95
L A M
P
I
R
A
N
96
Lampiran 1. Kisi-Kisi Soal Tes Berpikir Kreatif Matematis (TBKM) Tipe Open Ended
KISI-KISI SOAL TES BERPIKIR KREATIF MATEMATIS (TBKM) TIPE OPEN ENDED
Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Trangkil Kelas/Semester : VII C/Genap
Mata Pelajaran : Matematika Materi Pembelajaran : Aritmatika Sosial Alokasi Waktu : 40 Menit
Kompetensi Dasar Materi Pokok
Indikator Pencapaian Kompetensi
Nomor Soal
Indikator Berpikir Kreatif
Bentuk Soal Kefasihan
(fluency)
Fleksibilitas (flexibility)
Kebaruan (novelty) 3.3 Menggunakan konsep
aljabar dalam pemecahan masalah aritmatika sosial yang sederhana.
Aritmatika Sosial
Menentukan harga jual dan keuntungan jika modal dan harga beli diketahui.
1
Uraian Menentukan macam
barang dengan harga beli yang telah diketahui.
2
97
Keterangan:
Kefasihan (fluency) : Siswa dapat menyelesaikan permasalahan dengan memberikan beragam jawaban dengan benar.
Fleksibilitas (flexibility) : Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan cara yang beragam dan minimal dua jawaban.
Kebaruan (novelty) : Siswa dapat menyelesaikan permasalahan dengan jawaban yang berbeda dari kebanyakan siswa lainnya.
98
Lampiran 2. Soal Tes Berpikir Kreatif Matematis (TBKM) Tipe Open Ended
SOAL TES BERPIKIR KREATIF MATEMATIS (TBKM) TIPE OPEN ENDED
Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VII/Genap Materi Pokok : Aritmatika Sosial Alokasi Waktu : 40 Menit
Petunjuk Pengerjaan:
Berdoalah terlebih dahulu sebelum mengerjakan.
Tulislah identitas diri (nama, kelas, dan nomor absen) pada lembar jawab yang telah disediakan.
Bacalah soal-soal di bawah ini dengan cermat.
Kerjakan setiap soal dengan teliti dan lengkap.
Kerjakan soal yang dianggap mudah terlebih dahulu.
1. Bu Ajeng adalah seorang reseller kain. Ia mendapat pesanan kain songket dari temannya yang berada di luar kota. Ia memiliki modal Rp. 900.000.
Kemudian ia membeli kain songket seharga Rp. 550.000. Kain songket tersebut dikirim dari kota terdekat agar dapat dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Biaya pengiriman kain songket tersebut adalah Rp.100.000.
Berapakah harga jual kain songket agar sisa uang ditambah dengan keuntungan penjualan dapat dibelikan sebuah kain songket lainnya dengan harga yang sama dengan kain songket sebelumnya? Berikanlah alasannya!
2. Ririn sedang study tour ke Lombok. Pada kunjungan hari terakhir, Ririn mampir ke sebuah toko oleh-oleh khas Lombok di daerah Mataram dan letaknya tidak jauh dari hotel tempat ia dan rombongan menginap. Dengan sisa uang Rp. 500.000, bantulah Ririn membelanjakan uang pemberian
99
ibunya dengan memilih beberapa barang di bawah ini dengan syarat uang yang dimiliki Ririn tidak kurang dan tidak juga tersisa!
Sapuk
Rp. 80.000 Diskon 25%
Gantungan Kunci Batok Kelapa
Rp. 10.000/buah Rp. 50.000/6 buah
Gasing Lombok
Rp. 350.000 Diskon 40%
Syal Tenun Lombok
Rp. 150.000 Asbak Cukli
Rp. 200.000
Kendi Maling
Rp. 150.000
Topeng Cukli
Rp. 100.000 Diskon 10%
Tas Ketak
Rp. 120.000
100
Lampiran 3. Kunci Jawaban Soal Tes Berpikir Kreatif Matematis (TBKM) Tipe Open Ended
KUNCI JAWABAN SOAL TES BERPIKIR KREATIF MATEMATIS (TBKM) TIPE OPEN ENDED
No. Kunci Jawaban Indikator yang
Dinilai Keterangan
1. Diketahui
Modal = Rp. 900.000
Harga kain songket = Rp. 550.000 Biaya pengiriman = Rp. 100.000 Ditanya:
Berapakah harga jual kain songket agar sisa uang ditambah dengan keuntungan penjualan dapat dibelikan sebuah kain songket lainnya dengan harga yang sama dengan kain songket sebelumnya?
Berikanlah alasannya!
- Siswa menuliskan apa yang telah diketahui dan ditanyakan dari soal.
Penyelesaian:
Alternatif penyelesaian:
a. Pertama yang harus dilakukan adalah mencari keseluruhan modal pembelian kain songket dan juga biaya pengirimannya sehingga pedagang diketahui telah mengeluarkan biaya pengirimannya sebagai berikut:
Harga kain songket + biaya pengiriman
= Rp. 550.000 + Rp. 100.000 = Rp. 650.000
Adapun sisa uang modal setelah digunakan membeli kain songket dan biaya pengirimannya adalah
Modal – biaya yang dikeluarkan
Kefasihan (fluency) Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan beragam jawaban dan benar.
101
= Rp. 900.000 – Rp. 650.000 = Rp. 250.000
Karena uang modal harus kembali, maka kain songket yang akan dijual harus memiliki harga minimal Rp. 650.000.
b. Kedua, agar keuntungan jika dijumlahkan dengan sisa uang modal dapat dibelikan kain songket lain dengan harga yang sama dengan sebelumnya maka Bu Ajeng harus mendapat keuntungan minimal Rp. 550.000 – Rp. 250.000 = Rp. 300.000 Sehingga harga penjualan kain songket tersebut adalah
Rp. 650.000 + Rp. 300.000 = Rp. 950.000.
Bu Ajeng harus menjual dengan minimal Rp. 950.000 agar untung dari penjualan kain songket lumayan untuk ditabung.
Fleksibilitas (flexibility)
Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan cara yang beragam dan minimal dua jawaban.
Kebaruan (novelty) Siswa dapat menyelesaikan permasalahan dengan jawaban yang berbeda dari kebanyakan siswa lainnya.
2. Diketahui:
Harga Barang
Sapuk = Rp. 80.000 diskon 25%
Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp. 10.000/buah dan Rp.
50.000/6 buah
Gasing Lombok = Rp. 350.000 diskon 40%
Syal Tenun Lombok = Rp. 150.000
Asbak Cukli = Rp. 200.000
Kendi Maling = Rp. 150.000
Topeng Cukli = Rp. 100.000 diskon 10%
Tas Ketak = Rp. 120.000 Ditanya:
Tentukan barang apa saja yang dapat dibeli dengan uang Rp.
500.000!
- Siswa menuliskan apa yang telah diketahui dan ditanyakan dari soal.
Penyelesaian:
Pertama, menentukan harga barang setelah diskon
Kefasihan (fluency) Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan
102
Sapuk = Rp. 80.000 x (100% - 25%) = Rp. 60.000
Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp. 10.000/buah dan Rp.
50.000/6 buah
Gasing Lombok = Rp. 350.000 x (100% - 40%) = Rp. 210.000
Syal Tenun Lombok = Rp. 150.000
Asbak Cukli = Rp. 200.000
Kendi Maling = Rp. 150.000
Topeng Cukli = Rp. 100.000 x (100% - 10%) = Rp. 90.000
Tas Ketak = Rp. 120.000
dengan beragam jawaban dan benar.
Alternatif Penyelesaian:
a. Sapuk = Rp. 60.000
Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp. 20.000/2 buah Syal Tenun Lombok = Rp. 150.000
Kendi Maling = Rp. 150.000 Tas Ketak = Rp. 120.000
Total = 60.000 + 20.000 + 150.000 + 150.000 + 120.000 = 500.000
Jadi barang yang dapat dibeli adalah sapuk, 2 gantungan kunci batok kelapa, syal tenun, kendi maling, dan tas ketak.
b. Gasing Lombok = Rp. 210.000 Kendi Maling = Rp. 150.000 Topeng Cukli = Rp. 90.000
Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp. 50.000/6 buah Total = 210.000 + 150.000 + 90.000 + 50.000 = 500.000 Jadi barang yang dapat dibeli adalah gasing lombok, kendi maling, topeng cukli, dan 6 gantungan kunci batok kelapa.
c. Asbak Cukli = Rp. 400.000/2 buah Rp. 200.000/buah = Rp. 400.000/2 buah
Fleksibilitas (flexibility)
Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan cara yang beragam dan minimal dua jawaban.
Kebaruan (novelty) Siswa dapat menyelesaikan permasalahan dengan jawaban yang berbeda dari kebanyakan siswa lainnya.
103
Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp. 100.000/12 buah Rp. 50.000/6 buah = Rp. 100.000/12 buah
Total = 400.000 + 100.000 = 500.000
Jadi barang yang dapat dibeli adalah 2 asbak cukli dan 12 gantungan kunci batok kelapa.
d. Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp. 200.000/24 buah Gasing Lombok = Rp. 210.000
Topeng cukli = Rp. 90.000
Total = 200.000 + 210.000 + 90.000 = 500.000
Jadi barang yang dapat dibeli adalah 24 gantungan batok kelapa,gasing lomnok, dan topeng cukli.
e. Gantungan Kunci Batok Kelapa = Rp.500.000/60 buah Rp. 50.000/6 buah = Rp. 500.000/60 buah
Jadi barang yang dapat dibeli adalah 60 gantungan kunci batok kelapa.
104
Lampiran 4. Pedoman Wawancara
PEDOMAN WAWANCARA
A. TUJUAN
Tujuan wawancara ini adalah untuk memperoleh deskripsi mengenai kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang meliputi indikator kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility), dan kebaruan (novelty) dengan melakukan wawancara berdasarkan hasil tes berpikir kreatif matematis (TBKM) pada pembelajaran matematika melalui pendekatan open ended pada materi aritmatika sosial.
B. METODE
Metode wawancara yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pertanyaan yang diajukan pada saat wawancara sesuai dengan hasil tes berpikir kreatif matematis (TBKM) yang telah dilakukan siswa sebelumnya.
2. Pertanyaan yang diajukan tidak harus sama dengan yang tertulis pada pedoman wawancara, namun tetap memuat pokok masalah yang sama.
3. Apabila pada saat wawancara siswa mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan, siswa akan diberikan pertanyaan yang lebih sederhana namun tidak menghilangkan inti dari permasalahan tersebut.
C. INSTRUMEN
Setelah siswa melakukan tes berpikir kreatif matematis (TBKM), sebanyak enam siswa dipilih berdasarkan kemampuan matematis tinggi, sedang, dan rendah untuk melakukan wawancara berkaitan hasil tes berpikir kreatif matematis (TBKM) dengan pertanyaan yang diajukan seperti pada Tabel berikut.
No. Soal Pertanyaan Indikator yang Dinilai 1 Apakah kamu pernah menyelesaikan soal
seperti ini sebelumnya? Kefasihan (fluency) Apakah kamu paham dengan masalah yang
105
di tanyakan pada soal?
Jika sudah, bagaimana proses kamu dalam menemukan jawaban?
Jika tidak, apa yang membuatmu tidak memahami soal tersebut?
Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?
Apakah ada cara penyelesaian lain selain
cara yang kamu gunakan? Fleksibilitas (flexibility) Berapa banyak jawaban yang kamu
temukan ketika menyelesaikan soal tersebut?
Bagaimana kamu terpikirkan dengan
jawaban seperti ini? Kebaruan (novelty)
2 Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?
Kefasihan (fluency) Apakah kamu paham dengan masalah yang
di tanyakan pada soal?
Jika sudah, bagaimana proses kamu dalam menemukan jawaban?
Jika tidak, apa yang membuatmu tidak memahami soal tersebut?
Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?
Apakah ada cara penyelesaian lain selain
cara yang kamu gunakan? Fleksibilitas (flexibility) Berapa banyak jawaban yang kamu
temukan ketika menyelesaikan soal tersebut?
Bagaimana kamu terpikirkan dengan
jawaban seperti ini? Kebaruan (novelty)
Catatan:
Indikator Berpikir Kreatif
Kriteria Kemampuan
Kefasihan (fluency) Siswa dapat menyelesaikan permasalahan dengan memberikan beragam jawaban dengan benar.
Fleksibilitas (flexibility)
Siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan cara yang beragam dan minimal dua jawaban.
Kebaruan (novelty) Siswa dapat menyelesaikan permasalahan dengan jawaban yang berbeda dari kebanyakan siswa lainnya.
106
Lampiran 5. Daftar Nilai Raport Matematika Kelas VII C dan Kategori Kemampuan Matematis
DAFTAR NILAI DAN KATEGORI KEMAMPUAN MATEMATIS No.
Absen Nama Nilai
Raport
Tingkat Kemampuan
Matematis
1. Adi Putra Febliansah 75 Rendah
2. Ahmad Faizin 76 Sedang
3. Alika Valensya Febrianty 76 Sedang
4. Andika Tri Wicaksono 76 Sedang
5. Anisa Putri Ramadhani 75 Rendah
6. Arsenalea Kasta Augiana Surya 79 Tinggi
7. Aulia Fikriani 76 Sedang
8. Baptista Rafael Kaelana 78 Tinggi
9. Cyntia Ika Devinasari 76 Sedang
10. Dafa Ariyanto 76 Sedang
11. Dewangga Aditya Tegar Surya Wijaya 75 Rendah
12. Ega Naufal Husna 76 Sedang
13. Eka Febriyanti 76 Sedang
14. Fadhil Eka Satria Prathama 80 Tinggi
15. Fernanda Safitri 76 Sedang
16. Herdika Julianto 76 Sedang
17. Iva Ramadani 77 Sedang
18. Kaka Gallas Syahputra 76 Sedang
19. Maharani Jihan Luthfiya 77 Sedang
20. Maulana Putra Pamungkas 78 Tinggi
21. Meichiko Jovanta 75 Rendah
22. Muhamad Luthfi Andhika Bagaskara 76 Sedang
23. Nabila Azzahro 80 Tinggi
24. Naufal Qaaris 76 Sedang
25. Nayla Putri Indrasari 76 Sedang
26. Octaviana Ramadhani 77 Sedang
27. Revalina Agustin 76 Sedang
28. Rizki Ardyan Pratama 76 Sedang
29. Satriyo Widodo 75 Rendah
30. Selvi Tri Maharani 76 Sedang
31. Vionendra Alfa Maghvian 75 Rendah
32. Viyana Agustiya Putri 79 Tinggi
107
Lampiran 6. Hasil Penyelesaian Subyek T1
108
Lampiran 7. Hasil Penyelesaian Subyek T2
109
110
Lampiran 8. Hasil Penyelesaian Subyek S1
111
112
Lampiran 9. Hasil Penyelesaian Subyek S2
113
Lampiran 10. Hasil Penyelesaian Subyek R1
114
115
Lampiran 11. Hasil Penyelesaian Subyek R2
116
Lampiran 12. Transkrip Wawancara Lengkap Subyek T1
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
T1 : “Belum pernah bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang ditanyakan pada soal nomor 1?”
T1 : “InsyaAllah saya paham bu.”
P : “Kalau sudah paham, tolong jelaskan bagaimana proses kamu dalam menemukan jawaban ini.” (menunjuk jawaban nomor 1)
T1 : “Ini bu, pertama menghitung modal pembelian kainnya dulu dengan menjumlahkan harga kain dan biaya pengiriman, setelah ketemu baru mencari sisa modal. Karena jika membeli kain lagi dengan sisa modal uangnya masih kurang jadi harus menghtung kekurangan pembelian kain sebagai keuntungan yang harus diperoleh. Rp. 300.000 ini adalah keuntungan minimal bu karena penjual kan biasanya suka kalau untungnya lebih besar. Jadi ada kemungkinan dua jawaban ini sih bu” (menunjuk jawaban nomor 1)
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
T1 : “Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
T1 : “Tidak tau bu, sepertinya ada.”
P : “Saya lihat kamu memberikan jawaban lebih dari satu ya? Kenapa?”
T1 : “Bisa jadi Bu Ajeng akan menjual kainnya dengan keuntungan lebih besar bu jadi jawaban saya ada dua Rp. 950.000 dan Rp. 1.000.000.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
T1 : “Untuk memperoleh keuntungan harus dicari dulu modal pembelian kain dan sisa modalnya. Setelah ketemu baru mencari harga jual dengan menambahkan keuntungan.”
P : “Lalu, kenapa kamu menuliskan ada harga jual sebesar Rp. 1.000.000 juga?”
T1 : “Biar untung yang diperoleh lebih besar bu.”
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
T1 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal nomor 2?”
T1 : “InsyaAllah paham juga bu.”
P : “Tolong nomor 2 dijelaskan ke saya bagaimana kamu memperoleh jawaban seperti yang kamu tuliskan ini.” (menunjuk jawaban nomor 2) T1 : “Hmmm.. Ini bu, karena ada beberapa barang yang diskon jadi saya
hitung dulu harganya bu. Terus saya cari barang yang bisa dibeli dengan uang Rp. 500.000.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
T1 : “Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
117
T1 : “Sepertinya tidak ada.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan ketika menyelesaikan soal tersebut?”
T1 : “Saya menemukan dua jawaban bu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
T1 : “Karena di soalnya menanyakan barang apa saja yang bisa dibeli Ririn dengan sisa uang Rp. 500.000 jadi saya memilih barang dengan harga yang mudah dihitung dan jumlahnya Rp. 500.000 bu.”
118
Lampiran 13. Transkrip Wawancara Lengkap Subyek T2
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
T2 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang ditanyakan pada soal?”
T2 : “InsyaAllah paham bu.”
P : “Coba jelaskan bagaimana proses kamu dalam menemukan jawaban pada nomor 1 ini.” (menunjuk jawaban nomor 1)
T2 : “Iya bu.”
“Saya menghitung modal keseluruhan pembelian kainnya terlebih dahulu yang terdiri dari harga beli kain dan biaya pengiriman.. Dari modal awal yang dimiliki Bu Ajeng Rp. 900.000, digunakan untuk membeli kain beserta biaya pengirimannya masih tersisa Rp. 250.000. Karena di dalam soal yang ditanyakan harga jual kain agar keuntungan dan sisa dapat dibelikan kain lagi dengan harga yang sama, masih kurang Rp. 400.000 lagi, jadi Rp. 400.00 ini merupakan keuntungan yang harus diperoleh Bu Ajeng pada penjualan kain. Jadi harga jual kain Bu Ajeng minimal Rp. 1.050.000 bu.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
T2 : “Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
T2 : “Hmmm.. Tidak ada bu.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan ketika menyelesaikan soal tersebut?”
T2 : “Ada satu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
T2 : “Karena yang ditanyakan pada soal harga jual kain apabila keuntungan dan sisa dapat dibelikan kain lagi dengan harga yang sama. Sisa uangnya Rp. 250.000 sedangkan untuk membeli kain lagi dengan harga yang sama dan biaya pengiriman sebesar Rp. 650.000, jadi untung yang harus diperoleh adalah Rp. 400.000. Jadi harga jual kain tersebut adalah Rp.
1.050.000 bu”
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
T2 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal?”
T2 : “InsyaAllah paham.”
P : “Coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban di soal nomor 2.”
T2 : “Nomor 2 kan barang-barangnya ada yang ada diskonnya bu, itu saya hitung dulu, setelah semua harga ketemu terus saya cari beberapa macam barang yang totalnya Rp. 500.000.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaian soal tersebut?”
T2 : “Ada satu cara penyelesaian saja bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
T2 : “Ada bu, jika tidak ingin menghitung diskon bisa langsung mencari
119
beberapa jenis barang yang tidak ada diskonnya bu.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan ketika menyelesaian soal tersebut?”
T2 : “Saya menemukan dua jawaban bu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
T2 : “Ini bu, soal nomor 2 kan menanyakan barang apa saja yang bisa dibeli dengan uang Rp. 500.000 jadi saya mencari beberapa jenis barang yang jumlahnya Rp. 500.000 bu.”
120
Lampiran 14. Transkrip Wawancara Lengkap Subyek S1
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti nomor 1 ini sebelumnya?”
S1 : “Tidak bu”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal?”
S1 : “InsyaAllah paham bu.”
P : “Coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban pada soal nomor 1.”
S1 : “Saya menghitung dulu sisa modal dari modal awal dikurangi harga beli kain, ketemu Rp. 300.000. Karena dari hasil penjualan keuntungan apabila ditambah dengan sisa modal akan dibelikan kain dengan harga yang sama setidaknya keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 200.000. Jadi Bu Ajeng dapat menjual kain songket tersebut dengan harga Rp. 750.000.”
(menunjuk cara penyelesaian nomor 1)
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
S1 : “Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
S1 : “Tidak tau bu”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan ketika menyelesaikan soal tersebut?”
S1 : “Satu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
S1 : “Agar sisa uang dan keuntungan yang diperoleh dapat dibelikan kain songket lagi dengan harga yang sama yaitu Rp. 550.000 bu.”
P : “Lalu bagaimana dengan biaya pengiriman Rp. 100.000?”
S1 : “Biaya pengiriman dibebankan kepada pembeli bu, karena Bu Ajeng seorang reseller jadi Bu Ajeng hanya mengeluarkan modal sebesar harga pembelian kainnya saja.”
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti yang nomor 2 sebelumnya?”
S1 : “Belum pernah bu”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal?”
S1 : “Paham bu”
P : “Coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban seperti ini.”
S1 : “Pertama, saya lihat gambarnya ada nama barang dan harga-harganya terus saya baca soalnya, di soalnya ada keterangan Ririn ingin membeli barang dengan total Rp. 500.000 tidak boleh kurang dan juga tidak boleh tersisa, karena ada beberapa barang yang didiskon jadi saya hitung yang ada diskonnya dulu, setelah masing-masing barang sudah ketemu harga belinya terus saya cari barang yang jumlahnya Rp. 500.000.” (menunjuk cara penyelesaian nomor 2)
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
S1 : “Dua bu.”
121
P : “Coba sebutkan dua cara penyelesaiamu seperti apa.”
S1 : “Seperti ini bu pada gantungan kunci, kalau Rp. 50.000 mendapat 6 buah kalau Rp. 500.000 mendapat 60 buah, bisa juga dengan memilih beberapa jenis barang yang jumlahnya Rp. 500.000.” (menunjuk jawaban nomor 2) P : “Lalu, berapa banyak jawaban yang kamu temukan dari soal tersebut?”
S1 : “Tiga bu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
S1 : “Sesuai yang ditanyakan di soal bu.”
“Setelah saya mencari beberapa barang, ternyata yang jumlahnya Rp.
500.000 banyak bu.”
122
Lampiran 15. Transkrip Wawancara Lengkap Subyek S2
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
S2 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang ditanyakan pada soal nomor 1?”
S2 : “InsyaAllah bu.”
P : “Jika sudah paham, coba saya tolong dijelaskan bagaimana proses kamu menemukan jawaban nomor 1 ini.” (menunjuk jawaban nomor 1)
S2 : “Iya bu.”
“Modalnya kan Rp. 900.000 digunakan untuk membeli kain dan biaya pengiriman kan ada sisa bu, kalau dibelikan kain lagi dengan sisa uang kan tidak cukup, kekurangannya diambil dari keuntungan penjualan kain jadi kainnya dijual dengan harga Rp.850.000.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal ini?”
S2 : “Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
S2 : “Hmmm.. Sepertinya tidak ada bu.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan dari soal tersebut?”
S2 : “Satu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
S2 : “Jawaban Rp. 850.000 ini bu?”
P : “Iya, coba dijelaskan bagaimana kamu dapat terpikirkan kalau harga jualnya Rp. 850.000.”
S2 : “Karena harga kainnya kan Rp. 550.000 kalau dijual dengan harga Rp.
850.000 sudah mendapatkan untung Rp. 300.000, ditambah dengan sisa uang dapat dibelikan kain lagi bu.”
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
S2 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal nomor 2?”
S2 : “Hmmm.. Iya bu, paham.”
P : “Kalau begitu coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban di nomor 2.”
S2 : “Ini saya memilih barang yang tidak didiskon bu, saya mengurangkan uang Rp. 500.000 dengan tas ketak, kendi maling, asbak cukli dan gatungan kunci bu.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
S2 : “Satu”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
S2 : “Saya terpikirkannya cara ini bu.”
P : “Baiklah. Berarti ada berapa banyak jawaban yang kamu temukan?”
S2 : “Satu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban yang kamu tuliskan ini?”
123
S2 : “Karena soalnya ditanyakan barang apa saja yang dapat dibeli dengan sisa uang Ririn Rp.500.000 jadi Rp. 500.000 saya kurang-kurangkan seperti ini.” (menunjuk cara penyelesaian dan jawaban pada nomor 2)
124
Lampiran 16. Transkrip Wawancara Lengkap Subyek R1
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti nomor 1 ini sebelumnya?
R1 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal?”
R1 : “InsyaAllah paham bu.”
P : “Coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban seperti yang kamu tuliskan di nomor 1 ini.”
R1 : “Saya mencari modal keseluruhan pembelian kainnya dulu yang terdiri dari harga kain dan biaya pengiriman. Setelah ketemu, saya mencari sisa uang modal. Sisa pembelian kain merupakan untung yang harus diperoleh agar bisa dibelikan kain lagi. Jadi harga jual kain Rp. 950.000.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?”
R1 : “Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
R1 : “Tidak.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan dari soal nomor 1 tersebut?”
R1 : “Satu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”(menunjuk jawaban nomor 1)
R1 : “Dari modal Bu Ajeng yang digunakan untuk membeli kain dan biaya pengiriman masih ada sisa, Bu Ajeng ingin menjual kain tersebut agar keuntungan yang diperoleh jika ditambah dengan sisa dapat dibelikan kain lagi dengan harga yang sama. Jadi Bu Ajeng dapat menjual kain tersebut dengan harga Rp. 950.000.”
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti nomor 2 ini sebelumnya?”
R1 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal?”
R1 : “InsyaAllah saya paham bu.”
P : “Coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban seperti yang kamu tuliskan ini.” (menunjuk jawaban nomor 2)
R1 : “Saya membaca di soalnya ini diketahui Ririn ingin berbelanja barang dengan uang Rp. 500.000, lalu saya mencari beberapa jenis baranag kemudian menemukan ini bu.” (menunjuk jawaban pada nomor 2)
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal ini?”
R1 : “Saya menggunakan satu cara penyelesain bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
R1 : “Tidak.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan dengan menyelesaikan soal nomor 2?”
R1 : “Satu bu.”
125
Lampiran 17. Transkrip Wawancara Lengkap Subyek R2
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti ini sebelumnya?”
R2 : “Belum bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang ditanyakan pada soal nomor ini?”(menunjuk soal nomor 1)
R2 : “Iya bu.”
P : “Coba jelaskan bagaimana proses kamu dalam menemukan jawaban pada nomor 1 ini.” (menunjuk jawaban pada nomor 1)
R2 : “Mencari keuntungannya dulu dengan mengurangkan harga kain dengan sisa modal, keuntungannya ditambahkan dengan harga kain terus ketemu harga jual.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaikan soal nomor 1?”
R2 : “Satu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
R2 : “Mungkin ada bu, tetapi saya taunya ini.”
P : “Okay... Lalu ada berapa banyak jawaban yang kamu temukan pada soal nomor 1?”
R2 : “Satu saja bu.”
P : “Bagaimana kamu terpikirkan dengan jawaban seperti ini?”
R2 : “Agar Bu Ajeng bisa membeli kain lagi yang harganya Rp. 550.000.”
P : “Apakah kamu pernah menyelesaikan soal seperti nomor 2 ini sebelumnya?”
R2 : “Belum pernah bu.”
P : “Apakah kamu paham dengan masalah yang di tanyakan pada soal?”
R2 : “InsyaAllah.”
P : “Kalau paham, coba kamu jelaskan bagaimana kamu memperoleh jawaban pada nomor 2.”
R2 : “Saya menghitung diskonnya dulu, kemudian mencari barang-barang yang jumlahnya Rp. 500.000 agar sisa uang yang dimiliki Ririn habis.”
P : “Berapa banyak cara penyelesaian yang kamu gunakan untuk menyelesaian soal nomor 2?”
R2 : “ Satu bu.”
P : “Apakah ada cara penyelesaian lain selain cara yang kamu gunakan?”
R2 : “Tidak tau.”
P : “Berapa banyak jawaban yang kamu temukan pada tersebut?”
R2 : “Satu bu.”
126
Lampiran 18. Lembar Dokumentasi
127
128
Wawancara dengan Subyek
129
Gerbang SMP Negeri 1 Trangkil
Plang SMP Negeri 1 Trangkil
130
Foto Peneliti dengan Bapak Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Trangkil
Foto Peneliti dengan Ibu Guru Matematika Kelas VII C
131
Lampiran 19. Surat Izin Penelitian
132
Lampiran 20. Surat Selesai Penelitian
133
Lampiran 21. Daftar Riwayat Hidup
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Adelia Febby Indriana
Tempat, Tanggal Lahir : Pati, 14 Februari 1998 Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Ds. Kajar RT 01 RW 03, Kec. Trangkil, Kab. Pati, Jawa Tengah, 59153
E-mail : [email protected]
NIM : 34201600259
Program Studi : Pendidikan Matematika
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas : Universitas Islam Sultan Agung
Riwayat Pendidikan : TK Dharma Wanita Pindah Tahun 2003 TK Bustanul Falah Lulus Tahun 2004 SDN Kajar 01 Lulus Tahun 2010
SMP Negeri 1 Trangkil Lulus Tahun 2013 SMA Negeri 1 Juwana Lulus Tahun 2016 Universitas Islam Sultan Agung Angkatan 2016
Pengalaman Organisasi : Anggota Himatika Periode 2016 – 2017
Advokasi II Sema FKIP Unissula Periode 2017 – 2018
Sekretaris I PMII Rayon Wahab Hasbullah Komisariat Sultan Agung Periode 2017 – 2018