BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam era globalisasi saat ini. Kondisi ini dapat memengaruhi suatu instansi salah satunya untuk memperoleh informasi dengan cepat dan mudah. Oleh karena itu dibutuhkan sistem untuk membantu membangun informasi dengan cepat dan mudah salah satunya dalam sistem penggajian yang terkomputerisasi dapat memudahkan perusahaan memperoleh data karyawan yang lebih terstruktur dan meminalisir resiko kehilangan data karyawan karena data tersimpan didalam
database serta dapat meminimalisir kesalahan proses perhitungan gaji [1].
Pendidikan pada anak usia dini merupakan pendidikan yang paling awal diselenggarakan, hal ini patut diperhatikan pada saat ini karena dengan mengenalkan pendidikan pada anak usia dini merupakan salah satu upaya pembinaan sebelum menempuh pendidikan lebih lanjut. Dengan mengenalkan pendidikan sejak dini dapat membantu perkembangan anak, baik dalam kecerdasan, bahasa, komunikasi dan perkembangan fisik [2]. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa pendidikan anak usia dini termasuk kedalam pendidikan yang penting bagi anak. Pendidikan anak usia dini yang baik dan tepat dibutuhkan anak untuk menghadapi masa depan [3]. Dalam UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 menjelaskan bahwa pendidikan usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut [4].
Hal itu menjadi faktor berdirinya jasa sekolah, selain memberikan pelayanan pendidikan biasanya sekolah juga menjadi tempat penitipan anak (TPA) atau yang disebut daycare sampai kedua orang tuanya pulang dari tempat bekerja. Pendidikan
anak usia dini di Indonesia memiliki lima jenis layanan, salah satunya adalah Tempat Penitipan Anak (TPA) atau daycare [5].
Gambar 1- 1
Data Guru Negeri dan Swasta Taman Kanak-Kanak
Berdasarkan data dari kemendikbud yang digambarkan diatas, jumlah guru dan kepala sekolah berdasarkan tiap tahun yang berada di Jawa Barat. Pada tahun ajaran 2017/2018 jumlah guru dan kepala sekolah taman kanak-kanak swasta sejumlah 31.008 sedangkan taman kanak-kanak negeri sejumlah 571 dan jika dibandingkan dengan tahun ajaran 2018/2019 mengalami peningkatan jumlah guru taman kanak swasta yang berada di Jawa Barat sejumlah 35.743 dan guru taman kanak-kanak negeri sejumlah 606 [6]. Salah satu pendidikan taman kanak-kanak kanak-kanak swasta yang berada di Kabupaten Bandung yaitu Almalia Preschool and Daycare. Almalia
Preschool and Daycare ini berdiri pada tahun 2013 dari awal hingga saat ini berada
di komplek Permata Buah Batu Blok A-25 Jalan Terusan Buah Batu Dayeuhkolot Bandung dan memiliki 17 orang total karyawan.
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000 35000 40000 2016/2017 2017/2018 2018/2019
JUMLAH DATA GURU NEGERI DAN
SWASTA TAMAN KANAK-KANAK DI
PROVINSI JAWA BARAT
BERDASARKAN TIAP TAHUN
Saat ini pekerjaan merupakan kegiatan yang sangat penting bagi manusia karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehubungan dengan pekerjaan maka tak luput dari perusahaan atau instansi yang membuka lapangan pekerjaan untuk mencapai tujuan organisasinya maka suatu perusahaan pasti membutuhkan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan perusahaan terutama pada perusahaan yang bergerak dibidang jasa seperti jasa pelayanan pendidikan. Sedangkan sumber daya manusia atau yang bisa disebut dengan karyawan juga membutuh imbalan atas jasa yang diberikan ke perusahaan atau yang kita kenal dengan gaji. Gaji merupakan hal yang sensitif bagi karyawan atau pegawai yang bekerja dalam suatu perusahaan, karena dengan memperoleh gaji, karyawan dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Gaji merupakan suatu penghargaan yang dapat memotivasi kinerja karyawan, yang dibayarkan setiap bulan oleh perusahaan yang bersangkutan [7]. Sedangkan penggajian adalah pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan administrasi atau yang mempunyai jenjang jabatan yang pada umumnya dibayarkan secara tetap per bulan [8]. Jadi dapat disimpulkan bahwa gaji merupakan pembayaran atau suatu penghargaan yang dapat memotivasi kinerja karyawan oleh sebuah perusahaan kepada karyawan yang dibayar setiap bulan.
Berdasarkan pengertiannya dapat dikatakan bahwa gaji merupakan hal yang penting untuk menunjang kinerja karyawan, apabila terjadi sebuah kesalahan sistem penggajian didalam sebuah perusahaan, akan mengakibatkan masalah terhadap karyawan dan perusahaan [9]. Selain penggajian, hal lain yang menjadi penting di dalam perusahaan yaitu kehadiran. Karena kinerja dari karyawan akan terlihat dengan adanya presensi kehadiran dari karyawan dan juga akan berpengaruh terhadap perusahaan. Kehadiran menurut kamus besar Indonesia merupakan adanya seseorang, sekumpulan orang pada suatu tempat [10]. Maka dengan dibuatnya sebuah sistem penggajian dan presensi kehadiran diharapkan dapat membantu untuk mengurangi permasalahan dalam proses penggajian dan presensi kehadiran pegawai didalam sebuah perusahaan. Maka peneliti akan membuat sebuah aplikasi berbasis web untuk pencatatan penggajian di Almalia Preschool and
pencatatan gaji karyawan, sistem pencatatan cuti karyawan, pencatatan kehadiran karyawan, pencatatan utang piutang dan potongan gaji karyawan. Oleh karena itu dengan aplikasi berbasis web untuk pencatatan penggajian dengan metode neto di Almalia Preschool and Daycare diharapkan penerapan sistem berjalan dengan baik dan dapat mendukung kinerja para karyawan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan Latar Belakang diatas, maka dapat disimpulkan beberapa rumusan masalah yang akan dibahas oleh penulis sebagai berikut:
a. Bagaimana pengelolaan kehadiran karyawan berbasis web? b. Bagaimana pengelolaan penggajian berbasis web?
c. Bagaimana pengelolaan piutang karyawan berbasis web?
d. Bagaimana membuat laporan penggajian, laporan kehadiran, dan laporan laba rugi berbasis web?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan yang diperoleh berdasarkan rumusan masalah adalah sebagai berikut:
a. Mampu mencatat kehadiran karyawan menggunakan RFID pada Almalia
Preschool and Daycare berbasis web.
b. Mampu mencatat dan menghitung gaji karyawan dengan metode neto berbasis
web.
c. Mampu mencatat piutang karyawan dan potongan gaji pada Almalia Preschool
and Daycare berbasis web.
d. Mampu menampilkan laporan penggajian, laporan kehadiran, dan laporan laba rugi berbasis web.
1.4 Batasan Masalah
Batasan Masalah dalam proyek akhir ini adalah sebagai berikut:
a. Metode yang digunakan adalah metode SDLC Waterfall sampai ketahap pengujian.
b. Pengujian pengujian perangkat lunak menggunakan metode black box testing. c. Aplikasi tidak menangani utang dan pembayaran utang jika karyawan sudah
keluar bekerja dari Almalia Preschool and Daycare.
d. Pembuatan aplikasi menggunakan Bahasa pemograman Hypertext Prepocessor (PHP) murni.
e. Tidak menangani BPJS kesehatan.
f. Pembayaran gaji karyawan dilakukan oleh bagian pengeluaran kas.
g. Aplikasi ini tidak dapat menentukan tanggal kalender nasional yang menentukan hari kerja.
h. Aplikasi ini belum mempertimbangkan hari libur nasional.
i. Pengajuan pinjaman tidak bisa melebihi gaji perbulan karyawan dan jumlah pengajuan ditentukan (gaji guru x masa kerja : 12 bulan).
j. Potongan telat kehadiran 50% dari gaji pokok yang sudah dibagi jumlah hari kerja.
k. Komponen gaji terdiri dari gaji pokok jabatan yang sudah dibagi kehadiran masuk kerja, lembur, tunjangan yang sudah di tambahkan, dan potongan piutang karyawan.
l. Jumlah maksimal cuti karyawan 12 hari dalam satu tahun. m. Tunjangan hari raya dua kali gaji pokok jabatan.
n. Lembur karyawan ditambahkan secara manual.
o. Penggajian dapat dilakukan jika bulan yang akan digaji sudah berjalan 1 bulan hari kerja.
1.5 Metode Pengerjaan
1.5.1 Metode Pengumpulan Data
Pada metode pengumpulan data ini penulis menggunakan beberapa teknik yang digunakan untuk pengumpulan data sebagai berikut:
a. Wawancara
Teknik ini digunakan dengan cara memberikan pertanyaan secara langsung kepada admin keuangan pada tanggal 10 September 2019 untuk memperoleh informasi
yang dibutuhkan dengan sistem yang akan dibuat, dan dapat dibuktikan dengan lampiran 1.
b. Observasi
Observasi digunakan untuk mengetahui secara langsung data yang akan dibutuhkan dengan cara mengamati langsung data yang dibutuhkan dimulai dari proses input, transaksi, hingga laporan yang dihasilkan dan dapat dibuktikan dengan lampiran 2. c. Studi Literatur
Pada teknik ini pengumpulan data yang dibutuhkan dengan cara mencari dan membaca referensi dari sumber-sumber yang berkaitan dengan objek yang berhubungan dengan topik penulis dan dapat dibuktikan dengan membandingkan beberapa proyek akhir terdahulu.
1.5.2 Metode Pengembangan
Systems Development Life Cycle (SDLC) adalah sebuah acuan dalam proses
pembuatan dan pengembangan sistem, SDLC memiliki tahapan-tahapan yaitu
planning, analysis, design, implementation, dan maintenance [11]. Serta
menggunakan model Waterfall SDLC adapun pengertian model Waterfall SDLC adalah perangkat lunak berurutan proses pembangunan dimana kemajuan dianggap mengalir semakin kebawah melalui beberapa fase yang harus dijalankan untuk berhasil membangun perangkat lunak komputer. Awalnya, Metode Waterfall diusulkan oleh Winston W. Royce pada 1970 untuk menggambarkan kemungkinan praktik rekayasa perangkat lunak. Metode Waterfall mendefinisikan sebagai beberapa tahapan fase yang harus diselesaikan satu demi satu dan pindah ke fase berikutnya hanya saat fase sebelumnya sudah sepenuhnya selesai. Dalam model
Gambar 1- 2 Model Waterfall a. Tahap Analisis
Pada tahapan ini diperlukan mendapatkan informasi berupa keseluruhan data harus bisa didapatkan pada tahapan ini. Pada tahap ini penulis menggali informasi dengan wawancara dan observasi lalu menganalisis seperti apa perangkat yang diharapkan pengguna serta batasan perangkat lunak dan juga penulis mendokumentasikan dokumen yang akan digunakan pada tahap selanjutnya.
b. Tahap Desain
Pada tahap ini dilakukan sebelum pembuatan kode program. Bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai apa yang seharusnya dikerjakan dengan membuat desain pembuatan program termasuk struktur data, relasi antar table, diagram antar muka, hingga tampilan tatap muka.
c. Tahap Pengodean
Pada tahap ini dilakukan pembuatan program dengan menulis kode-kode program menggunakan bahasa pemograman PHP dan codeigniter dan penyimpanan basis data menggunakan MySQL. Penulisan code-code atau coding dilakukan berdasarkan desan yang telah dibuat pada tahapan sebelumnya.
d. Tahap Pengujian
Pada tahap pengujian dilakukan dengan cara uji coba fungsionalitas pada sistem yang telah dibuat. Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah sistem yang telah dibuat sesuai dengan desainnya dan untuk meminimalisir kesalahan serta memastikan
sesuai dengan apa yang diinginkan. Pengujian ini menggunakan metode blackbox testing.
e. Tahap Pemeliharaan
Pada tahapan ini dilakukan pemeliharaan untuk perangkat lunak yang telah dikerjakan, namun pada tahapan ini penulis tidak mengerjakan tahapan pemeliharaan.
1.6 Jadwal Pengerjaan
Berikut adalah tabel jadwal pengerjaan proyek akhir: Tabel 1- 1 Jadwal Pengerjaan