• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Dan Perancangan PLTS 24-11-2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisa Dan Perancangan PLTS 24-11-2015"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA DAN PERANCANGAN

ANALISA DAN PERANCANGAN

PEMBANGKIT

PEMBANGKIT LISTRIK

LISTRIK TENAGA SURY

TENAGA SURYA

A

D

Di

i

D

Deessa

a

::

K

Keecca

am

ma

atta

an

n

::

K

Ka

ab

bu

up

pa

atteen

n

::

Pr!insi

(2)

Abstra# 

Abstra# 

Desa …..Kecamatan ……. merupakan daerah yang terletak di pulau …, Desa …..Kecamatan ……. merupakan daerah yang terletak di pulau …,

merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum pernah merasakan terangnya merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum pernah merasakan terangnya listrik seperti daerah lain. Listrik di wilyah ini belum masuk di karenakan jangkauan listrik seperti daerah lain. Listrik di wilyah ini belum masuk di karenakan jangkauan PLN untuk masuk kedaerah terpencil seperti kecamamatan … sangat sulit. Oleh PLN untuk masuk kedaerah terpencil seperti kecamamatan … sangat sulit. Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangunan pembangkit listrik karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya untuk

tenaga surya untuk daerah tersebut. istem listrik tenaga daerah tersebut. istem listrik tenaga surya !L"surya !L"# sebagai# sebagai

 pembangkit listrik diarahkan agar dapat dimanfaatkan $leh para pemakai di daerah  pembangkit listrik diarahkan agar dapat dimanfaatkan $leh para pemakai di daerah terpencil yang tidak mungkin dijangkau $leh jaringan PLN. Dari hasil pembahasan terpencil yang tidak mungkin dijangkau $leh jaringan PLN. Dari hasil pembahasan dengan menggunakan met$de pendekatan Perencanaan, Desain dan %nalisa

dengan menggunakan met$de pendekatan Perencanaan, Desain dan %nalisa Kebutuhan didapat bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa …. dengan Kebutuhan didapat bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa …. dengan  jumlah

 jumlah ……. unit rumah dan penerangan umum dibutuhkan listrik &',( K) per jam.……. unit rumah dan penerangan umum dibutuhkan listrik &',( K) per jam. *ntuk memenuhi kebutuhan itu

*ntuk memenuhi kebutuhan itu maka diperlukan maka diperlukan +- panel surya, +& +- panel surya, +& baterai, buahbaterai, buah charge c$ntr$ller dengan kapasitas ' %mpere dan ' buah in/erter de

charge c$ntr$ller dengan kapasitas ' %mpere dan ' buah in/erter de ngan kapasitasngan kapasitas &( k).

&( k). *ntuk kebutuhna tersebut diatas maka *ntuk kebutuhna tersebut diatas maka dibutuhkan anggaran biayadibutuhkan anggaran biaya +,+,&&,. !

+,+,&&,. ! Dua Milyar Dua Ratus Enam Puluh Enam Juta Seratus Sepuluh Dua Milyar Dua Ratus Enam Puluh Enam Juta Seratus Sepuluh  Ribu Rupiah

(3)

Abstra# 

Abstra# 

Desa …..Kecamatan ……. merupakan daerah yang terletak di pulau …, Desa …..Kecamatan ……. merupakan daerah yang terletak di pulau …,

merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum pernah merasakan terangnya merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum pernah merasakan terangnya listrik seperti daerah lain. Listrik di wilyah ini belum masuk di karenakan jangkauan listrik seperti daerah lain. Listrik di wilyah ini belum masuk di karenakan jangkauan PLN untuk masuk kedaerah terpencil seperti kecamamatan … sangat sulit. Oleh PLN untuk masuk kedaerah terpencil seperti kecamamatan … sangat sulit. Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangunan pembangkit listrik karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya untuk

tenaga surya untuk daerah tersebut. istem listrik tenaga daerah tersebut. istem listrik tenaga surya !L"surya !L"# sebagai# sebagai

 pembangkit listrik diarahkan agar dapat dimanfaatkan $leh para pemakai di daerah  pembangkit listrik diarahkan agar dapat dimanfaatkan $leh para pemakai di daerah terpencil yang tidak mungkin dijangkau $leh jaringan PLN. Dari hasil pembahasan terpencil yang tidak mungkin dijangkau $leh jaringan PLN. Dari hasil pembahasan dengan menggunakan met$de pendekatan Perencanaan, Desain dan %nalisa

dengan menggunakan met$de pendekatan Perencanaan, Desain dan %nalisa Kebutuhan didapat bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa …. dengan Kebutuhan didapat bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa …. dengan  jumlah

 jumlah ……. unit rumah dan penerangan umum dibutuhkan listrik &',( K) per jam.……. unit rumah dan penerangan umum dibutuhkan listrik &',( K) per jam. *ntuk memenuhi kebutuhan itu

*ntuk memenuhi kebutuhan itu maka diperlukan maka diperlukan +- panel surya, +& +- panel surya, +& baterai, buahbaterai, buah charge c$ntr$ller dengan kapasitas ' %mpere dan ' buah in/erter de

charge c$ntr$ller dengan kapasitas ' %mpere dan ' buah in/erter de ngan kapasitasngan kapasitas &( k).

&( k). *ntuk kebutuhna tersebut diatas maka *ntuk kebutuhna tersebut diatas maka dibutuhkan anggaran biayadibutuhkan anggaran biaya +,+,&&,. !

+,+,&&,. ! Dua Milyar Dua Ratus Enam Puluh Enam Juta Seratus Sepuluh Dua Milyar Dua Ratus Enam Puluh Enam Juta Seratus Sepuluh  Ribu Rupiah

(4)

BAB I

BAB I

PENDA$ULUAN

PENDA$ULUAN

%&% Latar Be"a#an' %&% Latar Be"a#an'

Listrik merupakan kebutuhan primer manusia saat ini, sesuai dengan Listrik merupakan kebutuhan primer manusia saat ini, sesuai dengan kemajuan 0aman semakin pesat

kemajuan 0aman semakin pesat kebutuhan kebutuhan listrik hampir listrik hampir semua kalanagan mulai darisemua kalanagan mulai dari daerah

daerah perk$taan hingga perk$taan hingga pedesaan saat pedesaan saat ini. Di ini. Di 1nd$nesia untuk 1nd$nesia untuk kebutuhan listrikebutuhan listrikk masyarakat menggunakan layanan

masyarakat menggunakan layanan PLN ! PerusPLN ! Perusahaan Listrik Negara ahaan Listrik Negara #. 2ampir#. 2ampir semua masyarakat 1nd$nesia menikmati layanan listrik dari perusahaan tersebut. semua masyarakat 1nd$nesia menikmati layanan listrik dari perusahaan tersebut.

Desa……,Kecamatan ….. merupakan daerah yang terletak di pulau ….., Desa……,Kecamatan ….. merupakan daerah yang terletak di pulau …..,

merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum pernah merasakan terangnya merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya belum pernah merasakan terangnya listrik seperti daerah lain di k$ta3k$ta besar di pulau jawa.

listrik seperti daerah lain di k$ta3k$ta besar di pulau jawa. Listrik di wilyah ini belumListrik di wilyah ini belum masuk di karenakan jangkauan PLN untuk masuk kedaerah terpencil seperti di

masuk di karenakan jangkauan PLN untuk masuk kedaerah terpencil seperti di desa……..kecamamatan ……. sangat sulit. )arg

desa……..kecamamatan ……. sangat sulit. )arga pernah mewaa pernah mewacanakan pembuatancanakan pembuatan fasilitas listrik sederhana dengan bersumber pada tenaga mikr$ hidr$. Namun,

fasilitas listrik sederhana dengan bersumber pada tenaga mikr$ hidr$. Namun, ternyata wacana tersebut hingga sekarang

ternyata wacana tersebut hingga sekarang belum bisa terealisasi,karena aliran air yangbelum bisa terealisasi,karena aliran air yang akan digunakan untuk mikr$ hidr$ tidak memenuhi syarat.

akan digunakan untuk mikr$ hidr$ tidak memenuhi syarat.

Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangunan Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangunan  pembangkit listrik tenaga surya untuk daerah tersebut. istem listr

 pembangkit listrik tenaga surya untuk daerah tersebut. istem listrik tenaga suryaik tenaga surya !L"

!L"# sebagai pembangkit listrik diarahkan agar dapa# sebagai pembangkit listrik diarahkan agar dapa t dimanfaatkan $leh parat dimanfaatkan $leh para  pemakai di daerahterpencil yang tidak mungkin dijangkau $leh jaringan PLN.Oleh  pemakai di daerahterpencil yang tidak mungkin dijangkau $leh jaringan PLN.Oleh

karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangkit listrik tenaga sur

karena itu penulis berinisiatif untuk merancang pembangkit listrik tenaga sur ya untukya untuk daerah tersebut dengan judul 4

daerah tersebut dengan judul 4 Analisa & Perancangan Pembangkit Listrik Te Analisa & Perancangan Pembangkit Listrik Tenaganaga Surya ( PLTS )

(5)

%&( P## Masa"a)

5erdasarkan latar belakang masalah diatas, maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana merancang Pembangkit Listrik "enaga urya ! PL" # dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai energi utama. sehingga dapat menghasilkan energi listrik.

%&* Batasan Masa"a)

6engingat luas dan banyaknya hal3hal yang perlu diperhatikan dalam pr$ses  perancangan pembangkit tenaga surya ini, maka penulis memberikan beberapa  batasan masalah antara lain 7

&. Perhitungan dari pembangkit tidak secara detail.

+. 8umlah kebutuhan Panel urya,9$ntr$llel dan 1n/erter sudah ditentukan '. 6aket sebagai 9$nt$h atau Pr$t$type Perancangan

%&+ Tu,uan

"ujuan dari perancangan dan pembuatan Pembangkit Listrik"enaga urya !PL"#ini adalah untuk memberikan gambaran tentang Pembangkit Listrik "enaga urya !PL"# kepada masyarakat khususnya kepada masyarakat di Desa …. yang  belum mendapat aliran listrik dari PLN.

%&- Sistemati#a Penu"isan

istematika penulisan pada lap$ran ini terdiri dari lima 5%5 denga n susunan 5%5 ebagai berikut 7

5%5 1 P:ND%2*L*%N

(6)

"ujuan dan istematika Penulisan

5%5 11 L%ND%%N ":O;1

5ab ini berisikan tentang Landasan te$ri dari PL"

5%5 111 P:;%N9%N<%N

5ab ini berisika tentang perancangan perencanaan dan pembuatan Pembangkit Listrik "enaga 6atahari

5%5 1= %N%L1%

5ab ini berisikan tentang %nalisa yang dilakukan setelah hasil perancangan.

5%5 = K:16P*L%N

5ab ini berisikan tentang kesimpulan dari hasil analisa perancangan  pembangkit listrik tenaga surya.

(7)

BAB II

TE.RI DASAR 

(&%&Knsep Sistem PLTS

Pembangkit listrik tenaga surya itu k$nsepnya sederhana.>aitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.9ahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam.umber daya alam matahari ini sudah banyak

(8)

surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan  bakar.ehingga sistem sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan.

5andingkan dengan sebuah generat$r listrik, ada bagian yang berputar dan memerlukan bahan bakar untuk dapat menghasilkan listrik.uaranya bising.elain itu gas buang yang dihasilkan dapat menimbulkan efek gas rumah kaca !green h$use gas# yang pengaruhnya dapat merusak ek$sistem planet bumi kita.istem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya, rangkaian k$ntr$ler  pengisian !charge c$ntr$ller#, dan aki !batere# &+ /$lt yang maintenance free.Panel

sel surya merupakan m$dul yang terdiri beberapa sel surya yang digabung dalam hubungan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan.>ang sering digunakan adalah m$dul sel surya + watt atau ' watt.6$dul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang pr$p$rsi$nal dengan luas permukaan p anel yang terkena sinar matahari.

;angkaian k$ntr$ler pengisian aki dalam sistem sel surya itu merupakan rangkaian elektr$nik yang mengatur pr$ses pengisian akinya. K$ntr$ler ini dapat mengatur tegangan aki dalam selang tegangan &+ /$lt plus minus & persen. 5ila tegangan turun sampai &,? /$lt, maka k$ntr$ler akan mengisi aki dengan panel surya sebagai sumber dayanya. "entu saja pr$ses pengisian itu akan terjadi bila berlangsung  pada saat ada cahaya matahari. 8ika penurunan tegangan itu terjadi pada malam hari,

maka k$ntr$ler akan memutus pemas$kan energi listrik. etelah pr$ses pengisian itu  berlangsung selama beberapa jam, tegangan aki itu akan naik. 5ila tegangan aki itu

mencapai &',+ /$lt, maka k$ntr$ler akan menghentikan pr$ses pengisian aki itu.

;angkaian k$ntr$ler pengisian itu sebenarnya mudah untuk dirakit

sendiri."api, biasanya rangkaian k$ntr$ler ini sudah tersedia dalam keadaan jadi di  pasaran.6emang harga k$ntr$ler itu cukup mahal kalau dibeli sebagai unit

tersendiri.Kebanyakan sistem sel surya itu hanya dijual dalam bentuk paket lengkap yang siap pakai.8adi, sistem sel surya dalam bentuk paket lengkap itu jelas lebih

(9)

murah dibandingkan dengan bila merakit sendiri.

5iasanya panel surya itu siletakkan dengan p$sisi statis menghadap

matahari.Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari.Orbit yang ditempuh bumi  berbentuk elip dengan matahari berada di salah satu titik f$kusnya. Karena matahari  bergerak membentuk sudut selalu berubah, maka dengan p$sisi panel surya itu yang statis itu tidak akan diper$leh energi listrik yang $ptimal. %gar dapat terserap secara maksimum, maka sinar matahari itu harus diusahakan selalu jatuh tegak lurus pada  permukaan panel surya.

8adi, untuk mendapatkan energi listrik yang $ptimal,sistem sel surya itu masih harus dilengkapi pula dengan rangkaian k$ntr$ler $pti$nal untuk mengatur arah  permukaan panel surya agar selalu menghadap matahari sedemikian rupa sehingga

sinar mahatari jatuh hampir tegak lurus pada panel suryanya. K$ntr$ler seperti ini dapat dibangun, misalnya, dengan menggunakan mikr$k$ntr$ler ?'&.K$ntr$ler ini tidak sederhana, karena terdiri dari bagian perangkat keras dan bagian perangkat lunak.5iasanya, paket sistem sel surya yang lengkap belum termasuk k$ntr$ler untuk menggerakkan panel surya secara $t$matis supaya sinar matahari jatuh tegak

lurus.Karena itu, k$ntr$ller macam ini cukup mahal.

(&(& P)t!"taic

9ara kerja sistem Pembangkit Listrik "enaga urya dengan menggunakan <rid39$nnected panel sel surya Ph$t$/$ltaic untuk perumahan 6$dul sel surya Ph$t$/$ltaic merubah energi surya menjadi arus listrik D9. %rus listrik D9 yang dihasilkan ini akan dialirkan melalui suatu in/erter !pengatur tenaga# yang

merubahnya menjadi arus listrik %9, dan juga dengan $t$matis akan mengatur

seluruh sistem. Listrik %9 akan didistribusikan melalui suatu panel distribusi ind$$r yang akan mengalirkan listrik sesuai yang dibutuhkan peralatan listrik. 5esar dan

(10)

 biaya k$nsumsi listrik yang dipakai di rumah akan diukur $leh suatu )att32$ur 6eters.

K$mp$nen utama sistem surya f$t$/$ltaik adalah m$dul yang merupakan unit rakitan beberapa sel surya f$t$/$ltaik. *ntuk membuat m$dul f$t$/$ltaik secara  pabrikasi bisa menggunakan tekn$l$gi kristal dan thin film. 6$dul f$t$/$ltaik kristal

dapat dibuat dengan tekn$l$gi yang relatif sederhana, sedangkan untuk membuat sel f$t$/$ltaik diperlukan tekn$l$gi tinggi. 6$dul f$t$/$ltaik tersusun dari beberapa sel f$t$/$ltaik yang dihubungkan secara seri dan paralel.5iaya yang dikeluarkan untuk membuat m$dul sel surya yaitu sebesar @ dari biaya t$tal. 8adi, jika m$dul sel surya itu bisa dipr$duksi di dalam negeri berarti akan bisa menghemat biaya  pembangunan PL".

*ntuk itulah, m$dul pembuatan sel surya di 1nd$nesia tahap pertama adalah membuat bingkai !frame#, kemudian membuat laminasi dengan sel3sel yang masih diimp$r.8ika permintaan pasar banyak maka pembuatan sel dilakukan di dalam

negeri. 2al ini karena tekn$l$gi pembuatan sel surya dengan bahan silic$n single dan  p$ly cristal secara te$ritis sudah dikuasai. Dalam bidang f$t$/$ltaik yang digunakan  pada PL", 1nd$nesia ternyata telah melewati tahapan penelitian dan pengembangan

dan sekarang menuju tahapan pelaksanaan dan instalasi untuk elektrifikasiuntukpedesaan.

"ekn$l$gi ini cukup canggih dan keuntungannya adalah harganya murah,  bersih, mudah dipasang dan di$perasikan dan mudah dirawat.edangkan kendala

utama yang dihadapi dalam pengembangan energi surya f$t$/$ltaik adalah in/estasi awal yang besar dan harga per k)h listrik yang dibangkitkan relatif tinggi, karena memerlukan subsistem yang terdiri atas baterai, unit pengatur dan in/e rter sesuai dengankebutuhannya.

5ahan sel surya sendiri terdiri kaca pelindung dan material adhesi/e

(11)

refleksi untuk menyerap lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah cahaya yang dipantulkan, semi3k$ndukt$r P3type dan N3type !terbuat dari campuran ilik$n# untuk menghasilkan medan listrik, saluran awal dan saluran akhir !tebuat dari l$gam tipis# untuk mengirim electr$n ke perab$t listrik.9ara kerja sel surya sendiri

sebenarnya identik dengan piranti semik$ndukt$rdi$da. Ketika cahaya bersentuhan dengan sel surya dan diserap $leh bahan semi3k$ndukt$r, terjadi pelepasan

elektr$n.%pabila elektr$n tersebut bisa menempuh perjalanan menuju bahan semi3 k$ndukt$r pada lapisan yang berbeda, terjadi perubahan sigma gaya3gaya pada bahan. <aya t$lakan antar bahan semi3k$ndukt$r, menyebabkan aliran medan listrik 

<ambar +.& 6$dul $lar 9ell

<ambar +.+ Panel urya

(12)

ini 7

"abel +.&

6$del AL3P+(w

9ell "ype p$lycrystalline

6aBimum P$wer !Pm# +(w

P$wer "$lerance C(@

6aBimum P$wer =$ltage!=pm# '=

6aBimum P$wer current!1P6# ?.'%

Open 9irucuit =$ltage !=$c# '.E=

h$t 9ircuit 9urrent !lsc# ?.-?%

 Number $f 9ells -+pcs

i0e $f 6$dule &E(FEEF(mm

maBimum ystem =$ltage &=

"emperature c$efficients $f lsc .&@G

"emperature c$efficients $f =O9 3.'?@G

temperature c$efficients $f P6 .-@G

"emperature c$efficients $f =6 .&@G

"emperature c$efficients $f 16 3.'?@

"emperature range 3 t$HE

urface maBimum l$ad capacity mGs!+kgGsI.m#

8uncti$n 5$B "ype PPO black

(13)

Arame an$di0ed aluminum all$y

)arranty E@p$wer f$r &years and

?@ p$wer f$r +( years

(&+& Kmpnen/#mpnen PLTS

6$dul el urya !ph$t$/$ltaics# cell surya atau sel ph$t$/$ltaic merupakan suatu alat yang dapat mengubah energi radiasi matahari secara langsung menjadi energi listrik. Pada dasarnya sel tersebut berjenis di$de yang tersusun atas P J N  juncti$n.el surya ph$t$/$ltaic yang dibuat dari bahan semi k$ndukt$r yang dipr$ses

sedemikian rupa, yang dapat menghasilkan listrik arus searah !D9#. Dalam  penggunaannya, sel3sel surya itu dihubungkan satu sama lain, sejajar atau seri,

tergantung dari penggunaannya, guna menghasilkan daya dengan k$mbinasi tegangan dan arusyang dikehendaki.

el surya memiliki banyak aplikasi.6ereka terutama c$c$k untuk digunakan  bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di wilayah terpencil, satelit

 peng$rbit bumi, kalkulat$r genggam, p$mpa air, dan lain3lain.el surya !dalam  bentuk m$dul atau panel surya# dapat dipasang di atap gedung di mana mereka  berhubungan dengan in/erter ke grid listrik dalam sebuah pengaturan net

metering.ebuah panel surya terbuat dari banyak sel surya.

el tersambung secara elektrik untuk memberikan arus dan tegangan tertentu.6asing3masing sel di enkapsulasi untuk mengis$lasi dan melindungi dari kelembaban dan k$r$si.%da perbedaan tipe m$dul yang tersedia di pasaran,

tergantung pada kebutuhan daya yang dibutuhkan.6$dul yang paling umum

(14)

sama, tersambung secara seri, dan terbungkus diantara bahan kaca dan plastik, menggunakan p$lymer resin !:=%# sebagai insulat$r termal !thermal insulat$r#. 5agian muka m$dul biasanya antara ,& dan ,( mM+.

Panel surya biasanya memiliki dua k$ntak listrik, satu p$sitif dan satu negatif. 5eberapa panel menyertakan k$ntak ekstra yang memungkinkan instalasi di$da

 penyingkat atau bypass di$de di antara masing3masing sel. Di$da ini melindungi  panel dari gejala yang dikenal sebagai 4h$t3sp$ts. ebuah h$t sp$t terjadi ketika  beberapa sel berada dalam bayangan sedangkan sisa panel berada di bawah matahari  penuh.Daripada menghasilkan daya, sel yang terteduh bertingkah laku sebagai beban

yang membuang daya.

Dalam situasi ini, sel yang terteduh dapat mengalami p eningkatan suhu yang luar biasa !sekitar ?( sampai & derajat 9elsius.# Di$da penyingkat akan mencegah h$t sp$t di sel yang terteduh, tetapi mengurangi tegangan maksimum panel. 6ereka sebaiknya hanya digunakan kalau peneduhan tak dapat dielakkan.%dalah s$lusi yang  jauh lebih baik untuk menggelar seluruh panel di bawah matahari penuh sebisa

mungkin.Kinerja m$dul surya yang direpresentasikan $leh kur/a karakteristik 1= atau 1= characteristic cur/e, yang merepresentasikan arus yang disediakan berdasarkan tegangan yang ditimbulkan $leh tingkat radiasi surya tertentu.Kur/a

merepresentasikan semua nilai tegangan3arus yang mungkin. Kur/a bergantung pada dua fakt$r utama7 suhu dan radiasi surya yang diterima $leh sel. *ntuk sebuah area sel surya, arus yang dihasilkan secara langsung sebanding dengan penyinaran surya !<#, sedangkan tegangan berkurang dengan kenaikan suhu. ebuah pengatur yang  baik akan berusaha memaksimalkan jumlah daya yang disediakan $leh panel dengan

mengikuti titik yang menyediakan daya maksimum != B 1#. Daya maksimumberkaitandenganlututkur/a 1=.

2.4& Prinsip&Ker,a&S"ar.Ce""

ecara sederhana prinsip kerja s$lar cell ph$t$/$ltaic dapat dijelaskan dengan memisalkan sebagai di$da. Di$de ini terdiri dari semik$ndukt$r tipe N dan

(15)

semik$ndukt$r tipe P. *ntuk membentuk semik$ndukt$r silic$n tipe N, yaitu ditambahkan bahan yang ber/alensi ( yang biasa digunakan antara lain A$ster dan %renakum.

edangkan untuk membentuk semik$ndukt$r tipe P maka semik$ndukt$r dengan /alensi  ditambah dengan bahan yang ber/alensi ' biasanya dikenal dengan  bahan ketidakmurnian. 8enis bahan ini adalah 5$r$n, aluminium, kalsium, dan

indium. Penambahan bahan ketidakmurnian ini akan menyebabkan satu bahan electr$n sehingga berbentuk lubang !h$le#. Lubang ini dapat berpindah tempat yang satu ke tempat yang lain di dalam kristal. >ang terjadi adalah electr$n3elektr$n Kristal mengisi lubang yang k$s$ng, sehingga timbul lubang baru. Lubang baru tersebut  berpindah disebabkan karena ada electr$n yang mengisinya, maka setiap lubang akan

memiliki muatan p$sitif yang sama dan berlawanan deng an muatan negatif electr$n. 5ila cahaya matahari yang berupa energy f$t$n datang mengenai sisi permukaan lebih besar dari energy ceah atau gap yang memisahkan pita /alensi dan pita

k$nduksi, maka elektr$n3elektr$n bergerak dari pita /alensi ke pita k$nduksi melalui hubungan !juncti$n# P3N. Lubang yang berada pada sisi tipe N bergerak ke p$sisi tipe P, dan sebaliknya elektr$n yang berada pada sisi tipe P bergerak ke sisi tipe N. 8ika energy f$t$n yang diterima dan diserap cukup besar, maka lubang akan bertahan di sisi tipe P dan elektr$n bertahan di sisi tipe N, sehingga mengakibatkan perbedaan tegangan antara kedua sisi tersebut !sisi tipe P dan tipe N#. 5ila sisi P dan N

dihubungkan dengan suatu beban tersebut sehingga dapat diper$leh energi listrik. Karena cahaya menembus kedua lapisan ini, maka akan berbentuk h$le elektr$n. 6edan elektrik yang terdapat pada batas lapisan menghalangi lubang !h$le# dan elektr$n yang berk$mbinasi kembali, dengan demikian alat ini merupakan suatu alat  pembangkit listrik kecil yang energinya diper$leh dari cahaya matahari.

(16)
(17)

<ambar +.+ Prinsip kerja $lar 9ell

(18)

Dari diagram pembangkit listrik tenaga surya diatas7 beberapa pan el surya G s$lar cell diparalel untuk menghasilkan arus yang lebih besar. 9$mbiner pada gambar  diatasmenghubungkan kaki p$sitif panel suryaGs$lar cells satu dengan panel surya G s$lar cell lainnya.Kaki G kutub negatif panel satu dan lainnya juga dihubungkan. *jung kaki p$sitif panel surya Gs$lar cell dihubungkan ke kaki p$sitif charge c$ntr$ller, dan kaki negatif panel surya G s$lar celldihubungkan ke kaki negati/e charge c$ntr$ller. "egangan panel surya G s$lar cell yang dihasilkan akan digunakan $leh charge c$ntr$ller untukmengisibaterai.*ntuk menghidupkan beban perangkat %9 !alternating current# seperti "ele/isi, ;adi$,k$mputer, dll, arus baterai disupply $leh in/erter.

2.5. 0un'si C)ar'e Cntr""er

1. 6engatur arus untuk pengisian ke baterai

2. 6enjaga baterai dari !ercharging dan !er!ltage

&. 6engartur arus yang dibebaskanG diambil dari baterai agar baterai tidak full discharge,dan $/erl$ading serta mem$nit$r temperatur baterai

(19)

<ambar 1.' 9harge 9$ntr$ller 

eperti yang telah disebutkan di atas s$lar charge c$ntr$ller yang baik  biasanya mempunyai kemampuan mendeteksi kapasitas baterai. 5ila baterai sudah  penuh terisi maka secara $t$matis pengisian arus dari panel sel surya berhenti. 9ara

deteksi adalah melalui m$nit$r le/el tegangan batere. $lar charge c$ntr$ller akan mengisi baterai sampai le/el tegangan tertentu, kemudian apabila le/el tegangan dr$p, maka baterai akan diisi kembali. $lar 9harge 9$ntr$ller terdiri dari 7 & input ! + terminal # yang terhubung dengan $utput panel sel surya, & $utput ! + terminal # yang terhubung dengan baterai G aki dan & $utput ! + terminal # yang terhubung

dengan beban ! l$ad #. %rus listrik D9 yang berasal dari baterai tidak mungkin masuk  ke panel sel surya karena biasanya ada di$de pr$tecti$n yang hanya melewatkan arus

(20)

listrik D9 dari panelselsuryakebaterai,bukansebaliknya. 9harge 9$ntr$ller bahkan ada yang mempunyai lebih dari & sumber daya, yaitu bukan hanya berasal dari matahari, tapi juga bisa berasal dari tenaga angin ataupun mikr$ hidr$. Di pasaran sudah banyak ditemui charge c$ntr$ller tandem yaitu mempunyai + input yang  berasal dari matahari dan angin. *ntuk ini energi yang dihasilkan menjadi berlipat

ganda karena angin bisa bertiup kapan saja, sehingga keterbatasan waktu yang tidak  bisa disuplai energi matahari secara full, dapat disupp$rt $leh tenaga angin.5ila

kecepatan rata3rata angin terpenuhi maka daya listrik per bulannya bisa jauh lebih  besar dari energi matahari.

(&1& Baterai

5aterai adalah alat yang menyimpan daya yang dihasilkan $leh panel surya yang tidak segera digunakan $leh beban. Daya yang disimpan dapat digunakan saat  peri$de radiasi matahari rendah atau pada malam hari.K$mp$nen baterai kadang3

kadang dinamakan akumulat$r !accumulat$r#.5aterai menyimpan listrik dalam  bentuk daya kimia.5aterai yang paling biasa digunakan dalam aplikasi surya adalah  baterai yang bebas pemeliharaan bertimbal asam !maintenance3free lead3acid

 batteries#, yang juga dinamakan baterai rec$mbinant atau =;L% !klep pengatur asam timbal atau /al/e regulated lead acid#.5aterai terbentuk $leh sekel$mp$k elemen atau sel yang diletakan secara seri.

5aterai timbal3asam terdiri dari dua elektr$da timbal yang berada da lam larutan elektr$lit air dan asam sulfat.Perbedaan p$tensial sekitar + /$ lt terjadi di antara elektr$da, tergantung pada nilai seketika k$ndisi penyimpanan baterai.5aterai yang paling umum dalam aplikasi surya f$t$/$ltaik mempunyai tegangan n$minal sebanyak &+ atau + /$lt.6aka sebuah baterai &+ = berisi selsecaras eri.5aterai memenuhi dua tujuan penting dalam sistem f$t$/$ltaik, yaitu untuk memberikan daya listrik kepada sistem ketika daya tidak disediakan $leh array panel3panel surya, dan untuk menyimpan kelebihan daya yang ditimbulkan $leh panel3panel setiap kali daya itu melebihi beban.

(21)

5aterai tersebut mengalami pr$ses siklis menyimpan dan mengeluarkan,

tergantung pada ada atau tidak adanya sinar matahari. elama waktu adanya matahari, array panel menghasilkan daya listrik.Daya yang tidak digunakan dengan segera

dipergunakan untuk mengisi baterai. elama waktu tidak adanya matahari,  permintaan daya listrik disediakan $leh baterai, yang

$lehkarenaituakanmengeluarkannya.iklus menyimpan dan mengeluarkan ini terjadi setiap kali daya yang dihasilkan $leh panel tidak sama dengan daya yang dibutuhkan untuk mendukung beban. Kalau ada cukup matahari dan bebannya ringan, baterai akan menyimpan daya. "entunya, baterai akan mengeluarkan daya pa da malam hari setiap kali sejumlah daya diperlukan. 5aterai juga akan mengeluarkan daya ketika  penyinaran tidak cukup untuk menutupi kebutuhan beban !karena /ariasi alami

k$ndisikeikliman,awan,debu,danlain3lain#.

8ika baterai tidak menyimpan cukup daya untuk memenuhi permintaan selama  peri$de tidak adanya matahari, sistem akan kehabisan daya dan tidak siap memenuhi

k$nsumsi. Di sisi lainnya, memperbesar sistem !dengan menambahkan terlalu ban yak   panel dan baterai# mahal dan tidak efisien.Ketika mendesain sistem yang mandiri,

kita perlu mengk$mpr$mikan antara biaya k$mp$nen dengan ketersediaan daya dari sistem. atu cara untuk melakukan ini adalah memperkirakan jumlah hari dimana sistem ber$perasi secara mandiri. ebaliknya, jika sistem surya bertanggung jawab atas daya yang menyediakan ke peralatan pelanggan anda mungkin dapat mengurangi  jumlah hari $t$n$mi sampai dua atau tiga.

Di daerah dengan penyinaran yang rendah, nilai ini mungkin perlu ditambah semakin banyak.Dalam kasus apapun, anda harus selalu menemukan keseimbangan yangbaikantarabiayadankehandalan.%daduak$ndisiistimewapenyimpanan yang dapat terjadi selama siklus penyimpanan dan pengeluaran daya dari baterai.Keduanya

sebaiknya dihindari guna memperpanjang umur kegunaan baterai

Penyimpananyangberlebihan!O/ercharge#Penyimpanan yang berlebihan atau $/ercharge terjadi pada saat baterai berada pada k$ndisi keterbatasan kapasitasnya. 8ika daya yang dimasukan di luar batas titik penyimpanan maksimum, elektr$lit

(22)

mulai hancur. 1ni menghasilkan gelembung $ksigen dan hidr$gen, dala m pr$ses yang diketahui sebagai pembuatan gas atau gasificati$n. 1ni berakibat hilangnya air,

$ksidasi di elektr$da p$sitif, dan dalam kasus ekstrim, terjadi bahaya led akan.

<ambar 1. 5aterai &+ = ,& %h

Di sisi lainnya, keberadaan gas menghindari stratifikasi asam. etelah

 beberapa siklus penyimpanan dan pengeluaran yang terus menerus, asam cenderung terpusat di bagian bawah baterai, sehingga mengurangi kapasitas efektifnya. Pr$ses gasifikasi menggerakan elektr$lit dan menghindari stratifikasi. ekali lagi, adalah  perlu untuk menemukan k$mpr$mi antara keuntungan !menghindari stratifikasi

elektr$lit# dan keadaan merugikan !kehilangan air dan pr$duksi hidr$gen#.atu

 pemecahannya adalah lebih sering membiarkan penyimpanan yang sedikit berlebihan. atu met$de yang umum adalah membiarkan tegangan sebanyak +,'( sampai +, =$lt

(23)

untuk masing3masing elemen baterai sekali dalam beberapa hari, di suhu +($ 9. ;egulat$r sebaiknya menjamin penyimpanan berlebihan yang berkala dan terk$ntr$l. Pengeluarandayayangberlebihan.

Dengan cara yang sama dimana ada batas atas, ada juga batas bawah dari k$ndisi penyimpanan baterai. 6engeluarkan melebihi batas itu akan menimbulkan  pengrusakan pada baterai. Ketika persediaan baterai yang efektif habis, pengatur

mencegah daya yang tersisa agar tidak diambil dari baterai. Kalau tegangan baterai mencapai batas minimum &,?( =$lt setiap selnya di suhu +( 9,

 pengaturmemutuskanbebandaribaterai.8ika pengeluaran baterai sangat mendalam dan  baterai tetap dalam k$ndisi pengeluaran untuk jangka waktu yang lama, akan terjadi

tiga efek7 pembentukan sulfat yang terkristal pada pe lat baterai, bahan aktif pada pelat  baterai akan lepas G berguguran, dan pelat baterai akan melengkung. Pr$ses

membentuk kristal sulfat yang stabil dinamakan sulfasi keras. 1ni benar3benar tidak  baik karena akan membentuk kristal besar yang tidak turut serta dalam reaksi kimia

dan dapat membuat baterai anda tidak dapat digunakan.

(&1& In!erter

1n/erter adalah perangkat elektrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik searah !D9# menjadi arus listrik b$lak balik !%9#.1n/erter mengk$n/ersi D9 dari perangkat seperti batere, panel surya G s$lar cell menjadi %9.Penggunaan in/erter  dari dalam Pembangkit Listrik "enaga urya !PL"# adalah untuk perangkat yang menggunakan %9 !%lternating 9urrent#. %da beberapa jenis in/erter antara lain7

(24)

.

<ambar 1.( 1n/erter 

&. Iuare )a/e<el$mbangK$tak 

<el$mbang K$tak. 1n/erter jenis ini hanya bisa untuk lampu saja,

sedangkan untuk beban seperti "=, K$mputer bisa merusak in/erter dan  juga bisa merusak beban.Kelebihannya harganya lebih murah karena

difungsikan untuk membackup lampu saja. eiring perkembangan 0aman maka in/erter sIuare wa/e ini jarang dijual dipasaran dikarenakan

keinginan dari pasar menginginkan untuk membackup selain lampu

+. 6$dified ine )a/e G <el$mbang 6$difikasi inus

Iuare )a/e+. 6$dified ine )a/eG <el$mbang 6$difikasi inus, Di  belahan dunia dan juga ind$nesia pr$duk in/erter dengan jenis in/erter

(25)

kipas, k$mputer, "=, dll

8enis 1n/erter m$dified sine wa/e yang beredar pun ada yang

memberikan L$w n$ise atau berarti sangat kecil kebisingan suara yang dihasilkan saat ber$perasi. dan ada juga yang menghasilkan n$ise yang  besar.

'. "rue ine )a/eG Pure ine )a/eG <el$mbang inus 6urni

"rue ine wa/eG Pure sine wa/e. Dari segi harga harganya untuk yang  berkualitas harga diatas harga in/erter m$dified sine wa/e. %plikasi yang

c$c$k dari in/erter pure sine wa/e adalah speaker dan peralatan sensitif seperti alat ked$kteran

BAB III

PERANCANGAN

6et$de penelitian yang digunakan untuk menyusun lap$ran ini yaitu menggunakan beberapa pendekatan dengan membuat pr$t$typing dalam bentuk maket melalui beberapa tahap yaitu tahapPlanning dan Desain dan %nalisa Kebutuhan.

*&% P"annin' 2an Ana"isa Kebutu)an

Pada tahap planning penulis membuat sebuah perencanaan siteplan pr$t$type sebelum tahap analisan dan selanjutnya.Gambar I&1 adalah gambar ite Plan Desa …. Kecamatan …… dengan luas area H …. m+.dengan …. km, l$kasi yang

direncakan dibangun pembangkit Listrik "enaga urya dengan kapasitas &(. )att atau &?( =%.karena daerah ini terletak di pegunungan yang belum terjangkau $leh PLN. iteplan desa tersebut seperti pada gambar '.& dibawah ini.

(26)

*&% Site P"an Desa

elain, membuat site plan penulis juga memebuat perencanaan p$sisi st$p k$ntak di desain $leh masing J masing rumah yang ada disana seperti pada gambar dibawah '.+ dibawah ini

(27)
(28)

"ambar #$%$ Rencana 'nst$Penerangan "ambar #$%$ Rencana 'nst$Stp ntak 

"ambar #$%$D Ske*ul Panel M +, -P.er huse

<ambar '.+.5 adalah gambar rencana instalasi penerangan P$wer h$use dengan mengunakan lampu L:D.& B &?- )att QL:D.-)att H Aitting yang dipasang di 7

a.Kant$r,& lampu

 b.;uang istirahat& lampu

(29)

d."$ilet & lampu

e."eras & lampu

 jadi P$wer h$use terpasang  lampu.instalasi memakai kabel N>6.+B&,(mm+

<ambar '.+.9 adalah gambar rencana instalasi st$p k$ntak P$wer h$use mengunakan st$p k$ntak &phase & % ! type dinding # dipasang 7

a.Kant$r,&st$p k$ntak

 b.;uang istirahat&st$p k$ntak

c.;uang Panel+ st$p k$ntak

8adi rumah P$wer h$use terpasang  st$p k$ntak.instalasi memakai kabel  N>6 'B+,( mm+

(30)

"ambar #$#$ Ske*ul Panel M +, -Tipe A

<ambar '.'.% adalah gambar rencana instalasi penerangan "ipe3% dengan mengunakan lampu L:D.- )att H Aitting yang dipasang di 7

a.Kamar + lampu.

 b.;uang tamu + lampu

c.Dapur & lampu

d."$ilet & lampu

 jadi & runah terpasang ? lampu.instalasi memakai kabel N>6.+B&,(mm+

<ambar '.'.5 adalah gambar rencana instalasi st$p k$ntak "ipe3% mengunakan st$p k$ntak &phase & % ! type dinding # dipasang 7

a.Kamar +.

(31)

8adi & rumah terpasang ' st$p k$ntak.instalasi memakai kabel N>6 'B+,( mm+

<ambar '.'.9 adalah skedul panel 695 5OR ,"ipe3% merupakan

 perhitunagan antara penerangan dan st$p k$ntak.kabel dari mcb b$B ke kwh memakai  N>6 'B+,( mm+,sedangkan dari Kwh ke DP memakai kabel N>A<5>.'B mm+.

(32)

"ambar #$/$ Ske*ul Panel M +, - Tipe  

<ambar '..% adalah gambar rencana instalasi penerangan "ipe39 dengan mengunakan lampu L:D.- )att H Aitting yang dipasang di 7

a.Kamar + lampu.

 b.;uang tamu + lampu

c.Dapur & lampu

d."$ilet & lampu

 jadi & runah terpasang ? lampu.instalasi memakai kabel N>6.+B&,( mm+

<ambar '..5 adalah gambar rencana instalasi st$p k$ntak "ipe39 mengunakan st$p k$ntak &phase & % ! type dinding # dipasang 7

a.Kamar +.

(33)

8adi & runah terpasang ' st$p k$ntak. instalasi memakai kabel N>6 'B+,( mm+

<ambar '..9 adalah skedul panel 695 5OR , "ipe39 merupakan

 perhitunagan antara penerangan dan st$p k$ntak.kabel dari mcb b$B ke kwh memakai  N>6 'B+,( mm+,sedangkan dari Kwh ke DP memakai kabel N>A<5>.'B mm+.

(34)

*&%&( M2e" Matematis Perencanaan Sistem

Pembangkit listrik tenaga surya sangat bergantung pada  sinar matahari1 maka dalam instalasinya memerlukan kebutuhan daya seperti7

a 8umlah daya yang dibutuhkan per hari !)att#  b 5esar arus yang dihasilkan panel !%mpere h$ur#

c 8umlah unit baterai !%mpere h$ur#

6aka dari ke3' p$in tersebut, dapat diberi persamaan matematisnya 7 a 8umlah Pemakaian

Dimana 7

n S banyaknya bebanGperalatan elektr$nik yg digunakan

P beban 3daya yang dibutuhkan untuk dapat menggunakan peralatan tsb.

Lama pemakaian S lama pemakaian peralatan per hari !dalam satuan jam#. b 8enis panel surya terdapat beberapa jenis dengan daya yang dihasilkan berbeda.

 Namun, di 1nd$nesia dipakai &+ )p yaitu &+ )h per hari dengan perkiraan selama ( jam maksimum tenaga surya per hari.

6aka,

8umlah panel yg dipakai S

c 8umlah baterai

!1maB# S

Dimana 7

(35)

*&( Ana"isa Kebutu)an

*&(&%& Kebutu)an "istri# Ruma) pen2u2u# :

a.Kebutuhan per unit rumah S ( )att

 b.8umlah rumah sebanyak ' unit rumah "erdiri dari ' tipe yaitu 7 Ruma) Tipe A

*ntuk rumah "ipe % "erpasang instalasi penerangan dan st$p k$ntak seperti rincian sebagai berikut 7

• + Kamar tidur"erpasang + lampu dan + st$p k$ntak • ;uang tamu "erpasang + lampu dan & st$p k$ntak  • Dapur"erpasang & lampu

• "$ilet"erpasang & lampu • "eras"erpasang & lampu

*ntuk rumah tipe % terpasang - lampu dan ' st$p k$ntak.

Ruma) Tipe B

*ntuk rumah "ipe % "erpasang instalasi penerangan dan st$p k$ntak seperti rincian sebagai berikut 7

• + Kamar tidur terpasang + Lampu dan + t$p K$ntak  • ;uang "amu "erpasang + Lampu dan & t$p K$ntak  • Dapur "erpasang Dua Lampu

• "$ilet "erpasang atu lampu •  "eras "erpasang atu lampu

*ntuk rumah tipe 5 terpasang ? lampu dan ' st$p k$ntak 

(36)

*ntuk rumah "ipe % "erpasang instalasi penerangan dan st$p k$ntak seperti rincian sebagai berikut 7

• + Kamar tidur terpasang + Lampu dan + t$p K$ntak  • ;uang "amu "erpasang + Lampu dan & t$p K$ntak  • Dapur "erpasang Dua Lampu

• "$ilet "erpasang atu lampu •  "eras "erpasang atu lampu

*ntuk rumah tipe 9 terpasang ? lampu dan ' st$p k$ntak 

*&(&(& Kebutu)an "istri# 0asi"itas umun :

Kebutuhan listrik untuk fasilitas umum adalah kebutuhan yang digunakan untuk keperluan umum seperti P$wer 2$use dan Penerangan 8alan.

P4er $use

P$wer 2$use merupakan tempat penyimpanan tegangan listrik tenaga surya yang akan "erpasang instalasi penerangan sebanyak ? lampu dan  st$p k$ntak dengan rincian sebagai berikut 7

• ;uang "unggu"erpasang & lampu dan & st$p k$ntak • ;uang Kant$r "erpasang & lampu dan & st$p k$ntak  • ;uang Panel "erpasang + lampu

• "$ilet "erpasang & lampu • "eras "erpasang & lampu

Peneran'an 5a"an

Kebutuhan jumlah listrik pada penerangan jalan untuk Desa tersebut adalah sebanyak + lampu yang bisa mewakili penerangan jalan untuk menuju desa.

(37)

Kebutuhan anggaran biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat instalasi listrik tenaga surya adalah sebesar +,+,&&,.! Dua Milyar Dua Ratus Enam  Puluh Enam Juta Seratus Sepuluh Ribu Rupiah #. Dengan rincian kebutuhan sebagai  berikut 7

RENCANA ANGGARAN BIAYA 6 RAB 7

PR.YEK : Pemban'#it Listri# Tena'a Sur8a 6 PLTS 7

L.KASI :

TANGGAL : Mei (9%+

(38)

PEK& PEK& SATUAN 6Rp7 6Rp7

% PEK ER5AAN PANEL UTAMA

a L$w =$ltage 6ain Distributi$n Panel ! L=6DP # & *nit '+,, '+,,.

 b 3 DP J & & *nit &(,, &(,,.

c 3 DP J + & *nit &+,, &+,,.

d 3 LP3P8* & *nit ',(, ',(,.

e 3 Panel 5$B ' *nit +, ,.

f Pentanahan Netral pada ;uang Panel *tama, dll & L$t ',, ',,.

Sub Tta" % ;;<%99<999&99

%&A PEKER5AAN PERANGKAT PLTS

a 3 $lar 9ell kapasitas +( )p + *nit ,, ?+,,.

 b 3 Pengadaan alat bantu ! Pemyangga ilar

9ell # & L$t &,, &,,.

(39)

udah ternasuk alat bantu

d 3 5attery kapasitas &+ =.+ %h +& *nit (,+, &,&&+,?,.

e 3 Pengadaan alat bantu ! ;ak tempat baterai # & L$t E,(, E,(,.

f 3 1n/erter ka$asitas ( Kw - *nit -,(, (+,(,.

udah ternasuk alat bantu

g 3 ;ak kabel, ' mm B & mm - 6 +(, +,&,.

Sub Tta" %&A (<9==<(+9<999&99

%&B KABEL DISTRIBUSI UTAMA

a.& Dari 6$dul $lar 9ell 1 ke

3 Panel5$B&

 N>>2>.& B  mmT E 6 E,- ?-',.

a.+ Dari 6$dul $lar 9ell 11 ke

3 Panel5$B+

(40)

RENCANA ANGGARAN BIAYA 6 RAB 7

PR.YEK : Pemban'#it Listri# Tena'a Sur8a 6 PLTS 7

L.KASI :

TANGGAL : Mei (9%+

N.& URAIAN PEKER5AAN .LUME

PEK& SATUAN PEK& $ARGA SATUAN 6Rp7  5UMLA$ $ARGA 6Rp7

a.' Dari 6$dul $lar 9ell 111 ke

3 Panel5$B'

(41)

 b.& Dari Panel 5$B & ke

3 K$ntr$lel1

 N>A<5>.+ B  mmT &E 6 &?,( '(&,(.

 b.+ Dari Panel 5$B + ke 3 K$ntr$lel 11  N>A<5>.+ B  mmT + 6 &?,( ,.  b.' Dari Panel 5$B ' ke 3 K$ntr$lel 111  N>A<5>.+ B  mmT +E 6 &?,( (',(.

c.& Dari 9harge 9$ntr$ller 1 ke

3 5aterai&

(42)

c.+ Dari 9harge 9$ntr$ller 11 ke

3 5aterai+

 N>>2>.+ B  mmT &' 6 ', +,.

c.' Dari 9harge 9$ntr$ller 111 ke

3 5aterai'

 N>>2>.+ B  mmT &- 6 ', (-?,.

d.& Dari 5aterai & ke

3 1n/erter1

 N>>2>.+ B & mmT & 6 (-, -E?,.

d.+ Dari 5aterai & ke

3 1n/erter11

(43)

RENCANA ANGGARAN BIAYA 6 RAB 7

PR.YEK : Pemban'#it Listri# Tena'a Sur8a 6 PLTS 7

L.KASI :

TANGGAL : Mei (9%+

N.& URAIAN PEKER5AAN .LUME

PEK& SATUAN PEK& $ARGA SATUAN 6Rp7  5UMLA$ $ARGA 6Rp7

d.' Dari 5aterai & ke

3 1n/erter111

 N>>2>.+ B & mmT & 6 (-, -E?,.

e.& Dari 1n/erter 1 ke

(44)

N>A<5>.+ B  mmT & 6 +(, '(,.

e.+ Dari 1n/erter 11 ke

3 L=6DP

 N>A<5>.+ B  mmT & 6 +(, '(,.

e.' Dari 1n/erter 11 ke

3 L=6DP

 N>A<5>.+ B  mmT & 6 +(, '(,.

Sub Tta" %&B =<1--<999&99

%&C KABEL DISTRIBUSI UTAMA

a. Dari L=6DP,ke7

3 DP3&

(45)

3 N>A<5> + B +.( mmT  6 &,( ,'?,.

 b Dari DP 3 &

3 DP3+

 N>A<5>  B  mmT (( 6 ', &,E?,.

Sub Tta" %&C (+<-;=<999&99

%&D Dari ub Distributi$n Panel ! DP3& #, ke 7

3 K)26:":;&

 N>A<5>.+ B +.( mmT & 6 &,( &(,.

3 K)26:":;+

 N>A<5>.+ B +.( mmT ++ 6 &,( '&E,.

3 K)26:":;'

 N>A<5>.+ B +.( mmT ' 6 &,( E',.

3 K)26:":;

(46)

RENCANA ANGGARAN BIAYA 6 RAB 7

PR.YEK : Pemban'#it Listri# Tena'a Sur8a 6 PLTS 7

L.KASI :

TANGGAL : Mei (9%+

N.& URAIAN PEKER5AAN .LUME

PEK& SATUAN PEK& $ARGA SATUAN 6Rp7  5UMLA$ $ARGA 6Rp7 3 K)26:":;(

 N>A<5>.+ B +.( mmT (? 6 &,( ?&,.

3 K)26:":;

 N>A<5>.+ B +.( mmT - 6 &,( &,&(,.

3 K)26:":;

- N>A<5>.+ B +.( mmT ?+ 6 &,( &,&?E,.

3 K)26:":;?

 N>A<5>.+ B +.( mmT & 6 &,( &(,.

3 K)26:":;E

 N>A<5>.+ B +.( mmT ++ 6 &,( '&E,.

(47)

N>A<5>.+ B +.( mmT ' 6 &,( E',.

3 K)26:":;&&

 N>A<5>.+ B +.( mmT  6 &,( -,.

3 K)26:":;&+

 N>A<5>.+ B +.( mmT (? 6 &,( ?&,.

3 K)26:":;&'

 N>A<5>.+ B +.( mmT - 6 &,( &,&(,.

3 K)26:":;&

 N>A<5>.+ B +.( mmT ?+ 6 &,( &,&?E,.

3 K)26:":;&(

 N>A<5>.+ B +.( mmT - 6 &,( &,&(,.

Sub Tta"

%&D *<(%><999&99

%&E Dari ub Distributi$n Panel ! DP3+ #, ke 7

3 K)26:":;&

(48)

3 K)26:":;+

 N>A<5>.+ B +.( mmT ++ 6 &,( '&E,.

3 K)26:":;'

 N>A<5>.+ B +.( mmT ' 6 &,( E',.

3 K)26:":;

 N>A<5>.+ B +.( mmT  6 &,( -,.

3 K)26:":;(

 N>A<5>.+ B +.( mmT (? 6 &,( ?&,.

3 K)26:":;

(49)

RENCANA ANGGARAN BIAYA 6 RAB 7

PR.YEK : Pemban'#it Listri# Tena'a Sur8a 6 PLTS 7

L.KASI :

TANGGAL : Mei (9%+

3 K)26:":;

- N>A<5>.+ B +.( mmT ?+ 6 &,( &,&?E,.

3 K)26:":;?

 N>A<5>.+ B +.( mmT & 6 &,( &(,.

3 K)26:":;E

 N>A<5>.+ B +.( mmT ++ 6 &,( '&E,.

3 K)26:":;&

 N>A<5>.+ B +.( mmT ' 6 &,( E',.

3 K)26:":;&&

(50)

3 K)26:":;&+

 N>A<5>.+ B +.( mmT (? 6 &,( ?&,.

3 K)26:":;&'

 N>A<5>.+ B +.( mmT - 6 &,( &,&(,.

3 K)26:":;&

 N>A<5>.+ B +.( mmT ?+ 6 &,( &,&?E,.

3 K)26:":;&(

 N>A<5>.+ B +.( mmT - 6 &,( &,&(,.

Sub Tta"

%&E *<(%><999&99

%&0 PEKER5AAN PENERANGAN 5ALAN

3 1nstalasi Penerangan + "itik +(, (,,.

Pengadaan dan pemasangan AiBtures dan %rmatures 7

3 Lampu 8alan L:D.&( )att + 5uah (, &',,.

3 "iang Lampu 8alan + 5uah &,(, +E,,.

Sub Tta"

(51)

(

( PEPEKEKER5R5AAAAN PN PAANENEL L RURUMAMA$ ? $ ? P.P.@E@ER $R $.U.USESE

33 KKwwh h mmeetteer r & & PPhhaasse e ''&& ""iittiik k ''??((,,  &&&&,,EE''((,,..

33 66995 5 55OOR R   <<rr$$uup p & & PPhhaassee '&'& ""iittiik k ''((,,  &&,,??((,,..

Sub

Sub TTta" ta" ( ( %*<9(9<999%*<9(9<999&99&99

(&

(&AA PEPEKEKER5R5AAAAN INN INSTSTALALASASI PEI PENENERARANGNGAN DAN DANAN

0ITURES 0ITURES

%

%&&GG PP44eer r $$uussee

a .

a . PPeekkeerrjjaaa n a n iinnsst at alla sa si Pi Peenneerraanngga n a n dda n a n tt$$p Kp K$$nntta k a k lle ne nggkka pa p

kabel N>6 ' B +,( mm kabel N>6 ' B +,( mm++

,

(52)

RENCANA ANGGARAN BIAY

RENCANA ANGGARAN BIAYA A 6 RAB 76 RAB 7

PR.

PR.YEK YEK :: PemPembanban'#i'#it t LisListritri# # TTenena'a a'a SurSur8a 8a 6 6 PLPLTTS S 77

L

L..KKAASSII ::

T

TAANNGGGGAALL :: MMeei i ((99%%++

33 11nnssttaallaassi i PPeenneerraannggaan n -

-33 11nnssttaallaassi i tt$$p p KK$$nnttaak k DDiinnddiinngg, , & & PPhh, , &&  %% ''

 b.

 b. Pengadaan dan pemasangan Pengadaan dan pemasangan AiBtures dan %AiBtures dan %rmatures 7rmatures 7

33 LLaammppuuLL::DD..''))aatttt -

-33 tt$$p p KK$$nnttaak k DDiinnddiinngg, , & & PPhh, , &&  %% ''

33 aakkllaarr""uunnggggaall ((

33 aakkllaarr<<aannddaa &&

(

(&A&A&%&% RRumuma) a) TT88pe pe AA

a.

(53)

kabel

kabel N>6 N>6 ' ' B B +,( +,( mmmm++, , kk$$nndduuiitt, , ""33dd$$eess,,aacccceessss$$rriiees s 77

33 11nnssttaallaassi i PPeenneerraannggaan n 

33 11nnssttaallaassi i tt$$p p KK$$nnttaak k DDiinnddiinngg, , & & PPhh, , &&  %% 

 b.

 b. Pengadaan dan pemasangan Pengadaan dan pemasangan AiBtures dan %AiBtures dan %rmatures 7rmatures 7

33 LLaammppuuLL::DD..''))aatttt -

-33 LLaammppuuLL::DD..&&BB&&??))aatttt ++

33 tt$$p p KK$$nnttaak k DDiinnddiinngg, , & & PPhh, , &&  %% ''

33 aakkllaarr""uunnggggaall ((

33 aakkllaarr<<aannddaa &&

(

(&A&A&(&( RRumuma) a) TT88pe pe BB

a.

a. PekerPekerjaan jaan instalinstalasi Pasi Peneraenerangan ngan dan dan t$p t$p K$ntK$ntak lak lengkengkapap

kabel N>6 ' B +,( mm kabel N>6 ' B +,( mm++

,

, kk$$nndduuiitt, , ""33dd$$eess,,aacccceessss$$rriiees s 77

33 11nnssttaallaassi i PPeenneerraannggaan n ??

(54)

 b. Pengadaan dan pemasangan AiBtures dan %rmatures 7

3 LampuL:D.')att

-3 t$p K$ntak Dinding, & Ph, & % '

3 aklar"unggal 

3 aklar<anda +

RENCANA ANGGARAN BIAYA 6 RAB 7

PR.YEK : Pemban'#it Listri# Tena'a Sur8a 6 PLTS 7

L.KASI :

TANGGAL : Mei (9%+

N.& URAIAN PEKER5AAN .LUME

PEK& SATUAN PEK& $ARGA SATUAN 6Rp7  5UMLA$ $ARGA 6Rp7

(&A&* Ruma) T8pe C

(55)

lengkap

kabel N>6 ' B +,( mm+, k$nduit, "3d$es,access$ries 7

3 1nstalasi Penerangan ? "itik  

  &E,

&,(+,. 

3 1nstalasi t$p K$ntak Dinding, & Ph, & % ' "itik  

  +&,

',. 

 b. Pengadaan dan pemasangan AiBtures dan %rmatures 7

3

Lampu L:D.' )att - 5uah -(,

(+(,. 

3 t$p K$ntak Dinding, & Ph, & % ' 5uah '-,( &&+,(.

3 aklar"unggal  5uah

  +',

E+,. 

3 aklar<anda + 5uah ',

?,  ub "$tal +.%.' (<>+1<-99&9 9 ub "$tal &.%H&.5H&.9H&.D H&.:H&.A   (<(++<9+=<-99&9 9 ub "$tal +H+.%.&H+.%.+H+. %.'   %><%%+<999&9 9 T.TAL (<(;;<%%9<999&99

(56)

BAB I

$ASIL DAN PEMBA$ASAN

+&%& Sistem Distribusi Listri# 

istem distribusi listrik yang dilakukan pada pr$ses pembuatan pembangkit listrik tenaga surya di Desa Kanding Kecamatan $magede Kabupaten 5anyumas seperti pada gamabar .&

(57)
(58)

<ambar .& diatas adalah gambar diagram sistem Distribusi listrik merupakan  bagian dari sistem tenaga listrik. istem distribusi ini berguna untuk menyalurkan

tenaga listrik dari sumber listrik sampai ke k$nsumen melalui beberapa tahapan

&. Pertama Dari sumber Listrik yaitu $lar 9ell +- *nitdengan kapasitas +( )p dibagi ' 8aringan ke Panel 5$B ' unit

+. Kedua Panel 5$B disalurkan ke 9harge 9$ntr$ller 

'. Ketiga dari 9harge 9$ntr$llermenyalurkan listrik mengisi 5attery.

. Keempat dari 5attery ke 1n/erter yang mengubah dari D9 ke %9 diteruskan ke L=6DP ! L$w =$ltage 6ain Distributi$n Panel #

(. Kelima dari L=6DP ke DP 3& dari DP 3& ke DP 3+ dan LP3PL ! Penel Penerangan Luar #

. Keenam dari DP3& Q DP3+ didistribusikan ke rumah3rumah

warga.memakai kabel tanah N>A<5>.+ B +.( mm+. DP3& melayani &( rumah dan DP3+ melayani &( rumah.sedangkan LP3PL melayani penerangan  jalan.

+&(& Site P"an

esuai dengan ite pada bab sebelumnya Desa Kanding, Plana Kecamatan $magede dengan luas area H &E mm+.dengan ' kk ini,l$kasi yang direncakan dibangun pembangkit Listrik "enaga urya dengan kapasitas &(. )att atau &?( =%.karena daerah ini terletak di pegunungan yang belum terjangkau $leh PLN.

+&*& Per)itun'an Kebutu)an Listri# Tena'a Sur8a Ce"" +&*&%& Kebutu)an "istri# pen2u2u# :

a. Kebutuhan per unit rumah S ( )att  b. 8umlah ;umah sebanyak ' unit rumah

(59)

rumus sebagai berikut 7 T3P&U Dimana 7

T3Tta"

P S Daya listrik dalam satuan )att !)# * S *nit ;umah

8adi

T 3 P  U

( )att B ' unit

"$tal S &'.( )att S &',( Kw

8adi "$tal kebutuhan listrik untuk rumah penduduk adalah untuk rumah  penduduk&'.( Kw

+&*&(& Kebutu)an "istri# 0asi"itas umun :

Kebutuhan listrik untuk fasilitas umum adalah sebagai berikut 7

a.P$wer h$use S ( )att

 b.Penerangan 8alan S ' )att

T 3 P  PL

Dimana 7

T3Tta"

P S Daya listrik dalam satuan )att !)#

PL S Penerangan 8alan

T 3 P  PL

(60)

"$tal S '&( )att

"$tal kebutuhan listrik untuk Aasilitas umum adalah

S ( H '&( )att

3 1;-& @att

+&*&* Tta" #ebutu)anListri#:

"$tal kebutuhan lsitrik penduduk dan Aasilitas umum adalah

S &'.( H -( )att

S &.+( )att

3&.+( )att

ebagai estimasi awal bahwa dari perhitungan di atas didapat bahwa kebutuhan listrik penduduk dan fasilitas umum adalah &.+( per jam.

+&*&*& Per)itun'an ,um"a) Pane" Sur8a 8an' 2ibutu)#an

*ntuk memenuhui kebutuhan listrik tersebut maka dibutuhkan beberapa  banyak panel surya dengan menggunakan pendekatan rumus dibawah ini maka kita  biasa menghitung berapa panel surya yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan

(61)

" S P B 2

" S )P B 2

" S P 7 ! )P B 2 #

Dimana 7

" S "$tal

P S Daya listrik dalam satuan )att !)#

2 S Pemakaian per 8am

)p S )att Peak 

@ S Pemakaian 1n/erter Q alat lainya

%dalah7

"$tal kebutuhan listrik,&.+( )att

&.+( B +@ S &-.& )att

&-.& B &( S +(.( )att

+( B ( S &+( )att

+(.( 7 &+( S +(.+ )p

"$tal pemakaian Panel urya+( )p adalah+- Panel urya

(62)

*ntuk mengetahui jumlah charge c$ntr$ller yang berfungsi sebagai

 peng$ntr$l battery pada saat pengisian adalah &? %mp, ini didapat menggunakan  pendekata rumus sebagai berikut 7

" S P 7 =

Dimana 7

" S "$tal

P S Daya listrik dalam satuan )att !)#

= S "egangan baterai

8adi "$tal "$tal kebutuhan listrik,&-.& )att &-.& 7 &+ S &+(

&+( B +@ S &-& %mpere

9harge 9$ntr$ller yang dibutuhkan &-& %mpere ' %mp B  S &? %mp

Dibutuhkan charge c$ntr$ller yaitu  buah dengan kapasitas charge c$ntr$ller ' %.

+&*&-& Baterai 8an' 2ibutu)#an

*ntuk memenuhi kebutuhan listrik rumah dan fasilitas umum maka baterai yang dibutuhkan adalah +& baterai dengan menggunakan pendekatan rumus sebagai  berikut 7

T 3 P : : A)

Dimana 7

(63)

P S Daya listrik dalam satuan )att !)#

2 S Pemakaian per 8am

= S "egangan baterai

1 S %rus listrik dalam satuan %mpere !%#

%dalah7

"$tal kebutuhan listrik,&.+( )att

+(.( 7 &+ 7 + S &.?-5attery yang dibutuhkan &- buah .&+ =,+ %h

&- B + S +& 5attery

"$tal pemakaian 5atteryadalah(%; Batter8

8umlah batterai +& buah itu hanya dipakai ( @,untuk menjaga ketahanan  baterai

+&*&;& In!erter 8an' 2ibutu)#an

1n/erter untuk merubah arus D9 menjadi arus %9 dalam penerangan desa Kanding kecamatan $magede Kabupaten 5anyumas adalah ' *nit 1n/erter dengan kapasitas masing J masing in/erter &( Kw. Nilai itu didapat mengggunakn

 pendekatan rumus sebagai berikut 7

1 S P 7 =

Dimana 7

P S Daya listrik dalam satuan )att !)#

= S "egangan listrik dalam satuan =$lt !=#

1 S %rus listrik dalam satuan %mpere !%#

(64)

+(.( 7 &+ S *%&*1- A

1n/erter yang dibutuhkan ' *nit dengan kapasitas per unit &( Kw

BAB 

KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan dengan menggunakan met$de pendekatan Perencanaan, Desain dan %nalisa Kebutuhan didapat bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa kanding dengan jumlah ' unit rumah dan penerangan umum dibutuhkan listrik &',( K) per jam. *ntuk memenuhi kebutuhan itu maka diperlukan +- panel surya, +& baterai, buah charge c$ntr$ller dengan kapasitas

(65)

' %mpere dan ' 5uah in/erter dengan kapasitas &( Kw. *ntuk kebutuhna tersebut diatas maka dibutuhkan anggaran biaya +,+,&&,. ! Dua Milyar Dua Ratus  Enam Puluh Enam Juta Seratus Sepuluh Ribu Rupiah #.

Referensi

Dokumen terkait

Hukum internasional merupakan bagian terpenting pada setiap negara demi menjaga negara itu sendiri baik dari segi perbatasan wilayah maupun dari segi hak yang dilanggar oleh

Gambar 7.5 Pementasan Ludruk... sifat teater klasik bersifat feodalistik. Contoh teater klasik; Wayang Kulit, Wayang Orang, Wayang Golek. Unsur cerita dalam teater klasik ber

Terbagi menjadi 3 tahun, studi pada tahun pertama yang dilaporkan dalam makalah ini bertujuan menegaskan definisi sastra dan sastra lokal Malang, serta menggali data awal

ABSTRACT: The objectives of this study are to analyze the implementation of the Simantri program in Mendoyo Dangin Tukad Village and to analyze the profit

Selain itu, faktor peningkatan dari sisi konsumsi pemerintah seiring dengan meningkatnya alokasi anggaran (APBD) Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dan Kota serta

Dengan aplikasi ini pengguna dapat mencari informasi lokasi dan rute wisata belanja, denah indoor maps suatu lokasi wisata belanja, lokasi dan rute suatu tenant dalam wisata

Orang tua merupakan pihak pertama yang paling bertangung jawab dalam pengembangan bakat dan minat anak, selanjutnya pendidikan anak akan arahkan melalui tenaga

PDM aplikasi AAK menggambarkan secara detil rancangan struktur basis data yang dirancang untuk suatu program aplikasi dalam hasil generate dari CDM yaitu dari relasi