

2

3

SD

SL SD

SL: SANKSI LAYANAN

SD: SANKSI DENDA SD

Elemen data dan kelompok barang di RKSP

sama dengan Inward Manifest saat ini

SKP

(5)

PERBEDAAN RKSP/MANIFES LAUT

5 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI

PMK 39/2006

Vessel operator RKSP

Disampaikan Paling lambat 24jam/sebelum kedatangan Sarkut

SKP

NVOCC/POS Entry data

HBL Vessel operator

Inward manifest MBL+HBL

SKP

- Sebelum Bongkar - 24 jam Stlh

Datang

Vessel operator

NVOCC/POS

SKP

Inward Manifes Data HBL

Inward Manifes (Waktu Datang) RKSP/ Initial

Manifes Data MBL

- Sebelum Bongkar/

- 24 jam Stlh

Datang - 24 jam

Sebelum Datang/

- Saat Datang

Final Inward Manifes Data MBL+HBL

RMK 158/2017

(6)

PERBEDAAN RKSP/MANIFES UDARA

6 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

PMK 39/2006 PMK 158/2017

RKSP Disampaikan Sebelum

kedatangan

SKP

SKP

Entry data

SKP

MAWB

Inward manifest

MAWB

- Sebelum Bongkar - 8 jam Stlh Datang

- Freight Forwarder dan Penyelenggara Pos

- Perincian/pecah Pos - Setelah Nopen BC 1.1

RKSP/ Initial Manifes Data MAWB

Inward Manifes Data HAWB

Sebelu m Datang

Inward Manifes (Waktu Datang)

- Sebelum Bongkar/

- 8 jam Stlh Datang

Final Inward Manifes Data MAWB+HAWB

NVOCC/POS

NVOCC/POS

(7)

PARAMETER PENGGABUNGAN

7 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI

Parameter Penggabungan:

1. Nama Sarana Pengangkut, nomor International Maritime Organization (IMO) dalam hal Sarana Pengangkut diwajibkan terdaftar di IMO, nomor Maritime Mobile Service Identity (MMSI), nomor registrasi, dan/atau tanda panggil (call sign);

2. Nomor pelayaran (voyage), nomor penerbangan (flight), dan/atau tanggal perkiraan tiba (berangkat)/Estimated Time Arrival (Departure);

3. Nomor Master B/L atau Master AWB;

dan

4. Nama dan/atau Nomor Pokok Wajib Pajak penerima (consignee)/

Pengangkut Kontraktual/

Penyelenggara Pos.

Operator Sarana

Pengangkut/ Kuasa Operator

• NPWP NVOCC (Freight Forwarder)

• NVOCC, teregistrasi atau tidak

• Jika tidak teregistrasi, Operator (Kuasa) yang wajib mengajukan House BL/AWB

NVOCC (Freight Forwarder)/

Penyelenggara Pos

• Identitas Sarana Pengangkut: No.

IMO, No. MMSI, Call Sign, No.

Voy/Flight, ETA/ETD

WAJIB DIKETAHUI PENGANGKUT

TIDAK BOLEH SALAH!!

(8)

KEWAJIBAN PENGANGKUT

8 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

No. PENGANGKUT KEWAJIBAN KETERANGAN BATAS WAKTU 1 Operator Sarana

Pengangkut Kuasa Operator:

- Shipping Agent - Ground

Handling

a. RKSP  Data Master BL/AWB

 Data lainnya

24 Jam (Sebelum Kedatangan)

b. Inward Manifest

Data Waktu Kedatangan:

- Waktu aktual kedatangan - Waktu perkiraan bongkar - Waktu perkiraan muat

Sebelum

pembongkaran

c. Outward Manifest

 Data Master BL/AWB

 Data waktu berangkat

 Data lainnya

Sebelum

Keberangkatan

2 NVOCC (Freight Forwarder) / Penyelenggara Pos

a. Inward Manifest

 Data House BL/AWB

 Data lainnya

24 Jam (Sebelum Kedatangan)

b. Outward Manifest

 Data House BL/AWB

 Data lainnya

Sebelum

Keberangkatan

 Operator dapat mengajukan sendiri pemberitahuan pabean (apabila dapat memenuhi ketentuan untuk melakukan registrasi), atau memberikan kuasa kepada Kuasa Operator (Shipping Agent atau Ground Handling)

 Kuasa Operator atas kuasa dari Operator Sarana Pengangkut mengajukan RKSP, Inward Manifest dan Outward Manifest untuk dan atas nama Operator Sarana Pengangkut

(9)

9 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI

INWARD MANIFEST (DARAT)

BORDER

DATANG BONGKAR

BATAS

PENYERAHAN SANKSI DENDA

MANIFEST DARAT

dapat memuat untuk lebih dari 1 sarana pengangkut

angkut

1 MANIFEST BEBERAPA SARKUT

Diserahkan paling lambat saat kedatangan

sarana pengangkut pertama

(10)

OUTWARD MANIFEST LAUT & UDARA

10 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

1a

NVOCC / POS

MANIFEST OPERATOR LEVEL MASTER

MANIFEST NVOCC / POS LEVEL HOUSE

KEBERANGKATAN

FINAL MANIFEST

FINAL OUTWARD

MANIFEST 1b

2

SD: SANKSI DENDA

KEBERANGKATAN referensi tanggal & jam keberangkatan

 Kewajiban Operator dan NVOCC/Pos mengajukan Outward Manifest sesuai dengan dokumen pengangkutannya paling lambat sebelum keberangkatan

 Pengenaan sanksi administrasi berupa denda untuk Pengangkut yang melakukan pelanggaran (Pasal 9A UU Kepabeanan)

VESSEL/PLANE OPERATOR

SKP

(11)

OUTWARD MANIFEST DARAT

11 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI OPERATOR

SARANA PENGANGKUT

KEBERANGKATAN

SD: SANKSI DENDA

 Data Outward Manifest dari Airline mencakup level MAWB dan HAWB

 Data Outward Manifest dari Operator Sarana Pengangkut darat mencakup level Master dan House (apabila ada)

 Outward Manifest wajib disampaikan sebelum keberangkatan Sarana Pengangkut

1

Outward Manifest

SKP

(12)

KEWAJIBAN PENCANTUMAN NPWP

12 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

SHIPPER

BL/AWBMASTER

CONSIGNEE

INWARD/OUTWARD MANIFEST

BERLAKU SAAT 24 HR ADVANCE MANIFEST SYSTEM BERLAKU ELEMEN PENGGABUNGAN INWARD & OUTWARD MANIFEST

WAJIB

NPWP INWARD/OUTWARD

MANIFEST

NO. NPWP WAJIB DICANTUMKAN

3 tahun Sejak Berlakunya

PMK BERLAKU BERTAHAP

24 hr Advance Manifest

System

(13)

REWARD & SANKSI

13 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI

TANGGAL

REWARD KEPATUHAN Sbg Pertimbangan

Profil Pengangkut dalam ManRisk BC/Nasional Sbg Pertimbangan/Syarat - Layanan Khusus - Fasilitas

- Sertifikasi Kepabeanan

SANKSI KETIDAKPATUHAN Melanggar UU:

- Pidana

- Sanksi Administrasi (Denda) Sesuai UU Pabean

Melanggar PMK 10x dlm 6 bulan:

Pengangkut tidak dilayani

pengajuan RKSP dan/atau Inward Manifest selanjutnya

Penolakan pengajuan RKSP / Inward Manifest berlaku untuk SarKut yang seharusnya diajukan olehnya

- Pengajuan SarKut dimaksud dapat diajukan oleh Pengangkut lain

- Setelah melaksanakan sanksi, Pengangkut memberitahukan kepada Ka Kantor untuk pencabutan sanksi layanan

- Dalam hal di wilayah tersebut tidak ada pengangkut lain yang beroperasi atau dapat bekerja sama, Pemb. Pabean dapat dilayani dengan persetujuan Ka Kantor Pengumuman

Tingkat Kepatuhan Pengangkut

dilakukan periodik

(14)

MANAJEMEN RISIKO REDRESS INWARD MANIFEST

14 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

NO. PERBAIKAN MANIFEST PERSETUJUAN

KA KPPBC

BATAS WAKTU

ATENSI

1 KESALAHAN JUMLAH KEMASAN/PETI KEMAS, JUMLAH BARANG CURAH

YA, SETELAH KEDATANGAN

CLEARANCE POTENSI DENDA

2 POS MANIFES YANG DIBATALKAN ATAU DITAMBAHKAN

YA, SETELAH KEDATANGAN

CLEARANCE POTENSI DENDA

3 PERUBAHAN REAL CONSIGNEE KE REAL CONSIGNEE

YA, SETELAH KEDATANGAN

CLEARANCE TRANSFER OF TITLE 4 NOMOR, MEREK, UKURAN, JENIS

KEMASAN/PETI KEMAS

TIDAK CLEARANCE -

5 URAIAN BARANG, BERAT BARANG SELAIN BARANG CURAH

TIDAK CLEARANCE -

6 PENGGABUNGAN POS DENGAN DATA SAMA

TIDAK CLEARANCE -

7 NAMA DAN ALAMAT CONSIGNEE (TANPA TRANSFER OF TITLE)

TIDAK CLEARANCE -

8 DATA LAINNYA TIDAK CLEARANCE -

 Dalam hal consignee merupakan AEO, MITA, atau importir risiko rendah, perubahan data

dapat dilakukan setelah pengajuan PIB (Clearance)

(15)

MANAJEMEN RISIKO REDRESS OUTWARD MANIFEST

15 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI

NO. PERBAIKAN MANIFEST PERSETUJUAN KA KPPBC

BATAS WAKTU

ATENSI

1 KESALAHAN JUMLAH KEMASAN/PETI KEMAS, JUMLAH BARANG CURAH

YA, SETELAH BERANGKAT

3 HARI DENDA, FASILITAS, PERPAJAKAN 2 POS MANIFES YANG DIBATALKAN ATAU

DITAMBAHKAN

YA, SETELAH BERANGKAT

3 HARI DENDA, FASILITAS, PERPAJAKAN 3 PERUBAHAN NAMA DAN/ATAU ALAMAT

SHIPPER & CONSIGNEE

YA, SETELAH BERANGKAT

30 HARI DENDA, FASILITAS, PERPAJAKAN 4 NOMOR, MEREK, UKURAN, JENIS

KEMASAN/PETI KEMAS

TIDAK 30 HARI -

5 URAIAN BARANG, BERAT BARANG SELAIN BARANG CURAH

TIDAK 30 HARI -

6 PENGGABUNGAN POS DENGAN DATA SAMA

TIDAK 30 HARI -

7 DATA LAINNYA TIDAK 30 HARI -

 Untuk kepentingan kelengkapan dan akurasi data, Kepala Kantor Pabean dapat

memberikan pengecualian atas ketentuan batas waktu di atas

(16)

16 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

ANGKUT TERUS DAN ANGKUT LANJUT

Final Destination:

Pantoloan

TJ. PRIOK

INWARD BC 1.1

ANGKUT TERUS

TIDAK ADA PEMBONGKARAN

OUTWARD BC 1.1

(17)

17 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI

ANGKUT TERUS DAN ANGKUT LANJUT

TJ. PERAK

INWARD BC 1.1

ANGKUT LANJUT BARANG DIBONGKAR GANTI SARKUT

OUTWARD BC 1.1

(18)

18 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

ANGKUT TERUS DAN ANGKUT LANJUT

MAKASSAR

ANGKUT TERUS

TIDAK ADA PEMBONGKARAN

INWARD BC 1.1 OUTWARD BC 1.1

PANTOLOAN

INWARD BC 1.1 OUTWARD BC 1.1

ANGKUT LANJUT BARANG DIBONGKAR

BC 2.0/BC 2.3

BARANG DIKELUARKAN

(19)

APA YANG DILAKUKAN SETELAH INI??

19 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kementerian Keuangan RI

REGISTRASI KEPABEANAN: PENGANGKUT Pihak-pihak:

Operator Sarana Pengangkut Kuasa Operator

(Shipping Agent/Ground

Handling) NVOCC (Freight

Forwarder) Penyelenggara

Pos

http://registrasi.insw.go.id/

Secara Online di

(20)

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dilakukan tahap ini adalah untuk mengetahui posisi dan peranan teknologi informasi yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang bersangkutan, serta

“Dengan mengakui adanya tempat khusus yang dimiliki spesies endemik di warisan alami Andrea, Departemen Kehutanan akan mengembangkan “Rencana Pemulihan Spesies”

Puisi “Diponegoro” dan “Bunga dan Tembok” adalah karya kreatif yang lahir di zaman yang berbeda namun begitu keduanya memiliki tema yang sama yaitu mengungkap

Dengan adanya perbaikan aktivitas yang dilakukan guru dan siswa selama menggunakan media gambar dalam model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil

- OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN UMUM, ADMINISTRASI KEUANGAN DAERAH, PERANGKAT DAERAH,

[r]

Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara keterampilan mengajar guru dengan minat belajar siswa kelas V SD Negeri Segugus

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, apabila ada peserta yang berkeberatan atas pengumuman ini dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan Panitia