• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KERJA PRAKTIK.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KERJA PRAKTIK.pdf"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

Oleh Oleh Nama: Sayuti Nama: Sayuti Nim: 1262401059 Nim: 1262401059

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE

2014

(2)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE

2014

2014

LEMBAR PENGESAHAN

LEMBAR PENGESAHAN

(3)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

Jalan

Jalan Banda Banda Aceh–Medan KM Aceh–Medan KM 280 280 Buket Rata–Lhokseumawe Buket Rata–Lhokseumawe 24301 24301 P.O.BOX P.O.BOX 90 90 Telp. Telp. (0645) 4(0645) 42670, 422670, 42785785

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PENGESAHAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

LAPORAN INI TELAH DI SAHKAN/DISETUJUI OLEH LAPORAN INI TELAH DI SAHKAN/DISETUJUI OLEH

Lhokseumawe,

Lhokseumawe, Agustus Agustus 20142014

Mengetahui: Mengetahui:

Politeknik Negeri Lhokseumawe Politeknik Negeri Lhokseumawe Pembimbing

Pembimbing

Mukhisul Muzahid, SE. M.Si. Ak. Mukhisul Muzahid, SE. M.Si. Ak. NIP. 197903232003121001

NIP. 197903232003121001

Politeknik Negeri Lhokseumawe Politeknik Negeri Lhokseumawe Koordinator OJT

Koordinator OJT

Zusma Widiawaty, SE. SH. M.Si. Ak. Zusma Widiawaty, SE. SH. M.Si. Ak. NIP. 197205292001122001

NIP. 197205292001122001 BPJS Kesehatan KLOK Sabang

BPJS Kesehatan KLOK Sabang Pembimbing/Supervisor Pembimbing/Supervisor Muhammad Nazar Muhammad Nazar NPP. 04849 NPP. 04849

Politeknik Negeri Lhokseumawe Politeknik Negeri Lhokseumawe Ketua Jurusan

Ketua Jurusan

Lukman, SE. M.Si. Ak. Lukman, SE. M.Si. Ak. NIP.

(4)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

2014

2014

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR

(5)

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan dengan berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan pada BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Praktik Kerja Lapangan pada BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang tepat pada waktunya. Shalawat dan Salam selalu tercurah pada Rasulullah Sabang tepat pada waktunya. Shalawat dan Salam selalu tercurah pada Rasulullah Muhammad SAW sang pembawa kebenaran dan kebahagiaan bagi seluruh umat Muhammad SAW sang pembawa kebenaran dan kebahagiaan bagi seluruh umat dan membawa umatnya ke zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan dan membawa umatnya ke zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan sebagaimana yang kita rasakan sekarang ini.

sebagaimana yang kita rasakan sekarang ini.

Praktik Kerja Lapangan dan penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan Praktik Kerja Lapangan dan penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan merupakan salah satu bagian dari mata kuliah semester V pada Jurusan Tata merupakan salah satu bagian dari mata kuliah semester V pada Jurusan Tata  Niaga Program Studi Akuntansi Politeknik Neg

 Niaga Program Studi Akuntansi Politeknik Negeri Lhokseumawe.eri Lhokseumawe.

Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun oleh penulis berdasarkan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun oleh penulis berdasarkan  pengalaman yang diperoleh penulis selama melaksanakan Prakti

 pengalaman yang diperoleh penulis selama melaksanakan Prakti k Kerja Lapangank Kerja Lapangan yang berlangsung di BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang berlangsung di BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang terhitung mulai dari t

yang terhitung mulai dari tanggal 01 Juli 2014 sampai 29 anggal 01 Juli 2014 sampai 29 Agustus 2014 .Agustus 2014 .

Pada proses pembuatan Laporan Praktik Kerja Lapangan penulis tidak Pada proses pembuatan Laporan Praktik Kerja Lapangan penulis tidak merasa kesulitan karena penulis selalu mendapat bantuan dari pembimbing merasa kesulitan karena penulis selalu mendapat bantuan dari pembimbing akademik dan pembimbing (mentor) dari BPJS Kesehatan maupun pihak-pihak akademik dan pembimbing (mentor) dari BPJS Kesehatan maupun pihak-pihak yang telah memberikan dukungan kepada penulis sehingga penulis dapat yang telah memberikan dukungan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan tepat pada waktunya, oleh karena menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan tepat pada waktunya, oleh karena itu dengan rasa hormat, tulus dan ikhlas penulis menyampaikan ucapan terima itu dengan rasa hormat, tulus dan ikhlas penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada:

(6)

1.

1. Orang tua yang telah mendoakan penulis dengan penuh keihklasan danOrang tua yang telah mendoakan penulis dengan penuh keihklasan dan ketulusan tanpa rasa lelah yaitu Ayahanda tercinta Nurdin. A dan Ibunda ketulusan tanpa rasa lelah yaitu Ayahanda tercinta Nurdin. A dan Ibunda tercinta Husni. N serta kakak dan adik

tercinta Husni. N serta kakak dan adik yang telah mendukung penulis.yang telah mendukung penulis. 2.

2. Bapak Ir. H. Ridwan, MT. selaku Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe.Bapak Ir. H. Ridwan, MT. selaku Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe. 3.

3. Bapak Lukman, SE. M.Si, Ak. selaku Ketua Jurusan Tata Niaga PoliteknikBapak Lukman, SE. M.Si, Ak. selaku Ketua Jurusan Tata Niaga Politeknik  Negeri Lhokseumawe.

 Negeri Lhokseumawe. 4.

4. Bapak Syahrial, SE. M.Si, Ak. selaku Ketua Program Studi Akuntansi.Bapak Syahrial, SE. M.Si, Ak. selaku Ketua Program Studi Akuntansi. 5.

5. Bapak Mukhlisul Muzahid, SE. M.Si, Ak. sBapak Mukhlisul Muzahid, SE. M.Si, Ak. selaku Dosen Pembimbing.elaku Dosen Pembimbing. 6.

6. Ibu Elvina, SE. MM selaku Koordinator pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan.Ibu Elvina, SE. MM selaku Koordinator pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan. 7.

7. Ibu Zusma Widiawaty, SE. SH. M.Si. Ak, selaku Koordinator ProdiIbu Zusma Widiawaty, SE. SH. M.Si. Ak, selaku Koordinator Prodi Akuntansi.

Akuntansi. 8.

8. Bapak Samsul Kamar, selaku Kepala BPJS Kesehatan Kantor LayananBapak Samsul Kamar, selaku Kepala BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang.

Operasional Kota Sabang. 9.

9. Bapak Muhammad Nazar yang telah menjadi mentor penulis dan selaluBapak Muhammad Nazar yang telah menjadi mentor penulis dan selalu membimbing penulis dalam menjalankan tugas-tugas rutin perkantoran.

membimbing penulis dalam menjalankan tugas-tugas rutin perkantoran. 10.

10. Bapak Asril Anwar selaku Staf Pelayanan BPJS Kesehatan Kantor LayananBapak Asril Anwar selaku Staf Pelayanan BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang.

Operasional Kota Sabang. 11.

11. Seluruh Staf Bagian Keuangan & Pelayanan BPJS Kesehatan KantorSeluruh Staf Bagian Keuangan & Pelayanan BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang telah membantu dan mendukung Layanan Operasional Kota Sabang yang telah membantu dan mendukung  penulis dalam menyelesaikan laporan ini.

 penulis dalam menyelesaikan laporan ini. 12.

12. Seluruh Staf Seluruh Staf Training Center BTraining Center BPJS Kesehatan PJS Kesehatan Kantor Layanan Kantor Layanan OperasionalOperasional Kota Sabang.

(7)

13.

13. Bapak Sertu APM Willy Deska Arianto AM, Kep. dan Ibuk Cut Saridewi,Bapak Sertu APM Willy Deska Arianto AM, Kep. dan Ibuk Cut Saridewi, AM, Kep. yang telah banyak membimbing penulis dalam melaksanakan AM, Kep. yang telah banyak membimbing penulis dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan.

Praktek Kerja Lapangan. 14.

14. Syarial, Safitri, Muhammad Akbar, Masykur, Mirzani, Teuku MuhammadSyarial, Safitri, Muhammad Akbar, Masykur, Mirzani, Teuku Muhammad  Nizam,

 Nizam, dan dan Fadlul Fadlul Ikhsan Ikhsan beserta beserta teman-teman teman-teman lainnya lainnya yang yang turutturut mendukung penulis dalam melaksanakan Praktik Kerja Lapangan terutama mendukung penulis dalam melaksanakan Praktik Kerja Lapangan terutama mahasiswa program studi Akuntansi khususnya kelas G3.

mahasiswa program studi Akuntansi khususnya kelas G3.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan Laporan Praktik Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan dan masih Kerja Lapangan ini masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan dan masih  jauh

 jauh dari dari kesempurnaan, kesempurnaan, hal hal ini ini disebabkan disebabkan karena karena keterbatasannya keterbatasannya pengetahuanpengetahuan dan wawasan yang penulis miliki. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan wawasan yang penulis miliki. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak untuk penyempurnaan dari dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak untuk penyempurnaan dari laporan ini. Akhir kata hanya kepada Allah SWT jualah semua kita serahkan, laporan ini. Akhir kata hanya kepada Allah SWT jualah semua kita serahkan, semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya dan penulis berharap semoga semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya dan penulis berharap semoga laporan ini bisa bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan juga bagi pembaca laporan ini bisa bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan juga bagi pembaca umumnya. umumnya. Lhokseumawe, 29 Agustus 2014 Lhokseumawe, 29 Agustus 2014 Penulis Penulis SAYUTI SAYUTI 1262401059 1262401059

(8)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE

2014

2014

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

(9)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PENGESAHAN KATA

KATA PENGANTAR PENGANTAR ... ... iiii DAFTAR

DAFTAR ISI ISI ... ... vv DAFTAR

DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN ... ... viivii

BAB

BAB I I PENDAHULUANPENDAHULUAN 1.1 L

1.1 Latar atar Belakang Belakang Kerja Kerja Praktik Praktik ... ... 11 1.2 Tujuan

1.2 Tujuan Praktik Praktik Kerja Kerja Lapangan Lapangan ... ... 44 1.3 Manfaat

1.3 Manfaat Praktik Praktik Kerja Kerja Lapangan Lapangan ... ... 55 1.4

1.4 Sistematika Sistematika Penulisan Penulisan Laporan Laporan ... ... 66

BAB II

BAB II PENGALAMAN PENGALAMAN KERJA PKERJA PRAKTIKRAKTIK 2.1

2.1 Gambaran Gambaran Umum Umum BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan ... ... 88 2.1.1

2.1.1 Sejarah Sejarah Singkat Singkat Berdirinya Berdirinya BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan ... ... 88 2.1.2

2.1.2 Landasan Landasan Hukum TerbenHukum Terbentuknya BPJStuknya BPJS Kesehatan

Kesehatan ……….. ……….. ... ... 1111 2.1.3

2.1.3 Transformasi Transformasi Askes Askes Menjadi Menjadi BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan ………… ………… 1515 2.1.4 Gambaran Umum dan Sejarah Terbentuknya BPJS Kesehatan 2.1.4 Gambaran Umum dan Sejarah Terbentuknya BPJS Kesehatan

KLOK

KLOK Sabang Sabang ... ... 2020 2.2

2.2 Visi Visi dan dan Misi Misi BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan ... ... 2222 2.2.1

2.2.1 Visi Visi BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan ………. ………. 2222 2.2.2

(10)

2.3

2.3 Stuktur Stuktur Organisasi Organisasi BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan KLOK KLOK Sabang Sabang ... ... 2323 2.4 Kegiatan

2.4 Kegiatan Umum Umum BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan ... ... 2727 2.4.1

2.4.1 Sistem Sistem Program Program OJT OJT ... ... 2727 2.4.2

2.4.2 Kegiatan Kegiatan Pekerjaan Pekerjaan Yang Yang Dilakukan Dilakukan Selama Selama OJT OJT .... .... 2727 2.4.3

2.4.3 Tugas Tugas Khusus Khusus Yang Yang Diberikan Diberikan Oleh Oleh Perusahaan Perusahaan ... ... 3838 2.5

2.5 Hambatan-hambatan Hambatan-hambatan selama selama di di Perusahaan Perusahaan ... ... 4040

BAB

BAB III III PENUTUPPENUTUP 3.1

3.1 Kesimpulan Kesimpulan ... ... 4141 3.2

3.2 Saran-Saran Saran-Saran ... ... 4242 3.2.1

3.2.1 Saran Saran Untuk Untuk BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan KLOK KLOK Sabang Sabang ... ... 4242 3.2.2

(11)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE

2014

2014

DAFTAR LAMPIRAN

DAFTAR LAMPIRAN

(12)

DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Lampiran 1 1 : Struktur Organisasi BPJS Kesehatan Kantor : Struktur Organisasi BPJS Kesehatan Kantor LayananLayanan Operasional Kota Sabang

Operasional Kota Sabang Lampiran

Lampiran 2 2 : Lampiran : Lampiran Lainnya Yang Lainnya Yang Menjadi Kewajiban SelamaMenjadi Kewajiban Selama Melaksanakan Praktek Kerja Lapangan

(13)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE

2014

2014

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

(14)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

1.1

1.1 Latar Belakang Praktik Kerja Latar Belakang Praktik Kerja LapanganLapangan

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin hari semakin Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin hari semakin  pesat, yang

 pesat, yang kemudian diikuti dengan kebutuhan akan sumber dakemudian diikuti dengan kebutuhan akan sumber daya manusia yangya manusia yang dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai pula. Hal ini dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai pula. Hal ini dibutuhkan agar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dibutuhkan agar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disejajarkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber disejajarkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusia yang handal. Oleh sebab itu persaingan dunia kerja akan semakin daya manusia yang handal. Oleh sebab itu persaingan dunia kerja akan semakin ketat dengan kebutuhan akan sumber daya manusia yang benar-benar bisa ketat dengan kebutuhan akan sumber daya manusia yang benar-benar bisa menguasai dan mampu berinovasi dengan dukungan perkembangan ilmu menguasai dan mampu berinovasi dengan dukungan perkembangan ilmu  pengetahuan dan teknologi

 pengetahuan dan teknologi ..

Semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha mendorong setiap Semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha mendorong setiap  perusahaan

 perusahaan untuk untuk mencari mencari Sumber Sumber Daya Daya Manusia Manusia (SDM) (SDM) yang yang handal handal dandan terampil dibidangnya supaya tercapai tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan terampil dibidangnya supaya tercapai tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan tersebut. Dunia pendidikan adalah sarana dalam melahirkan Sumber Daya tersebut. Dunia pendidikan adalah sarana dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintelektual, bermoral serta profesional guna memenuhi Manusia (SDM) yang berintelektual, bermoral serta profesional guna memenuhi kebutuhan dunia usaha.

kebutuhan dunia usaha.

Sumber daya manusia akan terwujud melalui ilmu pengetahuan, Sumber daya manusia akan terwujud melalui ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibangun melalui pendidikan. Lembaga pendidikan keterampilan dan sikap yang dibangun melalui pendidikan. Lembaga pendidikan sebagai pedoman dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap pakai sebagai pedoman dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap pakai dimasa mendatang. Lembaga-lembaga ini mampu menciptakan manusia yang dimasa mendatang. Lembaga-lembaga ini mampu menciptakan manusia yang

(15)

siap menghadapi perkembangan dunia usaha maupun dunia kerja yang siap menghadapi perkembangan dunia usaha maupun dunia kerja yang  profesional dan bersinergi.

 profesional dan bersinergi.

Politeknik Negeri Lhokseumawe merupakan salah satu lembaga Politeknik Negeri Lhokseumawe merupakan salah satu lembaga  pendidikan

 pendidikan yang yang bernaung bernaung dibawah dibawah Kementerian Kementerian Pendidikan Pendidikan Nasional, Nasional, yangyang  bertujuan

 bertujuan untuk untuk mengahasilkan mengahasilkan sumber sumber daya daya manusia manusia yang yang berpotensi berpotensi dandan  profesional dibidangnya. Salah

 profesional dibidangnya. Salah satu usaha satu usaha yang dilakukan oleh Polityang dilakukan oleh Politeknik Negerieknik Negeri Lhokseumawe adalah dengan menyelenggarakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Lhokseumawe adalah dengan menyelenggarakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa pada perusahaan atau instansi pemerintah maupun swasta. Hal ini mahasiswa pada perusahaan atau instansi pemerintah maupun swasta. Hal ini  bertujuan

 bertujuan agar agar setiap setiap mahasiswa mahasiswa mempunyai mempunyai kesempatan kesempatan untuk untuk mendapatkanmendapatkan  pengalaman

 pengalaman bagaimana bagaimana sebenarnya sebenarnya keadaan keadaan di di dalam dalam dunia dunia kerja kerja yangyang sesungguhnya dan juga dapat melatih mahasiswa dan mahasiswi yang siap pakai sesungguhnya dan juga dapat melatih mahasiswa dan mahasiswi yang siap pakai sesuai dengan misi Politeknik Negeri Lhokseumawe yang menghasilkan sumber sesuai dengan misi Politeknik Negeri Lhokseumawe yang menghasilkan sumber daya manusia yang mampu mengantisipasi perkembangan IPTEK berlandasan daya manusia yang mampu mengantisipasi perkembangan IPTEK berlandasan IMTAQ serta menghasilkan penelitian dan pengembangan teknologi terapan serta IMTAQ serta menghasilkan penelitian dan pengembangan teknologi terapan serta memasyarakatkannya. Dengan begitu perusahaan bisa mendapatkan efektifitas memasyarakatkannya. Dengan begitu perusahaan bisa mendapatkan efektifitas dan efisiensi kerja yang dapat menguntungkan perusahaan tersebut.

dan efisiensi kerja yang dapat menguntungkan perusahaan tersebut.

Melalui pelaksanaan praktek kerja lapangan, penulis akan menempuh Melalui pelaksanaan praktek kerja lapangan, penulis akan menempuh suatu langkah awal mempelajari aktivitas langsung tentang penerapan teori-teori suatu langkah awal mempelajari aktivitas langsung tentang penerapan teori-teori yang dipelajari di kampus kedalam bentuk aplikasi di lapangan, khususnya pada yang dipelajari di kampus kedalam bentuk aplikasi di lapangan, khususnya pada sistem akuntansi yang digunakan, sehingga nantinya penulis akan mendapatkan sistem akuntansi yang digunakan, sehingga nantinya penulis akan mendapatkan  banyak

 banyak pengetahuan pengetahuan dalam dalam memahami memahami dan dan mengimplementasikan mengimplementasikan teori-teoriteori-teori tersebut secara nyata. Hal tersebut di atas didukung dengan meningkatnya tersebut secara nyata. Hal tersebut di atas didukung dengan meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian, pengalaman dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian, pengalaman dan

(16)

kepekaan dalam mengatasi dan menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan kepekaan dalam mengatasi dan menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan yang terjadi di dunia kerja. Berdasarkan hal tersebut maka praktek kerja lapangan yang terjadi di dunia kerja. Berdasarkan hal tersebut maka praktek kerja lapangan akan sangat membantu penulis dalam mengenal dan memberikan gambaran nyata akan sangat membantu penulis dalam mengenal dan memberikan gambaran nyata sehingga penulis tidak asing lagi ketika memasuki dunia kerja.

sehingga penulis tidak asing lagi ketika memasuki dunia kerja.

Di samping itu, praktek kerja lapangan yang dilaksanakan oleh penulis Di samping itu, praktek kerja lapangan yang dilaksanakan oleh penulis  juga

 juga merupakan merupakan salah salah satu satu syarat syarat wajib wajib yang yang harus harus dipenuhi dipenuhi oleh oleh mahasiswamahasiswa Jurusan Tataniaga Prodi Akuntansi Politeknik Negeri Lhokseumawe dan Jurusan Tataniaga Prodi Akuntansi Politeknik Negeri Lhokseumawe dan dilakukan disuatu perusahaan yang berkaitan dengan disiplin ilmu Akuntansi. dilakukan disuatu perusahaan yang berkaitan dengan disiplin ilmu Akuntansi. Dalam hal ini penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan pada BPJS Dalam hal ini penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan pada BPJS Kesehatan Kantor L

Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota ayanan Operasional Kota Sabang selama 2 Sabang selama 2 bulan mulai daribulan mulai dari tanggal 01 Juli sampai

tanggal 01 Juli sampai dengan 29 Agustus 2014.dengan 29 Agustus 2014.

Program Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini tidak akan berhasil tanpa Program Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini tidak akan berhasil tanpa adanya kerja sama yang baik antara pihak Politeknik Negeri Lhokseumawe adanya kerja sama yang baik antara pihak Politeknik Negeri Lhokseumawe dengan pihak perusahaan. Bentuk kerja sama tersebut adalah dengan memberikan dengan pihak perusahaan. Bentuk kerja sama tersebut adalah dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL)  pada BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang

 pada BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang..

BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang berada di BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang berada di Jl. O Surapati Kota Atas Sabang Provinsi Aceh adalah salah satu Kantor Layanan Jl. O Surapati Kota Atas Sabang Provinsi Aceh adalah salah satu Kantor Layanan Operasional Kota dibawah pengawasan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banda Operasional Kota dibawah pengawasan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banda Aceh. BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh sendiri merupakan salah satu kantor Aceh. BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh sendiri merupakan salah satu kantor  perwakilan

 perwakilan dari dari BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan yang beradyang berada a dalam dalam lingkup lingkup wilayah wilayah Regional Regional II yang meliputi Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

(17)

BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang memiliki BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang memiliki  beberapa

 beberapa bagian bagian yaitu, yaitu, Bagian Bagian Sdm Sdm dan dan Umum, Umum, Bagian Bagian Kepesertaan, Kepesertaan, BagianBagian Keuangan, Bagian Pelayanan, Bagian Teknologi dan Informasi dan Bagian Keuangan, Bagian Pelayanan, Bagian Teknologi dan Informasi dan Bagian Perencanaan dan Pengembangan. Penulis ditempatkan pada bagian Keuangan dan Perencanaan dan Pengembangan. Penulis ditempatkan pada bagian Keuangan dan Pelayanan.

Pelayanan.

1.2

1.2 Tujuan Tujuan Praktek Praktek Kerja Kerja LapanganLapangan

Adapun tujuan Praktek Kerja Lapangan adalah : Adapun tujuan Praktek Kerja Lapangan adalah : A. Bagi Mahasiswa

A. Bagi Mahasiswa

Adapun tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa adalah: Adapun tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa adalah: 1.

1. Agar penulis dapat melihat, mengetahui dan memahami secara langsungAgar penulis dapat melihat, mengetahui dan memahami secara langsung rangkaian proses yang ada pada BPJS Kesehatan serta mengetahui rangkaian proses yang ada pada BPJS Kesehatan serta mengetahui  bagaimana lingkungan kerja yang sesungg

 bagaimana lingkungan kerja yang sesungguhnya di perusahaan tersebut.uhnya di perusahaan tersebut. 2.

2. Meningkatkan keterampilan dan kreatifitas, disiplin kerja serta tanggungMeningkatkan keterampilan dan kreatifitas, disiplin kerja serta tanggung  jawab dalam melaksanakan pekerjaan.

 jawab dalam melaksanakan pekerjaan. 3.

3. Menambah wawasan dan meningkatkan IPTEK dalam mengembangkanMenambah wawasan dan meningkatkan IPTEK dalam mengembangkan usaha.

usaha. 4.

4. Melatih diri agar dapat bekerja dengan profesional dan optimal padaMelatih diri agar dapat bekerja dengan profesional dan optimal pada  bidang-bidang pekerjaan.

 bidang-bidang pekerjaan. 5.

5. Untuk lebih mengenal tentang dunia usaha serta penerapan ilmu tentangUntuk lebih mengenal tentang dunia usaha serta penerapan ilmu tentang usaha itu sendiri.

usaha itu sendiri.

B. Bagi Lembaga Pendidikan B. Bagi Lembaga Pendidikan

(18)

Adapun tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi lembaga pendidikan Adapun tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi lembaga pendidikan adalah:

adalah: 1.

1. Agar mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan ilmuAgar mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu  pengetahuan

 pengetahuan yang yang diperoleh diperoleh dari dari lembaga lembaga pendidikan, pendidikan, khususnyakhususnya Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Politeknik Negeri Lhokseumawe. 2.

2. Melatih mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri pada situasi kerja yangMelatih mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri pada situasi kerja yang sebenarnya pada saat mereka berada di dunia kerja.

sebenarnya pada saat mereka berada di dunia kerja. 3.

3. Meningkatkan kerjasama antara lembaga pendidikan dengan duniaMeningkatkan kerjasama antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha.

usaha.

1.3

1.3 Manfaat Manfaat Praktik Praktik Kerja Kerja LapanganLapangan

Praktik Kerja Lapangan yang di laksanakan oleh Jurusan Tataniaga Prodi Praktik Kerja Lapangan yang di laksanakan oleh Jurusan Tataniaga Prodi Akuntansi, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi instansi atau institusi Akuntansi, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi instansi atau institusi  penerima

 penerima mahasiswa mahasiswa praktik, praktik, serta serta mahasiswa mahasiswa praktik praktik itu itu sendiri. sendiri. AdapunAdapun manfaatnya adalah:

manfaatnya adalah: A.

A. Bagi Mahasiswa :Bagi Mahasiswa : 1.

1. Untuk menambah pengetahuan dan mengetahui proses kerja yang adaUntuk menambah pengetahuan dan mengetahui proses kerja yang ada  pada BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang.

 pada BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang. 2.

2. Untuk mengembangkan keterampilan, kreatifitas, kedisiplinan kerja sertaUntuk mengembangkan keterampilan, kreatifitas, kedisiplinan kerja serta tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan.

tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan. 3.

3. Untuk menambah wawasan serta melatih diri agar dapat bekerja secaraUntuk menambah wawasan serta melatih diri agar dapat bekerja secara  profesional dan optimal.

(19)

4.

4. Sebagai suatu sarana perbandingan antara teori dengan praktek langsungSebagai suatu sarana perbandingan antara teori dengan praktek langsung di lapangan

di lapangan 5.

5. Untuk lebih mengenal tentang dunia usaha serta penerapan ilmu tentangUntuk lebih mengenal tentang dunia usaha serta penerapan ilmu tentang usaha itu sendiri

usaha itu sendiri

B.

B. Bagi Lembaga PendidikanBagi Lembaga Pendidikan 1.

1. Sebagai sarana mahasiswa dalam penerapan dan pengembangan ilmuSebagai sarana mahasiswa dalam penerapan dan pengembangan ilmu  pengetahuan yang telah diperoleh di Politeknik N

 pengetahuan yang telah diperoleh di Politeknik Negeri Lhokseumawe.egeri Lhokseumawe. 2.

2. Sebagai sarana pelatihan kepada mahasiswa untuk menyesuaikan diriSebagai sarana pelatihan kepada mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan situasi dunia kerja yang sebenarnya.

dengan situasi dunia kerja yang sebenarnya. 3.

3. Untuk meningkatkan kerjasama antara lembaga pendidikan denganUntuk meningkatkan kerjasama antara lembaga pendidikan dengan  perusahaan atau intansi tempat mahasiswa melaksanakan PKL

 perusahaan atau intansi tempat mahasiswa melaksanakan PKL

1.4

1.4 Sistematika Sistematika PenulisanPenulisan

Agar laporan praktik kerja lapangan ini sesuai dengan maksud dan tujuan, Agar laporan praktik kerja lapangan ini sesuai dengan maksud dan tujuan,  penulis

 penulis menata menata secara secara sistematis sistematis guna guna memperlancar memperlancar dan dan mempermudahmempermudah  penyelesaian

 penyelesaian penulisan penulisan isi isi dari dari laporan laporan ini. ini. Adapun sisAdapun sistematika tematika penulisan penulisan isi isi daridari laporan ini dapat di uraikan dalam 4 (empat) bab dengan rincian sebagai berikut: laporan ini dapat di uraikan dalam 4 (empat) bab dengan rincian sebagai berikut: BAB I : PENDAHULUAN

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini merupakan awal dari laporan praktek kerja lapangan, Dalam bab ini merupakan awal dari laporan praktek kerja lapangan,  penulis

 penulis menguraikan menguraikan hal-hal hal-hal yang yang berhubungan berhubungan dengan dengan Latar Latar BelakangBelakang Praktek Kerja Lapangan, Tujuan Praktek Kerja lapangan, Manfaat Praktek Kerja Lapangan, Tujuan Praktek Kerja lapangan, Manfaat Praktek Kerja Lapangan, Sistematika Penulisan Laporan Praktik Kerja Praktek Kerja Lapangan, Sistematika Penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan.

(20)

BAB II : PENGALAMAN KERJA PRAKTIK BAB II : PENGALAMAN KERJA PRAKTIK

Pada bab ini, penulis menguraikan tentang Sejarah Singkat Berdirinya Pada bab ini, penulis menguraikan tentang Sejarah Singkat Berdirinya BPJS Kesehatan, Gambaran Umum dan Sejarah Terbentuknya BPJS BPJS Kesehatan, Gambaran Umum dan Sejarah Terbentuknya BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang, Visi dan Misi Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang, Visi dan Misi BPJS Kesehatan, dan Struktur Organisasi Beserta Fungsinya, serta BPJS Kesehatan, dan Struktur Organisasi Beserta Fungsinya, serta Sistem Program OJT Serta Tempat Penugasan atau Area Kerja, Sistem Program OJT Serta Tempat Penugasan atau Area Kerja, Kegiatan Selama Praktek Kerja Lapangan, Hambatan-hambatan Selama Kegiatan Selama Praktek Kerja Lapangan, Hambatan-hambatan Selama Praktek Kerja Lapangan.

Praktek Kerja Lapangan. BAB III : PENUTUP

BAB III : PENUTUP

Dalam bab ini, penulis menguraikan kesimpulan dari tugas yang di Dalam bab ini, penulis menguraikan kesimpulan dari tugas yang di kerjakan selama Praktek Kerja Lapangan, dan memberikan saran-saran kerjakan selama Praktek Kerja Lapangan, dan memberikan saran-saran yang kiranya bermanfaat bagi masa yang akan datang.

(21)

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIK

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

PADA BPJS KESEHATAN KLOK SABANG

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Men

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikanyelesaikan Kerja Praktik Pada Polite

Kerja Praktik Pada Politeknik Negeri Lhokseumaweknik Negeri Lhokseumawe Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi Jurusan Tata Niaga Program Studi Akuntansi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEBUDAYAAN

POLITEKNIK NEGERI

POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE

2014

2014

BAB II

BAB II

PENGALAMAN KERJA PRAKTIK

PENGALAMAN KERJA PRAKTIK

(22)

BAB II BAB II

PENGALAMAN KERJA PRAKTIK PENGALAMAN KERJA PRAKTIK

2.1

2.1 Gambaran Umum BPJS KesehatanGambaran Umum BPJS Kesehatan

2.1.1 Sejarah Singkat Berdirinya BPJS Kesehatan 2.1.1 Sejarah Singkat Berdirinya BPJS Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah sebuah jenis produk

Asuransi kesehatan adalah sebuah jenis produk asuransiasuransi  yang secara  yang secara khusus menjamin biaya

khusus menjamin biaya kesehatankesehatan atau perawatan para anggota asuransi tersebut atau perawatan para anggota asuransi tersebut  jika

 jika mereka mereka jatuh jatuh sakit sakit atau atau mengalami mengalami kecelakaan. kecelakaan. Secara Secara garis garis besar besar ada ada duadua  jenis

 jenis perawatan perawatan yang yang ditawarkan ditawarkan perusahaan-perusahaan perusahaan-perusahaan asuransi, asuransi, yaitu yaitu rawatrawat inap (

inap (in-patient treatment)in-patient treatment) dan rawat jalan ( dan rawat jalan (out-patient treatment out-patient treatment ).).

Produk asuransi kesehatan diselenggarakan baik oleh perusahaan asuransi Produk asuransi kesehatan diselenggarakan baik oleh perusahaan asuransi sosial, perusahaan asuransi jiwa, maupun juga perusahaan asuransi umum. Di sosial, perusahaan asuransi jiwa, maupun juga perusahaan asuransi umum. Di Indonesia

Indonesia,, PT Askes IndonesiaPT Askes Indonesia  merupakan salah satu perusahaan asuransi sosial  merupakan salah satu perusahaan asuransi sosial yang menyelenggarakan asuransi kesehatan kepada para anggotanya yang yang menyelenggarakan asuransi kesehatan kepada para anggotanya yang utamanya merupakan para pegawai negeri

utamanya merupakan para pegawai negeri baik sipil maupun non-sipil. Anak-anakbaik sipil maupun non-sipil. Anak-anak mereka juga dijamin sampai dengan usia 21 tahun. Para pensiunan beserta istri mereka juga dijamin sampai dengan usia 21 tahun. Para pensiunan beserta istri ataupun suami juga dijamin seumur hidup.

ataupun suami juga dijamin seumur hidup.

PT Askes (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang PT Askes (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan  pemeliharaan

 pemeliharaan kesehatan kesehatan bagi bagi Pegawai Pegawai Negeri Negeri Sipil, Sipil, Penerima Penerima Pensiun Pensiun PNS PNS dandan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan Usaha lainnya. Sejarah singkat penyelenggaraan program Asuransi Kesehatan Usaha lainnya. Sejarah singkat penyelenggaraan program Asuransi Kesehatan sebagai berikut :

(23)

a.

a. Tahun Tahun 19681968

Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan yang secara jelas mengatur Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan yang secara jelas mengatur  pemeliharaan

 pemeliharaan kesehatan kesehatan bagi bagi Pegawai Pegawai Negeri Negeri dan dan Penerima Penerima Pensiun Pensiun (PNS (PNS dandan ABRI) beserta anggota keluarganya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 230 ABRI) beserta anggota keluarganya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 230 Tahun 1968. Menteri Kesehatan membentuk Badan Khusus di lingkungan Tahun 1968. Menteri Kesehatan membentuk Badan Khusus di lingkungan Departemen Kesehatan RI yaitu Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Departemen Kesehatan RI yaitu Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK), dimana oleh Menteri Kesehatan RI pada waktu itu (Prof. Dr. Kesehatan (BPDPK), dimana oleh Menteri Kesehatan RI pada waktu itu (Prof. Dr. G.A. Siwabessy) dinyatakan sebagai cikal-bakal Asuransi Kesehatan Nasional. G.A. Siwabessy) dinyatakan sebagai cikal-bakal Asuransi Kesehatan Nasional.  b.

 b. Tahun 1984Tahun 1984

Untuk lebih meningkatkan program jaminan pemeliharaan kesehatan bagi Untuk lebih meningkatkan program jaminan pemeliharaan kesehatan bagi  peserta

 peserta dan dan agar agar dapat dapat dikelola dikelola secara secara profesional, profesional, Pemerintah Pemerintah menerbitkanmenerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1984 tentang Pemeliharaan Kesehatan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1984 tentang Pemeliharaan Kesehatan  bagi

 bagi Pegawai Pegawai Negeri Negeri Sipil, Sipil, Penerima Penerima Pensiun Pensiun (PNS, (PNS, ABRI ABRI dan dan Pejabat Pejabat Negara)Negara)  beserta

 beserta anggota anggota keluarganya. keluarganya. Dengan Dengan Peraturan Peraturan Pemerintah Pemerintah Nomor Nomor 23 23 TahunTahun 1984, status badan penyelenggara diubah menjadi Perusahaan Umum Husada 1984, status badan penyelenggara diubah menjadi Perusahaan Umum Husada Bhakti.

Bhakti. c.

c. Tahun Tahun 19911991

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1991, kepesertaan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1991, kepesertaan  program

 program jaminan jaminan pemeliharaan pemeliharaan kesehatan kesehatan yang yang dikelola dikelola Perum Perum Husada Husada BhaktiBhakti ditambah dengan Veteran dan Perintis Kemerdekaan beserta anggota keluarganya. ditambah dengan Veteran dan Perintis Kemerdekaan beserta anggota keluarganya. Disamping itu, perusahaan diijinkan memperluas jangkauan kepesertaannya ke Disamping itu, perusahaan diijinkan memperluas jangkauan kepesertaannya ke  badan usaha dan badan lainnya sebagai peserta sukarela.

(24)

d. Tahun d. Tahun 19921992

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1992 status Perum Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1992 status Perum diubah menjadi Perusahaan Perseroan (PT Persero) dengan pertimbangan diubah menjadi Perusahaan Perseroan (PT Persero) dengan pertimbangan fleksibilitas pengelolaan keuangan, kontribusi kepada Pemerintah dapat fleksibilitas pengelolaan keuangan, kontribusi kepada Pemerintah dapat dinegosiasi untuk kepentingan pelayanan kepada peserta dan manajemen lebih dinegosiasi untuk kepentingan pelayanan kepada peserta dan manajemen lebih mandiri.

mandiri. e.

e. Tahun Tahun 20052005

PT. Askes (Persero) diberi tugas oleh Pemerintah melalui Departemen PT. Askes (Persero) diberi tugas oleh Pemerintah melalui Departemen Kesehatan RI, sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor Kesehatan RI, sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1241/MENKES/SK/XI/2004 dan Nomor 56/MENKES/SK/I/2005, sebagai 1241/MENKES/SK/XI/2004 dan Nomor 56/MENKES/SK/I/2005, sebagai Penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin Penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (PJKMM/ASKESKIN). (PJKMM/ASKESKIN). Dasar penyelenggaraan: Dasar penyelenggaraan: a) a) UUD 1945.UUD 1945.  b)

 b) UU No. 23/1992 tentang Kesehatan.UU No. 23/1992 tentang Kesehatan. c)

c) UU No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).UU No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). d)

d) Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1241/MENKES/SK/XI/2004 danKeputusan Menteri Kesehatan Nomor 1241/MENKES/SK/XI/2004 dan  Nomor 56/MENKES/SK/I/20

 Nomor 56/MENKES/SK/I/2005.05. Prinsip penyelenggaraan Mengacu pada: Prinsip penyelenggaraan Mengacu pada:

a)

a) Diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan azas gotongDiselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan azas gotong royong sehingga terjadi subsidi silang.

royong sehingga terjadi subsidi silang.  b)

(25)

c)

c) Pelayanan kesehatan dengan prinsip managed care dilaksanakan secaraPelayanan kesehatan dengan prinsip managed care dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

terstruktur dan berjenjang. d)

d) Program diselenggarakan dengan prinsip nirlaba.Program diselenggarakan dengan prinsip nirlaba. e)

e) Menjamin adanya protabilitas dan ekuitas dalam pelayanan kepadaMenjamin adanya protabilitas dan ekuitas dalam pelayanan kepada  peserta.

 peserta. f)

f) Adanya Adanya akuntabilitas akuntabilitas dan dan transparansi transparansi yang yang terjamin terjamin dengandengan mengutamakan prinsip kehati-hatian, efisiensi dan efektifitas.

mengutamakan prinsip kehati-hatian, efisiensi dan efektifitas.

f.

f. Tahun Tahun 20142014

Mulai tanggal 1 Januari 2014, PT Askes

Mulai tanggal 1 Januari 2014, PT Askes Indonesia (Persero) berubah namaIndonesia (Persero) berubah nama menjadi

menjadi BPJS KesehatanBPJS Kesehatan  sesuai dengan Undang-Undang No. 24 tahun 2011  sesuai dengan Undang-Undang No. 24 tahun 2011 tentang BPJS.

tentang BPJS.

2.1.2

2.1.2 Landasan Hukum Landasan Hukum TerbentukTerbentuknya nya BPJS BPJS KesehatanKesehatan

Dasar hukum transformasi Askes menjadi BPJS Kesehatan ialah: Dasar hukum transformasi Askes menjadi BPJS Kesehatan ialah: 1.

1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan SosialUndang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial  Nasional.

 Nasional. 2.

2. Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan PenyelenggaraUndang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Jaminan Sosial.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, menjelaskan bahwa Sistem Jaminan Sosial Nasional adalah suatu Sosial Nasional, menjelaskan bahwa Sistem Jaminan Sosial Nasional adalah suatu tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan  penyelenggaraan jaminan sosial

 penyelenggaraan jaminan sosial. Sistem . Sistem Jaminan Sosial Jaminan Sosial Nasional diselenggarakanNasional diselenggarakan  berdasarkan asas kemanusiaan, asas manfaat, dan asas keadilan sosial bagi seluruh  berdasarkan asas kemanusiaan, asas manfaat, dan asas keadilan sosial bagi seluruh

(26)

rakyat Indonesia. Sistem Jaminan Sosial Nasional bertujuan untuk memberikan rakyat Indonesia. Sistem Jaminan Sosial Nasional bertujuan untuk memberikan  jaminan terpenuhinya dasar hidup yang layak bagi

 jaminan terpenuhinya dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan/atau setiap peserta dan/atau anggotaanggota keluarganya.

keluarganya.

Sistem Jaminan Sosial Nasional diselenggarakan berdasarkan pada prinsip: Sistem Jaminan Sosial Nasional diselenggarakan berdasarkan pada prinsip:

a.

a. Kegotong-royonganKegotong-royongan

Gotong-royong sesungguhnya sudah menjadi salah satu prinsip dalam Gotong-royong sesungguhnya sudah menjadi salah satu prinsip dalam hidup bermasyarakat dan juga merupakan salah satu akar dalam hidup bermasyarakat dan juga merupakan salah satu akar dalam kebudayaan kita. Dalam SJSN, prinsip gotong royong berarti peserta yang kebudayaan kita. Dalam SJSN, prinsip gotong royong berarti peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu, peserta yang sehat mampu membantu peserta yang kurang mampu, peserta yang sehat membantu yang sakit atau yang berisiko tinggi, dan peserta yang sehat membantu yang sakit atau yang berisiko tinggi, dan peserta yang sehat membantu yang sakit. Hal ini terwujud karena kepesertaan SJSN bersifat membantu yang sakit. Hal ini terwujud karena kepesertaan SJSN bersifat wajib untuk seluruh penduduk, tanpa pandang bulu. Dengan demikian, wajib untuk seluruh penduduk, tanpa pandang bulu. Dengan demikian, melalui prinsip gotong royong jaminan sosial dapat menumbuhkan melalui prinsip gotong royong jaminan sosial dapat menumbuhkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  b.

 b.  Nirlaba Nirlaba

Pengelolaan dana amanat oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Pengelolaan dana amanat oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah nirlaba bukan untuk mencari laba (

(BPJS) adalah nirlaba bukan untuk mencari laba ( for  for profit profit oriented oriented ).). Sebaliknya, tujuan utama adalah untuk memenuhi sebesar-besarnya Sebaliknya, tujuan utama adalah untuk memenuhi sebesar-besarnya kepentingan peserta. Dana yang dikumpulkan dari masyarakat adalah dana kepentingan peserta. Dana yang dikumpulkan dari masyarakat adalah dana amanat, sehingga hasil pengembangannya, akan di manfaatkan amanat, sehingga hasil pengembangannya, akan di manfaatkan sebesar- besarnya untuk kepentingan peserta.

(27)

c.

c. Prinsip Keterbukaan, Kehati-hatian dan AkuntabilitasPrinsip Keterbukaan, Kehati-hatian dan Akuntabilitas

Prinsip prinsip manajemen ini mendasari seluruh kegiatan pengelolaan Prinsip prinsip manajemen ini mendasari seluruh kegiatan pengelolaan dana yang berasal dari iuran peserta

dana yang berasal dari iuran peserta dan hasil pengembangannya.dan hasil pengembangannya. d.

d. PortabilitasPortabilitas

Prinsip portabilitas jaminan sosial dimaksudkan untuk memberikan Prinsip portabilitas jaminan sosial dimaksudkan untuk memberikan  jaminan

 jaminan yang yang berkelanjutan berkelanjutan kepada kepada peserta peserta sekalipun sekalipun mereka mereka berpindahberpindah  pekerjaan

 pekerjaan atau atau tempat tempat tinggal tinggal dalam dalam wilayah wilayah Negara Negara Kesatuan Kesatuan RepublikRepublik Indonesia.

Indonesia. e.

e. Kepesertaan Bersifat WajibKepesertaan Bersifat Wajib

Kepesertaan wajib dimaksudkan agar seluruh rakyat menjadi peserta Kepesertaan wajib dimaksudkan agar seluruh rakyat menjadi peserta sehingga dapat terlindungi. Meskipun kepesertaan bersifat wajib bagi sehingga dapat terlindungi. Meskipun kepesertaan bersifat wajib bagi seluruh rakyat, penerapannya tetap disesuaikan dengan kemampuan seluruh rakyat, penerapannya tetap disesuaikan dengan kemampuan ekonomi rakyat dan pemerintah serta kelayakan penyelenggaraan program. ekonomi rakyat dan pemerintah serta kelayakan penyelenggaraan program. Tahapan pertama dimulai dari pekerja di sektor formal, bersamaan dengan Tahapan pertama dimulai dari pekerja di sektor formal, bersamaan dengan itu sektor informal dapat menjadi peserta secara mandiri, sehingga pada itu sektor informal dapat menjadi peserta secara mandiri, sehingga pada akhirnya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dapat mencakup seluruh akhirnya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dapat mencakup seluruh rakyat.

rakyat. f.

f. Dana amanatDana amanat

Dana yang terkumpul dari iuran peserta merupakan dana titipan kepada Dana yang terkumpul dari iuran peserta merupakan dana titipan kepada  badan-badan

 badan-badan penyelenggara penyelenggara untuk untuk dikelola dikelola sebaik-baiknya sebaik-baiknya dalam dalam rangkarangka mengoptimalkan dana tersebut untuk kesejahteraan peserta.

mengoptimalkan dana tersebut untuk kesejahteraan peserta. g.

g. Hasil Jaminan Sosial dipergunakan seluruhnya untuk pengembanganHasil Jaminan Sosial dipergunakan seluruhnya untuk pengembangan  program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta.pengelolaan Dana.  program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta.pengelolaan Dana.

(28)

Sedangkan dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Sedangkan dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, menjelaskan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Penyelenggara Jaminan Sosial, menjelaskan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang selanjutnya disingkat BPJS adalah badan hukum yang dibentuk untuk yang selanjutnya disingkat BPJS adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. BPJS bertujuan untuk mewujudkan menyelenggarakan program jaminan sosial. BPJS bertujuan untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang terselenggaranya pemberian jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap Peserta dan/atau

layak bagi setiap Peserta dan/atau anggota keluarganya.anggota keluarganya.

BPJS menyelenggarakan sistem jaminan sosial nasional berdasarkan as BPJS menyelenggarakan sistem jaminan sosial nasional berdasarkan as as :as :

a)

a) kemanusiaan;kemanusiaan;  b)

 b) manfaat; danmanfaat; dan c)

c) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011, BPJS akan Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011, BPJS akan menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang ada di Indonesia yaitu menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang ada di Indonesia yaitu lembaga asuransi jaminan kesehatan PT

lembaga asuransi jaminan kesehatan PT AskesAskes  dan lembaga jaminan sosial  dan lembaga jaminan sosial ketenaga kerjaan PT

ketenaga kerjaan PT Jamsostek Jamsostek . Transformasi PT Askes dan PT Jamsostek. Transformasi PT Askes dan PT Jamsostek menjadi BPJS dilakukan secara bertahap. Pada awal 2014, PT Askes akan menjadi BPJS dilakukan secara bertahap. Pada awal 2014, PT Askes akan menjadi BPJS Kesehatan, selanjutnya pada 2015 giliran PT Jamsostek menjadi menjadi BPJS Kesehatan, selanjutnya pada 2015 giliran PT Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan.

Setiap warga negara Indonesia dan warga asing yang sudah berdiam di Setiap warga negara Indonesia dan warga asing yang sudah berdiam di Indonesia selama minimal enam bulan wajib menjadi anggota BPJS. Ini sesuai Indonesia selama minimal enam bulan wajib menjadi anggota BPJS. Ini sesuai  pasal

 pasal 14 14 UU UU BPJS. BPJS. Setiap Setiap perusahaan perusahaan wajib wajib mendaftarkan mendaftarkan pekerjanya pekerjanya sebagaisebagai anggota BPJS. Sedangkan orang atau keluarga yang tidak bekerja pada anggota BPJS. Sedangkan orang atau keluarga yang tidak bekerja pada  perusahaan

 perusahaan wajib wajib mendaftarkan mendaftarkan diri diri dan dan anggota anggota keluarganya keluarganya pada pada BPJS. BPJS. SetiapSetiap  peserta

(29)

 bagi

 bagi warga warga miskin, miskin, iuran iuran BPJS BPJS ditanggung pemerintah ditanggung pemerintah melalui melalui program program BantuanBantuan Iuran.

Iuran.

Menjadi peserta BPJS tidak hanya wajib bagi pekerja di sektor formal, Menjadi peserta BPJS tidak hanya wajib bagi pekerja di sektor formal, namun juga pekerja informal. Pekerja informal juga wajib menjadi anggota BPJS namun juga pekerja informal. Pekerja informal juga wajib menjadi anggota BPJS Kesehatan. Para pekerja wajib mendaftarkan dirinya dan membayar iuran sesuai Kesehatan. Para pekerja wajib mendaftarkan dirinya dan membayar iuran sesuai dengan tingkatan manfaat yang diinginkan.

dengan tingkatan manfaat yang diinginkan.

Jaminan kesehatan secara universal diharapkan bisa dimulai secara Jaminan kesehatan secara universal diharapkan bisa dimulai secara  bertahap

 bertahap pada pada 2014 2014 dan dan pada pada 2019, 2019, diharapkan diharapkan seluruh seluruh warga warga Indonesia Indonesia sudahsudah memiliki jaminan kesehatan tersebut. Menteri Kesehatan

memiliki jaminan kesehatan tersebut. Menteri Kesehatan  Nafsiah  Nafsiah MboiMboi menyatakan BPJS Kesehatan akan diupayakan untuk menanggung segala jenis menyatakan BPJS Kesehatan akan diupayakan untuk menanggung segala jenis  penyakit namun dengan melak

 penyakit namun dengan melakukan upaya efisiensi.ukan upaya efisiensi.

Kementerian Sosial mengklaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kementerian Sosial mengklaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang berlaku pada awal 2014 akan menjadi program jaminan (BPJS) Kesehatan yang berlaku pada awal 2014 akan menjadi program jaminan sosial terbaik dan terbesar di Asia. Namun pelaksanaan

sosial terbaik dan terbesar di Asia. Namun pelaksanaan Sistem Jaminan SosialSistem Jaminan Sosial  Nasional

 Nasional  oleh BPJS pada 2014 diperkirakan terkendala persiapan dan  oleh BPJS pada 2014 diperkirakan terkendala persiapan dan infrastruktur. Misalnya, jumlah kamar rumah sakit kelas III yang masih kurang infrastruktur. Misalnya, jumlah kamar rumah sakit kelas III yang masih kurang 123 ribu unit. Jumlah kamar rumah sakit kelas III saat ini tidak bisa menampung 123 ribu unit. Jumlah kamar rumah sakit kelas III saat ini tidak bisa menampung 29 juta orang miskin. Kalangan DPR menilai BPJS Kesehatan belum siap 29 juta orang miskin. Kalangan DPR menilai BPJS Kesehatan belum siap  beroperasi pada 2014 mendatang.

 beroperasi pada 2014 mendatang.

2.1.3 Transformasi Askes menjadi BPJS Kesehatan 2.1.3 Transformasi Askes menjadi BPJS Kesehatan

UU SJSN dan UU BPJS memberi arti kata ‘transformasi’ sebagai UU SJSN dan UU BPJS memberi arti kata ‘transformasi’ sebagai  perubahan

(30)

sosial, menjadi BPJS.

sosial, menjadi BPJS. Perubahan bentuk Perubahan bentuk bermakna perubahan kbermakna perubahan karakteristik badanarakteristik badan  penyelenggara

 penyelenggara jaminan jaminan sosial sosial sebagai sebagai penyesuaian penyesuaian atas atas perubahan perubahan filosofifilosofi  penyelenggaraan

 penyelenggaraan program program jaminan jaminan sosial. sosial. Perubahan Perubahan karakteristik karakteristik berartiberarti  perubahan

 perubahan bentuk bentuk badan badan hukum hukum yang yang mencakup mencakup pendirian, pendirian, ruang ruang lingkup lingkup kerjakerja dan kewenangan badan yang selanjutnya diikuti dengan perubahan struktur dan kewenangan badan yang selanjutnya diikuti dengan perubahan struktur organisasi, prosedur kerja dan budaya organisasi.

organisasi, prosedur kerja dan budaya organisasi.

Transformasi menjadi kosakata penting sejak tujuh tahun terakhir di Transformasi menjadi kosakata penting sejak tujuh tahun terakhir di Indonesia, tepatnya sejak diundangkannya UU SJSN pada 19 Oktober 2004. Indonesia, tepatnya sejak diundangkannya UU SJSN pada 19 Oktober 2004. Transformasi akan menghadirkan identitas baru dalam penyelenggaraan program Transformasi akan menghadirkan identitas baru dalam penyelenggaraan program  jaminan sosial di Indonesia.

 jaminan sosial di Indonesia.

Perintah transformasi kelembagaan badan penyelenggara jaminan sosial Perintah transformasi kelembagaan badan penyelenggara jaminan sosial diatur dalam UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU diatur dalam UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN).

SJSN). Penjelasan Umum alinea kesepuluh Penjelasan Umum alinea kesepuluh UU SJSN menjelaskan bUU SJSN menjelaskan bahwa, Badanahwa, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dibentuk oleh UU SJSN adalah Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang dibentuk oleh UU SJSN adalah transformasi dari badan penyelenggara jaminan sosial yang tengah berjalan dan transformasi dari badan penyelenggara jaminan sosial yang tengah berjalan dan dimungkinkan membentuk badan penyelenggara baru.

dimungkinkan membentuk badan penyelenggara baru.

Transformasi badan penyelenggara diatur lebih rinci dalam UU No. 24 Transformasi badan penyelenggara diatur lebih rinci dalam UU No. 24 tahun 2011

tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sotentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS). sial (UU BPJS). UU BPJSUU BPJS adalah pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi atas Perkara No. adalah pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi atas Perkara No. 007/PUU-III/2005.

III/2005.

Penjelasan Umum UU BPJS alinea keempat mengemukakan bahwa UU Penjelasan Umum UU BPJS alinea keempat mengemukakan bahwa UU BPJS merupakan pelaksanaan Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 52 UU SJSN pasca BPJS merupakan pelaksanaan Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 52 UU SJSN pasca Putusan Mahkamah

(31)

BPJS dan transformasi k

BPJS dan transformasi kelembagaan PT ASKES elembagaan PT ASKES (Persero), (Persero), PT ASABRIPT ASABRI (Persero), PT JAMSOSTEK (Persero) dan PT TASPEN (Persero) menjadi (Persero), PT JAMSOSTEK (Persero) dan PT TASPEN (Persero) menjadi BPJS.

BPJS. Transformasi kelembagaan diikuTransformasi kelembagaan diikuti adanya pengalihan ti adanya pengalihan peserta, program,peserta, program, aset dan liabilitas, serta hak dan kewajiban.

aset dan liabilitas, serta hak dan kewajiban.

Dengan telah disahkan dan diundangkannya UU No. 24 Tahun 2011 Dengan telah disahkan dan diundangkannya UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS), pada tanggal 25 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS), pada tanggal 25  November

 November 2011, 2011, maka maka PT PT Askes Askes (Persero) (Persero) ditranformasi ditranformasi menjadi menjadi BPJSBPJS Kesehatan. Transformasi tersebut meliputi perubahan sifat, organ dan prinsip Kesehatan. Transformasi tersebut meliputi perubahan sifat, organ dan prinsip  pengelolaan,

 pengelolaan, atau atau dengan dengan kata kata lain lain berkaitan berkaitan dengan dengan perubahan perubahan stuktur stuktur dandan  budaya organisasi.

 budaya organisasi.

UU BPJS menentukan bahwa PT Askes (Persero) dinyatakan bubar tanpa UU BPJS menentukan bahwa PT Askes (Persero) dinyatakan bubar tanpa likuidasi pada saat mulai beroperasinya BPJS Kesehatan pada tanggal 1 Januari likuidasi pada saat mulai beroperasinya BPJS Kesehatan pada tanggal 1 Januari 2014. Tranformasi PT Askes (Persero) menjadi badan hukum publik BPJS 2014. Tranformasi PT Askes (Persero) menjadi badan hukum publik BPJS Kesehatan diantarkan oleh Dewan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) Kesehatan diantarkan oleh Dewan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) sampai dengan mulai beroperasinya BPJS Kesehatan.

sampai dengan mulai beroperasinya BPJS Kesehatan.

Masa persiapan transformasi PT ASKES (Persero) menjadi BPJS Masa persiapan transformasi PT ASKES (Persero) menjadi BPJS Kesehatan adalah selama dua tahun terhitung mulai 25 November 2011 sampai Kesehatan adalah selama dua tahun terhitung mulai 25 November 2011 sampai dengan 3

dengan 31 Desember 2013. 1 Desember 2013. Dalam masa persiapan, Dalam masa persiapan, Dewan Komisaris danDewan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero) ditugasi untuk menyiapkan operasional BPJS Direksi PT Askes (Persero) ditugasi untuk menyiapkan operasional BPJS Kesehatan, serta menyiapkan pengalihan asset dan liabilitas, pegawai serta hak Kesehatan, serta menyiapkan pengalihan asset dan liabilitas, pegawai serta hak dan kewajiban PT Askes (Persero) ke BPJS Kesehatan.

dan kewajiban PT Askes (Persero) ke BPJS Kesehatan. Penyiapan operasional BPJS Kesehatan mencakup: Penyiapan operasional BPJS Kesehatan mencakup: 1.

(32)

2.

2. sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan.sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan. 3.

3.  penentuan program jaminan kesehatan yang sesuai dengan  penentuan program jaminan kesehatan yang sesuai dengan UU SJSN.UU SJSN. 4.

4. koordinasi koordinasi dengan dengan Kementerian Kementerian Kesehatan Kesehatan untuk untuk mengalihkanmengalihkan  penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

 penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). 5.

5. kordinasi kordinasi dengan dengan KemHan,TNI KemHan,TNI dan dan POLRI POLRI untuk untuk mengalihkanmengalihkan  penyelenggaraan progra

 penyelenggaraan program m pelayanan pelayanan kesehatan kesehatan bagi bagi anggota anggota TNI/POLRI TNI/POLRI dandan PNS di lingkungan KemHan,TNI/POLRI; dan

PNS di lingkungan KemHan,TNI/POLRI; dan 6.

6. koordinasi koordinasi dengan dengan PT PT Jamsostek Jamsostek (Persero) (Persero) untuk untuk mengalihkanmengalihkan  penyelenggaraan program jaminan pemeliharaan kesehatan Jamsostek.

 penyelenggaraan program jaminan pemeliharaan kesehatan Jamsostek.

Penyiapan pengalihan asset dan liabilitas, pegawai serta hak dan kewajiban Penyiapan pengalihan asset dan liabilitas, pegawai serta hak dan kewajiban PT Askes (Persero) ke BPJS Kesehatan, mencakup penunjukan kantor akuntan PT Askes (Persero) ke BPJS Kesehatan, mencakup penunjukan kantor akuntan  publik untuk melakukan

 publik untuk melakukan audit atas:audit atas: 1.

1. laporan keuangan penutup PT Askes(Persero),laporan keuangan penutup PT Askes(Persero), 2.

2. laporan posisi keuangan pembukaan BPJS Kes,laporan posisi keuangan pembukaan BPJS Kes, 3.

3. laporan posisi keuangan pembukaan dana jaminan kesehatan.laporan posisi keuangan pembukaan dana jaminan kesehatan. Pada saat BPJS Kesehatan

Pada saat BPJS Kesehatan mulai beroperasi mulai beroperasi pada 1 Januari 2pada 1 Januari 2014, PT014, PT Askes (Persero) dinyatakan

Askes (Persero) dinyatakan bubar tanpa likububar tanpa likuidasi. idasi. Semua asset dan Semua asset dan liabilitas sertaliabilitas serta hak dan kewajiban hukum PT Askes (Persero) menjadi asset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum PT Askes (Persero) menjadi asset dan liabilitas serta hak dan kewajiban hukum BPJS Kesehatan, dan semua pegawai PT Askes hak dan kewajiban hukum BPJS Kesehatan, dan semua pegawai PT Askes (Persero) menjadi pegawai BPJS Kesehatan.

(Persero) menjadi pegawai BPJS Kesehatan.

Pada saat yang sama, Menteri BUMN selaku RUPS mengesahkan laporan Pada saat yang sama, Menteri BUMN selaku RUPS mengesahkan laporan  posisi

 posisi keuangan keuangan penutup penutup PT PT Askes Askes (Persero) (Persero) setelah setelah dilakukan dilakukan audit audit kantorkantor akuntan publik.

(33)

 pembuka

 pembuka BPJS BPJS Kes Kes dan dan laporan laporan keuangan keuangan pembuka pembuka dana dana jaminanjaminan kesehatan.

kesehatan. Untuk pertama kali, DewUntuk pertama kali, Dewan Komisaris dan Dan Komisaris dan Direksi PT Askes (Persero)ireksi PT Askes (Persero) diangkat menjadi Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan untuk jangka diangkat menjadi Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan untuk jangka waktu paling lama 2 tahun sejak BPJS Kesehatan mulai beroperasi.

waktu paling lama 2 tahun sejak BPJS Kesehatan mulai beroperasi.

Mulai 1 Januari 2014, program-program jaminan kesehatan sosial yang Mulai 1 Januari 2014, program-program jaminan kesehatan sosial yang telah diselenggarakan oleh pemerintah dialihkan kepada BPJS Kesehatan. telah diselenggarakan oleh pemerintah dialihkan kepada BPJS Kesehatan. Kementerian kesehatan tidak lagi menyelenggarakan program Kementerian kesehatan tidak lagi menyelenggarakan program Jamkesmas.

Jamkesmas. Kementerian Kementerian Pertahanan, Pertahanan, TTNI NI dan dan POLRI POLRI tidak tidak lagiilag menyelenggarakan program pelayanan kesehatan bagi pesertanya, kecuali untuk menyelenggarakan program pelayanan kesehatan bagi pesertanya, kecuali untuk  pelayanan

 pelayanan kesehatan kesehatan tertentu tertentu berkaitan berkaitan dengan dengan kegiatan kegiatan operasionalnya operasionalnya yangyang ditentukan deng

ditentukan dengan Peraturan Pemerintah. an Peraturan Pemerintah. PT Jamsostek (Persero) PT Jamsostek (Persero) tidak lagitidak lagi menyelenggarakan program jaminan kesehatan pekerja.

menyelenggarakan program jaminan kesehatan pekerja.

Mencermati ruang lingkup pengaturan transformasi badan penyelenggara Mencermati ruang lingkup pengaturan transformasi badan penyelenggara  jaminan

 jaminan sosial sosial yang yang diatur diatur dalam dalam UU UU SJSN SJSN dan dan UU UU BPJS, BPJS, keberhasilankeberhasilan transformasi bergantung pada ketersediaan peraturan pelaksanaan yang harmonis, transformasi bergantung pada ketersediaan peraturan pelaksanaan yang harmonis, konsisten dan dilaksanakan

konsisten dan dilaksanakan secara efektif. secara efektif. Kemauan politik yKemauan politik yang kuat dariang kuat dari Pemerintah dan komitmen pemangku kepentingan untuk melaksanakan Pemerintah dan komitmen pemangku kepentingan untuk melaksanakan trasnformasi setidaknya tercermin dari kesungguhan menyelesaikan trasnformasi setidaknya tercermin dari kesungguhan menyelesaikan agenda-agenda regulasi yang terbengkalai.

agenda regulasi yang terbengkalai.

Peraturan perundangan jaminan sosial yang efektif akan berdampak pada Peraturan perundangan jaminan sosial yang efektif akan berdampak pada kepercayaan dan dukungan publik akan transformasi badan penyelenggara. Publik kepercayaan dan dukungan publik akan transformasi badan penyelenggara. Publik hendaknya dapat melihat dan merasakan bahwa transformasi badan penyelenggara hendaknya dapat melihat dan merasakan bahwa transformasi badan penyelenggara  bermanfaat

(34)

sebagai salah satu pilar

sebagai salah satu pilar untuk mewujudkuntuk mewujudkan kesejahteraan sosial. an kesejahteraan sosial. PembangunanPembangunan dukungan publik diiringi dengan sosialisasi yang intensif dan menjangkau dukungan publik diiringi dengan sosialisasi yang intensif dan menjangkau segenap lapisan masyarakat. Sosialisasi diharapkan dapat menumbuhkan segenap lapisan masyarakat. Sosialisasi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pentingnya penyelenggaraan SJSN dan penataan kembali kesadaran pentingnya penyelenggaraan SJSN dan penataan kembali  penyelenggaraan

 penyelenggaraan program program jaminan jaminan sosial sosial agar agar sesuai sesuai dengan dengan prinsip-prinsipprinsip-prinsip  jaminan

 jaminan sosial sosial yang yang universal, universal, sebagaimana sebagaimana diatur diatur dalam dalam Konstitusi Konstitusi dan dan UUUU SJSN.

SJSN.

2.1.4 Gambaran Umum dan Sejarah Terbentuknya BPJS Kesehatan KLOK 2.1.4 Gambaran Umum dan Sejarah Terbentuknya BPJS Kesehatan KLOK

2Sabang 2Sabang

BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang adalah BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang adalah tranformasi

tranformasi dari PT Askes (persero) Cabang Banda Aceh yang merupakan salahdari PT Askes (persero) Cabang Banda Aceh yang merupakan salah satu unit kerja pada regional 1 Medan yaitu Sumatera Utara dan Provinsi Aceh satu unit kerja pada regional 1 Medan yaitu Sumatera Utara dan Provinsi Aceh yang mempunyai tanggung jawab memberikan pelayanan pada seluruh peserta PT yang mempunyai tanggung jawab memberikan pelayanan pada seluruh peserta PT Askes (persero) Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang kini telah Askes (persero) Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang kini telah  berganti

 berganti menjadi menjadi BPJS BPJS Kesehatan Kesehatan Kantor Kantor Layanan Layanan Operasional Operasional Kota Kota SabangSabang dimana kepesertaan kini bersifat wajib. Organisasi dan tata laksana PT Askes dimana kepesertaan kini bersifat wajib. Organisasi dan tata laksana PT Askes (persero) Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang kini telah berganti (persero) Kantor Layanan Operasional Kota Sabang yang kini telah berganti menjadi BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang berdasarkan menjadi BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang berdasarkan  pada

 pada surat surat keputusan keputusan direksi direksi PT PT Askes Askes (persero) (persero) Indonesia Indonesia No.No. 248/KEP/V.I/20/Oa/1993.Tanggal 1 Oktober 1993 tentang PKM (pelayanan 248/KEP/V.I/20/Oa/1993.Tanggal 1 Oktober 1993 tentang PKM (pelayanan Keseluruhan Masyarakat).

Keseluruhan Masyarakat).

Pembentukan BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang Pembentukan BPJS Kesehatan Kantor Layanan Operasional Kota Sabang telah dilakukan sesuai surat keputusan kepala kantor regional provinsi Aceh telah dilakukan sesuai surat keputusan kepala kantor regional provinsi Aceh

Referensi

Dokumen terkait

TEKNIK DAN TATA CARA PENULISAN LAPORAN PRAKTIK KERJA

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan pada Dinas Pendapatan

Terhitung 2 Minggu hari kerja, Mahasiswa telah dapat menyusun Laporan Praktik Kerja Lapangan dengan dibimbing oleh Dosen Pembimbing yang telah dihunjuk dengan

Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini disusun sebagai gambaran dari pekerjaan yang telah dilakukan selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan dengan maksud

Judul yang diambil dalam penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini adalah “Analisis Mekanisme Pemungutan Pajak Pengahasilan (PPh) Pasal 22 Bendaharawan di Kantor

Dalam pembuatan Laporan Akhir Praktik Kerja Lapangan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ali Basyir Ritonga selaku Pembimbing praktik kerja lapangan ini yang telah

3.2.2 Pelaksanaan Kerja Pada bagian pelaksanaan kerja ditempat praktik kerja lapangan penulis ditugaskan pada dua bagian yaitu bagian Umum dan Protokol, pelaksanaan praktik kerja

HALAMAN PERSETUJUAN INSTANSI Laporan Kerja Praktik ini telah disetujui sebagai proses pengajuan seminar bagi : Nama : Bukhari f.a Tuharea NIM 1800018040 Tempat Kerja Praktik :