• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2016

TENTANG

BATAS DAERAH KABUPATEN SUMBAWA DENGAN KABUPATEN DOMPU PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka tertib administrasi pemerintahan di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat, perlu ditetapkan batas daerah secara pasti antara Kabupaten Sumbawa dengan Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat;

b. bahwa penetapan batas daerah antara Kabupaten Sumbawa dengan Kabupaten Dompu sebagaimana dimaksud dalam huruf a telah disepakati oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Dompu dengan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan disetujui oleh Tim Penegasan Batas Daerah Pusat;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Batas Daerah Kabupaten Sumbawa dengan Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat;

(2)

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 115 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1649);

2. Undang–Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II Dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);

3. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 76 Tahun 2012 tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 1252);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG BATAS DAERAH KABUPATEN SUMBAWA DENGAN KABUPATEN DOMPU PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT.

(3)

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Kabupaten Sumbawa adalah daerah otonom

sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II Dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

2. Kabupaten Dompu adalah daerah otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II Dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

3. Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah daerah otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

4. Pilar Batas Utama yang selanjutnya disingkat PBU adalah pilar yang dipasang sebagai tanda batas antar Provinsi/ Kabupaten/ Kota yang diletakkan tepat pada batas antar daerah Provinsi/Kabupaten/Kota.

5. Pilar Acuan Batas Utama yang selanjutnya disingkat PABU adalah pilar yang dipasang sebagai tanda batas antar Provinsi/Kabupaten/Kota yang diletakkan disisi batas alam atau buatan yang berfungsi sebagai titik ikat garis batas antar daerah Provinsi/Kabupaten/Kota.

6. Titik Koordinat Kartometrik yang selanjutnya disingkat TK adalah koordinat hasil pengukuran/penghitungan posisi titik dengan menggunakan peta dasar.

Pasal 2

Batas daerah Kabupaten Sumbawa dengan Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat dimulai dari:

1. Tanjung Karunggu selanjutnya ke arah Selatan sampai pada PBU 001 dengan koordinat 08⁰ 39' 32.5000" LS dan

(4)

118⁰ 10' 36.1999" BT yang terletak pada batas Desa Labuhan Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa dengan Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu;

2. PBU 001 selanjutnya ke arah Selatan sampai pada PABU 002 dengan koordinat 08⁰ 40' 27.2999" LS dan 118⁰ 10' 40.1999" BT yang terletak di Desa Labuhan Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa yang berbatasan dengan Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu;

3. PABU 002 selanjutnya ke arah Selatan sampai pada PABU 003 dengan koordinat 08⁰ 41' 28.3000" LS dan 118⁰ 10' 39.7999" BT yang terletak di Desa Labuhan Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa yang

berbatasan dengan Desa Kwangko Kecamatan

Manggelewa Kabupaten Dompu;

4. PABU 003 selanjutnya ke arah Tenggara menyusuri punggung bukit sampai pada PABU 004 dengan koordinat 08⁰ 42' 19.8000" LS dan 118⁰ 11' 20.5000" BT yang terletak di Desa Tolo’oi Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa yang berbatasan dengan Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu;

5. PABU 004 selanjutnya ke arah Timur menyusuri punggung bukit sampai pada PBU 005 dengan koordinat 08⁰ 42' 09.8000" LS dan 118⁰ 12' 50.6000" BT yang terletak pada batas Desa Tolo’oi Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa dengan Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu;

6. PBU 005 selanjutnya ke arah Timur sampai pada PABU 006 dengan koordinat 08⁰ 42' 08.7000" LS dan 118⁰ 14' 04.7999" BT yang terletak di Desa Tolo’oi Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa yang berbatasan dengan Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu;

7. PABU 006 selanjutnya ke arah Timur menyusuri punggung bukit sampai pada PABU 007 dengan koordinat 08⁰ 41' 55.8999" LS dan 118⁰ 15' 10.7999" BT

(5)

yang terletak di Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu yang berbatasan dengan Desa Tolo’oi Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa;

8. PABU 007 selanjutnya ke arah Timur Laut menyusuri punggung bukit sampai pada PBU 008 dengan koordinat 08⁰ 41' 45.7999" LS dan 118⁰ 17' 20.2999" BT yang terletak pada batas Desa Tolo’oi Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa dengan Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu;

9. PBU 008 selanjutnya ke arah Timur sampai pada PABU 009 dengan koordinat 08⁰ 41' 33.9000" LS dan 118⁰ 18' 23.4000" BT yang terletak di Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu yang berbatasan dengan Desa Mata Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa; dan 10. PABU 009 selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada

TK.01 dengan koordinat 08⁰ 42' 17.4475" LS dan 118⁰ 19' 29.5361" BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada Teluk Cempi yang ditandai oleh TK.02 dengan koordinat 08⁰ 42' 46.2894" LS dan 118⁰ 19' 58.9143" BT.

Pasal 3

Posisi PBU/PABU dan TK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, bersifat tetap dan tidak berubah akibat perubahan nama Desa dan/atau nama Kecamatan.

Pasal 4

Batas daerah dan koordinat batas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tercantum dalam peta yang merupakan lampiran dan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(6)

Pasal 5

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2016 MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

ttd

TJAHJO KUMOLO Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 22 Juni 2016 DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd

WIDODO EKATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 926. Salinan sesuai dengan aslinya

KEPALA BIRO HUKUM, ttd

W. SIGIT PUDJIANTO

(7)

! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! !! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !

#

!

#

!

#

!

#

!

#

!

#

!

#

!

#

!

#

! ! ! Tl. Wala Tl. Kue Brang Paa Braa ng P andi Bran g Desa Brang Mata

Brang Tolooi Brang Oiwau

Sori Kwangko Sori Toi Sori Ncuni Sori Ntonda Sori Kue Sori Wala So ri K arung gu Tl. Karunggu Tl Banggalua Tl. Gora Tl. Lola

T E L U K S A L E H

Teluk Maci Teluk Torlemba Teluk Watumandi Mada Oisingi Mada Oiwau Nanga Ncanga Teluk Lola Sori Toloi Sori W aduling ga Sori Ng anco So ri O ip el i So ri La ra So ri W aru So ri P an da Teka Binga Sori Oi K a Ncira

T E L U K C E M P I

550 500 500 450 450 450 400 400 400 400 350 350 350 350 300 300 300 300 300 300 250 250 250 200 200 200 200 200 200 150 150 100 100 50 50 50 50 50 550 500 600 650 350 450 550 500 100 150 150 150 100 350 250 200 450 50 20 0 50 50 0 200 400 40 0 45 0 50 50 50 50 50 50 50 50 100 10 0 10 0 100 100 100 10 0 10 0 15 0 150 15 0 150 150 150 200 200 20 0 20 0 200 200 200 20 0 200 200 100 10 0 150 15 0 15 0 15 0 150 150 250 250 250 250 250 25 0 300 300 30 0 300 300 300 300 30 0 300 35 0 350 400 400 400 25 0 250 250 250 100 250 35 0

Desa Kwangko

Desa Labuhan Pidang

Desa Tolo'oi

Desa Mata

KECAMATAN MANGGALEWA

KECAMATAN TARANO

KABUPATEN DOMPU

KABUPATEN SUMBAWA

Tg. Karunggu Doro Wuwu Doro Tolooi Doro Waru Doro Sarae Doro Jati Doro Oi Doro Peno Doro Wala Doro Gora Doro Wole Doro Madoi Doro Reba Doro Danorobo Doro Tanju Doro Mangko Gili Santigi Gili Watu Gili Balere Gili Maja Gili Cangkir Gili Torobero Gili Kado Gili Kubur Tg. Ncuni Doro Foo Gili Bajo Gili Nae Doro Dambe Doro Jati Doro Somila Doro Batujambarano Watu Mandi Tg.Torpampa Tg. Toi Tg. Lemba Doro Singi Doro Soriherangga Doro Lara Doro Cuni Doro Oilibi Doro Torpampa Doro Donggoworo Doro Watuudu Doro Kilimani Doro Lola Doro Satoi Doro Mengi Tg. Tafu Doro Guwudungga Doro Tekabinga DUSUN PANUBU TK.02 TK.01 PBU 008 PBU 005 PBU 001 PABU 009 PABU 007 PABU 006 PABU 004 PABU 003 PABU 002 39 '0 " 40 '3 0" 42 '0 " 43 '3 0" 45 '0 " 46 '3 0" 1290000 1295000 1300000 1305000 1310000 90 25 00 0 90 30 00 0 90 35 00 0

!

DAFTAR KOORDINAT PILAR BATAS DAN TITIK KARTOMETRIK KABUPATEN SUMBAWA DENGAN KABUPATEN DOMPU

U ! ! ! ! !! KAB. SUMBAWA KAB. DOMPU KAB. SUMBAWA

PROV. NUSA TENGGARA BARAT

119°0'0"E 118°30'0"E 118°0'0"E 117°30'0"E 117°0'0"E 8° 0' 0" S 8° 30 '0 "S 9° 0' 0" S DIAGRAM LOKASI

PETA BATAS DAERAH

MENTERI DALAM NEGERI

REPUBLIK INDONESIA

BATAS DAERAH KABUPATEN SUMBAWA DENGAN KABUPATEN DOMPU

PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

0 0.25 0.5 1 1.5 2 2.5km

LEGENDA

1. Peta batas daerah ini mengacu pada Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) skala 1:25.000 dari BAKOSURTANAL. 2. Survey Lapangan Penegasan Batas Daerah dilakukan tahun 2012

KETERANGAN RIWAYAT

#

! : Pilar Batas : Batas Kabupaten/Kota ! ! ! ! : Sungai : Kontur PROYEKSI : Jalan Lokal : Titik Kartometrik Datum Horizontal Datum Vertikal Zona

: Grid Geografis dan Grid Universal Transverse Mercator : World Geodetic System - 1984 (WGS 84)

: Geoid 96 : 50 S Datum Horizontal

Datum Vertikal Sistem Grid

KABUPATEN DOMPU PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

0 2 4 6 8 10 cm

SKALA 1 : 25.000

mT

m

U

MENTERI DALAM NEGERI

REPUBLIK INDONESIA,

ttd

TJAHJO KUMOLO

Salinan sesuai dengan aslinya

KEPALA BIRO HUKUM

W. SIGIT PUDJIANTO

Pembina Utama Madya (IV/d)

NIP. 19590203 198903 1 001

LINTANG BUJUR X Y 1 PBU 001 08° 39' 32.5000" LS 118° 10' 36.1999" BT 629465,813 9042644,240 2 PABU 002 08° 40' 27.2999" LS 118° 10' 40.1999" BT 629582,862 9040960,627 3 PABU 003 08° 41' 28.3000" LS 118° 10' 39.7999" BT 629564,821 9039086,982 4 PABU 004 08° 42' 19.8000" LS 118° 11' 20.5000" BT 630803,788 9037501,215 5 PBU 005 08° 42' 09.8000" LS 118° 12' 50.6000" BT 633558,447 9037799,638 6 PABU 006 08° 42' 08.7000" LS 118° 14' 04.7999" BT 635826,323 9037826,093 7 PABU 007 08° 41' 55.8999" LS 118° 15' 10.7999" BT 637844,788 9038212,646 8 PBU 008 08° 41' 45.7999" LS 118° 17' 20.2999" BT 641803,845 9038509,610 9 PABU 009 08° 41' 33.9000" LS 118° 18' 23.4000" BT 643733,713 9038868,539 10 TK.01 08° 42' 17.4475" LS 118° 19' 29.5361" BT 645750,466 9037523,842 11 TK.02 08° 42' 46.2894" LS 118° 19' 58.9143" BT 646645,257 9036634,729

Referensi

Dokumen terkait

Kodon UAA,UAG, dan UGA tidak mengkode asam amino apapun dan merupakan agen pemotong gen (tidak dapat bersambung lagi dengan double helix asam amino) disebut kodon terminasi/

Hasil pembobotan antara subkriteria pelayanan konsumen dengan urutan yaitu kemampuan tanggap dan cepat dalam menanggapi permintaan dan keluhan pelanggan dengan nilai bobot

Keuntungan umum yang terlihat adalah observasi lapangan merupakan suatu cara alternatif karena tidak semua persoalan penelitian media massa bisa diselesaikan

1) Relating, belajar dikaitkan dengan konteks pengalaman kehidupan nyata. Konteks merupakan kerangka kerja yang dirancang guru untuk membantu siswa agar yang

JAM SENIN RABU RABU 07.30-10.00 Perencanaan Perkerasan Jalan Transportasi Massal Studi Kelayakan dan Finansial Proyek 10.20-12.00 Struktur Jembatan Struktur Jembatan. 13.30-15.30

Hasil belajar merupakan kemampuan-kemampuan yang dimilki oleh seorang siswa setelah ia menerima perlakuan dan pengajaran dari pengajaran (guru).Menurut suprijono

Sehubungan dengan telah dievaluasinya dokumen penawaran pelelangan sederhana paket pekerjaan Pengadaan Alat Pendidikan untuk SMA Swasta di Sumsel pada Kegiatan DAK SMA,

Berdasarkan hasil penelitian, metode SPT (shortest processing time) dan EDD (earliest due date) merupakan metode yang paling baik yang bisa meminimalkan keterlambatan