• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS LAHAN KRITIS DAN ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN PADA SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI BINANGA LANTANG DI SULAWESI SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS LAHAN KRITIS DAN ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN PADA SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI BINANGA LANTANG DI SULAWESI SELATAN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Parameter Lahan Kritis pada Setiap Fungsi Kawasan
Tabel 3.Klasifikasi skoring penutupan lahan di Kawasan Hutan Lindung
Tabel 5. Klasifikasi skoring kemiringan lereng
Tabel 7. Klasifikasi skoring manajemen
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian mengenai “Pemodelan Arahan Fungsi Kawasan Lahan untuk Evaluasi Penggunaan Lahan Eksisting Menggunakan Data Penginderaan Jauh di sub Daerah Aliran Sungai

Gambar 34 Peta penutupan dan penggunaan lahan DAS Cibuni tahun 1978 Selanjutnya pada peta penutupan dan penggunaan lahan DAS Cibuni tahun 1995/6 (Gambar 35), memiliki kondisi

Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah suatu sistem dapat diubah dari sistem konvensional menjadi sebuah sistem berbasis geografis atau gambar, yang dimaksud dengan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan dan menginventarisasi lahan kritis di kawasan Muria berbasis aplikasi sistim informasi geografis (SIG). Untuk

Penggunaan Sistem Informasi Geografis dalam melakukan analisis perubahan tutupan lahan sangat dibutuhkan dalam tindakan pencegahan terhadap kegiatan eksploitasi maupun konversi

24 unsur institusi yang berkaitan dengan pengelolaan lahan kritis, baik dari segi kuantitas maupun kualitas pada hal mereka adalah tenaga teknis dan fasilitator yang paling

arahan pemanfaatan ruang di kawasan DAS Binanga Lumbua berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan terbagi dalam 4 fungsi kawasan, yaitu kawasan budidaya tanaman

Untuk mengantisipasi lahan kritis di Provinsi Sulawesi Selatan, SKPD yang menyelenggarakan tugas di bidang Kehutanan Daerah telah bekerja keras dalam melakukan upaya