• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPORSI TEPUNG AMPAS TAHU DENGAN TEPUNG TERIGU DAN JUMLAH LEMAK TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK BISKUIT BERLEMAK (RICH BISCUIT)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPORSI TEPUNG AMPAS TAHU DENGAN TEPUNG TERIGU DAN JUMLAH LEMAK TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK BISKUIT BERLEMAK (RICH BISCUIT)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  4.1  Uji  Anava  Ganda  Aroma  Biskuit  Berlemak  (Rich  Biscuit)  Ampas  Tahu  Karena  Pengaruh  Penggunaan  Proporsi  Tepung  Ampas  Tahu  Dengan Tepung Terigu dan Jumlah Lemak
Tabel  4.5  Uji  Anava  Ganda  Warna  Biskuit  Berlemak  (Rich  Biscuit)  Ampas  Tahu  Karena  Perngaruh  Interaksi  Proporsi  Tepung  Ampas  Tahu  dengan  Tepung Terigu  dan Jumlah Lemak
Tabel 4.8 Uji Anava Ganda Rasa Biskuit Berlemak (Rich  Biscuit)  Ampas  Tahu  Karena  Perngaruh  Interaksi  Proporsi  Tepung  Ampas  Tahu  dengan  Tepung  Terigu  dan Jumlah Lemak
Tabel  4.12  Uji  Anava  Ganda  Kerenyahan  Biskuit  Berlemak (Rich Biscuit) Ampas Tahu Karena  Perngaruh  Interaksi Proporsi Tepung  Ampas  Tahu  dengan  Tepung  Terigu    dan  Jumlah  Lemak
+4

Referensi

Dokumen terkait

Biskuit kombinasi tepung ampas tahu dan bekatul beras merah 40%:20% memiliki kualitas paling baik ditinjau dari sifat kimia, fisik dan organoleptiknya terutama dari

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran tepung ampas tahu dan tepung terigu sebagai bahan pengikat terhadap mutu nugget wortel (Daucus carota

Biskuit dengan proporsi tepung ikan 5% dan tepung terigu 95% menghasilkan produk biskuit terbaik dari hasil uji organoleptik dengan nilai rerata kesukaan terhadap warna 5.30

dengan menggunakan tepung ampas tahu dan tepung beras merah, peneliti tidak menggunakan tambahan bahan utama yaitu terigu, hanya menggunakan tepung ampas tahu

Biskuit terbaik parameter fisik kimia terdapat pada perlakuan proporsi bekatul jagung banding tepung terigu (100%:0%) dan penambahan baking powder 1%.. Makanan Etnik

Formulasi tepung terigu pada tepung ampas tahu terhadap pembuatan stik dapat mempengaruhi nilai mutu yang baik pada stik yang dihasilkan, hal ini dapat dilihat pada

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proporsi tepung ikan teri nasi ( Stolephorus spp .) dan tepung terigu yang tepat dalam pembuatan biskuit terhadap

Skor terendah (2,99) dihasilkan oleh biskuit pada perbandingan tepung jagung nikstamal 60% dan tepung terigu 40% dengan kriteria flavor agak khas jagung.. Perlakuan F1