PEMANFAATAN KARBON AKTIF BERBASIS SABUT KELAPA DAN BAMBU SEBAGAI ELEKTRODA SUPERKAPASITOR FARLY REYNOL TUMIMOMOR
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Untuk mengetahui dan mengkaji tingkat efisiensi adsorpsi penyisihan timbal dan kadmium dengan menggunakan 2 jenis adsorben, yaitu: sabut kelapa dan karbon aktif dari sabut
Penelitian tahap kedua menguji aktivitas karbon aktif dari sabut siwalan dengan rhodamin B pada variasi massa dan waktu interaksi menunjukkan variasi massa berpengaruh
Kadar karbon arang sabut kelapa pada berbagai suhu ini lebih besar dibandingkan dengan karbon aktif komersial merk India dan juga karbon aktif dari empulur batang
Penelitian ini akan membandingkan tiga variasi antara perbandingan jumlah massa KOH dengan jumlah massa sampel karbon tempurung kelapa yang bertujuan untuk mendapatkan
Berdasarkan karakterisasi arang aktif berbahan baku bambu dengan aktivasi KOH+steam pada suhu 800 °C selama 120 menit yang menghasilkan nilai daya jerap iodin yang memenuhi
PEMANFAATAN SABUT KELAPA MUDA COCOS NUCIFERA MENJADI KARBON AKTIF DENGAN AKTIVATOR ZnCl2 SEBAGAI ADSORBEN LOGAM Fe DAN Mn PADA AIR GAMBUT UTILIZATION OF COCONUT COIR COCOS
Karakteristik ukuran pori dari karbon aktif arang tempurung kelapa dan karbon aktif arang tempurung kemiri bisa kita lihat berdasarkan pembahasan karakteristik hasil dari SEM bahwa
Dari hasil analisis, karbon aktivasi kimia fisika memiliki diameter pori yang cukup besar, hal ini disebabkan setelah aktivasi fisika banyak zat pengotor pada arang yang menguap