• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSTRUKSI POLITIK IDENTITAS MUHAMMADIYAH DAN NAHDLATUL ULAMA DI INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KONSTRUKSI POLITIK IDENTITAS MUHAMMADIYAH DAN NAHDLATUL ULAMA DI INDONESIA"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Daftar Pustaka

Al-Barbasy, Ma'mun Murod (Anggota PP Pemuda Muhammadiyah (2002-2010 dan politisi PAN (2018-sekarang), Pengurus PP PMB (Partai Matahari Bangsa) (2008), "Moral Politik Muhammadiyah." Dimodifikasi 30 Desember 2019,https://www.scribd.com/doc/70054854/s-k- Sidang-Tanwir Al Hamdi, Ridho. “Dinamika Islam dan Politik Elit-Elit Muhammadiyah periode

1998- 2010." Jurnal Studi Pemerintahan 3, no. 1 (2012): 161-199.

Ali, Mahrus dan M.F. Nurhuda Y. Pergulatan Membela yang Benar, Biografi Matori Abdul DJalil. Jakarta: Kompas. 2008.

Algar, Hamid. Wahhabism: A Critical Essay. New York: Islamic Publications International. 2002.

Alnawi, H. "Kiprah Muhammadiyah dalam Kancah Politik Nasional." Jurnal Tarbawi Khatulistiwa 2, no.2 (2016): 33-43.

Amir, Zainal Abidin dan Imam Anshori Saleh. Soekarno dan NU: Titik Temu Nasionalisme. Yogyakarta: LKiS. 2013.

Amir Majelis Mujahidin, "Khutbah Haji Wada." Republika, 26 November 2010, 4. https://ftp.unpad.ac.id/koran/republika/2010-11-26/republika_2010-11- 26_004.pdf. Diakses 30 Desember 2019.

Anam, Choirul. Pertumbuhan dan Perkembangan NU. Sala: Jatayu. 1985.

Anam, Saiful., dkk. "Laporan Utama: Menggeber Politik Fardu Khifayah." Gatra, 26 Januari 2001. http://arsip.gatra.com/2001-02-26/majalah/artikel.

php?pil=23&id= 45001. Diakses 29 September 2019.

Anggito, Albi dan Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak. 2018.

Ant, Bil, dan Gal, "Ormas Perlu Lebih Terlibat *NU Bentuk Tiga Badan Khusus."

Kompas, 5 Agustus 2015, 4.

Aarts, Paul dan Gerd Nonneman, eds. Saudi Arabia in the Balance, Political Economy, Society, Foreign Affairs. New York: New York University Press. 2005.

Arrasyid, Harun. "Disintegrasi Partai Masyumi: Dampaknya terhadap Umat Islam (1953 -1955). Dimodifikasi 23 Mei 2019. https://www.academia.edu/

35619940/Disintegrasi_Partai_Masyumi_Studi_kasus_ Muhammadiyah.

Arifin, Syamsul. "Arah Politik Muhammadiyah." Republika, 2 November 2018.

https://www.republika.co.id/berita/kolom/wacana/18/11/02/phjl90440- arah-politik-muhammadiyah. Diakses 5 januari 2019.

Anshori, Ibnu dan Muhlisin. Dialektika Demokrasi NU (Mengurai Konflik Pada Mukamar NU ke-31 di Solo). Dimodifikasi 20 Agustus 2019.

https://archive.org/stream/LiteraturDigital NahdlatulUlama/126_djvu.txt Asyari, Suadi. Nalar Politik NU-Muhammadiyah: Overcrossing Java

Sentris.Yogyakarta: LKiS, 2010.

(2)

Aswaja Channel. "K.H. Hasyim Muzadi Berbicara Tentang Bahaya Aliran Islam Trans Nasional Bagi NKRI." YouTube, 6 Oktober 2017.

https://www.youtube.com/watch?v=fExTwFm-d7I. Diakses 15 Agustus 2019.

Atmaja,Yan dan Chrisna Dwi. "Hasyim Muzadi, Hanya NU yang Dapat Mengislamkan Nasionalis." http://www.satuharapan.com/read- detail/read/hasyim-muzadi-hanya-nu-yang-dapat-mengislamkannasionalis.

Diakses 17 Agustus 2019.

"Awas, Anak Muda Zaman Now Lirik Radikalisme." Dimodifikasi 25 Juni 2020.

https://conveyindonesia.com/awas-anak-muda-zaman-now-lirik- radikalisme/

Azca, Muhammad Najib, et al., Dua Menyemai Damai, Peran dan Kontribusi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam Perdamaian dan Demokrasi.

Yogyakarta: Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian Universitas Gadjah Mada. 2019.

Azra, Azyumardi. "Menggugat Pembohongan Publik." Kompas, 14 Januari 2011, 6.

Azhari. "Kepentingan Politik Muhammadiyah di Era Reformasi (Studi Masa Kepemimpinan Din Syamsudin)." Skripsi, Universitas Sumatra Utara, 2015. http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/46445?show=full Diakses 22 Mei 2019.

Aziz, Abdul. "Kasus-kasus Intoleran yang Menimpa Ahmadiyah."

https://tirto.id/kasus- kasus-intoleransi-yang-menimpa-ahmadiyah-cp4V Diakses 30 Oktober 2019.

"Bagaimana Pembakaran 'bendera HTI' itu jadi' Pembakaran Bendera Tauhid?"

BBC Indonesia, 24 Oktober 2018 .https://www.bbc.com/indonesia/

indonesia-45951832. Diakses 5 September 2019.

Bakry, Umar Suryadi. Dasar-dasar Hubungan Internasional Edisi Pertama.

Jakarta: Kencana, 2018.

Barton, Greg. Biografi Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid. Yogyakarta: LKiS. 2002.

Batubara, Herianto. "HUT ke-90 Nahdlatul Ulama, Jokowi: Tetap Setia Mengawal Kebhinekaan." Detik.com , 31 Januari 2016.

https://news.detik.com/berita/d-3131441/hut-ke-90-nahdlatul-ulama- jokowi-tetap-setia-mengawalkebhinekaan?%20_ga=2.97%2037942

3.1148466538.1572146284-1420381638.157112727.Diakses 5 Oktober 2019.

Bhaskara, Ign. L. Adhi. "NU: Agama dan Nasionalisme adalah Kunci.

https://tirto.id/nu-agama-dan-nasionalisme-adalah-kunci-8Jo. Diakses 17 Agustus 2019.

Beetham, David, dan C.Kevin Boyle, Introducing Democracy: 80 Questions and Answer, Second Revised Edition. France: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. 2009.

Berita Resmi Muhammadiyah, Tanfidz, Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah (Muktamar Muhammadiyah ke-46), No.01/2010/ Syawal 1431 H/September 2010 M.

(3)

Basyaib, Hamid, et al. Mengapa Partai Islam Kalah. Jakarta: Alvabet. 1999.

Bilad, Cecep Zakarias El. "Konstruktivime Hubungan Internasional: Meretas Jalan Damai Perdebatan Antarparadigma." Jurnal Studi Ilmu Hubungan Internasional 1, no.2 (2011): 66-84. http://ejournal.umm.ac.id/index.

php/jshi/article/view/1121. Diakses 24 Mei 2019.

Budiman, Hendra. Skenario Pemakzulan Jokowi. Yogyakarta: Media Pressindo.

2015.

Bruinessen, Martin van. NU: Tradisi, Relasi-Relasi Kuasa Pencarian Wacana Baru. Yogyakarta:LKiS dan Pustaka Pelajar. 1994.

Budianto, Enggran Eko. "Rekomendasi NU Soal Utang Pemerintahan Dikritik Peserta Muktamar." Detik.com, 5 Agustus 2015. https://news.detik.

com/berita/d-2984111/rekomendasi-nu-soal-utang-pemerintah-dikritik- peserta-muktamar. Diakses 5 Oktober 2019.

"Bung Karno: Saya Sangat Cinta kepada NU!" Dimodifikasi 26 Mei 2019, http://www.nu.or.id/ post/read/61302/bung-karno-saya-sangat-cinta- kepada-nu.

Burhanuddin, Jajat dan C.van Dijk, eds. Islam in the Indonesia: Contrasting Images and Interpretation. Amsterdam: Amsterdam University Press dan ICAS. 2013.

Bush, Robin. Nahdlatul Ulama and the Struggle for Power within Islam and Politics in Indonesia. Singapore: ISEAS Publishing, Institute of Southeast Asian Studies. 2009.

Chumairoh, Siti. "NU Pada Masa Orde Baru: Studi Tentang Respon NU terhadap Pemberlakuan Asas Tunggal Pancasila." Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya. 2014.

"Ciri Gerakan Muhammadiyah." Dimodifikasi 26 Mei 2019.

http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-176-det-ciriperjuangan.html.

"Ciri Perjuangan Muhammadiyah." Dimodifikasi 30 September 2019.

http://www.muhammadiyah.or.id/id/content- 176-det-ciri-perjuangan.html Ceramah Gus Muwafiq di acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440

H dan Penutupan Festival Da'i Tingkat Nasional. Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, 17 Januari 2019.

Chandler, D. Constructing International Politics. Basingstoke: Palgrave Macmillan. 2004.

"Dakwah Bernegara ala Muhammadiyah." Matahati Th.I/November 2016.

Darban, Ahmad Addaby. Sejarah Kauman, Menguak Identitas Kampung Muhammadiyah. Yogyakarta:Suara Muhammadiyah. 2010.

"Data Amal Usaha Muhammadiyah." Dimodifikasi 5 Februari 2019.

http://www.muhammadiyah.or.id/en/content-8-det-amal-usaha.html

"DPR Sahkan UU Ormas." Dimodifikasi 30 September 2019. https://www.

bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2013/07/130702_dprrapat_ ruuor mas.

Djumarwan. "Bab IV: Sikap Organisasi Masyarakat Terhadap Politik Orde Baru."

Dimodifikasi 7 Juni 2019. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/

penelitian/drs-djumarwan/bab-iv-politik-islam-orde-baru.pdf.

(4)

Diana, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir. Wawancara oleh Leni Winarni, 2 Agustus 2019 di Yogyakarta.

"Din: Umat Islam Perlu Ambil Posisi 'Tengahan'." Antaranews, 30 Agustus 2011, https://www.antaranews.com/berita/273913/din-umat-islam-perlu-ambil- posisi- tengahan. Diakses 15 Agustus 2019.

"Din: Islam Pilar Utama Demokrasi di Indonesia." Detik.com, 27 April 2006, https://news.detik.com/berita/d-583796/din-islam-pilar-utama-demokrasi- diindonesia?_ga=2.93569245.1725291499.1567494863-

330513395.1551016039. Diakses 15 Agustus 2019.

"Din Syamsudin: pemerintah Tidak Berencana Bubarkan Ormas Tertentu."

https://www.merdeka.com/politik/din-syamsudin-pemerintah-tidak-

berencana-bubarkan-ormas-tertentu-3gr4tyu.html. Diakses 23 Agustus 2019.

Dukungan ke Jokowi atau Prabowo." https://www.suara.com/news/2019/

02/11/174258/muhammadiyah-tak-akan-berikan-rekomendasi-dukungan- ke-jokowi-atau-prabowo. Diakses 5 Mei 2019.

Edelman, Martin. Democratic Theories and The Constitution. SUNY Series Political Theory: Contemporary Issuess, Suny Press. 1985.

Edi, Eka Setiawan "Mahbud Djunaidi: Studi Pemikiran tentang Khittah Plus NU Tahun 1987." Tesis, UIN Sunan Ampel Surabaya. 2016.

"Ensikolopedia Sastra Indonesia." Dimodifikasi 15 April 2019.

http://ensiklopedia. kemdikbud.go.id/ sastra/artikel/Suara_ Muhammadiyah.

Fachruddin, Fuad. Agama dan Pendidikan Demokrasi: Pengalaman Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Jakarta: Pustaka Alvabet dan Yayasan INSEP. 2006.

Farida, Ma'ful. "Common Enemy" Baru Muhammadiyah *Forum. " Kompas, 14 Maret 2008.

Fathoni. "Saat NU Jadi Oposisi Pemerintah Orde Baru." Dimodifikasi 1 Juni 2019. https://www.nu.or.id/post/read/105508/saat-nu-jadi-oposisi-

pemerintah-orde-baru.

Firdaus, Randy Ferdi. "Din Syamsuddin: Rakyat Menyesal Pilih SBY." Merdeka, 19 Desember 2012. https://www.merdeka.com/politik/din-syam suddin-rakyat-men yesal-pilih-sby.html. Diakses 1 Oktober 2019.

Fauzi, Ridwan. " Pendidikan Demokrasi dalam Perspektif Nahdlatul Ulama (Studi Kasus di PWNU Jawa Barat dan Cendekiawan Nahdliyin." Untirta Civic Education Journal 2, no.1 (2017): 77-90.

Fealy, Greg. Ijtihad Politik Ulama: Sejarah NU 1952-1967, Volume 1.

Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara. 2012.

___________. "Nahdlatul Ulama and Political Traps." Dimodifikasi 2 Oktober 2019. https://www.newmandala. org/nahdlatul-ulama-politics-trap/

Flo, Eddy. "NU Promosikan Nilai Islam, Pluralisme dan Demokrasi di Turki."

Dimodifikasi 15 Agustus 2019.https://merahputih.com/post/read/nu- promosikan-nilai-islam-pluralisme-dan-demokrasi-di-turki.

"FPI Yakin NU Tidak Akan Menganiayanya." Detik.com, 5 Juni 2008, https://news. detik.com/berita/d-950655/fpi-yakin-nu-tidak-akan-

(5)

menganiayanya?_ga= 2.101697601.1148466538.1572146284- 1420381638.1571127276. Diakses 5 November 2019.

Fuad, Muhammmad. "Civil Society in Indonesia: The Potensial and Limits of Muhammadiyah." Journal of Social Issues in Southeast Asia 17, no.2 (2002): 133-163. http://www.jstor.com/stable/41057084. Diakses 22 Juni 2020.

Gabrillin, Abbas. "Siti Fadilah: Saya Tidak Punya Hubungan dengan Partai Apapun." Kompas, 7 Juni 2017. https://nasional.kompas.com/

read/2017/06/07/21342351/siti.fadilah.saya.tidak.punya.hubungan.dengan.

partai.apa.pun. Diakses 21 Agustus 2019.

Ghica, Luciana Alexandra. "Beyond Regional Integration?: Social Constructivism, Regional Cohesiveness Regionalism Puzzle," Studia Politica: Romanian Political Science Review 13, no.4 (2013): 735.

https://www.ssoar. info/ssoar/handle/document/44784. Diakses 29 Juni 2020.

Goldstein, Judith dan Robert Owen Keohane. Ideas and Foreign Policy: Belief, Institutions, and Political Change. New York: Cornell University Press.

1993.

Gunawan, Andri. "Teologi Surat Al-Maun dan Praksis Sosial dalam Kehidupan Warga Muhammadiyah." Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar'i 5, no.2 (2018): 161-178.

Gürbüz, Mustafa. "Identity' Problematique in International Relations Theory."

Thesis, University of Bilkent. 2004.

"Gus Dur dan Panasnya Muktamar NU Cipasung." Dimodifikasi 7 Juni 2019.

http://www.nu.or.id/post/read/71320/gus-dur-dan-panasnya-muktamar-nu- cipasung.

Hadi, Mahardika Satria dkk, "Kembalinya Tradisi Musyawarah Nahdliyin,"

Tempo, 29 Juli 2015, https://nasional.tempo.co/read/687483/

kembalinya-tradisi-musyawarah-nahdliyin/full&view=ok. Diakses 31 Desember 2019.

Hafidzah, Muyassaroh (Pengurus Fatayat Yogyakarta). Wawancara oleh Leni Winarni, tanggal 15 Agustus 2019 di Yogyakarta.

Hakim, K. Lukmanul (pengasuh Pondok Pesantren Al-Inabah, Tambaksari, Surabaya), "Cinta Tanah Air Perspektif Aswaja (Bagian 1)."

Dimodifikasi 15 Agusutus 2019, https://pwnujatim.or.id/cinta-tanah- air-perspektif-aswaja-bagian-1/.

Harahap, Fitri Ramdhani. "Politik Identitas Berbasis Agama." Paper diperesentasikan dalam Konferensi Nasional Sosiologi III, Yogyakarta, 2014: 517-527.

Har, dkk. "Mari Saling Mendengar *Tokoh Agama Tak Berhenti Mengkritik Pemerintah." Kompas, 18 Januari 2011,4.

___ dan Why, "SBY Bahas di Kabinet *Pemerintahan Sebaiknya Perhatikan Substansi Kritik Tokoh Agama," Kompas, 21 Januari 2011,4.

"Hasyim Ancam Provokator yag Kompori NU dalam Konflik FPI," Detik.com, 3 Juni 2008, https://news.detik.com/berita/d-949724/hasyim-ancam- provokator-yang-kompori-nu-dalam- konflikfpi?_ga=2.101697601.11484

(6)

66538.1572146284-1420381638.1571127276. Diakses 5 November 2019.

"Hasyim Muzadi Usulkan Dua Tahap Pembubaran Ormas." Dimodifikasi 30 September 2019. Dimodifikasi 30 September 2019. https://www.nu.or.

id/post/read/4593/hasyim-muzadi-usulkan-dua-tahap-pembubaran-ormas- agama.

Hidayat, Syamsul. (Majelis Tabligh PP Muhammadiyah (2010-2015), "Cita Muhammadiyah tentang Negara Utama." Republika, 20 Agustus 2015, https://republika.co.id/berita/koran/islamia/15/08/20/ntdmlt17-cita-

muhammadi yah-tentang-negara-utama. Diakses 23 Mei 2019.

Hidayati, TN. "Sunatullah Dalam Surat Al-Fath Ayat 23 Menurut M.Quraish Shihab dan Ahmad Musthofa Al-Maraghi." Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015. http://digilib.uinsby.ac.id/3978/3/Bab%202.pdf. Diakses 22 mei 2019.

Adhitya Himawan dan Lili Handayani. "Muhammadiyah Menentang Keras Radikalisme." Suara.com, 28 Februari 2018. https://www.suara.com/

news/2018/02/28/220718/muhammadiyah-menentang-keras-radikalisme.

Diakses 15 April 2019.

Hadzrat al-Syeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari. 'Risalah ahl al-Sunah wa al- Jamaah : hadits al-mauta wa asyrath al-sa’at wa bayan mafhum al- sunah wa al-bid’ah,' diterjemahkan kembali oleh Tim LTM-PBNU, 'Risalah Ahlussunah wal Jama’ah : Analisis Tentang Hadits Kematian, Tanda- tanda Kiamat, dan Pemahaman Tentang Sunah dan Bid’ah.' Jakarta: Tim LTM-PBNU, 2018.

"Haedar: Nasionalisme Bukanlah Doktrin Mati Sebatas Slogan Cinta Tanah Air." Dimodifikasi 25 Mei 2019. http://www.muhammadiyah.or.id/id/

news-11619-detail-haedar-nasionalisme-bukanlah-doktrin-mati- sebatas-slogan-cinta-tanah-air.html.

"Hari Ini Jokowi Berangkat Umrah," Tempo, 6 Juli 2014. https://pemilu.tempo.

co/read/590844/hari-ini-jokowi-berangkat-umrah/full& view=ok Diakses 1 Oktober 2019.

"Harlah ke-90, NU Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa dan Negara." Dimodifikasi 5 Oktober 2019. https://www.nu.or.id/post/read/65404/harlah-ke-90-nu- komitmen-jaga-keutuhan-bangsa-dan-negara.

"Hasyim Muzadi Demi NKRI Stop Perdebatan Soal Penunggang Demo."

Detik.com, 9 November 2016. https://news.detik.com/berita/d- 3341202/hasyim-muzadi-demi-nkri-setop-perdebatan-soal-penunggang- demo-4-november?_ga=2.160861053.1148466538.157246284-

1420381638.1571127276. Diakses 5 Oktober 2019.

Hisyam, Muhammad, dan Cahyo Pamungkas, eds., Indonesia, Globalisasi, dan Global Village. Jakarta: Yayasan Obor. 2016.

Hogg, M.A. dan D. Abrams. Social Identification: A Social Psychology of Intergroup Relations and Groups Processes. Florence,KY,US: Taylor &

Frances/ Routledge. 1988.

(7)

Hosen, Nadirsyah ('by@na_dirs/nadirhosen.net). "Sedikit Ulasan tentang Keputusan Muktamar NU 1999 Lirboyo." Twitter, 5 Februari 2017.

https://chirpstory.com/li/346262.

HS, Hairus Salim. Kelompok Para Militer NU. Yogyakarta: LKiS. 2004.Huda, Sholihul. "Varian Ideologi Keberagaman di Muhammadiyah: dari Moderat hingga Radikal." Dimodifikasi 24 Januari 2019.https://pijarnews.id/870/opini/

2019/varian-ideologikeberagamaan-di-muhammadiyah-dari-moderat- hingga-radikal/.

Ida, Laode. NU Muda: Kaum Progresif dan Sekularisme Baru. Jakarta: Erlangga.

2004.

Iman, Fuji Nur. "Tafsir Sural Al-Maidah Ayat 48, Bukti Allah SWT Menghendaki Keragaman," Kajian Tafsir, 11 Juli 2018. https://islami.co/tafsir-surat-al- maidah-48-bukti-allah-swt-menghendaki-keragaman/. Diakses 20 Januari 2019.

Ishomuddin. "Construction of Social-Cultural and Political Orientation of the Followers of Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama (NU) in the Post Reform Era in East Java Indonesia." Global Journal of Politics and Law Research 2, no. 2 (2014): 39-51. http://www.eajournals.org/wp- content/uploads/Construction-of-Socio-Cultural-And-Political-

Orientation-Of-The-Followers-Of-Muhammadiyah-And-Nahdlatul- Ulama-Nu.pdf. Diakses tanggal 22 Juni 2020.

Immadudin (Pemimpin Redaksi Bangkit, Majalah Nahdlatul Ulama untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta dan Pengurus LTNNU PWNU Yogyakarta).

Wawancara oleh Leni Winarni, 15 Agustus 2019 di Yogyakarta

"Inilah Perppu No.2/2017 tentang Perubahan UU No.17/2013 tentang Organisasi Kemayrakatan, Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia."

Dimodifikasi 2 September 2019. https://setkab.go.id/inilah-perppu-no- 22017-tentang-perubahan-uu-no-172013-tentang-organisasi-kema

syarakatan/.

Isnaemi, Hendri F. "NU dalam Pemilu Pertama Orde Baru." Dimodifikasi 1 Juni 2019. https://historia.id/politik/articles/nu-dalam-pemilu-pertama- orde-baru-DAoVw. Diakses 1 Juni 2019.

Istiqamah. "Motif Keterlibatan Al Qaeda in the Islamic Mahgreb (Aqim) dalam Konflik Mali 2012-2013." Skripsi, Universitas Negeri Syarif Hidayatullah.

2014.

Jackson, Robert dan George Sorensen, diterjemahkan oleh Dadan Suryadipura.

Pengantar Studi Hubungan Internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

2005.

"Jadi Ketua PWNU Jakarta, Djan Farid Diminta Loyal pada SBY-Boediono,"

Detik.com, 10 April 2011. https://news.detik.com/berita/d-1612935/

jadi-ketua-pwnu-jakarta-djan-faridz-diminta-loyal-pada-sby-boediono.

Diakses 30 September 2019.

Jainuri, Achmad. Ideologi Kaum Reformis, Melacak Pandangan Keagamaan Muhammadiyah Periode Awal. Surabaya: LPAM (Lembaga Pengkajian Agama dan Masyarakat). 2002.

(8)

"Jejak NU Tinggalkan Politik Praktis dan Perkuat Khittah 1926." Dimodifikasi 9 Mei 2019. http://www.nu.or.id/post/read/94009/jejak-nu-tinggalkan- politik- praktis-dan-perkuat-khittah-1926.

Jenkins, R. Social Identity. London: Routledge.1996.

"JK Kumpulkan Pimpinan Ormas Islam, FPI dan GNPF Tak diundang."CNN Indonesia, 26 Oktober 2018. https://www.cnnindonesia.com/nasional/

20181026190520-20-341792/jk-kumpulkan-pimpinan-ormas-islam-fpi- dan-gnpf-tak-diundang? Diakses 3 September 2019.

J10. "Muhammadiyah Tak Segan Koreksi Pemerintah Baru." Kompas, 25 Oktober 2005.

Jurdi, Syaifruddin. Kekuatan-kekuatan Politik Indonesia, Kontestasi Ideologi dan Kepentingan. Jakarta: Kencana. 2016.

Jum'ah, Maulana Syekh Ali. "Siapakah Ahlussunah Wal Jama'ah?" Dimodifikasi 25 Mei 2019. https://www.nu.or.id/post/read/70944/siapakah-ahlus sunnah-wal-jamaah

Jung, Eunsook. "Islamic Organization and Electoral Politics in Indonesia." South East Asia Research 22, no.1 (2014): 73-86. http://www.jstor.com/stable/

23752501. Diakses 22 Juni 2020.

Katzenstein, Peter J. ed. The Culture of National Security: Norms and Identity in World Politicts. Columbia University Press. 1996.

Kamelia, Margareth Fitri. "Identitas dalam Hubungan Internasional: Dilema Kebijakan Luar Negeri Finlandia dlam Krisis Ukraina 2014." Journal of International Relations 3, no. 4 (2017): 1-10.

Karni, Asrori S. "Laporan Utama: Adu Tafsir Khitah 1926," Gatra, Edisi 15/VII 3 Maret 2001,http://arsip.gatra.com/2001-02-26/majalah/artikel.

php?pil=23&id=45004. Diakses 20 September 2019.

"Kesalahpahaman pada Muhammadiyah (1): Dituduh Kenyang di Era Orde Baru."

Dimodifikasi 7 Juni 2019. https://pwmu.co/32036/06/24/kesalahpahaman- pada-muhammadiyah-1-dituduh-kenyang-di-era-orde-baru/.

Khasyi'in, Nuril, Muhammad Saman, dan Ahmad Syarani. "Konsep Demokrasi Dalam Pemilihan Pemimpin Dalam Tafsir Ayat Siyasah Q.S. An-Nisa Ayat 83 dan Q.S. Al-Maidah Ayat 49 dan 57." Journal of Islamic law and Studies 1 (2017): 46-58.

"Khittah Ponorogo: Khittah Muhammadiyah tentang Politik." Dimodifikasi 15 Juni 2019. https://kemuhammadiyahan.com/khittah-ponorogo-khittah- muhammadiyah-pertama-tentang-politik/.

Kholis, Ahmad Nur. "Mengapa NU Menerima Pancasila sebagai Asas?"

Dimodifikasi 6 Juni 2019. http://www.nu.or.id/post/read/50697/meng apa-nu-menerima-pancasila-sebagai-asas.

"Komite Hijaz." Dimodifikasi 23 Mei 2019. http://www.nu.or.id/post/read/394 79/komite-hijaz.

Kosasih, Asep Daud dan Suwarno. "Pola Kepemimpinan Organisasi Muhammadiyah." Islamadina 9, no.1(2010): 30-46.

Kristianus. “Politik dan Strategi Budaya Etnik dalam Pilkada Serentak di Kalimantan Barat.” Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review 1, no.1 (2016): 87-101.

(9)

Latief, Hilman. Melayani Umat, Filantropi Islam dan Ideologi Kesejahteraan Kaum Modernis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2010.

Lembur, Jurig. "PBNU Beri Kartu Anggota Kehormatan untuk Presiden Joko Widodo." Detik.com, 31 Maret 2016. https://news.detik.com/berita/d- 3176955/pbnu-beri-kartu-anggota-kehormatan-untuk-presiden-

jokowi?_ga=2.29747327.1148466538.1572146284- 1420381638.1571127276. Diakses 5 Oktober 2019.

Marijan, Kacung. "Nahdlatul Ulama vis-a-vis negara?" Gatra, 29 November 1999,http://arsip.gatra.com/majalah/cari.php?cari=nahdlatul+ulama+&sub mit=Search&hal=9. Diakses 29 September 2019.

MD., Moh.Mahfud. "Kiai NU menjelaskan NKRI," Gatra, 26 Desember 2003, http://arsip.gatra.com/2013-12-26/majalah/artikel.php?pil=23&id=155612 Diakses 15 Agustus 2019.

Mahmud, Cholil (Anggota DPD RI Yogyakarta (2014-sekarang). Wawancara oleh Leni Winarni, tanggal 20 April 2019 di Yogyakarta.

Majelis Diktilitban dan LPI PP Muhammadiyah, 1 Abad Muhammadiyah Gagasan Pembaruan Sosial keagamaan. Jakarta: Kompas. 2010.

"Majelis Tarjih dan Tajdid, 'Muhammadiyah Tidak Bermadzhab."Dimodifikasi 22 Mei 2019. http://www.muhammadiyah.or.id/id/artikel-muhammadi yah-tidak-bermadzhab-detail-626.html.

Maarif, Ahmad Syafii et al. Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Kita.

Jakarta: PUSAD (Pusat Studi Agama dan Demokrasi). 2010.

______________________. Islam dan Politik: Teori Belah Bambu, Masa Demokrasi Terpimpin, 1959-1965. Yogyakarta: Gema Insani Press.

1996.

______________________. "Tinjauan Kritis Hasil Keputusan Bahs Al-Masail Al- Diniyyah Al-Maudhu'iyyah Muktamar NU XXX Tentang NU dan Demokrasi di Indonesia." Isti'dal: Jurnal Studi Hukum Islam 5, no.1(2018): 52-

62.

______________________. (Ketua Umum PP Muhammadiyah).

"Muhammadiyah Itu Tenda Besar." Wawancara oleh Tempo, Edisi 11 Juli 2005. https://majalah. tempo.co/read/115939/muhammadiyah-itu- tenda-besar. Diakses 21 Agustus 2019.

Maarif, Syamsul. "Tinjauan Kritis Hasil Keputusan Bahs Al-Masail Al-Diniyyah Al-Maudhu'iyyah Muktamar NU XXX Tentang NU dan Demokrasi di Indonesia." Isti'dal: Jurnal Studi Hukum Islam 5, no.1 (2018): 52-62.

Mam, "Ditolak Masuknya 'Tujuh Kata' Piagam Jakarta,*Sidang Tahunan MPR 2000," Kompas, 11 Agustus 2000.

"Manhaj Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam"/Bagian Pertama: Islam Dalam Pandangan Islam/B.Masalah Lima dari Keputusan Munas Tarjih Muhammadiyah (tidak dipublikasikan).

Mansbach, Richard W. dan Kristen L.Raffery. Pengantar Politik Global.

Bandung: Nusa Media. 2012.

Maksum, Dwidjo U. dkk. "Muhammadiyah, Ki Pamungkas di Pucuk Matahari:

Din Syamsudin Kembali Memimpin Muhammadiyah Dikawal Ketat Agar Tidak Membawa Organisasi ke Politik," Tempo, 12 Juli 2010.

(10)

Malueka, Muhammad Iqbal. "Pemikiran K.H.A.R. Fakhruddin dalam Perkembangan Muhammadiyah di Indonesia (1968-1990)." Jurnal Prodi Ilmu Sejarah 3, no.1. (2018): 68-79.

"Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah." Dimodifikasi 30 Desember 2019. http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-175-det- matan-keyakinan-dan-citacita-hidup.html. Diakses 30 Desember 2019.

"Matan dan Keyakinan Cita-cita Muhammadiyah." Dimodifikasi 30 Desember 2019. https://www.scribd.com/doc/70054854/s-k-Sidang-Tanwir.

Medistiara, Yulida. "Saat NU dan Muhammadiyah Duduk Bareng Bahas HTI,"

Detik.com, 19 Mei 2017. https://news.detik.com/berita/d-3506172/saat-nu- dan-muhammadiyah-duduk-bareng-bahas-hti. Diakses 5 September 2019.

________________."Ketum PBNU Said Aqil Sebut Indonesia Darurat Radikalisme." Detik.com, 17 Januari 2016, https://news.detik.com/

berita/3120455/ketum-pbnu- said-aqil-sebut-indonesia-darurat- radikalisme. Diakses 5 Oktober 2019.

Menchik, Jeremy. Islam and Democracy in Indonesia: Tolerance without Liberalism. Cambridge University Press. 2017.

McVey, Ruth T. The Rise of Indonesian Communism. Singapore: Equinox Publishing. 2006.

Miles, B.Mathew dan Michael Huberman. Analisis Data Kualitatif Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP. 1992.

Minan, Ahmad Khoiron. "Partai Persatuan Pembangunan Pasca Kembalinya NU ke Khittah 1926 Tahun 1984-1994." Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya. 2018. http://digilib. uinsby. ac.id/ 26653/ 7/

Ahmad% 20% 20 Minan_ A72214030.pdf. Diakses 18 April 2019.

Mingst, Karen. Essentials of International Relations, Second Edition. New York:

W.W. Norton and Company, Inc. 2003.

Miswanto, Agus dan M.Zufron Arofi. Sejarah Islam dan Kemuhammadiyahan.

Magelang: P3SI UMM (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam Universitas Muhammadiyah Magelang. 2012.

Mearsheimer, J.J. The Tragedy of Great Power Politics. New York: Norton. 2001.

"Membujuk NU Sekali Lagi." Tempo, Edisi 29 Februari 2004.

https://majalah.tempo.co/read/nasional/89251/membujuk-nu-sekali- lagi?Diakses 20 Agustus 2019.

Moesa, Ali Maschan. "Agama dan Politik Studi Konstruksi Sosial Kiai tentang Nasionalisme Pasca Orde Baru." Disertasi, Universitas Airlangga. 2006.

_________________ Nasionalisme Kiai; Konstruksi Sosial Berbasis Agama.

Surabaya, IAIN Sunan Ampel Press. 2007.

__________________. (Ketua PWNU Jawa Timur. "Reformasi Macet, Gus Dur Dituntut Mundur." Wawancara oleh Liputan6.com.

https://www.liputan6.com/news/read/5756/reformasi-macet-gus-dur- dituntut-mundur. Diakses 30 Agustus 2019.

(11)

Mohammad, Herry. "Menu Penutup Jamuan Wapres." Gatra, 21 November 2005." http://arsip.gatra.com/2005-11-21/majalah/artikel.php?pil=

23&id=89987. Diakses 21 Agustus 2019.

________________., Asrori S.Karni, dan Rachmat Hidayat. "Sikap Politik Berbingkai Agama: Presiden Gus Dur Dapat Dukungan dan Hujatan dari Kalangan Islam. Tak Sepi dengan Jargon dan Simbol-simbol Agama."

Gatra, 26 Februari 2001. http://arsip.gatra.com/2001-02- 26/majalah/artikel.php?pil=23&id=45003.Diakses 29 September 2019.

"Muncul Seruan 2019 Ganti Presiden di Aksi Bela Tauhid." CNN Indonesia,26 Oktober 209. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181026162749- 20-341716/muncul-seruan-2019-ganti-presiden-di-aksi-bela-tauhid?

Diakses 3 September 2019.

Mu'ti, Abdul (Sekretaris Umum PP Muhammadiyah (2015-220). "Demokrasi Dalam Pandangan Muhammadiyah." Wawancara oleh Malik dan Yudhi.

Ahlulbait Indonesia, 28 Februari 2014, https://www.ahlulbait indonesia.or.id/berita/index. php/s13- berita/demokrasi-dalam-pandangan- muhammadiyah/. Diakses 30 Desember 2019.

Mubarak, Adil. "Wajah Politik Muhammadiyah." Jurnal Demokrasi 11, no.1(2012): 215-222.http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jd/article/

view/2555/2160. Diakses 19 Juni 2019.

"Muktamar NU: Bersitegang di Pucuk Ulama." Tempo, edisi 5 April 2010.

https://majalah.tempo.co/read/133135/muktamar-nubersi tegang-di-pucuk- ulama. Diakses 30 September 2019.

Mulkhan, Abdul Munir. Kiai Ahmad Dahlan: Jejak Pembaharuan Sosial dan Kemanusiaan. Jakarta: Kompas. 2010.

Muntoha dan Puji Dwi Darmoko. "Pergeseran Demokrasi Pancasila ke Demokrasi Liberal (Praktek Ketatanegaraan RI Pasca Reformasi)" Jurnal Madaniyah 7, no. 2 (2017): 354-372.

Muslih, Muhammad. "Negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur."

Suaramuhammadiyah.id, 26 Januari 2017. http://www.suaramuham madiyah.id/2017/01/26/negeri-baldatun-thoyibatun-warabun-ghofur/

Diakses 22 Mei 2019.

Muhtadi, Burhanuddin. "Kekecualian Nahdlatul Ulama." Tempo, 10 Agustus 2015. https://majalah.tempo.co/read/148759/kekecualian- nahdlatul-ulama. Diakses 30 September 2019.

Muthalib, Hussin dan Taj ul-Islam Hashmi, eds. Islam, Muslims and the Modern State, Case Studies of Muslim in Thirteen Countries. UK: Palgrave Macmillan.1996.

Muttaqin, Ade Fajrul, Taswirul Afkar. "Nahdlatul Wathan, Nahdlatul Tujjar:

Lembaga-lembaga Pendahulu Lahirnya Nahdlatul Ulama 1914-1926."

Skripsi, Universitas Indonesia,2008. http://lib.ui.ac.id/file?file=

digital/125776-RB04M440p-Taswirul%20Afkar-Lampiran.pdf.Diakses 24 Mei 2019.

Muzadi, K.H. Muchit. "Ahlussunnah wal Jamaah Bukan Itu..." Dimodifikasi 22 Mei 2019. https://www.nu.or.id/post/read/11215/ahlussunnah-wal- jamaamp8217ah-bukan-ituamp8230.

(12)

Muzadi, K.H. Hasyim. Wawancara oleh Tempo, 2 Juni 2003.

https://majalah.tempo.co/read/88153/k-h-hasyim-muzadi. Diakses 19 April 2019.

______________________., "Laporan Utama: Saya Tak Mungkin Ditari-tarik?"

Wawancara oleh Tempo, Edisi 6 Desember 2004.

https://majalah.tempo.co/read/94481/saya-tak-mungkin-ditarik-tarik.

Diakses 19 Agustus 2019.

______________________. "Laporan Utama; KH.Hasyim Muzadi: Sekarang Konflik Umat Beragama Itu Simultan." Wawancara, Gatra, 7 Februari 2011. http://arsip.gatra.com/2011-02-07/majalah/artikel.

php?pil=23&id=145499. Diakses 15 September 2019.

Mwz, Riz, dan Ssd. "Muktamar NU: KH Sahal dan KH Said Aqil Pimpin NU."

Kompas, 28 Maret 2010.

Nadlir, Muh. "Muhammadiyah: Pembubaran HTI harus Konstitusional," Kompas, 9 Mei 2017. https://nasional.kompas.com/read/2017/05/09/

10514031/pp.muhammadiyah.pembubaran.hti.harus.konstitusi onal?page=all. Diakses 3 September 2019.

Nashir, Haedar. Muhammadiyah Gerakan Pembaruan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah. 2016.

_______________. "Muhammadiyah dan Pembentukan Masyarakat Islam (Bagian I: Perumusan Konsep dan Tujuan)." Dimodifikasi 30 Mei 2019. http://www.muham madiyah.or.id/id/artikel-muhammadiyah- dan-pembentukan-masyarakat-islam-bagian-1-perumusan-konsep-dan- tujuan-detail- 11.html.

_______________. "Mencintai Indonesia." Dimodifikasi 30 Desember 2019.

http://www.muhammadiyah.or.id/id/news-15163-detail-mencintai- indonesia.html.

_______________ (Ketua Umum PP Muhammadiyah). "Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir: Kebinekaan Rusak Akibat Pemaksaan Kehendak." Wawancara oleh Tempo, Edisi 21 November 2016.https://majalah.tempo.co/read/152007/ketua-umum-pimpinan-

pusat- muhammadiyah-haedar-nashirkebinekaan-rusak-akibat- pemaksaan-kehendak. Diakses 20 Agustus 2019.

_______________, (Ketua Umum PP Muhammadiyah), "Usai bertemu,

"Muhammadiyah dan NU Tegaskan Netral di Pilpres 2019." Wawancara oleh Merdeka.com, 31 Oktober 2018, https://www.merdeka.com/

politik/usai-bertemu- muhammadiyah-dan-nu-tegaskan-netral-di-pilpres- 2019.html. Diakses 19 April 2019.

Najib, Mohammad dan K.S. Himmaty. Amien Rais Dari Yogya Ke Bina Graha.

Jakarta: Gema Insani Press. 1999.

Nashrullah, Nashih. "UU Perkawinan 1972, Buah Perjuangan Panjang,"

Republika, 14 September 2014, https://republika.co.id/berita/koran/islam- digest-koran/nbvyba/uu-perkawinan-1974-buah-perjuangan-panjang.

Diakses 25 Juni 2020.

(13)

Niblock, Tim. Saudi Arabia, Power, Legitimacy and Survival. New York:

Routledge. 2006.

Nilwani, H. "Kiprah Muhammadiyah dalam Kancah Politik Nasional." Jurnal TarbawiKhatulistiwa 2, no. 2 (2016): 33-43.

Nordholt, Henk Schulte . "Identity Politics , Citizenship and the Soft State in Indonesia: an Essay." Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities 1 (2008): 1-21. http://jissh.journal.lipi.go.id/index.php/jissh/

article/view/1/59. Diakses 22 Juni 2020.

"NU Muda: Kaum Progresif dan Sekularisme Baru." Dimodifikasi 15 Mei 2019.

http://www.nu.or.id/post/read/7999/nu-muda-kaum-progresif-dan- sekularisme-baru.

"NU Kelanjutan dari Gerakan Wali Songo." Dimodifikasi 26 Mei 2019.

http://www.nu.or.id/post/read/94545/nu-kelanjutan-dari-gerakan-wali- songo-.

"NU dan Pancasila: Dulu dan Kini." Dimodifikasi 26 Mei 2019.

https://crcs.ugm.ac.id/news/11596/nu-dan-pancasila-dulu-dan-kini.html

"NU: Sejarah RI Membuktikan Islam Tidak hanya Sejalan Tapi Penjaga Demokrasi." Dimodifikasi 15 Agustus 2019. https://www.inews.id/

news/nasional/nu-sejarah-ri-membuktikan-islam-tidak-hanya-sejalan-tapi- penjaga-demokrasi

NU Channel. "K.H. Said Aqil Siroj: Kyai NU Pasti Nasionalis." YouTube, 20 Agustus 2019. https://www.youtube.com/watch?v=h0HMPhUwWAU Diakses 25 Agustus 2019.

"NU-Muhammadiyah Tak Lagi Beda Ijtihad Soal Pembakaran Bendera," CNN Indonesia, 27 Oktober 2018. https://www.cnnindonesia.com/nasional/

20181027052847-20-341860/nu-muhammadiyah-tak-lagi-beda-ijtihad-soal- pembakaran-bendera. Diakses 2 September 2019.

"NU: Pelarangan Ahmadiyah itu Domain Pemerintah." Detik.com, 26 April 2008, https://news.detik.com/berita/d-929974/nu--pelarangan-ahmadiyah-itu- domain-pemerintah?_ga=2.89449179.1148466538.1572146284- 1420381638.1571127276. Diakses 5 November 2019.

Nusa,Ranny Apriani. "Prinsip Syura Sebgai Demokrasi Islam Studi Terhadap Pemikiran Syekh Muhammad Abduh (The Principle of Shura As A Democracy in Islam, Studi of Syekh Muhammad Abduh's Thought)"

Skripsi, Universitas Islam Indonesia. 2018.

Nwo."Kilas Politik dan Hukum: Muhammadiyah Perlu Lakukan Pencerahan."Kompas, 24 Desember 2010.

NYD.Organisasi Kemasyarakatan: Muhammadiyah Dukung NKRI dan Pancasila, Kompas, 23 September 2015.

Othman, Mohd. Sukki. "Wasatiyyah dalam Al-Qur'an dan Al-Sunnah."

Dimodifikasi 14 Agustus 2020,https://pic.upm.edu.my/upload/dokumen/

20180228075435wasatiyyah_dalam_al-Quran_dan_sunnah.pdf,

"PBNU:Ahmadiyah di Luar Islam." Detik.com, 5 Agustus 2005.

https://news.detik.com/berita/d-417006/pbnu-ahmadiyah-di-luar-islam.

Diakses 30 September 2019.

(14)

"PBNU: Pemerintah Sebaiknya Nyatakan Ahmadiyah Bukan Islam."

Dimodifikasi 30 September 2019. https://www.nu.or.id/post/read/

12296/pbnu-pemerintah-sebaiknya-nyatakan-ahmadiyah-bukan-islam

"PBNU: Kalau Pemerintah Butuh, Silahkan FPI Dibiarkan!" Dimodifikasi 30 Oktober 2019. https://www.nu.or.id/post/read/12663/pbnu-kalau-

pemerintah-butuh-silakan-fpi-dibiarkan.

"PBNU Dukung Sikap Tegas SBY terhadap FPI." Detik.com, 29 Juli 2013, https://news.detik.com/berita/d-2316801/pbnu-dukung-sikap-tegas-sby- terhadap-fpi?_ga=2.27054077.1148466538.1572146284-

1420381638.1571127276. Diakses 30 September 2019.

"Pedoman Berpolitik Warga NU." Dimodifikasi 7 April 2019.

http://www.nu.or.id/post/read/94013/pedoman-berpolitik-warga-nu.

"Pemimpin Absen Saat Dibutuhkan." Kompas, 24 Juni 2012. https://nasional.kom pas.com/read/2012/06/24/05283728/pemimpin.absen.saat.dibutuhkan Diakses 19 Agustus 2019.

"Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono Aman Dikawal PBNU." Detik.com, 31 Maret 2010. https://news.detik.com/opini/d-1329742/pemerintah-susilo- bambang-yudhoyono-aman-dikawal-pbnu-

?_ga=2.1419121.1148466538.1572146284- 1420381638.1571127276 Diakses 30 September 2019.

"Pesan Haedar Nashir dalam Menghadapi Tahun Politik 2019." Dimodifikasi 22 Mei 2019. http://www.suaramuhammadiyah.id/2019/01/01/pesan- haedar-nashir- dalam- menghadapi-tahun-politik-2019/

Pep dan Myr. "Muhammadiyah Tak Larang Perempuan Jadi Presiden." Kompas, 7 Maret 2001.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pedoman Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah, Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-44 Tanggal 8 s/d 11 Juli Tahun 2000 Di Jakarta.

___________________________. Revitalisasi Visi dan Karakter Bangsa, Agenda Indonesia Ke Depan, Muktamar Muhammadiyah ke-47 Makassar, 3-7 Agustus 2019, Cetakan ke-5. Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2015.

___________________________. Revitalisasi Visi dan Karakter Bangsa, Agenda Indonesia ke Depan, Edisi Muktamar ke-47. Yogyakarta: Percetakan Muhammadiyah Gamasurya. 2015.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Majelis Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam, Manhaj Tarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam," Keputusan Munas Tarjih Muhammadiyah. Tahun 2000, di Jakarta (Tidak dipublikasikan).

"Pengamat: Muhammadiyah Lebih Mantap Jika Dipimpin Din Syamsudin."

https://www.merdeka.com/politik/pengamat-muhammadiyah-lebih-

mantap-jika-dipimpin-din-syamsuddin-0pxmukl.html. Diakses 19 Agustus 2019.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama, Hasil Keputusan Muktamar ke-33 NU,Jombang, Jawa

(15)

timur, 1-5 Agustus, 2015. Jakarta Pusat: Lembaga Ta'lif Nasyr PBNU.

2015.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama, Hasil Keputusan Muktamar ke-33 NU,Jombang, Jawa timur, 1-5 Agustus, 2015 (Lampiran Khittah Nahdlatul Ulama).

"PP Muhammadiyah Sesalkan Perusakan Sarana Pendidikan. " Kompas, 15 Februari 2001.

Prosiding Kongres Pancasila IV: Strategi Pelembagaan Nilai-nilai Pancasila dalam Menegakkan Konstitusionalis Indonesia, Yogyakarta 31 Mei-1 Juni 2012. Yogyakarta: Pusat Studi Pancasila UGM. 2012.

Dani Prabowo dan Erlangga Djumena, ed. "Dukungan Said Aqil ke Prabowo Tak Akan Pengaruhi Warga NU." Kompas, 24 Mei 2014, https://nasional.kompas.com/read/2014/05/24/1817519/. Diakses 26 Desember 2019.

Pramono, Sugiyarto dan Andi Purwono. "Konstruktivisme Dalam Studi Hubungan Internasional: Gagasan dan Posisi Teoritik." Sprektum 17, no. 2 (2010). https://publikasiilmiah. unwahas.ac.id/index.php/

SPEKTRUM/article/view/485 .Diakses tanggal 25 Desember 2019.

Prastito, Sujud Dwi., et al. "Jihad Konstitusi Hukum Liberal." Gatra, 27 April 2015,http://arsip.gatra.com/majalah/cari.php?cari=jihad+konstitusi+huku m+liberal+&s ubmit=Search. Diakses 19 Agustus 2019.

Przeworski, Adam. Minimalist Conception of Democray: A Defense. Cambridge University Press,1999.

"Prinsip Wasthiyah Digunakan Kiai Wahid Hasyim Menghapus Piagam Jakarta."

Dimodifikasi 10 Februari 2019. http://www.nu.or.id/post/read/86 042/prinsip-wasathiyah-digunakan-kiai-wahid-hasyim-menghapus-

piagam-jakarta.

"Prof.Dr.H.Amien Rais (Ketua 1995-1998). Bagian I." Dimodifikasi 5 Mei 2019.http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-167-det-prof-dr-h- amien- rais.html.

"Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA (Ketua 2005-sekarang) Bagian II." Dimodifikasi 19 Agustus 2019. http://www.muham

madiyah.or.id/id/2-content-169-det-prof-dr-h-m-din-syamsuddin.html.

Putra, Andri Donnal. "Pengacara: "Caption" Unggahan Video Ahok oleh Buni Yani Bukan Transkrip, Tapi Intisari Campur Opini." Kompas, 13 Desember 2016. https://megapolitan.kompas.com/read/2016/12/13/

11260491/pengacara.caption.unggahan.video.ahok.oleh.buni.yani.bukan.tr anskrip.tetapi.intisari.campur.opini. Diakses 5 September 2019.

Qibtiyah, Alimatul. Ketua LPPA dan anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, wawancara oleh Leni Winarni, 1 April 2019 di Yogyakarta.

Qodir, Zuly. Muhammadiyah Studies: Reorientasi Gerakan dan Pemikiran Abad Kedua. Yogyakarta: Kanisius. 2010.

_________. "Meneguhkan Gerakan Kultural Muhammadiyah." Kompas, 6 Juli 2005.

(16)

_________dan Laksono Hari Wiwoho (ed.), "Sikap Politik Muhammadiyah."

Kompas, 22 Mei 2014. https://nasional.kompas.com/read/2014/05/

22/1548450/Sikap.Politik.Muhammadiyah?page=all. Diakses 19 Agustus 2019.

Raco, R. Metode Penelitian Kualitatif, Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya.

Jakarta: Grasindo. 2010.

Raharjo, Dwi Bowo. "Muhammadiyah Tak Akan Berikan Rekomendasi

Rais, M.Amien eds., et al, Suara Amien Rais Suara Rakyat. Yogyakarta: Gema Insani Press, 1998.

Ramadhan, Bilal. "Gerakan Radikal Berupaya Hancurkan MUI, NU, dan Muhammadiyah." Republika, 4 Februari 2016, https://www.republika.

co.id/berita/nasional/umum/16/02/04/o20n06330-gerakan-radikal-

berupaya-hancurkan-mui-nu-dan-muhammadiyah. Diakses 15 Agustus 2019.

Rahman, Mujib dan M.Nur Cholish Zaein. "Nasional: Tiada Api Tanpa Bara."

Gatra, 21 Februari 2011.http://arsip.gatra.com/majalah/cari.php?

cari=hasyim+ muzadi&submit=Search. Diakses 25 Oktober 2019.

Ramdani, Rijal. "Masyarakat Islam yang Sebenar-benarnya Sebagai Masyarakat Islam yang Berkemajuan." Dimodifikasi 30 Desember 2019.

http://lppi.umy.ac.id/masyarakat-islam-yang-sebenar-benarnya-sebagai- masyarakat-islam-yang-berkemajuan/.

"Ratusan Orang HTI Unjuk Rasa Islam Bukan Teroris," Detik.com, 18 Desember 2005. https://news.detik.com/berita/d-501081/ratusan-orang-hti-unjuk- rasa-islam-bukan-teroris?_ga=2.257345227.1148466538.1572146284- 1420381638.157112 7276. Diakses 5 November 2019.

Retaduari, Elza Astari., et al. "Kontroversi Amien Rais 'Ancam Jewer' Haedar Nashir."Detik.com, 21 November 2018, https://news.detik.com/berita/d- 4311434/kontroversi-amien-rais-ancam-jewer-haedar-nashir. Diakses 19 April 2019.

Rek. "Tanwir Muhammadiyah: Dorong Narasi Keagamaan yang di Damai."

Kompas, 17 Februari 2019.

Ricklefs, M.C. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 2016.

____________ Islamisation and Its Opponents in Java. Singapore: NUS Press.

2012. DOI: 10.2307/j.ctv1qv3fh. Diakses 22 Juni 2020.

"Risalah Komite Hijaz kepada Raja Sa'ud." Dimodifikasi 23 Mei 2019.

http://www.nu.or.id/post/read/77439/risalah- komite-hijaz-kepada-raja- saud.

"Robikin Emhas Klarifikasi Soal Berita Ancaman ke Jokowi." Dimodifikasi 5 Oktober 2019. https://www.nu.or.id/post/read/94091/robikin-emhas- klarifikasi-soal-berita-ancaman-ke-jokowi.

Rohman, Afina Ainur. "Islam Berkemajuan Perspektif Muhammadyah: Sebuah Telaah Epistomologi." Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2017.

Rosyidin, Mohammad. "Politik Identitas dalam Hubungan Internasional: Bias Konstruksi Barat terhadap Ancaman Uji Coba Rudal Korea Utara dan India." Jurnal Transformasi Global 1, no. 2 (2014):145-164.

(17)

https://transformasiglobal.ub.ac.id/index.php/trans/article/

download/16/15. Diakses 24 Januari 2018.

Rumadi, H. Andi Najmi Fuaidi, dan H.Mahbub Ma'afi, Hasil-hasil Muktamar Ke- 33 Nahdlatul Ulama. Jakarta: Lembaga Ta'lif wan Nasyr PBNU. 2016.

"Rumusan Resolusi Ambon Sidang Tanwir Muhammadiyah tersebut dikutip dari Tanwir Muhammadiyah Hasilkan Resolusi Ambon." Liputan6.com, 26 Februari 2017. https://www.liputan6.com/news/read/2869239/tanwir- muhammadiyah-hasilkan-resolusi-ambon. Diakses 3 September 2019.

Saiful dan Rusli Yusuf, Politik dan Kearifan Lokal. Aceh:Syiah Kuala University Press. 2019.

"SBY: Menag Jatah NU." Dimodifikasi 25 Agustus 2019.

https://www.nu.or.id/post/read/1938/sby--menag-jatah-nu.

"SBY Pilih NU Jadi Menag Bukan Untuk Cari Dukungan. " Dimodifikasi 25 Agustus 2019. https://www.nu.or.id/post/ read/1938/sby--menag-jatah-nu

"SBY Mengaku Jaga Jarak dengan NU pada Pemilu 2009," Detik.com, 13 Januari 2011, https://news.detik.com/berita/1546124/sby-mengaku-jaga-jarak- dengan-nu-pada-pemilu-2009. Diakses 5 November 2019.

Sahal, Akhmad dan Munawir Azir, eds., Islam Nusantara dari Ushûl Fiqih Hingga Konsep Historis. Bandung: Mizan dan Teraju Indonesia. 2016.

Salam, Aprinus. Politik, Sastra, Negara, dan Ideologi, Latar Sosial-Politik Bangkitnya Puisi Sufi pada Tahun 1980-an hingga 1990-an.

Yogyakarta: Pusat Studi Kebudayaan UGM. 2016.

Sardiman. Sejarah 2, SMA kelas XI Program Ilmu Sosial. Jakarta: Yudisthira.

2008.

Sanur, Debora L. “Rekonsiliasi Politik Identitas di Indonesia.” Majalah Info Pemerintahan Dalam Negeri Singkat, Mei, 2017. https://berkas.dpr.go.id/

puslit/ files/info_singkat/Info%20Singkat-IX-10-II-P3DI-Mei-2017- 212.pdf. Diakses 24 April 2018.

Sari, Endang. “Kebangkitan Politik Identitas Islam Pada Arena Pemilihan Gubernur Jakarta.” Jurnal Kritis 2, no. 2 (Desember 2016): 145-156.

Sari, Rr. Febrina Prima. "Manajemen Krisis dalam Organisasi Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sioarjo." Tesis, UIN Sunan Ampel Surabaya. 2017. http://digilib.uinsby.ac.id/18888/. Diakses tanggal 22 Mei 2019.

Sari, Yoko. "Masa Depan NU sebagai Kekuatan Politik." BBC Indonesia, 23 Maret 2010. https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2010/03/

100323_nupolitk.

"Satu Mentari Dua Warna, Partai Matahari Bangsa Mencoba Menangtang Pendahulunya, Partai Amanat Nasional. Mengandalkan Din Syamsudin, " Tempo, 30 Maret 2009.

Sen, Laurette Amarty. Identity and Violence. New York:W.W Norton. 2006.

Setiawan, Koesworo.,et al. "Muhammadiyah mendukung Amien Rais menjadi presiden. Menuai kecaman dari kader di partai lain. Kekalahan sayap kultural?" Gatra, 20 Februari 2004, http://arsip.gatra.com/2004- 0220/majalah/artikel.php?pil=23&id=34626. Diakses 20 Agustus 2019.

(18)

Siradj, K.H. Said Aqil (Ketua Umum PBNU). "Komunikasi dengan Ulama Jangan Saat Genting Saja." Wawancara oleh Tempo, Edisi 14 November 2016. https://majalah.tempo.co/read/151934/komunikasi- dengan-ulama-jangan-saat- genting-saja. Diakses 5 Oktober 2019.

Siregar, Insan Fahmi. "Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Partai Masyumi (1945- 1960)." Thaqafiyyat 14, no.1 (2013): 88-103.

"Soal Menteri NU, Joko Widodo atau PBNU yang Salah Hitung?" Detik.com, 9 Juni 2016, https://news.detik.com/berita/3229360/soal-menteri-nu- jokowi-atau-pbnu-yang-salah-hitung. Diakses 1 Oktober 2019.

Soejipto, Ani W. HAM dan Politik Internasional Sebuah Pengantar . Jakarta:

Yayasan Pustaka Obor Indonesia. 2015.

Sufyan, Fikrul Hanif. Sang Penjaga Tauhid: Studi Protes Tirani Kekuasaan 1982- 1985. Yogyakarta: Deepublish. 2014.

_________________. "Penolakan Abdul Malik Ahmad Terhadap Asas Tunggal Pancasila di Organisasi Muhammadiyah (1982-1985)." Dimodifikasi 23 Mei 2019. https://www.academia.edu/1895525/

PENOLAKAN_ABDUL_MALIK_AHMAD_TERHADAP_ASAS_TUN GGAL_PANCASILA_DI_ORGANISASI_MUHAMMADIYAH.

Sujana, I made dan Saiful Anam. "Nahdlatul Ulama Mencari Garansi," Gatra, 26 Juni 2001. http://arsip.gatra.com/2000-06-26/majalah/artikel.php?pil

=23&id=50938. Diakses 19 April 2019.

Supriyono. "Dalil-dalil Cinta Tanah Air dari Alquran dan Hadist." Dimodifikasi 17 Januari 2019.https://islam.nu.or.id/post/read/87932/dalil-dalil-cinta- tanah-air-dari-al-quran-dan-hadits.

Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 53/Kep/I.0/B/2007, Tanfidz Keputusan Tanwir Muhammadiyah Tahun 1428 H/ 2007 M, 45.

Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 53/Kep/I.0/2007.

Tanfidz Keputusan Tanwir Muhammadiyah Tahun 1428 H/ 2007 M, 40- 41.

Suriyanto, "Formatur Hindari Voting dalam Pemilihan Umum Ketua Muhammadiyah," CNN Indonesia, 6 Agustus 2015, https://www.cnnindonesia.com/nasional/20150806102938-20-

70397/formatur-hindari-voting-dalam-pemilihan-ketum- muhammadiyah. Diakses 30 Desember 2019.

St. Nurhayati, Mahsyar Idris, dan Muhammad Al-Qadri Burga. Muhammadiyah dalam Perspektif Sejarah, Organisasi dan Sistem Nilai. Yogyakarta:

TrustMedia Publishing. 2018.

Stets, Jan E. dan Peter J. Burke. "Identity Theory and Social Identity Theory,"

Social Psychology Quartely 63, no.3 (2000): 224-237.

"Syafii Maarif: Ahok Tidak Mengatakan Al Maidah itu Bohong,"

http://news.liputan.com.http://news.liputan6.com/read/2646190/syafii- maarif- ahok-tidak-mengatakan-al-maidah-itu-bohong. Diakses 26 Juni 2017.

Din Syamsudin (Ketua PP Muhammadiyah), "Prof.Dr. Din Syamsudin: Ketua PP Muhammadiyah Gerak Seimbang Islam Berkemajuan." Wawancara oleh

(19)

Gatra, 27 Juli 2015. http://arsip.gatra.com/2015-07- 27/majalah/artikel.

php?pil=23& id=159848. Diakses 1 September 2019.

Din Syamsudin (Ketua Umum PP Muhammadiyah). "Din Syamsudin: Mendapat Tawaran dari Sales Ideologi." Wawancara oleh Luqman Hakim Arifin dan Mukhlison S.Widodo, Gatra, 10 Januari 2007.http://arsip.gatra.

com/2007-01-01/majalah/artikel.php?pil= 23&id=101043. Diakses 25 Agustus 2019

Syamsuddin, Muhammad. "Sistem Ketatanegaraan dalam Islam, Bagaimana Bentuknya?" Dimodifikasi 22 Mei 2019.https://islam.nu.or.id/post/ read/

112912/sistem-ketatanegaraan-dalam-islam--bagaimana-bentuknya- Syihab, Abu Deedat. "Muhammadiyah dan Gerakan Kristenisasi." Dimodifikasi 2

Mei 2019. http://www.muhammadiyah.or.id/id/news/print/705/

muhammadiyah--dan--gerakan--kristenisasi.html.

Tanuwidjaja, Sunny. “Political Islam and Islamic Parties in Indonesia: Critically Assessing the Evidence of Islam’s Political Decline.” Contemporary Southeast Asia 32 no.1 (2010): 29-49.

Tanfidz Keputusan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah (Muktamar ke 46), Yogyakarta, 3-8 Juli 2010, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, September 2010.

Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47, Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2015.

TRA. "Malik Fadjar: Muhammadiyah Menjaga Jarak Sama dengan Partai Politik." Kompas, 7 Juli 2000.

Tra dan Ano." Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif: Elite Politik Kehilangan Akal Sehat." Kompas, 29 Oktober 2000.

Taufiqurrohman. "Studi Analisis Keputusan Muktamar XXX Nahdlatul Ulama No.06/MNU-30/1999 Tentang Respon Islam Terhadap Demokrasi."

Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Walisongi. 2009.

"Taushiyah, Menggali Hukum Islam." Dimodifikasi 19 Mei 2019.

https://www.nu.or.id/ post/read/52646/menggali-hukum-islam.

"Tentang Muhammadiyah." Dimodifikasi 30 Desember 2019.

http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-44-cam-tentang- muhammadiyah.html.

Thohari, Hariyanto Y. "Demokrasi Atau Demosyrakrasi?" (pernah dimuat dalam Majalah Suara Muhammadiyah, Edisi 5 Tahun 2017 ), Suara Muhammadiyah, 2 July 2019, http://www.suaramuhammadiyah.id/

2019/07/02/demokrasi-atau-demosyurakrasi/.Diakses 30 Desember 2019.

_________________."Orang Muhammadiyah Berpolitik." Gatra, 14 Maret 2005, http://arsip.gatra.com/2005-03-14/majalah/ artikel. php?pil=23&id=82694 Diakses 21 Agustus 2019.

Tim PWNU Jawa Timur. Aswaja An-Nahdliyah, Ajaran Ahlussunah wa al- jamaah yang berlaku di lingkungan Nahdlatul Ulama, Lajnah Ta'lif Wan Nasyr. Surabaya: (LTN) NU Jawa Timur dan Kalista. 2007.

Tim LTM PBNU, Wahabi Menuduh NU Menjawab, Melestarikan Amaliah NU.

Jakarta: LTM PBNU. 2018.

(20)

Ubaidillah, U. Pendidikan Kewarganegaraan: Demokrasi, HAM, dan Masyarakat Madani. Jakarta: IAIN Jakarta Press. 2000.

Wahyudi, Catur. Marginalisasi dan Keberadaan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 2016.

"Warga Muhammadiyah Bebas Pilih Capres." Kompas, 30 Juli 2004, 7.

"Warga NU Demo Tolak Hasyim Muzadi Kembali Pimpin NU, " Detik.com, 30 September 2004, https://news.detik.com/berita/d-21 6814/warga-nu-demo- tolak-hasyim-muzadi-kembali-pimpinnu?_ga=2.266898894.1725291 499.1567494863-330513395.1551016039. Diakses tanggal 19 Agustus 2019.

Wendt, Alexander. "Anarchy Is What State Make of It: The Social Construction of Power Politics." International Organization 46, no.2 (1992):391- 425.

_______________. "Constructing International Politics." International Security 20 no.1 (1995).

_______________. "Collective Identity Formation and the International State."

The American Political Science Review 88, no.2 (1994): 384-396.

_______________. Social Theory of International Politics. Cambridge University Press. 1999.

Wer, et al. "Ormas Siap Cegah Radikalisme *DPR dan Pemerintah Segera Membahas Revisi UU Terorisme." Kompas, 22 Februari 2016.

Wer dan Oyd." Muhammadiyah Minta Keadaban Dipelihara." Kompas, 13 Agustus 2018.

Widiastuti, Rina. "Kiprah Muhammadiyah di Kancah Politik dari Masa ke Masa,"

Tempo, 19 Februari 2019. https://nasional.tempo.co/read/1177204/kiprah- muhammadiyah-di-kancah-politik-dari-masa-ke-masa. Diakses 2 Mei 2019.

Wicaksono, Wahyu Dhyatmika, dan Isra Ramli. "Setelah Amuk Massa Mereda,"

Tempo, 4 Juni 2001. https://majalah.tempo.co/read/98997/

setelah-amuk-mereda. Diakses 27 Agustus 2019.

Wijaya, M.Akbar, "Air Mata Hilangnya Tujuh Kata Piagam Jakarta." Republika, 13 Juli 2016, https://republika.co.id/berita/selarung/suluh/

oa7f1n392/air-mata-hilangnya-tujuh-kata-piagam-jakarta. Diakses 26 Mei 2019.

Wijayanto, Totok. "Pertemuan Tokoh Agama Pemerintah Diminta untuk Jujur,"

Kompas, 11 Januari 2011.

Wiharto, Muhammad. "Antara Islam dan Budaya dalam Perspektif Islam."

Dimodifikasi 25 Juni 2020. https://lppi.unisayogya. ac.id/antara-agama-dan- budaya-dalam-perspektif-islam/

Winarni, Leni. "Rivalitas Antara Rusia dan Amerika Serikat di Asia Tenggara Paska Perang Dingin: Studi Kasus Kazakhstan." Thesis, Universitas Gadjah Mada. 2007

Viotti, Paul R. dan Mark V. Kauppi. International Relation Theory, 5th ed. US:

Pearson Education, Inc. 2012.

Yilma, E. Sare Aydin. "Political Identity Building in the EU: A Constructivist Approach." Journal of Academic Inquiries 9, no.1 (2014) :47-71.

(21)

https://dergipark.org.tr/en/download/article-file/17678. Diakses 25 Januari 2019.

Yossihara, Anita dan M.Zaid Wahyudi, "Muktamar ke-46 Muhammadiyah:

Benci, tetapi Sangat Rindu..." Kompas, 8 Juli 2020, 5.

Yulianti, Sri Retno (MPM PCIM Taiwan 2014-2016). Resensi Buku "Memahami Ideologi Muhammadiyah." Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Taiwan. Dimodifikasi 23 Mei 2019. https://suryaformosa.com/resensi- buku-memahami-ideologi-muhammadiyah/

Zada, Khamami dan A.Fawaid Sjadzili, ed. Nahdlatul Ulama, Dinamika dan Politik Kenegaraan. Jakarta: Kompas, 2010.

Referensi

Dokumen terkait

panjang (lebih atau sama dengan 8- byte ), maka harus digunakan suatu perintah lompat ke lokasi rutin interupsi yang sebenarnya (dilokasi lain dalam

Setelah dilakukan penelitian, peneliti mengharapkan dapat memberikan sumber informasi mengenai ASI Eksklusif dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan

Berdasarkan pengertian masing-masing dari kata tugas pokok dan fungsi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa definisi tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) tersebut adalah

Jenis penilitian ini tergolong kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis, adapun sumber data penelitian ini adalah sumber

Berdasarkan beberapa pendapat diatas, dapat dijelaskan bahwa anak tunalaras adalah anak yang mengalami gangguan emosi dan tingkah laku serta kurang mampu dalam

Hasil daripada kajian ini, secara keseluruhannya didapati hasil maklum balas daripada pensyarah dan pelajar yang terlibat dalam penilaian formatif iaitu terdiri

Seleksi objek tersebut, lalu jadikan simbol dengan nama Kaki, pilih behavior Movie clip dengan titik registrasi di tengah. Tampilkan panel Filter, lalu klik tanda

Perubahan kurikulum pendidikan nasional terus diupayakan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi dasar dalam pembelajaran, mulai dari kurikulum berbasis