PERBANDINGAN PERTUMBUHAN, KUANTITAS DAN KUALITAS KALE (Brassica oleracea var. acephala) PADA BEBERAPA ALTERNATIF
SISTEM BUDIDAYA ORGANIK DAN KONVENSIONAL COMPARISON ON GROWTH, QUANTITY AND QUALITY OF KALE (Brassica oleracea var. Acephala) IN SOME ALTERNATIVE OF
ORGANIC AND CONVENTIONAL AGRICULTURAL SYSTEMS
TUGAS AKHIR
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian
Oleh:
William Indra Wijaya 512015031
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN DAN BISNIS UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA 2020
ii iii
vi v
vi ABSTRAK
PERBANDINGAN PERTUMBUHAN, KUANTITAS DAN KUALITAS KALE (Brassica oleracea var. acephala) PADA BEBERAPA ALTERNATIF
SISTEM BUDIDAYA ORGANIK DAN KONVENSIONAL
Pertumbuhan, kuantitas produksi, dan kualitas produk pertanian organik dan konvensional selalu menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, kuantitas dan kualitas tanaman kale yang dibudidayakan dengan beberapa alternatif sistem pertanian organik dan konvensional. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Salaran, Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, pada bulan Mei hingga bulan Juni 2019. Terdapat dua sistem pertanian organik dan dua sistem pertanian konvensional yang diuji: SPO1 (pupuk kandang ayam), SPO2 (pupuk kandang sapi), SPK1 (pupuk anorganik dosis 1), dan SPK2 (pupuk anorganik dosis 2). Setiap perlakuan diulang enam kali dan dikalikan dua untuk uji kuantitas dan kualitas. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok, dengan parameter pertumbuhan meliputi jumlah daun, diameter tajuk dan diameter batang. Parameter kuantitas meliputi berat berangkasan basah dan kering akar serta tajuk, dengan parameter terakhir yaitu parameter kualitas yang terdiri dari kadar vitamin C daun, kandungan klorofil a, klorofil b, total klorofil, dan total karotenoid daun. Data dianalisis menggunakan uji sidik ragam dan uji lanjut BNJ dengan selang kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji sidik ragam, sistem pertanian organik dan konvensional yang digunakan perpengaruh nyata terhadap semua parameter kecuali kandungan vitamin C daun. Perlakuan SPO1 menunjukan pertumbuhan dan kuantitas terbaik meliputi jumlah daun 13,5, diameter tajuk 58,08 cm, diameter batang 1,2 cm, berat berangkasan basah akar 26,83 g dan tajuk 213,86 g, serta berat berangkasan kering akar 7,33 g dan tajuk 25,99 g. Kualitas kale terendah diperoleh dari perlakuan SPO2 dan nilainya berbeda nyata dengan tiga perlakuan lainnya.
vii ABSTRACT
COMPARISON ON GROWTH, QUANTITY AND QUALITY OF KALE (Brassica oleracea var. Acephala) IN SOME ALTERNATIVE OF
ORGANIC AND CONVENTIONAL AGRICULTURAL SYSTEMS
Growth, production quantity, and quality of organic and conventional agricultural product are always being debated. This study aims to determine the growth, quantity and quality of kale that are cultivated with several alternative of organic and conventional farming systems. The study was conducted at Salaran Experimental Garden, Faculty of Agriculture and Business, Satya Wacana Christian University, from May to June 2019. There are two organic farming systems and two conventional farming systems that have been tested, SPO1(chicken manure), SPO2(cow manure), SPK1(inorganic fertilizer 1), and SPK2(inorganic fertilizer 2) which will be repeated six times and multiplied by two for quantity and quality test. The study used a randomized block design, with growth parameters namely number of leaves, crown diameter and stem diameter. Quantity parameters include wet and dry root and canopy weight, also quality parameters consisting of leaf vitamin C, chlorophyll a, chlorophyll b, total chlorophyll, and total carotenoids content. Data were analyzed using variance test with Tukey follow-up test with α=5%. Based on the results of variance tests, the organic and conventional farming systems used significantly affect all parameters except the vitamin C content. The SPO1 treatment gave best growth and quantity including number of leaves 13.5, diameter of canopy 58.08 cm, stem diameter of 1.2 cm, wet root weight of 26.83 g and crown of 213.86 g, root dry weight of 7, 33 g and crown of 25, 99 g. For quality parameters, SPO2 treatment gave lowest result, and there are no significant difference occurs in three other treatments.
viii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena limpahan berkat dan anugrah-Nya penulis dapat menyusun dan menyelesaikan penulisan tugas akhir yang berjudul “Perbandingan Pertumbuhan, Kuantitas dan Kualitas Kale (Brassica
oleracea var. acephala) pada Beberapa Alternatif Sistem Budidaya Organik dan
Konvensional”. Tugas akhir ini disusun dengan maksud untuk memenuhi kewajiban penulis sebagai mahasiswa dan syarat memperoleh gelar Sarjana Pertanian pada program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana. Penyusunan tugas akhir ini tidak lepas dari berbagai pihak yang telah memberikan dukungan. Maka dari itu penulis ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada :
1. Dr. Tinjung Mary Prihtanti, SP., MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana.
2. Dr. Maria Marina Herawati, SP., MP. selaku Ketua Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana.
3. Dina Rotua Valentina Banjarnahor, SP., M.Sc. sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan waktu, tenaga, arahan, ilmu dan semangat selama mengerjakan tugas akhir
4. Kedua orang tua dan kakak yang selalu mendoakan, memberi semangat, dukungan dan memfasilitasi saya dalam menempuh proses pendidikan tinggi.
5. Seluruh teman-teman Pertanian angkatan 2015 yang telah memberikan dukungan, bantuan dan semangat dalam mengerjakan tugas akhir ini
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan tugas akhir ini masih banyak kesalahan baik dari segi materi maupun teknik penulisan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan tugas akhir ini.
Salatiga, 8 Januari 2019
ix DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT ... iii
PERNYATAAN PERSETUJUAN AKSES ... iv
SURAT PERNYATAAN ... v
ABSTRAK ... vi
ABSTRACT ... vii
KATA PENGANTAR ... viii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
BAB 1. PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Rumusan Masalah ... 2 1.3. Tujuan Penelitian ... 2 1.4. Signifikansi penelitian ... 3 1.5. Batasan Masalah ... 3 1.6. Model Hipotetik ... 4
BAB 2. KERANGKA TEORITIS ... 5
2.1. Tinjauan Pustaka ... 5
2.1.1 Nilai Jual, Produktivitas dan Kualitas Kale ... 5
2.1.2 Perbandingan Pada Pemupukan dan Penggunaan Pestisida Antara Sistem Pertanian Organik dengan Sistem Pertanian Konvensional ... 6
2.3. Hipotesis Penelitian ... 9
BAB 3. METODE PENELITIAN ... 10
3.1. Waktu dan Tempat Penelitian ... 10
3.2. Jenis & Rancangan Penelitian ... 10
3.3. Variabel Pengamatan ... 11
x
3.5. Prosedur Pelaksanaan Penelitian ... 12
3.5.1 Persiapan bibit kale ... 12
3.5.2 Persiapan media dan pemupukan ... 12
3.5.3 Persiapan untuk pindah tanam ... 12
3.5.4 Persiapan pembuatan pestisida ... 12
3.5.5 Perawatan tanaman dan pengamatan pertumbuhan ... 13
3.5.6 Pemanenan dan pengamatan kuantitas serta kualitas panen ... 13
3.6. Definisi dan Pengukuran Variabel ... 14
3.7. Analisis Data Penelitian ... 15
BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 16
4.1. Kondisi Tempat Penelitian ... 16
4.2. Signifikansi Perlakuan Terhadap Parameter Pengamatan ... 16
4.3. Pertumbuhan Tanaman Kale ... 17
4.4. Kuantitas Tanaman Kale ... 19
4.5. Kualitas Tanaman Kale ... 21
4.5.1 Vitamin C ... 21
4.5.2 Klorofil dan karotenoid ... 23
4.6. Perbandingan Sistem Budidaya Organik dan Konvensional ... 24
BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN ... 26
5.1. Kesimpulan ... 26
5.2. Saran ... 26
DAFTAR PUSTAKA ... 27
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1. Tabel rincian perlakuan ... 10
Tabel 3.2. Tabel rekapitulasi hara tiap perlakuan... 11
Tabel 3.3. Tabel rekapitulasi dosis pupuk tiap perlakuan ... 11
Tabel 3.4. Tabel pengacakan ulangan ... 11
Tabel 4.1. Tabel rata-rata suhu, kelembaban dan intensitas cahaya harian ... 16
Tabel 4.2. Tabel kondisi tanah awal ... 16
Tabel 4.3. Rekapitulasi hasil uji sidik ragam ... 17
Tabel 4.4. Berat berangkasan hasil panen kale ... 21
Tabel 4.5. Berat berangkasan hasil panen kale ... 21
Tabel 4.6. Kandungan vitamin C daun kale ... 23
xii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1. Model Hipotetik ... 4
Gambar 4.1. Pertumbuhan jumlah daun kale ... 17
Gambar 4.2. Pertumbuhan diameter tajuk kale ... 18
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Perhitungan dosis pupuk organik dan anorganik yang digunakan . 35 Lampiran 2. Regresi linier berganda pertumbuhan terhadap berat berangkasan
basah tajuk ... 38
Lampiran 3. Sidik ragam data jumlah daun kale 45 HSPT ... 39
Lampiran 4. Sidik ragam data diameter tajuk kale 45 HSPT ... 40
Lampiran 5. Sidik ragam data diameter batang kale 45 HSPT ... 41
Lampiran 6. Sidik ragam data berat berangkasan basah tajuk kale ... 42
Lampiran 7. Sidik ragam data berat berangkasan basah akar kale ... 43
Lampiran 8. Sidik ragam data berat berangkasan kering tajuk kale ... 44
Lampiran 9. Sidik ragam data berat berangkasan kering akar kale ... 45
Lampiran 10. Sidik ragam data asli kandungan Vitamin C daun kale ... 46
Lampiran 11. Sidik ragam data asli kandungan Klorofil A daun kale ... 47
Lampiran 12. Sidik ragam data asli kandungan Klorofil B daun kale ... 48
Lampiran 13. Sidik ragam data asli kandungan Total Klorofil daun kale ... 49
Lampiran 14. Sidik ragam data asli kandungan Total Karotenoid daun kale ... 50
Lampiran 15. Sidik ragam data kandungan Vitamin C daun kale hasil transformasi data logaritmik ... 51
Lampiran 16. Sidik ragam data kandungan Klorofil A daun kale hasil transformasi data logaritmik ... 52
Lampiran 17. Sidik ragam data kandungan Klorofil B daun kale hasil transformasi data logaritmik ... 53
Lampiran 18. Sidik ragam data kandungan Total Klorofil daun kale hasil transformasi data logaritmik ... 54
Lampiran 19. Sidik ragam data kandungan Total Karotenoid daun kale hasil transformasi data logaritmik ... 55