• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM 2013 SMPN 1 GEGER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KURIKULUM 2013 SMPN 1 GEGER"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

SMPN 1 GEGER

SILABUS MATA PELAJARAN: BAHASA DAERAH

KURIKULUM 2013

Satuan Pendidikan

: SMP/MTs

Kelas

: VII

Semester

: Ganjil

Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi

secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,

budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak

(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam

sudut pandang/teori.

Kompetensi

Dasar

Indikator

Materi Pokok

Pembelajaran

Penilaian

Alokasi

waktu

Sumber

Belajar

3.2 Memahami

struktur teks,

dan unsur

kebahasaan

dari teks lisan

dan tulis untuk

menceritakan

pengalaman

pribadi, profil

3.2.1 Menjelaskan

struktur teks

profil tokoh.

3.2.2

Mengidentifika-sikan unsur

kebahasaan teks

profil tokoh.

3.2 3 Menyimpulkan

isi teks profil

 Teks profil

tokoh

 Struktur teks

profil tokoh.

 Unsur bahasa

teks profil

tokoh.

 Isi teks profil

Mengamati

 Peserta didik

membaca teks profil

tokoh.

 Peserta didik

mencatat hal-hal

penting terkait

dengan teks profil

tokoh.

Tes tulis

 Menilai

pemahaman

dan

pengetahuan

peserta didik

tentang

struktur teks

profil tokoh.

SMPN 1 GEGER

(2)

SMPN 1 GEGER

tokoh ,

kegiatan, atau

peristiwa

tokoh

tokoh

Menanya

 Peserta didik

bertanya jawab

tentang struktur

teks profil tokoh.

 Peserta didik

bertanya jawab

tentang unsur

kebahasaan teks

profil tokoh.

 Peserta didik

bertanya jawab

tentang isi teks

profil tokoh .

 Peserta didik

bertanya jawab

tentang cara

menulis teks profil

tokoh

 Peserta didik

bertanya jawab

tentang cara

menceritakan profil

tokoh.

Mengumpulkan

informasi

 Peserta didik

mencari contoh

teks profil tokoh

 Menilai

pemahaman

dan

pengetahuan

peserta didik

tentang

unsur

kebahasaan

teks profil

tokoh .

 Menilai

pemahaman

peserta didik

tentang isi

profil tokoh

Penugasan

 Menulis teks

profil tokoh.

Teks Praktik

 Membaca

nyaring teks

profil tokoh.

 Menilai

peserta

didik dalam

menceritaka

4.2

Menceritakan

pengalaman

pribadi, profil

tokoh,

kegiatan, atau

peristiwa

dengan

menggunakan

tata krama

4.2.1 Menuliskan teks

profil tokoh

dengan

menggunakan

bahasa yang

sesuai kaidah.

4.2.2 Membaca teks

profil tokoh yang

telah ditulis

4.2.2 Menceritakan

profil tokoh

dengan

menggunakan

tata krama

SMPN 1 GEGER

(3)

SMPN 1 GEGER

dari berbagai

sumber.

 Peserta didik

berdiskusi tentang

struktur teks profil

tokoh.

 Peserta didik

berdiskusi tentang

unsur kebahasaan

teks profil tokoh.

 Peserta didik

berdiskusi tentang

isi teks profil

tokoh.

 Peserta didik

berdiskusi tentang

ketokohan seorang

tokoh.

Mengasosiasi

 Peserta didik

membandingkan

hasil diskusi

tentang struktur

teks profil tokoh

dengan kelompok

lain.

 Peserta didik

menyimpulkan

hasil diskusi

tentang struktur

n profil

tokoh

dengan

menggunaka

n tata krama

Portofolio

 Menilai hasil

tulisan

peserta didik

tentang

profil tokoh

dengan

menggunaka

n bahasa

yang sesuai

kaidah.

SMPN 1 GEGER

(4)

SMPN 1 GEGER

teks profil tokoh.

 Peserta didk

membandingkan

hasil diskusi

tentang unsur

kebahasaan teks

profil tokoh dengan

kelompok lain.

 Peserta didik

menyimpulkan

hasil diskusi

tentang unsur

kebahasaan teks

profil tokoh.

 Peserta didik

membandingkan

hasil deskripsi

tentang ketokohan

dengan kelompok

lain.

Mengomunikasikan

 Peserta didik

menuliskan teks

deskripsi profil

tokoh.

 Peserta didik

membaca teks

deskripsi profil

tokoh yang telah

ditulis.

(5)

SMPN 1 GEGER

 Peserta didik

menceritakan profil

tokoh dengan

bahasa daerah

sesuai tata krama.

(6)

SMPN 1 GEGER

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP 1)

Satuan Pendidikan : SMP

Mata Pelajaran : Bahasa Jawa Kelas/Semester : VII/Semester Dua Materi Pokok : Teks Profil Tokoh

Alokasi Waktu : 2 pertemuan ( 4 X 40 menit) A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1 1.1 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa daerah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan berbahasa daerah, serta untuk

melestarikan dan

mengembangkan budaya daerah untuk didayagunakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional

1.1.1 Berdoa sebelum memulai dan sesudah kegiatan belajar bahasa daerah. 1.1.2 Menggunakan bahasa

daerah dalam

berkomunikasi dengan tata krama.

2 1.3 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa daerah sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana

1.3.1 Menggunakan bahasa daerah sebagai sarana menyajikan informasi lisan dan tulis sesuai dengan tata krama.

(7)

SMPN 1 GEGER

menyajikan informasi lisan dan tulis

3 3.2 Memahami struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk menceritakan pengalaman pribadi, profil tokoh , kegiatan, atau peristiwa

3.2.1 Menjelaskan struktur teks profil tokoh.

3.2.2 Mengidentifika-sikan unsur kebahasaan teks profil tokoh.

3.2 3 Menyimpulkan isi teks profil tokoh

4.2 Menceritakan pengalaman pribadi, profil tokoh,

kegiatan, atau peristiwa dengan menggunakan tata krama

4.2.1 Menuliskan teks profil tokoh dengan

menggunakan bahasa yang sesuai kaidah.

4.2.2 Membaca teks profil tokoh yang telah ditulis

4.2.3 Menceritakan profil tokoh dengan menggunakan tata krama

C. Tujuan Pembelajaran (ABCD) Sikap

Sikap Spiritual

1. Dengan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran (C) , peserta didik (A) dapat berdoa (B) sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran dengan baik (D).

2. Dengan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran teks profil tokoh yang berbasis teks, peserta didik dapat menggunakan bahasa daerah sebagai sarana memahami informasi tulis dengan tepat.

3. Dengan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran teks profil tokoh yang berbasis teks, peserta didik dapat menggunakan bahasa daerah sebagai sarana menyajikan informasi lisan dan tulis sesuai dengan tata krama/santun.

Sikap Sosial

1. Dengan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran struktur teks profil tokoh yang berbasis teks, peserta didik memiliki sikap bertanggung jawab dalam membuat tanggapan pribadi terhadap teks wayang agar memiliki perilaku percaya diri dan tanggungjawab atas karya budaya masyarakat daerah yang penuh makna

2. Dengan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran struktur teks profil tokoh yang berbasis teks, peserta didik santun dalam menyajikan tanggapan pribadi terhadap struktur teks wayang.

(8)

SMPN 1 GEGER

Pengetahuan

1. Melalui kegiatan tanya jawab Explicit Instruction(C), peserta didik (A) dapat menjelaskan(B) struktur teks profil tokoh dengan tepat (D)

2. Melalui kegiatan tanya jawab Explicit Instruction, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur kebahasaan teks profil tokoh dengan benar.

3. Melalui kegiatan tanya jawabExplicit Instruction, peserta didik dapat menyimpulkan isi teks profil tokoh.

4. Melalui kegiatan membaca pemahaman, peserta didik dapat menuliskan teks profil tokoh dengan menggunakan bahasa yang sesuai kaidah.

Keterampilan

1. Setelah belajar tentang isi teks, peserta didik dapat menanggapi isi teks profil tokoh dalam bentuk tulisan sesuai kaidah dengan bahasa Jawa yang baik dan benar.

2. Setelah belajar tentang isi teks, peserta didik dapat membaca hasil tanggapan teks profil tokoh secara lisan dengan menggunakan bahasa yang santun.

3. Setelah belajar tentang isi teks, peserta didik dapat menceritakan profil tokoh dengan bahasa daerah sesuai tata krama.

D. Materi Pelajaran*

1) Teks profil tokoh (tokoh pahlawan/tokoh sastra jawa/tokoh filosof jawa). 2) Struktur profil tokoh.

3) Unsur kebahasaan profil tokoh. 4) Isi teks profil tokoh.

* Materi terlampir E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan : Saintifik/ Kontekstual

2. Model : Pembelajaran Berbasis Teks (Genre-based Aproach) Model pembelajaran kooperatif

3. Metode : Tanya jawab, diskusi 4. Teknik : Group Investigation F. KKM : 75 (contoh)

(9)

SMPN 1 GEGER

G. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pengorganisasian Peserta didik Alokasi waktu Pendahulua n

 Guru memberi salam dan mengabsen  Guru menyiapkan kondisi dan

motivasi siswa dalam belajar.  Guru melakukan apersepsi dengan

mengulas materi pelajaran minggu yang lalu melalui kegiatan bertanya jawab dan demonstrasi.

 Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran meliputi aspek sikap (sikap spirutual dan sikap sosial), pengetahuan, dan keterampilan.

Klasik al

10’

Kegiatan inti Peserta didik bersama guru melakukan pembelajaran berbasis saintifik dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Mengamati:

 Peserta didik membaca teks profil tokoh.

 Peserta didik mencatat hal-hal penting terkait dengan teks profil tokoh.

Menanya:

 Peserta didik bertanya kepada peserta didik yang lain atau kepada guru tentang tokoh : tempat/tanggal lahir, pendidikan, karya dsb.

 Peserta didik bertanya kepada peserta didik yang lain atau kepada guru tentang pilihan kata, rakitan tembung, ukara baku.

 Peserta didik bertanya kepada peserta didik yang lain atau kepada guru tentang isi teks profil tokoh.  Peserta didik bertanya jawab

tentang cara menulis teks profil tokoh. Indivi du Klasik al Klasik al Klasik al 60’

SMPN 1 GEGER

(10)

SMPN 1 GEGER

 Peserta didik bertanya jawab tentang cara menceritakan profil tokoh.

Mengumpulkan informasi:  Peserta didik mencari teks profil

tokoh dari berbagai sumber.

 Peserta didik berdiskusi tentang

tokoh : tempat/tanggal lahir, pendidikan, karya dsb.

 Peserta didik berdiskusi tentang tentang pilihan kata, rakitan tembung, ukara baku.

 Peserta didik berdiskusi tentang isi teks profil tokoh.

 Peserta didik berdiskusi tentang ketokohan seorang tokoh. Mengasosiasi:

 Peserta didik membandingkan hasil diskusi tentang tokoh :

tempat/tanggal lahir, pendidikan, karya dsb.

 Peserta didk membandingkan

tentangtentang pilihan kata, rakitan tembung, ukara baku.

 Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi tentang unsur kebahasaan teks profil tokoh.

 Peserta didik membandingkan hasil deskripsi tentang ketokohan dengan kelompok lain.

Mengomunikasikan

 Peserta didik menuliskan teks deskripsi profil tokoh.

 Peserta didik menceritakan profil tokoh dengan bahasanya sendiri

(11)

SMPN 1 GEGER

sesuai tata krama.

Peserta didik mengerjakan LKS untuk mengukur kompetensi.

Penutup  Guru bersama peserta didik melakukan refleksi hasil pembelajaran  Guru memberi tugas sebagai

perbaikan dan pengayaan  Guru menutup pelajaran

10’

H. Sumber Belajar

1. Bruce, Joice, Caolhun, 2009. Models of Teaching (model Pengajaran). Yogyakarta: Pustka Pelajar.

2. https://groups.yahoo.com/neo/groups/ilusa_05/conversations/topics/1960 diakses 27 April 2014

3. Kementrian Pendidikan Nasional. 2011. Pedoman Umum Ejaan bahasa Jawa Huruf Latin yang Disempurnakan. Yogyakarta: Balai Bahasa

4. Mangunsuwito, S.A. 2002.Kamus Bahasa Jawa, Jawa-Indonesia. Bandung: CV. YramaWidya.

5. Saryono, Djoko. 2011. Sosok Budaya Jawa:Rekonstruksi Normatif Idealistis.

Malang: Aditya Media Publishing.

6. Sasangka Sry Tjatur Wisnu. 2011. Bunyi-bunyi Distingtif Bahasa Jawa.Yogyakarta:Elmatera Publishing.

7. Poerwadarminta, W.J.S. 1939. Baoesastra Djawa. Batavia:J.B. Wolter. I. Media Pembelajaran

1. Alat :

LCD/Laptop CD Interaktif pembelajaran profil tokoh 2. Bahan :

Teks deskripsi profil tokoh.*. (disediakan guru hasil modifikasi dari berbagai sumber)

J. Penilaian

1. Sikap spiritual dan sosial

a. Tehnik Penilaian : Pengamatan/ Observasi, Penilaian Diri, Penilaian Antar Peserta Didik, dan Jurnal

b. Bentuk Instrumen : Lembar Observasi, Lembar Angket, Catatan c. Kisi – kisi :

LEMBAR PENGAMATAN DIRI

No. Sikap/Nilai Indikator Rubrik Penilaian Butir Pertanyaan 1.1 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa 1.1.3 Berdoa sebelum memulai dan

SMPN 1 GEGER

(12)

SMPN 1 GEGER

daerah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan berbahasa daerah, serta untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah untuk didayagunakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional sesudah kegiatan belajar bahasa daerah. 1.1.4 Menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi dengan tata krama. 1.3 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa daerah sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai sarana menyajikan

informasi lisan dan tulis. 1.3.1 Menggunakan bahasa daerah sebagai sarana menyajikan informasi lisan dan tulis sesuai dengan tata krama.

2.2 Memiliki perilaku percaya diri dan tanggungjawab atas karya budaya masyarakat daerah yang pebuh makna

2.2.1 Bertanggung jawab dalam membuat tanggapan pribadi terhadap struktur teks profil tokoh. 2.2.2 Santun dalam menyajikan tanggapan

SMPN 1 GEGER

(13)

SMPN 1 GEGER

pribadi terhadap struktur teks profil tokoh. 2. Pengetahuan

a. Tehnik Penilaian : Tes tulis/tes lisan, penugasan (produk)

b. Bentuk Isntrumen : Tes Objektif, Tes Uraian Non Objektif/ Uraian Objektif

c. Kisi – kisi :

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN No Indikator Rubrik

Penilaian

Butir Instrumen 1 Menjelaskan struktur teks profil tokoh. penugasan

2 Mengidentifikasi unsur kebahasaan teks profil tokoh

Tes Tulis 3 Menceritakan kesimpulan isi teks profil

tokoh

Tes Lisan

3. Keterampilan

a. Teknik Penilaian : P1= Evaluasi Produk Dan P2= Evaluasi Unjuk Kerja/ Tes Praktik

b. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian c. Kisi-kisi :

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN No. Indikator Rubrik

Penilaian

Butir Instrumen 1.

2.

Menceritakan kembali secara ringkas profil tokoh yang telah dibaca

Membaca teks profil tokoh yang telah ditulis

Performansi Performansi :

*) Terlampir pada lembar penilaian.

Mengetahui, ..., ... Kepala Sekolah Guru Bahasa Jawa

(14)

SMPN 1 GEGER

... ...

(15)

SMPN 1 GEGER

LAMPIRAN-LAMPIRAN:

Prof Dr Suripan Sadi Hutomo Puput yuswa ing dinten Jumat

23 Februari 2001

 Sabtu, 24 Februari 2001

Prof Dr Suripan Sadi Hutomo Puput yuswa Jakarta, Kompas

Donya kasusastran Jawa kelangan tokohipun ingkang paling setya. Prof Dr Suripan Sadi Hutomo, pengamat-kritikus sastra Jawa, pengajar wonten ing Universitas Negeri Surabaya (Unesa), puput yuswa wonten dinten Jumat (23/2), pukul 15.00 wonten ing Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Ramelan, Surabaya. Miturut sastrawan Budi Darma ingkang paring warta dumateng Kompas kalawau dalu, Suripan puput yuswa amargi komplikasi penyakit, kalebet diabet. Miturut rencana, jenazah badhe dipunsarekaken wonten tlatah miyosipun almarhum, Blora, Jawa Tengah, Sabtu menika.

minangka pengamat utawi luwih trep kados dene "penggembala"-sastra Jawa, salami gesangipun Suripan bukan amung gegayutan kalian teks-teks lami , ananging ugi kagungan sesambetan ingkang rumaket kalian kalangan sastrawan. "panjenenganipun kanthi pribadi para sastrawan," kata Budi Darma ingkang ugi sesambetan kanthi sae kaliyan almarhum. Suripan lahir wonten Blora, 5 Februari 1940. Panjenenganipun sekolah menengah wonten ing kutha miyosipun , saderengipun nglajengaken pendidikan tingginipun wonten Malang. Sasampunipun ngrampungaken sarjananipun , panjenenganipun ngasta wonten ing IKIP Surabayaingkan samenika dados Unesa punika.

Ing Tahun 1978-1980 Suripan derek Post Graduate Training Programme wonten Universitas Leiden, Belanda, mliginipun bidang folklor dan filologi. Nalikan derek pelatihan menika panjenenganipun wiwit ngrancang kerangka penelitian disertasinipun , ingkang salajengipun dipunrampungkan wonten Universitas Indonesi a, Jakarta. Disertasinipun Sarahwulan: Cerita Kentrung saking Tuban (1987). Amargi saking disertasi menika ugi , Suripan wonten ing kalangan kanca-kanca raketipun dipunjuluki "Doktor Kentrung". Malah ugi gang wonten dalemipun wonten ing kawasan Bendulmerisi, Wonokromo, Surabaya, wonten ingkang mawastani "gang kentrung".

Dalemipun wonten Bendulmerisi wiwit tahun 1970-an punika pancen dados pusat sedaya kegiatanipun . Wonten mrika kasimpen dokumentasinipun ingap jangkep ngenani sastra Jawa. Almarhum nilareken sisihanipun, Dra Hastuti, kaliyan putranipun tiga. (bre)

Sumber : https://groups.yahoo.com/neo/groups/ilusa_05/conversations/topics/1960 diakses 27 April 2014

(16)

SMPN 1 GEGER

II. LAMPIRAN EVALUASI A. Lembar Pengamatan Diri

1. Wenehana tanda centang (√) ing andharan(pernyataan) sing kokanggep paling pas karo kanyatan sing koklakoni.

2. Katrangan kanggo mbiji pakulinan (kebiasaan): 5 = ajeg 4 = kerep 3 = arang-arang 2 = tau 1 = blas 3. Lembar pengamatan

No. Aspek penilaian Skala Penilaian 5 4 3 2 1 1 a. Kulina ndonga sadurunge miwiti lan

mungkasipasinaon Basa Jawa.

b. Kulina migunakake Basa Jawa kanggo ngomong karo sapa bae (guru, kanca) nalika jam pelajaran.

c. Kulina ngetrapake tatakrama nalika ing pasrawungan.

2 Jujur nalika mangsuli pitakon-pitakon ngenani wacan crita wayang manut panemune dhewe.

3 a. Tanggungjawab marang tugas pribadi

b. Tanggungjawab marang tugas kelompok.

4 a. Ngurmati panemune wong liya nalika diskusi.

b. Migunakake tembung kang pas (ora kasar lan kemproh) nalika ngomong lan takon ing diskusi.

..., ...2013

...

(17)

SMPN 1 GEGER

Nama : ... Kelas/No absen : ... B. Lembar Pengamatan portofolio hasil tulisan

Wenehana tandha centhang (√) ing andharan (pernyataan) sing kokanggep paling pas karo kanyatan sing kokamati, tulisane kancamu.

1. Katrangan kanggo mbiji: 5 = pas banget 4 = pas 3 = cukup pas 2 = kurang pas 1 = ora pas 2. Lembar pengamatan

No. Aspek penilaian Skala Penilaian 5 4 3 2 1 1 Tulisan (hasil tulisan/karya tulis

sederhana)sing pas karo kaidah ejaanlan penulisan ing tata tulis basa Jawa. Panulisane vokal

Panulisane konsonan Panganggo tembung Ukarane runtut

Kohesi lan kohenrensi paragraf

LEMBAR PENGAMATAN PRAKTIK OLEH GURU No

Nama

Tulisan (hasil tulisan/karya tulis sederhana) pas karo kaidah pelafalan lan penulisan tata tulis ing basa Jawa. Panulisan e vokal Panulisane konsonan Pangang go tembun g Ukarane runtut Kohesi lan kohenren si paragraf 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 A 2 B 3 C ..., ...2013 Pengamat, ...

SMPN 1 GEGER

(18)

SMPN 1 GEGER

Referensi

Dokumen terkait

• Sesuai dengan rekomendasi Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia dan Komite Formularium Nasional, penyakit sirosis tidak dapat dilakukan rujuk balik ke Faskes Tingkat Pertama karena

Perkebunan Mitra Ogan (Kebun Batanghari Leko) menggunakan program tersendiri yaitu Payroll dan sistem penggajian karyawannya sudah dilakukan dengan baik tetapi masih

Namun dengan menerapkan suatu perhitungan terhadap kondisi yang terjadi maka pengaruh kopling elegtromagnetik ini dapat diketahui secara jelas, dan dapat

Pada masa yang sama, kita juga harus berjaga-jaga bahawa penggunaan vaksin COVID-19 baharu ini tidak meremehkan atau melemahkan tekad kita untuk menentang

Komposisi komunitas Arthropoda tanah berdasarkan peran ekologisnya menunjukkan bahwa terdapat dominasi dari soil dekomposer pada kedua lokasi penelitian, keberadaan dari

 PS: PARTIAL SELL (distribute 25%-50% part of the portfolio, 25%-50% downside probability)  S: SELL (distribute till 100% of the portfolio, higher than 50% downside probability)..

Kayu umpan yang digunakan untuk penelitian rayap ini adalah enam jenis kayu, yaitu kayu karet, kayu kelapa, kayu mahoni, kayu nangka, kayu rasamala, dan kayu

Setelah selesai mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu : mengaplikasikan pekerjaan penyusunan peraturan zonasi berdasarkan ketentuan, prosedur serta SOP