• Tidak ada hasil yang ditemukan

SALIB LAMBANG KEMENANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SALIB LAMBANG KEMENANGAN"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

1

SALIB LAMBANG KEMENANGAN

Jumat Agung – 2 April 2021 GKI NURDIN

BERHIMPUN

AJAKAN BERIBADAH

Pnt Kalvari, Kalvari, engkau menjadi saksi!

Sang Anak yang mati, menunjukkan kasih sejati Dipikul-Nya salib, ditanggung-Nya dosa keji Umat Ya, Kristus, kami berkumpul pada kaki salib-Mu

Menghayati pengurbanan-Mu Meneladan cinta kasih-Mu

Pnt Marilah kita mengenang kematian-Nya!

Datang pada-Nya, Sang Luka, Yang Memulihkan. Yang menanggung dosa-dosa kita.

(Prosesi salib (cuplikan film atau video) dilangsungkan lebih dulu, lalu dilanjutkan dengan prosesi masuk para pelayan ibadah.)

PROSESI (Berdiri)

KJ 169: 1-5 - Memandang Salib Rajaku

(Megah & agung)

(Unison)

1. Memandang salib Rajaku yang mati untuk dunia Kurasa hancur congkakku dan harta hilang harganya

(2)

2

(Unison)

2. Tak boleh aku bermegah selain di dalam salibMu; kubuang nikmat dunia demi darahMu yang kudus.

(Interlude)

(Prosesi masuk dilangsungkan disini) (S+A)

3. Berpadu kasih dan sedih mengalir dari lukaMu; mahkota duri yang pedih menjadi keagunganMu.

(Interlude) (SATB)

4. Melihat darah lukaNya membalut tubuh Tuhanku, ‘ku mati bagi dunia dan dunia mati bagiku.

(modulasi) (SATB)

5. Andaikan jagad milikku dan kuserahkan padaNya, tak cukup bagi Tuhanku diriku yang dimintaNya.

VOTUM

PF Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

(3)

3

SALAM

PF Tuhan beserta saudara! Umat dan beserta saudara juga! PF Umat dipersilakan duduk

KATA PEMBUKA (Duduk)

Pnt Salib dikenal sebagai hukuman bagi seorang kriminal yang hina keji. Salib menjadi bahan ejekan dan celaan. Namun, pada kayu saliblah,

Kristus menebus dan memenangkan jiwa kita. Sang Mesias yang menderita,

mati tergantung di kayu salib, menuntaskan semuanya.

Salib yang hina, menjadi mulia karena Dia, Kristus Sang Raja Yang Menderita.

Sudahkah kita memaknai pengurbanan-Nya? Sejauh apa kita menghayati cinta kasih-Nya? NYANYIAN

KJ 368: 1, 3 & 4 – Pada Kaki Salib-Mu

(low mood – sedih)

(Unison)

Pada kaki salibMu, Yesus, ‘ku berlindung; Air hayat Golgota pancaran yang agung.

(4)

4

(Unison)

Refrein:

SalibMu, salibMu yang kumuliakan, hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.

(Interlude)

(SATB; accapela; string & bass)

Pada kaki salibMu kuingat kurbanMu, dalam jalan hidupku kukenang selalu.

(SATB)

Refrein:

SalibMu, salibMu yang kumuliakan, hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.

(Interlude) (SATB)

Pada kaki salibMu ‘ku tetap percaya, hingga dalam sorga k’lak jiwaku bahagia.

(SATB)

Refrein:

SalibMu, salibMu yang kumuliakan, hingga dalam sorga k’lak ada perhentian.

(5)

5 PENGAKUAN DOSA

Pnt Marilah kita berdoa secara pribadi

mengakui dosa dan kesalahan kita di hadapan-Nya.

(Berikan waktu yang cukup agar umat dapat berdoa secara pribadi.)

Ya Allah, ampunilah kami yang acapkali menyia-nyiakan kesempatan

untuk meneladani cinta-Mu yang besar. Ampunilah kami yang tak jarang tidak taat kepada kehendak-Mu yang benar.

Dengan penuh penyesalan

kami mengakui dosa dan kesalahan kami.

Ampunilah kami dan baruilah diri kami hari ke hari. Demi Kristus kami berdoa, Amin.

NYANYIAN

KJ 170:1, 2, 3 – Kepala Yang Berdarah

(mencekam)

(Unison)

Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih Penuh dengan sengsara dan luka yang pedih Meski mahkota duri menghina harkat-Mu Kau patut kukagumi: terima hormatku.

(Unison; Perempuan)

O wajah yang mulia, yang patut di sembah dan layak menerima pujian dunia,

(6)

6

(Unison; Laki2)

sekarang diludahi, dihina, dicerca, disiksa, dilukai yang salah siapakah?

(Unison)

Ya Tuhan, yang Kautanggung yaitu salahku; dosaku t’lah Kaugantung dikayu salibMu. O, kasihani daku yang harus dicela; Ampunilah hambaMu, beri anugerah!

(Berdiri)

BERITA ANUGERAH

PF 1 Petrus 1:18-19 menyatakan “Sebab kamu tahu,

bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia

yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana,

bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus

yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”

Di dalam Kristus engkau telah diampuni!

Umat

Di dalam Kristus engkau pun telah diampuni!

NYANYIAN

Kami Bangkit dari Abu bait 1, 2 & 4

(7)

7

(Unison)

Kami bangkit dari abu, dari salah dan cela Bangkit lagi dari abu, dipulihkan oleh-Mu

(perempuan)

Jerit tangis kami, Tuhan, telah Kau perhatikan Hati yang remuk Kau bentuk jadi hati yang baru

(Interlude) (Unison)

Kami bangkit dari abu, dengan kuat kuasa-Mu Bangkit dari kegagalan, menatap hari depan

(laki-laki)

Walau banyaklah rintangan dan bahaya mengancam Penyertaan-Mu menopang, membuat kami tenang

(Modulasi + Rit; Megah) (Unison)

Terpujilah Allah Bapa, pemberi kehidupan

Terpujilah Yesus Kristus yang korbankan nyawa-Nya Yang dengan Roh-Nya yang kudus memulihkan semesta Bumi yang gelap berdebu, jadi ciptaan baru

PELAYANAN FIRMAN

PERSEMBAHAN PUJIAN – GEMA SERAPHIM

Remember Me

(8)

8

BACAAN PERTAMA

Lektor Pembacaan Kitab Yesaya 52:13-53:12 (lektor membacakan Yesaya 52:13-53:12)

Demikianlah sabda Tuhan! Umat Syukur kepada Allah!

ANTAR BACAAN

Mazmur 22

(Low mood, miserable)

Syair: Juswantori Ichwan menurut Mazmur 22:2-19. Melodi: Juswantori Ichwan

(9)
(10)
(11)

11

BACAAN KEDUA

Lektor Pembacaan Surat Ibrani 10:16-25

(lektor membacakan Ibrani 10:16-25)

Demikianlah sabda Tuhan! Umat Syukur kepada Allah!

BACAAN INJIL

PF

Mari kita berdiri untuk menyambut Injil-Nya

Umat

(Menyanyikan) PKJ 35 Suci, Suci, Suci

Suci, suci, suci, jiwaku menyembah-Mu

Hatiku mengagungkan-Mu

Suci, Kau, Tuhan

PF Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Yohanes 18:1-19:42

(12)

12 Demikianlah Injil Yesus Kristus. Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang

memeliharanya. Umat (menyanyikan) Hosana

Lagu: Rusia Ortodoks, mod.

KHOTBAH

(Duduk)

Salib Lambang Kemenangan

SAAT HENING

Dilakukan tanpa ada suara apapun

PENGAKUAN IMAN

(Berdiri)

Penatua Umat dipersilakan berdiri

Marilah kita bersama dengan umat Allah di masa lalu, masa kini, dan masa depan, mengingat janji baptisan kita dengan mengikrarkan Pengakuan Iman Rasuli.

Umat Aku percaya dst.

Penatua

Umat dipersilakan duduk

DOA SYAFAAT

(Duduk)

(13)

13

PELAYANAN PERSEMBAHAN

PENGANTAR PERSEMBAHAN

Penatua Marilah kita memberikan persembahan dengan mengingat Firman Tuhan dari Ibrani 13:15-16,

“Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa

mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”

Saudara dapat mengirimkan persembahan melalui nomor rekening GKI Nurdin yang tertera pada layar atau yang juga dimuat di dalam Warta Jemaat online. Persembahan juga dapat dimasukkan ke dalam amplop dan diserahkan langsung ke gereja, setiap hari Sabtu pukul 08.00 – 16.00

NYANYIAN

(penatua membuka kain penutup kain meja perjamuan dan penutup nampan saat lagu persembahan dimulai)

KJ 174a:1,2,5 – Ku Heran Jurus’lamatku

(SATB)

Kuheran Jurus’lamatku bagiku tersalib? Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?

(14)

14

(SATB)

Menanggung kejahatanku tersiksa Almasih? Betapa agung rahmatNya, kasihNya tak terp’ri!

(Interlude) (SATB)

Tak dapat air mataku membalas kasihNya. Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan, t’rimalah.

(Berdiri)

DOA PERSEMBAHAN

Pnt. Umat diundang untuk berdiri, mari kita berdoa…. Tuhan, dengan kerendahan hati kami membawa

persembahan syukur kepada-Mu. Kami menyadari, sebesar apapun persembahan yang kami bawa, tidak akan pernah sepadan dengan karya keselamatan yang telah Kau nyatakan bagi kami di kayu salib. Namun, biarlah kami tetap setia dan taat untuk menyangkal diri dan memikul salib kami masing-masing, agar kami dapat mempersembahkan hidup yang seturut kehendak. Sebab kami tau diri kamilah yang sesungguhnya Engkau minta menjadi persembahan yang paling sejati.

Terima kasih Tuhan untuk pengorbanan-Mu. Di dalam Kristus kami mengucap syukur. Amin.

(15)

15

LITURGI SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS

PERSIAPAN

PF Umat yang dikasihi Tuhan, saat ini kita berada dalam situasi yang luar biasa, di mana pandemi Covid-19 telah berdampak besar terhadap ritme kehidupan dan

peribadahan kita. Di satu sisi, kita berjalan dalam iman dan terus berdoa agar masa krisis segera berlalu dan ritme peribadahan dapat kembali berjalan seperti semula. Namun di sisi lain, situasi sekarang mengharuskan kita beradaptasi, sehingga gereja tetap dapat menjadi saluran rahmat Tuhan, secara khusus lewat Perjamuan Kudus. Sebentar lagi kita akan merayakan Perjamuan Kudus. Sejatinya Perjamuan Kudus dirayakan ketika umat dapat bersama-sama hadir di dalam Kebaktian. Unsur

persekutuan sangatlah penting dalam perjamuan, karena Perjamuan Kudus bukan hanya mempersatukan kita dengan Kristus, melainkan juga dengan jemaat sebagai tubuh Kristus.

Situasi pandemi saat ini belum memungkinkan seluruh anggota jemaat dan simpatisan hadir dalam kebaktian di gedung gereja. Oleh karena itu Perjamuan yang kita adakan hari ini berupaya agar umat yang tidak dapat hadir di gedung gereja dapat berpartisipasi, dengan bantuan teknologi komunikasi online. Umat yang ada di rumah dapat berpartisipasi dalam Perjamuan Kudus dengan

(16)

16 menyiapkan roti dan air anggur atau teh yang tersedia di rumah masing-masing.

Marilah kita mulai perjamuan ini dengan pengarahan hati.

PENGARAHAN HATI

PF Marilah kita mengarahkan hati kepada Tuhan Umat Kami mengarahkan hati kepada Tuhan. PF Marilah kita bersyukur kepada Tuhan, Allah kita. Umat Sungguh layak bersyukur kepada-Nya.

PREFASI DAN SANCTUS-BENEDICTUS

PF Ya Allah Pencipta, kami bersyukur kepada-Mu,

sebab Engkaulah yang memberi kami nafas kehidupan. Engkau menyertai kami di sepanjang jalan.

Pada saat kami tersesat, terjatuh dan gagal,

tak henti-hentinya Engkau merengkuh kami kembali. Engkau menyediakan pemulihan, pengampunan, dan pembaruan kehidupan.

Ketika air bah datang,

Engkau menyediakan bahtera. Ketika kegelapan datang, Engkau menyediakan tiang api. Ketika wabah penyakit datang, Engkau menyediakan keselamatan.

(17)

17 Ketika kesesakan datang,

Engkau menyediakan kelegaan.

Hari demi hari, kasih setia-Mu tetap nyata di dalam kehidupan kami.

Maka bersama umat-Mu di seluruh muka bumi, kemuliaan-Mu kami agungkan,

dalam paduan suara bersama para malaikat yang tak henti-hentinya menyanyi:

Umat (menyanyikan) NKB 156: 1 & 4 – Angkat Hatimu

(Unison)

Angkat hatimu, angkat pada Tuhan. Ucaplah syukur, syukur kepadaNya. Sungguh pantaslah, Bapa Mahakuasa. sungguh pantaslah kini dan abadi. dan di mana pun bersyukur padaNya!

(Unison)

Kami berseru: Suci, suci, suci Tuhan yang esa, Pencipta semesta. Dunia penuh kemuliaanMu.

Diberkatilah Kristus, UtusanMu. Kami berseru: “Hosana” padaNya.

(18)

18

PENETAPAN PERJAMUAN KUDUS

PF Kita bersyukur karena Bapa Yang Mahakudus senantiasa menyertai kita,

dan Kristus mengundang kita

untuk mengambil bagian dalam perjamuan kudus ini. Kita yakin bahwa Roh Kudus

telah dicurahkan atas kita, sehingga dengan iman, kita mengalami kehadiran Kristus bersama kita yang hadir di sini, maupun yang berpartisipasi dari tempat kita masing-masing berada saat ini. Kristus, yang pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti .... (Pendeta mengambil roti)

dan sesudah itu Ia mengucapkan syukur atasnya. Ia memecah-mecahkannya dan berkata,

“Inilah Tubuh-Ku yang kuserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”.

Kristus, yang juga mengambil cawan, sesudah makan... (Pendeta mengambil cawan), lalu berkata,

“Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku.

Perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!”

PERINGATAN AKAN KRISTUS

PF Pada saat ini kita hadir dalam peristiwa karya kasih Allah yang menyelamatkan dunia: kelahiran dan kehidupan Kristus,

(19)

Anak-19 Nya, di antara manusia, pembaptisan-Nya, perjamuan malam terakhir bersama murid-murid-Nya, kematian-Nya. Kita

memberitakan kebangkitan Kristus dan kenaikan-Nya ke Surga dalam kemuliaan, di mana Ia berdoa bagi dunia. Kita

merindukan kedatangan Kristus kembali pada akhir zaman untuk menggenapi segala sesuatu.

Maka sebagai persekutuan yang dipersatukan dengan dan dalam Kristus, kita mengingat pengurbanan Kristus yang menyelamatkan, yang dikaruniakan kepada umat manusia di semua tempat.

U Terpujilah Kristus!

PF Ketika kita mengambil bagian dalam perjamuan kudus ini, Roh Kudus menolong kita sehingga kita dipersatukan dalam Kristus menjadi satu tubuh dan satu roh, dan menjadi persembahan yang hidup bagi Allah.

U Terpujilah Roh Kudus!

PF Melalui Kristus, dengan Kristus, dalam Kristus, semua hormat dan kemuliaan bagi Allah Bapa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, sekarang dan selama-lamanya.

U Terpujilah Bapa, Anak, dan Roh Kudus!

DOA BAPA KAMI

(diucapkan bersama-sama)

(20)

20 PF Tuhan telah mengampuni dan mempersatukan kita. Oleh

karena itu marilah kita hidup dalam damai dan pengampunan. Damai Tuhan besertamu!

U Dan besertamu juga!

(Pendeta dan para pelayan ibadah saling memberikan salam damai dan kepada umat di rumah)

PEMECAHAN ROTI DAN PENUANGAN AIR ANGGUR

PF (Sambil memecah-mecahkan roti) Roti yang dipecahkan ini

adalah persekutuan dengan tubuh Kristus.

(Sambil menuangkan air anggur ke cawan lalu mengangkat cawan)

Cawan minuman syukur ini

adalah persekutuan dengan darah Kristus. Ambillah!

Bagi umat yang mengikuti Sakraman Perjamuan Kudus di rumah, salah satu anggota keluarga dapat membagikan roti dan anggur kepada anggota keluarga yang lainnya.

PEMBAGIAN ROTI DAN AIR ANGGUR

Para penatua yang bertugas memakai masker/face shield dan sarung tangan sekali pakai (disposable), kemudian mengambil nampan berisi roti/air anggur. Hosti dan air anggur yang sudah dibungkus menjadi 1 paket dibagikan oleh satu orang penatua saja.

Umat yang hadir di gereja (para pelayan ibadah) berbaris maju satu-persatu untuk mengambil roti dan air anggur. Umat berjalan menuju penatua yang memegang baki

(21)

21

berisi hosti dan anggur dan mengambilnya dari baki tersebut. Setelah itu umat kembali ke tempat duduknya dan menunggu sampai semua telah terlayani.

MAKAN DAN MINUM BERSAMA

(layar menampilkan potongan video teknis cara membuka paket hosti dan anggur)

PF Umat yang ada di ruangan ini maupun di rumah masing-masing, ingat dan percayalah,

bahwa tubuh Tuhan kita, Yesus Kristus telah diserahkan bagi keselamatan dunia! Makanlah! (umat memakan roti bersama-sama) PF Ingat dan percayalah,

bahwa darah Tuhan kita, Yesus Kristus, telah dicurahkan bagi keselamatan dunia! Minumlah! (umat meminum anggur bersama-sama)

UNGKAPAN SYUKUR

PF Pujilah TUHAN, hai jiwaku!

Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku,

dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau

(22)

22 Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan,

sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.

(Mazmur 103:1-5) (Meja perjamuan dapat dirapikan sesudah ungkapan syukur,

diiringi dengan musik instrumen).

PENGUTUSAN

PF Pergilah di dalam ketaatan untuk memikul salib.

Hadapilah pencobaan dan beban berat bersama Kristus yang tetap dekat.

Sebab, tiada tangis dan hati sedih, yang oleh Kristus tak dimengerti.

Pikullah salib, lambang kemenangan orang percaya. sehingga semakin hari,

semakin nyata dan tercermin anugerah Kristus dalam hidup kita.

NYANYIAN

KJ 183:1-2 – Menjulang Nyata Atas Bukit Kala

(Megah & Agung) (Unison)

Menjulang nyata atas bukit kala t’rang benderang salib-Mu, Tuhanku

(23)

23 Memancar kasih agung dan restu

(Unison)

Seluruh umat insan menengadah Ke arah cahya kasih yang mesra Bagai pelaut yang karam merindukan Di ufuk timur pagi merekah

(Interlude – Modulasi) (SATB)

SalibMu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam, membuat dosa yang tak terperikan

di lubuk cinta Tuhan terbenam. Di dalam Tuhan kami balik lahir,

insan bernoda kini berseri,

Teruras darah suci yang mengalir disalib pada bukit Kalvari.

PENGUTUSAN

PF Arahkanlah hatimu kepada Tuhan!

Umat Kami mengarahkan hati kami kepada Tuhan PF Jadilah saksi Kristus!

Umat Syukur kepada Allah! PF Terpujilah Tuhan! Umat kini dan selamanya.

(24)

24

BERKAT

PF Kiranya Allah menguatkanmu memikul salibmu dan memuliakan-Nya.

Kiranya Allah menopangmu saat kau memilih jalan kebenaran meskipun asing bagi dunia.

Kiranya Sang Bapa, Anak, dan Roh Kudus senantiasa menyertaimu,

dari sekarang sampai selama-lamanya. Umat (menyanyikan) Hosana Amin

NYANYIAN PROSESI

KJ 183 – Menjulang Nyata Atas Bukit Kala ……..

(hanya chorus saja, SATB, megah dan melambat)

Seluruh umat insan menengadah Ke arah cahya kasih yang mesra Bagai pelaut yang karam merindukan Di ufuk timur pagi merekah

(Unison)

Coda Di ufuk timur pagi merekah HENING (Duduk)

Referensi

Dokumen terkait

Pertambahan penduduk yang semakin pesat membuat semakin meningkat pula kebutuhan- kebutuhan yang lain seperti halnya kebutuhan pangan, sandang dan papan (Sukirno, 2011

Setiap kali kita mengikuti sakramen Perjamuan Kudus, kita diingatkan bahwa Kristus pernah hadir pada waktu dulu untuk menyelamatkan manusia dengan memberikan

PF Pada saat ini kita hadir dalam peristiwa karya kasih Allah yang menyelamatkan dunia: kelahiran dan kehidupan Kristus, Anak- Nya, di antara manusia, pembaptisan-Nya, perjamuan

Berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Latifah (2018) bahwa tidak adanya hubungan antara pola asuh permisif dan prokrastinasi akademik dikarenakan

Pelajaran fundamental tentang interaksi antar manusia adalah bahwa perdagangan dapat memberikan keuntungan timbal-balik; bahwa pasar secara umum merupakan wahana yang baik

Perusahaan harus cermat dan rinci dalam membuat laporan keuangan terutama yang berkaitan dengan biaya produksi agar tidak terjadi penyimpangan – penyimpangan serta

Menurut pengetahuan penulis, belum ada penelitian yang membandingkan dosis radiasi yang diterima oleh organ payudara pada pemeriksaan MSCT kepala tanpa dan dengan penggunaan

Namun demikian, karena kantor-kantor pemerintah di Indonesia tidak mempunyai pengetahuan yang memadai serta komitmen pada kesetaraan jender, ada bahaya besar bahwa PRSP di