• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIFITAS PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DENGAN AERASI DALAM MENURUNKAN KADAR COD PADA LIMBAH BIODIESEL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EFEKTIFITAS PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DENGAN AERASI DALAM MENURUNKAN KADAR COD PADA LIMBAH BIODIESEL"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  Dari  grafik  4.2.1b  dapat  dilihat  semakin  tinggi  waktu  tinggal  hidraulik
Gambar 3.4. Grafik
Gambar 3.5. Grafik
Gambar 3.7. Grafik Prosentase penurunan Kadar COD berdasarkan waktu pengambilan sampel051015202530354045505560657075808501224%COD

Referensi

Dokumen terkait

a) Pengolahan air limbah secara biologi aerob, yaitu pengolahan air limbah dengan mikroorganisme disertai dengan injeksi oksigen (udara) ke dalam

Penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi COD influent , hydraulic retention time (HRT) dan tinggi unggun terhadap % penurunan COD dan MLSS secara biofiltrasi anaerob dari

pengolahan limbah cair secara aerob dan anaerob. Penelitian ini terdiri dari dua langkah yaitu proses seeding lumpur aktif dan pengolahan limbah secara aerob

Lumpur aktif biakan campuran dari pupuk kandang efektif untuk pengolahan limbah dengan kadar phenol rendah (kurang dari 6 mg/L) dengan efisiensi penurunan phenol

Kesimpulan hasil penelitian bahwa pengolahan air limbah secara biologi di RSUD Karanganyar dapat efektif dan efisien, dan perlu dipertahankan tidak hanya dioperasionalkan pada saat

pengolahan limbah cair secara aerob dan anaerob. Penelitian ini terdiri dari dua langkah yaitu proses seeding lumpur aktif dan pengolahan limbah secara aerob

Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa metode ozonasi dengan adanya penambahan hidrogen peroksida serta lama waktu pengontakan ozon pada pengolahan air limbah batik dapat menurunkan

Pada aeration tank limbah dari gathering tank dipompa dan dialirkan kedalam tangki aerasi, pada tangki aerasi ini lumpur yang mengandung mikroba perombak dicampur dengan limbah cair