• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SD Islam Terpadu Al Mishbah Kelas / Semester : IV (Empat)/2

Tema : 6. Cita-citaku

Sub Tema : 1. Aku dan Cita-citaku Pembelajaran ke : 1

Alokasi waktu : 10 menit A. KOMPETENSI INTI

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentnag dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas , sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anaks ehta, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku aak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Bahasa Indonesia

KD Kompetensi Indikator

3.6 Menggali isi dan amanat puisi yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan

3.6.1. Mengidentifikasi ciri-ciri puisi dengan benar

4.6 Melisankan puisi hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi dan ekspresi yang tepat sebagai bentuk ungkapan diri

.4.2.1 Menyajikan hasil pengamatan tentang ciri-ciri puisi (dalam bentuk kesimpulan) secara terperinci

IPA

No Kompetensi Indikator

3.2 Membandingkan siklus hidup beberapa jenis makhluk hidup serta mengaitkan dengan upaya pelestariannya

3.2.1 Mengidentifikasi siklus makhluk hidup yang ada di sekitar (ayam dan kambing)

4.2 Membuat skema siklus hidup beberapa jenis makhluk hidup yang ada di lingkungan sekitarnya dan slogan upaya pelestariannya

4.2.1 Membuat poster tahapan

pertumbuhan dan perkembangan hewan (ayam dan kambing)

(2)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui kegiatan mengamati dan berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri puisi dengan benar.

2. Melalui kegiatan mengidentifikasi perbedaan teks dalam tabel, siswa dapat menyimpulkan hasil pengamatan tentang ciri-ciri puisi secara terperinci.

3. Melalui kegiatan melakukan pengamatan, siswa mampu mengidentifikasi siklus makhluk hidup yang ada di sekitarnya (ayam dan kambing) dengan baik.

4. Melalui kegiatan menyusun gambar tahapan pertumbuhan dan perkembangan hewan (ayam dan kambing) dengan benar.

D. MATERI 1. Ciri-ciri puisi 2. Siklus hidup hewan

E. METODE PEMBELAJARAN : Ceramah, tanya jawab, penugasan F. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pembukaan 1. Guru mengucapkan salam pada siswa.

2. Guru menanyakan kabar keadaan siswa dengan lagu

“Asssalamualaikum How Are You?”

3. Guru mempresensi kehadiran siswa.

4. Guru memeriksa kesiapan dan konsentrasi siswa dengan melakukan yel-yel dan tepuk Bum Cek.

5. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang keinginan mereka di masa depan.

6. Guru menghubungkan cerita dengan sub tema dan tujuan pembelajaran.

2 menit

Inti 1. Siswa diajak mengingat film Upin-Ipin tentang CITA-CITA. Siswa juga diajak berdiskusi untuk mengetahui arti dari “Cita-cita” dengan meminta salah seorang siswa maju ke depan. Siswa diminta mengetik kata “Cita-cita” melalui laptop guru untuk mengetahui artinya secara online di kbbi.web.id.

2. Setelah mengetahui arti dari “Cita-cita”, guru meminta beberapa siswa untuk mengemukakan cita- citanya. Siswa kemudian diminta untuk menyebutkan cita-cita yang ada hubungannnya dengan pelestarian lingkungan. Guru memandu siswa dengan mengajak bertanya jawab salah satu siwa yang rumahnya dengan dokter hewan (drh.

Wiwik Idayanti di Segodorejo).

3. Untuk mengenal lebih jauh tentang dokter hewan, maka siswa diberikan dua teks bacaan mengenai dokter hewan (teks puisi dan teks paragraf

6 menit

(3)

terlampir).

4. Secara berpasangan dengan teman sebelahnya, siswa diminta membaca lalu mencari perbedaan dari kedua teks tersebut (identifikasi puisi).

5. Siswa menuliskan perbedaan teks yang ditemukan, dalam bentuk tabel.

6. Siswa secara acak diminta oleh guru untuk mengemukakan pendapatnya.

7. Guru mengkonfirmasi jawaban bersama-sama dengan siswa. Siswa diberikan penjelasan mengenai puisi, sebagaimana yang disajikan sebagai teks 1.

8. Kegiatan dilanjutkan dengan pengamatan ke kebun sekolah.

9. Siswa masih secara berpasangan, mengamati ayam dan kambing yang ada di kebun.

10. Siswa diajak bertanya jawab mengenai tahap pertumbuhan dan perkembangan kedua hewan tersebut.

11. Siswa diberikan kertas kosong ukuran A3 dan diminta membuat poster tahapan pertumbuhan dan perkembangan hewan (ayam dan kambing)

12. Siswa mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.

Penutup 1. Guru bersama dengan siswa menyimpulkan pembelajaran hari ini.

2. Guru memberikan refleksi pembelajaran hari ini.

3. Guru memberikan apresiasi pada siswa berupa pujian.

4. Guru menyampaikan pesan moral terkait pembelajaran kepada siswa.

5. Guru menyampaikan sekilas pembelajaran selanjutnya.

6. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.

7. Guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam.

2 menit

G. PENILAIAN Jenis penilaian:

1. Penilaian sikap

Penilaian yang dilakukan dengan cara observasi sikap sosial ketika kegiatan berkelompok.

2. Penilaian pengetahuan yaitu dengan menuliskan kesimpulan mengenai ciri-ciri puisi dan tahapan pertumbuhan serta perkembangan ayam dan kambing.

3. Penilaian keterampilan, meliputi:

a. Menyajikan hasil pengamatan tentang ciri-ciri puisi

b. Membuat poster tahapan pertumbuhan hewan (ayam dan kambing)

(4)

H. MEDIA, ALAT DAN SUMBER BELAJAR

1) Media : teks bacaan, potongan gambar pertumbuhan dan perkembangan ayam dan kambing

2) Alat : laptop 3) Sumber belajar :

a. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2016. Buku Guru SD/MI Kelas IV Tema 6: Cita-citaku . Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Cetakan ke-3. Jakarta: Kemdikbud.

b. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2016. Buku Siswa SD/MI Kelas IV Cita-citaku (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Cetakan ke-2. Jakarta: Kemdikbud.

c. Kebun sekolah d. Internet

Jombang, 28 Juni 2022 Mengetahui

Kepala Sekolah,

Emma Churyanintias, S.Pd.

Guru Kelas IV ,

Wariska Dwiyanti, S.Pd.

(5)

Lampiran 1

Teks 1

Jika Aku Menjadi Dokter Hewan Jika aku jadi dokter hewan

Kan ku obati semua hewan yang terluka Ku rawat mereka dengan seksama Sampai sembuh seperti sedia kala Jika aku jadi dokter hewan

Ku tolong anjing liar di jalan Yang terluka dan tercampakkan Agar mereka memiliki kehidupan

Teks 2

Ticta, Dokter Hewan Cantik Yang Dedikasikan Hidupnya Untuk Satwa Liar

Mengunjungi Taman Safari 2 Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, tak hanya hewan-hewan lucu dan menarik yang akan kamu saksikan. Kamu pun juga akan menemukan salah satu dokter hewan yang tak hanya cantik, tetapi juga sangat terampil merawat dan mengobati hewan-hewan yang ada di kebun binatang tersebut.

Namanya drh Praticta Ayu Anggia Rizky. Ia adalah seorang dokter hewan lulusan Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Dokter Hewan yang telah hampir 2 tahun lebih bekerja di Taman Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur ini berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

"Saya menyukai satwa liar karena bagi saya satwa liar itu menarik. Awalnya karena saya gemar menonton Discovery Channel. Dan dari tayangan itu selalu ada saja yang seru di dunia satwa liar," ujarnya ketika berbincang dengan brilio.net, Senin (28/12).

Menurut Ticta, panggilan akrabnya, di Indonesia sendiri masih belum terlalu awam tentang satwa liar. Seminar dan pelatihannya pun sangat minim.

Kebanyakan masih seputar hewan kesayangan dan hewan ternak. Justru itulah yang membuat satwa liar baginya sangat menarik untuk dipelajari. "Dari semua satwa liar, saya dari dulu cinta sekali dengan reptil, meski ilmu di reptil masih sangat minim. Kenapa? Karena mereka nggak berisik. Hahaha! Nggak sih, bercanda. Saya cinta ya karena saya cinta. Cinta tak butuh alasan, kan?" lanjut perempuan manis yang kini berkonsentrasi di satwa liar herbivora seperti bison dan rusa di Taman Safari 2, Prigen itu.

(6)

Ticta kemudian bercerita awal mula mengapa ia bisa bergabung menjadi dokter hewan di Taman Safari 2. Kisahnya, tahun 2012 lalu ia 'terjebak' dengan kewajiban mahasiswa sebagai syarat yudisium, yakni mewajibkan mahasiswa untuk mengambil magang. Karena diajak seorang teman yang juga pecinta satwa liar, saat itu Ticta akhirnya memberanikan diri untuk magang di Taman Safari 2 Prigen sebagai keeper, selama 3 minggu.

"Sebagai keeper lho ya. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan medis sama sekali. Pas magang kerjaannya ya ikut bersih-bersih kandang, ngasih pakan, mandiin gajah. Semacam anak kandang gitu," kenangnya.

Sejak saat itulah ia mulai mencintai dan bercita-cita untuk nantinya bekerja sebagai dokter hewan yang berkonsentrasi di satwa liar. Saat ditanya bosan atau tidak, jawaban perempuan manis ini sungguh diplomatis,

"Kalau bosan pasti pernah. Tapi saya punya impian besar untuk melanjutkan S2 ke luar negeri, ambil Zoo Nutrition. Bagaimanapun saya cinta sama satwa liar. Kerja di satwa liar itu harus siap kulitnya hitam, siap punya luka- luka permanen, siap jelek soalnya kerjanya outdoor terus. Tapi sukanya banyak, bisa kenalan sama satwa-satwa eksotis," terangnya.

Ticta juga mengatakan, bahwa karena ilmu satwa liar merupakan ilmu yang langka, maka ia sering dijadikan rujukan pertanyaan rekan sejawatnya yang bertanya tentang hewan-hewan eksotik. Meski begitu, ia terkadang juga kesulitan bila menemukan kasus yang langka untuk dipecahkan, untuk itulah ia merasa untuk harus tetap terus belajar, membaca jurnal, berkonsultasi dengan dokter hewan senior di dalam maupun di luar negeri, agar ilmunya berkembang.

"Saya punya harapan, semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang semakin paham dan sadar tentang kelestarian dan kesejahteraan satwa endemik yang ada di Indonesia, agar tidak punah. Karena ironi sekali ya, kalau justru negara lain yang lebih memerhatikan kelestarian satwa kita," pungkasnya.

Sumber teks bacaan:

a) Teks 1

https://www.osnipa.com/contoh-puisi-tema-jika-aku-menjadi-seorang-dokter- hewan/

b) Teks 2

https://www.brilio.net/sosok/ticta-dokter-hewan-cantik-yang-dedikasikan- hidupnya-untuk-satwa-liar-1512292.html

(7)

Lembar Kegiatan Kelompok (Bahasa Indonesia)

Bacalah teks bacaan berikut ini dengan seksama kemudian lengkapilah tabel sesuai bacaan tersebut!

Teks 1

Jika Aku Menjadi Dokter Hewan

Jika aku jadi dokter hewan

Kan ku obati semua hewan yang terluka Ku rawat mereka dengan seksama Sampai sembuh seperti sedia kala Jika aku jadi dokter hewan

Ku tolong anjing liar di jalan Yang terluka dan tercampakkan Agar mereka memiliki kehidupan

Teks 2

Ticta, Dokter Hewan Cantik Yang Dedikasikan Hidupnya Untuk Satwa Liar

Mengunjungi Taman Safari 2 Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, tak hanya hewan-hewan lucu dan menarik yang akan kamu saksikan. Kamu pun juga akan menemukan salah satu dokter hewan yang tak hanya cantik, tetapi juga sangat terampil merawat dan mengobati hewan-hewan yang ada di kebun binatang tersebut.

Namanya drh Praticta Ayu Anggia Rizky. Ia adalah seorang dokter hewan lulusan Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Dokter Hewan yang telah hampir 2 tahun lebih bekerja di Taman Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur ini berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

"Saya menyukai satwa liar karena bagi saya satwa liar itu menarik. Awalnya karena saya gemar menonton Discovery Channel. Dan dari tayangan itu selalu ada saja yang seru di dunia satwa liar," ujarnya ketika berbincang dengan brilio.net, Senin (28/12).

Anggota Kelompok : ………..

(8)

Menurut Ticta, panggilan akrabnya, di Indonesia sendiri masih belum terlalu awam tentang satwa liar. Seminar dan pelatihannya pun sangat minim.

Kebanyakan masih seputar hewan kesayangan dan hewan ternak. Justru itulah yang membuat satwa liar baginya sangat menarik untuk dipelajari. "Dari semua satwa liar, saya dari dulu cinta sekali dengan reptil, meski ilmu di reptil masih sangat minim. Kenapa? Karena mereka nggak berisik. Hahaha! Nggak sih, bercanda. Saya cinta ya karena saya cinta. Cinta tak butuh alasan, kan?" lanjut perempuan manis yang kini berkonsentrasi di satwa liar herbivora seperti bison dan rusa di Taman Safari 2, Prigen itu.

Ticta kemudian bercerita awal mula mengapa ia bisa bergabung menjadi dokter hewan di Taman Safari 2. Kisahnya, tahun 2012 lalu ia 'terjebak' dengan kewajiban mahasiswa sebagai syarat yudisium, yakni mewajibkan mahasiswa untuk mengambil magang. Karena diajak seorang teman yang juga pecinta satwa liar, saat itu Ticta akhirnya memberanikan diri untuk magang di Taman Safari 2 Prigen sebagai keeper, selama 3 minggu.

"Sebagai keeper lho ya. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan medis sama sekali. Pas magang kerjaannya ya ikut bersih-bersih kandang, ngasih pakan, mandiin gajah. Semacam anak kandang gitu," kenangnya.

Sejak saat itulah ia mulai mencintai dan bercita-cita untuk nantinya bekerja sebagai dokter hewan yang berkonsentrasi di satwa liar. Saat ditanya bosan atau tidak, jawaban perempuan manis ini sungguh diplomatis,

"Kalau bosan pasti pernah. Tapi saya punya impian besar untuk melanjutkan S2 ke luar negeri, ambil Zoo Nutrition. Bagaimanapun saya cinta sama satwa liar. Kerja di satwa liar itu harus siap kulitnya hitam, siap punya luka- luka permanen, siap jelek soalnya kerjanya outdoor terus. Tapi sukanya banyak, bisa kenalan sama satwa-satwa eksotis," terangnya.

Ticta juga mengatakan, bahwa karena ilmu satwa liar merupakan ilmu yang langka, maka ia sering dijadikan rujukan pertanyaan rekan sejawatnya yang bertanya tentang hewan-hewan eksotik. Meski begitu, ia terkadang juga kesulitan bila menemukan kasus yang langka untuk dipecahkan, untuk itulah ia merasa untuk harus tetap terus belajar, membaca jurnal, berkonsultasi dengan dokter hewan senior di dalam maupun di luar negeri, agar ilmunya berkembang.

"Saya punya harapan, semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang semakin paham dan sadar tentang kelestarian dan kesejahteraan satwa endemik yang ada di Indonesia, agar tidak punah. Karena ironi sekali ya, kalau justru negara lain yang lebih memerhatikan kelestarian satwa kita," pungkasnya.

1. Lengkapilan tabel berikut ini dengan tepat!

No. Aspek

pembeda Teks 1 Teks 2

1 Bentuk tampilan teks

… …

2 Pemilihan kata … …

3 Bunyi (vokal) dari kata terakhir setiap baris

… …

4 Gaya bahasa yang disajikan

… …

(9)

2. Menurutmu, diantara beberapa jenis karya sastra yaitu prosa, drama dan puisi, maka teks 1 termasuk jenis ….

3. Tulis dan jelaskan mengenai ciri-ciri puisi berdasarkan hasil identifikasi di atas!

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

………..

(10)

Penilaian Pembelajaran

Bahasa Indonesia ( keterampilan )

Siswa berdiskusi dan presentasi hasil tugas berpasangan dengan teman sebelahnya Lampiran 2

1. Penilaian Sikap Nama siswa

Aspek Penilaian kerjasama aktif

berpendapat

santun Ahmad Nauval Habibi

Ahmad Rizal Akmad Nur Khabib Farhan Dwi Zulianto Nur Faizin Imanulloh

Keterangan : 1 : cukup baik 2 : baik 3 : sangat baik 2. Penilaian Pengetahuan dan Ketrampilan

Bahasa Indonesia

 Menyimpulkan ciri-ciri puisi

Aspek Sangat baik Baik Cukup Perlu

pendampingan

4 3 2 1

Pengetahuan ciri-ciri puisi

Menyebutkan dengan benar semua ciri puisi (4ciri)

Menyebutkan 3 ciri puisi dengan benar

Menyebutkan 2 ciri puisi dengan benar

Hanya dapat menyebutkan 1 ciri puisi Ketrampilan

menuliskan hasil kesimpula pengamatan dan diskusi tentang ciri- ciri puisi degan benar dan bahasa yang runtut

Menuliskan 4 ciri-ciri puisi dengan benar dan bahasa yang runtut

Menuliskan 3 ciri-ciri puisi dengan benar dan bahasa yang runtut

Menuliskan dengan benar 2 ciri-ciri puisi dan bahasa yang kurang runtut

Menuliskan dengan benar 1 ciri-ciri puisi dengan bahasa yang kurang runtut

(11)

3. Penilaian Pengetahuan dan Ketrampilan Ilmu Pengetahua Alam(IPA)

 Membuat poster tahapan pertumbuhand an perkembangan ayam dan kambing

Aspek Sangat baik Baik Cukup Perlu

pendampingan

4 3 2 1

Pengetahuan tentang tahapan pertumbuhan serta

perkembangan ayam dan kambing

Mampu menyajikan 4 gambar tahapan pertumbuhan dan

perkembangan ayam dan kambing dengan tepat

Mampu menyajikan 3 gambar tahapan pertumbuhan dan

perkembangan ayam dan kambing dengan tepat

Mampu menyajikan 2 gambar tahapan pertumbuhan dan

perkembangan ayam dan kambing dengan tepat

Tidak mampu menyajikan gambar tahapan pertumbuhan dan

perkembangan ayam dan kambing dengan tepat Ketrampilan

menuliskan hasil kesimpulan tentang tahapan pertumbuhan serta

perkembangan ayam dan kambing

Kesimpulan ditulis dengan tepat dan meliputi 4 tahapan sesuai gambar

Kesimpulan ditulis dengan tepat dan meliputi 3 tahapan sesuai gambar

Kesimpulan ditulis dengan tepat dan meliputi 2 tahapan sesuai gambar

Kesimpulan ditulis dengan kuran tepat dan tidak meliputi tepat dan meliputi 3 tahapan sesuai gambar

Referensi

Dokumen terkait

Melalui pemahaman terhadap pentingnya hewan piaraan bagi kehidupan manusia, peserta didik dapat mensyukuri anugerah Tuhan Yang Maha Esa dengan melaksanakan kewajiban

Siswa bersama dengan guru membaca teks dan mencermati gambar yang disajikan di Buku Siswa, guru menggunakan topik bahasan tentang dokter hewan sebagai jembatan

Sesuai dengan salah satu tujuan pembelajaran yaitu peserta didik dapat menemukan sifat – sifat determinan matriks ordo 2x2 , silahkan peserta didik mendiskusikan dan menyelesaikan

Pendidik menyampaikan masalah yang harus dipecahkan secara kelompok yakni membuat poster yang memuat cara melestarikan tumbuhan dan hewan serta menemukan informasi

Dengan bimbingan guru siswa membahas tentang berbagai pekerjaan yang menjadi cita-cita antara lain menjadi seorang guru, arsitek, dokter hewan, penyanyi, dan

Setiap mahkluk hidup memiliki bentuk tubuh yang berbeda – beda, begitu juga dengan hewan. Antara hewan satu dengan lainnya memiliki bentuk dan fungsi bagian

Siswa bersama dengan guru membaca teks dan mencermati gambar yang disajikan di Buku Siswa, guru menggunakan topik bahasan tentang dokter hewan sebagai jembatan untuk membahas

4.6 Melalui kegiatan Etakiru anak terampil mendeskripsikan minimal 3 ciri – ciri bunga dengan baik 3.3 Melalui kegiatan mengamati PPT anak mampu mengumpulkan informasi cara