• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cold Chain

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Cold Chain"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1. Pengertian

1. Pengertian

Adalah suatu prosedur (tata cara) peralatan yang

Adalah suatu prosedur (tata cara) peralatan yang

digunakan dalam pengiriman atau penyimpanan vaksin

digunakan dalam pengiriman atau penyimpanan vaksin

dari Pabrik pembuat vaksin sampai pada sasarannya

dari Pabrik pembuat vaksin sampai pada sasarannya

yaitu Ibu dan anak.

yaitu Ibu dan anak.

Adalah untuk memperkecil kesalahan selama

Adalah untuk memperkecil kesalahan selama

penanganan terhadap vaksin sehingga dapat

penanganan terhadap vaksin sehingga dapat

diyakinkan bahwa vaksin yang akan digunakan /

diyakinkan bahwa vaksin yang akan digunakan /

disuntikan masih mempunyai potensi yang dapat

disuntikan masih mempunyai potensi yang dapat

menimbulkan kekebalan.

menimbulkan kekebalan.

2

(3)

Seluruh peralatan yang digunakan dalam

Seluruh peralatan yang digunakan dalam

pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur

pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur

untuk menjaga vaksin pada suhu yang telah

untuk menjaga vaksin pada suhu yang telah

ditetapkan.

ditetapkan.

PERALATAN RANTAI VAKSIN

(4)

Kompresi

Kompresi

Absorbsi

Absorbsi

Sistem

(5)

Lemari es sistem KOMPRESI

Lemari es sistem KOMPRESI Lemari es Lemari es sistem ABSORPSIsistem ABSORPSI

Kelebihan

Kelebihan KekuranganKekurangan KelebihanKelebihan KekuranganKekurangan

   4 x Lebih 4 x Lebih cepat dingin cepat dingin dibandingkan dibandingkan dengan dengan absorpsi. absorpsi. 

 Bila terjadiBila terjadi

kebocoran kebocoran pada sistem pada sistem ini mudah ini mudah diperbaiki. diperbaiki.   HargaHarga cooling unit cooling unit murah. murah.   BahanBahan pendingin pendingin R-12 atau 12 atau R134a R134a   MenggunakanMenggunakan kompresor kompresor sebagai sebagai mekanik yang mekanik yang dapat dapat menimbulkan menimbulkan aus. aus. 

 Hanya denganHanya dengan

listrik AC / listrik AC / DC. DC.   MenimbulkanMenimbulkan suara suara   TidakTidak menggunakan menggunakan mekanik sehingga mekanik sehingga

tidak ada bagian

tidak ada bagian

yang bergerak

yang bergerak

dan tidak ada

dan tidak ada

yang aus.

yang aus.

 Dapat denganDapat dengan

listrik AC/DC atau

listrik AC/DC atau

nyala api minyak

nyala api minyak

tanah / gas. tanah / gas.   TidakTidak menimbulkan menimbulkan suara. suara. 

 Bahan pendinginBahan pendingin

NH3 (amonia NH3 (amonia))   PendinginanPendinginan lebih lambat lebih lambat 

 Bila terjadiBila terjadi

kebocoran kebocoran pada sistem pada sistem tidak dapat tidak dapat diperbaiki. diperbaiki.   HargaHarga cooling unit cooling unit cukup mahal cukup mahal

Perbandingan Kompresi vs Absorbsi

(6)

Digital termostat

Digital termostat

Manual termostat

Manual termostat

Pengatur Suhu (Termostat)

(7)

Manual thermostat

Manual thermostat Digital ThermostatDigital Thermostat

Kelebihan

Kelebihan KekuranganKekurangan KelebihanKelebihan KekuranganKekurangan

  TidakTidak menggunakan menggunakan power listrik. power listrik.   HarganyaHarganya murah. murah. 

 Sulit dalamSulit dalam

pemasangan pemasangan

 Sulit merisetSulit meriset

suhu yang suhu yang sesuai. sesuai.

 Diff Diff dari dari off off keke

on

on sulit sulit untukuntuk diatur.

diatur.

 Suhu tidakSuhu tidak

dapat dibaca. dapat dibaca.

 Sulit untukSulit untuk

mendapatkan mendapatkan suhu yang suhu yang sesuai. sesuai.   PengaturanPengaturan suhu harus suhu harus menungggu 24 menungggu 24  jam.  jam. 

 Max power 6Max power 6

Amp. Amp.

 Mudah dalamMudah dalam pemasangan.

pemasangan.

 Mudah dalamMudah dalam meriset suhu.

meriset suhu.

 Diff Diff dari dari off off keke on sudah

on sudah

diatur + 2

diatur + 2 OOCC

 Suhu mudahSuhu mudah terbaca dengan

terbaca dengan

layar LCD.

layar LCD.

 Ketepatan suhuKetepatan suhu lebih terjamin. lebih terjamin.   MenggunakanMenggunakan relay untuk relay untuk ketepatan ketepatan kontak. kontak.   PengaturanPengaturan suhu tidak suhu tidak perlu perlu menungggu 24 menungggu 24  jam.  jam. 

 Max power 10Max power 10 Amp. Amp.   HarganyaHarganya mahal. mahal. 

 Saat listrikSaat listrik

padam suhu padam suhu tidak dapat tidak dapat terbaca. terbaca.

Manual

(8)

Lemari Es Absorbsi

(9)

ILR: lemari es di Kabupaten

ILR: lemari es di Kabupaten

FASILITAS PENYIMPANAN

FASILITAS PENYIMPANAN

DINGIN

DINGIN

(10)

Lemari es di Puskesmas

Lemari es di Puskesmas

MK 144 MK 144 RCW 50 EK RCW 50 EK RCW 42 EKRCW 42 EK Domestik Domestik

(11)

Lemari

(12)

Buka atas Buka atas Buka depan

Buka depan

Bentuk Pintu Refrigerator Vaksin

(13)

Data suhu lemari es Rumah Tangga. Data suhu lemari es Rumah Tangga.

2211FFrr 2222SSaa 2233SSuu 2244MMoo 2255TTuu 2266WWee 2277TThh 2288FFr  r   Time (starting 20/02/2003) Time (starting 20/02/2003) 00 4,0 4,0 8,0 8,0 12,0 12,0 16,0 16,0    T    T  e  e   m   m   p   p   e   e   r   r   a   a    t    t  u  u  r  r   e   e    °    °    C    C Minimun area Minimun area Medium area Medium area Maximun area Maximun area 1 1 2 2 3 3 1 1 2 2 3 3 TTM diletakan diatas TTM diletakan diatas TTM diletakan ditengah TTM diletakan ditengah TTM diletakan dibawah TTM diletakan dibawah

Hasil Test/ LogTag Print Out

Hasil Test/ LogTag Print Out

Refrigerator Buka Depan

(14)

Hasil Test/ LogTag Print Out

Hasil Test/ LogTag Print Out

Refrigerator

(15)

Buka Depan

Buka Depan

VS Buka Atas

VS Buka Atas

Bentuk buka dari depan Bentuk buka dari depan

(Front opening) (Front opening)

Bentuk buka dari atas Bentuk buka dari atas

(Top opening). (Top opening). Kelebihan

Kelebihan KekuranganKekurangan KelebihanKelebihan KekuranganKekurangan

  SusunanSusunan vaksin vaksin menjadi menjadi mudah dan mudah dan vaksin vaksin terlihat jelas terlihat jelas dari samping dari samping depan depan   PenyusunanPenyusunan vaksin vaksin mudah mudah dan jelas dan jelas 

 Suhu labil.Suhu labil.

Pada saat pintu Pada saat pintu lemari es dibuka lemari es dibuka maka suhu

maka suhu

dingin dari atas dingin dari atas akan turun akan turun kebawah dan kebawah dan keluar keluar 

 Bila listrik padamBila listrik padam relative tidak relative tidak dapat bertahan dapat bertahan lama lama 

 Jumlah vaksinJumlah vaksin yang ditampung yang ditampung menjadi sedikit menjadi sedikit..

 Suhu StabilSuhu Stabil Pada saat pintu Pada saat pintu lemari es dibuka lemari es dibuka maka suhu dingin maka suhu dingin dari atas akan dari atas akan turun kebawah turun kebawah dan suhu dan suhu tertampung. tertampung. 

 Jumlah vaksinJumlah vaksin yang ditampung yang ditampung dapat lebih dapat lebih banyak. banyak.   PenyusunanPenyusunan vaksin agak vaksin agak sulit karena sulit karena vaksin vaksin menjadi menjadi bertumpuk bertumpuk..

(16)

Model lemari es standar

Model lemari es standar

WHO /UNICEF

WHO /UNICEF

LEMARI ES TINGKAT PUSKESMAS YANG SUDAH TERDAFTAR DI WHO / UNICEF (PIS

LEMARI ES TINGKAT PUSKESMAS YANG SUDAH TERDAFTAR DI WHO / UNICEF (PIS 2000)2000)

RCW

RCW 42 42 EK EK FCW FCW 20 20 EK EK RCW RCW 50 50 EK EK TCW TCW 20002000 (PIS

(PIS E3/22 E3/22 -M) -M) (PIS (PIS E3/73-M) E3/73-M) (PIS (PIS E3/91-M) E3/91-M) (PIS (PIS E3/111-M)E3/111-M)

V

(17)

A.

A.

Bila

Bila

suh

suh

u

u

pad

pad

a

a

lema

lema

ri

ri

es

es

sud

sud

ah

ah

sta

sta

bil

bil

ant

ant

ara

ara

+ 2 C s/d + 8 C, maka posisi termostat

+ 2 C s/d + 8 C, maka posisi termostat

JANGAN

JANGAN

dirubah-rubah,

dirubah-rubah,

Jika

Jika

perlu;

perlu;

beri

beri

selotip.

selotip.

B. Merubah termostat bila suhu pada lemari

B. Merubah termostat bila suhu pada lemari

es dibawah + 2 C atau diatas + 8 C

es dibawah + 2 C atau diatas + 8 C

C. Perubahan termostat tidak dapat

C. Perubahan termostat tidak dapat

merubah suhu lemari es dalam sesaat

merubah suhu lemari es dalam sesaat

Perhatian

(18)

Kesalahan pada peralatan.( Factory error)

Kesalahan pada peralatan.( Factory error)

 Thermostat pada lemari es Thermostat pada lemari es yang tidak berfungsi yang tidak berfungsi dengan benardengan benar..

 Thermometer pengukur suhu pada lemari es tidak valid.Thermometer pengukur suhu pada lemari es tidak valid.

Ketidak tahuan petugas.( Human error 

Ketidak tahuan petugas.( Human error 

).

).

 Paradigma petugas bahwa lebih dingin akan lebih baik.Paradigma petugas bahwa lebih dingin akan lebih baik.

 Sering merubah posisi thermostat.Sering merubah posisi thermostat.

 Petugas BaruPetugas Baru

- ketidak tahuan sifat vaksin.

- ketidak tahuan sifat vaksin.

-

- ketidak ketidak tahuan tahuan tata tata cara cara penyimpanan penyimpanan vaksin.vaksin.

- ketidak tahuan packaging vaksin.

- ketidak tahuan packaging vaksin.

 Penyimpanan vaksin yang padat sehingga tidak mempunyaiPenyimpanan vaksin yang padat sehingga tidak mempunyai

ruang sirkulasi.

ruang sirkulasi.

Pembekuan Vaksin Saat Penyimpanan

(19)

Kerusakan vaksin

Kerusakan vaksin

pada suhu dibawah 0

pada suhu dibawah 0

O

O

 C.

 C.

( Thermostability of Vaccines, WHO, 1998)Thermostability of Vaccines, WHO, 1998)

Hep

Hep B

B

-

- 0,5

0,5

C

C

Maks ½

Maks

½ jam

jam

DPT, TT

DPT, TT

DT

(20)

Stabilitas vaksin di luar rantai dingin

Stabilitas vaksin di luar rantai dingin

(Thermo stability of Vaccines, WHO, 1998)

(Thermo stability of Vaccines, WHO, 1998) Polio

Polio 2 2 harihari

DPT

DPT 14 14 harihari

Hep

Hep B B TT TT 30 30 harihari

Campak

Campak BCG BCG 7 7 harihari

NA*

NA* 225 225 harihari

90 90 hari hari > > 3 3 thnthn 193 193 hari hari > > 4 4 thnthn 45 45 hari hari > > 2 2 thnthn

Jenis

(21)

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

PENGARUH SUHU

PENGARUH SUHU

dapat

dapat

menurunkan

menurunkan

potensi

potensi

dan efikasi vaksin, apabila disimpan pada suhu

dan efikasi vaksin, apabila disimpan pada suhu

yang tidak sesuai

yang tidak sesuai

PENGARUH SINAR MATAHARI

PENGARUH SINAR MATAHARI

 

 

usahakan

usahakan

agar vaksin tidak terkena sinar matahai

agar vaksin tidak terkena sinar matahai

langsung, terutama untuk vaksin BCG

langsung, terutama untuk vaksin BCG

PENGARUH KELEMBABAN

PENGARUH KELEMBABAN

 

 

pengaruh

pengaruh

kelembaban sangat kecil pengaruhnya apabila

kelembaban sangat kecil pengaruhnya apabila

kemasannya sudah baik, misalkan menggunakan

kemasannya sudah baik, misalkan menggunakan

ampul atau botol yang tertutup kedap

(22)

MENCEGAH PEMBEKUAN VAKSIN

MENCEGAH PEMBEKUAN VAKSIN

LEMARI ES DENGAN BUKA ATAS

LEMARI ES DENGAN BUKA ATAS

Selalu letakkan vaksin yang peka pembekuan

Selalu letakkan vaksin yang peka pembekuan

 jauh dari evaporator

 jauh dari evaporator

Beri jarak 1-2 cm antar kotak vaksin untuk sirkulasi udara

Beri jarak 1-2 cm antar kotak vaksin untuk sirkulasi udara

Letakkan termometer dan Freeze Tag® di antara kotak vaksin

Letakkan termometer dan Freeze Tag® di antara kotak vaksin

yang peka pembekuan

yang peka pembekuan

LEMARI ES RUMAH TANGGA (tidak

LEMARI ES RUMAH TANGGA (tidak

direkomendasikan)

direkomendasikan)

Selalu letakkan vaksin yang peka pembekuan (DTP, TT, DT, Hep

Selalu letakkan vaksin yang peka pembekuan (DTP, TT, DT, Hep

B, DTP-HB) jauh dari evaporator

B, DTP-HB) jauh dari evaporator

Jangan letakkan vaksin di pintu

Jangan letakkan vaksin di pintu

Beri jarak 1-2 cm antar kotak vaksin untuk sirkulasi udara

Beri jarak 1-2 cm antar kotak vaksin untuk sirkulasi udara

Selalu letakkan botol berisi air (cool pack) di bagian bawah

Selalu letakkan botol berisi air (cool pack) di bagian bawah

lemari es

lemari es

Letakkan termometer dan Freeze Tag® di antara kotak vaksin

Letakkan termometer dan Freeze Tag® di antara kotak vaksin

yang peka pembekuan

yang peka pembekuan

SOP

(23)

Alat pembawa Vaksin

Alat pembawa Vaksin

Fungsi

Fungsi

:

:

untuk

untuk

membawa

membawa

vaksin

vaksin

dari

dari

suatu

suatu

tempat ke tempat lain dengan aman.

tempat ke tempat lain dengan aman.

T

T

ujuan

ujuan

:

:

agar

agar

vaksin

vaksin

yang

yang

dibawa

dibawa

mempunyai

mempunyai

kondisi

kondisi

tetap

tetap

sama

sama

seperti

seperti

pada

pada

kondisi

kondisi

awalnya.

awalnya.

Bentuk

Bentuk

:

:

berbentuk

berbentuk

kotak

kotak

yang

yang

telah

telah

di-insulasi

di-insulasi

dengan baik sehingga menjadi

dengan baik sehingga menjadi

“airtight”

“airtight”

atau

atau

kedap udara

kedap udara

Jenis alat pembawa vaksin

Jenis alat pembawa vaksin

 –

 –

Cold / cool box disposible

Cold / cool box disposible

 –

 –

Cold / cool box reusesible

Cold / cool box reusesible

 –

 –

Cold / cool pack

Cold / cool pack

 –

 –

Vaksin carrier

Vaksin carrier

 –

(24)

V

V

aksin car

aksin car

rier

rier

(25)

VAKSIN CARIER

VAKSIN CARIER

Alat

Alat untuk

untuk mengirim /

mengirim / membawa

membawa

vaksin

vaksin

dari puskesmas ke posyandu/tempat

dari puskesmas ke posyandu/tempat

pelay

pelayanan

anan imunisasi

imunisasi

lainnya

lainnya

yang

yang dapat

dapat

mempertahankan suhu

(26)

COLD PACK

COLD PACK

Kotak plastik berisi air yang dibekukan

Kotak plastik berisi air yang dibekukan

selama lebih dari 24 jam pada

selama lebih dari 24 jam pada suhu dibawah

suhu dibawah

- 5

- 5

OO

 C s/d - 25

 C s/d - 25

OO

 C dalam freezer

 C dalam freezer

Epi cold chain

(27)

COOL PACK

COOL PACK

W

Wadah plastik berbentuk

adah plastik berbentuk segi empat yang

segi empat yang

diisi dengan air yang kemudian didinginkan

diisi dengan air yang kemudian didinginkan

pada suhu + 2

pada suhu + 2

OO

 C s/d - 3

 C s/d - 3

OO

 C dalam lemari es

 C dalam lemari es

(dekat evaforator) selama 24 jam.

(dekat evaforator) selama 24 jam.

(28)

Cara penyimpanan vaksin yang sudah

Cara penyimpanan vaksin yang sudah

dilarutkan

(29)

Hasil test cool pack

Hasil test cool pack

 4 Pack isi air (VC) dimasukan kedalam ruang dingin dengan suhu rata-rata4 Pack isi air (VC) dimasukan kedalam ruang dingin dengan suhu rata-rata –– 3 3ooC,C,

Selama 12 jam ( pack belum menjadi beku) Selama 12 jam ( pack belum menjadi beku)

 Kemudian dipindahkan Kemudian dipindahkan kedalam VC, kedalam VC, maka maka suhu naik suhu naik menjadi + menjadi + 88ooCC

 Lalu Lalu turun saturun sampai mpai + + 2 2 oCoC

(30)

Peralatan Pemantauan Suhu Vaksin

Peralatan Pemantauan Suhu Vaksin

1. Alat pemantau suhu

1. Alat pemantau suhu

 –

 –

Termometer Dial

Termometer Dial

 –

 –

Termometer Muller

Termometer Muller

 –

 –

Termometer bulb.

Termometer bulb.

2. Alat pencatat suhu

2. Alat pencatat suhu

 –

 –

Termograf

Termograf

 –

 –

Tiny TTM (Time Temperature Monitor)

Tiny TTM (Time Temperature Monitor)

 –

 –

Fridge tag

Fridge tag

 –

 –

Multi log.

Multi log.

3. Alat pemantau paparan suhu dingin

3. Alat pemantau paparan suhu dingin

 –

 –

Freeze Watch

Freeze Watch

 –

 –

Freeze Tag

Freeze Tag

4. Alat pemantau paparan panas

4. Alat pemantau paparan panas

 –

 –

VCCM (Vaccine Cold Chain Monitor)

VCCM (Vaccine Cold Chain Monitor)

 –

(31)

Pemantau Suhu

Pemantau Suhu

Muller

(32)

Pencatat/ Perekam Suhu

Pencatat/ Perekam Suhu

Thermograph

Thermograph

TTM

TTM

Multilog

Multilog

Fridge tag

Fridge tag

LogTag

(33)

Pemantau suhu dingin

(34)

Pemantau suhu panas dengan VCCM

Pemantau suhu panas dengan VCCM

(35)

Pencatatan Suhu Lemari Es

Pencatatan Suhu Lemari Es

Pencatatan dilakukan 2 x sehari pada pagi

(36)

VVM (Vaksin Vial Monitor)

VVM (Vaksin Vial Monitor)

VVM

VVM

adalah

adalah

alat

alat

pemantau

pemantau

paparan

paparan

suhu

suhu

panas.

panas.

Fungsi : untuk memantau suhu vaksin selama dalam

Fungsi : untuk memantau suhu vaksin selama dalam

perjalanan maupun dalam penyimpanan.

perjalanan maupun dalam penyimpanan.

VVM ditempelkan pada setiap vial vaksin.

VVM ditempelkan pada setiap vial vaksin.

Mempunyai bentuk lingkaran dengan bentuk segi

Mempunyai bentuk lingkaran dengan bentuk segi

empat pada bagian dalamnya.

empat pada bagian dalamnya.

Diameter VVM sekitar 0,7 cm ( 7

Diameter VVM sekitar 0,7 cm ( 7

mm )

mm )

VVM mempunyai karakteristik yang berbeda, spesifik

VVM mempunyai karakteristik yang berbeda, spesifik

untuk tiap jenis vaksin. VVM untuk vaksin Polio tidak

untuk tiap jenis vaksin. VVM untuk vaksin Polio tidak

dapat digunakan untuk vaksin HB, begitu juga

dapat digunakan untuk vaksin HB, begitu juga

sebaliknya.

sebaliknya.

(37)

Bagaimana Cara Kerja

Bagaimana Cara Kerja

VVM

VVM

?

?

Mengikuti rumus Arrhenius (reaksi kimia: monomer

Mengikuti rumus Arrhenius (reaksi kimia: monomer

menjadi polimer).

menjadi polimer).

W

W

arna indikator bertambah

arna indikator bertambah

gelap dengan berlalunya

gelap dengan berlalunya

waktu dan paparan panas secara kumulatif.

waktu dan paparan panas secara kumulatif.

Perubahan warna menetap.

Perubahan warna menetap.

**

Perubahan warna indikator bertambah cepat dengan peningkatanPerubahan warna indikator bertambah cepat dengan peningkatan suhu.

(38)

MANFAAT PENGGUNAAN

MANFAAT PENGGUNAAN VVM

VVM

Memberikan peringatan pada petugas

Memberikan peringatan pada petugas kapan

kapan

harus menolak atau tidak menggunakan vaksin.

harus menolak atau tidak menggunakan vaksin.

Memungkinkan vaksin disimpan / dipakai diluar rantai

Memungkinkan vaksin disimpan / dipakai diluar rantai

dingin.

dingin.

Memberikan petunjuk vaksin mana harus lebih dahulu

Memberikan petunjuk vaksin mana harus lebih dahulu

disalurkan / dipakai.

disalurkan / dipakai.

Memungkinkan pemantauan kualitas rantai dingin pada

Memungkinkan pemantauan kualitas rantai dingin pada

berbagai tingkat penyaluran dan penyimpanan

(39)

Tipe

Tipe –

 –

tipe

tipe

VVM

VVM

1

1

.

.

V

V

V

V

M

M

 – –

30, tahan > 30 hari pada 37

30, tahan > 30 hari pada 37

°°

C

C

( High stability vaccines seperti

( High stability vaccines seperti

Hep. B, TT )

Hep. B, TT )

2. VVM

2. VVM

 – –

14, tahan > 14 hari pada 37

14, tahan > 14 hari pada 37

°°

C

C

( Medium stability vaccines seperti DPT )

( Medium stability vaccines seperti DPT )

3

3

.

.

V

V

V

V

M

M

 – –

7, tahan > 7 hari pada 37

7, tahan > 7 hari pada 37

°°

C

C

( Moderate stability vaccines )

( Moderate stability vaccines )

4

4

.

.

V

V

V

V

M

M

 – –

2, tahan > 2 hari pada 37

2, tahan > 2 hari pada 37

°°

C

C

( Least stable vaccines seperti Polio )

( Least stable vaccines seperti Polio )

(40)

Pemantau suhu panas ( VVM )

Pemantau suhu panas ( VVM )

Segi empat lebih terang dari lingkaran. Segi empat lebih terang dari lingkaran. Gunakan vaksin bila belum kedaluarsa. Gunakan vaksin bila belum kedaluarsa. Segi empat berubah gelap tapi lebih terang Segi empat berubah gelap tapi lebih terang dari lingkaran.

dari lingkaran.

Gunakan vaksin lebih dahulu bila belum Gunakan vaksin lebih dahulu bila belum kedaluarsa.

kedaluarsa.

Batas untuk tidak digunakan lagi: Batas untuk tidak digunakan lagi: Segi empat berwarna sama dengan Segi empat berwarna sama dengan lingkaran.

lingkaran.

JANGAN GUNAKAN VAKSIN JANGAN GUNAKAN VAKSIN Melewati Batas Buang:

Melewati Batas Buang:

Segi empat lebih gelap dari lingkaran. Segi empat lebih gelap dari lingkaran. JANGAN GUNAKAN VAKSIN JANGAN GUNAKAN VAKSIN

A

A

B

B

C

C

D

D

x

x

x

x

√ 

√ 

√ 

√ 

(41)

RCW 42 EK

RCW 42 EK

suhu dekat evaporator bisa < 0°C

suhu dekat evaporator bisa < 0°C

Jauh dari evaporator suhu +2°C

Jauh dari evaporator suhu +2°C

 – –

 +8°C

 +8°C

PE

PENA

NAT

TAA

AAN

N V

VAK

AKSI

SIN

N

Jarak antar vaksin miniman 1- 2 cm

(42)

RCW 50 EK

RCW 50 EK

kompartmen kanan dan kiri suhu +2°C

kompartmen kanan dan kiri suhu +2°C – – +8°C +8°C

bagian tengah freezer

bagian tengah freezer

PE

PENA

NAT

TAA

AAN

N V

VAK

AKSI

SIN

N

Jarak antar vaksin miniman 1- 2 cm

(43)

Lemari es RCW 50 EK

Lemari es RCW 50 EK

tingkat Puskesmas.

tingkat Puskesmas.

Grap

Grapikik kartukartu suhsuhu.u.

Freeze watch. Freeze watch. Freeze Tag. Freeze Tag. C Cooool l ppaacckk. . CCoolld d ppaacckk..  Atau.  Atau.  Atau.  Atau. Volume untuk Volume untuk vak

vaksinsin = 24 = 24 Lt.Lt. Thermostat.

Thermostat.    Thermometer Thermometer 

Hept. B Hept. B Hept B Hept B DPT DPT DPT DPT Campak Campak Campak Campak BCG BCG BCG BCG Polio Polio Polio Polio Polio Polio BCG BCG DT DT DT DT TT TT TT TT Vaksin freeze Se

Vaksin freeze Sensns itive.itive. Harus selalu berjauhan  Harus selalu berjauhan 

dengan evaporator  dengan evaporator ..

Vaksin Heat Sensitive. Vaksin Heat Sensitive. Harus selalu berdekatan  Harus selalu berdekatan 

dengan evaporator. dengan evaporator.

(44)

PEN

PEN

A

A

T

T

AA

AA

N

N

V

V

AK

AK

SIN

SIN

Jarak antar vaksin minimal 1- 2 cm

Jarak antar vaksin minimal 1- 2 cm atau 1 jari tanganatau 1 jari tangan

LE domestik

(45)

SPARE PART LEMARI ES

SPARE PART LEMARI ES

Termostat & Termometer

Termostat & Termometer Wick 32Wick 32

Electrical Heater

Electrical Heater TermostatTermostat Glass FlueGlass Flue BurnerBurner

Salah satu contoh spare part lemari es

(46)

MASA SIMPAN VAKSIN

MASA SIMPAN VAKSIN

JENIS VAKSIN

JENIS VAKSIN SUHU SUHU PENYIMPPENYIMPANANANAN UMUR VAKSINUMUR VAKSIN BCG BCG + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 1 TAHUN1 TAHUN - 15 - 15 OOC s/d - 25C s/d - 25 OOCC 1 TAHUN1 TAHUN DPT DPT + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN HEPATITIS B

HEPATITIS B + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 26 BULAN26 BULAN

TT

TT + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN

DT

DT + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN

POLIO

POLIO + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 6 BULAN6 BULAN

- 15

- 15 OOC s/d - 25C s/d - 25 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN

CAMPAK

CAMPAK + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN

- 15

- 15 OOC s/d - 25C s/d - 25 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN

DPT-HB

DPT-HB + 2+ 2 OOC s/d + 8C s/d + 8 OOCC 2 TAHUN2 TAHUN

Pelarut BCG

Pelarut BCG SUHU KAMARSUHU KAMAR 5 TAHUN5 TAHUN

Pelarut Campak

(47)

SUHU VAKSIN

SUHU VAKSIN

Suhu

Suhu

antara

antara

+2°

+2°

C

C

dan

dan

+8°C

+8°C

situasi

situasi

normal

normal

Suhu pada atau di bawah

Suhu pada atau di bawah

0°C:

0°C:

VAKSIN BERISIKO

VAKSIN BERISIKO

Periksa

Periksa

vaksin

vaksin

FS

FS

uji

uji

kocok

kocok

/

/

shake

shake

test

test

bila beku padat langsung dibuang

bila beku padat langsung dibuang

perbaiki suhu yang rendah

perbaiki suhu yang rendah

Suhu antara +8°C and +10°C

Suhu antara +8°C and +10°C

t t 

idak perlu tindakan

idak perlu tindakan

Suhu di atas +10°C:

Suhu di atas +10°C:

VAKSIN BERISIKO

VAKSIN BERISIKO

Periksa VVM dan buat laporan

Periksa VVM dan buat laporan

Ref: Guideline for establishing or improving primary and

(48)

SUHU PELARUT

SUHU PELARUT

Pelarut

Pelarut

disimpan

disimpan pada

pada suhu

suhu ruang,

ruang, kecuali

kecuali

pelarut dikemas bersama vaksin keduanya

pelarut dikemas bersama vaksin keduanya

harus disimpan pada suhu +2

harus disimpan pada suhu +2

oo

C - +8

C - +8

oo

C.

C.

Pelarut disimpan pada suhu +2

Pelarut disimpan pada suhu +2

oo

C - +8

C - +8

oo

C satu

C satu

hari sebelum melakukan

hari sebelum melakukan

penyuntikan

penyuntikan

Pelarut tidak boleh

Pelarut tidak boleh

dibekukan, mencegah

dibekukan, mencegah

“thermal shock”

(49)

0 0 10 10 20 20 30 30 40 40 -10 -10 -20 -20

Evidence of exposure to freezing

Evidence of exposure to freezing

temperatures

temperatures

Shake test

Shake test

CONTINUOUS MONITORING

CONTINUOUS MONITORING

(50)

SHAKE TEST

SHAKE TEST

Dilakukan terhadap vaksin FS yang dicurigai

Dilakukan terhadap vaksin FS yang dicurigai

beku

beku

 –

 –

Suhu thermometer < 0

Suhu thermometer < 0

oo

C

C

 –

 –

Freeze

Freeze

tag : T

tag : T

anda

anda

X

X

Dibandingkan dengan jenis vaksin yang sama

Dibandingkan dengan jenis vaksin yang sama

yg sengaja dibekukan.

yg sengaja dibekukan.

(51)

Frozen vial

(52)

DTP

DTP

Non-homogeneous

Non-homogeneous

Sub-zero temperature effect

Sub-zero temperature effect

(53)
(54)
(55)

??

??

√ 

(56)

Penanganan Vaksin Rusak,

Penanganan Vaksin Rusak,

Kadaluarsa dan Vaksin Sisa

Kadaluarsa dan Vaksin Sisa

 –

 –

Pisahkan vaksin

Pisahkan vaksin

 –

 –

Buat berita acara penghapusan

Buat berita acara penghapusan

 –

(57)

PENANGA

PENANGA

NAN

NAN

V

V

AKSIN

AKSIN

PENERIMAAN DAN PENGAMBILAN VAKSIN

PENERIMAAN DAN PENGAMBILAN VAKSIN

• Pengambilan Pengambilan Menggunakan Menggunakan peralatan peralatan rantai rantai vaksin vaksin yang yang sudahsudah

ditentukan.

ditentukan. Misalnya Misalnya Cold box Cold box atau atau vaccine cariervaccine carier

• Jenis Jenis peralatan peralatan pembawa pembawa vaksin vaksin disesuaikan disesuaikan dengan dengan jumlahjumlah

vaksin yang akan diambil

vaksin yang akan diambil

• Sebelum Sebelum memasukkan memasukkan vaksin kedalam vaksin kedalam alat pembawa, alat pembawa, periksaperiksa indikator vaksin (VVM) kecuali

indikator vaksin (VVM) kecuali BCG. VBCG. Vaksin yang boleh aksin yang boleh digunakandigunakan hanya bila

hanya bila Indikator Indikator VVM VVM tingkat tingkat A A atau Batau B. Sedangkan . Sedangkan bila VVMbila VVM pada tingkat C atau D tidak usah diterima karena tidak dapat

pada tingkat C atau D tidak usah diterima karena tidak dapat digunakan lagi.

digunakan lagi.

• Masukan kotak Masukan kotak cair dingin (coocair dingin (cool pack) l pack) kedalam alat kedalam alat dan dan dibagiandibagian tengah

tengah diletakkan diletakkan termometer termometer mullermuller, , untuk untuk jarak jarak jauh jauh bila bila freezefreeze tag/watch

tag/watch tersedia tersedia dapat dapat dimasukkan kedalam dimasukkan kedalam alat alat pembawa.pembawa.

•  Alat pembawa vaksin  Alat pembawa vaksin yang sudah berisi yang sudah berisi vaksin, selama perjavaksin, selama perjalananlanan

dari Kabupaten /Kota ke Puskesmas tidak boleh

dari Kabupaten /Kota ke Puskesmas tidak boleh kena sinar mataharikena sinar matahari

langsung

(58)

PENGGUNAAN VAKSIN DI UNIT

PENGGUNAAN VAKSIN DI UNIT

PELAYANAN

PELAYANAN

a.

a. Di

Di pu

pusk

skes

esma

mas d

s dan

an un

unit

it pe

pela

laya

yana

nan s

n sta

tati

tis

s

lainnya (RS, Klinik Bersalin, Praktek Swasta).

lainnya (RS, Klinik Bersalin, Praktek Swasta).

b.

(59)

a. Di puskesmas dan

a. Di puskesmas dan unit pelayanan statis lainnya (RS,

unit pelayanan statis lainnya (RS,

Klinik Bersalin, Praktek Swasta).

Klinik Bersalin, Praktek Swasta).

• Jumlah vaksin yang diperlukan disesuaikanJumlah vaksin yang diperlukan disesuaikan

dengan pengalaman pemakaian rata- rata

dengan pengalaman pemakaian rata- rata

setiap hari pelayanan.

setiap hari pelayanan.

• Vaksin disimpan dalam vaksin carier yangVaksin disimpan dalam vaksin carier yang

diberi kotak dingin cair.

diberi kotak dingin cair.

• Letakkan vLetakkan vaksin carier aksin carier di meja di meja yang tidakyang tidak

terkena sinar matahari langsung.

terkena sinar matahari langsung.

• Dalam penggunaan, letakkan vaksin diatasDalam penggunaan, letakkan vaksin diatas

spon /

spon / busa yang busa yang berada berada didalam vaksindidalam vaksin

carier.

carier.

• Di dalam vaksin carier tidak boleh ada airDi dalam vaksin carier tidak boleh ada air

yang

yang merendam vmerendam vaksin. Ini aksin. Ini untuk untuk mencegahmencegah

kontaminasi vaksin dari bakteri lain.

(60)

b. Di Posyandu dan komponen lapangan

b. Di Posyandu dan komponen lapangan

Prinsipnya sama seperti di komponen

Prinsipnya sama seperti di komponen

Statis,

Statis, intinya vintinya vaksin tetap aksin tetap pada pada suhusuhu + + 2C2C

s/d +8, Hal yang perlu di

s/d +8, Hal yang perlu diperhatikan :perhatikan :

• Jumlah vaksin yang dibawa perlu ditambahJumlah vaksin yang dibawa perlu ditambah

cadangan secukupnya.

cadangan secukupnya.

• Vaksin Vaksin disusudisusun n dalam dalam vaccine vaccine carier.carier.

• Sisa vaksin yg belum dibuka diberi tandaSisa vaksin yg belum dibuka diberi tanda

khusus untuk didahulukan penggunaannya

khusus untuk didahulukan penggunaannya

pada jadwal pelayanan berikutnya selama

pada jadwal pelayanan berikutnya selama

VVM masih dalam

VVM masih dalam kondisi A atakondisi A atau B.u B.

• Sisa vaksin yang sudah dibuka padaSisa vaksin yang sudah dibuka pada

kegiatan lapangan/pelayanan di luar gedung

kegiatan lapangan/pelayanan di luar gedung

lainnya tidak boleh digunakan lagi.

(61)

Masa Pemakaian Vaksin dari Vial yang sudah

Masa Pemakaian Vaksin dari Vial yang sudah

dibuka di Unit Pelayanan Statis

dibuka di Unit Pelayanan Statis

V

V

AKSI

AKSI

N

N

MASA

MASA

PEMA

PEMA

KAIA

KAIA

N

N

Polio

Polio

2 minggu

2 minggu

DPT

DPT

 –

 –

 HB

 HB

4 minggu

4 minggu

TT

TT

4 minggu

4 minggu

DT

DT

4 minggu

4 minggu

Hepatitis B

(62)

Penggunaan vaksin dari vial yang sudah dibuka pada

Penggunaan vaksin dari vial yang sudah dibuka pada

pelayanan statis

pelayanan statis (PUSK, RS, RB):

 (PUSK, RS, RB):

DPT-HB,

DPT-HB, DPTDPT, , TT TT : : 4 4 mingguminggu

POLIO

POLIO : : 2 2 mingguminggu

BCG

BCG : : 3 3 jam jam setelah setelah dilarutkandilarutkan

CAMP

CAMPAK AK : : 6 6 jam jam setelah setelah dilarutkandilarutkan

dengan

dengan syarat syarat : : Belum Belum Exp Exp (Kadaluarsa)(Kadaluarsa)

Suhu disimpan dalam +2°C

Suhu disimpan dalam +2°C – – +8°C +8°C

Tidak pernah terendam air

Tidak pernah terendam air

Sterilitas terjaga

Sterilitas terjaga

VVM

VVM A A atau atau BB

Pada botol ditulis tanggal mulai

Pada botol ditulis tanggal mulai dipakaidipakai

OPEN VIAL POLICY

OPEN VIAL POLICY

Pada pelayanan dinamis tidak boleh

(63)

Masa Kadaluarsa (Exp Date)

Masa Kadaluarsa (Exp Date)

EXP:

EXP:

10/2008

10/2008

EXP BY :

EXP BY :

10/2008

10/2008

EXP BEFORE : EXP BEFORE : 10/2008 10/2008 Dapat dipakai Dapat dipakai sampai dengan: sampai dengan: 31/10/2008 31/10/2008 Dapat dipakai Dapat dipakai sampai dengan : sampai dengan : 30/09/2008 30/09/2008 Dapat dipakai Dapat dipakai sampai dengan: sampai dengan: 30/09/2008 30/09/2008

(64)
(65)
(66)

Vaksin yang berkualitas tidak cukup hanya ditentukan melalui proses produksi

Vaksin yang berkualitas tidak cukup hanya ditentukan melalui proses produksi

yang baik dan

yang baik dan benar

benar tetapi tergantung juga

tetapi tergantung juga pada proses penanganannya

pada proses penanganannya dan itu

dan itu

merupakan tanggung jawab moral kita bersama...

Referensi

Dokumen terkait

Seperti yang diketahui, akan pentingnya pintu lemari es secara normal tertutup, karena jika terbuka akan menyebabkan lemari es tidak awet, menaikkan rekening listrik, dan membuat

Menggunakan kompresor profesional dengan merek EMBRACO dan SECOP yang berkualitas prima untuk menghasilkan kinerja refrigerator handal dengan suhu dingin yang stabil. Gasket

Alarm Lemari Es ini akan bekerja apabila kita membuka pintu Lemari Es terlalu lama, LDR sebagai saklar peka cahaya akan mulai bekerja apabila terkena oleh cahaya, timer

Dalam kehidupan sehari-hari kita mengalami permasalahan pada lemari es yaitu kita telah membuka pintu lemari es terlalu lama sehingga lupa untuk ditutup kembali, untuk

Penulisan laporan ini memfokuskan pada proses produksi lemari es, khususnya lemari es SHARP dua pintu tipe VR-176N dan pengukuran waktu operator dengan metode jam henti, yang

Dalam kehidupan sehari-hari kita mengalami permasalahan pada lemari es yaitu pada saat kita membuka pintu lemari es lupa untuk menutup kembali, untuk membantu memperingatkan orang

Informasi suhu pada saat musim panas didapatkan dari lapisan es gelap yang meleleh, sedangkan suhu pada musim dingin dengan salju turun setiap harinya didapatkan dari kuantitas

Pengertian Lemari es atau peralatan rantai dingin adalah peralatan yang digunakan dalam pengelolaan vaksin sesuai dengan prosedur untuk menjaga vaksin pada suhu yang telah