• Tidak ada hasil yang ditemukan

EDISI JUNI 2020 Edisi Juni 2020 BukitAsam 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EDISI JUNI 2020 Edisi Juni 2020 BukitAsam 1"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

EDISI

(2)

2

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

EDIT

ORIAL

Sobat Bukitasam

M

asih dalam kondisi pandemi Covid-19, kami berupaya untuk mem-persiapkan dan menerbitkan Majalah Bukit Asam edisi Juni dengan sepenuh hati. Berbagai tulisan kami turunkan untuk menu bacaan dan informasi kita semua.

Kami juga masih banyak menggunakan teknologi informasi dalam mengumpulkan dan membahas tentang apa-apa saja yang bakal menjadi tema masing-masing rubrik. Kami tetap melakukan rapat online dan melakukan tugas masing-masing dengan cara work from home (WFH), bekerja dari rumah. Apa boleh buat, kondisinya belum memungkinkan bagi kami untuk turun langsung ke lapangan.

Sebagai Liputan Utama untuk edisi kali ini, kami menurunkan tulisan tentang kinerja Bukit Asam kuartal pertama di tengah musibah global virus corona. Terkait dengan ini, kami juga menurunkan banyak tulisan tentang sikap

www.ptba.co.id

peduli perusahaan berupa bantuan kepada masyarakat yang terdampak dalam rubrik Filantrofi. Ada juga rubrik Kabar yang menurunkan berita tentang pembongkaran pompa bensin sebagai bagian dari perluasan Tambang Air Laya serta, tentu saja, sedikit informasi mengenai The New

Normal Era yang bakal diterapkan oleh perusahaan.

Oh ya, kami juga harus melepas kepergian seorang rekan redaksi. Sylvi, rekan dari Unit Pelabuhan Kertapati yang selama ini aktif dan peduli kemajuan majalah Bukit Asam, mengundurkan diri karena akan menempuh hidup baru. Kami kehilangan, tapi kami sangat berterimakasih atas kontribusinya yang begitu berarti. Selamat Syl, semoga selalu bahagia dan mendapatkan keberkahan dari Yang Maha Menentukan.

Kemudian, kami juga mendapat berita terbaru. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bukit Asam yang digelar secara online pada 10 Juni 2020, Ketua Pengarah Majalah Bukit Asam, Hadis Surya Palapa, mendapat tugas baru sebagai Direktur Operasi dan Produksi PT Bukit Asam Tbk. Selamat dan semoga selalu sukses buat Pak Hadis.

Kita memasuki The New Normal Era. Ada bagian-bagian tertentu dari Normal Baru ini yang barangkali membuat kita gamang, atau tidak nyaman. Tapi, begitulah. Namanya juga baru—sesuatu sebelumnya tidak biasa, sekarang harus kita biasakan. Misalnya, selalu memakai masker dalam aktivitas kerja. Itulah bagian dari Normal Baru.

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin

Salam

Redaksi Majalah Bukit Asam

KETUA PENGARAH Sekretaris Perusahaan | PEMIMPIN REDAKSI/KETUA PENYUNTING Manajer Komunikasi Korporat | WAKIL PEMIMPIN REDAKSI/WAKIL KETUA PENYUNTING Manajer Hubungan Masyarakat | KOORDINATOR PRODUKSI Muhamad Saman | KOORDINATOR LIPUTAN Eviany MA Tambunan | REDAKTUR/ PENYUNTING Iqbal, Ivan Sagara, Jeffry Sumampouw, Jumadi, Zulkurniadi | KORESPONDEN/KONTRIBUTOR Eri Sudarso, Novri Erifa, Putri Ayu Padmawati, Rizani Hammama, Rudi Sukmana, Sylvi Lisvita | SEKRETARIS REDAKSI Didi Priyono, Eka Merdekawati Kumalasari | ARTISTIK Yudi Goenadi, Rudi Sukmana | SIRKULASI Achmad Firdaus, Henrika Kristi, Dian Novianti | REPORTER Eka Merdekawati Kumala Sari, Rizani Hammama, Ricky Aditya, Rudi Sukmana | FOTOGRAFER, DOKUMENTASI DAN DATA Achmad Firdaus, Besri A., Didi Priyono, Eri Sudarso, Herman Ucok, Ivan Sagara, Iqbal, Rudi Sukmana | KORESPONDEN DAN KONTRIBUTOR Tanjung Enim: Humas Unit Pertambangan Tanjung Enim dan CSR; Jakarta: Komunikasi Korporat; Tarahan: Humas Unit Pelabuhan Tarahan; Kertapati: Humas Unit Dermaga Kertapati; Padang dan Sawahlunto: Humas Unit pertambangan Ombilin | ALAMAT REDAKSI Humas PT Bukit Asam, Tbk, Gedung Serba Guna Lantai I, Kantor Pusat PT Bukit Asam Tbk, Jl. Parigi No. 1 Tanjung Enim-Sumatera Selatan 31716, Telepon +62734451096, +62734452352, Faksimili +62734451095, +62734452993, Email: buletin@bukitasam. co.id, [email protected], http://www.ptba.co.id, fb: PT Bukit Asam Tbk, tw: @BukitAsamPTBA, IG: bukitasamptba

Redaksi Menerima artikel, berita, karikatur yang terkait pertambangan batubara dari pembaca.

(3)

CONTENTS

12

LIPUTAN UTAMA

22

SOSOK

30

SOBAT KITA

34

JALAN-JALAN

36

MILENIAL

38

JAMANNOW

10

PERUSAHAAN PALING DIIMPIKAN

KINERJA

MANUSIA BARU

04

SEMANGAT PAGI

05

HEBATNYA TEH DAN SIRUP ROSELLA

KABAR

SOBAT BUKIT ASAM

02

EDITORIAL

15

FILANTROPI

24

ACAP

26

SIBA

MERONANYA USAHA BUNGA ROSELLA

28

PROKES

BILA BERHENTI MEROKOK

31

MIND ID

MENYEMANGATI PEGAWAI MELALUI CEO VIRTUAL WALK

32

BUGAR

JURUS EMPON-EMPON MENANGKIS CORONA

MAJU TAK GENTAR

09

AKTIF BERMEDSOS BERBUAH AWARD

KINERJA

(4)

4

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

SEMANG

AT P

A

GI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pegawai Bukit Asam yang saya cintai dan banggakan

T

idak terasa saat ini kita telah memasuki hari-hari awal

di bulan Syawal dan kita pun telah melewati datangnya

hari kemenangan, Idul Fitri.

Ramadan tahun ini kita rasakan berbeda dari

tahun-tahun sebelumnya. Banyak dari kita yang dipisahkan oleh

jarak dengan keluarga. Demikian pula halnya dengan Idul Fitri,

mungkin akan sangat berbeda kita rasakan, tidak bisa melakukan

mudik pulang ke kampung halaman bertemu dengan keluarga

yang kita cintai karena pandemi Covid-19.

Saya berharap kondisi ini tidak mengurangi rasa syukur atas

kesempatan dan nikmat sehat yang diberikan oleh Allah SWT

sehingga kita dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan

sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita.

Insyaallah, Idul Fitri yang baru saja berlalu kita diberi

kesempatan untuk lahir kembali menjadi manusia baru. Mari

kita menjadi manusia yang lebih baik lagi bagi keluarga, bagi

lingkungan dan bagi perusahaan yang kita cintai.

Saya mengajak Bapak Ibu semua untuk semakin meningkatkan

komitmen dalam bekerja, terus melakukan inovasi, kolaborasi

dan sinergi agar dapat tetap bertahan dalam masa yang penuh

tantangan ini. Tidak lupa juga selalu menjaga semangat

bahu-membahu dan menunjukkan solidaritas untuk membantu

sesama di lingkungan kita. Mari bersama-sama memohon kepada

Allah SWT agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Mari kita

sambut the new normal era.

Akhirnya, dalam momentum yang indah ini, saya beserta

jajaran manajemen mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal

1441 Hijriyah Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Arviyan Arifin

CEO

MANUSIA BARU

www.ptba.co.id

“Insyaallah, Idul Fitri

yang baru saja berlalu

kita diberi kesempatan

untuk lahir kembali

menjadi manusia baru.

Mari kita menjadi

manusia yang lebih baik

lagi bagi keluarga, bagi

lingkungan dan bagi

perusahaan yang kita

cintai.”

(5)

KAB

AR

T

eh dan sirup rosella dapat menjadi kon-sumsi sehari-hari masyarakat sebagai pengganti minum teh mulai sekarang. Sangat bermanfaat guna menjaga daya tahan tubuh dan untuk kesehatan apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Paling tidak, itulah kata Listati, AM Kemitraan Bukit Asam, berpromosi.

Sejalan dengan itu, mendukung upaya pemberdayaan potensi lokal, Bukit Asam mela-lui program CSR-nya memperkenalkan produk sehat ala mitra binaan, yakni Teh Rosella Cap Bukit Asam. Produk ini merupakan hasil pengembangan budidaya bunga rosella melalui kelompok SIBA Rosella mitra binaan yang ada di sekitar perusahaan. Selain itu, kegiatan yang dilakukan tersebut dalam rangka menunjang program Tanjung Enim Kota Wisata yang nanti dapat menjadi oleh-oleh khas daerah untuk wisatawan.

Listati menjelaskan kondisi alam maupun sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Muaraenim sangat potensial untuk mengem-bangkan budidaya bunga rosella. Apalagi teh rosella secara klinis telah terbukti memiliki banyak manfaat, selain mengandung vitamin C juga dapat menurunkan berat badan, meng-atasi penyakit jantung dan mencegah obesitas.

Untuk mensosialisasikan produk sehat

baru dari mitra binaannya, CSR Bukit Asam bekerja sama dengan SIBA Rosella memberikan 500 paket Teh Rosella Cap Bukit Asam ke 25 desa/kelurahan di dua kabupaten, kantor polisi, puskesmas, polindes dan rumah sakit yang ada di ring 1 perusahaan.

Khusus untuk para dokter, perawat sam-pai relawan yang berada di garis depan, sebagai wujud terima kasih atas kerja keras mereka dalam mengatasi pandemi Covid-19 di sekitar wilayah perusahaan, CSR Bukit Asam juga

Selain mengandung vitamin C juga dapat menurunkan berat badan,

mengatasi penyakit jantung dan mencegah obesitas.

HEBATNYA TEH DAN

SIRUP ROSELLA

memberikan bantuan suplemen vitamin C dan paket teh dan sirup rosella serta wedang uwuh (minuman tradisional khas Yogyakarta yang dibuat dari ramuan jahe dan secang), pada 22 Mei 2020 lalu.

Dikatakan Listati, meski para tenaga medis dan relawan telah dilengkapi dengan APD saat menangani pasien Covid-19, namun harus mendapatkan tambahan suplemen vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Kami berharap, bantuan suplemen herbal ini bisa meningkatkan kesehatan para tenaga medis, relawan pada saat ber-tugas. Kita harapkan mereka bisa rutin me-minumnya,”ungkap Listati.

Tak hanya mensosialisasikan produk sehat ini, CSR Bukit Asam juga mempromosikannya kepada Plt. Bupati Muaraenim. H. Juarsah, S.H. yang menerima dengan suka cita produk Teh Rosella Cap Bukit Asam di ruang kerjanya. Juarsah mengapresiasi upaya Bukit Asam yang telah membina kelompok masyarakat dalam SIBA Rosella dalam membudidayakan dan mengembangkan produk herbal dari tum-buhan rosella.

“Saya sangat mendukung pengembangan budidaya ini, apalagi hasilnya bisa untuk me-nambah penghasilan masyarakat. Yang penting adalah manfaatnya. (Teh rosella ini) memang berkhasiat,” tutup Juarsah.nRusuk

(6)

6

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

www.ptba.co.id

KAB

AR

T

ak ada lagi Stasiun Pompa Bensin Industri (SPBI) Tambang Air Laya seluas 30 x 50 meter persegi itu. Keberadaannya selama puluhan tahun lokasi tempat mengisi BBM bagi kendaraan operasional Bukit Asam yang dilengkapi dua pompa BBM dan tiga dispenser

itu kini sudah tak terlihat jejaknya.

Manajer Pergudangan UPTE Bukit Asam, Yadi Pusanto mengatakan, SPI TAL masuk dalam boundary penambangan ta-hun ini untuk mendukung ketercapaian target produksi guna memasok kebutuhan pasar. “Bukit Asam mengoptimasi Tambang

Bukit Asam mengoptimasi Tambang Air Laya Timur sebagai upaya

memenuhi target produksi dan ketercapaian laba pada 2020.

MEMBONGKAR

STASIUN POMPA BENSIN

Air Laya Timur sebagai upaya memenuhi target produksi dan ketercapaian laba pada 2020 ini,” terang Yadi.

Sebagai gantinya, telah dibuat temporary

fuel storage di lokasi Kelawas Tengah Utara

(KTU) dengan cara swakelola dan sebagian besar menggunakan sarana prasarana yang telah dimiliki perusahaan sebelumnya, seperti tanki BBM eks central lama dan BKPL, kontainer, pompa, dispenser, dll. “Sesuai dengan semangat efisiensi, kami melakukan pembongkaran SPBI TAL lama, di mana sarana dan prasarana yang ada di sana kami angkat untuk dipindahkan atau disimpan di gudang perusahaan,” jelas lelaki kelahiran Tanjung Enim, 22 Januari 1970 ini.

Pembongkaran itu dilakukan selama tiga hari, mulai 28-30 Mei 2020. Meski menemui berbagai kendala seperti terbatasnya tenaga kerja dibandingkan waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tugas, fokus utama pembongkaran dan pengangkatan tanki BBM yang ditanam dalam tanah sebanyak 4 unit dapat diselesaikan sebelum tengat waktu.

“Dengan jumlah personil sebanyak 25 orang, kami berupaya mengoptimalkan tenaga kerja yang ada di pergudangan dan tentunya menerima dukungan dari satuan kerja lain terutama berkoordinasi dengan satuan security mengingat kondisi pemulung yang banyak,” ujarnya.

Tak hanya membongkar di lokasi SPBI, tim pun menata kembali tempat penyimpa-nan di pergudangan UPTE mengingat keterba-tasan lahan tempat penyimpanan di lokasi pergudangan barang-barang yang masih layak. “Sekarang, 2 unit tanki BBM kapasitas 30 kiloliter dan 2 unit tanki BBM kapasitas 80 kiloliter sudah aman tersimpan dalam gudang kami,” kata pegiat olah raga futsal ini.

Lantas, bagaimana bila ingin mengisi BBM kendaraan operasional?

Melajulah menuju gerbang baru TAL yang harus menyeberangi Jembatan Tanjak. Di dalam kawasan tambang itu, setelah melewati pos security berbelok di jalan yang paling kiri bila melihat persimpangan pertama. Susuri saja jalan berbatu itu hingga akhirnya tiba di satu lokasi berukuran 50 x 50 meter persegi. Di sana sudah mengisi 2 unit pompa BBM untuk pengisian fuel truck berkapasitas 16 kiloliter dan 2 unit dispenser untuk pengisian kendaraan LV, bus, damkar, DT, trailer, dll. “SPBI KTU memiliki kapasitas 1 tanki ukuran 13 kiloliter dan 2 tanki ukuran 12 kiloliter. Totalnya 37 kiloliter,” tutup Yadi. n Rusuk

(7)

KAB

AR

D

irektur Utama Bukit Asam, Arviyan Arifin menanggapi maraknya pemberitaan di media mengenai tanggal mulai kerja di lingkungan BUMN. Menurut Arviyan, Bukit Asam sedang menyiapkan Protokol Covid-19 untuk skenario

the new normal pada BUMN sebagaimana

dimaksud dalam surat Kementerian BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tanggal 15 Mei 2020.

Protokol Covid-19 akan disiapkan oleh

Tim Task Force yang telah dibentuk. Tim

ini akan menyusun time line pelaksanaan skenario the new normal di Bukit Asam

dengan berpedoman pada kebijakan Kemen-terian BUMN dan komando KemenKemen-terian/ Lembaga terkait, khususnya BNPB dan Ke-menterian Kesehatan RI. “Skenario ini juga akan disesuaikan dengan keunikan yang dimiliki perusahaan, seperti lokasi usaha, jenis usaha dan lain-lain,” ujar Arviyan.

Dengan demikian, Bukit Asam memak-nai surat Menteri BUMN tersebut dengan memprioritaskan pembuatan Protokol Covid-19 untuk skenario the new normal. Beberapa hal yang harus diperhatikan ada-lah sebagai berikut.

Skenario disesuaikan dengan keunikan yang dimiliki perusahaan,

seperti lokasi usaha, jenis usaha dan lain-lain.

SIAP MEMASUKI

THE NORMAL ERA

n Tidak berkerumun dan menjaga jarak minimal 1 meter.

n Membersihkan area kerja sebelum memulai kerja dengan disinfektan.

n Upayakan tidak menyentuh fasilitas dan peralatan yang dipakai bersama di area kerja.

n Hindari berjabat tangan.

n Selalu menggunakan masker.

n Hindari menyentuh wajah (hidung, mulut dan mata) sebelum cuci tangan.

n Terapkan etika batuk dan bersin (tutup hidung dan mulut dengan tisu atau lengan atas bagian dalam).

n Hindari pelaksanaan rapat atau menerima tamu tatap muka dengan memanfaatkan online meeting.

n Jika harus dilaksanakan tatap muka, maka jumlah peserta rapat dibatasi sesuai dengan aturan physical distancing.

n Saat istirahat, biasakan makan

di tempat yang telah menerapkan protokol kesehatan.

n Ibadah dilaksanakan secara bergantian dengan tetap menjaga jarak.nKontributor Kaperwaja

(8)

8

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

KAB

AR

www.ptba.co.id

U

ntuk pertama kalinya sepanjang sejarah perusahaan dan mudah-mudahan juga untuk yang terak-hir kalinya teriring doa agar pan-demi Covid-19 segera berakhir, Bukit Asam menggelar acara halalbihalal yang dilakukan secara virtual pada Jumat, 5 Juni 2020. Acara yang berlangsung lebih kurang satu jam, dimulai pukul 10.00 WIB itu, meski dilakukan di dunia maya sama sekali tidak mengurangi makna acara itu sendiri.

Diawali dengan saling sapa dan ber-senda gurau layaknya halalbihalal yang dilakukan di dunia nyata, acara yang di-pandu Staf Pemasaran dan Penjualan Eks-por Bukit Asam, Mella Chania berjalan cukup sederhana namun khidmat. Acara diisi dengan sambutan Direktur Utama, Arviyan Arifin dirangkai dengan kultum dan doa yang dibawakan oleh Direktur Pengembangan Usaha, Fuad Iskandar Zul-karnain Fachroeddin. Selanjutnya,

bertu-rut-turut Direktur Niaga dan Plt. Direktur Operasi dan Produksi, Direktur Keuangan, Direktur SDM dan Direktur Pengembangan Usaha memberikan sambutan dalam acara virtual ini.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bukit Asam mengucapkan selamat Idul Fitri 1441 Hijriyah kepada seluruh peserta halalbihalal virtual serta meminta maaf secara pribadi setulus-tulusnya jika ada kesalahan dalam tindakan dan kebijakan. Ia berharap halalbihalal sebagai momentum untuk saling memaafkan dari lubuk hati terdalam.

Orang nomor satu di Bukit Asam ini juga menekankan, Perseroan dan seluruh pegawai harus memiliki sense of crisis di masa pandemi ini dan terus berefisiensi agar

bisnis perusahaan tetap survive. “Saya juga mengingatkan agar dalam memasuki new

normal, seluruh karyawan tetap mengikuti

protokol kesehatan dan mendoakan agar semuanya bisa sehat hingga pandemi terle-wati,” ujar Arviyan Arifin.

Sementara dalam ceramah kultumnya, Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin membagikan tips agar doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT menjadi lebih efektif, yaitu dengan formula ABCDE. “A, awali dengan membayangkan doa yang kita panjatkan akan dikabulkan. B, berdoa tiada henti. C, cepat ikhtiar. D, dengan sabar dan sholat. E, edarkan sebagian rezeki dengan niat karena Allah SWT,” papar lelaki yang akrab dipanggil Pak Fu ini.

Turut hadir dalam acara halalbihalal virtual ini antara lain para pejabat jenjang 1 Bukit Asam, para direksi anak, cucu dan afiliasi perusahaan serta hadirin lainnya. Yang menarik, pada saat ramah tamah, tepatnya sesi ucapan selamat Idul Fitri yang ditampilkan secara virtual, GM Unit Pelabuhan Tarahan, Biverli Binanga dan seluruh insan Bukit Asam Unit Peltar me-nyampaikan salam dari rooftop kantor Unit Peltar yang membuat suasana menjadi me-riah dan berkesan. nKontributor Kantor Perwakilan Jakarta

Pandemi Covid-19 menimbulkan situasi baru dalam beraktivitas,

termasuk halal bihalal. Tak mengurangi nilai silaturahimnya.

HALAL BIHALAL PUN

(9)

KINER

JA

S

aat ini, dunia publikasi bergerak dan beranjak dari dunia fisik menuju dunia digital. Sangat penting bagi setiap manajemen perusahaan memanfaatkan momentum era digital ini untuk semakin meningkatkan kinerja

public relations (PR) sehingga

tujuan-tuju-an ytujuan-tuju-ang ingin dicapai dapat diwujudktujuan-tuju-an. Bagi Bukit Asam, upaya mengangkat citra positif perusahaan dengan memanfa-atkan media sosial online (medsos), antara lain website resmi perusahaan, Facebook,

Twitter, Instagram serta channel medsos

lainnya seperti channel berita online, kini berbuah manis. Eksistensi dalam mempublikasikan berbagai kegiatan pe-rusahaan di medsos-medsos tersebut ter-nyata mendapatkan apresiasi terpuji dari pihak yang berkompeten di bidang PR.

Terbukti, dalam acara talkshow yang digelar secara virtual oleh Iconomics

Research & Consulting 2020 Kamis 14 Mei

2020, Bukit Asam menerima Indonesian

Corporate Branding PR Award 2020

kate-gori tambang mineral dan batu bara. Founder & CEO Iconomics, Bram S. Putro menjelaskan, ajang ini merupakan ajang apresiasi dari para audiens kepada kerja keras PR yang ada di perusahaan atau lembaga. Penganugerahan ini diberikan setelah melewati proses panjang. Untuk pertama kalinya di Indonesia, sebuah ka-jian citra perusahaan dibuat atas dasar

commercial, organizational dan social.

Ketiga pilar penilaian tersebut ditentukan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun menjalankan riset corporate brand equity pada puluhan perusahaan.

Bukan penilaian kacangan, Iconomics menemukan, ada 9 aspek dalam 3 pilar yang menjamin sebuah perusahaan dapat mencapai kesuksesan berkesinambungan, yaitu Product & Service Quality Aspect,

Size & Presence Aspect, Growth Aspect, Competency Aspect, Employment Welfare Aspect, Cleanliness & Honesty, Social-En-vironmental Contribution Aspect, Custo-mer Value Aspect dan Familiarity Aspect.

Menteri Komunikasi dan Informatika

Republik Indonesia, Johnny G. Plate yang menghadiri acara ini berpesan kepada seluruh insan PR untuk turut menjaga dan merawat Indonesia, misalkan membuat citra yang positif untuk Indonesia, berikan informasi yang objektif dan mem-bawa spirit positif.

“Kepada para insan-insan kehumas-an Indonesia, khususnya ykehumas-ang diberikkehumas-an atau yang mendapatkan award, saya mengucapkan selamat sekali lagi dan pastikan saat ini adalah saatnya di mana kehumasan mengambil peran yang be-sar,” pungkas Menkominfo. n Kontributor Kantor Perwakilan Jakarta

Ini merupakan ajang apresiasi dari para audiens kepada kerja

keras PR yang ada di perusahaan atau lembaga.

AKTIF BERMEDSOS

BERBUAH AWARD

“KEPADA PARA INSAN-INSAN KEHUMASAN INDONESIA,

KHUSUSNYA YANG DIBERIKAN ATAU YANG MENDAPATKAN

AWARD, SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT SEKALI LAGI

DAN PASTIKAN SAAT INI ADALAH SAATNYA DI MANA

(10)

10

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

LIPUT

AN UT

AMA

K

ita tengok dulu kabar buruk-nya. Covid-19, atau virus corona, tidak hanya musibah bagi kesehatan masyarakat dunia. Juga, pandemi ini telah menggebuk banyak dimensi kehidupan masyarakat global, termasuk industri batu bara. Singkat kata, suka atau tidak, semua terimbas.

Untuk industri batu bara, bahkan, sebelum pagebluk itu merebak ke hampir seluruh planet bumi ini, situasinya juga sudah mulai susah. Laporan Mead Gruver dan Mathew Brown dari Associated

Press (AP) menyebutkan permintaan

batu bara pada dasawarsa sebelumnya sudah mengalami penurunan di tengah persaingan harga energi gas alam yang murah serta sumber-sumber energi non fosil yang terbarukan.

Pandemi corona semakin membuat industri ini semakin payah. Penutupan dan penghentian sebagian aktivitas masyarakat (biasa disebut dengan istilah lockdown) telah menyebabkan penggunaan energi listrik berkurang. Artinya, itu menggerus permintaan listrik dari pembangkit-pem-bangkit berbahan bakar batu bara. Apa boleh buat. “Kami melakukan apa saja sekarang (untuk menyelamatkan industri ini),” ungkap Travis Deti, ketua Asosiasi Pertambangan Wyoming sebagaimana

disebutkan dalam artikel bertajuk

‘Co-ronavirus Accelerates Decline of Slumping Coal Industry’ yang dirilis AP pada 21 April

2020.

Dalam kaitannya dengan industri batu bara nasional, pandemi corona juga memberikan dampak pada Bukit Asam. Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin menjelaskan pada kuartal I-2020 ini Bukit Asam mengantongi pendapatan usaha se-besar Rp 5,1 triliun. Angka itu lebih rendah dari pendapatan di kuartal I-2019 yang angkanya mencapai sebesar 5,33 triliun. “(Pandemi corona) berdampak pada laba bersih perusahaan. Laba bersih Bukit Asam turun 20,57 persen dari kuartal I-2019 sebesar Rp 1,1 triliun menjadi Rp 903,24 miliar,” dia mengungkapkan.

Arviyan menjelaskan pendapatan pe-rusahaan sebesar Rp 5,1 triliun, terdiri dari pendapatan penjualan batu bara domestik sebesar Rp 3,3 triliun, penjualan batu bara ekspor sebesar Rp 1,8 triliun dan aktivitas lainnya sebesar Rp 87,2 miliar.

Nah, ini dia kabar bagusnya. Dalam kondisi pagebluk yang begitu berpe-ngaruh pada kondisi perekonomian dan bisnis global, pencapaian yang diraih Bukit Asam mencerminkan kinerja perusahaan tetap baik, baik dari sisi operasional maupun keuangan. “Dari sisi operasional penjualan batu bara kita

me-lebihi dari kuartal I-2019 naik 2,1 persen dari 6,6 juta ton menjadi 6,8 juta ton,” kata Arviyan.

Dari sisi produksi, memang, terjadi penurunan sekitar 2,8 persen. Kontraksi ini terjadi terutama karena curah hujan sangat tinggi pada awal tahun 2020. Tapi, untuk angkutan batu bara dengan menggunakan kereta api mengalami peningkatan sebesar 12,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni dari 5,8 juta ton menjadi 6,5 juta ton.

Sebagai perusahaan terbuka (Tbk.), tentu saja, kondisi yang tengah dihadapi Bukit Asam berpengaruh terhadap harga saham. Dessy Lapagu, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, mengakui kalau pasar batu bara global masih akan tertekan akibat sentimen pandemi corona (Covid-19). “Pelemahan terjadi pada sisi pasokan dan permintaan,” ujarnya (Kontan, 20 Mei

2020).

Dari sisi pasokan, Afrika Selatan yang berkontribusi 7 persen terhadap pasar batu bara global mengalami penurunan permintaan domestik sehingga negara tersebut kini berfokus untuk mengurangi produksi serta volume ekspornya. Semen-tara dari sisi permintaan, pelemahan didominasi berasal dari negara importir batu bara terbesar yaitu China dan India. Kemudian, dia menambahkan, impor batu bara India akan berkurang sebesar 15 juta ton pada 2020, menjadi sekitar 170 juta ton pada 2020.

Kemudian, pemberlakuan pembatas-an sosial berskala besar (PSBB), sebut saja maksudnya lockdown, turut

mem-10

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

Bukit Asam memiliki posisi strategis sebagai distributor

(11)

LIPUT

AN UT

AMA

pengaruhi penurunan konsumsi batu bara Perusahaan Listrik Negara (PLN). Meski ada kenaikan penggunaan listrik dari

segmen residential (41,7 persen terhadap

penjualan listrik PLN), namun hal ini belum mampu menutup pelemahan dari segmen industri dan komersial.

Bukit Asam sendiri bersikap rasional terhadap kondisi ini. Saat paparan publik yang digelar awal bulan lalu, Mega Satria, Direktur Keuangan Bukit Asam mengatakan PLN dan PT Indonesia Power (PTIP) pun sudah mengajukan penurunan pasokan batu bara Bukit Asam.

Tak perlu cemas. Walau harga batu bara yang loyo sepanjang tahun ini menekan kinerja Bukit Asam, para analis menilai saham Bukit Asam masih menarik karena berpeluang memberi dividen. Maklum, imbal hasil dividen (dividend

yield) yang ditawarkan emiten anggota holding BUMN pertambangan itu di atas

rata-rata emiten lainnya.

Kepala Riset Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hardy mengatakan, Bukit Asam berpotensi memberi dividen lebih tinggi 10 persen. Fundamental Bukit Asam masih bagus. Menurut dia , saham Bukit Asam menarik lantaran memiliki posisi strategis sebagai distributor batu-bara utama ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Meski kinerja keuangan di kuartal satu merosot, prospek ke depan masih cukup cerah,” ungkapnya.

Ini tentu saja kabar bagus, mengung-kapkan kerja keras dan langkah-langkah yang diambil perusahaan sudah pada jalur yang benar.

Belum ada revisi

Pandemi corona telah menyebabkan banyak perusahaan berdarah-darah, bah-kan ada yang sudah tumbang. Tapi, Bukit Asam tetap optimis. Hadis Surya Palapa, Sekretaris Perusahaan mengatakan, Bukit Asam belum merevisi target kinerja 2020. ”Belum ada (revisi). Kami masih mengkaji segala kemungkinan yang dapat terjadi pada tahun 2020 yang penuh tan-tangan ini,” dia menjelaskan. Namun, dia mengungkapkan, Bukit Asam terus melakukan koordinasi dengan holding pertambangan MIND ID berkaitan dengan revisi kinerja.

Sebagai informasi terbaru, dalam Rapat Umum Pemegang saham yang

digelar pada 10 Juni 2020, Menteri BUMN Erick Thohir telah menunjuk Hadis sebagai Direktur Operasional dan Produksi, yang sebelumnya ditempati Suryo Eko Hadianto.

Memang, kinerja Bukit Asam sejati-nya terancam dari sisi penurunan harga batu bara. Setelah merangkak naik dalam dua bulan, harga batu bara acuan (HBA) April 2020 dipatok di angka 65,77 dolar AS per ton, atau turun 1,31 dolar AS dari angka Maret 2020. Hadis menyebutkan penurunan itu merupakan dampak dari kebijakan lockdown, salah satunya di India yang merupakan salah satu konsumen batu bara terbesar.

Bukit Asam juga memproyeksikan bahwa rata-rata harga dan permintaan batu bara sepanjang tahun ini akan turun. Namun begitu, Hadis menyebut penurunan tersebut tak terlalu berdampak bagi Bukit Asam mengingat penjualan Bukit Asam lebih banyak ke pasar domestik.

Pada tahun ini Bukit Asam menarget-kan bisa memproduksi 30,3 juta ton batu bara atau naik sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun lalu.

Sementara itu, target penjualan sebesar 29,9 juta ton dengan rincian pasar domes-tik 21,6 juta ton dan ekspor 8,3 juta ton.

Dari sisi finansial, Bukit Asam meng-alokasikan belanja modal alias capital

expenditure (capex) Rp 4 triliun tahun ini.

Arviyan Arifin mengatakan perseroan akan mengandalkan kas internal un-tuk memenuhi kebututuhan belanja modal. Belanja modal yang disiapkan mencakup investasi rutin dan investasi pengembangan.

“Sebesar Rp228,9 miliar untuk inves-tasi rutin dan sisanya Rp3,8 triliun untuk investasi pengembangan,” ungkapnya. Dari jumlah itu, Arviyan menyebutkan investasi pengembangan meliputi pem-bangunan PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 sebesar Rp800 miliar dan proyek angkutan batu bara senilai Rp700 miliar. Proyek PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 saat ini masih dalam tahap konstruksi dan diharapkan bisa rampung pada 2021 untuk unit 1 dan 2022 untuk unit 2. Proyek ini memiliki kapasitas 1.200 megawatt.

“DARI SISI PRODUKSI, MEMANG, TERJADI

PENURUNAN

SEKITAR 2,8 PERSEN

. KONTRAKSI INI TERJADI TERUTAMA

KARENA CURAH HUJAN SANGAT TINGGI PADA AWAL

TAHUN 2020. TAPI, UNTUK ANGKUTAN BATU BARA DENGAN

MENGGUNAKAN KERETA API MENGALAMI PENINGKATAN

SEBESAR 12,1 PERSEN DARI PERIODE YANG

SAMA TAHUN SEBELUMNYA YAKNI DARI 5,8

JUTA TON MENJADI 6,5 JUTA TON

.”

(12)

12

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

LIPUT

AN UT

AMA

www.ptba.co.id

Sementara itu, Bukit Asam juga akan menyelesaikan proyek peningkatan kapa-sitas angkutan batu bara jalur kereta api Tanjung Enim-Tarahan berkapasitas 25 juta ton pada tahun ini. Hingga 2024, ang-kutan batu bara berbasis rel diharapkan bisa mencapai kapasitas angkut 60 juta ton.

Arviyan menerangkan, Bukit Asam akan menambah dua jalur baru, yaitu Tanjung Enim - Arah Utara dan Tanjung Enim - Arah Selatan. Pada jalur Tanjung Enim - Arah Utara, pengembangan Derma-ga Kertapati telah siap beroperasi denDerma-gan kapasitas mencapai 5 juta per ton pada awal 2020.

Jalur Utara direncanakan berkapasi-tas angkut 10 juta ton per tahun dengan fasilitas dermaga baru Perajin

direncana-kan beroperasi pada 2025. Adapun di jalur Tanjung Enim- Arah Selatan target kapasitas sebesar 20 juta ton per tahun dan direncanakan beroperasi pada 2025.

Lebih lanjut, Arviyan juga menjelas-kan bahwa fokus perseroan pada tahun ini tertuju pada hilirisasi gasifikasi batu bara ke gas melalui proyek yang bekerja sama dengan Pertamina sebagai offtaker dan Air Products sebagai investor. Proyek itu ditargetkan rampung dalam 42 bulan ke dapan dengan produksi sebesar 1,4 juta ton DME (Dimethyl Ether) dan konsumsi batu bara hingga 6,5 juta ton per tahun.“Kami lagi fokus hilirisasi gasifikasi

coal to gas. Ini masa depan kami untuk

memanfaatkan 3 miliar ton cadangan per-seroan,” jelasnya.

Di sisi lain, Bukit Asam tetap

opti-mistis akan membukukan kinerja yang baik pada tahun ini meskipun harga batu bara masih cenderung lesu dan terdapat sentimen penyebaran virus corona. Dia menilai sentimen itu bisa menjadi peluang bagi perseroan untuk mengambil pasar Cina yang tengah menahan produksinya.“Permintaan impor Cina mungkin akan naik sehingga semoga pada 2020 harga tidak jelek. Jadi kinerja keuangan semoga lebih baik, tetapi berapa persen perkiraan pertumbuhan tepatnya, kami juga tidak bisa jelaskan. Tapi saya optimis,” ungkap Arviyan

Pada tahun ini, Bukit Asam menarget-kan produksi batu bara sebesar 30,3 juta ton, naik empat persen dari realisasi tahun lalu sebesar 29,1 juta ton. Untuk target angkutan, perseroan menargetkan kenaikan 13 persen menjadi 27,5 juta ton dari realisasi sebesar 24,2 juta ton.

Sementara itu, untuk volume penjua-lan batu bara pada tahun ini perseroan menargetkan kenaikan 8 persen dari realisasi tahun lalu 24,7 juta ton menjadi 29,9 juta ton, yang terdiri atas penjualan batu bara domestik sebesar 21,6 juta ton dan ekspor sebesar 8,3 juta ton.

Manajemen Bukit Asam telah meng-ambil langkah-langkah terbaik dalam menghadapi kondisi yang disebabkan oleh pandemi virus corona. Bukit Asam sudah berada pada jalur yang tepat. Rasional itu perlu. Kerja keras juga itu harus. nRedaksi

(13)

LIPUT

AN UT

AMA

B

ukit Asam mencatatkan peningkatan penjualan batu bara di sepanjang triwulan pertama 2020 sebesar 2,1 persen atau naik dari 6,6 juta ton menjadi 6,8 juta ton bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya walaupun untuk volume produksi mengalami sedikit kontraksi sekitar 2,8 persen yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi khususnya pada awal tahun. Sementara itu untuk angkutan batu bara dengan menggu-nakan kereta api mengalami peningkatan sebesar 12,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni dari 5,8 juta ton menjadi 6,5 juta ton. Pencapaian Perseroan ini tak lepas dari strategi manajemen dalam melakukan efisiensi yang berkelanjutan di semua lini & mengoptimalkan peluang pasar ekspor ke beberapa negara seperti India, Hong Kong, Taiwan, Thailand, Vietnam dan sejumlah negara Asia lainnya, di tengah fluktuasi harga batu bara acuan (HBA). Strategi optimasi pen-jualan ekspor batu bara medium to high calorie ke premium

market juga menyokong pencapaian ini.

Sepanjang triwulan I tahun 2020, Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp5,1 triliun, yang terdiri dari pendapatan penjualan batu bara domestik sebesar Rp3,3 triliun, penjualan batu bara ekspor sebesar Rp1,8 triliun dan

aktivitas lainnya sebesar Rp87,2 miliar yang terdiri dari penjualan listrik, briket, minyak sawit mentah, jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa.

Pendapatan usaha ini dipengaruhi oleh harga jual rata-rata batu bara yang turun sebesar 3,9 persen menjadi Rp741.845,-/ton dari Rp772.058,-/ton di triwulan I 2019. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan harga batu bara Newcastle sebesar 29,5 persen maupun harga batu bara thermal Indonesia (Indonesian Coal Index/ ICI) GAR 5000 sebesar 6,9 persen dibandingkan harga rata-rata triwulan I 2019.

Beban pokok penjualan sepanjang triwulan I 2020 ini tercatat sebesar Rp3,6 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 1,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan kenaikan volume penjualan serta peningkatan volume angkutan batu bara & kenaikan biaya jasa penambangan terkait dengan peningkatan kurs dan jarak angkut pada triwulan I 2020 dibandingkan dengan triwulan I 2019.

Dengan gambaran pendapatan dan peningkatan beban pokok penjualan serta beban usaha, laba usaha Perseroan masih bisa mencapai Rp1,08 triliun. Kemudian diiringi dengan tercapainya EBITDA sebesar Rp1,5 triliun dan pencapaian laba bersih Perseroan sebesar Rp903,2 miliar.

Aset Perseroan per 31 Maret 2020 mencapai Rp27,7 triliun dengan komposisi terbesar pada kas setara kas serta Deposito dengan jangka waktu di atas 3 bulan yang dimiliki oleh Perseroan sebesar Rp8,1 triliun (29,2 persen) dan aset tetap sebesar Rp7,5 triliun (27,1 persen).

Total liabilitas perseroan per 31 Maret 2020 sebesar Rp7,8 triliun. Total liabilitas tersebut naik dibandingkan liabilitas per 31 Desember 2019. Hal ini disebabkan adanya kenaikan liabilitas jangka panjang sebesar 11,2 persen dari realisasi triwulan I tahun 2019.

Dengan adanya peningkatan posisi Kas dan Setara Kas menyebab-kan cash ratio atau rasio Kas dan Setara Kas terhadap liabilitas jangka pendek Perseroan menjadi 167,4 persen, yang berarti Perseroan memiliki likuiditas yang kuat atau sangat mampu memenuhi liabilitas jangka pendek tepat waktu.

Pencapaian tersebut diatas merupakan hasil dari strategi efisiensi yang diterapkan oleh Perseroan guna menghadapi volatilitas harga batu dan kecenderungan berkurangnya permintaan pasokan batu bara. Beberapa strategi efisiensi yang telah dilakukan Bukit Asam pada kuartal pertama 2020 adalah secara operasional melakukan upaya penurunan HPP melalui penerapan optimasi biaya jasa penambangan dengan menekan stripping ratio dan jarak angkut yang paling optimal, optimasi jam jalan alat dan penghematan BBM. Saat ini Bukit Asam juga tengah melakukan upaya negosiasi tarif dengan beberapa mitra kerja utama. n

TEMBUS SATU TRILIUN

Dengan gambaran pendapatan dan peningkatan beban pokok penjualan serta beban usaha,

laba usaha Perseroan masih bisa mencapai Rp1,08 triliun.

(14)

14

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

LIPUT

AN UT

AMA

KOMISARIS

Komisaris Utama/Independen:

Agus Suhartono

Komisaris:

Jhoni Ginting

Komisaris:

E. Piterdono HZ

Komisaris:

Carlo Brix Tewu

Komisaris Independen:

Andi Pahril Pawi

Komisaris:

Irwandy Arif

DIREKSI

Direktur Utama:

Arviyan Arifin

Direktur Niaga:

Adib Ubaidillah

Direktur Pengembangan:

Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin

Direktur SDM:

Joko Pramono

Direktur Keuangan:

Mega Satria

Direktur Operasi dan Produksi:

Hadis Surya Palapa

Stoppress

Susunan Pengurus Bukit Asam Berdasarkan

Hasil RUPS 2020

R

apat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2019 (RUPST 2019) Bukit Asam telah sukses digelar pada Rabu, 10 Juni 2020. Tujuh mata acara dalam RUPST yang digelar melalui media online ini rampung dibahas dan diputuskan dalam rapat.

Dua topik yang menjadi sorotan utama, yakni penetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen tahun buku 2019 serta perubahan susunan pengurus perseroan (komisaris dan direksi) pun telah diputuskan dengan lancar dan sukses.

Salah satu keputusan RUPS adalah melakukan penggantian salah satu direksi perusahaan. Menteri BUMN, Erick Thohir, selaku perwakilan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas Bukit Asam, menunjuk Hadis Surya Palapa sebagai Direktur Operasi dan Produksi, yang sebelumnya ditempati Suryo Eko Hadianto.

Sebelumnya Hadis Surya Palapa merupakan Sekretaris Perusahaan di BUMN batu bara ini. Hadis pernah menjabat sebagai General Manager Unit Pela-buhan Tarahan Bukit Asam dan pernah juga menjadi Direktur Utama PT Satria Bahana Sarana.

Selain mengganti direksi, RUPST ini juga memberhentikan komisa-ris perusahaan, yakni Robert Heri, Taufik Madjid, Heru Setyobudi Suprayogo, dan Soengoel Pardamean Sitorus.

Dengan pemberhentian tersebut, RUPST Bukit Asam melakukan pengangkatan tiga komisaris baru yakni E. Piterdono HZ, Carlo Brix Tewu, Andi Pahril Pawi, dan Irwandy Arif.

Selanjutnya, berita yang sangat ditunggu-ditunggu para pegenag saham adalah soal pembagian dividen. Berita gembiranya, Bukit Asam, anggota Holding Industri Pertambangan BUMN MIND ID, membagikan dividen sebesar Rp 3,65 Triliun. Jumlah dividen tunai yang dibagikan ini merupakan 90 persen dari total laba bersih perusahaan tahun 2019 sebesar Rp 4,1 Triliun.

Selain ditetapkannya pembagian dividen, melalui RUPS ini disetujui Laporan Tahunan Direksi mengenai Keadaan dan Jalannya Perseroan Selama Tahun Buku 2019; disahkannya Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2019; ditetapkannya Tantiem untuk Direksi Dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku 2019 dan Gaji/Honorarium Berikut Fasilitas Dan Tunjangan Lainnya Tahun Buku 2020; disetujuinya Penunjukan Kantor Akuntan Publik Untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Dan Program Kemitraan Dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2020; dan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka Penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2017. nTim Redaksi

SELAMAT BUAT

PAK HADIS

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Hadis Surya Palapa

sebagai Direktur Operasi dan Produksi Bukit Asam.

(15)

FILANTR

OPI

“K

ita sangat prihatin terhadap dampak Covid-19 ini dan ikut kontribusi membantu warga Palembang, terutama warga ring 1 perusahaan,” ujar Tommy Azhar Palem-bara, GM Unit Dermaga Kertapati. Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak wabah Covid-19 serta dalam rangka menyambut Ramadan 1441 H, Unit Dermaga Kertapati Bukit Asam memberikan bantuan bingkisan paket bantuan sosial (bansos). Sebanyak 3.569 paket bansos dibagikan ke-pada warga ring I perusahaan di Kelurahan Kertapati, Kelurahan 36 Ilir dan Karang Anyar Palembang, 6 Mei 2020 lalu.

Paket bansos yang masing-masing terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 kg minyak dan 1 kg tepung terigu ini diserahkan secara simbolis oleh Tommy Azhar Palembara bertempat di Kantor Unit Dermaga Kertapati Bukit Asam, Palembang. Pria asli Palembang ini mengatakan pembagian bansos sebagai bentuk kepedulian Bukit Asam kepada ma-syarakat khususnya sekitar perusahaan

Hadir dalam penyerahan bantuan ini Lurah Kertapati, H. Murgi Hartanto beserta staf kelurahan, perwakilan LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Kelu-rahan Kertapati, serta perwakilan ketua RT/ RW dari Kelurahan Kertapati, 36 Ilir dan Ka-rang Anyar Palembang.

Selain pembagian paket sembako gratis, PTBA Unit Derti juga ikut berpartisipasi da-lam menghadapi wabah Covid-19 melalui berbagai program dan kerja sama dengan pe-merintah kota serta instansi terkait.

Lurah Kertapati, H. Murgi Hertanto mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas paket bansos dari Bukit Asam. Menurutnya, Bukit Asam telah banyak

mem-Bukit Asam telah banyak memberikan sumbangsih untuk warga

Kelurahan Kertapati, kata Lurah Kertapati.

LAGI, RIBUAN SEMBAKO GRATIS

UNTUK WARGA KERTAPATI

berikan sumbangsih untuk warga Kelurahan Kertapati. “Bukan hanya bantuan sembako ini saja. Sebelum ini juga banyak bantuan bersifat sosial seperti pembangunan tempat ibadah, fasilitas umum dan lainnya,” ujar Murgi.

Terkait Covid-19, ia menyampaikan, sebelumnya Unit Dermaga Kertapati Bukit Asam juga telah memberikan bantuan pe-nyemprotan cairan disinfektan di sekitar perusahaan, pemberian masker dan lain-nya. “Semoga dengan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terutama pada Ramadan ini dan semoga wabah penyakit ini segera dihilangkan oleh Allah SWT dari negeri kita,” harapnya.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Unit Dermaga Kertapati Bukit Asam juga telah banyak berkontribusi, diantaranya pemberian bantuan hand washer portable kepada masyarakat melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel, bantuan penyemprotan cairan disinfektan di Kelurahan Kertapati Palembang, bantuan drum hand washer ke Kecamatan Kertapati, bantuan APD ke beberapa rumah sakit rujukan Covid-19, juga pemberian bantuan beras serta masker yang disalurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Pa-lembang.n Kontributor Unit Dermaga Kertapati

(16)

16

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

FILANTR

OPI

www.ptba.co.id

Y

ayasan Keluarga Besar Bukit Asam (Yakasaba), mewakili Bukit Asam, menyalurkan bantuan ventilator dan alat proteksi diri ke empat provinsi, yakni Sumatra Selatan, Lampung, Sumatra Barat dan Yayasan BUMN di Jakarta.

Direktur Utama Bukit Asam, Arviyan Arifin selaku Pembina Yakasaba menyerahkan bantuan tersebut kepada para perwakilan penerima, yakni Sekda Provinsi Lampung

Fahrizal Darminto, Kepala BPBD Sumsel Iriansyah, Kepala Badan Penghubung Sumbar Andre Setiawan dan Ketua Pengurus Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath di Gedung Kementerian BUMN, 28 Mei 2020 disaksikan Menteri BUMN RI, Erick Thohir.

Bantuan peralatan medis terdiri dari 29 set invasive ventilator dan alat proteksi diri (APD) berupa 2.800 face shield, 24.000

surgical masks, 2.000 coverall with hood,

Bukit Asam mendukung para tenaga medis yang menjadi garda

terdepan penanganan pasien Covid-19.

VENTILATOR DAN APD MELAJU

KE EMPAT PROVINSI

1.500 high risk isolation gown, 4.400 PE isolation gown dan 5.500 bouffant cap. Bantuan ini diperoleh melalui program donasi yang dihimpun Bukit Asam bersama China Huadian dan Ishihara Foundation yang merupakan mitra usaha Bukit Asam.

Melalui bantuan ini, Bukit Asam berharap dapat mendukung para tenaga medis yang menjadi garda terdepan sekaligus garda terakhir dalam penanganan para pasien yang terpapar Covid-19. “Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di provinsi-provinsi tempat Bukit Asam beroperasi,” ujar Arviyan Arifin.

Bukit Asam mengalokasikan dana sebesar Rp20 miliar untuk membantu

penanganan dan pencegahan Covid-19 yang direalisasikan secara bertahap sejak Maret 2020. Hingga 4 Mei 2020, perusahaan yang memiliki lokasi penambangan di Tanjung Enim, Kabupaten Muaraenim ini telah me-realisasikan Rp8,4 miliar, diantaranya untuk sosialisasi dan bantuan hand sanitizer ke 19 sekolah, bantuan perlengkapan preventif Covid-19, bantuan dana kepada Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, bantuan pe-nanganan Covid-19 di RS Bukit Asam, Mua-raenim, Sawahlunto serta bantuan donasi 39

ventilator. n Kontributor Kantor Perwakilan Jakarta

(17)

FILANTR

OPI

J

angan dikira mudah memangkas rambut. Salah sedikit, maka dandanan rambut pun akan mencong ke sana, mencong ke sini. Bahkan bisa saja terjadi, sebab sedikit keterampilan yang dipunya bisa membuat kepala terpaksa botak plontos.

Untuk itulah, sebagai upaya pengem-bangan kompetensi masyarakat sekitar perusahaan, Bukit Asam melalui CSR-nya menggelar pelatihan dasar pangkas rambut yang diikuti 10 pemuda yang ada di sekitar perusahaan, yang dimulai pada 12 Mei 2020. Pelatihan selama satu pekan ini dilaksanakan di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Bukit Asam Muaraenim dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta menjaga kebersihan. Seluruh perangkat pelatihan yang digunakan pun telah melalui proses sterilisasi dari kuman.

Manajer Keuangan CSR Bukit Asam, Yusril Alamsyah mengatakan, pelatihan ini merupakan program CSR Bukit Asam dalam rangka membantu pemerintah daerah mewu-judkan masyarakat mandiri dan sejahtera. “Tukang pangkas rambut punya karier juga.

Bila benar-benar profesional di bidangnya, seorang tukang pangkas rambut bisa menjadi

hairdresser bahkan ke tingkat hairstylist,”

ujarnya.

AM Bina Mitra Lingkungan CSR Bukit Asam, Mustafa Kamal menerangkan, peserta pelatihan merupakan utusan pondok pesan-tren dan remaja masjid sekitar perusahaan, antara lain Ponpes Nurul Madani Pulau Panggung Tanjung Agung, Panti Asuh Al Baroqah, Remaja Masjid Bukit Asam, Rumah Tahfidz Ibadurrahman Air Lintang Muara Enim, dan Ponpes Almuzakir Ujanmas.

“Pada kesempatan ini juga Bukit Asam memberikan bantuan berupa satu set peralat-an pperalat-angkas rambut, yaitu mesin potong ram-but, gunting, cermin, kain penutup, handuk, sabun dan kuas sabun, clamp silet dan lain-nya,” imbuh Mustafa.

Mengundang pemateri profesional di bidang pangkas rambut yang sudah ber-pengalaman, peserta pelatihan diharapkan dapat membuka praktik mandiri di tempat masing-masing setelah mengikuti pelatihan ini. “Harapannya setelah selesai pelatihan dan

magang mereka langsung bisa melaksanakan pengkas rambut dilingkungannya masing-masing,” tutup Mustafa.

Sebagai upaya pengembangan kompe-tensi masyarakat sekitar perusahaan, PT Bukit Asam Tbk melaksanakan pelatihan dasar potong rambut bagi 10 pemuda yang ada di sekitar perusahaan, Selasa (12/5). Pelatihan yang dilaksanakan di Rumah Kreatif Bukit Asam (RKB) ini pun berlangsung de-ngan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta menjaga kebersihan. Seluruh perangkat pelatihan yang digunakan telah melalui pro-ses sterilisasi dari kuman.

Menurut Manajer Keuangan CSR Bukit Asam Yusril Alamsyah, pelatihan ini meru-pakan program dari tim CSR Bukit Asam dalam rangka membantu pemerintah daerah mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera. Sementara itu, Asmen Bina Mitra Lingkungan CSR Bukit Asam, Mustafa Kamal menambahkan, peserta pelatihan merupakan utusan pondok pesantren dan remaja masjid sekitar perusahaan, antara lain Ponpes Nurul Madani Pulau Panggung Tanjung Agung, Panti Asuh Al Baroqah, Remaja Masjid Bukit Asam, Rumah Tahfidz Ibadurrahman Air Lintang Muara Enim, dan Ponpes Almuzakir Ujanmas.

“Pada kesempatan ini juga Bukit Asam memberikan bantuan satu set peralatan pangkas rambut, yaitu mesin potong rambut, gunting, cermin, kain penutup, handuk, sabun dan kuas sabun, clamp silet dan lainnya,” imbuh Mustafa. nRusuk

Sepuluh santri pesantren dan remaja masjid mendapat pelatihan

hairstylist. Masing-masing mendapat 1 set perangkat pangkas rambut.

SANTRI JUGA PERLU

(18)

18

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

www.ptba.co.id

FILANTR

OPI

B

erlokasi di Sumatera Barat, Unit Pertambangan Ombilin Bukit Asam menggulirkan bantuan untuk penanga-nan Covid-19 di berbagai daerah di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan dengan nilai mencapai Rp2 miliar tersebut disalurkan Bukit Asam melalui Satgas Bencana Nasional BUMN Sumatra Barat yang bermarkas di Kantor PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumatra Barat, Simpang Haru, Kota Padang.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh GM UPO Bukit Asam, Yulfaizon kepada Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Sumbar, Insan Kesuma yang didampingi sejumlah anggota satgas. Bantuan terdiri dari 40 ribu masker kain, 20 unit tempat cuci tangan

portabel, hand sanitizer, alat pompa penyemprot

disinfektan, cairan disinfektan, sepatu medik, alat proteksi diri, masker medis dan 14 ribu paket sembako gratis, pada 18 Mei 2020 lalu.

Khusus untuk Padang, UPO Bukit Asam juga menyalurkan bantuan fasilitas kesehatan yang akan diserahkan untuk rumah sakit yang ada di ibu kota provinsi ini. Kemudian untuk umum, disalurkan bantuan berupa 5 unit tempat cuci tangan portabel, masker kain sebanyak 10 ribu lembar dan 9 ribu paket sembako gratis.

Yulfaizon mengatakan, Bukit Asam juga sudah menyalurkan berbagai jenis bantuan untuk menangani Covid-19 dengan nilai men-capai lebih dari Rp600 juta. Menurutnya, Bukit Asam sebagai BUMN selalu hadir untuk masyarakat Indonesia.

“Mudah-mudahan kita terhindar dari musibah. Kami dari manajemen ditugasi untuk men-support demi mengurangi pe-nyebaran Covid-19 dengan menyalurkan bantuan ini sehingga bisa mengurangi beban masyarakat terkena dampak. Kepada yang menyalurkan, diharapkan memberikan tepat sasaran dan bisa dilakukan kontrol dengan baik,” harap Yulfaizon.

Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Sumatera Barat, Insan Kesuma yang juga menjabat sebagai Kepala PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatra Barat

Khusus Padang, UPO Bukit Asam juga menyalurkan bantuan fasilitas

kesehatan untuk rumah sakit yang ada di ibu kota provinsi ini.

SUMBAR MENDAPAT

MILIARAN RUPIAH

menyambut baik penyaluran bantuan dari Bukit Asam tersebut. Satgas menurutnya, terdiri dari 48 BUMN yang beroperasi di Sumbar. Mereka disampaikannya terus bersinergi untuk mengatasi penanganan pandemi Covid-19.

Keesokan harinya, UPO Bukit Asam menye-rahkan 500 paket bantuan sosial (bansos) yang ditujukan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Sawahlunto. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Camat Ba-rangin pada 19 Mei 2020.

Yulfaizon menjelaskan, paket bansos yang diserahkan tersebut merupakan wujud kepedulian Bukit Asam yang ikut merasakan suasana keterbatasan yang memicu kesulitan ekonomi masyarakat saat pandemi Covid-19. “Dengan (diserahkannya bantuan) ini, maka Bukit Asam sudah dua kali memberikan paket bansos. Sebelumnya pada April lalu kami juga telah menyerahkan paket bansos dengan total 2 ton beras, 800 kg minyak goreng, 800 kg gula pasir, 400 kg kacang hijau dan uang transportasi,” terang putra kelahiran Sawahlunto ini.

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta, yang hadir langsung dalam penyerahan sembako tersebut sangat mengapresiasi bantuan PTBA UPO tersebut. Paket bansos yang masing-ma-sing berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, sarden besar 2 kaleng dan uang transportasi sebesar Rp50 ribu itu, menurut Deri sangat berarti membantu Pemko dan ma-syarakat.

“Ini sinergi yang sangat baik, memberikan manfaat yang baik pula pada masyarakat. Bantuan Bukit Asam ini sangat berarti, karena memang dalam situasi saat ini Pemko memiliki keterbatasan dalam membantu masyarakat, sehingga dengan adanya bantuan dari instan-si/pihak lain menjadi sangat berharga,” tutup Deri Asta. nKontributor Unit Pertambangan Ombilin

(19)

FILANTR

OPI

M

usibah kebakaran yang terjadi di Dusun V Desa Penindaian Kecamatan Semende Darat Laut telah menghanguskan lima rumah warga dan menelan korban jiwa satu orang dan satu orang menderita luka bakar yang saat ini sedang dirawat di RS Rabain, Muaraenim sementara kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Bukit Asam melalui Corporate Social Res-ponsibility mem-berikan bantuan kepada para korban kebakaran rumah di Dusun V Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Sabtu siang, 16 Mei 2020. Dikabarkan, si jago merah me-ngamuk di lokasi tersebut sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Tim reaksi cepat CSR Bukit Asam segera mengirimkan bantuan untuk para korban amukan si jago merah itu dengan menempuh jarak tak kurang tiga jam perjalanan dari Tanjung Enim. Tim CSR Bukit Asam menyerahkan bantuan berupa masker, beras, susu, mi instan, biskuit dan air mineral khususnya untuk empat kepala keluarga yang rumahnya ludes terbakar. Kepala Desa Penindaian, Indarwan menerima langsung bantuan tersebut untuk diteruskan kepada korban.

nRusuk

KORBAN AMUKAN

SI JAGO MERAH

MENDAPAT BANTUAN

CSR Bukit Asam memberikan bantuan korban kebakaran rumah di Dusun V Desa Penindaian,

Kecamatan Semende Darat Laut.

(20)

20

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

20

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

FILANTR

OPI

www.ptba.co.id

K

alau ada istilah uang kaget, maka di Tanjung Enim ada istilah bansos kaget alias bantuan sosial yang di-kumpulkan secara spontan dan da-dakan, bukan dari program CSR perusahaan. Nah, berawal dari kegalauan hati GM UPTE Bukit Asam, Suhedi yang semakin gundah gulana melihat dampak Covid-19 yang se-makin memporak-porandakan perekonomi-an warga, terutama masyarakat kurperekonomi-ang mampu di wilayah operasional perusahaan dan belum menunjukkan kecenderungan membaik sejak dua bulan lalu.

Suhedi pun mengeluarkan ide spontan, mengajak para pegawai Bukit Asam untuk menyisihkan sebagian penghasilannya seca-ra suka rela guna berbagi kepada sesama masyarakat di sekitar lokasi tambang yang terkena dampak parah gegara Covid-19. Ga-yung pun bersambut, Satker KP & K3L UPTE Bukit Asam segera mengkoordinir secara dadakan pengumpulan sejumlah uang dari para dermawan Bukit Asam.

Hasil jumputan itu pun disalurkan me-lalui acara dadakan pada Ahad pagi, 17 Mei 2020, dibagi dalam dua tim, insan Bukit

Asam membagikan kepada tak kurang dari 129 kepala keluarga yang berada di sejumlah lokasi di sekitar tambang. Tim pertama menyalurkan bansos ke Tegal Rejo, Lingga, Dusun Tanjung, Karang Tinah dan Bedeng Obak sementara tim kedua ke Talang Jawa, Berangau, Saringan, Talang Gabus dan Bara Lestari.

Tak hanya memonitor jalannya akti-vitas, Suhedi pun tak ingin ketinggalan mem-bagikan secara langsung bansos dadakan tersebut didampingi manajemen dan pega-wai UPTE Bukit Asam, diantaranya SM Pe-nambangan Non Swakelola, Devi Darwis dan Manajer KP & K3L, Yuhendri Wisra.

Suhedi mengucapkan terima kasih kepada para dermawan Bukit Asam yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi dengan warga yang kurang mampu yang tidak bisa merasakan keba-hagiaan Ramadan dan Idul Fitri akibat himpitan ekonomi, apalagi didera dengan pandemi Covid-19 yang semakin meraja. “Hal ini akan dilanjutkan, tidak hanya pada saat pandemi Covid-19 saja. Aksi kepedulian ini bisa dilaksanakan sebulan atau tiga bulan sekali,” ujar Suhedi di sela-sela kegiatan.

Namanya juga bansos kaget, banyak para penerima yang mengaku terkejut dan tak menyangka, Ahad pagi yang tenang itu kedatangan rombongan dermawan UPTE Bukit Asam yang menyampaikan bantuan kepada keluarga mereka. Pemandangan penuh haru pun kerap terlihat. Tangan yang gemetar menerima bantuan dengan mata yang berkaca-kaca, sementara mulut pun membisikkan puji syukur kepada Yang Maha Pengasih atas rizki tak disangka yang baru saja diterima serta doa keberkahan dan kebahagiaan untuk semua.nRusuk

Suhedi, GM UPTE, mengajak pegawai Bukit Asam untuk secara suka

rela guna berbagi kepada sesama masyarakat sekitar.

PEGAWAI BUKIT ASAM

(21)

FILANTR

OPI

B

ukit Asam melalui program

Corpora-te Social Responsibility kembali

menyalurkan paket bantuan sosial (bansos) jelang Idul Fitri kepada keluarga kurang mampu yang ada di ring 1 perusahaan, yakni di Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muaraenim yang pendis-tribusiannya diatur ke 25 desa/kelurahan yang ada di lima kecamatan.

Bansos itu merupakan bentuk kepedu-lian Bukit Asam kepada masyarakat yang berada di ring 1 perusahaan yang telah rutin disalurkan dalam bulan Ramadan setiap tahunnya. Kali ini, bansos diberikan dengan harapan dapat meringankan beban warga yang kurang mampu atas dampak dari pandemi Covid-19.

SM CSR Bukit Asam, Zulfikar Azhar mengatakan, bantuan tersebut merupakan partisipasi perusahaan dalam rangka Idul Fitri dan penanggulangan Covid-19. “Kami berharap bantuan tersebut dapat diterima dengan baik kepada yang berhak menerimanya,” ujar Zulfikar.

Di Kabupaten Lahat, sebanyak 2.947 paket bahan pokok yang terdiri dari 5 kg beras dan 1 dus mi instan diserahkan secara simbolis oleh SM CSR, Zulfikar Azhar kepada Bupati Lahat, H. Cik Ujang, S.H. di Kantor Desa Prabu Menang, Kecamatan Merapi Timur, Senin 18 Mei 2020.

Bupati Lahat, H. Cik Ujang, S.H. mengapresiasi penyaluran bansos Bukit Asam tersebut. Ia menambahkan, dampak Covid-19 telah berdampak hingga ke desa-desa, di mana pembatasan yang dilakukan Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 berimbas pada berkurangnya perputaran roda ekonomi masyarakat. “Mari kita doakan supaya Bukit Asam semakin jaya dan semakin peduli untuk membantu masyarakat sekitar,” pungkas Cik Ujang.

Sementara di Kabupaten Muaraenim, sebanyak 8.294 paket bansos dengan isi

Bantuan tersebut merupakan partisipasi perusahaan dalam rangka

Idul Fitri dan penanggulangan Covid-19.

SEMBAKO UNTUK LEBARAN

yang sama diberikan untuk 3 kecamatan, yakni Kecamatan Muaraenim, Kecamatan Lawang Kidul dan Kecamatan Tanjung Agung yang meliputi 14 desa dan 3 kelurahan. Acara penyerahan paket bansos secara simbolis diadakan di Balai Desa Karang Raja Kecamatan Muaraenim, pada 19 Mei 2020.

Kegiatan charity ini turut dihadiri oleh Plt. Bupati Muaraenim, H. Juarsah, S.H., Camat Muaraenim, Drs. H. Asarli Manudin, M.Si., Kades Karang Raja, Octavianty beserta perangkat desa lainnya. Sedangkan dari Bukit Asam diwakili oleh SM CSR Bukit Asam, Zulfikar Azhar dan Manajer Humas Bukit Asam, Efensi.nRusuk

(22)

22

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

www.ptba.co.id

SOSOK

22

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

Y

ang namanya penambangan batu bara di Bukit Asam tidak pernah berhenti. Pagi, siang, sore, malam tak mengenal istilah tanggal merah, deru kendaraan berat dan alat tambang utama akan terus beraktivitas. Seolah sudah men-jadi bagian hidup dan budaya kerja, mungkin seperti itulah dunia tambang. Istilahnya, enggak ada matinya.

Sore hari menjelang senja, deru dan debu masih menggerung di telinga. Akrab menggeluti ritme kerja seperti itu, Devi Darwis tampak tak terpengaruh dengan rasa khawatir dan panik menghadapi pan-demi Covid-19 yang saat ini sedang melanda Indonesia dan dunia.

Menjabat sebagai Senior Manager Penambangan Non Swakelola Unit Pertambangan Tanjung Enim Bukit Asam, baginya meski pandemi ini telah sangat berdampak pada pola hidup serta perekonomian dunia, bahkan tambang batu bara Bukit Asam pun ikut terancam pandemi, kegiatan tetap harus berjalan seperti biasa.

“Rasa khawatir ada, tapi engga perlu kita perlihatkan. Tetap tenang dan waspada. Yang penting selalu berupaya melakukan langkah-langkah dan tindakan-tindakan perilaku untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar lelaki kelahiran Solok, 11 Oktober 1964 ini.

Salah satu cara lain yang diterapkan, dengan melakukan

physical distancing atau social distancing, di mana banyak orang

yang melakukan kegiatan dengan menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Bahkan di beberapa lokasi yang sudah masuk zona merah, beberapa perusahaan termasuk Bukit Asam sudah menerapkan

work from home (WFH).

MOVE ON

DEVI DARWIS, SENIOR MANAGER PENAMBANGAN NON SWAKELOLA

(23)

SOSOK

Lelaki yang bergabung dengan Bukit Asam sejak 1991 ini mengatakan, penerapan WFH sah-sah saja, namun tidak semua pekerjaan bisa dilakukan dengan cara WFH seperti operasional penambangan. Kita di UPTE dan lokasi operasional Bukit Asam lainnya seperti dermaga dan pelabuhan berupaya menerapkan Protokoler Covid-19 dengan ketat agar wilayah kerja tetap aman dan penyebaran virus tersebut,” ungkap Devi Darwis.

Suami dari Sri Hidayatni ini menuturkan, UPTE sudah mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 yang memastikan Protokoler Covid-19 berjalan dengan baik, termasuk melaku-kan sosialisasi serta inspeksi dan kontrol rutin seperti razia di lokasi dan waktu tertentu, guna me-mastikan protokoler Covid-19 benar-benar efektif.

Namun, seandainya kemungkinan terburuk mesti terjadi juga, bilamana ada kejadian pegawai Bukit Asam atau mitra kerja positif Covid-19, maka Bukit Asam sudah menyiapkan Business Contuinity

Plan (BCP) Covid-19 dan protokolernya guna

menghadapi hal tersebut termasuk yang terjelek sekalipun, di mana operasional penambangan ha-rus terhenti.

Ditambahkan ayah dari Aqilah Syadza Farahmi, Aqilah Nadhira Athasania dan Muhammad Qaish Izzandi ini bila mana hal itu terjadi, kesehatan pegawai jauh lebih utama dari produksi.

“Kita akan stop dulu produksi untuk sementara sambil melakukan prosedur yang sudah dituangkan di BCP Covid-19. Alhamdulillah, sampai dengan sekarang tidak terjadi. Ini berkat keseriusan dan kedisiplinan kita semua melakukan protokoler yang sudah ditetapkan,” ujar alumnus Fakultas Per-tambangan Unsri ini.

Devi mengungkapkan, keberhasilan penerapan Protokoler Covid-19 salah satunya karena didu-kung nilai-nilai budaya kerja Bukit Asam yang sudah mengakar dengan sangat baik. Sesuai dengan jabatan yang diembannya, peraih pegawai teladan 2018 yang hobi bersepeda ini menekankan, para pegawai mitra kerja yang memiliki budaya internal mereka masing-masing harus bisa menyesuaikan dan menyelaraskan budaya kerja mereka dengan cara kerja dan perilaku nyata dari budaya kerja Bukit Asam.

“Walaupun latar belakang pendidikan serta perilaku, budaya dan kebiasaan di lingkungan masing-masing menjadi kendala, kehadiran me-reka di Bukit Asam adalah untuk mendukung Bukit Asam dan mereka harus mengikuti. Kita sudah sosialisasikan itu dengan para mitra dan yang paling penting, kami dalam bekerja sudah mengamalkan budaya-budaya kerja Bukit Asam tersebut,” tutur penyuka gado-gado dan teh tawar ini. “Jadi, pegawai Bukit Asam terlebih dahulu yang menjalankan budaya Bukit Asam, baru pegawai mitra akan mengikuti,” imbuhnya.

Hampir senada dalam penerapannya, insan-insan Bukit Asam juga diharuskan segera dapat menyelaraskan dan mengharmonisasikan kultur kerja Bukit Asam dengan perilaku Holding. “Memang ada beberapa nilai budaya kerja yang esensinya sudah ada di Bukit Asam di samping budaya dan perilaku yang baru. Kondisi tersebut diharapkan membuat insan-insan Bukit Asam segera siap menerapkan perilaku bisnis MIND ID,” harap penggemar musik slow rock dan country ini.

Sambil melayangkan pandang ke arah panorama matahari senja yang perlahan mulai tenggelam, Devi Darwis menyampaikan, penambangan batu bara sudah memasuki masa declain, di mana bisnis batu bara sudah memasuki tahap sunset karena isu lingkungan serta peralihan kepada clean energy dan renewable energy. Isu yang membuat batu bara sebagai sumber energi primer sudah banyak ditinggalkan orang dari berbagai belahan bumi.

Untuk itulah, Bukit Asam sudah melakukan transformasi bisnis sebagai penam-bang beralih ke perusahaan energi dan industri yang berbasis batu bara dengan slogan beyond coal sejak beberapa tahun terakhir. “Mungkin selama 2-3 tahun ke depan tambang masih menopang pendapatan perusahaan, selanjutnya industri hilirisasi batu bara harus segera diwujudkan,” pesan Devi.

Maka, budaya kerja pun ke depan akan berubah pula, di mana seluruh insan tambang Bukit Asam harus bersiap untuk move on. “Diperlukan langkah-langkah strategis serta perubahan seluruh insan Bukit Asam dari budaya kerja perusahaan tambang menjadi budaya kerja perusahaan industri yang akan memberikan pen-dapatan dan nilai tambah bagi Bukit Asam, sehingga Bukit Asam tetap berkelanjut-an,” pungkasnya.nRusuk

“DIPERLUKAN LANGKAH-LANGKAH

STRATEGIS SERTA

PERUBAHAN SELURUH INSAN BUKIT ASAM

DARI BUDAYA KERJA PERUSAHAAN TAMBANG MENJADI

BUDAYA

KERJA PERUSAHAAN INDUSTRI

YANG

AKAN MEMBERIKAN PENDAPATAN DAN

NILAI TAMBAH

BAGI BUKIT ASAM

, SEHINGGA BUKIT ASAM TETAP

BERKELANJUTAN.”

(24)

24

|

BukitAsam

|

Edisi Juni 2020

www.ptba.co.id

www.ptba.co.id

A

CAP

S

ebagai anak perusahaan dari PT Bukit Energi Investama (PT BEI), PT Bukit Energi Servis Terpadu (PT BEST) otomatis menjadi cucu Bukit Asam. Komposisi kepemilikan saham adalah, 99,62 persen, atas nama PT BEI. Sementara Yayasan Keluarga Besar Bukit Asam (Yakasaba) me-milki saham sebesar 0,38 persen.

Sebagai perusahaan pengelola pembang-kit listrik—operation & maintenance— sejak 30 Juli 2015, PT BEST memulainya dengan PLTU Tanjung Enim 3 x 10 MW di tambang Banko Barat Kabupaten Muaraenim, Sumatra Selatan dan PLTU Pelabuhan Tarahan 2 x 8 MW di Bandarlampung, Lampung.PT BEST mengelola dua pembangkit ini mendukung pasokan energi listrik pada kegiatan pertam-bangan Bukit Asam. Cara ini, selain mampu memenuhi seluruh kebutuhan energi listrik dalam kegiatan pertambangan, sekaligus juga menekan biaya produksi.

Direktur Utama PT BEST, Hadi Yuwono mengatakan, selain memenuhi konsumsi listrik perusahaan, saat ini PT BEST telah mengidentifikasi langkah-langkah besar yang akan dilakukan ke depan sebagai upa-ya mengembangkan bisnis perusahaan di sektor pengelolaan pembangkit listrik. “Sampai dengan tahun ini, PT BEST telah memiliki beberapa izin pengelolaan pem-bangkit dan telah memberangkatkan karya-wan-karyawannya untuk memperoleh serti-fikat dari jenis pembangkit listrik yang baru selain PLTU,” ungkapnya.

Kemudian, dia menambahkan, PT BEST telah memiliki pula izin pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau Mesin Gas (PLTD/MG) dan Pembangkit LIstrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikeluarkan Ke-menterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. “Kami juga se-dang mempersiapkan beberapa legalitas

lagi untuk pengelolaan jenis Pembangkit Listrik Thermal & Renewable,” imbuh lelaki kelahiran Ngawi, 2 Januari 1969 ini.

Sebagai cucu, PT BEST menyimpan potensi besar dalam mengembangkan sa-yap bisnisnya. Tak hanya merencanakan ekspansi bisnis, keberadaan dua PLTU yang kini dikelola pun masih berpeluang besar menambah pendapatan holding. Betapa tidak, dengan kapasitas dan target produksi listrik 2019 sebesar 239,81 juta kWh (PLTU Tanjung Enim 3 x 10 MW target sebesar 144,01 juta kWh dan PLTU Pelabuhan Tarahan 2 x 8 MW target sebesar 95,8 juta kWh), pencapaian produksi listriknya mencapai 79,5 juta kWh atau 55 persen dari target untuk PLTU Tanjung Enim dengan pencapaian availability

factor (AF) sebesar 75,31 persen dari 85

persen yang ditargetkan. Sementara untuk PLTU Pelabuhan Tarahan mencapai 64,6 juta kWh atau 67 persen dari target dengan pencapaian AF sebesar 99,38 persen dari 85 persen yang dicanangkan.

Kunci sukses

Hadi mengatakan kunci sukses yang membawa PT BEST berkiprah di sektor pengelolaan pembangkit listrik sampai saat

MAJU

TAK GENTAR

PT BEST siap mengkonversi kemampuan mengelola pembangkit listrik

jenis thermal ke jenis pembangkit renewable.

Referensi

Dokumen terkait

PT Reswara Minergi Hartama, anak usaha dari PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengantongi kontrak penjualan batu bara sebesar 500 ribu metrik ton dengan Guangzhou

Selama dua pekan pertama di bulan April, Tiongkok mengimpor batu bara sebesar 8 juta ton, lebih rendah pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 9,8 juta

Total produksi batu bara dari Balangan Coal Companies pada 9M21 mencapai 3,80 juta ton, atau naik 10% y-o-y sementara total pengupasan lapisan penutup untuk periode ini mencapai 12,42

Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM mencatat realisasi ekspor batu bara hingga Juni 2018 mencapai 209,6 juta ton.. Sementara untuk alokasi

Bukit Asam akan Tingkatkan Produksi Batu Bara Lebih dari 30 Juta Ton Liputan6 Kontan DetikFinance Investor Daily Bisnis Republika Dunia Energi Kontan Bisnis Dunia Energi 3

Laba tersebut naik sebesar 188% jika dibandingkan dengan laba perusahaan di periode sama tahun sebelumnya yakni sebesar US$34.48 juta.. Beban penjualan perusahaan mencatatkan

Di Tiongkok, anak perusahaan domestik kami, Transcoal, menambah dimensi ekstra untuk perdagangan kami, dengan cakupan lebih dari 3 juta ton per tahun dari penjualan batu bara

Sepanjang tahun lalu, perseroan memproduksikan 583 ribu ton batu bara, naik 191% dibandingkan 2010 sebesar 200 ribu ton.. Perseroan menargetkan nisbah kupas (stripping ratio)