• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 1982

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 1982"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (KEPPRES) NOMOR 81 TAHUN 1982 (81/1982)

TENTANG

PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 13 TAHUN 1974 TENTANG PERUBAHAN/PENETAPAN STATUS RUMAH NEGERI

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

bahwa untuk menghemat biaya pemeliharaan Rumah Negeri dipandang perlu mengubah Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 1974 tentang Perubahan/Penetapan Status Rumah Negeri;

Mengingat :

1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

2.Burgerlijke Woningregeling Staatsblad Tahun 1934 Nomor 147 sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Staatsblad Tahun 1949 Nomor 388;

3.Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1974 tentang Pelaksanaan Penjualan Rumah Negeri (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3030) jo. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 1982;

4.Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 1974 tentang Perubahan/Penetapan Status Rumah Negeri;

MEMUTUSKAN: Menetapkan:

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN PRESIDEN

NOMOR 13 TAHUN 1974 TENTANG PERUBAHAN/ PENETAPAN STATUS RUMAH NEGERI. Pasal 1

Mengubah diktum KEEMPAT Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 1974, sehingga berbunyi sebagai berikut :

Rumah-rumah Negeri/milik Negara yang dapat diubah/ditetapkan statusnya menjadi Rumah Negeri Golongan III (Tiga) harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a.menurut pertimbangan rumah tersebut sudah tidak memenuhi fungsi yang

ditetapkan semula, sehingga tidak sesuai lagi dengan golongan rumah yang semula; b.umur rumah minimum 10 (sepuluh) tahun sejak selesai dibangun/dibeli/dimiliki oleh negara;

c.status tanahnya sudah ditetapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

d. rumah tidak dalam sengketa;

e.penghuni menyatakan bersedia membeli dan sudah siap melaksanakan pembayaran yang disetorkan kepada Kantor Kas Negara dengan ketentuan:

1.penghuni sudah mengajukan permohonan sewa beli dalam jangka 1 (satu) tahun terhitung sejak dileuarkan keputusan rumah tersebut menjadi Golongan III (Tiga);

(2)

2.kelalaian melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam angka 1, mengakibatkan penghuni dikenakan sanksi untuk membayar sewa 2 (dua) kali

dari sewa setiap bulannya yang ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal II

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal 4 Desember 1982. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd. SOEHARTO C:\PUU\WEB\dokumen\docpres\KEPPRES NO 81 TH 1982.DOC

Referensi

Dokumen terkait

Perkebunan Inti adalah perkebunan besar lengkap dengan fasilitas pengolahannya yang dibangun (dikembangkan) dan dimilki oleh perusahaan inti dalam rangka pelaksanaan proyek

(1) Bantuan Penghijauan Reboisasi yang diperuntukkan reboisasi secara keseluruhan dicantumkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Daerah Tingkat I

(5) Dengan memperhatikan keadaan sosial ekonomi masyarakat pemanfaatan air yang bersangkutan, Pemerintah Daerah dalam batas tertentu dapat memberikan bantuan pembiayaan

Rumah milik Negara yang sebelum dialihkan menjadi Rumah Negeri Golongan III (Tiga) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 1974 atau lainnya,

Sistem penilaian biaya selama umur ekonomis adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai pada unsur-unsur teknis dan harga yang dinilai menurut umur ekonomis

(4) Apabila dalam batas waktu 60 (enam puluh) hari kalender sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) tidak dilakukan perbaikan atau penggantian oleh

Untuk pemasokan barang/jasa lainnya ditetapkan sebagai berikut:.. a) calon penyedia jasa golongan kecil dua (K-2) adalah perusahaan golongan C2 (Keppres 16/94) atau perusahaan

| Jika cakap dan memenuhi syarat-syarat, menurut lowongan, | dapat diangkat menjadi Inspektur (golongan