• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1 Kedudukan dan Koordinasi

Penulis melamar sebagai intern agar dapat masuk dan menjadi bagian dalam perusahaan. Penulis kemudian mempelajari kedudukannya dalam perusahaan dan koordinasi yang ada di perusahaan tersebut. Berikut adalah uraian kedudukan dan koordinasi yang diterima penulis selama magang berlangsung.

3.1.1 Kedudukan

Penulis masuk sebagai 2D Artist yang berada pada divisi 2D Art untuk gim

‘My Lovely Wife’. Tugas dan kewajiban penulis sebagai 2D Artist adalah membantu menyelesaikan dan melengkapi desain 2D Art yang sudah ada, baik dalam segi environment art maupun character art, serta membuat beberapa desain baru dalam bentuk NPC atau non-playable character art.

3.1.2 Koordinasi

Pekerjaan yang akan dikerjakan oleh penulis diberikan lewat briefing melalui media daring Discord. Sedangkan untuk memantau progress yang sudah penulis kerjakan, dilakukan melalui media daring Trello.

Supervisor menjelaskan secara detail pekerjaan yang harus penulis lakukan dan hal - hal apa saja yang harus diperhatikan. Penulis mengeksekusi pekerjaan sesuai arahan dari supervisor. Setelah desain selesai dibuat, supervisor akan menganalisis desain tersebut dan

(2)

proses kerja, penulis juga mendiskusikan dengan supervisor beberapa desain yang direvisi, maupun desain baru yang penulis buat.

Tabel 3.1 – Bagan Koordinasi

(3)

3.2 Tugas Yang Dilakukan

Selama proses kerja magang yang berdurasi 455 jam selama 65 hari, penulis mendapat project berupa ilustrasi 2D yang mencangkup pembuatan dan pelengkapan asset environment dan character untuk gim ‘My Lovely Wife’.

Gambar 3.1 – Gim My Lovely Wife

(Sumber : https://store.steampowered.com/app/1251930/My_Lovely_Wife/)

Berikut penjelasan mengenai pekerjaan yang diampu penulis selama menjalani proses magang.

Minggu Pekerjaan Keterangan

1 Asset 2D environment

‘Ancient Ruin’

Pelengkapan asset 2D environment

‘Ancient Ruin’ yang berjumlah total 4 buah asset Asset 2D environment

‘Fortuna Plaza’

Pelengkapan asset 2D environment

‘Fortuna Plaza’ yang berjumlah total 3 buah asset

2 Asset 2D environment

‘Hallowed Shrine’

Pelengkapan asset 2D environment

‘Hallowed Shrine’ yang berjumlah total 4 buah asset

(4)

Asset 2D environment

‘Aphrodite’s Brothel’

Pelengkapan asset 2D environment

‘Aphrodite’s Brothel’ yang berjumlah total 3 buah asset

3 Asset 2D environment

‘Noire Academy’

Pelengkapan asset 2D environment

‘Noire Academy’ yang berjumlah total 4 buah asset

Asset 2D environment

‘Charm School’

Pelengkapan asset 2D environment

‘Charm School’ yang berjumlah total 4 buah asset

4 Asset 2D character

‘Mistress X’

Pembuatan asset 2D character

‘Mistress X’ yang berjumlah total 1 buah asset Asset 2D character

‘Supercilious Succubus’

Pelengkapan asset 2D character

‘Supercilious Succubus’ yang berjumlah total 2 buah asset

5 Asset 2D character

‘Avaricious Succubus Human Form’

Pelengkapan asset 2D character

‘Avaricious Succubus Human Form’

yang berjumlah total 2 buah asset Asset 2D character

‘Lustful Succubus Human Form’

Pelengkapan asset 2D character

‘Lustful Succubus Human Form’ yang berjumlah total 2 buah asset

6 Asset 2D character

‘NPC Bangsawan’

Pembuatan asset 2D character

‘NPC Bangsawan’ yang berjumlah total 3 buah asset

7 Asset 2D character

‘NPC Polisi’

Pembuatan asset 2D character

‘NPC Polisi’ yang berjumlah total 3 buah asset

8 Asset 2D character

‘NPC Commoner’

Pembuatan asset 2D character

‘NPC Commoner’ yang berjumlah total 3 buah asset

9 Asset 2D character

‘NPC Prisoner’

Pembuatan asset 2D character

‘NPC Prisoner’ yang berjumlah total 3 buah asset

10 Asset 2D character

‘Faltering Succubus Human Form’

Pelengkapan asset 2D character

‘Faltering Succubus Human Form’

yang berjumlah total 2 buah asset 11 Asset 2D character Pelengkapan asset 2D character

(5)

‘Curious Succubus Human Form’ ‘Curious Succubus Human Form’

yang berjumlah total 2 buah asset

12 Asset 2D character

‘Resourceful Succubus Human Form’

Pelengkapan asset 2D character

‘Resourceful Succubus Human Form’

yang berjumlah total 2 buah asset

13 Asset 2D character

‘Supercilious Succubus Human Form’

Pelengkapan asset 2D character

‘Supercilious Succubus Human Form’

yang berjumlah total 2 buah asset

Tabel 3.2 – Keseluruhan Pekerjaan Selama Proses Magang

3.3 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang

Selama proses kerja magang berlangsung, penulis diberi kewajiban untuk melengkapi beberapa desain environment maupun character yang sudah ada.

Penulis mendapat bimbingan oleh Muhammad Raswan Orizka selaku lead artist, dan juga oleh Yosi Yesaya Rondonuwu selaku supervisor penulis. Dalam beberapa kesempatan, penulis juga diberi peluang untuk membuat desain baru yang penulis inginkan. Berikut adalah 4 dari total 21 pekerjaan yang penulis lakukan selama proses magang.

3.3.1 Asset 2D Environment ‘Ancient Ruins’

Penulis diberi brief mengenai tugas pertama yang harus dikerjakan, yaitu melengkapi asset 2D environment dari beberapa desain yang sudah ada.

Tema dari desain environment ini adalah ‘Gothic Victorian’, dengan palet warna yang ter-desaturasi dan terlihat kusam dan pucat.

(6)

Gambar 3.2 – Kota Harbaloth - Environment Utama Gim My Lovely Wife (Sumber : Dokumentasi Perusahaan)

Gambar 3.3 – Palet Warna Untuk Environment (Sumber : Dokumentasi Perusahaan)

(7)

Salah satu asset environment yang dikerjakan penulis adalah

‘Ancient Ruins’. Konsep bangunan ini adalah kuil tua yang tidak diketahui asal - usulnya, namun sudah ada sejak dahulu. Pada awalnya kuil ini terlihat terbengkalai dan sebagian bangunannya sudah tertimbun tanah dan dikelilingi vegetasi liar, namun seiring permainan berjalan, pemain akan dapat memberi upgrade pada bangunan ini. Kegunaan bangunan ini di dalam gim adalah untuk melakukan ekstraksi carnal essence oleh succubus dari penghuni Kota Harbaloth.

Gambar 3.4 – Sketsa Awal Environment ‘Ancient Ruin’

Desain environment Ancient Ruin yang sudah ada adalah nomor 3.

Tugas penulis adalah membuat versi upgrade dan downgrade dari desain tersebut. Setelah sketsa awal mendapatkan revisi dari supervisor, berikut adalah hasil akhir dari keseluruhan skema upgradables bangunan ini.

(8)

Gambar 3.5 – Hasil Akhir Environment ‘Ancient Ruin’

(9)

Perubahan pada desain environment Ancient Ruin dari tingkat 1 ke tingkat 5 adalah sebagai berikut. Di tingkat 1, bangunan masih berupa pegunungan yang tertimbun tanah dan hanya sedikit saja bagian bangunan yang terlihat, yaitu di bagian atas dan bawah. Di tingkat 2, sebagian pegunungan sudah digali, menampakkan bagian dari bangunan baru yaitu menara utama. Di tingkat 3, bagian selatan pegunungan juga digali, menampakkan menara sekunder. Di tingkat 4, bangunan - bangunan yang tampak seperti reruntuhan dibangun kembali agar tampak baru, serta ditambahkan tangga di bagian bawah bangunan. Di tingkat 5, dibuat gate yang berfungsi sebagai tempat succubus melakukan planar travel.

3.3.2 Asset 2D Character ‘Mistress X’

Penulis diberi brief mengenai tugas selanjutnya yang harus dikerjakan, yaitu melengkapi desain yang sudah ada serta membuat beberapa desain baru untuk asset 2D character. Tema dari desain character ini adalah orang - orang pada era ‘Gothic Victorian’, dengan palet warna yang ter-desaturasi dan terlihat kusam dan pucat.

(10)

Gambar 3.6 – Karakter Utama Gim My Lovely Wife - Jake & Luna (Sumber : Dokumentasi Perusahaan)

Salah satu asset character yang dikerjakan penulis adalah ‘Mistress X’.

Konsep karakter ini adalah bangsawan pemilik Charm School di era victorian yang mengajarkan succubus etika berkelakuan menjadi seorang bangsawan.

Karena karakter ini sepenuhnya didesain oleh penulis, maka untuk tahap awal, penulis diberikan brief tambahan akan pipeline production untuk desain karakter yang akan menjadi salah satu karakter yang cukup sering ditemui pemain ini. Pertama, penulis harus meng-explore body type untuk karakter ini. Setelah alternatif body type dibuat oleh penulis, maka selanjutnya penulis harus mengumpulkan gambar - gambar referensi untuk dijadikan moodboard, lalu membuat sketsa karakter untuk ketiga body type berdasarkan moodboard.

Karena pada awalnya penulis tidak diberitahu mengenai karakteristik Mistress X secara detail, maka penulis membuat ketiga body type berdasarkan dari tiga personality yang penulis pikirkan. Body type pertama penulis namakan ‘Humble & Friendly’, disini Mistress X terlihat pendek, sedikit gendut dan nampak tersenyum ramah. Pakaian yang penulis buat juga disesuaikan dengan karakter ‘Humble & Friendly’ ini.

Untuk body type kedua, penulis membuat Mistress X nampak tinggi dan sangat langsing, pakaian yang penulis buat untuk body type kedua ini juga memiliki banyak sudut tajam, yang menggambarkan bahwa

(11)

karakter ini memiliki niat jahat. Bentuk muka yang penulis buat untuk tipe kedua ini juga nampak tersenyum licik. Maka dari itu penulis menamakan body type kedua ini ‘Wicked & Deceptive’.

Body type terakhir menggambarkan keseriusan dan sifat angkuh seorang bangsawan. Bentuk body type ini tidak terlalu kurus maupun gemuk,, dengan tinggi badan diantara body type pertama dan kedua. Gaun yang penulis buat untuk body type ketiga ini juga menggambarkan sifat dingin dan serius dengan adanya banyak bulu dan rumbai - rumbai.

Penulis menamai body type ini ‘Cold & Serious’.

(12)

Gambar 3.7 – Alternatif Body Type Untuk Karakter Mistress X

Gambar 3.8 – Body Type yang Dipilih oleh Supervisor

(13)

Supervisor lalu memilih sketsa body type gabungan dari ‘cold &

serious’ dengan ‘wicked & deceptive’ sebagai body type final. Penulis lalu membuat line art berdasarkan pemilihan supervisor. Setelah line art selesai, supervisor menyetujui line art yang sudah penulis buat. Lalu penulis diberi instruksi untuk membuat 3 alternatif base color untuk skema warna karakter Mistress X.

(14)

Gambar 3.9 – Line Art dan Alternatif Warna Base Color

Penulis membuat 3 skema warna dengan tema royalty dan elegance, karena Mistress X adalah karakter bangsawan. Supervisor memilih skema warna yang kanan (merah dan krem). Tahap selanjutnya adalah membuat render untuk dijadikan hasil final. Setelah proses render, penulis diharuskan untuk memisahkan beberapa bagian tubuh karakter ini (Breakdown) agar kemudian dapat dianimasikan oleh animator.

(15)

Gambar 3.10 – Hasil Final Render dan Breakdown Mistress X

3.3.3 Pengerjaan Asset 2D Character ‘Supercilious Succubus’

Asset character kedua yang dikerjakan penulis adalah ‘Supercilious Succubus’. Konsep karakter ini adalah succubus yang memiliki sifat sombong dan angkuh. Penulis diharuskan melengkapi desain Supercilious Succubus dari desain yang sudah ada, dimulai dari penambahan variasi ekspresi karakter.

(16)

Gambar 3.11 – Desain Front View Supercilious Succubus (Sumber : Dokumentasi Perusahaan)

Gambar 3.12 – Variasi Ekspresi Supercilious Succubus

Selanjutnya penulis diharuskan melengkapi back view untuk karakter ini. Metode yang diberikan untuk mempermudah pembuatan back

(17)

view ini adalah dengan membalikkan desain front view dan menyesuaikan dengan bagian - bagian yang akan tampak di bagian belakang. Mula - mula penulis menyesuaikan line art terlebih dahulu, lalu kemudian memberikan base color kedalamnya.

Gambar 3.13 – Pembuatan Back View Supercilious Succubus

(18)

3.3.4 Asset 2D Character ‘Avaricious Succubus Human Form’

Asset character ketiga yang dikerjakan penulis adalah ‘Avaricious Succubus Human Form’. Penulis diharuskan membuat versi manusia dari desain Avaricious Succubus yang sudah ada, dengan pose tampak depan dan tampak belakang.

Gambar 3.14 – Sketsa Awal Avaricious Succubus Human Form

Setelah penulis menyelesaikan sketsa Avaricious Succubus human form, penulis mendapatkan revisi dari supervisor. Supervisor mengatakan bahwa pose human form dari succubus harus identik dengan pose succubus form, maka dari itu penulis merevisi sketsa ini. Berikut adalah hasil setelah revisi dalam bentuk line art dan base color.

(19)

Gambar 3.15 – Line Art dan Base Color Avaricious Succubus Human Form

Setelah menyelesaikan line art dan base color Avaricious Succubus human form, penulis mendapatkan revisi yang kedua dari supervisor. Supervisor mengatakan pose human form harus dibalik menghadap ke kanan dan dibuat lebih bungkuk. Maka dari itu penulis

(20)

Gambar 3.16 – Final Render Avaricious Succubus Human Form

3.4 Kendala yang Ditemukan

Selama penulis melaksanakan proses kegiatan magang di Gamechanger Studio, terdapat beberapa kendala yang dialami penulis, diantaranya;

1. Pengalaman penulis yang masih minim dalam hal seputar pipeline production pembuatan asset visual dan sistem kerja secara umum di studio gim membuat penulis harus belajar kembali mengenai hal - hal tersebut.

2. Proses kerja magang daring akibat diberlakukannya PSBB kadang mengakibatkan terjadinya miskomunikasi antara rekan kerja satu dengan yang lainnya, yang juga penulis alami.

(21)

3.5 Solusi atas Kendala yang Ditemukan

Penulis merumuskan beberapa solusi atas kendala yang ditemukan agar pelaksanaan kegiatan magang dapat berjalan lancar, diantaranya;

1. Meluangkan waktu untuk mempelajari seputar pipeline production dan sistem kerja yang ada di dalam studio, serta tidak malu untuk bertanya jika kurang paham tentang satu atau dua hal dalam sistem kerja.

2. Sistem kerja daring membuat hampir seluruh komunikasi dilakukan melalui chat. Maka dari itu kejelasan dalam menyampaikan informasi menjadi krusial agar miskomunikasi dapat diminimalisir sebanyak mungkin.

Setelah melalui banyak pengalaman seputar praktek kerja magang di Gamechanger Studio, penulis mendapat banyak pelajaran seputar soft skill dan etos dalam dunia kerja yang tidak kalah penting untuk dipelajari dan diterapkan guna menjadi desainer yang lebih baik. Adanya dukungan dari supervisor, rekan kerja dan pembimbing magang juga penulis rasakan selama melalui proses kerja magang, yang membantu penulis dalam menuntaskan kegiatan magang ini.

Harapan penulis pada Studio Gim Gamechanger adalah agar studio ini dapat terus berkembang dan berinovasi kedepannya. Selain inovasi dari segi visual, juga inovasi dari segi gameplay design, karena pada umumnya game indie dikenal melalui tipe gameplay-nya yang tidak biasa dan cenderung unik.

Referensi

Dokumen terkait

Selama menjalankan praktek kerja magang, penulis membuat ilustrasi untuk konten Instagram IMURAL dengan brief konten yang sudah disiapkan oleh Dimash selaku

Berdasarkan populasi yang ada maka dapat ditentukan sampelnya, teknik sampling untuk menentukan sampel Aparat Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten

Dimana pada tahapan ini, penulis memutuskan untuk membuat desain dengan illustrasi yang sesuai dengan brief awal yaitu menginginkan desain yang menunjukkan rasa pedas

Atas rekomendasi dari Kepala Pelayanan yang bersangkutan dan Presiden staf medis yang secara khusus digambarkan bahwa hak istimewa klinis akan

modal diatur secara khusus guna mem- berikan kepastian hukum, mempertegas kewajiban penanam modal terhadap pene- rapan prinsip tata kelola perusahaan yang sehat,

 Wacana lengkap, unsur bahasa bervariasi dan menggunakan ungkapan yang menarik  Idea relevan, huraian jelas dan matang.. Baik 20-25  Menepati tema

(93,33%)  Keberadaan tenaga profesional bidang kehutanan (sarjana kehutanan, tenaga teknis menengah kehutanan dan tenaga teknis yang telah memiliki sertifikat sesuai

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Bauran Pemasaran dan Pelayanan Terhadap Kepuasan dan Komitmen Konsumen