PRE-WED
FINANCIAL PLANNING
Teh Ai
TeMoney | Sabtu, 27 November 2021
TIDAK SEMUA ORANG BOLEH
KELOLA UANG
ْمُهوُقُز ْرا َو اًماَيِق ْمُكَل ُالله َلَعَج يِتَّلا ُمُكَلا َوْمَأ َءاَهَفُّسلا اوُتْؤُت َلَ َو ُهَل اوُلوُق َو ْمُهوُسْكا َو اَهيِف
اًفوُرْعَم ًلَ ْوَق ْم
“dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya
[268],harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan.
Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik.”
QS. An-Nisa: 5
[268]Orang yang belum sempurna akalnya ialah anak yatim yang belum balig atau orang dewasa yang tidak dapat mengatur harta bendanya.
01 02 03 04
WEDDING BUDGET ALLOCATION STRATEGY FUN FOR PREPARING EMERGENCY FUND
CONTROLLING OUR EXPENSES HABIT HOW TO SET UP OUR FINANCIAL GOALS
ZOOMINAR AGENDA
HOW TO START
05
Islamic Pre-Wed Financial Planning
/ainur bayinah
hasan @ainur.bayinah
www.sebi.ac.id
Penulis Buku-buku Seputar Keuangan Syariah dan Pengelolaan Keuangan.
Dosen STEI SEBI dan Peneliti pada lembaga kajian SIBERC (SEBI Islamic Business & Economics Research Center)
Dr. Ai Nur Bayinah, SEI., MM
Islamic Finance Specialist |
Personal Money Manager | Books Writer
PROFILE OF THE SPEAKER
WEDDING BUDGET ALLOCATION
STRATEGY
01
BAGAIMANA SOLUSINYA?
KEBUTUHAN PERNIKAHAN TIDAK SEDIKIT
This Photoby Unknown Author is licensed under CC BY-NC-ND
PASANGAN KAYA SOLUSINYA?
YUK, CEK KEMBALI
TUJUAN
PERNIKAHAN YANG KITA
IMPIKAN
BUAT APA
KITA
BERSAMA?
PRINSIP ALOKASI ANGGARAN
“…Ketahuilah, Sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan
bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah).
Kelak Allah akan memasukan mereka kedalam rahmat (surga)Nya; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. At-Taubah (9) : 99)
PRIORITAS SEIMBANG
NIAT IBADAH
“dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam
kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Baqarah (2) : 195)
“dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.”
(QS. Al-Furqaan(25) : 67)
MENABUNG Allah akan memberikan rahmat kepada seseorang yang berusaha dari yang baik, membelanjakan dengan pertengahan, dan dapat menyisihkan kelebihan (surplus) untuk menjaganya pada hari ia miskin dan membutuhkan.
(HR. Ahmad dan Muslim)
“dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam
kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Baqarah (2) : 195)
HINDARI UTANG
BAGAIMANA CARANYA?
Kapan Rencana Walimah?
• Tentukan Target waktunya, misal 1-2 tahun.
Berapa biaya yang dibutuhkan?
• Lakukan survey dan buat perbandingan.
Sejauh mana kesiapanmu?
• Catat berapa dan apa yang telah disiapkan.
Bagaimana kalau tidak cukup?
• Mulai Potong Pengeluaran dan Lebih Efisien.
• Maksimalkan hingga minimal ada 1/3 dari target .
Wedding Financial Check Up
☺ur Tips
Berbagi Peranlah Bersama, dan
Terbukalah dalam Mendiskusikan
Segala Persoalan
Wedding Financial Check Up
Biaya Wajib (Fixed) Biaya Fleksibel (Variable) Alternatifnya
Mahar, Mas Kawin Undangan Pilih yang paling sesuai
Administrasi KUA Tempat Pernikahan Dirumah/sewa gedung Biaya Admistrasi
RT – Kecamatan
Konsumsi Tamu Masak/Katering
Biaya Periksa Kesehatan Baju Pengantin Jahit/Sewa
Biaya tak terduga (10%) Tata Rias Langganan/Paket Sewa tempat ibadah untuk akad Souvenir Pilih yang paling sesuai
Seragam Panitia Pilih yang paling sesuai Mobil Pengantin, akomodasi
& transportasi keluarga panitia lainnya.
Pakai yang ada/sewa
Dekorasi, Foto Pilih yang paling sesuai
☺ur Tips
Berbagi Peranlah Bersama, dan
Terbukalah dalam Mendiskusikan
Segala Persoalan
Wedding Financial Check Up
Diskusikan mengenai biaya sebelum, selama, dan sesudah pesta pernikahan.
Bermusyawarah di setiap keputusan Libatkan anggota keluarga inti
Pastikan ada dana di tabungan untuk kehidupan pasca akad
Persiapan dana setelah pernikahan juga wajib. sebanyak 4x pengeluaran bulanan
Tempatkanlah tabungan dana pernikahan pada sarana investasi yang sesuai
Di antaranya dalam bentuk emas, deposito, dan reksadana. Piihlah yang memberikan imbal hasil cukup melampaui inflasi, tapi juga dengan risiko yang tidak terlalu tinggi.
Alokasikan simpanan setiap bulannya untuk memenuhi target dana yang dibutuhkan
Anggap saja sponsorship dan bantuan-bantuan bila ada itu sebagai hadiah.
Lakukan riset kecil-kecilan
Cobalah dihitung berapa biaya terbesarnya. Di Rumah/
Gedung, WO/Sendiri. Bersama keluarga dan calon pasangan, diskusikanlah agenda hajat
besar pernikahan ini secara detil. Pertimbangkan pilihan-pilihan lain yang mengakomodir budget yang kita miliki.
Tahun
Persiapan
1-2
Ilustrasi (1):
Ali berpenghasilan Rp.10 Juta per bulan.
Setiap bulan Ali dapat menyisihkan 10% dari penghasliannya untuk dana pernikahan. Simpanan yang Ali miiliki sebelumnya sebesar 1x gaji.
Jika Ali ingin menikah 1 tahun lagi, maka anggaran pernikahan yang terjangkau oleh Ali sebesar, 22 juta rupiah.
Jika ternyata Ali setelah melakukan survey dan menghitung kebutuhan dana pernikahan, mmebutuhkan dana sebesar Rp.34 juta,
Maka Ali butuh waktu 2 tahun untuk memiliki dana pernikahan yang diinginkan.
Ilustrasi WFP
Dana Pernikahan juga dapat dipersiapkan dengan cara:
1. Menghitung kembali jumlah anggaran yang mampu dikeluarkan dengan kondisi waktu yang tersedia.
2. Meningkatkan alokasi dana tabungan bulanan. Misal menjadi 40%
dari pengeluaran.
3. Mengalokasikan dana yang diterima dari perusahaan berupa bonus dan tambahan penghasilan lainnya sebagai dana pernikahan.
Ilustrasi (2):
Ali berpenghasilan Rp.10 Juta per bulan.
Ali menghitung kebutuhan biaya pernikahannnya sebesar Rp.100 juta.
Setiap bulan Ali dapat menyisihkan 10% dari penghasliannya untuk dana pernikahan. Tanpa ada saldo tabungan sebelumnya.
Maka, Ali butuh waktu 100 bulan (sekitar 8 tahun) untuk memiliki dana pernikahan yang diinginkan.
FUN FOR
PREPARING EMERGENCY
02 FUND
Mulai dari
Nol ya…
ORANG BERPENDAPAT MENYEMBUNYIKAN KARTU KREDIT DARI PASANGAN LEBIH BURUK DARI BERSELINGKUH
2 5 DARI
PASANGAN BERBOHONG
TENTANG UANG 31%
(Report of CreditCards.com)
(NEfFE, 2018)
Kebutuhan Bulanan
4x
“… dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok
[1187]. dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati . Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(QS. 31:34)
[1187] Maksudnya: manusia itu tidak dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok atau yang akan diperolehnya, Namun demikian mereka diwajibkan berusaha.
Siapkan Simpanan Darurat
Kebutuhan Bulanan
4x
Ilustrasi:
Ali berpenghasilan Rp.10 Juta per bulan.
Setiap bulan Ali dapat menyisihkan 5% dari penghasliannya untuk dana darurat.
Kebutuhan konsumsi rutin Ali sebesar Rp4 juta per bulan.
Maka, Ali butuh waktu 32 bulan (sekitar 2,5 tahun) untuk memiliki dana darurat ideal.
Siapkan Simpanan Darurat
Dana Darurat juga dapat dipersiapkan dengan cara:
1. Menghitung kembali jumlah simpanan yang telah dimiliki sebelumnya, dan mengalokasikannya untuk cadangan.
2. Meningkatkan alokasi dana darurat bulanan. Misal menjadi 10%.
3. Mengalokasikan dana yang diterima dari hadiah pernikahan para undangan sebagai dana darurat.
HOW TO SET UP OUR FINANCIAL GOALS
03
Setting Up Ur Fin Goals
Tujuan Keuangan Pernikahan
Perencanaan Keuangan Pernikahan
Tahapan Persiapan Mencapai Tujuan Keuangan Keluarga, di antaranya:
Setelah menikah, yang perlu disiapkan selanjutnya ada menyambut kehadiran buah hati.
Persiapan Persalinan & Aqiqah
Miliki dana untuk masa depan Pendidikan anak.
Kesiapan Dana Pendidikan Anak
Sebagai kewajiban nafkah dalam pernikahan
Miliki Rumah/Tempat Tinggal
Persiapan Qurban, Berwakaf, Haji/Umrah, dan Ibadah Lainnya.
Siap Dana untuk Masa Depan
SUCCESS STORY Nabi Yusuf A.S
َد َينِنِس َعْبَس َنوُعَرْزَ ت َلاَق َف ُْتُْدَصَح اَمَف ابًَأ
ُهوُرَذ
َْت اَِّمِ لايِلَق لاِإ ِهِلُبْ نُس ِفِ
َنوُلُكُلُ
( ٤٧ )
47. Dia (Yusuf) berkata, "Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa; kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di tangkainya
kecuali sedikit untuk kamu makan .
Beliau bersabda: "Saya tidak suka seandainya saya punya emas sebesar gunung uhud, lantas saya pergunakan untuk belanja (pribadi), selain sekedar tiga dinar saja ."
ََلاَق اَم
يِن ُّرُسَي
َ نَأ يِل
َُهَلْث ِم
َ بَهَذ
َُهُقِفْنُأ ا
َُه لُك
َ لِّإ
ََلَث
ََََث
َِريِناَن دلا
(Musnad Ahmad hadis nomor 20455)
SEDIKIT
BELANJA
SUCCESS STORY Nabi Yusuf A.S
ۡرَ ۡلۡا ِنِٕٮٓا َزَخ ىٰلَع ۡىِنۡلَع ۡجا َلاَق ۡىِىنِا ِض
ِلَع ٌظۡيِفَح ٌمۡي
Dia (Yusuf) berkata, "Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir); karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, dan berpengetahuan."
QS. Yusuf Ayat 55
2 Karakter Utama Pengelola Keuangan
BERPENGETAHUAN
‘ALIIM HAFIDZ
Pandai Menjaga
HAFIDZ:
CONTROLLING OUR EXPENSES HABIT
04
Mengklaim bahwa
MEMBOHONGI PASANGAN SOAL UANG MEMENGARUHI HUBUNGAN MEREKA
35%
PERTENGKARAN KELUARGA DISEBABKAN KARENA UANG
75%
(National Endowment for Financial Education, 2018)
Gambar oleh Ulrike Mai dari Pixabay
26%
PERCERAIAN DI INDONESIA DISEBABKAN KARENA UANG
(Badilag MA, 2020)
Kebutuhan Orang Tua
Siapa yang
menanggung?
TELADAN UMAR BIN KHATTAB R.A
Dari Jabir bin Abdillah r.a. ia berkata, “Umar bin al-Khattab r.a. melihat daging yang tertenteng di tanganku.
Dia bertanya, ‘Apa ini wahai Jabir?’ Aku menjawab, ‘Aku ingin makan daging maka aku membelinya.’
Umar berkata, ‘Apakah setiap kali kau menginginkan sesuatu engkau membelinya?
Apakah engkau tidak takut kepada ayat ini: ‘Kamu telah menghabiskan (rizki) yang baik untuk kehidupan duniamu’ (Qs. Al-Ahqaaf: 20)
(Diriwayatkan oleh Imam Malik dalam al-Muwaththa’, Imam Ahmad dalam az- Zuhd (h.153), dan Al-Baihaqi dalam asy-Syu’ab (no.5284))
َٰبِىيَط ْمُتْبَهْذَأ ِراَّنلٱ ىَلَع ۟او ُرَفَك َنيِذَّلٱ ُض َرْعُي َم ْوَي َو مُتْعَتْمَتْسٱ َو اَيْنُّدلٱ ُمُكِتاَيَح ىِف ْمُكِت
َهِب َن ْو َزْجُت َم ْوَيْلٱَف ا
ْلٱ ِرْيَغِب ِض ْرَ ْلْٱ ىِف َنو ُرِبْكَتْسَت ْمُتنُك اَمِب ِنوُهْلٱ َباَذَع َنوُقُسْفَت ْمُتنُك اَمِب َو ِىقَح
Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka
dikatakan): "Kamu telah menghabiskan rezekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu
(saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi
dengan azab yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi
tanpa hak dan karena kamu telah fasik".
‘ALIIM:
HOW TO START
05
PRINSIP 3S
Allah akan memberikan rahmat kepada seseorang yang berusaha dari yang baik, membelanjakan dengan pertengahan, dan dapat menyisihkan
kelebihan (surplus) untuk menjaganya pada hari ia miskin dan membutuhkan.
—HR. AHMAD DAN MUSLIM
S umber Dananya Halal S eimbang dalam Belanja
S isihkan untuk Antisipasi Risiko
1 2
3
Let’s Check Our
JUST MONEY
Sebagai ilustrasi, berikut perencanaan keuangan yang dilakukan oleh Ali setiap bulannya. Dengan penghasilan sebesar Rp.10.000.000,-.
Ali mengalokasikan dananya sebagai berikut:
Prioritas Pos Penting Pengeluaran Prosentase Anggaran
1. Pos Sosial, terdiri dari: 10%
Zakat harta (2,5%) Rp. 250.000,-
Wakaf (5%) Rp. 500.000,-
Sedekah/Pos sosial lainnya (2,5%) Rp. 250.000,-
2. Pos Dana Darurat 5% Rp. 500.000,-
3. Pos Asuransi 5% Rp. 500.000,-
4. Pos Investasi 10% Rp. 1.000.000,-
5. Pos Pembiayaan (Utang Produktif) 30% Rp. 3.000.000,-
6. Pos Konsumsi (Pengeluaran Rutin) 40% Rp. 4.000.000,-
Rp. 10.000.000,-
4 POS PENTING
“…dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti)
apa yang akan diusahakannya besok [1187]...”
(QS. Luqman (31):34)
Dana darurat
“Setiap Orang berada di bawah naungan Sedekahnya
(pada hari kiamat).”
(HR. Baihaqi)
Sedekah
"Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di
antara kamu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, (yaitu) diberi nafkah hingga setahun lamanya dan tidak disuruh
pindah (dari rumahnya).” (QS. Al-Baqarah:240)
Asuransi
“Tahanlah sebagian hartamu untuk masa depanmu. Hal itu lebih baik bagimu.”
(HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i)
Investasi
Mari Bersyukur
Mengatur Keuangan adalah tanda syukur atas amanah yang Allah SWT berikan
“dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada
Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya
lagi Maha Terpuji".
(QS. Luqman (31) : 12)
Thank You!
Find me on instagram @ainur.bayinah [email protected]