• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desain dan Konfigurasi Sistem Integrasi VoIP-PSTN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Desain dan Konfigurasi Sistem Integrasi VoIP-PSTN."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

DESAIN DAN KONFIGURASI SISTEM INTEGRASI VOIP -

PSTN

Robert Antoni Simamora 0727019

Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha Jalan Prof. Drg. Suria Sumantri 65

Bandung 40164, Bandung

ABSTRAK

Kebutuhan manusia akan informasi dan komunikasi mendorong pada perkembangan teknologi yang sangat pesat. Dengan teknologi yang canggih, manusia dapat memperoleh berbagai informasi cepat, tepat, dan akurat. Perkembangan teknologi juga mempermudah manusia melakukan komunikasi di mana saja dan kapan saja. Para ilmuwan melakukan penelitian dan menciptakan suatu teknologi yang memperbolehkan semua jenis teknologi komunikasi dapat saling berkomunikasi di dalamnya.

Teknologi komunikasi ini diharapkan dapat menjadi standar penyampaian informasi dan komunikasi masa depan. Teknologi komunikasi ini menggunakan Internet sebagai media pengiriman informasi dan komunikasi. Sering dikenal orang sebagai VoIP. VoIP yang diterapkan dalam bentuk IP PBX dapat melakukan integrasi dengan sistem komunikasi lainnya seperti dengan PSTN. Dengan adanya teknologi VoIP memberikan keuntungan bagi perusahaan tertentu dalam menghemat dana untuk melakukan komunikasi dan pertukaran informasi.

(2)

THE DESIGN AND CONFIGURATION OF INTEGRATED

VOIP

PSTN SYSTEM

Robert Antoni Simamora 0727019

Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha Jalan Prof. Drg. Suria Sumantri 65

Bandung 40164, Bandung

ABSTRACT

Human needs information and communication to encourage the rapid technological developments. Through advanced technology, people can get information faster, more precise, and more accurate. The development of human technology also make it easier to communicate anywhere and anytime. Scientists do research and create a technology that allows all types of communication technology to communicate each other.

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR TABEL ... x

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 2

1.3 Tujuan ... 2

1.4 Batasan Masalah ... 3

1.5 Sistematika Masalah ... 3

BAB II LANDASAN TEORI ... 5

2.1 Teknologi Informasi dan Komunikasi ... 5

2.2 Perkembangan Teknologi Telepon ... 6

(4)

2.3.1 Sejarah PSTN ... 8

2.3.2 Operator PSTN dan Peraturan PSTN ... 9

2.3.3 Teknologi PSTN ... 10

2.3.4 FXS dan FXO ... 10

2.4 PABX dan Trunking ... 13

2.5 IP PBX ... 15

2.6 Perkembangan Komputer ... 17

2.6.1 Definisi Komputer ... 17

2.6.2 Generasi Komputer ... 17

2.7 Internet Protocol dan OSI Layer ... 27

2.8 Next Generation Network ... 28

2.9 Voice Over Internet Protocol ... 29

2.10 Linux Briker ... 30

2.10.1 Topologi Briker ... 32

2.10.2 Fitur Briker ... 33

2.10.3 Persyaratan Perangkat Keras Minimal ... 35

2.11 Softphone ... 36

BAB III PERANCANGAN DAN PEMODELAN ... 37

(5)

3.3 Diagram Alir ... 42

3.4 VoIP Card ... 43

3.5 Konfigurasi Briker ... 44

3.5.1 Membuat Ekstension ... 45

3.5.2 Menentukan Inbound dan Outbound ... 49

3.5.3 Menentukan PIN ... 52

3.6 Konfigurasi X-Lite ... 53

BAB IV DATA PENGAMATAN ... 56

4.1 Uji Coba Panggilan dari PC menuju Telepon ... 56

4.2 Uji Coba Panggilan dari Telepon menuju PC ... 60

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 63

5.1 Kesimpulan ... 63

5.2 Saran ... 63

(6)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 FXS terhubung dengan FXO tanpa PBX ... 11

Gambar 2.2 Koneksi FXS dan FXO melalui PBX ... 12

Gambar 2.3 Skema Trunking ... 15

Gambar 2.8 Contoh topologi Briker ... 32

Gambar 3.1 Blok diagram VoIP ... 37

Gambar 3.2 Topologi VoIP ... 38

Gambar 3.3 Koneksi port pada server VoIP ... 39

Gambar 3.4 Koneksi port pada laptop ... 40

Gambar 3.5 Koneksi port telepon analog ... 41

Gambar 3.6 Diagram alir ... 42

Gambar 3.7 VoIP card ... 43

(7)

Gambar 3.10 Menu Extension ... 46

Gambar 3.11 Kolom extension... 47

Gambar 3.12 Kolom extension... 48

Gambar 3.13 Kolom menu inbound route ... 49

Gambar 3.14 Kolom menu inbound route ... 50

Gambar 3.15 Menu outbound route ... 51

Gambar 3.16 Menu PIN ... 52

Gambar 3.17 Menu X-Lite ... 53

Gambar 3.18 Menu SIP Accounts ... 54

Gambar 3.19 Menu SIP account X-Lite ... 55

Gambar 4.1 Tampilan X-Lite ... 56

Gambar 4.2 Input nomor tujuan ... 57

Gambar 4.3 Menerima panggilan dari X-Lite ... 58

Gambar 4.4 Telepon Analog siap melakukan panggilan ... 59

(8)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 4.1 Tabel uji coba panggilan dari PC menuju Telepon Analog ... 59

(9)
(10)

LAMPIRAN A INSTALASI PERANGKAT KERAS

Pada lampiran ini akan dijelaskan secara singkat instalasi perangkat keras

berupa VoIP card Open Vox A400P 1 FXS pada PC yang berfungsi sebagai VoIP

server. Berikut tahapan pemasangan dan pendeteksian perangkat keras VoIP card.

1. Lakukan pemasangan Open Vox A400P 1 FXS pada slot PCI yang

terdapat pada PC

Gambar A.1 Open Vox 1 FXS

(11)

2. Berikan input tegangan pada Open Vox A400P 1 FXS dari power supply

PC

Gambar A.2 Open Vox pada slot PCI server

(12)

3. Kemudian aktifkan server VoIP, kemudian masukan beberapa perintah

berikut untuk melakukan pengecekan VoIP card.

# lspci –vvvv

Gambar A.3 Pendeteksian VoIP card

(13)

4. Pada gambar A.4 dapat dilihat bahwa Open Vox telah terdeteksi dengan

baik, yaitu Tiger3XX Modem/ISDN interface

Gambar A.4 VoIP card terdeteksi

(14)

5. Kemudian untuk melakukan pengecekan apakah VoIP card dapat bekerja,

masukan beberapa perintah berikut

# dahdi_cfg –vvv

# /etc/init.d/networking restart

Gambar A.5 Restart dahdi

(15)
(16)

LAMPIRAN B INSTALASI BRIKER

Pada lampiran ini berisi cara instalasi Briker pada PC tahap demi tahap. Pada

tahap instalasi, yang dibutuhkan berupa:

1. Sebuah set PC

2. CD-ROM

3. Keyboard

4. OS Briker dalam bentuk kepingan CD-R

Proses Instalasi :

1. Masukan CD-R OS Briker kedalam CD-ROM PC, kemudia hidupkan PC

2. Setelah booting, Briker akan memeriksa perangkat keras yang terpasang

dengan pertama kali memeriksa CD-ROM

(17)

3. Briker otomatis memeriksa perangkat keras jaringan, lalu mengkonfigurasi

alamat IP secara otomatis

Gambar B.2 Deteksi perangkat jaringan

(18)

4. Briker otomatis menghapus seluruh isi harddisk dan menggunakan semua

kapasitas harddisk

Gambar B.3 Partisi Harddisk

(19)

5. Briker otomatis menginstal base system dan software lainnya

Gambar B.4 Instal GRUB Loader

Sumber dokumen pribadi

6. Terakhir, Briker akan menginstal GRUB Loader dan CD Briker akan

otomatis keluar dari CD-ROM dan komputer akan restart dengan

sendirinya.

Konfigurasi alamat IP

Alamat IP default Briker adalah 192.168.2.2, pada banyak kondisi sudah

dipastikan kita perlu merubahnya, misal untuk menyesuaikan dengan topologi

jaringan dan pengalamatan IP yang ada.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengganti alamat IP dan informasi lainnya

(20)

#vim /etc/network/interfaces

Gambar B.5 Pengaturan alamat IP

Sumber dokumen pribadi

Lakukan perubahan jika diperlukan, Ctrl+O untuk menyimpan konfigurasi dan

Ctrl+X untuk exit. Kemudian restart layanan networking untuk mengaktifkan

konfigurasi.

(21)
(22)

LAMPIRAN C INSTALASI X-LITE

Berikut ini merupakan langkah-langkah dalam melakukan instalasi X-Lite

softphone.

1. Klik X-lite yang sudah diunduh melalui

http://www.counterpath.com/X-Lite-Download.html

Gambar C.1 File instalasi X-Lite

Sumber dokumen pribadi

2. Maka akan muncul seperti gambar di bawah ini, klik Next untuk

(23)

3. Pilih I accept the agreement, untuk menyetujui proses instalasi dan klik

next.

Gambar C.3 Proses instalasi X-lite

(24)

4. Pilih letak folder X-Lite akan diinstal, klik Browse untuk memilih letak

folder. Klik Next, untuk melanjutkan proses instalasi.

Gambar C.4 Proses instalasi X-Lite

(25)

5. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi.

Gambar C.5 Proses instalasi X-Lite

(26)

6. Tunggu proses instalasi sampai beres, dan muncul tombol Finish seperti

gambar C.6 berikut ini.

Gambar C.6 Proses instalasi briker

(27)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kemajuan teknologi hingga saat ini berkembang sangat pesat. Teknologi

semakin memudahkan kinerja dan kebutuhan manusia, terlebih kebutuhan akan

informasi dan komunikasi. Semua manusia sangat membutuhkan informasi dan

komunikasi untuk menjalani hidupnya. Bayangkan saja jika seseorang hidup tanpa

televisi seperti suku-suku pedalaman yang ada di Indonesia, maka orang tersebut

akan mengalami ketertinggalan dalam berbagai bidang, sebagai contoh orang

tersebut mungkin akan mengalami ketinggalan tren berbusana yang sedang

banyak digemari oleh khalayak ramai.

Semakin hari, manusia banyak melakukan penelitian bagaimana caranya

menciptakan teknologi untuk mendapatkan berbagai informasi dan dapat

melakukan komunikasi dengan lebih cepat, tepat, akurat dan efisien. Dari manusia

prasejarah menciptakan bahasa, manusia modern mengenal surat kemudian

dilanjutkan dengan penemuan telegram dan menyempurnakannya hingga lahir

teknologi telepon dan juga penemuan paket switching yang berhasil diterapkan

(28)

2

hingga sekarang ini. Internet merupakan terobosan teknologi fantastis yang ada

hingga saat ini yang dapat memberikan kemudahan mendapatkan informasi dan

komunikasi dari berbagai penjuru dunia.

Pada teknologi Internet terdapat istilah TCP/IP atau lebih dikenal dengan

Internet Protocol. Melalui protokol inilah, manusia menciptakan teknologi VoIp

(Voice Over Internet Protocol) yang dapat melakukan komunikasi dan

memberikan informasi melalui protokol Internet. Dengan lahirnya VoIp ini,

manusia akan memasuki abad teknologi NGN (Next Generation Network) yang

akan memudahkan manusia dalam mendapatkan informasi dan komunikasi.

1.2 Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah yang ada pada topik tugas akhir ini adalah :

1. Bagaimana cara membangun, mengkonfigurasi dan mengintegrasikan sistem

VoIp dan PSTN ?

2. Bagaimana cara melakukan panggilan dan pemutusan panggilan dari telepon

digital ke telepon analog dan juga sebaliknya ?

1.3 Tujuan

Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini antara lain adalah :

(29)

3

2. Dapat melakukan panggilan dan pemutusan panggilan dari telepon digital ke

telepon analog dan juga sebaliknya.

1.4 Batasan Masalah

Dalam membangun server VoIp ini, terdapat berbagai macam masalah

yang muncul, oleh karena itu dibuat batasan masalah, antara lain :

1. Menggunakan Briker versi “kilat” (distro linux) yang bersifat open

source sebagai softswitch atau switch perangkat lunak

2. Menggunakan X-lite pada sisi user sebagai softphone

3. Menggunakan protokol open standar SIP dan ZAP

4. Menggunakan VoIp card Open Vox 1 port FXO

5. Uji coba panggilan melalui jalur telepon analog hanya dapat dilakukan

oleh satu panggilan saja

6. Uji coba dilakukan pada jaringan telepon Universitas Kristen

Maranatha

7. Uji coba dilakukan pemanggilan dari jaringan komputer menuju

(30)

4

1.5 Sistematika Penulisan

Untuk mempermudah dan memperjelas pembahasan, maka laporan ini

disusun dalam sistematika ebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Menjelaskan secara umum tentang latar belakang masalah,

identifikasi masalah, tujuan, batasan masalah dan sistematika

penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan secara singkat landasan-landasan teori

mengenai perangkat keras, perangkat lunak dan juga informasi

yang menunjang pembuatan VoIP yang terintegrasi dengan PSTN.

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini berisi mengenai pembahasan rancangan yang

terdiri dari diagram blok, topologi jaringan, cara kerja voip,

instalasi softphone dan juga konfigurasi softphone.

BAB IV PERANCANGAN DAN PEMODELAN

Pada bab ini berisi tahapan uji coba dan hasil uji coba dari

sistem VoIP yang terintegrasi dengan PSTN.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab terakhir ini berisi tentang kesimpulan dari hasil

(31)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Dari hasil analisa dan uji coba tugas akhir dapat diambil suatu kesimpulan.

Sistem VoIP server yang terintegrasi dengan PSTN telah berhasil dirancang dan

berhasil melakukan panggilan antar VoIp dan PSTN secara realtime.

5.2 Saran

Adapun saran yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan sistem

komunikasi VoIP ini adalah pada pengembangan VoIP tahap lanjut, dapat

(32)

DAFTAR PUSTAKA

1. Sofana, Iwan, Mudah Belajar Linux, Penerbit Informatika, Bandung, 2010

2. http://www.ittelkom.ac.id, November 2010

3. http://id.wikipedia.org/wiki/Pabx, November 2010

4. http://id.wikipedia.org/wiki/IP_PBX, November 2010

5. http://id.wikipedia.org/wiki/Telepon, Desember 2010

6. http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi, Desember 2010

7. http://en.wikipedia.org/wiki/Business_telephone_system, Januari 2011

8. http://en.wikipedia.org/wiki/Public_switched_telephone_network, Januari 2011

9. http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Internet, Januari 2011

10. http://id.wikipedia.org/wiki/OSI_Reference_Model, Januari 2011

11. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Next_Generation_Network,

Januari 2011

12. http://en.wikipedia.org/wiki/Next_generation_network, Januari 2011

13. http://www.itu.int/ITU-T/studygroups/com13/ngn2004/working_definition.html,

Februari 2011

14. http://www.3cx.com/PBX/FXS-FXO.html, Februari 2011

15. http://en.wikipedia.org/wiki/Softphone, Februari 2011

16. http://briker.org/, Februari 2011

17. http://www.voip-info.org/wiki/view/DAHDI, Februari 2011

Gambar

Gambar A.1 Open Vox 1 FXS
Gambar A.2 Open Vox pada slot PCI server
Gambar A.3 Pendeteksian VoIP card
Gambar A.4 VoIP card terdeteksi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian adalah suatu keputusan konsumen sebagai pemilikan tindakan dari dua atau lebih pilihan alernatif

Jasa (Service Encounter  Service Encounter  ) karena nantinya setiap individu termasuk para ) karena nantinya setiap individu termasuk para mahasiswa akan masuk ke

Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan dari 5 soal uraian yang diberikan berdasarkan indeks kesukaran tiap butir soal, siswa mengalami kesulitan pada tipe soal nomor 3 dan nomor

Koran Kompas datang setiap hari dan langsung diolah untuk kemudian dilayankan. Koran Kompas memuat informasi yang lengkap karena pada edisi tertentu dimuat arsip artikel dari

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan identifikasi dan pengamatan burung bagi pemandu wisata alam Tangkoko Kota Bitung dengan

Akan tetapi, adanya dua individu rafflesia dewasa seperti pada Gambar 3 a dan b, dapat menjelaskan bahwa rafflesia di Rhino Camp memiliki frekuensi mekar yang

p) Kegiatan peningkatan kapasitas lainnya untuk mendukung pembentukan dan pengembangan produk unggulan Desa dan/atau produk unggulan kawasan perdesaan yang sesuai yang sesuai

Berdasarkan data statistik tersebut, maka dapat dinyatakan bahwa dukungan manajemen puncak tidak berpengaruh signifikan terhadap implementasi sistem informasi.. Artinya bahwa