• Tidak ada hasil yang ditemukan

S IND 1203510 Bibliography

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S IND 1203510 Bibliography"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Yeni Mia Liani, 2016

VERBA BERENDONIM BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA

Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

76

DAFTAR PUSTAKA

Chaer, A. (2007). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. (2002). Pengantar semantik bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. Endang, A. (2013). Medan Makna Verba Mengambil dalam Bahasa Dayak

Banyadu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2 (3).

Endarmoko, E. (2007). Tesaurus bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Idris, N.S. (2015). Verba Berendonim Indra Penglihatan dalam Bahasa Indonesia. Bahasa dan Sastra, 15 (1), hlm. 20.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. (2008). Edisi keempat. Jakarta: Gramedia PustakaUtama.

Keraf, G. (1991). Tata bahasa Indonesia. Ende: Nusa Indah.

Kridalaksana, H. (2010). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kusdinar, D. (2013). 100 Fakta orang Indonesia yang patut Anda ketahui.

[Online]. Diakses dari http://satu-1-satu.blogspot.co.id/2013/12/100-fakta-orang-indonesia-yang-patut.html.

Lesmana, Saman, S., & Syahrani, A. (2015). Medan Makna Verba Berbicara Bahasa Melayu Dialek Sambas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4 (5).

Lubis, A. D. (2013). Kebiasaan orang Indonesia menurut orang Jepang. [Online]. Diakses dari http://temanfbku.blogspot.co.id/2013/06/kebiasaan-orang-indonesia-menurut-orang.html.

(2)

77

Yeni Mia Liani, 2016

VERBA BERENDONIM BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA

Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Nurgiyantoro, B. (1995). Penilaian dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. Yogyakarta: BPFE.

Pateda, M. (2010). Semantik leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Ramlan, M. (2009). Morfologi suatu tinjauan deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.

Saeed, J. (1997). Semantics. Oxford: Blackwell Publishers.

Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahas: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sudaryat, Yayat. (2011). Makna dalam wacana: Prinsip-prinsip semantik dan pragmatik. Bandung: Yrama Wydia.

Tarigan, H.G. (1997). Pengembangan keterampilan berbicara. Jakarta: Depdikbud.

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Kesalahan Penggunaan Verba Bahasa Jepang Yang Bermakna “Memakai “Pada Mahasiswa Tingkat Ii D pbj Fpbs Upi.. Universitas Pendidikan Indonesia |

ANALISIS MAKNA VERBA KAU SEBAGAI POLISEMI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu..

Variasi Pemakaian Bahasa Sunda Dialek Banten di Kecamatan Bayah Kabupeten Lebak.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Data dalam penelitian ini adalah ujaran yang mengandung medan makna verba berjalan dituturkan oleh penutur asli bahasa Melayu dialek Sambas yang diwakili oleh

Adanya kosakata dalam isolek Medan yang berhomonim dengan kosakata dalam bahasa Indonesia akan menyebabkan kesalahpahaman makna antara penutur bahasa Indonesia,

Analisis Makna Verba Deru Sebagai Polisemi dalam Kalimat Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu..

Berdasarkan penjelasan istilah yang dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa Medan Makna Verba Menyentuh dalam Bahasa Melayu Dialek Sambas adalah sistem

Berdasarkan penjelasan istilah yang dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa Medan Makna Verba Menyentuh dalam Bahasa Melayu Dialek Sambas adalah sistem