• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMERINTAH KOTA SALATIGA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

0

PEMERINTAH KOTA SALATIGA

DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA

JalanLMU Adisucipto Nomor 2 Salatiga Kode Pos 50711 Telp.(0298) 324979 Faks. (0298) 324844 Website:www.pemkot-salatiga.go.id

E-mail:[email protected]

KATA PENGANTAR

Penerimaan peserta didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah telah diatur oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui berbagai perundang-undangan dan peraturan-peraturan dibawahnya. Sebagai pedoman pelaksanaan penerimaan peserta didik bagi Taman Kanak-kanak dan sekolah di Kota Salatiga kami menjabarkan berbagai peraturan tersebut ke dalam Keputusan Walikota Salatiga Nomor 422.1/2144/101 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015.

Keputusan dimaksud bertujuan memberikan pedoman kepada Kepala Taman Kanak-kanak dan Kepala Sekolah di Kota Salatiga serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga dalam mengatur pelaksanaan penerimaan peserta didik tahun pelajaran 2014/2015.

Kepala Taman Kanak-kanak dan Kepala Sekolah di Kota Salatiga diharapkan agar melaksanakan penerimaan peserta didik tahun pelajaran 2014/2015 dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan tanggungjawab.

Kami menyadari bahwa penyusunan Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015belum sepenuhnya memenuhi standar ideal yang diharapkan. Oleh karena itu kami berharap adanya saran konstruktif dari semua pihak dalam rangka penyempurnaaan dimasa mendatang.

Terima kasih dan penghargaan kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015.

Salatiga, 26 Mei 2014

KEPALA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SALATIGA

Drs. Tedjo Supriyanto, MM Pembina Utama Muda

(2)

1

PEMERINTAH KOTA SALATIGA

DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA

JalanLMU Adisucipto Nomor 2 Salatiga Kode Pos 50711 Telp.(0298) 324979 Faks. (0298) 324844 Website:www.pemkot-salatiga.go.id

E-mail:[email protected] KEPUTUSAN WALIKOTA SALATIGA

NOMOR: 422.1/2144/101 TENTANG

PEDOMAN PELAKSANAAN PENERIMAAN DAN PERPINDAHAN PESERTA DIDIK PADA TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015

WALIKOTA SALATIGA,

Membaca : Surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tertanggal 29 April 2014 Nomor 422.1/13975 Perihal Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2014/2015;

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 4 ayat (2) Peraturan Walikota Salatiga Nomor 27 Tahun 2011 tentang Pelimpahan Kewenangan Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah, perlu menetapkan Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga atas nama Walikota;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kota Kecil dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat;

2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;

4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen; 5. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan

Informasi Publik ;

6. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

7. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;

8. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1992 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Salatiga dan Kabupaten Daerah Tingkat II Semarang;

(3)

2

9. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa;

14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 50 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Pemerintah Daerah; 15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007

tentang Standar Sarana Prasarana untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA/MAK);

16. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2013;

17. Peraturan Bersama antara Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama Nomor 04/VI/PB/2011 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal/ Bustanul Athfal dan Sekolah/Madrasah;

18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar;

19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013;

20. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2013 tentang Pendidikan Menengah Universal;

21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan

Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian

Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional; 22. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 Tahun 2012 tentang

Penyelenggaraan Pendidikan;

23. Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 8 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah Kota Salatiga;

24. Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 4 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Pendidikan;

25. Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Salatiga,

(4)

3

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 8 tahun 2011;

26. Peraturan Walikota Salatiga Nomor 42 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Naskah Dinas;

27. Peraturan Walikota Salatiga Nomor 27 Tahun 2011 tentang Pelimpahan Kewenangan Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah;

28. Peraturan Walikota Salatiga Nomor 54 Tahun 2011 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi Dan Uraian Tugas Pejabat Strukturalpada Dinas Daerah Kota Salatiga;

29. Peraturan Walikota Salatiga Nomor 11 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif;

Memperhatikan : 1. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 156928 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2014/2015;

2. Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan MenengahDepartemen Pendidikan Nasional tertanggal 23 April 2009 Nomor 1839/C.C2/TU/2009Perihal Penyelenggaraan Pendidikan Taman Kanak-kanak dan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Dasar;

MEMUTUSKAN: Menetapkan :

KESATU : Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Perpindahan Peserta Didik pada Taman Kanak-kanak dan Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015, sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan.

KEDUA : Pedoman pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU Keputusan ini disusun dengan sistematika sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

BAB II PERSYARATANPESERTA DIDIK BARU BAB III ROMBONGAN BELAJAR

BAB IV PENDAFTARAN SISTEM ON LINE BAB V SELEKSI

BAB VI KETENTUAN KHUSUS BAB VII BIAYA

BAB VIII PENDAFTARAN ULANG BAB IX JADWAL

BAB X PERPINDAHAN PESERTA DIDIK BAB XI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN BAB XII SANKSI

(5)

4

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Salatiga pada tanggal 26 Mei 2014

a.n. WALIKOTA SALATIGA KEPALA DINAS PENDIDIKAN,

PEMUDA DAN OLAH RAGA,

TEDJO SUPRIYANTO Tembusan:

1. Walikota Salatiga;

2. Inspektur Kota Salatiga;

3. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Salatiga;

4. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Salatiga; 5. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.

(6)

5

LAMPIRAN KEPUTUSAN WALIKOTA SALATIGA NOMOR : 422.1/2144/101 TANGGAL : 26 Mei 2014

PEDOMAN PELAKSANAAN PENERIMAAN DAN PERPINDAHAN PESERTA DIDIK PADA TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2014/2015

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan kepada masyarakat menuju terwujudnya masyarakat Kota Salatiga yang cerdas dan sejahtera serta guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan dapat berkompetisi secara sehat, maka sebagai salah satu mekanisme dalam tahapan penyelenggaraan pendidikan perlu disusun pedoman pelaksanaan penerimaan dan perpindahan peserta didik padaTK dan SD, SMP, SMA/SMK.

B. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud:

Untuk mewujudkan pelayanan pendidikan secara obyektif, transparan, akuntabel, seimbang dan tidak diskriminatif serta dapat memberikan kesempatan untuk berkompetisi secara sehat sehingga dapat meningkatkan kualitas calon peserta didik.

Tujuan :

1. Sebagai pedoman pelaksanaan penerimaan peserta didik untuk tingkat pendidikan usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah;

2. Sebagai pedoman pelaksanaan perpindahan peserta didik antar sekolah dalam kota, antar kota dalam satu provinsi, antar kota antar provinsi dan internasional;

3. Sebagai upaya meningkatkan efisiensi dalam penerimaan peserta didik. C. PENGERTIAN ISTILAH

1. Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

2. Penerimaan peserta didik adalah penerimaan peserta didik pada sekolah dari sekolah yang jenjangnya setingkat lebih rendah.

3. Taman Kanak Kanak yang selanjutnya disingkat TK adalahjenjang pendidikan anak usia dini (yakni usia 6 tahun atau dibawahnya) dalam bentuk pendidikan formal.

4. Sekolah adalah jenjang pendidikan formal mulai dari pendidikan dasarhingga menengah meliputiSekolah Dasar (SD), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB),Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB),Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Kejuruan Luar Biasa (SMKLB).

5. Perpindahan peserta didik adalah penerimaan peserta didik dari sekolah lain yang sederajat.

(7)

6

6. Ujian Nasional yang selanjutnya disingkat UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah.

7. Ujian Sekolah yang selanjutnya disingkat US adalah kegiatan penilaian belajar tingkat satuan pendidikan yang dilaksanakan pada akhir satuan pembelajaran pada satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

8. Ijazah adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh satuan pendidikan yang menyatakan bahwa peserta didik lulus dari satuan pendidikan berdasarkan Pasal 72 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005.

9. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disingkat SKHUN adalah surat pernyataan nilai mata pelajaran yang didapat dari hasil mengikuti ujian nasional dan bagi yang telah dinyatakan lulus dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.

10. Rombongan belajar yang selanjutnya disingkat rombel adalah jumlah siswa dalam 1 (satu) kelas.

11. Program Kejar Paket A adalah program pendidikan jalur pendidikan non formal yang diselenggarakan dalam kelompok belajar atau kursus yang memberikan pendidikan yang setara dengan SD.

12. Program Kejar Paket B adalah program pendidikan jalur pendidikan non formal yang diselenggarakan dalam kelompok belajar atau kursus yang memberikan pendidikan yang setara dengan SMP.

13. Program Kejar Paket C adalah program pendidikan jalur pendidikan non formal yang diselenggarakan dalam kelompok belajar atau kursus yang memberikan pendidikan yang setara dengan SMA.

14. Prestasi adalah prestasi bidang akademis (Karya ilmiah,lomba mata pelajaran dan peserta didik berprestasi), bidang olahraga (semua cabang olah raga resmi dipertandingkan pada event tingkat regional, nasional dan internasional), bidang kesenian (seni tari tradisional, seni tari modern, seni suara/vokal, seni lukis/ kriya, seni musik, seni karawitan, seni teater/drama, seni padalangan, seni baca puisi/geguritan, membaca ”cerkak”, mengarang dan MTQ), bidang keterampilan (Pramuka dan PMR) pada tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota baik perorangan dan kelompok.

15. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga adalah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga.

16. Pendidik adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

17. Tenaga kependidikan adalah petugas yang melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan.

18. Nilai Kemaslahatan merupakan nilai tambahan sebagai kemudahan untuk memperoleh pendidikan bagi putra dan putri guru dan tenaga kependidikan.

(8)

7 BAB II

PERSYARATAN PESERTA DIDIK BARU

A. TAMAN KANAK-KANAK (TK) DAN TAMAN KANAK-KANAK LUAR BIASA (TKLB) 1. Persyaratan calon peserta didik baru TK:

a. berusia 4 sampai dengan 5 tahun untuk kelompok A; b. berusia 5 sampai dengan 6 tahun untuk kelompok B.

2. Persyaratan calon peserta didik TKLB adalah anak yang berusia minimal 4 tahun;

3. Wajib menyertakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak(KIA).

B. SEKOLAH DASAR (SD) DAN SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB)/SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)

1. Persyaratan calon peserta didik baru SD:

a. telah berusia 7 sampai dengan 12 tahun wajib diterima dengan memperhatikan kuota rombel;

b. telah berusia 6 tahun dapat diterima dengan catatan kuota rombel sebagaimana dimaksud pada poin (a) belum terpenuhi;

c. kurang dari usia 6 tahun dapat diterima apabila disertai rekomendasi tertulis dari pihak yang berkompeten seperti konselor sekolah/madrasah maupun psikologdengan catatan kuota sebagaimana dimaksud pada poin(b)belum terpenuhi.

2. Persyaratan calon peserta didik kelas baru SDLB/Sekolah Luar Biasa (SLB) Tingkat Dasar adalah anak yang berusia minimal 6 tahun;

3. Menyertakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

C. SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB)

1. Persyaratan calon peserta didik kelas VII (tujuh) Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah :

a. telah lulus dan memiliki Ijazah SD/MI/Program Kejar Paket A atau satuan pendidikan bentuk lainnya yang sederajat;

b. memiliki SKHU sekolah/madrasahdan rapor SD/MI/Surat Tanda Lulus Program Kejar Paket A atau satuan pendidikan bentuk lainnya yang sederajat;

c. khusus bagi sekolah penyelenggara program inklusif, calon peserta didik dari pendidikan inklusif ketunaan C dan C1 tidak wajib menyertakan SKHU sekolah/madrasah dan diganti dengan Surat Tanda Tamat Belajar yang diterbitkan oleh Sekolah ;

d. berusia setinggi-tingginya 18 tahun pada awal tahun pelajaran baru; e. mendaftarkan pada SMP yang dituju;

f. khusus kelas atlet wajib melampirkan:

1) sertifikat/piagam kejuaraan resmi dengan ketentuan untuk kejuaraan tingkat Kota minimal memiliki prestasi juara I (satu), tingkat Provinsi minimal memiliki prestasi juara III (tiga), tingkat Nasional/Internasional dapat diterima langsung;

2) melampirkan rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Salatiga diketahui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga atas dasar surat permohonan rekomendasi dari induk

(9)

8

cabang olahraga yang dilampiri dengan bukti-bukti sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

3) melampirkan bukti resmi surat keterangan domisili Kota Salatiga. 2. Persyaratan calon peserta didik kelas VII (tujuh) Sekolah Menengah Pertama

Luar Biasa (SMPLB) adalah :

a. telah lulus dan memiliki Ijazah SDLB/SLB Tingkat Dasar; b. memiliki SKHUS/M;

c. mendaftarkan pada SMPLB yang dituju.

D. SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB)

1. Persyaratan calon peserta didik kelas X (sepuluh) Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah :

a. telah lulus dan memiliki Ijazah SMP/MTs/Program Kejar Paket B atau satuan pendidikan lainnya yang sederajat;

b. telah lulus dengan memiliki SKHUN SMP/MTs/Surat Tanda Lulus Program Kejar Paket B atau satuan pendidikan lainnya yang sederajat; c. berusia setinggi-tingginya21 tahunpada awal tahun pelajaran baru; d. mendaftarkan pada SMA yang dituju;

e. khusus kelas atlet wajib melampirkan:

1) sertifikat/piagam kejuaraan resmi dengan ketentuan untuk kejuaraan tingkat Kota minimal memiliki prestasi juara I (satu),tingkat Provinsiminimal memiliki prestasi minimaljuara III, tingkat Nasional/Internasional dapat diterima langsung;

2) melampirkan rekomendasi dari KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Salatiga diketahui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga atas dasar surat permohonan rekomendasi dari induk cabang olahraga yang dilampiri dengan bukti-bukti sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

3) melampirkan bukti resmi surat keterangan domisili Kota Salatiga. 2. Persyaratan calon peserta didik kelas X (sepuluh) Sekolah Menengah Atas

Luar Biasa (SMALB) adalah :

a. telah lulus dan memiliki Ijazah SMPLB; b. telah lulus dengan memiliki SKHUN;

c. berusia setinggi-tingginya 21 tahunpada awal tahun pelajaran baru; d. mendaftarkan pada SMALB yang dituju;

3. Persyaratan calon peserta didik tingkat I (satu) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah :

a. telah lulus dan memiliki Ijazah SMP/MTs/Program Kejar Paket B;

b. telah lulus dengan memiliki SKHUN SMP/MTs/Surat Tanda Lulus Program Kejar Paket B atau satuan pendidikan lainnya yang sederajat; c. berusia setinggi-tingginya21 tahunpada awal tahun pelajaran baru;

d. memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan spesifikasi program keahlian di sekolah yang dituju.

BAB III

ROMBONGAN BELAJAR

1. Jumlah peserta didik pada TK dalam satu rombongan belajar/kelas maksimum 25 siswa.

(10)

9

2. Jumlah peserta didik pada TKLB dalam satu rombongan belajar/kelas maksimum 5 siswa.

3. Jumlah peserta didik pada SD dalam setiap rombongan belajar/kelas maksimum 32 siswa.

4. Jumlah peserta didik pada SDLB/SLB Tingkat Dasar, dalam setiap rombongan belajar/kelas maksimum 8 siswa.

5. Jumlah peserta didik pada SMPdalam setiap rombongan belajar/kelas maksimum 28siswa.

6. Jumlah peserta didik pada SMPLB dalam setiap rombongan belajar/kelas maksimum 8 siswa.

7. Jumlah peserta didik pada SMA dalam setiap rombongan belajar/kelas maksimum 32 siswa.

8. Jumlah peserta didik pada SMALB dalam setiap rombongan belajar/kelas maksimum 8 siswa.

9. Jumlah peserta didik pada SMK setiap rombongan belajar/kelas maksimum 36 siswa.

10. Ketentuan mengenai jumlah maksimal rombel dan kuota peserta didik Kota Salatiga kecuali TK, TKLB, SDLB/SLB, SMPLB dan SMALB sesuai tabel sebagai berikut:

ROMBONGAN BELAJAR DAN KUOTA PESERTA DIDIK

NO Nama Sekolah

KUOTA

Rombel Peserta Didik (Per Rombel)

Penerimaan Peserta Didik I SD NEGERI 1 SD Ledok 01 1 32 32 2 SD Ledok 02 1 32 32 3 SD Ledok 04 1 32 32 4 SD Ledok 05 1 32 32 5 SD Ledok 06 1 32 32 6 SD Ledok 07 1 32 32 7 SD Tegalrejo 01 1 32 32 8 SD Tegalrejo 02 1 32 32 9 SD Tegalrejo 03 1 32 32 10 SD Tegalrejo 04 1 32 32 11 SD Tegalrejo 05 1 32 32 12 SD Cebongan 01 1 32 32 13 SD Cebongan 02 1 32 32 14 SD Cebongan 03 1 32 32 15 SD Noborejo 01 1 32 32 16 SD Noborejo 02 1 32 32 17 SD Kumpulrejo 01 1 32 32 18 SD Kumpulrejo 02 1 32 32 19 SD Kumpulrejo 03 1 32 32 20 SD Randuacir 01 1 32 32 21 SD Randuacir 02 1 32 32 22 SD Randuacir 03 1 32 32 23 SD Kutowinangun 01 1 32 32 24 SD Kutowinangun 03 1 32 32 25 SD Kutowinangun 04 1 32 32 26 SD Kutowinangun 05 1 32 32

(11)

10 27 SD Kutowinangun 07 1 32 32 28 SD Kutowinangun 08 1 32 32 29 SD Kutowinangun 09 1 32 32 30 SD Kutowinangun 10 1 32 32 31 SD Kutowinangun 11 1 32 32 32 SD Kutowinangun 12 1 32 32 33 SD Gendongan 01 1 32 32 34 SD Gendongan 02 1 32 32 35 SD Gendongan 03 1 32 32 36 SD Sidorejo Kidul 01 1 32 32 37 SD Sidorejo Kidul 02 1 32 32 38 SD Sidorejo Kidul 03 1 32 32 39 SD Kalibening 1 32 32 40 SD Tingkir Lor 01 1 32 32 41 SD Tingkir Lor 02 1 32 32 42 SD Tingkir Tengah 01 1 32 32 43 SD Tingkir Tengah 02 1 32 32 44 SD Kalicacing 02 1 32 32 45 SD Mangunsari 01 1 32 32 46 SD Mangunsari 02 1 32 32 47 SD Mangunsari 03 1 32 32 48 SD Mangunsari 04 1 32 32 49 SD Mangunsari 05 1 32 32 50 SD Mangunsari 06 1 32 32 51 SD Mangunsari 07 1 32 32 52 SD Dukuh 01 1 32 32 53 SD Dukuh 02 1 32 32 54 SD Dukuh 03 1 32 32 55 SD Dukuh 04 1 32 32 56 SD Dukuh 05 1 32 32 57 SD Kecandran 01 1 32 32 58 SD Salatiga 01 1 32 32 59 SD Salatiga 02 1 32 32 60 SD Salatiga 03 1 32 32 61 SD Salatiga 05 1 32 32 62 SD Salatiga 06 1 32 32 63 SD Salatiga 08 1 32 32 64 SD Salatiga 09 1 32 32 65 SD Salatiga 10 1 32 32 66 SD Salatiga 12 1 32 32 67 SD Sidorejo Lor 01 1 32 32 68 SD Sidorejo Lor 02 1 32 32 69 SD Sidorejo Lor 03 1 32 32 70 SD Sidorejo Lor 04 1 32 32 71 SD Sidorejo Lor 05 1 32 32 72 SD Sidorejo Lor 06 1 32 32 73 SD Sidorejo Lor 07 1 32 32 74 SD Blotongan 01 1 32 32 75 SD Blotongan 02 1 32 32 76 SD Blotongan 03 1 32 32 77 SD Pulutan 01 1 32 32 78 SD Pulutan 02 1 32 32 79 SD Bugel 01 1 32 32 80 SD Bugel 02 1 32 32 81 SD Kauman Kidul 1 32 32

(12)

11 II SD SWASTA 1 SD Kanisius Gendongan 1 32 32 2 SD Kristen 03 2 32 64 3 SD Kristen 04 1 32 32 4 SD Muhammadiyah 2 32 64 5 SD Kristen 01 1 32 32 6 SD Marsudirini 77 1 32 32 7 SD Marsudirini 78 1 32 32 8 SD Kanisius Cungkup 1 32 32 9 SD Kristen 02/Lab 2 32 64 10 SD Islam Al Azhar 2 32 64

11 SDIT Nidaul Hikmah 2 32 64

12 SD Kristen Bethany 1 32 32 13 SDIT Imaduddin 1 32 32 14 SD Islam Kurma 1 32 32 15 SD Anida 1 32 32 III SMP NEGERI 1 SMP Negeri 1 8 28 224 2 SMP Negeri 2 8 28 224

3 SMP Negeri 3 SMP Negeri 3 (Atlit) 7 1 28 28 196 28

4 SMP Negeri 4 8 28 224 5 SMP Negeri 5 8 28 224 6 SMP Negeri 6 8 28 224 7 SMP Negeri 7 8 28 224 8 SMP Negeri 8 8 28 224 9 SMP Negeri 9 8 28 224 10 SMP Negeri 10 8 28 224 IV SMP SWASTA 1 SMP Kristen 1 3 28 84 2 SMP Kristen 2 5 28 140 3 SMP Kristen 4 4 28 112

4 SMP Kristen Satya Wacana 4 28 112

5 SMP Stella Matutina 6 28 168

6 SMP Pangudi Luhur 5 28 140

7 SMP Muhammadiyah 6 28 168

8 SMP Islam Sultan Fattah 3 28 84

9 SMP Islam Sudirman 2 3 28 84

10 SMP Dharma Lestari 1 28 28

11 SMP Islam Al Azhar 18 4 28 112

12 SMP Islam Raden Paku 1 28 28

13 SMP IT Nidaul Hikmah 1 28 28 14 SMP Anak Terang 1 28 28 15 SMP Sunan Giri 1 28 28 V SMA NEGERI 1 SMA Negeri 1 9 32 288 (termasuk kelas akselerasi)

2 SMA Negeri 2 9 32 288

3

SMA Negeri 3 9

32 288

(termasuk kelas akselerasi dan atlet)

(13)

12

VI SMA SWASTA

1 SMA Kristen 1 6 32 192

2 SMA Kristen 2 2 32 64

3 SMA Theresiana 2 32 64

4 SMA Kristen Satya Wacana 5 32 160

5 SMA Muhamadiyah Plus 3 32 96

VII SMK NEGERI 1 SMK Negeri 1 1. Adm.Perkantoran 3 36 108 2. Akuntansi 3 36 108 3. Penjualan 2 36 72 4. Tata busana 2 36 72

5. Tata Boga (Restoran) 2 36 72

6. Tata Kecantikan (Rambut) 1 36 36

Jumlah 13 468

2 SMK Negeri 2

1. Tek.Gambar Bangunan 2 36 72

2. Tek.Kontruksi Batu & Beton 1 36 36

3. Tek.Kontruksi Kayu 1 36 36

4. Tek. Audio Video 2 36 72

5. Tek.Elektronika Industri 3 36 108

6. Tek. Kendaraan Ringan 3 36 108

7. Tek.Pemesinan 2 36 72

8. Tek. Komputer & Jaringan 2 36 72

Jumlah 16 576

3 SMK Negeri 3

1. Tek.Mekatronika 2 36 72

2. Tek. Las dan Fabrikasi 2 36 72

3. Tek.Ototronik 3 36 108

4. Agribisnis & T.Pangan Hort. 2 36 72

5 Tek. Sepeda Motor 2 36 72

Jumlah 11 396 VIII SMK SWASTA 1 SMK Kristen ( BM ) 1. Akuntansi 2 36 72 2. Penjualan 2 36 72 3. Adm. Perkantoran 2 36 72 4. Multimedia 2 36 72 Jumlah 8 288 2 SMK Pelita 1. Akuntansi 1 36 36 2. Penjualan 1 36 36 3. Perhotelan 2 36 72

4. Tek. Komputer Jaringan 2 36 72

Jumlah 6 216 3 SMK PGRI 1 1. Tata Busana 4 36 144 2. Keperawatan Kesehatan 1 36 36 3.Analis Kesehatan 1 36 36 Jumlah 6 216 4 SMK Islam Sudirman 1. Akuntansi 2 36 72 Jumlah 2 72

(14)

13 5 SMK PGRI 2 1. Akuntansi 3 36 108 2. Adm. Perkantoran 2 36 72 3. Penjualan 2 36 72 4. Grafika 1 36 36 Jumlah 8 288 6 SMK Diponegoro 1. Akuntansi 4 36 144 2. Penjualan 4 36 144 Jumlah 8 288 7 SMK Saraswati 1. Tek.Pemanf.Tenaga Listrik 1 36 36 2. Tek.Pemeliharaan Mek.Ind 2 36 72

3. Tek. Kendaraan Ringan 4 36 144

4. Tek.Pemesinan 2 36 72

5. Multimedia 2 36 72

6. Tek. Otomasi Industri 1 36 36

Jumlah 12 432

8 SMK Kristen ( TI )

1. Teknik Otomasi Industri 1 36 36

2. Teknik Audio Video 1 36 36

3. Teknik Pemesinan 2 36 72

4. Teknik Kendaraan Ringan 3 36 108

Jumlah 7 252

9 SMK Muhammadiyah

1. Tek. Garmen 1 36 36

2. Tek. Pemanfaatan T. Listrik 1 36 36

3. Tek. Pemesinan 4 36 144

4. Tek. Kendaraan Ringan 3 36 36

Jumlah 9 324 10 SMK Al Fallah 1. Tek.Kendaraan Ringan 2 36 72 2. Tata Busana 1 36 36 Jumlah 3 108 11 SMK Pancasila 1. Tek.Audio Video 1 36 36 Jumlah 1 36 12 SMK PGRI 3 1. Multi Media 1 36 36 Jumlah 1 36 13 SMK Sultan Fattah 1. Akuntansi 1 36 36 2. Penjualan 1 36 36 Jumlah 2 72 14 SMK Al-Madinah 1. Multi Media 1 36 36 Jumlah 1 36

15 SMK Pertanian Dharma Lestari

1. Agribisnis 1 36 36

Jumlah 1 36

16 SMK Putra Bangsa

1. Farmasi 2 36 72

(15)

14 BAB IV

PENDAFTARAN SISTEM ON LINE

1. Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru secara On Line diterapkan pada seluruh SMP/SMA/SMK Negeri se Kota Salatiga.

2. Calon peserta didik dapat mendaftar secara online lewat laman salatiga.siap-psb.com .

3. Selanjutnya calon peserta didik dapat juga mendaftar langsung sekaligus melakukan pemberkasan ke satuan pendidikan:

a. Calon peserta didik menuju satuan pendidikan dengan membawa persyaratan yang telah ditetapkan;

b. Calon peserta didik dibantu oleh tenaga operator untuk melakukan proses entri data formulir pendaftaran melalui komputer secara online yang disediakan oleh satuan pendidikan;

c. Calon peserta didik menyerahkan berkas pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh panitia pendaftaran;

d. Calon peserta didik menunggu pengesahan tanda bukti pendaftaran/formulir pendaftaran dari Panitia Pendaftaran yang akan digunakan sebagai bukti pada pendaftaran ulang apabila diterima;

e. Calon peserta didik khusus SMK menunggu penyerahan kartu peserta tes dari Panita Pendaftaran yang akan digunakan sebagai kartu tes dan bukti pendaftaran ulang apabila diterima;

f. Tanda bukti pendaftaran agar disimpan calon siswa sebagai: 1) Tanda bukti daftar ulang apabila diterima;

2) Tanda bukti untuk mengambil berkas apabila tidak diterima dan untuk mendaftar ke sekolah lain.

4. Jurnal harian dan pengumuman hasil PPDB On line dapat diakses lewat internet atau dapat dilihat langsung pada pengumuman di sekolah yang bersangkutan.

5. Apabila calon peserta didik tidak masuk dalam jurnal harian hasil sementara, maka dapat mendaftar kembali di sekolah lain selama jadwal pendaftaran masih berlangsung.

6. Calon peserta didik baru yang dinyatakan diterima pada satuan pendidikan tidak dapat mendaftar PPDB lagi.

7. Sekolah wajib memberikan sosialisasi kepada masyarakat; BAB V

SELEKSI A. SELEKSI

1. Sekolah dapat mengadakan seleksi calon peserta didik jika pendaftar melebihi daya tampung didasarkan pada seleksi peringkat Nilai Akhir PPDB sesuai kuota masing-masing sekolah.

2. Calon peserta didik mendapat tambahan Nilai Prestasi (NP) apabila berprestasi dibidang : akademik, olahraga, kesenian, keterampilan baik pribadi maupun kelompok.

3. Bagi anak pendidik atau tenaga kependidikan yang mendaftar pada satuan pendidikan baik pada tempat orangtuanya sebagai pendidik atau tenaga

(16)

15

kependidikan maupun bukan tempat orangtuanya sebagai pendidik akan mendapat Nilai Kemaslahatan (NK).

4. Bagi calon peserta didik yang berasal dari dalam Kota Salatiga dan atau bersekolah di Kota Salatiga, mendapat Nilai Lingkungan (NL).

5. Ketentuan mengenai Nilai Prestasi (NP), Nilai Kemaslahatan (NK), Nilai Lingkungan (NL) dan Nilai Akhir PPDB (NAP) diatur sesuai sebagai berikut: 5.1. NILAI PRESTASI (NP) DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARUPADA TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAHTAHUN PELAJARAN 2014/2015

Keterangan :

1) Kejuaraan dari negara sahabat/asing nilainya sama dengan Juara Tingkat I Nasional;

2) Nilai Prestasi hanya diperhitungkan dari salah satu prestasi tertinggi dari nilai kejuaraan yang diperoleh, bukan jumlah dari seluruh nilai;

3) Prestasi tersebut di atas dapat diakui apabila dicapai peserta didik dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir (Juli 2012 s.d. Juni 2014)

4) Penyelenggara kejuaraan adalah Instansi atau Organisasi yang berkompeten misalnya Instansi Pemerintah, Organisasi Profesi yang sesuai bidang lomba dan organisasi di bawah pembinaan Instansi terkait;

5) Nilai prestasi diberikan untuk prestasi yang diperoleh dalam event yang diselenggarakan sebagai upaya peningkatan potensi siswa dan dalam upaya pembinaan kesiswaan yang linier dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan/atau lembaga /instansi lain yang menerapkan standar penilaian baku dalam penyelenggaraannya;

6) Untuk menghindari adanya sertifikat (piagam) palsu, diadakan penelitian dan pengesahan secara berjenjang (piagam tingkat Nasional dan Provinsi pengesahan oleh Kepala Dinas Provinsi Jawa Tengah u.p. Kepala Bidang NO JENJANG EVENT/ PERINGKAT

JUMLAH NILAI PRESTASI DALAM WILAYAH KOTA DARI LUAR KOTA DARI LUAR PROVINSI 1 Internasional I Langsung

diterima Langsung diterima Langsung diterima

II III 2 Nasional I Langsung diterima 4 3 II 4 3 2 III 3 2 1 3 Provinsi I 3,00 2,75 2,50 II 2,75 2,50 2,25 III 2,50 2,25 2,00 4 Kota/ Kabupaten II I 1,50 1,25 1,25 1,00 1,00 0,75 III 1,00 0,75 0,50

(17)

16

yang bersangkutan, piagam tingkat Kabupaten/Kota oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota setempat);

7) Semua jenis sertifikat (piagam) penghargaan diluar ketentuan tersebut di atas tidak diperhitungkan.

5.2. NILAI KEMASLAHATAN (NK)DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAHTAHUN PELAJARAN 2014/2015

1. Anak Pendidik (Guru, Kepala Sekolah, Pengawas)

NO URAIAN Nilai Kemaslahatan

1. Pada satuan pendidikan binaan

orang tuanya sebagai pendidik 1,50 2.

Di luar satuan pendidikan binaan orang tuanya sebagai pendidik di Kota Salatiga

1,25

3.

Di luar satuan pendidikan binaan orang tuanya sebagai pendidik di luar Kota Salatiga

1,00

2. Anak Tenaga Kependidikan (Tenaga Administrasi)

NO URAIAN Nilai Kemaslahatan

1.

Pada satuan pendidikanatau luar satuan pendidikan orang tuanya sebagai tenaga kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan

Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga

1,25

Keterangan : Bagi calon peserta didik dari anak pendidik dan tenaga kependidikan dibuktikan dengan fotokopi Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) yang dilegalisir oleh atasan langsung dan fotokopi Kartu Keluarga yang dilegalisir Kelurahan.

5.2.1. NILAI LINGKUNGAN (NL) DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU JENJANG SMP, SMA DAN SMK TAHUN PELAJARAN 2014/2015

NO URAIAN NILAI LINGKUNGAN

1.

Bertempat tinggal di Kota

Salatiga/berasal dari sekolah di Kota Salatiga

1,5

Keterangan : Bagi calon peserta didik yangbertempat tinggal di Kota Salatiga dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

(18)

17

5.2.2. NILAI LINGKUNGAN (NL) DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU JENJANG SD TAHUN PELAJARAN 2014/2015

NO URAIAN NILAI LINGKUNGAN

1

Jarak rumah/tempat tinggal dengan sekolah ≤ 500 meter (baik dalam maupun luar kota Salatiga)

3

2.

Bertempat tinggal di wilayah Kota Salatiga dengan jarak> 500 meter sampai 1.000 meter dari lokasi sekolah

2

3. Bertempat tinggal di wilayah Kota Salatiga dengan jaraklebih dari 1.000 m dari lokasi sekolah

1

Keterangan : Bagi calon peserta didik yang bertempat tinggal di Kota Salatiga dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

5.2.3. NILAI UMUR (NU) DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU JENJANG SD TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Nilai umur (NU) jenjang SD diatur oleh sekolah dengan ketentuan nilai tertinggi 10.

5.2.4. RUMUS PENILAIAN NILAI AKHIR PPDB (NAP) DALAM PENERIMAAN PESERTADIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

1. MASUK SD

NAP = NU + NK + NL NAP = NILAI AKHIR PPDB NU = NILAI UMUR

NK = NILAI KEMASLAHATAN NL = NILAI LINGKUNGAN 2. MASUK SMP

NAP = (2 x NU S/M) + NP + NK + NL Keterangan NAP = Nilai Akhir PPDB

NU S/M = Jumlah Nilai Ujian Sekolah/Madrasah

(Mapel Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA)

NP = Nilai Prestasi

NK = Nilai Kemaslahatan

NL = Nilai Lingkungan

3. MASUK SMA

NAP = (2 x NUN) + NP + NK + NL Keterangan NAP = Nilai Akhir PPDB

NUN = Jumlah Nilai UN

(19)

18

NK = Nilai Kemaslahatan

NL = Nilai Lingkungan

4. MASUK SMK

NAP = 70% (2A+3B+4C+2D)+30% (E)+NP+NK+NL Keterangan NAP = Nilai Akhir PPDB

A = Nilai Bahasa Indonesia B = Nilai Bahasa Inggris C = Nilai Matematika D = Nilai IPA

E = Nilai Tes Khusus NP = Nilai Prestasi

NK = Nilai Kemaslahatan NL = Nilai Lingkungan 5. KHUSUS SMKN 2

NAP = 80% (1A+1B+2C+2D)+(20% E)+NP+NK+NL Keterangan NAP = Nilai Akhir PPDB

A = Nilai Bahasa Indonesia B = Nilai Bahasa Inggris C = Nilai Matematika D = Nilai IPA

E = Nilai Tes Potensial dan Wawancara NP = Nilai Prestasi

NK = Nilai Kemaslahatan NL = Nilai Lingkungan

B. SELEKSI JENJANG SEKOLAH DASAR

1. Seleksi calon peserta didik kelas I (satu) SD/SDLB/SLB Tingkat Dasar dilakukan berdasarkan:

a. Usia sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun dan bagi calon peserta didik yang telah berusia 7 (tujuh) tahun wajib diberikan prioritas dan selanjutnya didasarkan pada peringkat usia calon peserta didik.

b. Jarak domisili siswa dengan sekolah.

2. Seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis dan berhitung atau bentuk tes lain, dikecualikan untuk peserta didik yang berusia kurang dari 6 (enam) tahun dilakukan atas dasar rekomendasi tertulis dari pihak yang berkompeten (konselor sekolah maupun psikolog)

3. Tidak dipersyaratkan telah mengikuti TK/TKLB. C. SELEKSI JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

1. Seleksi calon peserta didik kelas VII (tujuh) SMP/SMPLB dilakukan berdasarkan peringkat Nilai Ujian Sekolah/Surat Tanda Lulus Program Kejar Paket A atau SKHU Sekolah/Madrasah Sementara,dengan mempertimbangkan prestasi olahraga, prestasi seni, prestasi dibidang akademik, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang lainnya.

(20)

19

2. Apabila terjadi Nilai Akhir PPDB sama, penentuan peringkat tertinggi ditentukan berdasarkan urutan:

a. Usia lebih tua

b. Nilai tertinggi mata pelajaran dengan urutan mata pelajaran: - Bahasa Indonesia

- Matematika - IPA

D. SELEKSI JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS

1. Seleksi calon peserta didik kelas X (sepuluh) SMA/SMALB dilakukan berdasarkan peringkat Nilai Ujian Nasional SMP/SMPLB/Kejar Paket B atau SKHUN/SKHUN Sementara, dengan mempertimbangkan prestasi olahraga, prestasi seni, prestasi di bidang akademik, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang lainnya.

2. Apabila terjadi Nilai Akhir PPDB sama, penentuan peringkat tertinggi ditentukan berdasarkan urutan:

a. Nilai tertinggi mata pelajaran dengan urutan mata pelajaran : - Bahasa Indonesia;

- Bahasa Inggris; - Matematika; - IPA.

b. Usia lebih tua.

E. SELEKSI JENJANG SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

1. Seleksi calon peserta didik tingkat I (satu) SMK dilakukan dengan tes khusus untuk mendapatkan kesesuaian antara kemampuan dan minat peserta didik dengan bidang keahlian/program keahlian yang dipilihnya dengan menggunakan kriteria yang ditetapkan sekolah bersama majelis sekolah dan institusi pasangan/asosiasi profesi.

2. Apabila seleksi sebagaimana pada ayat (1) tidak diperlukan, seleksi dilakukan berdasarkan peringkat Nilai Ujian Nasional SMP/Kejar Paket B atau SKHUN Sementara, dengan mempertimbangkan prestasi olahraga, prestasi seni, prestasi di bidang akademik, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang lainnya.

3. Bagi SMK dapat melaksanakan Jalur Penelusuran Bakat dan Minat dengan jadwal waktu tersendiri.

4. Apabila terjadi Nilai Akhir PPDB sama, penentuan peringkat tertinggi ditentukan berdasarkan urutan:

a. Nilai tertingi mata pelajaran dengan urutan mata pelajaran: - Bahasa Indonesia;

- Bahasa Inggris; - Matematika; - IPA.

(21)

20 BAB VI

KETENTUAN KHUSUS

1. Penerimaan peserta didik kelas akselerasi,atlet dan inklusi akan diatur tersendiri oleh sekolah masing-masing.

2. Untuk Pendaftar lulusan sebelum tahun pelajaran 2013/2014 dibuat jurnal tersendiri dengan memperhitungkan rata-rata nilai, disetarakan rata-rata nilai, SKHUN tahun 2013/2014.

BAB VII BIAYA

1. Biaya pendaftaran penerimaanpeserta didik diatur sebagai berikut: a. TK sebesar Rp15.000,00 ( lima belas ribu rupiah);

b. SD tidak dipungut biaya; c. SMP tidak dipungut biaya;

d. SMA sebesar Rp. 40.000,00 (empat puluh ribu rupiah); e. SMK sebesar Rp.40.000,00 (empat puluh ribu rupiah).

2. Besaran biaya tes khusus (minat, bakat dan kesehatan) calon peserta didik SMK dikenakan biaya sebesar Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah).

3. Calon peserta didik keluarga miskin (dengan menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan)tidak dipungut biaya pendaftaran dan biaya test khusus.

4. Dalam tahapan PPDB satuan pendidikan dilarang melakukan pungutan lain diluar biaya sebagaimana dimaksud pada angka 1 danangka 2.

BAB VIII

PENDAFTARAN ULANG

1. Persyaratan pendaftaran ulang bagi peserta didik yang dinyatakan diterima adalah sebagai berikut :

a. menunjukkan kartu pendaftaran asli; dan b. menunjukkan STTB/Ijasah asli.

2. Pendaftaran ulang hanya berlaku untuk peserta didik baru.

3. Peserta didik yang dinyatakan diterima tetapi tidak melakukandaftar ulang sesuai waktu yang ditetapkan dianggap mengundurkan diri.

BAB IX JADWAL

Kegiatan penerimaan peserta didik dilaksanakan oleh sekolah memperhatikan jadwal penerimaan peserta didik, kalender pendidikan melalui tahapan pemberitahuan ke masyarakat, pendaftaran, pengumuman peserta didik yang diterima dan pendaftaran ulang.

(22)

21

Jadwal Penerimaaan Peserta Didik Baru Kota Salatiga Tahun Pelajaran 2014/2015 Jenjang Pendidikan Pendaftaran Tes Khusus Seleksi/ Analisis/ Peringkat

Pengumuman Daftar Ulang

Hari Pertama Masuk Sekolah TK/SD/SDLB a. Negeri 23-25 Juni

2014 23-25 Juni 2014 27 Juni 2014 30-4 Juli 2014 14 Juli 2014

b. Swasta 10-27 Juni

2014 10-27 Juni 2014 1 Juli 2014 2-5 Juli 2014 14 Juli 2014

SMP/SMPLB

a. Negeri

Pemberkasan 23-25 Juni 2014 23-25 Juni 2014 26 Juni 2014 26 -28 Juni 2014

14 Juli 2014

b. Swasta 16 Juni-1

Juli 2014 18 Juni-1 Juli 2014 2 Juli 2014 2 - 12 Juli 2014 14 Juli 2014

SMA/SMALB

a. Negeri

Pemberkasan 16-18 Juni 2014 16-18 Juni 2014 19 Juni 2014 19-21 Juni 2014

14 Juli 2014

b. Swasta 9 -19 Juni

2014 9-19 Juni 2014 20 Juni 2014 15-20 Juni 2014 14 Juli 2014 SMK a. Negeri Pemberkasan 16-18 Juni 2014 16-19 Juni 2014 16-19 Juni 2014 20 Juni 2014 21 - 24 Juni 2014 14 Juli 2014 b. Swasta 9-19 Juni 2014 9-20 Juni 2014 9-20 Juni 2014 21 Juni 2014 21-23 Juni 2014 14 Juni 2014

Keterangan:Sekolah negeri yang pendaftarnya belum memenuhi daya tampung yang telah ditentukan, dapat membuka pendaftaran dengan jadwal seperti sekolah swasta, setelah mendapat izin tertulis dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

(23)

22 BAB X

PERPINDAHAN PESERTA DIDIK

1. Perpindahan peserta didik antar sekolah dalam satu kabupaten/kota, antara kabupaten/kota dalam satu provinsi, atau antar provinsi, dilaksanakan atas dasar persetujuan Kepala Sekolah asal dan Kepala Sekolah tujuan serta dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota asal dan tujuan.

2. Perpindahan peserta didik dari sekolah Indonesia ke luar negeri dilaksanakan atas dasar persetujuan Kepala Sekolah asal dan Kepala Sekolah tujuan serta dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga sesuai kewenangannya.

3. Perpindahan peserta didik dari sistem pendidikan asing ke sistem pendidikan nasional, dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.

4. Sekolah tujuan dapat mengadakan seleksi/tes untuk mengetahui tingkat kesetaraan kelas antara sistem pendidikan nasional dengan sistem pendidikan asing.

BAB XI

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN

1. Kepala Dinas mengoordinasikan segenap jajaran dibawahnya untuk melaksanakan langkah-langkah pembinaan dan pengawasan atas pelaksanaan penerimaan dan perpindahan peserta didik pada Taman Kanak-kanak dan sekolah.

2. Dalam pelaksanaan koordinasi sebagaimana dimaksud pada angka 1, Kepala Dinas dan jajarannya dapat berkonsultasi dengan Komite Sekolah dalam pengambilan kebijakan pembinaan dan pengawasan.

BAB XII SANKSI

Bagi satuan pendidikan yang tidak mematuhi pedoman PPDB akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

BAB XIII PELAPORAN

1. Kepala Sekolah wajib membuat laporan PPDB yang memuat mengenai : a. jumlah calon peserta didik baru yang direncanakan diterima;

b. jumlah pendaftar;

c. jumlah yang diterima sebagai peserta didik baru.

2. Laporan sebagaimana dimaksud pada angka 1 disampaikan kepada :

a. Kepala UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan untuk TK/SD/SDLB/SLB paling lambat tanggal 17 Juli 2014;

b. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga untuk SMP/SMPLB, SMA/SMALB dan SMK paling lambat tanggal 18 Juli 2014.

(24)

23

3. Setiap satuan pendidikan penyelenggara PPDB wajib menyimpan arsip dokumen laporan sebagaimana dimaksud angka 1 untuk kepentingan pembinaan dan pengawasan.

4. Setiap Kepala UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan wajib menyusun dan menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan PPDB pada satuan pendidikan di sekolah kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga paling lambat tanggal 18 Juli 2014.

5. Bagi Sekolah Swasta yang telah melaksanakan Penerimaan Peserta Didik sebeum berlakunya pedoman ini, wajib mendapatkan persetujuan dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga sebelum jadwal penerimaan peserta didik dimulai berdasarkan pedoman ini.

a.n. WALIKOTA SALATIGA KEPALA DINAS PENDIDIKAN,

PEMUDA DAN OLAH RAGA,

Referensi

Dokumen terkait

Sesuai dengan tujuan penyusunan proposal ini yaitu untuk memberikan gambaran umum tentang rencana pemberdayaan layanan pengembangan pusat TIK SMK NEGERI 2

Beberapa ketentuan dalam Lampiran II Keputusan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor : 1511/KEPKA/2022 Tentang Standar

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor : 1511/KEPKA/2022 tentang Standar Operasional Prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Memperhatikan: Peraturan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Bagi Satuan Pendidikan

Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Tahun 2021 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru Jenjang Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga daerah Istimewa Yogyakarta Nomor : 10285 tahun 2020 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Adaptasi

perlu menetapkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tuban tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta didik baru pada Satuan Pendidikan

Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan penyelenggaraan pendidikan kepada masyarakat menuju terwujudnya masyarakat Kota Salatiga yang cerdas dan sejahtera serta