Lampiran 1 : Hasil wawancara tokoh adat
HASIL WAWANCARA TOKOH ADAT A. Tujuan
Lembar wawancara ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan mengenai tari Nek Pung di Kabupaten Tebo.
B. Petunjuk
Sesuai dengan yang Bapak/Ibu ketahui, berilah penilaian secara objektif, jujur, serata penuh tanggung jawab terhadap pengetahuan mengenai kearifan lokal terfokus pada tari Nek Pung. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel dengan memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.
C. Identitas
Nama : Nyai Juriyah
Jabatan : Penari tari Nek Pung
No .
Deskriptor Jawaban
1. Apakah nama tradisi yang terdapat di Kabupaten Tebo?
Ada banyak tradisi yang ada di desa ini, seperti tari nek pung, jalo anak,aramkayo dll.
Apakah arti dari tari Nek Pung?
- Apakah setiap daerah nama tarian Nek Pung sama ?
Dari dahulu nama tarian memang nekk pung, nyai tidak memahami arti khusu dari nek pung.
Semua daerah mengenal tari nek pung ini dengan nama yang sama, yaitu tari nek pung.
2. Mengapa diberi nama tari Nek Pung?
Karena zaman dahulu dikisahkan nama penarinya nya adalah nek pung Sejak kapan tari Nek Pung
dilaksanakan?
Sejak tahun 90-an, pada saat nyai masih berumur 15 tahun.
Siapakah orang pertama yang mencetuskan tari Nek Pung ?
- Adakah kriteria penari?
- Berapa jumlahnya ?
Nyai tidak mengetahui siapa orang pertama yang mencetuskan karen anyai hanya diajari olehh orang dulu.
Tidak ada kriteria khusus, siapa saja boleh menarikan tari nek pung Sebenarnya tidak ada jumlah khusu dalam menari tari nek pung, yang pokok adalah ada ibu, anak gadis dan beberapa dayang.
Apa yang melatar belakangi tari Nek Pung?
Dikisahkan pada zaman dahulu ada perjodohan antar raja langit dan seorang gadis, gadis ini tidak mau
dan bersedih hati, sehingga sang ibu berusaha menghibur dengan menari 3. Bagaimanakah tahapan tari Nek
Pung ?
Beberapa tahapan hany aterlihat bersedih hati
Pada tahap apa yang dianggap tahap paling penting?
Semua tahapan sangat penting Makna seperti apa yang terdapat
dalam setiap tahap tradisi tari Nek Pung ?
Makna nya tidak boleh sedih berlarut-larut. Ada nyanyian yang mendukung makna dari gerakan tari Apakah terdapat tujuan dari
setiap tahapan?
Tujuan nya tentu menyampaikan makna gerakan yaitu jangan larut dalam kesedihan
4. Kapan tari Nek Pung dilaksanakan?
Ada dibeberapa acara tertentu Berpakah durasi tari Nek Pung? Jika pementasan sebagai hiuran
sekitar 10 menit, namun jika untuk lomba menyesuaikan batasan waktu yang diberikan biasanya sekitar 3 menit
Adakah aturan yang mengikat tari Nek Pung dilaksanakan?
Tidak ada aturan yang mengikat Dimana tari Nek Pung
dilaksanakan?
Sudah dipentaskan dijambi, tebo dan jakarta
Adakah tempat tertentu untuk pelaksanaan tari Nek Pung?
Dimana saja boleh, biasanya dipanggung dan digedung-gedung Pada saat acara apa tari Nek
Pung dilaksanakan?
Lomba-lomba dan pembukaan pameran
5. Perlengkapan apa saja yang digunakan dalam tari Nek Pung?
- Apakah bahan yang digunakan dalam tari Nek Pung?
- Adakah makna simbolik dari perlengkapan yang digunakan?
- Baju seperti apa yang digunakan dalam tari Nek Pung
Baju kurung dan kain serta beberpa perlengkapan lain seperti kalung, gelang, dan hiasan kepala Musik seperti apa yang
digunakan dalam tari Nek Pung
Musiknya berasal dari nyanyian seorang wanita dan diiringi gendang.
6. Apakah makna dari setiap gerak dari tari Nek Pung?
Maknanya menyampaikan kesedihan seorang gadis
Seberapa penting tari Nek Pung bagi masyarakat setempat?
Sangat penting.
Mengapa perlu dilaksanakan tari Nek Pung?
Supaya tari nek pung berkembang dan dikenalo oleh para generasi muda
7. Bagaimana tanggapan pemerintah mengenai tari Nek
Sanagt didukung, menurut para orang atasan tarinya bagus
Pung?
Adakah program dari pemerintah dalam pelestarian tari Nek Pung?
Pernah melakukan sosialisasi pengenalan tari nek pung 8. Siapakah yang terlibat langsung
dalam tari Nek Pung?
1 orang ibu, 1 orang anak, dan para dayang
Bagaimana partisipasi anda jika melihat tari Nek Pung?
Sangat suka 9. Adakah dukungan dari
pemerintah?
Ada Dukungan seperti apa yang diberikan pemerintah?
Dukungan berupa baju, uang dll 10. Apakah keuntungan yang anda
dapatkan dari kearifan lokal tari Nek Pung?
Membantu ekonomi saya dan desa pun menjadi terkenal.
Bagaimanakan harapan anda terrhadap tari Nek Pung?
Terus maju dan berkembang 11. Cara seperti apa yang digunakan
agar tari Nek Pung tetap lestari?
Ngajarin langsung ke anak-anak ketika ngobrol santai
Siapa saja yang terlibat dalam pelestarian tari Nek Pung?
Dari dulu nyai dan teman-teman terlibat, sekarang beberpa pihak juga terlibat,
12. Bagaimanakah hubungan anatara tari Nek Pung dengan kehidupan masyarakat setempat?
Sebagai suatu tradisi yang digunakan oleh masyarakat setempat
Apakah keuntungan pelestarian tari Nek Pung terhadap masyarakat setempat?
Untuk hiburan
Adaptasi : E Suliyati 2015
Lampirann 2 : Hasil wawancara tokoh masyarakat
HASIL WAWANCARA TOKOH MASYARAKAT A. Tujuan
Lembar wawancara ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan mengenai tari Nek Pung di Kabupaten Tebo.
B. Petunjuk
Sesuai dengan yang bapak/ibu ketahui, berilah penilaian secara objektif, jujur, serata penuh tanggungjawab terhadap pengetahuan mengenai kearifan lokal terfokus pada tari Nek Pung. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel dengan memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan C. Identitas
Nama :Alifman
Jabatan :Kepala Desa Sungai Keruh
No .
Pertanayan Jawaban
1. Apakah nama tradisi yang terdapat di Kabupaten Tebo?
Ada beberapa tradisi, seperti tari nek pung, tuturan, dan kebiasaan gotong royong, sebenarnya masih banyak lagi.
2. Bagaimana tanggapan pemerintah Desa mengenai tari Nek Pung?
Sangat positif karena memiliki nilai- nilai luhur
Adakah program dari pemerintah desa dalam pelestarian tari Nek Pung?
Ada beberapa program seperti menyediakan sanggar tari, numpang dengan beberapa media tebo top, dilibatkan dalam pembukaan MTQ desa.
3. Siapakah yang terlibat langsung dalam tari Nek Pung?
Para penarinya Bagaimana partisipasi anda
jika melihat tari Nek Pung?
Sebagai penikmat 4. Adakah dukungan dari
pemerintah desa?
Swadaya masyarakat yang kemudian diurus oleh desa,
Dukungan seperti apa yang diberikan pemerintah desa ?
Dukungan berupa dana, dan alat-alat menari yang tersedia disanggat tari.
5. Apakah keuntungan yang anda dapatkan dari kearifan lokal tari Nek Pung?
Secara umum keuntungan untk desa ini adalah menadi dikenal oleh provinsi.
Bagaimanakan harapan anda Dapat meperkaya budaya jambi ke
terrhadap tari Nek Pung? tingkat nasional.
6. Cara seperti apa yang digunakan agar tari Nek Pung tetap lestari?
Dengan membuat sanggar, dan diperkenalkan kepada generasi muda Siapa saja yang terlibat dalam
pelestarian tari Nek Pung?
Anggota sanggar, lembaga adat, perangkat desa sebagai pengurus dan karang taruna desa.
7. Bagaimanakah hubungan antara tari Nek Pung dengan kehidupan masyarakat setempat?
Ada keterkaitan
Apakah keuntungan pelestarian tari Nek Pung terhadap masyarakat setempat?
Generasi menjadi mengenali tari nek pung
Adaptasi : E Suliyati 2015
Lampiran 3 : Hasil wawancara Dinas pendidikan dan kebudayaan
HASIL WAWANCARA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN A. Tujuan
Lembar wawancara ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan mengenai tari Nek Pung di Kabupaten Tebo.
B. Petunjuk
Sesuai dengan yang bapak ibu ketahui, berilah penilaian secara objektif, jujur, serata penuh tanggungjawab terhadap pengetahuan mengenai kearifan lokal terfokus pada tari Nek Pung. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel dengan memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan C. Identitas
Nama :Guruh Puji Raharjo
Jabatan :Dinas pendidikan dan kebudayaan bagian pembinaan PTK SD No
.
Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana tanggapan Dinas Pendidikan dan kebudayaan mengenai tari Nek Pung?
Sangat bagus tarinya.
Adakah program dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan dalam pelestarian tari Nek Pung?
Lebih dipahai oleh dinas pendidikan dan kebudayaan bagian kebudayaan 2. Bagaimana partisipasi anda jika
melihat tari Nek Pung?
Sebagai penikmat saya memberikan apresiasi kepada tari nek pung 3. Adakah dukungan dari Dinas
Pendidikan dan kebudayaan?
Ada Dukungan seperti apa yang diberikan Dinas Pendidikan dan kebudayaan?
Ada, seperti pengadaan KKG di beberpa gugus mengenai kebudayaan yang diintegrasikan kedalam pembelajaran, namun belum menyeluruh
4. Apakah harapan anda mengenai tari nek pung dengan pendidikan?
Nilai-nilai luhur yang terkandung semoga bisa diserap oleh peserta didik Bagaimanakan harapan anda
terrhadap tari Nek Pung?
Supaya generasi muda mau mengenali kebudayaan tidak hanya tari nek pung, namun tari yang lainya.
5. Cara seperti apa yang digunakan agar tari Nek Pung tetap lestari?
Sosialisasi
Adaptasi : E Suliyati 2015
HASIL WAWANCARA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN A. Tujuan
Lembar wawancara ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan mengenai tari Nek Pung di Kabupaten Tebo.
B. Petunjuk
Sesuai dengan yang bapak ibu ketahui, berilah penilaian secara objektif, jujur, serata penuh tanggungjawab terhadap pengetahuan mengenai kearifan lokal terfokus pada tari Nek Pung. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel dengan memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan C. Identitas
Nama :Ika Ramadani
Jabatan :Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan
No .
Deskriptor Jawaban
1. Bagaimana tanggapan Dinas Pendidikan dan kebudayaan mengenai tari Nek Pung?
Sangat bagus, bisa memperkaya budaya provinsi jambi
Adakah program dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan dalam pelestarian tari Nek Pung?
Mengadakan programa GSMS, gerakan seniman masuk sekolah. Yang dapat mengajarkan beberapa tradisi kepada peserta didik.
Secara umum pengadaan buku mengenai kearifan lokal daerah.
2. Bagaimana partisipasi anda jika melihat tari Nek Pung?
Mendukung dalam beberapa pementasan tari nek pung 3. Adakah dukungan dari Dinas
Pendidikan dan kebudayaan?
Ada Dukungan seperti apa yang diberikan Dinas Pendidikan dan kebudayaan?
Banyak dukungan yang diberikan seperti pemberian baju dan uang.
4. Apakah harapan anda mengenai tari nek pung dengan pendidikan?
Sangat cocok dimasukkan kedalam pembelajaran, supaya keberadaanya tidak punah,
Bagaimanakan harapan anda terrhadap tari Nek Pung?
Mengangkat budaya pelestarian tebo.
Melestarikan, dan terus
mengembangkan budaya tebo.
5. Cara seperti apa yang digunakan agar tari Nek Pung tetap lestari?
Pembuatan buku
Adaptasi : E Suliyati 2015
Lampiran 4: Hasil wawancara untuk guru
INSTRUMEN WAWANCARA UNTUK GURU A. Tujuan
Lembar instrumen wawancara ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan guru mengenai bahan ajar, TIK, dan penggunaan bahan ajar.
Selain itu untuk mendapatkan informasi mengenai modul elektronik yang gsesuai dengan keinginan peserta didik.
B. Petunjuk
Berilah penilaian sesuai dengan yang bapak/ibu keratahui secara jujur dan objektif. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel berikut.
C. Identitas
Nama :Lusmaidarti, S.Pd NIP :196005091981012001 Guru Kelas :IV A
Sekolah :SD N 112/I Muara Bulian No. Pertanyaan Jawaban 1. Bagaimana
pengetahuan
Bapak/Ibu mengenai TIK
TIK merupakan suatu bentuk perkembangan zaman yang terjadi sekrang ini menandakan bahwa ada kemajuan dibidang TIK. TIK sangat menunjang bukan hanya di bidang pendidikan, namun dibeberpa bidang yang lain.
2. Apa yang bapak/ibu ketahui mengenai bahan ajar berupa TIK
?
Yang saya ketahui hanya sebatas HP, Laptop, dan Proyektor. Contohnya HP itu saya gunakan untuk mengajarkan atau memberi gambaran suatu materi kepada anak yang didalam buku tidak ada. Misalnya gambar-gambar yang saya akses dari google kemudian saya tunjukan satu persatu keppada peserta didik.
3. Apakah bapak/ibu pernah menggunakan bahan ajar berupa TIK?
Belum pernah menggunakan. Hanya terbatas kepada HP saja jika mengalami beberpa
kesulitan memberikan gambaran kepada peserta didik mengenai suatu materi.
4. Adakah kendala yang bapak/ibu hadapi ?
Jelas saja kendala di sekolah ini adalah paa sarana dan prasarana yang kurang tersedia.
Disekolah hanya ada satau proyektor saja. Jika bergantian tentu akan mengalami kesulitan sehingga lebih baik menggunakan bahan ajar yang ada saja.
5. Bagaimana hasil belajar peserta didik menggunakan bahan ajar berupa TIK?
Karena saya hanya menggunakan HP milik pribadi tentu dapat menambah pengetahuan siswa tentang suatu materi namun tidak secara optimal. Terkendala pada HP yang hanya satu dan harus ditunjukan kepada seluruh peserta didik.
6. Bahan ajar seperti apa Yang menarik, praktiks dan mudah dipahami,
yang disukai oleh peserta didik ?
serta tidak terlalu banyak teks namun lebih kepada gambar yang jelas dan dilengkapi dengan animasi animasi yang bagus dan sesuai.
Karena peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi maka menarik.
7. Apa yang bapak ibu ketahui mengenai kearifan lokal ?
Kearifan lokal merupakan budaya setempat, yang berkembang dan sering dilakukan oleh masyarakat setempat. Contohnya dibatanghari ini ada beberpa tarian baik tarian tradisional maupun tarian kreasi yang sudah di kombinasi dengan tari modern.
8. Apakah tersedia bahan ajar berbasis kearifan lokal disekolah ini ?
Ada beberapa buku yang menceritakan budaya lokal daerah setempat di perpustakaan. Namun masih belum lengkap. Dan juga aa alat musik daerah yang biasa digunakan untuk acara tertentu yang mengandung kearifna lokal 9. Bagaimana cara
bapak/ibu mengaitkan kearifan lokal dengan pembelajaran ?
Dengan bercerita kepada peserta didik mengenai kearifan lokal daerah setempat, contohnya seperti budaya daerah, adat istiadat dan baju tradisional. Jika di perlihatkan langsng belum pernah saya lakukan, saya hanya terbatas kepada bercerita. Sehingga peserta didik memahami kebiasaan yang dilakukan dimasyarakat setempat.
10. Bahan ajar seperti apa yang sering bapak/ibu gunakan ?
Biasanya hanya menggunakan buku guru dan buku siswa serta beberpa buku dari perpustakaan baik buku cerita dan LKS dan juga di kombinasi dengan beberapa media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa.
11. Apa yang bapak/ibu ketahui mengenai modul elektronik ?
Saya belum mengetahui beberapa modul elektronik.
12. Bagaimana tanggapan bapak/ibu mengenai modul elektronik berbasis kearifan lokal
?
Jika ada modul elektronik berbasis kearifan lokal sangat bagus juga karena dapat mengenalkan kearifan lokal kepada peserta didik, dan juga lebih praktis dalam penggunaan 13. Bagaimana harapana
bapak/ibu jika modul elektronik berbasis kearifan lokal diterapkan dalam pembelajaran ?
Dapt meningkatkan hasil belajar peserta didik dan meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Lampiran 5 : hasil wawancara peserta didik
INSTRUMEN WAWANCARA UNTUK PESERTA DIDIK A. Tujuan
Lembar instrumen wawancara ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan peserta didik mengenai bahan ajar, TIK, dan penggunaan bahan ajar. Selain itu untuk mendapatkan informasi mengenai bahan ajar yang sesuai dengan keinginan peserta didik.
B. Petunjuk
Berilah penilaian sesuai dengan yang peserta didik keratahui secara jujur dan objektif. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam tabel berikut.
C. Identitas
Nama :Azkia Amalia Azahra Kelas :IV
Sekolah :SDN 112/I Muara Bulian
No. Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana pengetahuan kamu mengenai TIK
Tahunya HP, dan bisa menggunakan HP. Tapi kalau untuk belajar biasanya kami menggunakan laptop juga. Tapi lebih sering menggunakan HP 2. Apa yang kamu ketahui
mengenai bahan ajar berupa TIK
?
Bahan ajar yang pakai seperti HP, Laptop.
3. Apakah kamu pernah
menggunakan bahan ajar berupa TIK?
Hanya HP
4. Adakah kendala yang kamu hadapi ?
Tidak bisa sering menggunakan TIK 5. Bagaimana hasill belajar mu
menggunakan bahan ajar berupa TIK?
Kalau dalam pembelajaran jadi lebih semangat
6. Bahan ajar seperti apa yang kamu sukai ?
Yang menarik prhatian, yang ada video nya sama gambar-gambar biar jelas.
7. Apa yang kamu ketahui mengenai kearifan lokal ?
Adat adat yang ada disini, seperti tapa malenggang yang mencari ikan di danau bersama-sama. Pernah ada disini didekat muntaz.
8. Apakah tersedia bahan ajar berbasis kearifan lokal disekolah ini ?
Ada buku diperpustakaan
9. Bagaimana cara bapak/ibu mengaitkan kearifan lokal dengan pembelajaran ?
Melalui pembelajaran dan cerita tapi hanya sekilas-kilas saja
10. Bahan ajar seperti apa yang sering bapak/ibu gunakan ?
Yang sering menggunakan buku, tapi kadang pakai hp ibuk juga
11. Apa yang kamu ketahui mengenai modul elektronik ?
Tidak tahu 12. Bagaimana tanggapan kamu
mengenai modul elektronik berbasis kearifan lokal ?
Tidak tahu
13. Bagaimana harapana kamu jika modul elektronik berbasis kearifan lokal diterapkan dalam pembelajaran ?
-
Lampiran 6 : hasil observasi guru
INSTRUMEN OBSERVASI UNTUK GURU A. Tujuan
Lembar instrumen wawancara ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan guru mengenai bahan ajar, TIK, dan penggunaan bahan ajar.
Selain itu untuk mendapatkan informasi mengenai modul elektronik yang sesuai dengan keinginan peserta didik.
B. Petunjuk
Amatilah pembelajaran yang dilakukan oleh guru, kemudia analisis lah pembelajaran tersebut dan isilah sesuai dengan pertanyaan berikut:
C. Identitas
Nama :LUSMAIDARTI, S.Pd NIP :
Guru Kelas :IV
Sekolah :SD N 112/I Muara Bulian
No. Pertanyaan Jawaban
1. Pengetahuan Bapak/Ibu mengenai TIK
Memahami beberapa alat-alat TIK, seperti HP, laptop, proyektor. Namun pada saat pembelajaran hanya terlihat guru menggunakan HP untuk menunjang proses pembelajarn.
2. Guru menguasai bahan ajar berupa TIK
Dalam proses pembelajaran bahan ajar yang digunakan oleh guru adalah buku dan penggunaan HP, namun pengunaan HP hanya sekali-kali saja.
3. Penggunaan bahan ajar TIK dalam
pembelajaran
Bahan ajar TIK yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah penggunaan HP dari ibu walikelas sedniri, sedangkan peserta didik tidak menggunakan HP
4. kendala yang bapak/ibu hadapi dalam
pembelajaran
Terlihat keterbatasan sarana dan prasarana TIK yang tersedia didalam kelas sehingga guru tidak menggunakan TIK dalam pembelajaran.
5. Peserta didik aktif jika pembelajaran
menggunakan bahan ajar TIK
Peserta didik terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Meskipun tidak menggunakan TIK.
6. Peserta didik menyukai bahan ajar berupa buku dan TIK
Pada saat guru menggunakan HP untuk memperlihatkan suatu gambar yang berkaitan dengan materi. Peserta didik menyukai pembelajaran tersebut dengan ciri-ciri memiliki rasa ingin tahu yang
tinggi.
7. Guru mengkaitkan pembelajaran dengan kearifan lokal
Cara pengaitan pembelajaran dengan kearifan lokal menggunakan metode cerita 8. Adanya buku mengenai
kearifan lokal daerah setempat
Buku yang berkaitan dengan kearifan lokal terlihat berada diperpustakaan.
9. Dengan bercerita guru menjelaskan materi dan dikaitkan dengan kearifan lokal daerah setempat
Benar, guru menggunakan metode cerita dalam proses pembelajaran. Jadi hanya sebatas menceritakan dalam bentuk abstarak.
10. keseringan
menggunakan buku dalam pembelajaran
Guru selalu menggunakan buku dalam proses pembelajaran
11. Guru menggunakan modul elektronik dalam pembelajaran
Tidak
12. Guru menyukai modul elektronik
Kurang tahu
Lampiran 7: hasil observasi peserta didik
INSTRUMEN OBSERVASI UNTUK GURU A. Tujuan
Lembar instrumen wawancara ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan guru mengenai bahan ajar, TIK, dan penggunaan bahan ajar.
Selain itu untuk mendapatkan informasi mengenai modul elektronik yang sesuai dengan keinginan peserta didik.
B. Petunjuk
Amatilah pembelajaran yang dilakukan oleh guru, kemudia analisis lah pembelajaran tersebut dan isilah sesuai dengan pertanyaan berikut:
No. Pertanyaan Jawaban
1. Peserta didik dapat menggunakan TIK
Yang terlihat pada saat melakukan pengamatan, peserta didik mampu menggunakan HP yang termasuk kedalam TIK
2. Peserta didik dapat menggunakan bahan jar berbasis TIK
Bisa, hanya HP yang dipinjami oleh seorang guru untuk belajar dan masih dalam pengawasan.
3. Penggunaan bahan ajar TIK dalam pembelajaran
Hanya HP 4. kendala yang peserta didik
hadapi dalam pembelajaran
Kurangnya sarana dan prasarana bebasis TIK, bahkan beberpa guru biasa rebutan dalam penggunan bbahan ajar berupa TIK
5. Peserta didik aktif jika pembelajaran menggunakan bahan ajar TIK
Sangat antusias jika guru
memberikan contoh menggunakan HP guru itu sendiri.
6. Peserta didik menyukai bahan ajar berupa buku dan TIK
Menyukai, terlihat dengan semangat nya peserta didik dalam mengikuti pembelajaran
7. Peserta didik memahami materi saat guru mengkaitkan materi dengan kearifan lokal daerah setepat
Memahami, namun belum terlihat maksimal
8. Adanya buku mengenai kearifan lokal daerah setempat
Ada 9. Dengan bercerita guru
menjelaskan materi dan
dikaitkan dengan kearifan lokal daerah setempat, sehingga peserta didik mengerti kearifan lokal setempat
Sudah memehami kearifan lokal namun hanya secara umum dan beberpa kearifan lokal saja. Belum menyeluruh
10. keseringan menggunakan buku Selalu menggunakan buku dalam
dalam pembelajaran proses pembelajaran 11. Peserta didik menggunakan
modul elektronik dalam pembelajaran
Tidak
12. Peserta didik menyukai modul elektronik
Tidak
Lampiran 8 : Validasi Ahli Materi I
Lampiran 9 : Validasi Ahli Materi II
Lampiran 10 : Validasi Ahli Media I
Lampiran 11 : Validasi Ahli Media II
Lampiran 12 : Validasi Ahli Bahasa I
Lampiran 13 : Validasi Ahli Bahasa II
Lampiran 14 : Validasi Ahli Praktisi I
Lampiran 15 : Validasi Ahli Praktisi II
Lampiran 16 : Validasi Ahli Praktisi III
Lampiran 17 : Bukti telah melakukan penelitian
Lampiran 18 ; bukti cek plagiat
Plagiarism Checker X Originality Report
Similarity Found: 21%
Date: Rabu, Desember 23, 2020
Statistics: 4230 words Plagiarized / 19754 Total words
Remarks: Medium Plagiarism Detected - Your Document needs Selective Improvement.
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Kearifan lokal merupakan suatu bentuk warisan budaya Indonesia, kearifan lokal mengandung nilai dan norma serta kepercayaan masyarakat setempat. “Kearifan lokal bersifat dinamis, terbuka dan mengikuti perkembangan zaman, dengan demikian kearifan lokal selalu terkait dan berhubungan dengan seluruh kehidupan manusia dan lingkungannya”
(Nugraha, 2016: 20).
Sejalan dengan pendapat Mungmachon (2012: 176), "local wisdom is the basic knowledge gained from living in harmony with nature. A very important characteristic of local wisdom comes from life experiences. experiences received by someone are integrated in the form of body, soul and environment" (kearifan lokal adalah pengetahuan dasar yang didapat dari hidup selaras dengan alam.
Karakteristik yang sangat penting dari kearifan lokal berasal dari pengalaman kehidupan.
Pengalaman yang diterima seseorang terintegrasi dalam bentuk tubuh, jiwa dan lingkungan). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal merupakan suatu budaya yang sudah melekat dalam diri masyarakat setempat.
Kearifan lokal muncul karena adanya pengalaman dalam menghadapi kehidupan.
Pengalaman seseorang tersebut dianggap benar sehingga menjadi kebiasaan yang terus dilakukan oleh masyarakat setempat. Selain uraian tersebut, terdapat Peraturan yang membahas mengenai kearifan lokal yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2017 menyatakan “kearifan Lokal adalah nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata
Lampiran 19 : Foto Pengambilan Data
FOTO DOKUMENTASI
Wawancara dengan Tokoh adat (Sumber : Ulfah Novianti, 2010)
Wawancara tokoh masyarakat ( Sumber : Ulfah Novianti, 2020)
FOTO DOKUMENTASI
Wawancara dinas pendidikan dan kebudayaan (Sumber: Ulfah Novianti, 2020)
Wawancara dinas pendidikan dan kebudayaan (Sumber : Ulfah Novianti, 2020)
FOTO DOKUMENTASI
Wawancara Guru kelas IVA ( Sumber : Ulfah Novianti, 2020)
Observasi pembelajaran IV A (sumber : Ulfah Novianti, 2020)
FOTO DOKUMENTASI
Wawancara Peserta didik kelas IV A (sumber : Ulfah Novianti, 2020)
DOKUMENTASI PENGAMBILAN DATA
Validasi Modul Kepada Validator Pertama (Sumber : Ulfah Novianti, 2020)
Validasi Modul Kepada Ahli Praktisi I (Sumber : Ulfah Novianti, 2020)
DOKUMENTASI PENGAMBILAN DATA
Validasi Modul Kepada Ahli Praktisi II (Sumber : Ulfah Novianti, 2020)
Validasi Modul Kepada Ahli Praktisi III (Sumber : Ulfah Novianti, 2020)