• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS BISNIS:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISIS BISNIS:"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS BISNIS:

ANALISIS STRATEGI

(2)
(3)

Konsep strategi dimulai dalam konteks militer dan berasal dari bahasa Yunani

“strategia”, yang berarti “ahli

militer”. Istilah ini memiliki makna

“bersiap-siap untuk berperang”

sebelum keterlibatan dengan musuh dimulai.

Strategi adalah arah dan ruang

lingkup sebuah organisasi dalam jangka panjang, untuk mencapai keuntungan bagi organisasi melalui konfigurasi/

pencocokan sumber daya dalam

lingkungan yang berubah-ubah dan

untuk memenuhi harapan pemangku

kepentingan (Johnson, Scholes and

Whittington, 2008)

(4)

Strategi perusahaan berfokus pada tujuan keseluruhan dan lingkup bisnis.

Strategi pada tingkat ini dipengaruhi oleh investor, pemerintah dan persaingan

global. Ini adalah dasar dari semua strategi dan keputusan strategis lainnya.

Strategi unit bisnis: di bawah tingkat perusahaan adalah unit bisnis strategis

(SBU). Masing-masing unit organisasi yang berbeda memiliki pasar eksternal yg

berbeda dengan SBU lain. Strategi SBU meliputi pilihan produk, harga, kepuasan pelanggan dan keunggulan kompetitif.

Strategi operasional: berfokus pada

penyampaian strategi perusahaan dan SBU melalui organisasi yang efektif dan

pengembangan sumber daya, proses dan

orang-orang.

(5)

lensa berbeda:

1) Lensa Desain (Perencanaan Formal) (+) Strategi yang dihasilkan dengan sengaja melalui analisis rinci dan komprehensif dan dirumuskan oleh manajemen puncak.

(-) Tidak selalu tepat, perlu adaptasi dan perubahan bertahap

2) Lensa Pengalaman (Intrapreneur)

(+) Strategi yg diihasilkan dari pengalaman

kolektif organisasi dan budaya organisasi untuk memberikan bentuk baru. Dimana strategi

dimodifikasi agar sesuai lingkungan yg terus berkembang.

(-) Sulit inovatif & dpt menghasilkan tanggapan yg kurang lebih sama.

3) Lensa Ide (Enterpreneur)

(+) Merupakan hasil dari iklim inovatif atau

pengenalan pemikir baru seperti CEO baru. Ide-ide ini juga bisa berasal dari pemindaian lingkungan melihat apa yang terjadi di luar organisasi dan mengidentifikasi

peluang/pesaing/pelanggan/teknologi baru.

(6)
(7)

Memberikan fokus bagi organisasi dan

memungkinkan semua bagian untuk memahami alasan di balik keputusan tingkat atas dan

bagaimana setiap bagian bisa berkontribusi.

Menyediakan kerangka kerja untuk alokasi

praktis investasi dan sumber informasi lainnya.

Memberikan panduan untuk inovasi, di mana produk baru, jasa, sistem dll diperlukan.

Memungkinkan ukuran kinerja yang tepat dan sebagai indikator kunci kesuksesan dalam

mencapai strategi.

Memberitahu dunia luar, dan terutama para pemangku kepentingan di luar perusahaan tentang perusahaan dan memberitahukan pemenuhan harapan-harapan mereka oleh perusahaan.

(8)

PESTLE (atau disebut PESTEL atau PEST) merupakan kerangka kerja untuk

membantu organisasi menilai lingkungan mereka yang luas.

PESTLE adalah pemeriksaan politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, hukum dan isu-isu lingkungan dalam lingkungan bisnis eksternal.

1) Pengaruh POLITIK meliputi:

peraturan perdagangan dan tarif;

kebijakan kesejahteraan sosial.

(9)

2) Pengaruh EKONOMI meliputi:

siklus bisnis;

suku bunga;

uang beredar;

inflasi;

pengangguran;

disposable income;

ketersediaan dan biaya energi;

internasionalisasi bisnis.

(10)

3) Pengaruh SOSIAL BUDAYA meliputi:

demografi (misalnya, populasi yang menua di Eropa);

mobilitas sosial (banyak perpindahan untuk bekerja)

perubahan gaya hidup (misalnya trend pensiun dini)

kepedulian terhadap lingkungan

(pembuangan limbah, daur ulang dan konsumsi energi)

(11)

4)

Isu-isu TEKNOLOGI meliputi:

pengeluaran pemerintah pada penelitian

kualitas penelitian akademik yg berfokus pada teknologi,

dukungan untuk penemuan dan inovasi;

laju perubahan teknologi dan

penciptaan teknologi-enabled industri

(12)

5) Masalah HUKUM meliputi:

Undang-undang tentang praktek perdagangan dan persaingan;

Legalisasi perlindungan lingkungan, seperti undang-undang baru tentang daur ulang dan

industri pembuangan sampah;

Hukum ketenagakerjaan, seperti perlindungan tenaga kerja dan diskriminasi.

(13)

6) Isu LINGKUNGAN meliputi:

pemanasan global dan perubahan iklim;

kesejahteraan hewan;

limbah, (seperti kemasan yang tidak perlu)

(14)
(15)

Michael Porter (1980)

mengembangkan model keunggulan bersaing dengan mengembangkan strategi pertahanan melalui

menganalisis ancaman lima kekuatan di pasar (Analisis Lima Kekuatan Porter)

(1) ancaman produk pengganti,

(2) ancaman pesaing,

(3) ancaman pendatang baru,

(4) daya tawar pemasok,

(5) daya tawar konsumen.

Potensi keuntungan kompetitif akan tinggi bila akumulasi dari setiap

tekanan tersebut adalah rendah

(16)

1) Ancaman Produk Pengganti:

Produk pengganti akan signifikan mempengaruhi laba potensial

industri apabila:

a) Layanan produk pengganti

b) Produk pengganti mudah didapatkan

c) Harga produk pengganti menarik/kompetitif

d) Switching cost

(17)

2) Ancaman Pesaing yg Ada di Pasar:

Intensitas persaingan akan semakin tinggi jika:

a) Jumlah pesaing seimbang

b) Pesaing beragam

c) Petumbuhan industri lambat sehingga terjadi perebutan pasar

d) Kurangnya diferensiasi produk

(18)

3) Ancaman Pendatang Baru:

Masuknya pendatang baru dalam suatu industri tergantung pada:

a) Loyalitas pelanggan

b) Diferensiasi produk

c) Biaya investasi

d) Biaya peralihan pemasok (switching cost)

e) Akses ke saluran distribusi

f) Kebijakan pemerintah

(19)

4) Daya Tawar Pemasok

Pemasok memiliki daya tawar yg kuat apabila:

a) Pemasok didominasi oleh beberapa perusahaan

b) Tidak terdapat produk pengganti di industri

c) Industri tsb bukan satu-satunya tempat pemasok memasok

produknya

d) Produk pemasok berkualitas dan penting

e) Switching cost yg dibutuhkan

untuk beralih ke produk pemasok

tidak besar

(20)

5) Daya Tawar Pembeli

Pembeli memiliki daya tawar yg kuat apabila:

a) Kelompok pembeli terpusat atau membeli dalam jumlah besar

b) Produk yg dibeli harga kompetitif dan dalam jumlah besar

c) Produk yg dibeli adalah produk standar dan tidak terdiferensiasi

d) Pembeli menghadapi switching cost yg rendah

e) Pembeli memiliki informasi yg

lengkap mengenai produk

(21)
(22)

Boston Box memberikan analisis dan gambaran posisi perusahaan didalam pasar

1) KUCING LIAR (WILD CAT)

Pertumbuhan pasar tinggi tapi pangsa pasar rendah. Produk bermasalah tapi berpotensi sukses.

2) ANJING (DOG)

Pertumbuhan pasar rendah dan pangsa pasar rendah. Produk bermasalah dan sulit sukses.

3) BINTANG (STAR)

Pertumbuhan pasar tinggi dan pangsa pasar

tinggi. Produk yg sukses dan termasuk pemimpin pasar tapi persaingan ketat.

4) SAPI (CASH COW)

Pertumbuhan pasar rendah dan pangsa pasar

tinggi. Produk dalam posisis yg sukses dan paling menguntungkan di pasar

(23)
(24)

Analisis MOST meneliti misi saat ini, tujuan, strategi dan taktik, dan menilai apakah hal ini jelas dan didukung dalam organisasi. MOST:

1) Misi: pernyataan yang menyatakan pada bisnis apa organisasi berada, dan niat untuk mencapainya;

2) Tujuan: tujuan terhadap yang prestasi organisasi dapat diukur;

3) Strategi: pendekatan yang akan diambil oleh organisasi dalam rangka untuk mencapai tujuan dan misi;

4) Taktik: cara rinci di mana strategi

akan dilaksanakan.

(25)

Analissi SWOT merupakan

perencanaan strategis klasik yg sering digunakan untuk

menganalisis lingkungan eksternal dan internal bersamaan.

SWOT :

Strengths: kekuatan

Weaknesses: kelemahan

Opportunities: peluang

Threats: ancaman

(26)
(27)

The McKinsey Model 7-S

mengandaikan bahwa semua organisasi terdiri dari tujuh komponen yg akan berubah

mengikuti strategi baru perusahaan.

Tiga komponen sering digambarkan sebagai komponen keras yaitu

strategi, struktur dan sistem

Dan empat komponen sebagai

komponen lunak yaitu nilai-nilai perusahaan, gaya, staf dan

keterampilan

(28)
(29)

Balance Skor Card (Kartu Skor Berimbang) adalah suatu konsep untuk mengukur apakah aktivitas- aktivitas operasional suatu

perusahaan dalam skala yang lebih kecil sejalan dengan sasaran yang lebih besar dalam hal visi dan

strategi.

BSC dikembangkan perusahaan Analog Devices (1987) dan

dipublikasikan Robert S. Kaplan dan

David P. Norton (1992)

(30)

Secara tradisional, pengukuran

terhadap kinerja dan strategi bisnis yg berkisar pada aspek finansial,

kemudian banyak mendatangkan kritik.

Balanced Scorecard akan

menerjemahkan visi dan strategi ke dalam serangkaian ukuran koheren dalam empat perspektif yang

berimbang. Setidaknya terdapat empat pembatas implementasi strategi di organisasi: pembatas

visi, pembatas orang, pembatas sumberdaya, dan pembatas

manajemen.

(31)
(32)

Informatics Society Limited: UK

Referensi

Dokumen terkait

Hambatan pengelolaan ekowisata di Desa Margasari menurut wisatawan dan individu kunci adalah akses transportasi umum yang minim, pemerintah belum bersinergi dengan

Selain koefisien perpindahan panas, hasil simulasi kondisi operasi aktual menggunakan Hysys juga mendapatkan nilai perpindahan panas yang terjadi pada alat penukar

Nilai indeks keanekaragaman (H’) tertinggi selama penelitian ditemukan pada stasiun 2 periode sampling ketiga yaitu dengan nilai i keanekaragaman yang tinggi

Agar lebih jelasnya berikut akan dijelaskan tanggung jawab dari masing – masing bagian di Departemen Quality Assurance. Bagian Audit Proses. Untuk bagian ini bertugas untuk

pertama dibangun kemudian Abu Zayd menyatakan bahwa umat Islam saat ini memerlukan kebebasan mutlak dari otoritas teks- teks keagamaan (khususnya al-Qur ’an) dalam

241 Berdasarkan hasil observasi aktivitas Guru dan siswa serta hasil akhir tindakan diatas maka peneliti merencanakan Siklus II agar pembelajaran dengan metode STAD ini lebih

Anggrek tipe simpodial merupakan anggrek yang tidak memiliki batang utama, bunga keluar dari ujung batang dan berbunga kembali dari anak tanaman yang tumbuh, dapat dilihat pada