Analisis terhadap hukum wakaf berjangka waktu : studi komparatif pendapat Imam Asy-Syafi'i dan Imam Abu Hanifah
Teks penuh
Dokumen terkait
Menurut Imam Abu Hanifah, hadits di atas juga menjadi sebuah dalil tentang wajibnya shalat Idul Fitri, hingga para wanita yang sedang haid pun dianjurkan untuk keluar
Berdasarkan dari pembahasan tentang penarikan kembali wakaf menurut pandangan Imam Malik dan Imam Asy-Syafi’i, penulis dapat menyimpulkan bahwasanya hukum penarikan
Berbeda lagi dengan Imam Abu Hanifah, beliau mendefinisikan Wakaf adalah “Habsul ‘aini ala milki al wakif wa tashaduq bi al-manfa’ah (menahan harta dibawah
Dari penjelasan di atas, maka dapat diketahui bahwasanya ada dua kemungkinan terkait dengan status harta yang diwakafkan.Harta wakaf tetap dapat dimiliki oleh wāqifsebagaimana
Yang membedakan di antara penelitian-penelitian yang lain adalah dalam penelitian ini penulis akan menguraikan mengenai pendapat Imam Abu Hanifah mengenai status
20 Jurnal ini membahas tentang wakaf tunai menurut perspektif syariah kebolehannya berwakaf secara tunai dan objek wakaf yang berupa uang, sedangkan penelitian penulis
syirkah. Sedangkan menurut Imam Syafi'i hanya membenarkan syirkah Inan dari banyaknya jenis syirkah. Imam Abu hanifah tidak mensyaratkan adanya percampuran harta
Setelah mengetahui pendapat Imam Abu Hanifah dan para Ulama yang mendukung bahwa saudara dan kakek dapat bersama-sama sebagai ahli waris, maka penulis dalam masalah kewarisan