• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN FAKTOR UMUR IBU DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM PKU MUHAMMDIYAH BANTUL TAHUN 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "HUBUNGAN FAKTOR UMUR IBU DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM PKU MUHAMMDIYAH BANTUL TAHUN 2016"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis hubungan antara umur, pendidikan, pekerjaan, persalinan, paritas dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Immanuel tahun 2011 tidak memiliki hunbungan yang

pada tahun 2015 di Yogyakarta dimana penelitian tersebut menunjukan bahwa ibu hamil pada usia reproduksi tidak sehat berisiko lebih besar untuk melahirkan dengan BBLR

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti terhadap kadar Hb ibu hamil, LILA ibu hamil, paritas, jarak kehamilan dan persalinan terakhir, umur ibu

Dalam penelitian ini didapatkan umur ibu yang berisiko signifikan dengan kejadian BBLR, dimana kahamilan pada umur < 20 tahun kondisi ibu masih dalam

Paritas yang berisiko yaitu grandemultipara, di mana pada ibu yang pernah melahirkan lebih dari 3x maka akan mempunyai risiko lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu yang melahirkan bayi berat lahir rendah (BBLR) berdasarkan umur, paritas, usia kehamilan, dan

Usia kehamilan preterm lebih berisiko untuk melahirkan BBLR dibandingkan dengan usia kehamilan aterm ini selaras dengan teori yang dikemukakan oleh Wiknjosastro (2007),

Sedangkan ibu hamil dengan paritas 0 juga memiliki resiko tinggi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah karena terkait dengan kesiapan fungsi organ dalam