• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode noneksperimen dengan rancangan penelitian observasional yang bertujuan untuk menganalisis suatu hubungan antarvariabel. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu) antara faktor risiko (Alimul, 2014).

B. Tempat dan Waktu Penelitian

Lokasi dalam penelitian ini adalah di wilayah kerja puskesmas Manyaran kabupaten Wonogiri. Waktu penelitian di mulai bulan April sampai Mei 2015. C. Populasi

Populasi penelitian ini adalah wanita usia subur (WUS) yang memiliki Suami, Orang tua, Tenaga kesehatan (Bidan), dan sahabat WUS paling dekat di beberapa dusun yang ada di wilayah kerja Puskesmas Manyaran kabupaten Wonogiri.

D. Sampel

Teknik sampling yang digunakan untuk mendapatkan sampel adalah

multistage sampling, yaitu 7 kelurahan diambil 5 kelurahan sebagai sampel secara cluster sampling, dari kelurahan-kelurahan yang terkena sampel diambil 4 dusun

dari setiap kelurahan sebagai sampel secara cluster sampling dan akhirnya dari dusun-dusun yang terkena sampel tersebut diambil 5 wanita usia subur (WUS) dari setiap dusun sebagai sampel secara simple random sampling.

Dalam memilih sampel ada kriteria inklusi sebagai berikut : o Wanita usia subur (WUS) usia < 45 tahun

o WUS yang memliki Suami o WUS yang memiliki Orang tua o WUS yang memiliki sahabat dekat o Wanita yang pernah ke Bidan. o WUS yang berpendidikan

(2)

commit to user

Besar sampel dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : n = Z(1- 2 pq d2 = (1,96)2 . 0,5 . 0,5 (0,1)2 = 0,9604 0,01 = 96,04 / 96

Jadi besar subjek penelitian yang diperlukan sebanyak 96 WUS, 96 suami WUS, 96 orang tua WUS, 96 sahabat dekat WUS.

E. Variabel Penelitian 1. Variabel Independen

Variabel Independen penelitian ini adalah dukungan sosial (Suami, Orang tua, Tenaga kesehatan (Bidan), dan dukungan sahabat dekat)

2. Variabel Dependen

Variabel Dependen penelitian ini adalah perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).

3. Variabel Pengganggu a. Pendidikan

Penelitian dilakukan pada responden yang berpendidikan b. Pengetahuan

Penelitian dilakukan pada responden yang mempunyai pengetahuan tentang deteksi dini payudara dan SADARI.

c. Usia

Penelitian dilakukan pada responden yang mempunyai usia kurang dari 45 tahun

d. Rasa Takut, Malu, dan Tabu

Penelitian dilakukan pada responden yang tidak mempunyai rasa takut, malu dan tabu. Perasaan tersebut dapat diketahui dari kuesioner yang berikan kepada responden.

Hodge (2009) mengatakan bahwa rendahnya perempuan Amerika dan India untuk melakukan pencegahan, seperti Skrining kanker payudara

(3)

commit to user

karena adanya pengaruh kebudayaan dan sosial ekonomi, meskipun dekat dengan pelayanan kesehatan

e. Sosial Ekonomi

Penelitian dilakukan pada responden yang mempunyai penghasilan tiap bulan.

F. Definisi Operasional Variabel

1. Dukungan Suami adalah skor yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden yang diisi oleh peneliti. yang menggambarkanketerlibatan suami dalam menjaga kesehatan istrinya, hal ini dapat ditunjukkan dengan perhatian, bantuan, dukunganuntuk selalu melakukan pemeriksaan SADARI. Dengan alat ukur Kuesioner, skala interval dan kriteria skor :

0. Tidak Pernah (TP) 1. Pernah (P)

2. Sering(S)

Score total (0-38), terdiri dari: Score (0-14)

Score (0-12) Score (0-12) Score (0-2)

2. Dukungan Orang Tua adalah skor yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden yang diisi oleh peneliti. yang menggambarkanketerlibatan Orang tua kandung dalam menjaga kesehatan putrinya, hal ini dapat ditunjukkan dengan perhatian, bantuan, dukunganuntuk selalu melakukan pemeriksaan SADARI. Dengan alat ukur kuesioner, skala interval dan kriteria skor :

0. Tidak Pernah (TP) 1. Pernah (P)

2. Sering(S)

Score total (0-38), terdiri dari: Score (0-12)

Score (0-10) Score (0-14)

(4)

commit to user

Score (0-2)

3. Dukungan Tenaga Kesehatan (Bidan) adalahskor yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden yang diisi oleh peneliti. Yang menggambarkan persepsi ibu (WUS) terhadap keterlibatan bidan dalam menjaga kesehatan kliennya, hal ini dapat ditunjukkan dengan perhatian, bantuan, dukunganuntuk selalu melakukan pemeriksaan SADARI. Dengan alat ukur kuesioner, skala interval dan kriteria skor :

0. Tidak Pernah (TP) 1. Pernah (P)

2. Sering(S)

Score total (0-40), terdiri dari: Score (0-8)

Score (0-6) Score (0-24) Score (0-2)

4. Dukungan Sahabat Dekat adalahskor yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden yang diisi oleh peneliti. yang menggambarkanketerlibatan orang lain yang paling dianggap dekat dalam menjaga kesehatan sahabatnya, hal ini dapat ditunjukkan dengan perhatian, bantuan, dukunganuntuk selalu melakukan pemeriksaan SADARI. Dengan alat ukur kuesioner, skala interval dan kriteria skor :

0. Tidak Pernah (TP) 1. Pernah (P)

2. Sering(S)

Score total (0-38), terdiri dari: Score (0-10)

Score (0-8) Score (0-16) Score (0-4) Score (0-2)

5. Perilaku SADARI adalahskor yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden yang diisi oleh peneliti. yang menggambarkan proses perubahan

(5)

commit to user

perilaku, mulai dari waktu, Frekuensi & Ketepatan dalam melakukan SADARI. Dengan alat ukur kuesioner, skala interval dan kriteria skor :

Pertanyaan Positif Score Jawaban :

0. Tidak Pernah (TP) 1. Pernah (P)

2. Sering(S)

Score total (0-28), terdiri dari: Score (0-2) Score (0-2) Score (0-2) Score (0-22) Pertanyaan Negatif Score Jawaban : 2. Tidak Pernah (TP) 1. Pernah (P) 0. Sering (S)

Score total (0-2), terdiri dari: Score (0-2)

G. Tes Validitas dan Reabilitas 1. Tes Validitas

Dalam penelitian ini ada sebagian kuesioner yang di rancang oleh peneliti dan ada yang mengacu pada penelitian Denewer et al (2011), sehingga memerlukan uji validitas.

Uji validitas akan di lakukan pada orang-orang yang memiliki hubungan berarti dengan wanita usia subur (WUS) yaitu Suami, Orang tua, sahabat dekat dan Wanita Usia Subur (WUS) itu sendiri di dusun Trukan Desa Pagutan Kecamatan Manyaran kabupaten Wonogiri, dengan jumlah masing-masing 30 orang.Untuk menguji validitas butir, skor pada butir soal di korelasikan dengan skor total butir soal menggunakan rumus korelasi product moment dari

(6)

commit to user

Rumus Korelasi Product Moment (Pearson)

Keterangan :

r : koefesiensi korelasi antara skor item dengan skor total : Jumlah skor item

: Jumlah skor total N : Jumlah responden

Setelah dihitung seluruh korelasi dari setiap instrumen kemudian angka korelasi tersebut dibandingkan dengan tabel nilai r product moment untuk mengetahui apakah nilai korelasinya signifikan atau tidak. Bila taraf kesalahan yang ditetapkan 5 % dan ternyata harga r hitung lebih besar daripada r tabel hingga Ho ditolak dan Ha diterima maka kesimpulannya instrument tersebut valid. Demikian pula sebaliknya apabila harga r hitung lebih kecil dari r tabel maka instrument itu dinyatakan tidak valid atau gugur sehingga harus dihilangkan.

Uji validitas sudah dilakukan pada orang-orang yang memiliki hubungan berarti dengan wanita usia subur (WUS) yaitu Suami, Orang tua, sahabat dekat dan Wanita Usia Subur (WUS) itu sendiri yang tidak menjadi sampel dalam penelitian ini. Dari uji validitas tersebut di dapatkan hasil bahwa di dalam instrumen dukungan suami terdapat soal yang tidak valid pada nomer soal 3 yaitu tentang memberikan hadiah karena ibu melakukan SADARI, dalam instrumen dukungan orang tua terdapat soal yang tidak valid pada nomer soal 2 yaitu tentang memberikan hadiah karena ibu melakukan SADARI, dalam instrumen dukungan tenaga kesehatan (bidan) semua soal valid, dalam instrumen dukungan sahabat dekat terdapat soal yang tidak valid pada nomer soal 3 yaitu tentang menyarankan untuk teliti saat ibu melakukan SADARI, untuk instrumen perilaku SADARI terdapat soal yang tidak valid pada nomer soal 1 yaitu tentang melakukan deteksi dini SADARI, untuk instrumen pengetahuan terdapat soal yang tidak valid pada nomer soal 15 yaitu tentang salah satu langkah pemeriksaan SADARI adalah dengan mengangkat tangan

(7)

commit to user

kanan ke atas bila payudara kanan yang di periksa dan tangan kiri yang meraba, dan untuk instrumen kebudayaan semua soal valid.

Berikut kisi-kisi kuesioner yang belum dan sudah di uji validitas dan reliabilitas :

a) Kisi-kisi yang belum di uji validitas dan reliabilitas Tabel. 2 Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Suami

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 4 Emosional Instrumen Informatif Penilaian/penghargaan 1,4,8,11,13,18,20 2,9,10,14,16,19 5,6,7,12,15,17 3

Tabel. 3Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Orang Tua

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 4 Emosional Instrumen Informatif Penilaian/penghargaan 1,3,10,11,17,20, 9 8,12,13,18,19 4,5,6,7,14,15,16 2

Tabel. 4Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Tenaga Kesehatan (Bidan)

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 4 Emosional Instrumen Informatif Penilaian/penghargaan 10,16,17,18 7,8,19 1,2,3,4,5,6,9,11,12,13,14,15 20

Tabel. 5Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Sahabat Dekat

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 4 5 Emosional Instrumen Informatif Penilaian/penghargaan Intregasi sosial 1,6,15,16,18 7,12,13,17 3,4,5,8,10,11,19,20 9,14 2

(8)

commit to user

Tabel. 6Kisi-Kisi Kuesioner Perilaku SADARI

No Pertanyaan Nomor butir

Favourable Unfavourable 1 2 3 4 Praktik SADARI Waktu pemeriksaan SADARI Frekuensi dalam melakukan SADARI Ketepatan dalam melakukan SADARI 1 12 13 2,3,4,5,6,7,8,9, 10,11,15 14

Tabel. 7Kisi-Kisi Kuesioner Pengetahuan

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3

Tanda dan Gejala Tinjauan SADARI Langkah SADARI

1,2,3,4,5,6 7,8,9,10,11,12,13 14,15,16,17,18,19,20

Tabel. 8Kisi-Kisi Kuesioner Kebudayaan (Malu, Tabu, takut)

No Pertanyaan Nomor butir

Favourable Unfavourable 1 2 3 4 Pengertian Payudara Kebudayaan tabu Kebudayaan malu Kecemasan 1 2 3,4,7,8 5,6 9 10

b) Kisi-kisi yang sudah di uji validitas dan reliabilitas Tabel. 9Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Suami

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 Emosional Instrumen Informatif 1,4,8,11,13,18,20 2,9,10,14,16,19 5,6,7,12,15,17

Tabel. 10Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Orang Tua

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 Emosional Instrumen Informatif 1,3,10,11,17,20, 9 8,12,13,18,19 4,5,6,7,14,15,16

(9)

commit to user

Tabel. 11Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Tenaga Kesehatan (Bidan)

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 4 Emosional Instrumen Informatif Penilaian/penghargaan 10,16,17,18 7,8,19 1,2,3,4,5,6,9,11,12,13,14,15 20

Tabel. 12Kisi-Kisi Kuesioner Dukungan Sahabat Dekat

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3 4 5 Emosional Instrumen Informatif Penilaian/penghargaan Intregasi sosial 1,6,15,16,18 7,12,13,17 4,5,8,10,11,19,20 9,14 2

Tabel. 13Kisi-Kisi Kuesioner Perilaku SADARI

No Pertanyaan Nomor butir

Favourable Unfavourable 1 2 3 4 Praktik SADARI Waktu pemeriksaan SADARI Frekuensi dalam melakukan SADARI Ketepatan dalam melakukan SADARI 12 13 2,3,4,5,6,7,8,9, 10,11,15 14

Tabel. 14Kisi-Kisi Kuesioner Pengetahuan

No Pertanyaan Nomor Butir

1 2 3

Tanda dan Gejala Tinjauan SADARI Langkah SADARI

1,2,3,4,5,6 7,8,9,10,11,12,13 14,16,17,18,19,20

(10)

commit to user

Tabel. 15Kisi-Kisi Kuesioner Kebudayaan (Malu, Tabu, takut)

No Pertanyaan Nomor butir

Favourable Unfavourable 1 2 3 4 Pengertian Payudara Kebudayaan tabu Kebudayaan malu Kecemasan 1 2 3,4,7,8 5,6 9 10 2. Tes Reabilitas

Dalam uji reliabilitas kuesioner menggunakan rumus Alpha Cronbach baik dukungan sosial maupun perilaku SADARI karena instrument yang digunakan mempunyai jawaban yang bersifat multitomi (skor jawaban merupakan rentangan antara beberapa nilai yaitu 0-2) dengan rumus sebagai berikut :

Rumus Alpha Cronbach

Keterangan :

R : Koefesiensi reliabilitas instrument (Cronbach alpha) K : Banyaknya butir pertanyaan

: Total varians

Setelah dilakukan uji reliabilitas didapatkanhasil bahwa di peroleh r hitungnya lebih kecil dari 1, baik instrumen yang berupa dukungan suami, dukungan orang tua, dukungan tenaga kesehatan (Bidan), dukungan sahabat dekat, praktik SADARI, pengetahuan, rasa takut, malu dan tabu. Maka

instrument tersebut reliabel.

H. Prosedur Pengumpulan Data

Data diperoleh langsung dari responden yang berupa data mengenai dukungan suami, dukungan orang tua, dukungan tenaga kesehatan (bidan), dukungan sahabat dekat dan perilaku SADARI, yang akan dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh peneliti setelah wawancara kepada subyek penelitian.

(11)

commit to user

I. Metode Pengolahan Data dan Analisis Data

1. Metode Pengolahan Data

Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan salah satu soft ware dengan perhitungan persentase dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a) Editing

Dalam editing dilakukan pemeriksaan :

1) Mengecek nama dan kelengkapan identitas pengisi. Dari hasil penelitian lembar persetujuan responden telah diisi dengan benar. 2) Mengecek kelengkapan data, yang memuat jumlah responden, nama

(nama samaran), usia, pekerjaan, status hubungan dengan responden. b) Coding

Data yang diperoleh dilakukan pengkodean, untuk pertanyaan positif (tidak pernah di beri kode 0, pernah di beri kode 1, sering sekali di beri kode 2) dan untuk pertanyaan negatif (tidak pernah di beri kode 2, pernah di beri kode 1, sering di beri kode 0).

c) Tabulating

Data disusun dalam bentuk tabel kemudian dianalisis, yaitu proses penyederhanaan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan dipresentasikan.

2. Analisis Data

Untuk menunjang kearah pembuktian hipotesis dan mengetahui hubungan dukungan sosial maka dikaji melalui analisa data. Jenis analisa data yang digunakan:

1. Univariat

Analisis yang dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil penelitian. Umumnya analisis ini hanya menghasilkan distribusi dan persentase dari tiap variabel.

Untuk hasil analisis univariat di jadikan nilai : a) Minimal

(12)

commit to user

c) Mean

d) ± Standar defiasi 2. Bivariat

Bivariate adalah analisis yang dilakukan terhadap dua variabel yang

diduga berhubungan atau berkorelasi. Dalam penelitian ini analisis bivariate dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap perilaku SADARI, dukungan orang tua terhadap perilaku SADARI, dukungan tenaga kesehatan (bidan) terhadap perilaku SADARI, dukungan sahabat dekat terhadap perilaku SADARI.

Untuk analisis bivariatemenggunakan rumus korelasi product moment dari pearson.

Rumus Korelasi Product Moment (pearson)

Keterangan :

r : koefesiensi korelasi antara skor item dengan skor total : Jumlah skor item

: Jumlah skor total N : Jumlah responden 3. Multivariat

Multivariate adalah yang dilakukan terhadap lebih dari dua variabel,

biasanya hubungan antara satu variabel terikat (Dependent variabel) dengan beberapa variabel bebas (Independent).

Pada penelitian ini menggunakan analisisregresi linear ganda. Analisis

regresi linear ganda digunakan untuk memprediksi variabel dependen dari

beberapa variabel independen.

Model persamaan regresi linier ganda (Kasjono et al., 2009 )adalah :

Keterangan :

(13)

commit to user

perubahan X

x : variabel independen

e : residual/error term sampel = beda antara nilai Y observasi dengan nilai Y prediksi (ei = Y - v)

Referensi

Dokumen terkait

2013 ‘Effect of Exercise on Reproductive Hormones in Female Athletes’, International Journal of Sport and Exercise Science, 51, pp.. Perbedaan pemberian latihan fisik intensitas

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran Treffinger

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah dijabarkan pada BAB IV, diperoleh simpulan bahwa penerapan media audio visual dan pendekatan bermain

naik.Jika kenaikan ini mengikuti fungsi sinus pada frekuensi tertentu,kemudian distribusi λ/4 tercapai yakni ¼ panjang gelombang terbentuk sepanjang saluran kabel dengan minimum

Dari hasil wawancara dengan Ibu Maryati selaku pedagang di pasar pagi (Templek) Wonosari selaku anggota dari lembaga keuangan Syariah (BMT) mengatakan bahwa

Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas

Pola dinamika parameter fisika – kimia pada sumber bahan baku air laut maupun sebagai media pencuci untuk produk garam rakyat di wilayah Pantai Utara Jawa Timur dan Pantai

Berdasarkan hasil validasi terhadap Lembar Kerja Siswa (LKS) yang telah dianalisis diperoleh rata-rata skor validitas LKS yang dapat dilihat pada tabel 1