• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul Bina SMA-SMK KK G Prof-Ped

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Modul Bina SMA-SMK KK G Prof-Ped"

Copied!
158
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Dra. Farida Ariani, M.Pd.
    • Dra. Tika Hatikah, M.Hum.
    • M. Hasri, M.Hum.
  • Pengajar:
    • Dr. Yeti Mulyati, M.Pd.
    • Drs. Sam Muchtar Chaniago, M.Pd.
    • Drs. Krisanjaya, M.Hum.
  • Sekolah: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
  • Topik: Menulis Puisi dan Apresiasi Drama
  • Tipe: modul
  • Tahun: 2016
  • Kota: Jakarta

I. PENDAHULUAN

Modul ini memperkenalkan pentingnya karya sastra, khususnya puisi dan drama, sebagai alat untuk memahami kenyataan hidup. Karya sastra berfungsi sebagai cermin sosial yang membantu individu merenungkan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konteks pendidikan, modul ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengapresiasi dan menciptakan karya sastra. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan yang menekankan pada pengembangan pemikiran kritis dan kreatif di kalangan siswa.

1.1. Latar Belakang

Karya sastra memiliki peranan penting dalam menggambarkan realitas kehidupan. Melalui puisi dan drama, siswa diajak untuk merenungkan berbagai aspek kehidupan dan kemanusiaan. Modul ini diharapkan dapat membangkitkan minat siswa terhadap sastra dan menjadikannya sebagai alat untuk berkomunikasi dan memahami lingkungan sosial mereka.

1.2. Tujuan

Tujuan penyusunan modul ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat memahami dan menciptakan karya sastra yang berkualitas.

1.3. Peta Kompetensi

Kompetensi yang ingin dicapai melalui modul ini mengacu pada standar pendidikan yang ditetapkan, yaitu menguasai materi dan mengapresiasi karya sastra dengan baik. Ini termasuk penguasaan struktur, konsep, dan pola pikir yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia.

1.4. Ruang Lingkup

Modul ini mencakup dua kegiatan pembelajaran utama: menulis puisi dan mengapresiasi teks drama. Setiap kegiatan dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang karya sastra dan keterampilan menulis yang efektif.

1.5. Cara Penggunaan Modul

Penggunaan modul ini disarankan dilakukan secara berurutan, dimulai dari pengantar hingga glosarium. Siswa diharapkan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan baik.

II. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Modul ini memberikan panduan tentang jenis-jenis puisi, struktur, dan teknik penulisan yang efektif. Dengan memahami berbagai aspek puisi, siswa dapat mengekspresikan perasaan dan pemikiran mereka secara kreatif.

2.1. Tujuan

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi dengan baik. Hal ini mencakup kemampuan untuk menciptakan puisi yang memiliki makna dan keindahan tersendiri.

2.2. Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi meliputi kemampuan siswa untuk menguasai materi dan teknik penulisan puisi, serta kemampuan untuk menghasilkan karya puisi yang berkualitas. Siswa juga diharapkan dapat mengapresiasi karya sastra yang ada.

2.3. Uraian Materi

Pembelajaran puisi mencakup pengertian, jenis-jenis puisi, dan teknik penulisan. Siswa akan belajar tentang puisi lama dan baru, serta bagaimana menulis pantun dan puisi dengan baik. Pemahaman tentang struktur dan makna puisi sangat penting dalam proses ini.

2.4. Aktivitas Pembelajaran

Siswa akan diajak untuk berlatih menulis puisi dengan berbagai tema. Aktivitas ini mencakup diskusi kelompok, penulisan individu, dan presentasi puisi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan diri melalui sastra.

2.5. Latihan/Tugas/Kasus

Setelah menyelesaikan pembelajaran, siswa akan diberikan tugas untuk menulis puisi berdasarkan tema yang telah ditentukan. Tugas ini bertujuan untuk menguji pemahaman siswa tentang materi yang telah dipelajari.

2.6. Rangkuman

Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang pentingnya puisi sebagai bentuk ekspresi. Rangkuman dari pembelajaran mencakup pengertian, struktur, dan teknik menulis puisi yang baik.

2.7. Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Setelah menyelesaikan tugas, siswa akan menerima umpan balik dari guru untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Tindak lanjut ini penting untuk memastikan siswa memahami dan dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh.

2.8. Pembahasan Latihan/Tugas/Kasus

Pembahasan ini akan dilakukan untuk menganalisis hasil karya siswa. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam penulisan puisi.

III. KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi teks drama. Siswa akan belajar tentang struktur, karakter, dan tema dalam drama, serta bagaimana menganalisis dan mendiskusikan teks drama secara kritis.

3.1. Tujuan

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan menganalisis teks drama dengan baik. Hal ini mencakup pemahaman tentang karakter, tema, dan struktur drama.

3.2. Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi meliputi kemampuan siswa untuk mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam drama, serta kemampuan untuk memberikan pendapat dan analisis yang kritis terhadap teks yang dibaca.

3.3. Uraian Materi

Materi pembelajaran mencakup pengertian drama, struktur drama, serta cara menganalisis karakter dan tema. Siswa akan diajarkan untuk memahami konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi karya drama.

3.4. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas pembelajaran akan melibatkan pembacaan teks drama, diskusi kelompok, dan presentasi. Siswa akan didorong untuk berbagi pendapat dan analisis mereka mengenai teks yang dibaca.

3.5. Latihan/Kasus/Tugas

Siswa akan diberikan tugas untuk menganalisis teks drama tertentu dan menyusun laporan analisis. Tugas ini bertujuan untuk menguji pemahaman siswa tentang elemen-elemen drama.

3.6. Rangkuman

Rangkuman dari kegiatan ini mencakup pemahaman tentang pentingnya apresiasi terhadap drama sebagai bentuk seni. Siswa diharapkan dapat memahami bagaimana drama mencerminkan kehidupan dan nilai-nilai sosial.

3.7. Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Umpan balik akan diberikan untuk membantu siswa memperbaiki analisis mereka. Tindak lanjut ini penting untuk memastikan siswa dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam konteks yang lebih luas.

3.8. Pembahasan Latihan/Kasus/Tugas

Pembahasan ini akan dilakukan untuk menganalisis hasil tugas siswa. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang elemen-elemen penting dalam drama.

IV. PENUTUP

Modul ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan siswa dalam mengapresiasi dan menciptakan karya sastra. Dengan memahami puisi dan drama, siswa tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga memperkaya pengalaman hidup mereka.

V. DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka berisi referensi yang digunakan dalam penyusunan modul ini. Referensi ini mencakup buku-buku sastra, artikel, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan pembelajaran puisi dan drama.

VI. GLOSARIUM

Glosarium berisi istilah-istilah penting yang digunakan dalam modul ini. Penjelasan istilah ini bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan puisi dan drama.

Referensi Dokumen

  • Introduction to Classical and Modern Test Theory ( Crocker, L. And Algina, J. )
  • Karakteristik Peserta Didik ( Dirman dan Juarsih )
  • Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif ( Djamarah, Syaiful Bahri )
  • Ilmu Komunikasi Teori dan Praktik ( Fajar, Marhaeni )
  • Dasar-dasar Komunikasi ( Mahmud, Machfoedz )

Referensi

Dokumen terkait

kata dari bahasa apapun (termasuk bahasa sendiri) yang belum.. 8 Modul Guru Pembelajar Bahasa Indonesia SMA Kelompok Kompetensi Profesional A pernah kita dengar, karena

Belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku yang keadaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah

rancangan terlebih dahulu dalam bentuk gambar di atas kertas. Demikian pula seorang penulis, membuat kerangka tulisan atau.. 68 Modul Guru Pembelajar Bahasa Indonesia

orang. Kegiatan semacam ini pada umumnya berlangsung dalam situasi formal, seperti dalam forum diskusi. Keterfokusan topik dan keberaturan lalu lintas pembicaraan

Media pembelajaran merupakan alat yang berfungsi sebagai perantara untuk menyampaikan informasi atau pengetahuan yang berupa audio dan visual untuk keperluan

cenderung menganalisis fakta-fakta secara objektif dan nyata. Enam fungsi bahasa;.. Modul Guru Pembelajar Bahasa Indonesia Kelompok Kompetensi Profesional I 43 a) ekspresif,

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia guru sering menemukan banyak masalah di dalam kelas, baik yang berupa proses pembelajaran, kondisi peserta didik maupun hasil

5. Tahap Deskripsi karya sastra merupakan tahap kegiatan mamaparkan data apa adanya, misalnya mengklasifikasikan data sebuah cerpen atau novel berdasarkan urutan