• Tidak ada hasil yang ditemukan

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA"

Copied!
461
0
0

Teks penuh

(1)

REPUBLIK INDONESIA

No.1968, 2014

KEMENHUB. Biaya. Standar. Pencabutan.

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN

REPUBLIK INDONESIA

NOMOR PM. 78 TAHUN 2014

TENTANG

STANDAR BIAYA

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang

: a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 5 Peraturan

Pemerintah

Nomor

90

Tahun

2010

tentang

Penyusunan

Rencana

Kerja

dan

Anggaran

Kementerian Negara/Lembaga, penyusunan rencana

kerja dan anggaran kementerian negara/lembaga

menggunakan instrumen indikator kinerja, standar

biaya dan evaluasi kinerja;

b. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 8 Peraturan

Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.02/2013 tentang

Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, Dan

Indeksasi Dalam Penyusunan Rencana Kerja Dan

Anggaran

Kementerian

Negara/Lembaga,

dalam

rangka

penyusunan

RKA-K/L,

pengguna

anggaran/kuasa

pengguna

anggaran

dapat

menggunakan satuan biaya masukan lainnya yang

antara lain didasarkan pada satuan harga yang

(2)

ditetapkan oleh menteri/pimpinan lembaga/instansi

teknis yang berwenang;

c. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 10 Peraturan

Menteri Perhubungan Nomor PM. 3 Tahun 2014

tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja dan

Anggaran di Lingkungan Kementerian Perhubungan,

dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya/RAB

perhitungan harga satuan, volume dan jumlah harga

masing-masing komponen (Analisa Harga Satuan)

mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan tentang

Standar Biaya Masukan dan Peraturan Menteri

Perhubungan tentang Standar Biaya;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan hal-hal tersebut

huruf a, huruf b, dan huruf c perlu menetapkan

Peraturan Menteri Perhubungan tentang Standar

Biaya Kementerian Perhubungan;

Mengingat

: 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang

Keuangan

Negara

(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2003

Nomor

47,

Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang

Penyusunan

Rencana

Kerja

dan

Anggaran

Kementerian

Negara/Lembaga

(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2010

Nomor

152,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 5178);

3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang

Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara

sebagaimana beberapa kali telah diubah, terakhir

dengan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014

Nomor 24);

4. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang

Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara

serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon

I Kementerian Negara sebagaimana beberapa kali

telah diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden

Nomor14 Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2014 Nomor 25);

5. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 60 Tahun

2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian

Perhubungan, sebagaimana telah diubah dengan

(3)

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 68 Tahun

2013);

6. Peraturan

Menteri

Keuangan

Nomor

71/PMK.02/2013 tentang Pedoman Standar Biaya,

Standar

Struktur

Biaya,

dan

Indeksasi

Dalam

Penyusunan

Rencana

Kerja

dan

Anggaran

Kementerian Negara/Lembaga sebagaimana telah

diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor

51/PMK.02/2014;

7. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 3 Tahun

2014 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja

dan

Anggaran

di

Lingkungan

Kementerian

Perhubungan;

MEMUTUSKAN:

MENETAPKAN : PERATURAN

MENTERI

PERHUBUNGAN

TENTANG

STANDAR

BIAYA

DI

LINGKUNGAN

KEMENTERIAN

PERHUBUNGAN.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan :

1.

Kementerian adalah Kementerian Perhubungan;

2.

Menteri adalah Menteri Perhubungan;

3.

Pejabat Eselon I adalah Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal,

Direktur Jenderal dan Kepala Badan di lingkungan Kementerian

Perhubungan;

4.

Pejabat Eselon II Kantor Pusat Kementerian Perhubungan adalah

Kepala Biro, Sekretaris Inspektorat Jenderal, Inspektur, Sekretaris

Direktorat Jenderal, Direktur, Sekretaris Badan, Kepala Pusat di

lingkungan

Kementerian

Perhubungan

dan

Ketua

Mahkamah

Pelayaran serta Kepala Sekretariat Komite Nasional Keselamatan

Transportasi;

5.

Standar Biaya adalah satuan biaya yang ditetapkan oleh Menteri baik

berupa standar biaya masukan maupun standar biaya keluaran,

sebagai acuan perhitungan kebutuhan anggaran dalam penyusunan

RKA-K/L;

6.

Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga, yang selanjutnya

disingkat RKA-K/L adalah Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian

Perhubungan yang berisi dokumen rencana keuangan tahunan

(4)

Kementerian Perhubungan yang disusun menurut Bagian Anggaran

Kementerian/Lembaga;

7.

SPTJM adalah Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak yang

menyatakan dan bertanggung jawab secara penuh;

8.

Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah

pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau

ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD;

9.

Keluaran adalah barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu kegiatan

yang dilaksanakan untuk mendukung pencapaian sasaran dan tujuan

program dan kebijakan;

10. Hasil adalah segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya

keluaran dari kegiatan dalam satu program;

11. Kinerja adalah prestasi kerja berupa keluaran dari suatu kegiatan

atau hasil dari suatu program dengan kuantitas dan kualitas terukur.

BAB II

MAKSUD DAN TUJUAN

Pasal 2

(1) Maksud ditetapkannya standar biaya di lingkungan Kementerian

Perhubungan ini adalah sebagai panduan bagi seluruh unit kerja di

lingkungan Kementerian Perhubungan dalam penyusunan Rencana

Anggaran Biaya pada Rencana Kerja dan Anggaran.

(2) Tujuan ditetapkannya standar biaya di lingkungan Kementerian

Perhubungan ini adalah dalam rangka tersusunnya dokumen

Rencana Kerja dan Anggaran yang tertib, efisien, ekonomis,

transparan dan akuntabel.

BAB III

STANDAR BIAYA

Pasal 3

(1) Standar Biaya Kementerian Perhubungan digunakan sebagai acuan

dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran di lingkungan

Kementerian Perhubungan, dengan ketentuan sebagai berikut :

a.

Standar biaya dipergunakan untuk komponen kegiatan yang

dibelanjakan di dalam negeri dengan sumber pembiayaan melalui

dana Rupiah Murni yang nilai kontraknya dinyatakan dalam

Rupiah;

b.

Standar biaya dititikberatkan pada analisa biaya dari spesifikasi

teknis masing-masing kegiatan;

(5)

d.

Harga satuan dalam standar biaya tersebut merupakan estimasi

harga

tertinggi,

dan

berbeda

pada

masing-masing

propinsi/kabupaten/kota dengan dilakukan penyesuaian melalui

faktor pengali koefisien kemahalan yang diolah berdasarkan

Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) yang diterbitkan oleh Badan

Pusat Statistik sebagaimana terdapat dalam Lampiran Peraturan

Menteri ini;

e.

Pada

lokasi

kegiatan

yang

jauh

dari

ibukota

provinsi/kabupaten/kota

dan

merupakan

daerah

terpencil/terisolir, dapat diusulkan tambahan biaya pengiriman

yang terdiri antara lain bongkar/muat, transportasi, sewa

gudang/area penyimpanan, sesuai ketentuan yang berlaku

dan/atau

menggunakan

standar

biaya

yang

ditetapkan

Pemerintah

Daerah

setempat

dengan

menyertakan

Surat

Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari Kuasa

Pengguna Anggaran (KPA);

(2) Standar Biaya Kementerian Perhubungan sebagaimana dimaksud

pada ayat (1), sebagaimana tercantum dalam lampiran Peraturan

Menteri ini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari

Peraturan Menteri ini.

BAB IV

PENYUSUNAN HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS)

Pasal 4

(1) Harga satuan dalam Standar Biaya Kementerian Perhubungan tidak

dapat dijadikan acuan dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri

(HPS).

(2) Analisa Harga Satuan Pekerjaan dalam Standar Biaya Kementerian

Perhubungan, dapat dijadikan acuan dalam penyusunan HPS.

(3) Dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), memperhatikan

ketentuan sebagai berikut :

a.

dalam hal terjadi perbedaan analisa harga dengan yang

ditetapkan instansi pemerintah / asosiasi / institusi lainnya,

maka yang dipergunakan sebagai acuan adalah analisa harga

satuan pekerjaan yang menguntungkan Negara dan/atau dapat

dipertanggung jawabkan;

b.

penyusunan HPS dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan

data yang dapat dipertanggungjawabkan meliputi :

1)

harga pasar setempat yaitu harga barang/jasa di lokasi

barang/jasa

di

produksi/diserahkan/

dilaksanakan

(6)

2)

informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh

Badan Pusat Statistik (BPS);

3)

informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh

asosiasi

terkait

dan

sumber

data

lain

yang

dapat

dipertanggungjawabkan;

4)

daftar

biaya/tarif

barang/jasa

yang

dikeluarkan

oleh

pabrikan/distributor tunggal;

5)

biaya kontrak sebelumnya atau yang sedang berjalan dengan

mempertimbangkan faktor perubahan biaya;

6)

inflasi tahun sebelumnya, suku bunga berjalan dan/atau

kurs tengah Bank Indonesia;

7)

hasil perbandingan dengan kontrak sejenis baik yang

dilakukan dengan instansi lain maupun pihak lain;

8)

perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan oleh konsultan

perencana (engineer estimate);

9)

norma indeks; dan/atau

10) informasi lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

c.

dalam penyusunan HPS tetap mengacu kepada Peraturan

Presiden tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

dan/atau peraturan lain yang berlaku.

BAB V

PRINSIP-PRINSIP STANDAR BIAYA

Pasal 5

Dalam

penyusunan

standar

biaya

Kementerian

Perhubungan,

memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

(a) Ekonomis, yaitu suatu ukuran keberhasilan yang didapat dengan

input yang minim pada perencanaan;

(b) Efisiensi, yaitu suatu ukuran keberhasilan yang dinilai dari segi

besarnya sumber/biaya untuk mencapai hasil dari kegiatan yang

dijalankan;

(c) Efektifitas, yaitu suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target

(kuantitas, kualitas dan waktu) telah tercapai.

BAB VI

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 6

(1) Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, maka Peraturan

Menteri Perhubungan Nomor PM. 75 Tahun 2013 tentang Standar

(7)

Biaya Tahun 2014 Di Lingkungan Kementerian Perhubungan, dicabut

dan dinyatakan tidak berlaku.

(2) Rencana Kerja Anggaran yang telah disusun sebelum berlakunya

Peraturan Menteri ini, tetap dipergunakan sampai dengan terbitnya

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun 2015.

BAB VII

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 7

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar

setiap

orang

mengetahuinya,

memerintahkan

pengundangan

Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara

Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 11 Desember 2014

MENTERI PERHUBUNGAN

REPUBLIK INDONESIA,

IGNASIUS JONAN

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 24 Desember 2014

MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA,

(8)
(9)

TABEL KOEFISIEN KEMAHALAN STANDAR BIAYA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

TAHUN 2015 BERDASARKAN INDEKS KEMAHALAN KONSTRUKSI

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

I

1100

PROV. ACEH

9,161

09,161

1

1101

Kab Simeulue

107.42

10,742

2

1102

Kab Aceh Singkil

103.76

10,376

3

1103

Kab Aceh Selatan

90.34

09,034

4

1104

Kab Aceh Tenggara

93.74

09,374

5

1105

Kab Aceh Timur

101.41

10,141

6

1106

Kab Aceh Tengah

102.99

10,299

7

1107

Kab Aceh Barat

100.87

10,087

8

1108

Kab Aceh Besar

92.07

09,207

9

1109

Kab Pidie

92.74

09,274

10

1110

Kab Bireuen

102.63

10,263

11

1111

Kab Aceh Utara

107.88

10,788

12

1112

Kab Aceh Barat Daya

99.81

09,981

13

1113

Kab Gayo Lues

91.55

09,155

14

1114

Kab Aceh Tamiang

95.94

09,594

15

1115

Kab Nagan Raya

124.26

12,426

16

1116

Kab Aceh Jaya

97.49

09,749

17

1117

Kab Bener Meriah

99.16

09,916

18

1118

Kab Pidie Jaya

95.75

09,575

19

1171

Kota Banda Aceh

99.11

09,911

20

1172

Kota Sabang

97.59

09,759

21

1173

Kota Langsa

90.56

09,056

22

1174

Kota Lhokseumawe

105.41

10,541

23

1175

Kota Subulussalam

75.82

07,582

II

1200

PROV. SUMATERA UTARA

9,592

09,592

1

1201

Kab Nias

86.72

08,672

2

1202

Kab Mandailing Natal

98.14

09,814

3

1203

Kab Tapanuli Selatan

107.99

10,799

4

1204

Kab Tapanuli Tengah

91.96

09,196

5

1205

Kab Tapanuli Utara

94.90

09,490

6

1206

Kab Toba Samosir

118.84

11,884

7

1207

Kab Labuhan Batu

89.46

08,946

8

1208

Kab Asahan

98.95

09,895

9

1209

Kab Simalungun

96.39

09,639

10

1210

Kab Dairi

75.91

07,591

11

1211

Kab Karo

98.82

09,882

12

1212

Kab Deli Serdang

107.17

10,717

13

1213

Kab Langkat

74.38

07,438

14

1214

Kab Nias Selatan

105.77

10,577

15

1215

Kab Humbang Hasundutan

102.87

10,287

16

1216

Kab Pakpak Bharat

111.83

11,183

17

1217

Kab Samosir

127.71

12,771

18

1218

Kab Serdang Bedagai

95.48

09,548

19

1219

Kab Batu Bara

96.28

09,628

20

1220

Kab Padang Lawas Utara

75.94

07,594

21

1221

Kab Padang Lawas

77.18

07,718

(10)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

22

1222

Kab Labuhan Batu Utara

129.12

12,912

23

1223

Kab Labuhan Batu Selatan

93.56

09,356

24

1224

Kab Nias Utara

124.29

12,429

25

1225

Kab Nias Barat

99.01

09,901

26

1271

Kota Sibolga

99.75

09,975

27

1272

Kota Tanjung Balai

94.89

09,489

28

1273

Kota Pematang Siantar

88.69

08,869

29

1274

Kota Tebing Tinggi

90.58

09,058

30

1275

Kota Medan

90.60

09,060

31

1276

Kota Binjai

94.73

09,473

32

1277

Kota Padangsidimpuan

110.91

11,091

33

1278

Kota Gunung Sitoli

94.22

09,422

III

1300

PROV. SUMATERA BARAT

8,872

08,872

1

1301

Kab Kepulauan Mentawai

187.76

18,776

2

1302

Kab Pesisir Selatan

95.23

09,523

3

1303

Kab Solok

91.63

09,163

4

1304

Kab Swl/Sijunjung

101.39

10,139

5

1305

Kab Tanah Datar

95.16

09,516

6

1306

Kab Padang Pariaman

102.49

10,249

7

1307

Kab Agam

97.44

09,744

8

1308

Kab Lima Puluh Kota

96.41

09,641

9

1309

Kab Pasaman

98.37

09,837

10

1310

Kab Solok Selatan

98.05

09,805

11

1311

Kab Dharmas Raya

94.00

09,400

12

1312

Kab Pasaman Barat

95.18

09,518

13

1371

Kota Padang

101.94

10,194

14

1372

Kota Solok

99.56

09,956

15

1373

Kota Sawah Lunto

93.49

09,349

16

1374

Kota Padang Panjang

98.32

09,832

17

1375

Kota Bukittinggi

100.28

10,028

18

1376

Kota Payakumbuh

98.05

09,805

19

1377

Kota Pariaman

95.70

09,570

IV

1400

PROV. R I A U

10,128

10,128

1

1401

Kab Kuantan Singingi

94.48

09,448

2

1402

Kab Indragiri Hulu

104.77

10,477

3

1403

Kab Indragiri Hilir

105.73

10,573

4

1404

Kab Pelalawan

100.56

10,056

5

1405

Kab Siak

114.84

11,484

6

1406

Kab Kampar

99.16

09,916

7

1407

Kab Rokan Hulu

98.82

09,882

8

1408

Kab Bengkalis

128.58

12,858

9

1409

Kab Rokan Hilir

117.79

11,779

10

1410

Kab Kepulauan Meranti

127.46

12,746

11

1471

Kota Pekanbaru

111.86

11,186

12

1473

Kota Dumai

98.01

09,801

V

1500

PROV. J A M B I

9,697

09,697

1

1501

Kab Kerinci

97.67

09,767

(11)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

3

1503

Kab Sarolangun

101.85

10,185

4

1504

Kab Batang Hari

95.26

09,526

5

1505

Kab Muaro Jambi

84.10

08,410

6

1506

Kab Tanjung Jabung Timur

103.43

10,343

7

1507

Kab Tanjung Jabung Barat

120.86

12,086

8

1508

Kab Tebo

94.89

09,489

9

1509

Kab Bungo

99.89

09,989

10

1571

Kota Jambi

99.12

09,912

11

1572

Kota Sungai Penuh

87.97

08,797

VI

1600

PROV. SUMATERA SELATAN

9,529

09,529

1

1601

Kab Ogan Komering Ulu

91.18

09,118

2

1602

Kab Ogan Komering Ilir

93.12

09,312

3

1603

Kab Muara Enim

99.20

09,920

4

1604

Kab Lahat

98.65

09,865

5

1605

Kab Musi Rawas

106.45

10,645

6

1606

Kab Musi Banyuasin

106.36

10,636

7

1607

Kab Banyu Asin

111.91

11,191

8

1608

Kab Oku Selatan

87.95

08,795

9

1609

Kab Oku Timur

90.46

09,046

10

1610

Kab Ogan Ilir

106.65

10,665

11

1611

Kab Empat Lawang

101.19

10,119

12

1671

Kota Palembang

103.09

10,309

13

1672

Kota Prabumulih

102.21

10,221

14

1673

Kota Pagar Alam

109.69

10,969

15

1674

Kota Lubuklinggau

94.28

09,428

VII

1700

PROV. BENGKULU

9,498

09,498

1

1701

Kab Bengkulu Selatan

94.44

09,444

2

1702

Kab Rejang Lebong

90.67

09,067

3

1703

Kab Bengkulu Utara

93.46

09,346

4

1704

Kab Kaur

100.50

10,050

5

1705

Kab Seluma

101.78

10,178

6

1706

Kab Mukomuko

110.67

11,067

7

1707

Kab Lebong

99.23

09,923

8

1708

Kab Kepahiang

102.85

10,285

9

1709

Kab Bengkulu Tengah

104.49

10,449

10

1771

Kota Bengkulu

100.93

10,093

VIII

1800

PROV. LAMPUNG

8,979

08,979

1

1801

Kab Lampung Barat

99.97

09,997

2

1802

Kab Tanggamus

100.43

10,043

3

1803

Kab Lampung Selatan

90.75

09,075

4

1804

Kab Lampung Timur

93.04

09,304

5

1805

Kab Lampung Tengah

90.39

09,039

6

1806

Kab Lampung Utara

91.48

09,148

7

1807

Kab Way Kanan

96.09

09,609

8

1808

Kab Tulang Bawang

101.60

10,160

9

1809

Kab Pesawaran

94.36

09,436

10

1810

Kab Pringsewu

85.94

08,594

(12)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

12

1812

Kab Tulang Bawang Barat

106.43

10,643

13

1871

Kota Bandar Lampung

97.00

09,700

14

1872

Kota Metro

96.37

09,637

IX

1900

PROV. KEP. BANGKA BELITUNG

9,959

09,959

1

1901

Kab Bangka

103.28

10,328

2

1902

Kab Belitung

107.52

10,752

3

1903

Kab Bangka Barat

112.75

11,275

4

1904

Kab Bangka Tengah

105.07

10,507

5

1905

Kab Bangka Selatan

108.30

10,830

6

1906

Kab Belitung Timur

103.63

10,363

7

1971

Kota Pangkal Pinang

104.07

10,407

X

2100

PROV. KEPULAUAN RIAU

10,942

10,942

1

2101

Kab Karimun

95.79

09,579

2

2102

Kab Bintan

102.63

10,263

3

2103

Kab Natuna

131.85

13,185

4

2104

Kab Lingga

108.59

10,859

5

2105

Kab Kep. Anambas

143.36

14,336

6

2171

Kota Batam

110.32

11,032

7

2172

Kota Tanjung Pinang

100.30

10,030

XI

3100

PROV. DKI JAKARTA

10,000

10,000

XII

3200

PROV. JAWA BARAT

8,910

08,910

1

3201

Kab Bogor

10,613

10,613

2

3202

Kab Sukabumi

8,793

08,793

3

3203

Kab Cianjur

7,444

07,444

4

3204

Kab Bandung

10,975

10,975

5

3205

Kab Garut

8,274

08,274

6

3206

Kab Tasikmalaya

8,910

08,910

7

3207

Kab Ciamis

9,669

09,669

8

3208

Kab Kuningan

9,036

09,036

9

3209

Kab Cirebon

9,038

09,038

10

3210

Kab Majalengka

8,208

08,208

11

3211

Kab Sumedang

8,507

08,507

12

3212

Kab Indramayu

9,709

09,709

13

3213

Kab Subang

9,316

09,316

14

3214

Kab Purwakarta

8,134

08,134

15

3215

Kab Karawang

9,796

09,796

16

3216

Kab Bekasi

10,648

10,648

17

3217

Kab Bandung Barat

8,812

08,812

18

3271

Kota Bogor

9,124

09,124

19

3272

Kota Sukabumi

8,397

08,397

20

3273

Kota Bandung

8,918

08,918

21

3274

Kota Cirebon

8,853

08,853

22

3275

Kota Bekasi

10,055

10,055

23

3276

Kota Depok

9,703

09,703

24

3277

Kota Cimahi

8,627

08,627

25

3278

Kota Tasikmalaya

8,540

08,540

26

3279

Kota Banjar

8,547

08,547

(13)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

XIII

3300

PROV. JAWA TENGAH

8,538

08,538

1

3301

Kab Cilacap

8,943

08,943

2

3302

Kab Banyumas

8,301

08,301

3

3303

Kab Purbalingga

7,836

07,836

4

3304

Kab Banjarnegara

8,017

08,017

5

3305

Kab Kebumen

8,196

08,196

6

3306

Kab Purworejo

8,620

08,620

7

3307

Kab Wonosobo

8,775

08,775

8

3308

Kab Magelang

7,949

07,949

9

3309

Kab Boyolali

8,851

08,851

10

3310

Kab Klaten

8,373

08,373

11

3311

Kab Sukoharjo

9,095

09,095

12

3312

Kab Wonogiri

8,465

08,465

13

3313

Kab Karanganyar

7,342

07,342

14

3314

Kab Sragen

9,317

09,317

15

3315

Kab Grobogan

8,962

08,962

16

3316

Kab Blora

8,535

08,535

17

3317

Kab Rembang

9,732

09,732

18

3318

Kab Pati

9,393

09,393

19

3319

Kab Kudus

8,900

08,900

20

3320

Kab Jepara

9,958

09,958

21

3321

Kab Demak

8,880

08,880

22

3322

Kab Semarang

9,000

09,000

23

3323

Kab Temanggung

8,726

08,726

24

3324

Kab Kendal

8,258

08,258

25

3325

Kab Batang

7,172

07,172

26

3326

Kab Pekalongan

8,732

08,732

27

3327

Kab Pemalang

8,619

08,619

28

3328

Kab Tegal

7,823

07,823

29

3329

Kab Brebes

8,991

08,991

30

3371

Kota Magelang

9,004

09,004

31

3372

Kota Surakarta

8,973

08,973

32

3373

Kota Salatiga

9,208

09,208

33

3374

Kota Semarang

8,804

08,804

34

3375

Kota Pekalongan

8,546

08,546

35

3376

Kota Tegal

7,631

07,631

XIV

3400

PROV. DI YOGYAKARTA

8,652

08,652

1

3401

Kab Kulon Progo

77.08

07,708

2

3402

Kab Bantul

83.33

08,333

3

3403

Kab Gunung Kidul

90.22

09,022

4

3404

Kab Sleman

78.95

07,895

5

3471

Kota Yogyakarta

83.19

08,319

XV

3500

PROV. JAWA TIMUR

8,594

08,594

1

3501

Kab Pacitan

7,524

07,524

2

3502

Kab Ponorogo

9,735

09,735

3

3503

Kab Trenggalek

9,413

09,413

4

3504

Kab Tulungagung

9,492

09,492

(14)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

6

3506

Kab Kediri

9,277

09,277

7

3507

Kab Malang

9,359

09,359

8

3508

Kab Lumajang

8,303

08,303

9

3509

Kab Jember

7,497

07,497

10

3510

Kab Banyuwangi

7,320

07,320

11

3511

Kab Bondowoso

8,261

08,261

12

3512

Kab Situbondo

9,433

09,433

13

3513

Kab Probolinggo

8,593

08,593

14

3514

Kab Pasuruan

7,826

07,826

15

3515

Kab Sidoarjo

8,800

08,800

16

3516

Kab Mojokerto

8,826

08,826

17

3517

Kab Jombang

9,842

09,842

18

3518

Kab Nganjuk

9,377

09,377

19

3519

Kab Madiun

9,643

09,643

20

3520

Kab Magetan

10,040

10,040

21

3521

Kab Ngawi

9,865

09,865

22

3522

Kab Bojonegoro

10,347

10,347

23

3523

Kab Tuban

8,032

08,032

24

3524

Kab Lamongan

9,409

09,409

25

3525

Kab Gresik

10,415

10,415

26

3526

Kab Bangkalan

9,315

09,315

27

3527

Kab Sampang

9,282

09,282

28

3528

Kab Pamekasan

10,373

10,373

29

3529

Kab Sumenep

9,578

09,578

30

3571

Kota Kediri

9,957

09,957

31

3572

Kota Blitar

9,307

09,307

32

3573

Kota Malang

9,029

09,029

33

3574

Kota Probolinggo

8,543

08,543

34

3575

Kota Pasuruan

8,149

08,149

35

3576

Kota Mojokerto

9,449

09,449

36

3577

Kota Madiun

9,740

09,740

37

3578

Kota Surabaya

9,260

09,260

38

3579

Kota Batu

9,508

09,508

XVI

3600

PROV. B A N T E N

8,925

08,925

1

3601

Kab Pandeglang

85.52

08,552

2

3602

Kab Lebak

85.21

08,521

3

3603

Kab Tangerang

93.76

09,376

4

3604

Kab Serang

87.93

08,793

5

3671

Kota Tangerang

94.90

09,490

6

3672

Kota Cilegon

95.26

09,526

7

3673

Kota Serang

90.38

09,038

8

3674

Kota Tangerang Selatan

97.75

09,775

XVII

5100

PROV. B A L I

9,302

09,302

1

5101

Kab Jembrana

91.26

09,126

2

5102

Kab Tabanan

105.46

10,546

3

5103

Kab Badung

89.72

08,972

4

5104

Kab Gianyar

72.91

07,291

5

5105

Kab Klungkung

82.40

08,240

6

5106

Kab Bangli

88.31

08,831

(15)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

7

5107

Kab Karangasem

87.66

08,766

8

5108

Kab Buleleng

101.96

10,196

9

5171

Kota Denpasar

99.60

09,960

XVIII

5200

PROV. NUSA TENGGARA BARAT

8,010

08,010

1

5201

Kab Lombok Barat

78.49

07,849

2

5202

Kab Lombok Tengah

78.46

07,846

3

5203

Kab Lombok Timur

94.78

09,478

4

5204

Kab Sumbawa

78.78

07,878

5

5205

Kab Dompu

85.63

08,563

6

5206

Kab Bima

87.99

08,799

7

5207

Kab Sumbawa Barat

92.41

09,241

8

5208

Kab Lombok Utara

70.46

07,046

9

5271

Kota Mataram

103.30

10,330

10

5272

Kota Bima

82.01

08,201

XIX

5300

PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

8,767

08,767

1

5301

Kab Sumba Barat

90.28

09,028

2

5302

Kab Sumba Timur

86.72

08,672

3

5303

Kab Kupang

87.76

08,776

4

5304

Kab Timor Tengah Selatan

89.32

08,932

5

5305

Kab Timor Tengah Utara

88.24

08,824

6

5306

Kab Belu

84.45

08,445

7

5307

Kab Alor

105.75

10,575

8

5308

Kab Lembata

99.09

09,909

9

5309

Kab Flores Timur

107.46

10,746

10

5310

Kab Sikka

92.14

09,214

11

5311

Kab Ende

79.52

07,952

12

5312

Kab Ngada

89.63

08,963

13

5313

Kab Manggarai

113.55

11,355

14

5314

Kab Rote Ndao

91.89

09,189

15

5315

Kab Manggarai Barat

102.12

10,212

16

5316

Kab Sumba Barat Daya

92.56

09,256

17

5317

Kab Sumba Tengah

95.93

09,593

18

5318

Kab Nagekeo

98.32

09,832

19

5319

Kab Manggarai Timur

82.70

08,270

20

5320

Kab Sabu Raijua

123.44

12,344

21

5371

Kota Kupang

109.77

10,977

XX

6100

PROV. KALIMANTAN BARAT

10,738

10,738

1

6101

Kab Sambas

92.69

09,269

2

6102

Kab Bengkayang

103.14

10,314

3

6103

Kab Landak

102.28

10,228

4

6104

Kab Pontianak

97.23

09,723

5

6105

Kab Sanggau

115.84

11,584

6

6106

Kab Ketapang

172.63

17,263

7

6107

Kab Sintang

127.41

12,741

8

6108

Kab Kapuas Hulu

129.71

12,971

9

6109

Kab Sekadau

103.32

10,332

10

6110

Kab Melawi

167.10

16,710

(16)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

12

6112

Kab Kubu Raya

131.55

13,155

13

6171

Kota Pontianak

114.87

11,487

14

6172

Kota Singkawang

111.15

11,115

XXI

6200

PROV. KALIMANTAN TENGAH

10,029

10,029

1

6201

Kab Kotawaringin Barat

101.59

10,159

2

6202

Kab Kotawaringin Timur

114.59

11,459

3

6203

Kab Kapuas

101.26

10,126

4

6204

Kab Barito Selatan

109.89

10,989

5

6205

Kab Barito Utara

102.58

10,258

6

6206

Kab Sukamara

134.51

13,451

7

6207

Kab Lamandau

107.95

10,795

8

6208

Kab Seruyan

92.30

09,230

9

6209

Kab Katingan

108.32

10,832

10

6210

Kab Pulang Pisau

106.45

10,645

11

6211

Kab Gunung Mas

113.07

11,307

12

6212

Kab Barito Timur

118.08

11,808

13

6213

Kab Murung Raya

93.20

09,320

14

6271

Kota Palangkaraya

109.73

10,973

XXII

6300

PROV. KALIMANTAN SELATAN

9,788

09,788

1

6301

Kab Tanah Laut

95.60

09,560

2

6302

Kab Kota Baru

105.28

10,528

3

6303

Kab Banjar

90.72

09,072

4

6304

Kab Barito Kuala

93.56

09,356

5

6305

Kab Tapin

101.68

10,168

6

6306

Kab Hulu Sungai Selatan

98.01

09,801

7

6307

Kab Hulu Sungai Tengah

102.64

10,264

8

6308

Kab Hulu Sungai Utara

108.80

10,880

9

6309

Kab Tabalong

120.48

12,048

10

6310

Kab Tanah Bumbu

107.97

10,797

11

6311

Kab Balangan

108.25

10,825

12

6371

Kota Banjarmasin

106.79

10,679

13

6372

Kota Banjar Baru

99.86

09,986

XXIII

6400

PROV. KALIMANTAN TIMUR

10,000

10,000

1

6401

Kab Paser

93.76

09,376

2

6402

Kab Kutai Barat

114.30

11,430

3

6403

Kab Kutai Kartanegara

137.60

13,760

4

6404

Kab Kutai Timur

113.56

11,356

5

6405

Kab Berau

104.79

10,479

6

6406

Kab Malinau

120.23

12,023

7

6407

Kab Bulongan

125.40

12,540

8

6408

Kab Nunukan

92.38

09,238

9

6409

Kab Penajam Paser Utara

100.94

10,094

10

6410

Kab Tana Tidung

189.75

18,975

11

6471

Kota Balikpapan

121.42

12,142

12

6472

Kota Samarinda

100.00

10,000

13

6473

Kota Tarakan

111.85

11,185

14

6474

Kota Bontang

112.98

11,298

(17)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

XXIV

7100

PROV. SULAWESI UTARA

10,300

10,300

1

7101

Kab Bolaang Mongondow

105.13

10,513

2

7102

Kab Minahasa

100.13

10,013

3

7103

Kab Kepulauan Sangihe

129.46

12,946

4

7104

Kab Kepulauan Talaud

130.76

13,076

5

7105

Kab Minahasa Selatan

104.71

10,471

6

7106

Kab Minahasa Utara

93.46

09,346

7

7107

Kab Bolaang Mongondow Utara

103.54

10,354

8

7108

Kab Kep. Siau Tagolandang Biaro (Sitaro)

112.67

11,267

9

7109

Kab Minahasa Tenggara

111.36

11,136

10

7110

Kab Bolmong Selatan

102.11

10,211

11

7111

Kab Bolmong Timur

110.37

11,037

12

7171

Kota Manado

101.42

10,142

13

7172

Kota Bitung

97.96

09,796

14

7173

Kota Tomohon

90.71

09,071

15

7174

Kota Kotamobagu

102.83

10,283

XXV

7200

PROV. SULAWESI TENGAH

8,460

08,460

1

7201

Kab Banggai Kepulauan

95.47

09,547

2

7202

Kab Banggai

94.69

09,469

3

7203

Kab Morowali

97.78

09,778

4

7204

Kab Poso

90.87

09,087

5

7205

Kab Donggala

80.89

08,089

6

7206

Kab Toli-Toli

87.80

08,780

7

7207

Kab Buol

89.55

08,955

8

7208

Kab Parigi Moutong

96.60

09,660

9

7209

Kab Tojo Una-Una

104.95

10,495

10

7210

Kab Sigi

87.34

08,734

11

7271

Kota Palu

87.20

08,720

XXVI

7300

PROV. SULAWESI SELATAN

8,589

08,589

1

7301

Kab Selayar

9,418

09,418

2

7302

Kab Bulukumba

10,264

10,264

3

7303

Kab Bantaeng

9,047

09,047

4

7304

Kab Jeneponto

8,124

08,124

5

7305

Kab Takalar

9,584

09,584

6

7306

Kab Gowa

9,176

09,176

7

7307

Kab Sinjai

8,606

08,606

8

7308

Kab Maros

9,168

09,168

9

7309

Kab Pangkajene Kepulauan

9,675

09,675

10

7310

Kab Barru

9,920

09,920

11

7311

Kab Bone

9,843

09,843

12

7312

Kab Soppeng

9,433

09,433

13

7313

Kab Wajo

9,121

09,121

14

7314

Kab Sidenreng Rappang

8,133

08,133

15

7315

Kab Pinrang

8,097

08,097

16

7316

Kab Enrekang

9,831

09,831

17

7317

Kab Luwu

10,137

10,137

18

7318

Kab Tana Toraja

10,229

10,229

19

7319

Kab Toraja Utara

9,604

09,604

20

7322

Kab Luwu Utara

10,037

10,037

(18)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

21

7325

Kab Luwu Timur

10,365

10,365

22

7371

Kota Makassar

9,187

09,187

23

7372

Kota Parepare

9,360

09,360

24

7373

Kota Palopo

8,152

08,152

XXVII

7400

PROV. SULAWESI TENGGARA

9,642

09,642

1

7401

Kab Buton

123.29

12,329

2

7402

Kab Muna

105.35

10,535

3

7403

Kab Konawe

99.60

09,960

4

7404

Kab Kolaka

103.60

10,360

5

7405

Kab Konawe Selatan

97.51

09,751

6

7406

Kab Bombana

101.76

10,176

7

7407

Kab Wakatobi

111.54

11,154

8

7408

Kab Kolaka Utara

119.50

11,950

9

7409

Kab Buton Utara

113.60

11,360

10

7410

Kab Konawe Utara

110.52

11,052

11

7471

Kota Kendari

100.77

10,077

12

7472

Kota Bau-Bau

104.93

10,493

XXVIII

7500

PROV. GORONTALO

9,318

09,318

1

7501

Kab Boalemo

108.92

10,892

2

7502

Kab Gorontalo

93.56

09,356

3

7503

Kab Pohuwato

103.21

10,321

4

7504

Kab Bone Bolango

95.91

09,591

5

7505

Kab Gorontalo Utara

106.38

10,638

6

7571

Kota Gorontalo

92.32

09,232

XXIX

7600

PROV. SULAWESI BARAT

9,196

09,196

1

7601

Kab Majene

98.58

09,858

2

7602

Kab Polewali Mamasa

81.81

08,181

3

7603

Kab Mamasa

108.55

10,855

4

7604

Kab Mamuju

94.17

09,417

5

7605

Kab Mamuju Utara

95.63

09,563

XXX

8100

PROV. M A L U K U

10,102

10,102

1

8101

Kab Maluku Tenggara Barat

133.40

13,340

2

8102

Kab Maluku Tenggara

119.89

11,989

3

8103

Kab Maluku Tengah

107.32

10,732

4

8104

Kab Buru

80.89

08,089

5

8105

Kab Kepulauan Aru

121.09

12,109

6

8106

Kab Seram Bagian Barat

99.68

09,968

7

8107

Kab Seram Bagian Timur

112.76

11,276

8

8108

Kab Buru Selatan

159.68

15,968

9

8109

Kab Maluku Barat Daya

138.17

13,817

10

8171

Kota Ambon

84.36

08,436

11

8172

Kota Tual

142.03

14,203

XXXI

8200

PROV. MALUKU UTARA

11,512

11,512

1

8201

Kab Halmahera Barat

121.72

12,172

2

8202

Kab Halmahera Tengah

138.28

13,828

3

8203

Kab Kepulauan Sula

146.45

14,645

(19)

No.

Kode

Provinsi

IKK

Indeks

Kemahalan

Keterangan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

4

8204

Kab Halsel

90.69

09,069

5

8205

Kab Halut

126.87

12,687

6

8206

Kab Halmahera Timur

120.93

12,093

7

8207

Kab Pulau Morotai

123.87

12,387

8

8271

Kota Ternate

133.88

13,388

9

8272

Kota Tidore Kepulauan

137.90

13,790

XXXII

9100

PROV. PAPUA BARAT

12,101

12,101

1

9101

Kab Fak-Fak

172.40

17,240

2

9102

Kab Kaimana

147.79

14,779

3

9103

Kab Teluk Wondama

118.18

11,818

4

9104

Kab Teluk Bintuni

143.74

14,374

5

9105

Kab Manokwari

117.42

11,742

6

9106

Kab Sorong Selatan

129.61

12,961

7

9107

Kab Sorong

110.34

11,034

8

9108

Kab Raja Ampat

173.13

17,313

9

9109

Kab Maybrat

206.04

20,604

10

9110

Kab Tambraw

177.68

17,768

11

9171

Kota Sorong

113.64

11,364

XXXIII

9400

PROV. PAPUA

18,870

18,870

1

9401

Kab Merauke

251.20

25,120

2

9402

Kab Jayawijaya

250.84

25,084

3

9403

Kab Jayapura

142.59

14,259

4

9404

Kab Nabire

165.61

16,561

5

9408

Kab Yapen Waropen

160.51

16,051

6

9409

Kab Biak Numfor

152.03

15,203

7

9410

Kab Paniai

214.57

21,457

8

9411

Kab Puncak Jaya

414.76

41,476

9

9412

Kab Mimika

189.46

18,946

10

9413

Kab Boven Digoel

178.14

17,814

11

9414

Kab Mappi

216.66

21,666

12

9415

Kab Asmat

222.93

22,293

13

9416

Kab Yahukimo

191.50

19,150

14

9417

Kab Pegunungan Bintang

388.02

38,802

15

9418

Kab Tolikara

393.57

39,357

16

9419

Kab Sarmi

244.70

24,470

17

9420

Kab Keerom

180.39

18,039

18

9426

Kab Waropen

154.30

15,430

19

9427

Kab Supiori

182.57

18,257

20

9428

Kab Memberamo Raya

185.42

18,542

21

9429

Kab Nduga

322.10

32,210

22

9430

Kab Lanny Jaya

362.44

36,244

23

9431

Kab Memberamo Tengah

402.61

40,261

24

9432

Kab Yalimo

390.74

39,074

25

9433

Kab Puncak

461.52

46,152

26

9434

Kab Dogiyai

234.17

23,417

27

9435

Kab Intan Jaya

438.02

43,802

28

9436

Kab Deiyai

219.77

21,977

(20)
(21)

STANDAR BIAYA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

RINCIAN ANGGARAN BIAYA

pid

ansid

Kegiatan

Unit

Vol

Harga Satuan

Jumlah

Pengadaan & Pemasangan Rambu Lalu Lintas di Jalan (uk. 75x75 cm) (buah)

602

8012

Pengadaan Bahan

pkt

100

979.98311

979.98311

602

8005

Cat belakang daun rambu

m2

056

107.35821

60.38899

602

8004

Pemotongan dan pengeboran

unit

100

8.16162

8.16162

602

8002

Pengelasan

cm

1,431

1.92684

27.57314

602

8003

Perakitan dan penyetelan

unit

100

47.02452

47.02452

602

193

Cor pondasi beton

m3

011

1.061.617,55

116.77793

602

8001

Galian tanah dan urug kembali

m3

025

80.81496

20.20374

602

33

Urugan pasir di bawah pondasi

m3

004

334.60737

13.38429

602

8051

Bekesting pondasi

m3

112

57.12081

63.97531

602

8007

Ongkos angkut ke lokasi

buah

100

15.13414

15.13414

JUMLAH

1.352.606,80

PPN 10 %

135.26068

JUMLAH TOTAL

1.487.867,48

Harga per- Buah

1.487.868,00

Pengadaan & Pemasangan Rambu Lalu Lintas di Jalan (uk. 90x90 cm) (buah)

603

8013

Pengadaan Bahan

pkt

100

1.488.548,30

1.488.548,30

603

8005

Cat belakang daun rambu

m2

081

107.35821

86.96015

603

8004

Pemotongan dan pengeboran

unit

100

8.16162

8.16162

603

8002

Pengelasan

cm

1,431

1.92684

27.57314

603

8003

Perakitan dan penyetelan

unit

100

47.02452

47.02452

603

193

Cor pondasi beton

m3

011

1.061.617,55

116.77793

603

8001

Galian tanah dan urug kembali

m3

025

80.81496

20.20374

603

33

Urugan pasir di bawah pondasi

m3

004

334.60737

13.38429

603

8051

Bekesting pondasi

m3

112

57.12081

63.97531

603

8007

Ongkos angkut ke lokasi

buah

100

15.13414

15.13414

JUMLAH

1.887.743,14

PPN 10 %

188.77431

JUMLAH TOTAL

2.076.517,46

Harga per- Buah

2.076.518,00

Pengadaan & Pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (uk. 120x180 cm) (buah)

605

8015

Pengadaan Bahan

pkt

100

6.930.255,93

6.930.255,93

605

23

Galian Tanah

m3

056

63.71093

35.67812

605

193

Cor Beton Pondasi ( 60 x 60 x 120

cm )

m3

043

1.061.617,55

458.61878

605

148

Pembesian besi polos dia. 12mm

kg

3,600

11.85218

426.67864

605

33

Urugan Pasir Bawah Pondasi

m3

005

334.60737

18.06880

605

8017

Biaya Pembuatan / Pengelasan

kg

29,340

9.41600

2.762.654,40

605

8018

Sewa Crane Kapasitas 5 ton

shift

050

2.943.784,00

1.471.892,00

605

8051

Bekesting pondasi

m3

360

57.12081

205.63492

605

8007

Ongkos angkut ke lokasi

buah

100

15.13414

15.13414

JUMLAH

12.324.615,74

PPN 10 %

1.232.461,57

JUMLAH TOTAL

13.557.077,31

Harga per- Buah

13.557.078,00

Pengadaan & Pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (uk. 120x240 cm) (buah)

606

8016

Pengadaan Bahan

pkt

100

7.608.761,35

7.608.761,35

606

23

Galian Tanah

m3

056

63.71093

35.67812

606

193

Cor Beton Pondasi ( 60 x 60 x 120

cm )

m3

043

1.061.617,55

456.49555

606

148

Pembesian besi polos dia. 12mm

kg

3,600

11.85218

426.67864

606

33

Urugan Pasir Bawah Pondasi

m3

005

334.60737

18.06880

606

8051

Begisting

m2

288

57.12081

164.50793

606

8017

Biaya Pembuatan / Pengelasan

kg

29,340

9.41600

2.762.654,40

606

8018

Sewa Crane Kapasitas 5 ton

shift

050

2.943.784,00

1.471.892,00

606

8007

Ongkos angkut ke lokasi

buah

100

15.13414

15.13414

Gambar

TABEL KOEFISIEN KEMAHALAN STANDAR BIAYA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2015 BERDASARKAN INDEKS KEMAHALAN KONSTRUKSI

Referensi

Dokumen terkait

tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, dan Indeksasi Dalam Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga sebagaimana telah diubah

Kerangka Dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya

Data terpilah diharapkan dapat bermanfaat untuk menyusun analisis gender bidang Perindagkop agar dapat mendukung kegiatan Kementerian Perindagkop, antara lain, dalam penyusunan

Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dilakukan berdasarkan Daftar Acuan Harga Satuan yang dapat diperoleh di kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten

004/M.PPN/09/2007 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) Kegiatan Kementerian Perencanaan Pernbangunan NasionallBadan Perencanaan Pembangunan Nasional,

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sekolah Dasar Kelas Jauh Rekap RAB, Daftar Harga Satuan Upah Bahan Dan Alat, RAB Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sekolah Dasar Kelas Jauh Rekap RAB,

(4) Masyarakat Desa bersama Pemerintah Desa dalam penyusunan rencana aksi Desa pesisir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) didampingi oleh kementerian dan/atau

RENCANA ANGGARAN BELANJA RAB ASRAMA TUHFATUN NIDHOMIYYAH K Masa Abdi 2023/2025 N o Uraian Rincian Perhitungan Jumlah Volume Satuan Harga Satuan