PROPORSI TEPUNG AMPAS TAHU DENGAN TEPUNG TERIGU DAN JUMLAH LEMAK TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK BISKUIT BERLEMAK (RICH BISCUIT)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Biskuit kombinasi tepung ampas tahu dan bekatul beras merah 40%:20% memiliki kualitas paling baik ditinjau dari sifat kimia, fisik dan organoleptiknya terutama dari
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran tepung ampas tahu dan tepung terigu sebagai bahan pengikat terhadap mutu nugget wortel (Daucus carota
Biskuit dengan proporsi tepung ikan 5% dan tepung terigu 95% menghasilkan produk biskuit terbaik dari hasil uji organoleptik dengan nilai rerata kesukaan terhadap warna 5.30
dengan menggunakan tepung ampas tahu dan tepung beras merah, peneliti tidak menggunakan tambahan bahan utama yaitu terigu, hanya menggunakan tepung ampas tahu
Biskuit terbaik parameter fisik kimia terdapat pada perlakuan proporsi bekatul jagung banding tepung terigu (100%:0%) dan penambahan baking powder 1%.. Makanan Etnik
Formulasi tepung terigu pada tepung ampas tahu terhadap pembuatan stik dapat mempengaruhi nilai mutu yang baik pada stik yang dihasilkan, hal ini dapat dilihat pada
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proporsi tepung ikan teri nasi ( Stolephorus spp .) dan tepung terigu yang tepat dalam pembuatan biskuit terhadap
Skor terendah (2,99) dihasilkan oleh biskuit pada perbandingan tepung jagung nikstamal 60% dan tepung terigu 40% dengan kriteria flavor agak khas jagung.. Perlakuan F1