Pemerintah Kabupaten Aceh Utara
Jalan Banda Aceh-Medan Km.295 Landing Lhoksukon
TAHUN 2021
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI
PEMERINTAH KABUPATEN ACEH UTARA
TAHUN 2020
KATA PENGANTAR
Bism illahinah m ann inah im
Puji dan syukur kami panjakan ke hadirat Allah Azza Wa Jalla, karena atas ridha dan perkenan-Nya kami dapat menyelesaikan Penyusunan Laporan
Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah (|-AKIP) Kabupaten Aceh Utara
T ahun 2O2O sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah (LAKIP) ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban dan pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Aceh Utara atas pelaksanaan tugas, tanggung jawab,
dan kewenangan yang dimiliki, khususnya kewenangan pengelolaan dan pendayagunaan sumber daya dalam proses penivujudan
Visi dan
Misi organisasi selama kurun waktu satu tahun anggaran. Kewajiban penyusunan LqKP bagi setiap instansi pemerintah ini, didasarkan pada Peraturan PresidenNomor
29
Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik lndonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja lnstansi Pemerintah.I-AKIP menyajikan informasi tentang ukuran sejauh mana keberhasilan ataupun kekurangan dalam pencapaian target kinerja pemerintah yang telah dilaksanakan selama satu tahun anggaran dalam kerangka peMujudan tujuan RPJMD. LAKIP merupakan potret
nilai
prestasi hasil kerja pemerintah, sehingga merupakan informasi penting yang wajib disampaikan kepada seluruh srake-holder dan masyarakat, serta khususnya bagi segenap aparatur penyelenggara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan satu kesatuan penting dalam proses pelaksanaan pembangunan.Kami sangat menyadari, bahwa dalam laporan
ini
masih terdapat berbagai hal yang masih memerlukan penyempumaan baik menyangkut pada aspek penulisan, data-data dan materi laporan, yang disebabkan berbagaitendaL*ddab b.il lemd
mfl9uad(rEn
l.ldilEgE
kami rnornbuka diriufult mcrsime [frrnastinbm$i
benpa ssran dan masd6n. korulcibd{m
luilift s60eggi belrenGrduai
danpeltotst Ehedap
finerja psrFlsnggeraan pGimiifihenlecte fisry€frufr
Adirul
kd.
sdnog.ALh
S1,\rTserEilise
mefi$€tikm rehmd danfidrytr{ya.
ssla kaa(Ebn keped.Ifa
sentnd&n
metE8 r$englt
nahlrlti( fisJrul€[€n lqralitss
Fmbangunandan FrffiEgsraan pneh0alm ddar rHriudl(rt
yUKSWdm
Acah t tara Fng bortt^d.y8, siahbra. mandiri d.n iCami.Aniir
l,rrol(gr(m, lhrf
2(,21AGEfi UTARA
L!L
TT{ATB
*
P4
*
o
"t U
ta
iii DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR IKHTISAR EKSEKUTIF
i iii iv ix xi
BAB I PENDAHULUAN I - 1
I Latar Belakang I - 1
II Maksud dan Tujuan I - 2
III Gambaran Umum Daerah I - 3
IV Aspek Strategis I - 10
V Permasalahan Utama I - 23
VI Sistematika Penyusunan I - 31
BAB II PERENCANAAN KINERJA II - 1
I Rencana Strategis II - 1
II Perjanjian Kinerja II - 10
III Alokasi Dana II - 15
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA III - 1
A B
Capaian Kinerja Realisasi Anggaran
III III
- -
1 78
BAB IV PENUTUP LAMPIRAN IV - 1
Lampiran 1 Pernyataan yang telah direview Lampiran 2 Daftar Rekap IKM
iv
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Statistik Geografi Kabupaten Aceh Utara I - 4
Tabel 1.2 Luas Wilayah Kemukiman dan Jumlah Gampong Menurut Kecamatan
I - 5
Tabel 1.3 Penggunaan Lahan di Kabupaten Aceh Utara I - 6
Tabel 1.4 Perkembangan Distribusi Penduduk Kabupaten Aceh Utara Menurut Kecamatan Tahun 2017–2020
I - 8
Tabel 1.5 Persentase Penduduk diatas Garis Kemiskinan I - 10
Tabel 1.6 Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Aceh Utara ADHK Menurut Lapangan Usaha (milliar rupiah) Tahun 2016-2020
I - 11
Tabel 1.7 Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Aceh Utaara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (juta rupiah), Tahun 2016-2020
I - 12
Tabel 1.8 Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Aceh Utara Menurut Lapangan Usaha ( juta rupiah) Persen
I - 13
Tabel 1.9 Distribusi Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Aceh Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 2015-2019 (Persen)
I - 13
Tabel 1.10 Nilai Inflasi Rata-Rata Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dan Nasional Tahun 2015 – 2019
I - 15
Tabel 1.11 PDRB Per Kapita Kabupaten Aceh Utara Tahun 2016 – 2020
I - 16
Tabel 1.12 Rasio Lulusan S1/S2/S3 Tahun 2018 - 2020 I - 17
Tabel 1.13 Rasio Ketergantungan Tahun 2015 - 2019 I - 18
Tabel 1.14 Permasalahan I - 23
Tabel 2.1 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2017-2022
II - 5
Tabel 2.2 Tujuan, Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama II - 8 Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja (PK) Bupati Aceh Utara Tahun 2020 II - 13 Tabel 2.4 Anggaran Belanja Langsung Kabupaten Aceh Utara
Tahun 2020
II - 15
Tabel 3.1 Pengukuran dengan Skala Ordinal untuk Progres Positif III - 2
v
Tabel 3.2 Pengukuran dengan Skala Ordinal untuk Progres Negatif
III - 3
Tabel 3.3 Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
III - 4
Tabel 3.4 Capaian Kinerja Tujuan 1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 8
Tabel 3.5 Capaian Kinerja Sasaran 1.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 10
Tabel 3.6 Program dan Anggaran untuk Indikator Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah
III - 14
Tabel 3.7 Capaian Kinerja Sasaran 1.2 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 16
Tabel 3.8 Capaian Kinerja Sasaran 1.3 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 18
Tabel 3.9 Capaian Kinerja Sasaran 2.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 24
Tabel 3.10 Program dan Anggaran untuk Indikator Persentase Penurunan Kasus Pelanggaran Syariat Islam yang Ditindaklanjuti
III - 25
Tabel 3.11 Capaian Kinerja Tujuan Ke-3 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 26
Tabel. 3.12 Capaian Kinerja Tujuan Ke-3 Tahun 2020 III - 26
Tabel 3.13 Capaian Kinerja Sasaran 3.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 28
Tabel 3.14 Capaian Angka Partisipasi Murni SD/MI, dan SMP/MI III - 28 Tabel 3.15 Program dan Anggaran untuk Indikator Angka
Partisipasi Murni (APM)
III - 30
Tabel 3.16 Capaian Kinerja Sasaran 3.2 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 30
Tabel 3.17 Program dan Anggaran untuk Indikator Angka Kelulusan (AL)
III - 31
Tabel 3.18 Capaian Kinerja Sasaran 3.3 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 31
vi
Tabel 3.19 Program dan Anggaran Untuk Indikator Persentase Lembaga Pendidikan yang terintegrasi
III - 32
Tabel 3.20 Capaian Kinerja Tujuan Ke-4 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 33
Tabel 3.21 Capaian Kinerja Sasaran 4.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 35
Tabel 3.22 Program dan Anggaran Indikator Persentase
Keterwakilan Perempuan dalam Proses Pembangunan
III - 35
Tabel 3.23 Capaian Kinerja Sasaran 4.2 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 35
Tabel 3.24 Program dan Anggaran Indikator Persentase jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani
III - 37
Tabel 3.25 Capaian Kinerja Tujuan ke-5 Tahun 2020 dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 38
Tabel 3.26 Capaian Kinerja Tujuan ke-5 Terhadap Standar Nasional
III - 39
Tabel 3.27 Capaian Kinerja Sasaran 5.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2020
III - 40
Tabel 3.28 Program dan Anggaran Indikator Indeks Kepuasan Layanan Kesehatan
III - 40 Tabel 3.29 Capaian Kinerja Sasaran 5.2 Tahun 2020 Dibandingkan
dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2020
III - 41
Tabel 3.30 Capaian Kinerja Tahun 2019 Terhadap Standar/Target Nasional
III - 43
Tabel 3.31 Anggaran Indikator Angka Kematian Ibu III - 44
Tabel 3.32 Capaian Kinerja Sasaran 5.3 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 44
Tabel 3.33 Capaian Kinerja Tahun 2020 Terhadap Standar/Target Nasional
III - 45
Tabel 3.34 Program dan Anggaran Indikator Angka Kematian Bayi III - 46 Tabel 3.35 Capaian Kinerja Tujuan ke-6 Tahun 2020 Dibandingkan
dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 47
vii
Tabel 3.36 Capaian Kinerja Sasaran 6.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 48
Tabel 3.37 Kondisi Jalan Kapubaten Aceh Utara III - 48
Tabel 3.38 Anggaran Indikator Persentase panjang jalan dan jembatan dalam kondisi baik dan sedang (mantap)
III - 50
Tabel 3.39 Capaian Kinerja Sasaran 6.2 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 51
Tabel 3.40 Program dan Anggaran Indikator Persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada
III - 53
Tabel 3.41 Capaian Kinerja Sasaran 6.3 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 53
Tabel 3.42 Program dan Anggaran Indikator Persentase penduduk yang mendapat akses air minum yang aman
III - 55
Tabel 3.43 Capaian Kinerja Sasaran 6.4 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 55
Tabel 3.44 Program dan Anggaran Indikator Persentase penduduk yang terlayani akses sanitasi atau air
III - 57
Tabel 3.45 Capaian Kinerja Sasaran 6.5 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 58
Tabel 3.46 Program dan Anggaran Indikator Cakupan Ketersediaan Rumah Layak Huni
III - 59
Tabel 3.47 Capaian Kinerja Tujuan ke-7 Tahun 2020 III - 60
Tabel 3.48 Capaian Kinerja Sasaran 7.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 61
Tabel 3.49 Program dan Anggaran Indikator Pertumbuhan PDRB sektor pertanian
III - 62
Tabel 3.50 Capaian Kinerja Sasaran 7.2 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 63
Tabel 3.51 Program dan Anggaran Indikator Pertumbuhan PDRB Sektor Industri Pengolahan
III - 64
Tabel 3.52 Capaian Kinerja Sasaran 7.3 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 65
Tabel 3.53 Program dan Anggaran Indikator Pertumbuhan PDRB sektor perdagangan besar dan eceran
III - 65
viii
Tabel 3.54 Capaian Kinerja Sasaran 7.4 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 66
Tabel 3.55 Data Gini Rasio untuk Beberapa Kabupaten/Kota Sekitar
III - 66
Tabel 3.56 Program dan Anggaran Indikator Gini Rasio III - 66
Tabel 3.57 Capaian Kinerja Sasaran 7.5 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 68
Tabel 3.58 Tingkat Inflasi di Provinsi Aceh dan Nasional III - 68 Tabel 3.59 Laju Inflasi Berdasarkan Kelompok
di Lhokseumawe/Aceh Utara (%, yoy)
III - 68
Tabel 3.60 Program dan Anggaran Indikator Tingkat inflasi III - 71 Tabel 3.61 Capaian Kinerja Tujuan 8 Tahun 2020 Dibandingkan
dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 71
Tabel 3.62 Data Angka Kemiskinan di Aceh Utara sebelum dan saat terjadinya Pandemi Covid-19
III - 72
Tabel 3.63 Persentase Angka Kemiskinan di daerah Perkotaan dan Pedesaan sebelum dan saat Pandemi Covid-19
III - 72
Tabel 3.64 Capaian Kinerja Sasaran 8.1 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 73
Tabel 3.65 Capaian Kinerja Sasaran 8.2 Tahun 2020 Dibandingkan dengan Capaian Tahun 2018 dan 2019 serta Rencana Capaian Tahun 2022
III - 74
Tabel 3.66 Program dan Anggaran Indikator Tingkat pengangguran III - 75 Tabel 3.67 Anggaran dan Realisasi Belanja Langsung Pemerintah
Kabupaten Aceh Utara Sumber Dana APBK Aceh Utara Tahun 2020
III - 76
ix
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Peta Administrasi Kabupaten Aceh Utara I - 4
Gambar 1.2 Peta Curah Hujan Kabupaten Aceh Utara I - 7
Gambar 1.3 Perkembangan Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2012–2019
I - 9
Gambar 1.4 Luas Wilayah Produktif Kabupaten Aceh Utara Tahun 2010 -2014
I - 17
Gambar 1.5 Rasio ketergantungan di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2012-2016
I - 18
Gambar 1.6 Komponen ASN Kabupaten Aceh Utara Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
I - 21
Gambar 1.7 Komposisi PNS Kabupaten Aceh Utara Berdasarkan Kelompok Tugas
I - 22
Gambar 1.8 PNS Kabupaten Aceh Utara Berdasarkan Pangkat I - 22 Gambar 1.9 PNS Kabupaten Aceh Utara Berdasarkan Pendidikan I - 23 Gambar 2.1 Bagan Hubungan RPJMD dan dokumen perencanaan
lainnya dengan LAKIP Kabupaten Aceh Utara
II - 2
Gambar 3.1 Pengambilan Hasil Evaluasi terhadap Pelaksanaan Kinerja Tahun 2018 oleh Inspektur Aceh Utara. M. Nasir, S.Sos, M. Si.
III - 10
Gambar 3.2 Penyerahan penghargaan WTP yang diterima oleh Bupati dan Kepala DPRK Aceh Utara Tahun 2020
III - 17
Gambar 3.3 Grafik Perkembangan Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat III - 19 Gambar 3.4 Kegiatan Survey Kepuasan Masyarakat Tahun 2019
pada salah satu perangkat Kabupaten di Aceh Utara
III - 21
Gambar 3.5 Grafik Perkembangan Jumlah Anggaran untuk Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat
III - 21
Gambar 3.6 Pelaksanaan Hukum Cambuk di Kejaksaan Negeri Lhoksukon
III - 25
Gambar 3.7 Grafik Angka Partisipasi Murni Kabupaten Aceh Utara Tahun 2014-2018 Siswa SD/SMP Aceh Utara siap melaksanakan USBN dengan menggunakan aplikasi android
III - 29
Gambar 3.8 Siswa SD/SMP Aceh Utara siap melaksanakan USBN dengan menggunakan aplikasi android
III - 36 Gambar 3.9 Puncak Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Anak
dan Perempuan
III - 37
Gambar 3.10 Penandatanganan komitmen bersama III - 38
Gambar 3.11 Grafik Angka Harapan Hidup Kabupaten Aceh Utara dari Tahun 2013 - 2018
III - 39
x
Gambar 3.12 Grafik Perkembangan AKI di Kabupaten Aceh Utara dari Tahun 2016 – 2020
III - 42
Gambar 3.13 Grafik Penyebab Kematian Ibu Tahun 2020 III - 42
Gambar 3.14 Grafik Perkembangan AKB di Kabupaten Aceh Utara dari Tahun 2013 – 2018
III - 45
Gambar 3.15 Grafik Penyebab Kematian Bayi Tahun 2020 III - 45
Gambar 3.16 Kegiatan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2019
III - 49
xi
I K H T I S A R E K S E K U T I F
Dalam rangka mencapai tujuan Good Governance dan Clean Government sangat dibutuhkan tuntutan pelayanan publik kearah yang lebih transparan, partisipasif dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mencoba memaksimalkan seluruh potensi yang ada dalam bentuk program dan kegiatan. Tentunya dalam pencapaian target tidak hanya kesuksesan dalam program dan kegiatan pembangunan saja yang menjadi tolok ukur, tetapi capaian kinerja organisasi juga harus diperhatikan lebih seksama, mengingat capaian kinerja Kabupaten Aceh Utara menjadi pedoman bagi pemerintah pusat dalam melakukan evaluasi kinerja pemerintah daerah.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah atau laporan LAKIP merupakan kumpulan capaian kinerja pemerintah daerah yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun 2020. Laporan LAKIP ini tidak terlepas dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara yang tertuang dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab.
Aceh Utara, dimana seluruh sasaran strategis Laporan LAKIP tahun 2020 ini merupakan penjabaran dari sasaran strategis RPJMD Kabupaten Aceh Utara tahun 2017 – 2022 yang telah ditetapkan melalui Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 5 Tahun 2018.
Sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota diwajibkan untuk menyusun Laporan Kinerja tahun 2020.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah selesai menyusun laporan tersebut, tentunya dengan memperbandingkan capaian kinerja tahun 2020 dengan target realisasinya serta perbandingan dengan capaian kinerja tahun-tahun sebelumnya yang tidak terlepas daripada sasaran dan tujuan dari RPJMD Kabupaten Aceh Utara. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah menetapkan 24 sasaran strategis dengan 32 Indikator Kinerja pada Laporan LAKIP tahun 2020 yang pelaksanaannya dilaksanakan secara bertahap melalui program dan
xii
kegiatan di masing-masing OPD. Sesuai dengan hasil analisa Tim Penyusun Laporan LAKIP Kabupaten Aceh Utara, diperoleh hasil dari 32 indikator kinerja, yaitu ada 12 (dua belas) indikator (37,5%) telah mencapai kriteria “Sangat Berhasil”, 7 (tujuh) indikator (21,87%) telah mencapai kriteria “Berhasil”, 2 (dua) indikator (6,25%) mencapai kriteria “Cukup Berhasil” dan 11 (sebelas) indikator (34,38%) masuk dalam kriteria “Tidak Berhasil”. Data dan informasi untuk lebih jelasnya terdapat dalam laporan LAKIP Kabupaten Aceh Utara.
Dalam penyusunan LAKIP tahun 2020, dimana laporan LAKIP harus di review oleh Inspektorat, sehingga data yang disajikan merupakan data yang valid dan akurat. Dari hasil review tersebut, kami telah mensajikan saran dan rekomendasi yang dihasilkan sehingga laporan LAKIP ini dapat bermanfaat sesuai dengan data dan fakta di lapangan.
Kami sangat mengapresiasi kinerja pemerintah pusat, terutama Kementerian PAN dan RB serta Inspektorat Provinsi Aceh yang telah mengevaluasi laporan. LAKIP Kabupaten Aceh Utara tahun 2020 terdapat beberapa permasalahan, sehingga kami mendapatkan nilai CC. Kami sangat berharap agar tahun ini kami dapat meningkatkan peringkat menjadi kategori B dan dengan mengucapkan syukur kepada Allah, Alhamdulillah, dari kendala dan keterbatasan yang ada, LAKIP Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020 dapat disusun dan disampaikan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan rencana kinerjanya.
I - 1
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
BAB 1 PENDAHULUAN
I. LATAR BELAKANG
Salah satu syarat untuk mencapai pemerintahan yang baik (good governance) yaitu akuntabilitas. Akuntabilitas merupakan perwujudan kewajiban instansi untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan program/kegiatan dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik.
Konsep dasar akuntabilitas didasarkan pada klasifikasi responsibilitas manajerial pada semua tingkatan yang melaksanakan kegiatan pada tiap bagian. Masing-masing individu pada tiap jajaran aparatur bertanggungjawab atas setiap kegiatan yang dilaksanakan pada bagiannya. Dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kinerja pada Pemerintahan Daerah maka diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, dan nyata sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari kolusi dan korupsi.
Upaya pengembangan tersebut sejalan dengan TAP MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme diikuti dengan terbitnya Undang- Undang Nomor 28 Tahun 1999 serta Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mewajibkan setiap instansi mulai dari pejabat eselon II ke atas untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan penjelasan pengalokasian sumber daya dan kebijaksanaan yang dipercayakan kepadanya berdasarkan perencanaan strategis yang telah ditetapkan dan dirumuskan sebelumnya.
I - 2
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
Menurut penjelasan undang-undang tersebut, asas akuntabilitas adalah asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggaraan pemerintahan harus dapat dipertanggung- jawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan dan dalam rangka memberikan informasi yang luas kepada masyarakat tentang akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah maka Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diwajibkan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2020.
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) adalah salah satu rangkaian kegiatan yang harus dilakukan setiap tahun dan merupakan salah satu bentuk manifestasi dari evaluasi semua rangkaian yang telah dilakukan selama satu tahun anggaran.
Kesemuanya terangkum dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), selain sebagai bahan evaluasi dari rangkaian program yang telah dicanangkan pada awal tahun anggaran juga sebagai bahan pijakan dalam menyusun langkah-langkah pada tahun berikutnya.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
Adanya pola pikir yang terukur untuk dapat memberdayakan fungsi publik agar sesuai dengan tuntutan perkembangan ekonomi, politik, dan budaya, diperlukan etos kerja yang berorientasi kepada pencapaian hasil dan pertanggungjawaban berdasarkan nilai-nilai akuntabilitas menuju pemerintah yang bersih, berwibawa, dan akuntabel.
Atas dasar ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara pada setiap akhir periode menyusun laporan pelaksanaan program/kegiatan, capaian kinerja dalam wujud Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) yang dikomunikasikan kepada para stakeholders dan pada hakekatnya adalah merupakan ”Pertanggungjawaban Publik”.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) selain berfungsi sebagai penyedia informasi bagi pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan, juga sebagai umpan balik dan sarana perbaikan
I - 3
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
manajemen kepemerintahan, serta sebagai media pertanggungjawaban kepada lembaga legislatif dan publik. Fungsi tersebut merupakan cerminan dari maksud dan tujuan penyusunan dan penyampaian LAKIP Kabupaten Aceh Utara.
Maksud dan tujuan penyusunan dan penyampaian LAKIP Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020 mencakup hal-hal berikut ini:
Memberi pertanggungjawaban kepada pemberi amanah;
Memberi dasar bagi pengambil keputusan untuk perbaikan dalam pencapaian kehematan, efisiensi, dan efektifitas pelaksanaan tupoksi, sebagai upaya mencapai visi dan misi Kabupaten Aceh Utara tahun 2017 – 2022;
Memberi masukan untuk memperbaiki perencanaan khususnya jangka pendek dan jangka menengah.
III. GAMBARAN UMUM DAERAH A. Kondisi Geografis
Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu kabupaten dari 23 kabupaten/kota yang terletak pada bagian utara Provinsi Aceh.
Berdasarkan peta Bakosurtanal Kabupaten Aceh Utara secara geografis terletak pada posisi 960 47’ – 970 31’ Bujur Timur dan 040 43’ – 050 16’
Lintang Utara. Secara geografis, batas wilayah Kabupaten Aceh Utara dengan wilayah lainnya mengalami perubahan seiring adanya beberapa pemekaran wilayah antara lain Pembentukan Kabupaten Bireun dan Pembentukan Kota Lhokseumawe, wilayah Kabupaten Aceh Utara saat ini berbatasan:
Sebelah utara : Kota Lhokseumawe dan Selat Malaka.
Sebelah timur : Kabupaten Aceh Timur.
Sebelah selatan : Kabupaten Bener Meriah.
Sebelah barat : Kabupaten Bireuen.
I - 4
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
Gambaran tematik batas wilayah Kabupaten Aceh Utara sebagaimana Gambar berikut :
Gambar 1.1 : Peta Administrasi Kabupaten Aceh Utara Sumber : Naskah Teknis RTRW Kabupaten Aceh Utara
Tabel 1.1
Statistik Geografi Kabupaten Aceh Utara
Uraian Satuan 2019
Luas Km2 3.296,86
Desa di Pesisir Desa 40
Desa Bukan Pesisir Desa 812
Desa di Lembah Desa 30
Desa di Lereng Desa 58
Desa di Dataran Desa 728
Sumber : Aceh Utara Dalam Angka 2019
Kabupaten Aceh Utara mempunyai luas wilayah 3.296,86 km2, atau 329.686 Ha, yang terdiri dari 27 kecamatan 76 kemukiman 852 gampong. Dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Utara, Kecamatan Paya Bakong merupakan kecamatan terluas dengan luas 418,32 km2 atau 12,69 persen dari luas Kabupaten Aceh Utara. Masing- masing kecamatan dibagi dalam 1 sampai 4 kemukiman. Kecamatan Syamtalira Bayu, Matangkuli, Paya Bakong, Tanah Jambo Aye, Lhoksukon dan Syamtalira Aron masing-masing memiliki 4 kemukiman.
Kecamatan dengan jumlah gampong terbanyak terdapat di Kecamatan Lhoksukon yang memiliki 75 gampong sementara itu jumlah gampong
I - 5
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
paling sedikit yaitu sebanyak 6 gampong berada di Kecamatan Nisam Antara yang merupakan kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Nisam. Luas wilayah, jumlah kemukiman dan jumlah gampong menurut kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dapat dilihat pada Tabel 1.2 berikut ini :
Tabel 1.2
Luas Wilayah Kemukiman dan Jumlah GampongMenurut Kecamatan
No. Kecamatan
Luas Wilayah
(Km2)
Persentase Jumlah Kemukiman
Jumlah Gampong
1. Sawang 384,65 11,67 2 39
2. Nisam 193,47 5,87 3 29
3. Nisam Antara 30,00 0,91 1 6
4. Banda Baro 18,00 0,55 1 9
5. Kuta Makmur 151,32 4,59 3 39
6. Simpang Kramat 79,78 2,42 2 16
7. Syamtalira Bayu 75,36 2,29 4 38
8. Geureudong Pase 271,45 8,23 1 11
9. Meurah Mulia 202,57 6,14 3 50
10. Matangkuli 78,65 2,39 4 49
11. Paya Bakong 418,32 12,69 4 39
12. Pirak Timu 45,99 1,39 2 23
13. Cot Girek 189,00 5,73 3 24
14. Tanah Jambo Aye 162,98 4,94 4 47
15. Langkahan 150,52 4,57 3 23
16. Seunuddon 100,63 3,05 3 33
17. Baktiya 158,67 4,81 3 57
18. Baktiya Barat 83,08 2,52 3 26
19. Lhoksukon 243,00 7,37 4 75
20. Tanah Luas 30,64 0,93 3 57
21. Nibong 44,91 1,36 2 20
22. Samudera 43,28 1,31 3 40
23. Syamtalira Aron 28,13 0,85 4 34
24. Tanah Pasir 20,29 0,62 1 18
25. Lapang 19,36 0,59 1 11
26. Muara Batu 33,34 1,01 2 24
27. Dewantara 39,47 1,20 2 15
TOTAL 3.296,86 100,00 71 852
I - 6
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
Lahan di Kabupaten Aceh Utara secara umum digunakan untuk area persawahan, perkebunan, hutan, rawa-rawa, tambak, dan lain- lainnya. Penggunaan lahan yang terluas untuk lahan bukan pertanian mencakup jalan, permukiman, perkantoran, sungai dan lain-lainyaitu seluas 103.991 Ha atau 31,54% luas Kabupaten Aceh Utara. Disamping itu, lahan yang relatif luas juga digunakan untuk lahan perkebunan, persawahan dan tegalan/kebun. Selain itu, di daerah ini masih terdapat lahan kosong yang belum/tidak diusahakan yaitu seluas 12.164 Ha atau 3,86% dari luas wilayah seluruhnya. Secara keseluruhan tata guna lahan Kabupaten Aceh Utara tercantum pada tabel 1.3.
Tabel 1.3
Penggunaan Lahan di Kabupaten Aceh Utara
No Pengguna Lahan Luas
Ha Persen
1 Sawah 37.969,81 14,09
2 Tegalan/Ladang 19.435,98 7,21
3 Perkebunan Sawit 26.085,37 9,68
4 Kebun Campuran 85.320,02 31,66
5 Tambak 11.080,20 4,11
6 Semak Belukar 22.049,67 8,18
7 Hutan Rimba 55.262,69 20,51
8 Padang Rumput 35,15 0,01 9 Pasir/Bukit Pasir Darat 172,85 0,06 10 Permukiman dan Tempat Kegiatan 9.042,56 3,36 11 Tanah Kosong/Gundul 1.378,76 0,51 12 Industri dan Pertambangan 28,93 0,01
13 Tanah Kosong 1.597,01 0,59
Jumlah 269.459,00 100,00
Sumber : PUPR, 2020
Berdasarkan elevasi (ketinggian dari permukaan laut), dataran di Kabupaten Aceh Utara terdiri dari:
0 m - 100 m = 63,66%
101 m - 500 m = 19,35%
501 m - 1.000 m = 6,35%
1.001 m keatas = 3,14%
I - 7
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
1. Iklim
Wilayah Kabupaten Aceh Utara sebagai bagian dari wilayah Provinsi Aceh, termasuk tipe Iklim Muson dan klasifikasi menurut Mohr, Schmid & Ferguson, termasuk iklim tipe C. Wilayah Kabupaten Aceh Utara relatif lebih kering dibandingkan dengan wilayah lainnya di Provinsi Aceh, karena pengaruh Pegunungan Bukit Barisan, di mana wilayah sebelah utara dan timur Pegunungan Bukit Barisan cenderung lebih kering dibandingkan wilayah sebelah barat dan selatannya.
Curah hujan tahunan di wilayah Kabupaten Aceh Utara berkisar antara 1.000–2500 mm, dengan hari hujan 92 hari. Musim hujan terjadi pada bulan Agustus sampai Januari, dengan curah hujan maksimal terjadi di bulan Oktober – November, yang mencapai di atas 350 mm per bulan dengan hari hujan lebih dari 14 hari. Sementara musim dengan curah hujan lebih rendah (cenderung kemarau) terjadi pada bulan Februari sampai Juli, dan yang cenderung terendah adalah sekitar bulan Maret – April.
Rata-rata suhu udara adalah 300 C, dengan kisaran antara 260 C sampai 360C. Suhu rata-rata pada musim penghujan adalah 280 C, dan pada musim kemarau suhu rata-rata adalah 32,80C. Kelembaban udara berkisar antara 84–89% dengan rata-rata 86,6%. Lebih jelasnya sebagai mana tercantum pada gambar 1.2 berikut :
Gambar 1.2 : Peta Curah Hujan Kabupaten Aceh Utara
Sumber : Naskah Teknis RTRW Kabupaten Aceh Utara Tahun 2012 – 2032
I - 8
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
2. Geologi
Struktur geologi yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Utara secara garis besar terdiri atas batuan quarter yang cenderung di bagian pesisir (bagian utara) dan batuan tersier yang cenderung di bagian pedalaman (bagian selatan). Sebaran ini selaras dengan topografi yang menaik dari utara ke selatan, dan selaras pula dengan pola hilir ke hulu dalam DAS.
B. Kondisi Demografis
Jumlah penduduk Kabupaten Aceh Utara pada tahun 2020 tercatat 590.536 jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar 1,78% per tahun. Luas wilayah 2.694,590 km2 maka kepadatan penduduk mencapai 188 jiwa/km2 yang tersebar di 27 kecamatan selama periode tahun 2010–2020, sebagaimana dijabarkan dalam Tabel 1.4.
Tabel 1.4
Perkembangan Distribusi Penduduk Kabupaten Aceh Utara Menurut Kecamatan Tahun 2017–2020
No. Kecamatan 2017 2018 2019 2020
1 Sawang 38,396 39,470 37.375 37.866
2 Nisam 19,164 19,700 19.191 19.292
3 Nisam Antara 13,653 14,035 12.755 12.855
4 Banda Baro 8,250 8,481 7.915 7.840
5 Kuta Makmur 24,844 25,539 26.220 26.483
6 Simpang Kramat 9,809 10,083 9.694 10.152
7 Syamtalira Bayu 21,175 21,767 21.504 21.601
8 Geureudong Pase 5,060 5,202 5.522 5.529
9 Meurah Mulia 19,892 20,448 20.679 20.759
10 Matangkuli 18,685 19,208 18.226 18.498
11 Paya Bakong 14,317 14,717 14.448 14.985
12 Pirak Timu 8,363 8,597 8.264 8.449
13 Cot Girek 20,859 21,442 20.027 19.910
14 Tanah Jambo Aye 45,005 46,264 43.021 43.097
15 Langkahan 23,587 24,247 21.980 22.083
16 Seunuddon 26,101 26,831 24.916 24.970
17 Baktiya 37,271 38,313 36.659 36.969
18 Baktiya Barat 19,274 19,813 18.380 18.500
19 Lhoksukon 50,560 51,974 48.173 48.819
I - 9
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
No. Kecamatan 2017 2018 2019 2020
20 Tanah Luas 25,130 25,833 24.778 24.841
21 Nibong 10,285 10,573 10.510 10.560
22 Samudera 27,907 28,688 26.802 26.763
23 Syamtalira Aron 18,720 19,244 19.132 19.027
24 Tanah Pasir 9,378 9,640 9.820 9.718
25 Lapang 8,980 9,231 8.529 8.477
26 Muara Batu 27,999 28,782 27.108 27.138
27 Dewantara 49,890 51,285 45.223 45.355
Jumlah 602,554 619,407 586.851 590.536
Sumber : DUKCAPIL, 2020
1. Persentase Penduduk diatas Garis Kemiskinan
Kemiskinan merupakan persoalan makro yang harus diatasi secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk menanggulangi kemiskinan sesuai prioritas pembangunan yang tercantum dalam RPJM Kabupaten Aceh Utara Tahun 2017 – 2022. Berbagai program pembangunan jangka menengah telah direncanakan, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Akhir tahun 2018 tercatat penduduk miskin di Kabupaten Aceh Utara sebanyak 122.085 jiwa atau 19,71% dari jumlah penduduk sebanyak 619.407jiwa.
Gambar 1.3 : Perkembangan Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara Tahun 2012–2019
Sumber : BPS Kabupaten Aceh Utara, 2019
I - 10
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
Kondisi ini menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat Aceh Utara mengalami penurunan dari tahun terakhir. Penanggulangan kemiskinan harus lebih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Utara ke depan termasuk memberikan perhatian yang lebih besar, tepat sasaran, dan terfokus melalui implementasi pembangunan pada wilayah- wilayah yang menjadi kantong kemiskinan.
Tabel 1.5
Persentase Penduduk diatas Garis Kemiskinan
Uraian
Tahun
2016 2017 2018 2019 2020
Tingkat Kemiskinan (%) 19,46 19,78 18,27 17,39 17.02 Persentase Penduduk
diatas Garis Kemiskinan 80,54 80,22 81,73 82,61 82.98 Sumber : RKPD, 2021
IV. ASPEK STRATEGIS
A. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Aceh Utara periode 2016 – 2020 merupakan indikator perkembangan perekonomian Kabupaten Aceh Utara secara makro selama 5 tahun terakhir.
Produk Domestik Broto maupun agregat turunannya disajikan dalam 2 (dua) versi penilaian, yaitu Atas Dasar “Harga Berlaku” (ADHB) dan Atas Dasar “Harga Konstan” (ADHK). Harga berlaku adalah seluruh agregat nilai dengan menggunakan harga (ADHK) pada tahun berjalan, sedangkan harga konstan penilaiannya didasarkan kepada harga satu tahun dasar tertentu, dalam hal ini digunakan harga tahun 2010.
Pertumbuhan ekonomi Aceh Utara Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) menurut lapangan usaha tahun 2016–2020 disajikan dalam Tabel 1.6 dibawah. Nilai PDRB ADHK tanpa migas Aceh Utara pada tahun 2016 sebesar 11.852,73 triliun rupiah dan terus tumbuh hingga mencapai 12,951 triliun rupiah pada tahun 2019 dengan tingkat pertumbuhan rata- rata 3,13% per tahun.
I - 11
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
Jika dengan memasukkan migas, nilai PDRB Aceh Utara selama periode 2016– 2019 yaitu dari 15,184 triliun rupiah tahun 2015 menjadi 16,922 triliun rupiah tahun 2019.
Tabel 1.6
Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Aceh Utara ADHK Menurut Lapangan Usaha (milliar rupiah) Tahun2016– 2019
NO. Lapangan Usaha 2016 2017r 2018* 2019**
( 1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan,dan Perikanan 4,297.86 4,522.90 4,702.79 4,894.40 B Pertambangan dan Penggalian 3,542.62 3,754.80 3,965.26 4,162.54 C Industri Pengolahan 2,176.12 1,683.88 1,883.77 1,769.37 D Pengadaan Listrik dan Gas 13.61 15.23 16.25 17.39 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan
Daur Ulang 2.30 2.55 2.70 3.38
F Konstruksi 712.11 769.88 792.47 832.24
G Perdagangan Besardan Eceran; Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor 1,701.24 1,818.17 1,887.50 1,947.79
H Transportasi dan Pergudangan 805.94 840.84 858.16 899.47 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 58.56 64.18 70.04 75.01 J Informasi dan Komunikasi 253.93 259.51 264.89 278.32 K Jasa Keuangan dan Asuransi 176.43 193.94 194.83 216.58
L Real Estate 363.35 398.28 414.87 440.29
M,N Jasa Perusahaan 43.45 45.15 47.14 49 093
O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib 390.51 446.99 469.55 492.60
P Jasa Pendidikan 208.95 233.34 252.41 274.62
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 306.81 339.47 357.62 392.86 R,S,
T,U
Jasa lainnya
141.80 155.83 163.47 176.89
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 15,195.57 15,544.94 16,343.73 16,922.86
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO NON MIGAS 11,852.73 11,981.81 12,561.40 12,951.90
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO NON 14,805.06 15,097.96 15,874.18 16,430.27 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
*) Angka sementara
**) Angka sangat sementara
Untuk mengetahui secara menyeluruh besaran kontribusi pertumbuhan PDRB berdasarkan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dari
I - 12
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
masing-masing lapangan usaha dapat dilihat pada Tabel 1.7 berikut : Tabel 1.7
Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Aceh UtaraAtas DasarHarga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (juta rupiah)
Tahun 2016 – 2019
NO Lapangan Usaha
TAHUN
2016 2017r 2018* 2019**
A Pertanian, Kehutanan,dan
Perikanan 5,527,164.3 5,987,643.0 6,381,917.8 6,734,765.4 B Pertambangan dan Penggalian 2,531,301.0 2,883,484.2 3,357,035.9 3,481,575.9 C Industri Pengolahan 2,336,473.0 1,703,129.5 1,873,683.9 1,772,631.5 D Listrik dan Gas 13,511.1 15,532.5 16,832.7 18,104.7
E Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang 3,385.3 4,032.3 4,376.6 5,484.2 F Konstruksi 872,112.2 979,017.9 1,033,899.0 1,112,889.0 G
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
2,062,986.8 2,229,636.6 2,352,473.5 2,435,473.5
H Transportasi dan Pergudangan 941,130.0 979,106.8 953,198.0 994,368.0 I Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum 80,221.6 91,497.2 104,224.0 116,219.1 J Informasi dan Komunikasi 288,251.6 295,600.0 300,124.0 316,223.0 K Jasa Keuangan dan Asuransi 244,358.6 279,700.1 291,191.7 333,261.7 L Real Estate 450,867.9 501,223.9 533,010.3 580,010.3 M,N Jasa Perusahaan 50,721.7 53,630.5 56,591.0 59,991.0
O Administrasi Pemerintahan,
Pertanahan dan Jaminan Sosial 504,805.8 598,002.2 645,263.1 701,863.1 P Jasa Pendidikan 255,626.8 302,951.7 337,873.2 394,473.2 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial 358,314.9 400,633.1 426,376.5 489,376.5
R,S,
T,U Jasa Lainnya 174,456.3 197,521.4 209,392.5 230,392.5 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 16,695,688.1 17,502,342.9 18,877,462.4 19,778,012.4
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
NON MIGAS 14,398,046.0 14,843,035.9 15,736,002.5 16,528,452.4
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
NON PEMERINTAHAN 16,190,882.2 16,904,340.7 18,232,340.7 19,076,149.2
Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020 r Angka revisi
* Angka sementara ** Angka sangat sementara
I - 13
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
Tabel 1.8
Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Aceh Utara Menurut Lapangan Usaha (juta rupiah) Persen
NO Lapangan Usaha 2016 2017r 2018* 2019**
(1) (2) (4) (5) (6) (7)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 3.76 5.24 3.98 4.07 B Pertambangan dan Penggalian -6.12 5.99 5.61 4.98
C Industri Pengolahan -10.44 -22.62 11.87 -6.07
D Pengadaan Listrik dan Gas 9.37 11.94 6.69 6.99
E Pengadaan Air,Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang 7.54 10.82 6.17 25.06
F Konstruksi 11.33 8.11 2.93 5.02
G Perdagangan Besa dan Eceran; Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor 7.21 6.87 3.81 3.19
H Transportasi dan Pergudangan 0.54 4.33 2.06 4.81 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 9.73 9.60 9.12 7.11
J Informasi dan Komunikasi 2.72 2.20 2.07 5.07
K Jasa Keuangan dan Asuransi 5.96 9.93 0.46 11.16
L Real Estate 7.96 9.61 4.17 6.13
M,N Jasa Perusahaan 5.60 3.91 4.41 4.15
O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan
dan Jaminan Sosial Wajib 9.98 14.46 5.05 4.91
P Jasa Pendidikan 10.13 11.67 8.18 8.80
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 10.21 10.65 5.35 9.85 R,S,T
,U
Jasa lainnya 10.24 9.89 4.90 8.21
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 0.07 2.30 5.14
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TANPA MIGAS 2.20 1.09 4.84 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020
r Angka revisi * Angka sementara ** Angka sangat sementara
Tabel 1.9
Distribusi Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Aceh Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 2015-2019
(Persen)
No Uraian 2016 2017r 2018* 2019*
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan,dan Perikanan 33.11 34.21 33.81 34.05 B Pertambangan dan Penggalian 15.16 16.47 17.78 -17.60
C Industri Pengolahan 13.99 9.73 9.93 8.96
D Pengadaan Listrik dan Gas 0.08 0.09 0.09 0.09