• Tidak ada hasil yang ditemukan

Annes Belia AW (21020112150028) BAB IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Annes Belia AW (21020112150028) BAB IV"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

GALERI SENI KOMUNITAS SENIMAN BOROBUDUR INDONESIA 43

BAB IV

KESIMPULAN, BATASAN, DAN ANGGAPAN

1.1 Kesimpulan

1. Kabupaten Magelang memiliki potensi yang tinggi di sektor pariwisata karena eksistensi Candi Borobudur di mata dunia.

2. Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Dunia dan termasuk dalam program Destination Management Organization (DMO) atau Tata Kelola Wisata Terpadu yang bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan kepariwisataan terpadu yang memadukan seluruh sektor, aktor, dan wilayah dalam pengembangan destinasi pariwisata, sehingga meningkatkan potensi dan daya tarik pariwisata secara optimal.

3. Candi Borobudur sebagai icon budaya dunia harus diperkuat dengan aktivitas para seniman disekitarnya, sehingga dapat mempertahankan citra keunggulan kesenian dan kebudayaan setempat.

4. Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) perlu tempat dan organisasi yang baik sehingga produktifitas untuk menghasilkan karya seni lebih terkelola.

1.2 Batasan

1. Peraturan bangunan yang akan digunakan mengacu pada peraturan daerah setempat yang tercantum dalam RTRW Kabupaten Magelang tahun 2010-2030.

2. Penentuan tapak mengacu pada penilaian potensi-potensi pada pemilihan tapak.

3. Permasalahan tentang kondisi lahan, struktur tanah, daya dukung tanah tidak akan dibahas detail.

4. Titik perencanaan dan perancangan hanya mengacu pada masalah arsitektural.

5. Perencanaan Galeri Seni ini sebagai sarana pusat pengembangan kesenian, kebudayaan, dan ekonomi kreatif di kawasan Candi Borobudur dan sekitarnya, yang diprediksi hingga 10 tahun mendatang.

1.3 Anggapan

1. Dalam waktu 10 tahun mendatang dianggap tidak terjadi perubahan kontras pada kondisi tapak.

2. Jaringan infrastruktur dan teknologi mampu mencukupi kebutuhan yang ada.

Referensi

Dokumen terkait

Pengukuran kinerja non keuangan menunjukkan pengembangan bisnis PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, bagaimana kepuasan pengunjung

Pada proyek Kawasan Wisata Tepian Sungai Bengawan Solo di Surakarta ini menggunakan pendekatan arsitektur ekologis yang menekankan pada prinsip tata kelola lingkungan yang ramah

Jasa Lainnya adalah jasa yang membutuhkan kemampuan tertentu yang mengutamakan keterampilan (skillware) dalam suatu sistem tata kelola yang telah dikenal luas di dunia

Candi budha terbesar didunia yang merupakan salah satu karya master piece diantara Tujuh Keajaiban Dunia terletak di Desa Borobudur kec borobudur lebih kurang 3 km dari

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko berada di bawah pengawasan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bekerja sama dengan Departemen Kebudayaan

ketrampilan pembuatan anyaman dan gerabah dan lain-lain. Proses pengembangan kepariwisataan di kawasan wisata candi Borobudur ternyata meningkatkan kehidupan ekonomi,

Pemerintah Indonesia memiliki kebijakan yang jelas dalam mendukung reformasi tata kelola perusahaan dimana pemerintah mulai mendukung adanya tata kelola perusahaan

Dari beberapa kriteria yang telah dipaparkan di atas, maka tapak yang dapat mendukung sebagai Hotel Resor di Kawasan Wisata Candi Borobudur Kabupaten Magelang ini berada di