• Tidak ada hasil yang ditemukan

- 1 - BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "- 1 - BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR

SALINAN

PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 76 TAHUN 2019

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI NOMOR 43 TAHUN 2018 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS

DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

KABUPATEN BLITAR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BLITAR,

Menimbang : a. bahwa dengan telah diundangkannya Peraturan Bupati Blitar Nomor 73 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar, maka Peraturan Bupati Blitar Nomor 43 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar dipandang tidak sesuai sehingga perlu diubah;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 43 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar;

(2)

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 41) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotapraja Surabaya dan Daerah Tingkat II Surabaya dengan mengubah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- daerah Kabupaten/Kota dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Jogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2730);

2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 183, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6398);

3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);

(3)

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3547) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 51, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 5121);

6. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 187, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6402);

(4)

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI NOMOR 43 TAHUN 2018 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015

tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2036) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 120 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);

8. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 96 Tahun 2017 tentang Pedoman Nomenklatur, Tugas, dan Fungsi Perangkat Daerah Urusan Pemerintahan Bidang Perdagangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 10);

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretariat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 970);

10. Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blitar (Lembaran Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2016 Nomor 10/D);

11. Peraturan Bupati Nomor 43 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar (Berita Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2018 Nomor 43/D);

(5)

DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BLITAR.

Pasal I

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Blitar Nomor 43 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar (Berita Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2018 Nomor 43/D) diubah sebagai berikut:

1. Ketentuan Pasal 3 ayat (1) huruf d angka 3 diubah sehingga Pasal 3 berbunyi sebagai berikut:

Pasal 3

(1) Susunan Organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan terdiri atas:

a. Kepala Dinas

b. Sekretariat, membawahi:

1. Sub Bagian Penyusunan Program;

2. Sub Bagian Keuangan;

3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

c. Bidang Perindustrian, membawahi:

1. Seksi Industri Agro;

2. Seksi Industri Non Agro;

3. Seksi Pembinaan dan Pengendalian.

d. Bidang Perdagangan, membawahi:

1. Seksi Bina Usaha;

2. Seksi Pengembangan Perdagangan dan Promosi; dan 3. Seksi Pengendalian dan Pengawasan Distribusi

e. Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Pasar, membawahi:

1. Seksi Pengelolaan Pasar; dan

2. Seksi Pengelolaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar.

f. Bidang Kemetrologian, membawahi:

1. Seksi Pelayanan Tera dan Tera Ulang;

2. Seksi Pembinaan dan Sarana Prasarana; dan 3. Seksi Pengawasan.

g. UPTD.

(6)

h. Kelompok Jabatan Fungsional.

(2) Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

(3) Masing-masing bidang dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

(4) Masing-masing sub bagian dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

(5) Masing-masing seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang.

2. Ketentuan Pasal 14 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:

Pasal 14

(1) Kepala Bidang Perdagangan, mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang perdagangan.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Kepala Perdagangan, mempunyai fungsi:

a. memverifikasi bahan perumusan kebijakan di bidang perdagangan;

b. mengoordinasikan penyusunan dan pelaksanaan rencana strategis dan rencana kerja tahunan di bidang perdagangan;

c. memimpin pelaksanaan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga dana tau asosiasi dunia perdagangan;

d. mengoordinasikan pelaksanaan pembinaan, pengembangan kelembagaan di bidang perdagangan;

e. mengoordinasikan pemberian pertimbangan teknis terkait perizinan di bidang perdagangan;

f. mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan promosi di bidang perdagangan;

g. mengoordinasikan pelaksanaan, pemberdayaan, pengembangan, penataan, pengawasan dan pengendalian bidang distribusi perdagangan;

h. memverifikasi bahan perencanaan dan pelaporan bidang distribusi perdagangan;

(7)

pembinaan bidang distribusi perdagangan; dan

j. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

3. Judul Paragraf 3 Bagian Keempat BAB II diubah sehingga berbunyi sebagai berikut :

Paragraf 3

Seksi Pengendalian dan Pengawasan Distribusi

4. Ketentuan Pasal 17 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:

Pasal 17

Kepala Seksi Pengendalian dan Pengawasan Distribusi mempunyai tugas:

a. menyiapkan bahan penyusunan perumusan kebijakan di bidang pengendalian dan pengawasan perdagangan;

b. menyiapkan perencanaan pembinaan di bidang pengendalian dan pengawasan perdagangan;

c. melaksanakan pemantuan distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang kebutuhan penting;

d. melaksanakan koordinasi lintas sektoral untuk ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang kebutuhan penting;

e. menyediakan data dan informasi harga dan ketersediaan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok dan barang kebutuhan penting;

f. melaksanakan koordinasi dengan stakeholders untuk menyelenggarakan operasi dan/atau pasar murah dalam rangka stabilisasi harga kebutuhan pokok;

g. melaksanakan pengawasan pengadaan dan penyaluran barang kebutuhan pokok dan barang kebutuhan penting;

h. melaksanakan pengawasan pengadaan, penyaluran dan penggunaan pupuk bersubsidi;

i. melaksanakan koordinasi dengan Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida;

(8)

j. melaksanakan pengumpulan informasi hasil tembakau berupa pita cukai rokok yang dilekati pita cukai palsu, tidak dilekati pita cukai, dilekati pita cukai yang bukan haknya atau salah personalisasi, dilekati pita cukai yang salah peruntukan, dan dilekati pita cukai bekas; dan

k. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

5. Judul BAB II Pasal 18 Bagian Kelima diubah sehingga berbunyi sebagai berikut :

Bagian Kelima

Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Pasar

6. Ketentuan Pasal 18 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:

Pasal 18

(1) Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Pasar, mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan pemerintah bidang pengelolaan dan pengembangan pasar.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Pasar mempunyai fungsi:

a. memverifikasi bahan perumusan dan kebijaksanaan teknis serta pemberdayaan pengembangan bidang pengelolaan dan pengawasan pasar;

b. mengoordinasikan pelayanan, memberikan rekomendasi penetapan perijinan, serta penyusunan dan pembuatan Daftar Induk Wajib Retribusi Pasar;

c. mengoordinasikan pencatatan pembayaran dan pelaporan dari wajib retribusi pasar;

d. mengoordinasikan pengadaan, pengelolaan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana pasar;

e. mengoordinasikan pelaksanaan penagihan retribusi pasar;

f. memverifikasi rencana kegiatan pembinaan terhadap pemungutan, pemeliharaan ketertiban dan kebersihan pasar; dan

(9)
(10)

Referensi

Dokumen terkait

Puji Sukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan tuntunan-Nya sehingga penulisan karya yang berjudul “Hubungan FLL Self Efficacy dan Motivasi

bahwa Peraturan Bupati Lumajang Nomor 97 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perdagangan dan

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI NOMOR 64 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA

45. Peraturan Bupati Blitar Nomor 49 Tahun 2016 tentang Kedudukan , Susunan Organisasi , Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pengendalian Penduduk , Keluarga

Sebagaimana Peraturan Bupati Nomor 57 tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi Dan Uraian Tugas, Serta Tata Kerja Badan Perencanaan

Peraturan Bupati Trenggalek Nomor 34 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan

Peraturan Bupati Kudus Nomor 28 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan

bahwa kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja perangkat daerah telah diatur dengan Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2016 tentang Kedudukan dan